Pasar Bebas Oktober 8th, 2005 § 4 Komentar

OSAKATA pasar bebas semakin ramai dibincangkan, terutama sejak praktek ekonomi terencana menemui kegagalan di bekas negara-negara komunis. Di Indonesia, kosakata ini makin bertambah ramai khususnya, ketika terjadi krisis ekonomi pada pertengaan tahun 1997.

Beberapa pakar menyebutkan, tidak ada pasar bebas di Indonesia dan itulah penyebab terjadinya krisis. Mereka menyebut sejumlah kriteria atas pernyataannya itu: banyaknya regulasi yang membatasi aliran masuk dan keluar barang, jasa, dan uang; dominasi dan monopoli prusahaan negara (BUMN) pada sektor-sektor strategis; dominasi dan monopoli kapitalis-kapitalis kroni yang dekat dengan keluarga cendana, dan bank sentral yang tidak independen. Karena itu, perjuangan untuk menegakkan kebebasan politik (demokrasi liberal) harus seiring sejalan dengan perjuangan untuk menegakkan kebebasan ekonomi (pasar bebas). Dan itu berarti, harus ada deregulasi yang sistematis, privatisasi perusahaan-perusahaan milik negara, bank sentral yang independen, dan persaingan bebas dalam pasar.

Namun demikian, sejauh itu ide tentang pelaksanaan pasar bebas dinilai masih tidak konsisten. Salah satunya disebabkan oleh tarik-menarik antara kekuatan politik. Faktor lainnya, karena pasar bebas itu sendiri dianggap hanya menguntungkan elite.

Tetapi, apa sebenarnya yang dimaksud pasar bebas? Ide pasar bebas, seperti diutarakan Edward L. Hudgins, berakar pada konsepsi teoritis yang dirumuskan oleh Adam Smith, David Ricardo, dan Frederic Bastiat. Intinya, “kebebasan berdagang akan mendatangkan kemakmuran.” Secara lebih teoritis, pasar bebas mengidealisasikan pasar (Tentang pasar, lihat di sini) sebagai sebuah arena dimana seluruh keputusan dan tindakan ekonomi yang dilakukan oleh individu-individu dalam rangka pergerakan uang, barang dan jasa berlangsung secara sukarela, bebas dari paksaan dan pencurian.

Ide itu sendiri hidup dalam lingkungan kapitalisme, yang kala itu sedang tumbuh mekar di atas reruntuhan moda produksi feodal. Kalau kita lihat historis kemunculan kapitalisme, ditandai oleh dua

peristiwa besar dalam sejarah umat manusia. Peristiwa pertama, revolusi politik yang terjadi di Perancis, yang secara dramatis tampak dari tuntutan: liberty (kebebasan), equality (persamaan), danfraternity (persaudaraan). Peristiwa kedua, adalah penemuan teknologi baru yakni, mesin uap oleh James Watt, di Inggris, yang secara cepat mempromosikan revolusi industri. Kedua peristiwa ini, kemudian melahirkan sebuah sistem masyarakat baru yang disebut sistem kapitalisme. Dalam sistem ini, dikembangkan nilai-nilai baru seperti, kebebasan politik, kesamaan formal di bawah hukum, kepemilikan pribadi atas alat-alat produksi, dan persaingan bebas di pasar.

Di bawah sistem baru inilah, Adam Smith memakubumikan nilai-nilai yang dianggapnya merupakan pondasi teori pasar bebas: (1) kebutuhan manusia tidak terbatas; (2) sumber-sumber ekonomi yang relatif terbatas; dan (3) pengejaran pemenuhan maksimal kebutuhan individu (utility maximization of self interest) yang relatif tidak terbatas. Dari tiga nilai dasar ini, maka perebutan dan pertarungan untuk pemenuhan kebutuhan manusia mendapatkan pembenarannya. Dari sini kemudian lahir konsepsi yang membenarkan tentang persaingan individu, dimana kepentingan individu yang bebas akan memperkuat kepentingan individu bebas yang lain. Dalam kata-kata ekonom dari Mazhab Austrian, Ludwig von Mises,

seluruh individu adalah produser sekaligus konsumer, dan juga pekerja adalah sekaligus pengusaha. Dengan demikian, jika pekerja ingin menuai keuntungan lebih dan masyarakat semakin makmur, mereka harus lebih produktif dan harus menyesuaikan keahliannya pada tuntutan pasar. Pekerja dengan demikian, seperti para pengusaha, harus menghindari dan menentang pasar yang tidak bebas (trade protectionism). Pada tataran ekonomi, nilai dasar Smithian ini kemudian melahirkan apa yang disebut persaingan bebas. Di mana persaingan bebas itu hanya bisa diwujudkan dalam pasar bebas. Secara logika, kita bisa mengatakan, “tidak ada persaingan bebas tanpa pasar bebas. Karena itu, keberadaan pasar bebas menjadi wajib adanya.” Inilah dasarnya, mengapa dalam pasar bebas intervensi pemerintah harus dibatasi dengan ketat. Jika pemerintah hadir di pasar, maka kehadirannya itu dibatasi sekadar untuk melindungi partisipan pasar dari tindak pemaksaan, termasuk perlindungan terhadap hak-hak kepemilikan dan memperkuat kontrak. Esensinya, pasar bebas dapat dipahami sebagai sebuah permainan dimana para pemainnya bertanding menurut seperangkat aturan umum yang

Dalam alam kompetisi. liberalisasi perdangangan internasional akan mendorong berlangsungnya proses produksi dalam skala penuh dengan memperluas produksi untuk ekspor.” Pluto Press. 2003. peran negara bukan untuk mengintervensi spontaneous orde yang muncul dalam pasar. Yogyakarta. Peran negara justru untuk melindungispontaneous order tersebut dari intervensi manusia. Liberalisasi perdagangan internasional diharapkan menimbulkan situasi produksi yang berciri “increasing return to scale” sehingga. Peran negara minimal ini. November. sistem perdagangan internasional yang bebas akan mampu menghindarkan atau meminimumkan ketidakstabilan ekonomi makro yang menjurus pada “stop-go macroeconomics cycles. Menurut Sritua Arief. memperkuat aturan-aturan yang melahirkan wasit yang netral (pemerintah). “Reclaim The State Experiments In Popular Democracy. cenderung mengakibatkan terjadinya “foreign exchange bottleknecks.” Resist Book. ada tiga asumsi yang dipercayai sebagai kebaikan dari pasar bebas atau perdagangan bebas: pertama. meminimumkan biaya produksi sehingga harga yang dibebankan kepada konsumen menjadi relatif murah. sistem perdagangan bebas yang diiringi dengan persaingan bebas tanpa proteksi akan menghindarkan berkembangnya apa yang disebut X-inefficiency. apakah itu para politisi atau kelompok-kelompok kepentingan seperti serikat buruh. .”Ketiga. London. Sritua Arief. “Negeri Terjajah Menyingkap Ilusi Kemerdekaan. pihak produsen akan didorong untuk melaksanakan proses produksi yang efisien dalam makna. yang mengatakan. Situasi produksi ini dapat diraih melalui ekspansi pasar baik pasar domestik maupun pasar eksternal. ditegaskan lebih lanjut oleh Friedriech August von Hayek.melindunginya dari paksaan (termasuk pencurian).” Kebijaksanaan proteksi yang disertai oleh adanya kurs mata uang yang tidak realistis (overvalued currency).*** Kepustakaan: Hilary Wainwright. dapat berkompetisi di pasaran internasional. 2006. Kedua.

Menciptakan produk yang dengan harga yang sama terhadap pesaing.000 perpotong.200. agar bisnis yang dibangun tidak gulung tikar alias bangkrut. untuk itu buatlah semacam produk yang mengandalkan tampilan serta trend masyarakat .Kiat menghadapi persaingan bisnis di era Perdagangan Bebas ASEAN dan China Diposkan oleh Sudinotakim di Rabu. bisa dilakukan dengan mengurangi mutu bahan produksi atau bisa juga berkarya menciptakan produksi yang bisa memenuhi permintaan pasar dengan harga stabil tapi dengan menambah semacam bonus atau hadiah bagi konsumen yang tertarik. Misal harga kain dari negeri china Rp. Terakhir. Februari 10. sambil menyelipkan produk yang utama kita untuk ditawarkan pada event tersebut(seperti trik salah satu propider hp dan jaringan yang baru-baru ini yg menghebohkan dengan menjual hp murah dengan gratis fb setahun ) . Contoh kiat-kiat menghadapi persaingan bisnis itu Bisa berupa : 1. mengenai teknik dan cara terbaiknya menghadapi persaingan dimasa Perdaganga bebas ini hanyalah anda-anda yang berhubungan langsung dengan dunia bisnis .000. Dalam hal persaingan ini dibutuhkan kejelian dan teknik-teknik yang bisa kita ciptakan sendiri.perpotong. 2010 Rabu. dari pada membuat produk yang mutunya bagus tapi hanya mengisi gudang belakang tempat bisnis kita. 4 point diatas hanya gambaran saja buat para pelaku bisnis kita. untuk itu para pelaku bisnis dalam negeri hendaknya mampu mengimbangi persaingan yang semakin ketat ini. negeri China dikarenakan telah berlakunya perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN dan China . sementara produk kita harga Rp. tentunya kita bisa siapkan taktik disaat itu seperti memberi info tentang kehebatan produk utama kita selain produk produk murah kita tadi 4.000 itu bisa bersaing dengan produknya sejenis tanpa kita melakukan spekulasi penurunan harga yang drastis dan punya efek buat bisnis kita. 10 Februari 2010 Label: tips dan trik bisnis Sekarang ini Negara kita mulai banjir produk murah dari negeri tirai bambu . namun jika kita buat seperti ini” beli 2 kain gratis 1 kain “ maka kemungkinan harga kain kita yang Rp. menurut saya dimasa persaingan ini sangat tipis dapat bersaing. Membuat semacam garansi yang lebih lama buat para konsumen yang membeli produk kita . Mutu . Karena sebagian masyarakat kita paling senang jika mendengar kata “cuci gudang” . serta akan berduyun-duyun datang untuk membeli. Membuat semacam gebrakan seperti memproduksi masal produk murah dan membuat semacam ivent kekalayak ramai . 120. karena dengan begitu bisa menambah kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap produk kita 3.200. tentunya orang-orang pasti memilih yang lebih murah .. karena andalah yang paling tahu situasi pasar dan teknik-teknik apa saja yang akan anda buat . 2.

indocashregister. 22 / 1999 dan Undangundang No.com HARAPAN DAN TANTANGAN EKONOMI LOKAL MENUJU PERDAGANGAN BEBAS Oleh : Rapma Siahaan PENDAHULUAN Sistem pembangunan ekonomi Indonesia yang terpusat (Sentralisasi) selama ini harus diterima membawa Indonesia pada suasana yang krang menguntungkan terutama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan republik Indonesia khususnya dalam bidang ekonomi. daerah).untuk menghadapi persaingan bisnis dan ramainya produk negeri china yang mulai menguasai pasaran negeri kita agar bisnis yang anda bangun bisa bertahan dan makin berkembang kearah yang lebih sukses. pemerintah daerah dan pelaku ekonomi lokal. sumbergambar : www. pencapaian efisiensi melalui deregulasi peraturan dan kebijkana serta restrukturisasi kelembagaan yang panjang. pendekatan kelembagaan yang yang berbasis pada sumberdaya masyarakat. mencgah terjadinya pemusatan tenaga potensial dan masyarakat di wilayah yang memiliki aktifitas ekonomi yang cukup tinggi. .Suasana yang kurang menguntungkan dimaksud diantaranya munculnya ketidakpuasan masyarakat atas hasil-hasil pembangunan itu terutama bagi wilayah-wilyaha yang memiliki produk domustik bruto (PDRB) yang surplus. maka pemerintah telah mengeluarkan Undang-undang No. Melalui undang-undang ini diharapkan gerak langkah pembangunan ekonomi dapat semakin terarah dan fokus sesuai dengan tuntutan yang berkembang menurut masing-masing wilayah. pencapaian efektifitas penanganan sumberdaya melalui deregulasi peraturan dan kebijakan yang sesuai dengan sumberdaya unggulan wilayah. Untuk menyikapi situasi yang demikian serta berbagai upaya untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi itu sendiri yaitu tercapainyaketahan ekonomi nasional menuju terciptanya masyarakat adil dan makmur. 25 / 1999 yang disebut sebagai Undang-undang Otonomi Daerah. masyarakat bebas merasa tidak bebas mengaktualisasi diri karena adanya kebijakan dan peraturan yang kurang berbasis pada tuntutan kebutuhan wilayah. yang secara garis besar dapat dicapai melalui penekanan terhadap beberapa hal seperti : optimalisasi penggunaan sumberdaya yang berbasis pada karakteristik wilayah (red.

sehingga tidak bisa diklaim bahwa keberhasilan pembangunan secara nasional hanya bertumpu pada pembangunan ekonomi. sosial dan politik. akan tetapi yang menjadi perhatian adalah apabila ketidakmerataan tersebut merupakan salah satu kelemahan yang diakibatkan oleh sistem pembangunan ekonomi yang terpusat yang dianut di masa lalu. pertahanan. pemilikan modal.Undang-undang Otonomi Daerah initentu saja bukan hanya terfokus pada pengaturan masalah ekonomi. dalam menetapkan skala prioritas lebih didasarkan pada pertimbangan usaha-usaha atau sektor-sektor yang dapat menjanjikan keuntungan yang besar dan cepat diperoleh. Ketidakmerataan pemilikan faktor-faktor strategis. alam. Adapun tujuan dan sasaran secara umum dan spesifik Undang-undang Otonomi Daerah khususnya dalam bidang ekonorni tentu saja telah terrnaktub di dalam undang-undang tersebut. Situasi yang nyata selama ini adalah bahwa dalam menentukan dan menetapkan kebijakan pembangunan ekonomi lebih didasarkan alas perhitungan jangka pendek atau dengan kata lain. Apabila kesempatan ini telah tercipta maka keketahanan ekonomi daerah akan tercapai dan tentu saja mcrupakan dasar dalam mencapai ketahanan ekonomi nasional. topografi / demografi wilayah dan kondisi iklim yang tidak sarna. penguasan teknologi. Hal ini tercermin dalam distribusi dan alokasi dana dalam Anggaran Pembangunan . KONDISI RIEL Tanpa adanya rasa pesimistis akan keberhasilan pencapaian sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam Undang-undang Otonomi Daerah ini khususnya dalam bidang ekonomi rasanya perlu dikemukakan beberapa hat sebagai bahan kajian lebih lanjut di antaranya: pemilikan faktor-faktor strategis yang tidak merata antara wilayah meliputi sumberdaya manusia. Tujuan dan sasaran inilah sebagai bahan acuan bagi masing-masing wilayah untuk menjabarkan dan mengaktualisasikannya dalarn peraturan perundang-undangan daerah dan petunjuk operasionalnya (teknis). akan tetapi mencakup segenap aspek kehidupan masyarakat yaitu mengenai ketatanegaraan. sehingga apa saja yang menjadi tuntutan utama yaitu pengelolaan sumberdaya dan pemanfaatan hasil-hasilnya dapat lebih difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan (Wellfare) masyarakat sesuai dengan peransertanya. Namun tidak juga diingkari bahwa keberhasil pencapaian tujuan pembangunan ekonomi akan mendorong terciptanya masyarakat adil dan makmur. khususnya sumberdaya alam kalau memang itu sudah kondisi nyata berarti harus diterima (given) sebagai tantangan bersama.

sektor pertanian dan perikanan. Apabila campurtangan atau perlindul pemerintah tidak lagi diperbolehkan. penetapan jenis dan jumlah barang. subsektor perkebunan serta subsektor lainnya seperti peternakan. Terjadinya ketidakseimbangan masing-masing sektor dan subsektor ini mengakibatkan eksploitasi yang kurang seimbang terhadap sumber-sumber alam. Ditambah lagi dengan kesulitan yang terjadi di sektor non riel seperti keuangan dan perbankan. Kita selalu direpotkan dengan terjadinya gejolak harga pasar dunia atas bahan bakar minyak (Migas) yangg semenjak masa merdeka sampai akhir pemerintahan orde baru devisa kita menggantungkan diri pada hasil migas. mengakibatkan tertinggalnya subsektor industri kecil dan kerajinan. Bebas memasuki pasar berarti juga bahwa segala sesuatunya yang menyangkut distribusi dan alokasi produk sepenuhnya diatur oleh mekanisme pasar dunia. adalah yang mempunyai daya saing yang cukup tinggilah yang dapat eksis dalam pasar bebas. maka dapat tidaknya suatu produk bersaing dalam pasar dunia sepenuhnya tergantung pada produsen. Akibatnya pada saat terjadinya kondisi dan situasi ekunomi yang sangat sulit. Juga terjadinya pemusatan pembangunan industri skala besar dan berteknologi tinggi secara umum. Masing-masing negara / produk bebas memasuki pasar dunia khususnya yang terikat da komitmen tersebut. serta hambatan-hambatan lainnya seperti peraturan / kebijakan suatu negara yang bertujuan untuk melakukan perlindungan (protected) bagi barang / produk dalam negeri baik yang langsung maupun tidak. hampir semua sektor riel terjebak dalam kesulitan yang sangat berkepanjangan. penentuan tujuan pasar atau penentuan batasan pasar sasaran produk. Dengan kata kunci bahwa produsen yang dapat dan mampu menghasilkan barang. Akibatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak rentan terhadap gejolak pertumbuhan ekonomi dunia yang memang memiliki konjungtur naik-turun.Nasional di masing-masing sektor dan subsektor (APBN) alokasi dan distribusi dan Anggaran anggaran per Pembangunan Daerah (APBD). Pemusatan harapan pada sektor ini mengakibatkan tertinggalnya sektor non migas. Pemusatan perhatian terhadap industri berskala besar dan teknologi tinggi ini bahkan pula mengakibatkan tertinggalnya industri yang memiliki keunggulan komparatif seperti hortikultur. . lronisnya dalam situasi ekonomi nasional yang sulit seperti saat ini kita dihadapkan pada komitmen pelaksanaan kebijakan perdagangan lnternasional yaitu menu pasar bebas. Masing-masing menghapuskan negara telah sepakat mengurangi dan bahkan negara hambatan-hambatan (bordering) yang dialami suatu dalam memasuki pasar bebas seperti hambatan tarif.

tentu didasarkan atas beberapn alasan yang ditemukan melalui pengamatan nyata dan kajian / penelitian oleh berbagai pihak (pemerintah dan swasta. Berdasar pada kajian evaluatif terhadap performa kinerja pelaku-pelaku usaha kita khususnya usaha kecil dan menengah (UKM). Terbukti Usaha Kecil dan Menengah serta Koperasi mampu menyerap 99. perguruan tinggi) yang menyatakan: • Usaha kecil dan menegah memiliki populasi. Usaha Kecil dan Menengah tahun 2001). • Prosesingnya 89. Mengapa harus UKM yang menjadi sorotan utama.Kata kunci inilah yang menjadi tantanganpelaku usaha atau produsen dalam negeri. serta koperasi dari sebesar Rp. seperti halnya dalam masa-masa kriisis saat ini dimana industri besar banyak mengalami kejatuhan. . • Input produksinya bertumpu pada sumber daya alam lokal. dalam uraian ini.66 triliun pacta tahun 2001 (sumber : Deputi Pemasaran dan Jaringan Usaha. dimana dalam kurun waktu 4 tahun (tahun 1997 -2001) terjadi peningkatan total ekspor Pengusaha kecil dan menengah.4 % dari angkatan kerja. penyebaran menurut wilayah dan sektor / sub-sektor yang relatif lebih besar dibanding usaha besar. 27. Apabila kesanggupan dilanjutkan produsen dengan untuk pertanyaan menjawab bagaimana pertanyaan kesiapan tersebut atau akan kita mendapat kajian dalam uraian ini. Kenyataan yang dapat dilihat.9 % membutuhkan teknologi sederhana dan bersifat padat karya. • Pada umumnya menghasilkan barang-barang substitusi barang impor dan bersifat barang-barang konsumsi serta berpotensi ekspor. Kantor Menteri Negara Koperasi. • Lebih tahan dalam menghadapi gejolak ekonomi yang terjadi. Sedangkan usaha besar hanya tumbuh 197% (Deputi Pemasaran dan Jaringan Usaha. Kantor Menteri Negara Koperasi dan UKM tahun 2001). 3. sedangkan industri kecil dan menengah terbukti dapat bertahan dan bahkan bertumbuh yang ditunjukkan dengan pertambahan nilai ekspor oleh usaha kecil menengah hampir tiga kali lipat (276%).29 uiliun tahun 1997 meningkat menjadi Rp.

Beberapa alasan yang disebut ini penulis mengartikannya sebagai masukan (input) bagi UKM dalam usahanya untuk memposisikan dirinya dalam era perdagangan bebas.22 / 1999 dan UU. sehingga meningkatkan biaya transformasi sumberdaya antar regional.• Peranan usaha kecil dan menengah dalam pembentukan Produk Domestik Bruto cukup strategis. Selanjutnya penulis akann mencoba mengemukakan beberapa isu kritis bagi UKM yang juga dapat mempengaruhi kinerja Usaha Kecil Menengah. Hal ini akan membutuhkan dana yang cukup besar serta hasilnya tidak untuk jangka pendek.25 / 1999 aknn dapat menambah tajamnya persaingan dalam pemanfaatan sumberdaya antar usaha domestik. Kelemahan dalmn teknologi produksi ini akan dapat mempengaruhi kemampuan untuk mencapai skala ekonomis disamping pengaruh keterbatasan input produksi berupa bahan baku dan modal. • Bagi wilayah yang telah memiliki sumberdaya yang selama ini belum atau kurang dieksploitir berarti dalatn rencana pemanfaatannya masih harus memerlukan upaya-upaya yang sangat mendasar dan berkelanjutan. Bagi wilayah yang potensi sumberdayanya kurang memiliki nilni ekonomis atau bahkan kurnng atau tidak memiliki tentunyn aknn mempengaruhi kinerja produk yatlg ditatlgnni oleh wilayah tersebut. • • • Masih kurang tertariknya rninat sumberdaya manusia yang telah terdidik dan memiliki kemampuan (keahlian) ymlg . Penguasaan teknologi produksi yang relatif sangat beragam akan dapat mempengaruhi produktivitas.No. • Dengan berlakunya UU.No. Kurangnya capital yang dimiliki oleh pemerintah daerah yang akan dipergunakan dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan usahn melalui penyediaan sarana dan prasarana yang bersifat supporting dan penanganan usaha-usahn yang memerlukan capital yang cukup besar dinllina usaha kecil dan menengah tidak mampu mengelolanya.

Porter. Kembali pada persoalan dan bahasan pokok. khususnya untuk produk-produk industri ringan seperti tekstil. Thailand. dimana masing-masing negara. agro industri dan lainnya. Memang diakui bahwa perdagangan bebas akan membawa konsekuensi logis bagi setiap negara. pengusaha atau pelaku bisnis masing-masing akan bekerja secara produktif. Adapun negara-negara yang telah eksis dipasar dalam negeri adalah Korea. akan tetapi UKM sebagai usahawan harus mampu melihat masa itu sebagai peluang dan sekaligus menjadi tantangan. China. sepatu.terpusat di kota. tcrutama produk-produk sebagai elektronik. otomotif dan lainnya. "bagaimana atau sejauh mana" prospektif UKM unluk dapat menghadapi tantangan dan peluang tersebut hingga dapat berkompetisi dan dapat memenangkan pasar global. Masa perdagangan bebas bukan berarti menjadi momok atau ganjalan yang harus ditakuti oleh pelaku usaha. REFERENSI TEORITIS Proses liberalisasi perdagangan dunia akhir-akhir ini baik secara regional (lokal) maupun internasional menyebabkan persaingan global yang semakin ketal dan bahkan dapat menuju"hyper competitive". Persaingan yang ketatpun antara negara-negara sedang berkembang sudah dan sedang tcrjadi. perdagangan bebas dapat menjadi ancaman. bahasan guna menghasilkan sesuatu sumbangan pemikiran yang dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi UKM dalam pertarungmmya di pasar global sebagaimana yang dikemukakan oleh M. 1997.kota besar untuk kembali ke daerah disebabkan insentif yang kurang menjanjikan dari daerah. Porter menawarkall kata kunci dalam memenm1gkan persaingan global yaitu "Competitive Adventage of Nation" Keunggulan bersaing suatu bangsa yang ditunjang oleh 4 faktor penentu yaitu: . produsen atau bagi setiap pelaku usaha sebab perdagangan bebas akan menuju terciptanya era "Persaingan Liberalisasi" (Competitive Liberalization). Pelaku bisnis yang kurang atau tidak mampu mengakomodirnya atau mereka yang tidak mampu menjawab tantangan tersebut. Malaysia di samping produk-produk dari negara Jepang yang memang Sebagai sudah landasan lebih dulu unggul. Thn. efisien dan efektif agar dapat bersaing di pasar bebas.

Firm Strategy. Sumber Daya Alam (physical resources). dan trend permintaan pasar internasional Related & Supporting Industry. b. Permintaan sebagai salah sarli faktor penting dalam menunjang keunggulan daya saing. Permodalan (capitall resources) dan Prasarana (infrastructure resources) Demand Condition. saling bergantung dan saling mempengaruhi dapat dilihat dalam gambar berkut : IMPLIKASI TEORITIS DAN TINJAUAN PRESPEKTIF Dengan mengacu pada teori yang dikemukakan oleh Porter diatas berikut penulis akan melakukan bahasan tentang bagaimana faktor-faktor kunci tersebut dapat .a. Skala dan jumlah permintaan dalam negeri. d. Yaitu sumber daya (resources) yang dimiliki oleh suatu negara meliputi: Sumber Daya Manusia (human resources). dan kondisi permintaan dimaksud meliputi : Konsumsi dalam negeri. c. Yaitu menjaga hubungan antara produsen dan pemasok (supplier) dengan menjaga dall mempertahankan lulai-nilai hubungan yang saling menguntungkan (value chain). Yaitu strategi yang mcnyangkut struktur kelembagaan dan pennodalan serta kondisi persaingan. pertumbuhan pasar. Kondisi persaingan termasuk persaingan dalam negeri.Ilmu Pengetahuan dnn Teknologi (knowledge resoulrces). Bagaimana keempat faktor ini saling berinteraksi. Factor Condition.

Sumberdaya alam mumi selama ini lebih banyak digunakan sebagai input produksi bagi industri-industri besar termasuk logamn dan kimia. di Jakarta pacta bulan Pebruari 2001 dinyatakan dalam kategori baik. yang merupakan salah satu aset yang selama ini kita andalkan telah berkurang. Akan tetapi perlu kita renungkan kembali terjadinya eksodus tenaga kerja padat karya secara besar-besaran ke berbagai negara padat karya ke berbagai negara. diarbsobsi dan diberlakukan oleh pelaku usaha (UKM) yang dihubungkan dcngan kondisi riilnya. Sebagai bahan pembanding boleh kita melihat bagaimana kemajuan industri padat karya yang dilakukan oleh negara China. dengan memperhatikan biaya produksi yang ikut mendukung pcncapaian keunggulan komperative. Kimia dan hasil tambang lainnya seperti yang dilakukan oleh Freeport. Bagaimana pemerintah daerah dapat menyikapi fenomena ini tentu termasuk juga mempengaruhi kesiapannya dalam menjalankan peningkatan ekonomi wilayah. elektronik dan sepeda motor) yang membanjiri pasar Indonesia saat ini adalah merupakan hasil industri padat karya. yang selama ini Indonesia mengekspomya dalam bentuk murni sedangkan pengolahan selanjutnya dilakukan di negara lain.dipahami. Yang perlu mendapat perhatian adalah tentang adanya perilaku bisnis yang kurang mendukung. dimana menurut realita bahwa produk-produk (tekstil. Akibatnya kita kurang dan bahkan tidak mendapatkan nilai tambah dan nilai garda (multyflier effect) atas olahan tersebut. Tentunya solusi untuk itu adalah perlunya lembaga pelatihan yang dapat merubah dan mengarahkan perilaku agar sesuai dengan tuntutan bisnis. Sedangkan sumberdaya yang . Selain dari sisi kualitas tenaga kerja sisi kuantitas atau jumlah tenaga kerja yang tersedia juga sanggat mendukung peningkatan usaha-usaha yang bersifat padat karya. FAