PETUNJUK PENGELOLAAN UPAH KINERJA TAHUN 2010

A. Pendahuluan 1. BPS mulai tahun 2008 sudah merancang reformasi birokrasi melalui STATCAPCERDAS yang salah satu programnya adalah peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). 2. Pemerintah menetapkan bahwa pada tahun 2011 remunerasi sebagai bagian dari tahapan reformasi birokrasi akan diberlakukan di seluruh kementerian dan lembaga pemerintah di seluruh Indonesia. 3. Dalam rangka prakondisi remunerasi, BPS pada tahun 2010 akan memberikan kompensasi bagi peningkatan kedisiplinan dan pencapaian kinerja pegawainya berupa upah kinerja (UK). 4. Prakondisi remunerasi ini diharapkan didukung dan dilaksanakan oleh semua pegawai baik struktural maupun staf sesuai dengan petunjuk teknis yang tertuang dalam buku ini. B. Tujuan Tujuan dilaksanakan pemberian upah kinerja bagi pegawai negeri sipil Badan Pusat Statistik adalah: a. Untuk meningkatkan kualitas data statistik b. Untuk meningkatkan kinerja pegawai c. Untuk membangun kedisiplinan pegawai C. Ketentuan Umum Upah Kinerja 1. Upah kinerja adalah balas jasa yang diberikan kepada pegawai negeri sipil Badan Pusat Statistik atas prestasi kerja dan peningkatan disiplin dalam rangka reformasi birokrasi. 2. Upah kinerja terdiri atas tiga unsur, yaitu Upah Dasar, Upah Kehadiran, dan Upah Prestasi Kerja. Penjelasan masing-masing upah sebagai berikut : • • Upah dasar adalah balas jasa yang diberikan kepada pegawai negeri sipil Badan Pusat Statistik yang secara aktif bekerja sehari-hari di Badan Pusat Statistik. Upah kehadiran adalah balas jasa yang diberikan kepada setiap pegawai negeri sipil Badan Pusat Statistik sebagai transpor kehadiran mereka ke kantor sesuai dengan jam kerja yang telah ditentukan. Upah prestasi kerja adalah balas jasa yang diberikan kepada setiap pegawai negeri sipil Badan Pusat Statistik yang dalam bekerja sehari-hari menghasilkan keluaran sebagai hasil kerja mereka baik secara sendiri-sendiri maupun kelompok.

3. Upah kinerja hanya diberikan pada pegawai negeri sipil aktif Badan Pusat Statistik, yang sehari-hari bekerja secara aktif sehingga dapat dipantau dan dievaluasi kinerjanya secara berkala; harian, mingguan, maupun bulanan.
1

tetapi dari masa kerja. Rate tidak ditentukan berdasarkan golongan. Sumber pembiayaan UK ditampung dalam program Prenyempurnaan dan Pengembangan Statistik (P2S) dalam bentuk: (1) Upah Tim Pelaksana Kegiatan. dan (4) Sebagian Upah Pencacahan. setiap kegiatan lapangan baik sensus. (2) Upah Pengolahan. rate UK harus diusulkan oleh satuan kerja Eselon III/Eselon IV yang bersangkutan kepada Kepala BPS Provisi/Kabupaten/Kota dengan mempertimbangkan keseimbangan beban kerja dan rate maksimum UK pada unit kerja yang bersangkutan. dan diupayakan sesuai bidang tugasnya sehingga setiap pegawai mengetahui besaran UK dan dari kegiatan apa saja yang bersangkutan di bayar. Besaran Upah Kinerja 1. (3) Upah Pengawasan/Pemeriksaan. Bagi pegawai baru/pindahan dan pegawai yang mengalami penyesuaian pendidikan terakhir. menjalani MPP (masa persiapan pensiun). b. maupun studi harus melibatkan seluruh individu termasuk mereka yang secara struktural bekerja di ketatausahaan. dan beban kerja di satuan kerja yang bersangkutan. 5. maka kepada yang bersangkutan tidak dapat diberikan upah kinerja pada bulan-bulan yang bersangkutan karena tidak bekerja secara aktif. Pegawai yang sedang sakit atau cuti lebih dari satu bulan penuh. dan sedang tugas belajar. (1) 1 2 3 4 5 CPNS (2) Penyesuaian/pengurangan masa kerja (tahun) SMP (3) - SMA (4) -2 2 D3 (5) -4 -2 - S1/D4 (6) -5 -3 S2 (7) -7 -5 -4 S3 (8) SMP SMA D3 S1/D4 S2 -2 - - -2 - -4 -2 . Penetapan UK : a. PENYESUAIAN MASA KERJA KARENA ADANYA PENYESUAIAN PENDIDIKAN/IJAZAH No. Beban kerja setiap individu supaya diusahakan seimbang satu dengan yang lainnya. pendidikan. Rate maksimum UK untuk staf/fungsional ditetapkan menurut masa kerja. 2. Penyesuian masa kerja pegawai (staf) berdasarkan pendidikan terakhir per 1 Januari 2010 yang disahkan BPS. D. 3. survei. Oleh karena itu. dan beban kerja oleh Kepala BPS Provisi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan dari usulan Eselon III/Eselon IV. pendidikan terakhir.4. Matrik pembebanan dan penerimaan UK harus dibuat untuk setiap pegawai. 4.

400.0 590.0 Prestasi (5) 753.0 800. 3.750.070.0 1.0 2. Bendahara mengikuti rate bendahara pengeluaran.0 535. Kepala Bidang/Kepala Bagian (Eselon III) sebagai penanggungjawab dalam Tim Pelaksana Kegiatan dengan rate Rp 382.500.0 3.0 ribu/OB (netto) per kegiatan.0 2. 5.5.0 540.0 Catatan :  Rate UK Staf/fungsional merupakan rata-rata penerimaan per pegawai 3 .0 ribu/OB (netto) per kegiatan. Kepala BPS Provinsi (Eselon II) sebagai pengarah dalam Tim Pelaksana Kegiatan dengan rate Rp 425.0 510.5 ribu/OB (netto) per kegiatan.147.0 650.0 800.990.0 1.0 655.500.0 930.000.500.0 Jumlah (6) 5.0 700.0 750. 2. Rate UK untuk masing-masing Jabatan di BPS Provinsi sebagai berikut : UPAH KINERJA BPS PROVINSI (Netto) No (1) 1 2 3 4 5 Jabatan (2) Eselon II Eselon III Eselon IV Bendahara Staf/Fungsional Dasar (3) 5. UPAH KINERJA BPS KAB/KOTA (Netto) No (1) 1 2 3 4 Jabatan (2) Eselon III Eselon IV Bendahara *) Staf/Fungsional Dasar (3) 3. Kepala Seksi/Kepala Subbagian (Eselon IV) sebagai Ketua dalam Tim Pelaksana Kegiatan dengan rate Rp 340.0 ribu/OB (netto) per kegiatan.0 1.000.0 1.0 800.0 Catatan :  Rate UK Staf/fungsional merupakan rata-rata penerimaan per pegawai Alokasi upah dasar dalam UK untuk masing-masing jabatan di BPS Provinsi sesuai SBU 2010 sebagai berikut : 1.0 510.0 Transport/ Kehadiran (4) 600.0 Prestasi (5) 1. Staf sebagai Sekretaris atau Anggota dalam Tim Pelaksana Kegiatan dengan rate Rp 255.0 1.0 1.750. 4.530.0 2.0 450.400.250.0 Transport/ Kehadiran (4) 900.020.0 Jumlah (6) 3.

0 1.600.800.0 1.300.900.400.0 1.0 1.0 2.700.0 1.400.0 S3 (8) 2. 3.500.600. (1) 1 2 3 4 5 6 Masa Kerja (Tahun) (2) > 20 tahun 16 .4 tahun Rate maksimum Tahun 2010 (000 Rp) SMP (3) 1.400.5 ribu/OB (netto) per kegiatan.0 1.000.300.0 1.0 2.300.0 S1/D4 (6) 1.000.0 1.200.700.0 1.0 1.0 1.Alokasi upah dasar dalam UK untuk masing-masing jabatan di BPS Kabupaten/Kota sesuai SBU 2010 sebagai berikut : 1.400.0 2.16 tahun 8 .700.0 1.0 S3 (8) 2.100.0 1.0 1.20 tahun 12 .0 2.0 1.800.900.0 1.0 1.500.200.12 tahun 4 .0 1.700.0 1.600.400.0 2.0 7.0 1.0 2.0 1.0 1.0 1.8 tahun 0 . Kepala BPS Kabupaten/Kota (Eselon III) sebagai pengarah dalam Tim Pelaksana Kegiatan dengan rate Rp 425.300.600.0 1.0 2.200.900.0 .300.700.0 S1/D4 (6) 2.800.0 1.000.0 1.0 1. 2.12 tahun 4 .0 1.0 SMA (4) 1.0 S2 (7) 2. (1) 1 2 3 4 5 6 Masa Kerja (Tahun) (2) > 20 tahun 16 .500.0 1.0 2.100.0 1.900. Kepala Seksi/Kepala Subbagian (Eselon IV) sebagai Ketua dalam Tim Pelaksana Kegiatan dengan rate Rp 382.0 ribu/OB (netto) per kegiatan.200.000.600.500.800.700. Rate UK maksimum untuk staf/fungsional BPS Kabupaten/Kota berdasarkan masa kerja dan pendidikan yang telah disahkan BPS adalah sebagai berikut : RATE UPAH KINERJA BPS KAB/KOTA 2010 (NETTO) No.100.0 1.0 1.0 1.100.600.200.500.0 S2 (7) 2.8 tahun 0 .0 2.0 1.0 1.100.4 tahun Rate maksimum Tahun 2010 (000 Rp) SMP (3) 1.100.0 1.300.800.000.0 2.900.0 1. 6.0 2. Rate UK maksimum untuk staf/fungsional BPS Provinsi berdasarkan masa kerja dan pendidikan yang telah disahkan BPS adalah sebagai berikut : RATE UPAH KINERJA BPS PROVINSI 2010 (NETTO) No.900.600.400.400.800.0 1.800.300.0 1.200. 4.0 SMA (4) 1.0 900.0 D3 (5) 2.100.500. Bendahara mengikuti Rate bendahara pengeluaran.20 tahun 12 .0 1.0 1.800.0 2.0 2.600.000.16 tahun 8 .0 1.0 1.000.0 1. Staf sebagai Anggota dalam Tim Pelaksana Kegiatan dengan rate Rp 255.0 4 D3 (5) 1.0 1.100.0 1.0 ribu/OB (netto) per kegiatan.500.300.

0 510.0 580.0 1.0 5 .8.0 930.600. SE Ahmad Sofyan.0 1.0 530.0 1.0 440.020.530.800.0 2.0 510.0 710.0 1.0 930.0 510.0 490.0 550.0 1.750.0 580.0 580.800.St Nadya Leonita Eny Siswantini.020.0 510.0 1.0 930.0 510.070. S.St Gol IV/b III/c III/d III/c III/b II/c III/a III/a III/c III/b III/b Jabatan Kabag Kasub Kasub Kasub Staf Staf Staf Staf Staf Staf Staf Pendidikan S1/D4 S1/D4 S1/D4 S2 SLTA D-III S1/D4 SLTA S1/D4 SLTA S1/D4 MK (Thn) 27 11 15 9 28 0 2 23 11 29 5 MK (Bln) 10 1 2 1 10 11 0 10 10 1 1 Upah Dasar 1.0 800.0 800.500. Secara umum UK yang diterima seorang pejabat struktural/staf/fungsional adalah sebagai berikut : UKi = Udi + n x Tri + h x Pri Dimana: UKi : Upah Kinerja pejabat struktural/staf/fungsional Udi Tri Pri n h : Upah dasar pejabat struktural/staf/fungsional : Rate Transport pejabat struktural/staf/fungsional per hari : Rate Prestasi pejabat struktural/staf/fungsional per jam : jumlah hari selama 1 bulan yang berhak dibayar transportasinya : persentase capaian kinerja selama 1 bulan yang berhak dibayar prestasinya 9. SH Megaria R.500.0 2. SH Mardianto Mulyono H.0 600.0 Kehadira n 900.750.0 580.0 1.Si Yahya Khaerul.0 1.0 660.020.0 510. ME M.0 2.0 710.0 Prestasi 1.0 1.800.0 510. S.0 800. S.700.800.0 1. Contoh matrik sebagai berikut : CONTOH MATRIK MASA KERJA PEGAWAI BERDASARKAN PENDIDIKAN (000 Rp) NIP 34001111 34001112 34001113 34001114 34001115 34001116 34001117 34001118 34001119 34001120 34001121 Nama Amiruddin.750.0 Total (Netto) 3.0 710. Irfan Rafael L Toruan Susiyanti. BPS Provinsi/Kabupaten/Kota harus membuat tabel/matrik masa kerja dan pendidikan yang telah disahkan BPS untuk seluruh pegawai serta penetapan rate maksimum sesuai masa kerja dan pendidikan.0 710.

00 harus menambah kekurangan jam kerja sesuai keterlambatan.30 – 8.0 ribu (netto). dibayarkan jika pegawai hadir di kantor minimal 5 hari kerja dalam 1 bulan. hadir jam 7. Catatan : Khusus pejabat eselon II hanya menerima upah dasar tanpa komponen transport dan prestasi. Upah Dasar. Tidak dibayarkan: • • • • • Pada hari-hari kehadiran dan pulang di luar ketentuan dan toleransi kehadiran. yaitu : Pengaturan kehadiran • Untuk Senin-Kamis. Mengikuti konsinyasi atau perjalanan dinas. dibayarkan jika yang bersangkutan hadir sesuai jam kerja. Pada hari-hari pejabat tidak masuk karena sakit baik dengan surat dokter maupun tanpa surat dokter.30 dan pulang paling cepat jam 16. dan tanpa khabar. maksimum selama 30 menit (pulang jam 16. c. Honor Prestasi.30. dibayarkan tergantung pada jumlah jam kehadiran serta capaian prestasi kerja berdasarkan penilaian atasan langsung. Tata Kelola Upah Kinerja 1. Pada hari-hari pejabat tidak masuk karena cuti. hadir paling lambat jam 7. kehadiran selama yang b. bersumber dari honor anggota/sekretaris dalam 2 (dua) Tim Pelaksana Kegiatan. Penilaian prestasi didasarkan atas kriteria: • • • Persentase hasil capaian kinerja Kecepatan mengerjakan pekerjaan Kualitas pekerjaan. dibayarkan tidak terpengaruh bersangkutan masih sebagai pejabat struktural. 2.00). Toleransi kehadiran dengan pengaturan sbb: • Senin-Kamis. Upah Kehadiran. Upah Dasar. • Untuk Jum’at.E. maksimum selama 30 menit (pulang jam 17. Pengaturan UK Struktural dibayarkan jika : a. Rate upah dasar staf/fungsional diberikan sebesar Rp 510.30) • Jum’at.30 dan pulang paling cepat jam 16. Untuk staf/fungsional UK dibayarkan jika : a. kehadiran diantara jam 7.00 harus menambah kekurangan jam kerja sesuai keterlambatan. ijin. kehadiran diantara jam 7.30 – 8. 6 .00. Mengikuti kursus/pelatihan.

0 490.00.0 670.0 620.0 310.0 440.0 S3 (8) 890.20 tahun 12 .0 580. ijin.0 800. kehadiran diantara jam 7. hadir jam 7.00).0 620.0 350. hadir paling lambat jam 7. maksimum selama 30 menit (pulang jam 17.8 tahun 0 .30 – 8.0 440.0 620. (1) 1 2 3 4 5 6 Masa Kerja (Tahun) (2) > 20 tahun 16 .0 580.12 tahun 4 .4 tahun Rate maksimum Tahun 2010 (000 Rp) SMP (3) 490. Mengikuti kursus/pelatihan.0 440.0 D3 (5) 670.30).0 530.0 530.16 tahun 8 .0 S1/D4 (6) 710. Pada hari-hari pegawai tidak masuk karena cuti. Mengikuti konsinyasi atau perjalanan dinas.0 400. Upah Kehadiran. dan tanpa khabar Pada hari-hari pegawai tidak masuk karena sakit baik dengan surat dokter maupun tanpa surat dokter.0 760.30 – 8.0 710.0 850.0 760. Untuk Jum’at.0 350.00 harus menambah kekurangan jam kerja sesuai keterlambatan. • Jum’at.30. maksimum selama 30 menit (pulang jam 16.30 dan pulang paling cepat jam 16.0 260. dibayarkan jika yang bersangkutan hadir sesuai ketentuan jam kerja yang berlaku yaitu : Pengaturan kehadiran • • Untuk Senin-Kamis.0 SMA (4) 580.b.0 490.0 7 .0 710. Rate upah kehadiran staf/fungsional BPS Provinsi sesuai masa kerja dan pendidikan sebagai berikut: RATE KEHADIRAN BPS PROVINSI 2010 (NETTO) No. kehadiran diantara jam 7.0 S2 (7) 800.0 400. Toleransi kehadiran dengan pengaturan sebagai berikut: • Senin-Kamis.0 580.0 490.0 670.0 530. Tidak dibayarkan • • • • • Pada hari-hari ketika seseorang pegawai hadir dan pulang di luar ketentuan jam kerja dan toleransi kehadiran.00 harus menambah kekurangan jam kerja sesuai keterlambatan.30 dan pulang paling cepat jam 16.0 670.

Upah lembur hanya diberikan untuk pekerjaan bersifat adhoc dari pimpinan yang tidak dapat diselesaikan pada jam kerja.0 530.16 tahun 8 . Penghitungan Prestasi Kerja menggunakan rumus sebagai berikut : Upah Prestasi Kerja = % prestasi kerja X Rate Prestasi kerja Rate prestasi staf/fungsional BPS Provinsi sesuai masa kerja dan pendidikan sebagai berikut: 8 .0 530. d.0 260.0 220.0 350.0 400.0 D3 (5) 580. Penilaian prestasi kerja pegawai dilakukan dengan menggunakan persentase antara target pekerjaan dengan realisasi pencapaian penyelesaian pekerjaan untuk setiap tugas yang diberikan dalam sebulan.Rate upah kehadiran staf/fungsional BPS Kabupaten/Kota sesuai masa kerja dan pendidikan sebagai berikut: RATE KEHADIRAN BPS KAB/KOTA 2010 (NETTO) No.0 580.0 440. Penilaian prestasi didasarkan atas kriteria: • • • Persentase hasil capaian kinerja Kecepatan mengerjakan pekerjaan Kualitas pekerjaan Pegawai yang melakukan konsinyasi/pelatihan atau perjalanan dinas tidak mengurangi prestasi kerja.0 310.4 tahun Rate maksimum Tahun 2010 (000 Rp) SMP (3) 400. Honor Prestasi.8 tahun 0 . (1) 1 2 3 4 5 6 Masa Kerja (Tahun) (2) > 20 tahun 16 .0 400.0 760.0 440.0 490.0 350.0 400.0 S3 (8) 800.0 S1/D4 (6) 620.0 580. Format/blanko penilaian prestasi kerja seperti di bawah ini. dibayarkan tergantung pada jumlah jam kehadiran serta capaian prestasi berdasarkan penilaian atasan langsung. Oleh karena itu penetapan target pekerjaan agar menggunakan satuan yang terukur agar mudah menghitungnya.0 620.20 tahun 12 .12 tahun 4 .0 490.0 170.0 710.0 490.0 580.0 260. e.0 670.0 SMA (4) 490.0 350.0 310.0 620.0 440.0 670.0 530. Pekerjaan rutin yang dikerjakan hingga melampaui jam kerja.0 S2 (7) 710. tidak dapat diberikan upah lembur.0 c.

0 660.0 440.0 330.0 990.0 SMA (4) 600.0 330.040.0 550.100.0 710.0 440.0 600.0 600.0 880.0 930.0 380.0 S2 (7) 880. Sebelum menetapkan nilai prestasi kerja.0 330. Masa Kerja (Tahun) (2) > 20 tahun 16 .0 440.0 490.0 600.0 440. Pegawai yang melakukan pencacahan tidak mengurangi upah dasar.12 tahun 4 . (1) 1 2 3 4 5 6 f.0 770. transport.0 S3 (8) 1.0 710.0 820. h. Contoh penghitungan UK dengan memperhitungkan pencacahan seperti pada sebagai berikut : 9 . kecuali pada minggu terakhir setiap bulan.12 tahun 4 .0 880.0 600.0 600.20 tahun 12 .0 550.0 SMA (4) 710.0 820. Setiap pegawai yang dinilai harus diberikan kesempatan untuk mengajukan keberatan dengan menyampaikan alasan yang dapat diterima.0 S2 (7) 990.0 S3 (8) 990.0 880.0 550.0 600.0 270.0 660.0 440.0 820.0 930.0 490.0 S1/D4 (6) 880.20 tahun 12 .0 550.RATE PRESTASI BPS PROVINSI 2010 (NETTO) No.0 D3 (5) 710.0 380.0 820.0 710.0 710.0 S1/D4 (6) 770.0 660.4 tahun Rate maksimum Tahun 2010 (000 Rp) SMP (3) 490.0 660.4 tahun Rate maksimum Tahun 2010 (000 Rp) SMP (3) 600. maupun prestasi kerja.0 770.0 D3 (5) 820.0 710.0 660.16 tahun 8 . (1) 1 2 3 4 5 6 Masa Kerja (Tahun) (2) > 20 tahun 16 .0 Penilaian prestasi kerja pegawai diserahkan setiap hari Senin pagi untuk penilaian prestasi kerja selama satu minggu sebelumnya.0 710.0 490. agar dilakukan rapat internal antar pejabat struktural dalam satu bagian/bidang sehingga terjadi keseimbangan penilaian pekerjaan secara lebih obyektif.8 tahun 0 .0 1.0 550.0 660.0 490.0 930.0 220.0 380.8 tahun 0 .0 820. Oleh karena itu BPS Provinsi/Kabupaten/Kota agar mengatur pelaksanaan pencacahan sehingga dapat dilakukan oleh semua pegawai baik oleh staf di bidang teknis maupun di bidang administrasi.0 770.0 770.0 490.0 Rate prestasi staf/fungsional BPS Kabupaten/Kota sesuai masa kerja dan pendidikan sebagai berikut: RATE PRESTASI BPS KAB/KOTA 2010 (NETTO) No.0 770. g.0 550.16 tahun 8 .

.000 dari UK .0 670.0 8 12 10 33.585.0 330. SPJ : Pokja.750.650.0 1.0 455.0 132.0 Catatan : ◊  ◊  ◊  ◊  ◊  Irfan dengan pendidikan SMA dan masa kerja 13 tahun mendapat rate UK = Rp 1.(11) (14) Jumlah (15) Diterima Staf (10) + (15) (16) 1 2 3 Irfan Yahya Rafael 510.782.0 198.850.0 472.0 620. Rp 132. maka sebagian rate upah pencacahan diperhitungkan sebagai Upah Kinerja/Prestasi Maka Irfan akan menerima total sebesar Rp 1.0 620.0 670.0 1.0 438.0 510.000/bulan Yahya dengan pendidikan D3 dan masa kerja 15 tahun mendapat rate UK = Rp 1.0 620. c.0 1.000 dari UK/kehadiran.915.0 198.0 396.0 165.0 570. pengolahan/pemeriksaan b.0 510.0 264.0 1.0 165. SPJ : pencacahan HK UK Irfan tetap Rp 1.000.518.652.terdiri dari : a.0 510.0 1. Rp 1.0 33. RATE UK MAKSIMUM BPS PROPINSI Kehadiran (4) Prestasi (5) Jumlah (6) Pencacahan HK Volume (Resp) (7) Rate (8) Jumlah (9) Transpor Bagian PencaUK cahan (Prestasi) Jumlah (10) Jumlah (11) Dasar (12) Upah Kinerja Kehadiran (13) Prestasi (5) .650.518.0 570.000/bulan Rafael dengan pendidikan D3 dan masa kerja 9 tahun mendapat rate UK = Rp 1.000/bln 1 .0 33.750.000/bulan Pegawai yang melakukan pencacahan HK.850.0 2.048.0 670.650.0 132.000 dari transpor pencacahan.0 510.0 1.0 1.0 570.0 1.CONTOH PENGHITUNGAN UPAH KINERJA UNTUK PEGAWAI YANG MELAKUKAN PENCACAHAN (000 Rp) Nama Staf Dasar (1) (2) (3) No.782. SPJ : pencacahan HK Rp 132.0 510.

Untuk tambahan UK karena adanya tambahan pegawai agar ditampung dari anggaran P2S Sensus (P2S kode kegiatan 5551). 2. 1 . Penutup 1. 3.F. Alokasi pagu DIPA untuk masing-masing Satker disesuaikan dengan alokasi sampel/ populasi kegiatan dan rate yang ditetapkan dalam HSPK dan SBU 2010. Kebutuhan UK untuk masing-masing Satker dialokasikan berdasarkan informasi jumlah pegawai dari Biro Kepegawaian BPS kondisi bulan September 2009. Petunjuk teknis bersifat internal dan tidak untuk diberikan/diinformasikan kepada pihak luar BPS.

  BLANKO  PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI  Direktorat/Biro  Subdit/Bagian  Seksie/Subbag  Bulan  Tanggal  Hari  Pegawai yang  dinilai  :  :  :  :  :  :  :  ……………………….  *)  Target Penyelesaian adalah Jumlah dokumen/lembar/jam/tabel/satuan lain yang terukur     Penilaian prestasi berdasarakan persentase antara volume yang diselesaikan (kol(4)) dengan target penyelesaian  (Kol(3)) .  (1)                                                                 Kegiatan sehari‐hari/tugas dari  atasan  (2)                                Total Penilaian (Rata‐rata)  Penilian **) (%)  (5)                                   Keterangan  (6)  (…………………………………….  No. dengan tetap  memperhatikan kualitas yang telah ditentukan  Penilaian harus dilaporkan setiap seminggu sekali kepada atasan langsung penilai (Kasubdit/Kabag)  **)  2 .  Target  Penyelesaian  *)  (3)                                   Volume yang  diselesaikan  (4)                                                                    Yang membuat penilaian  Kabag/Kasubag………………..)  NIP :………………………….

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful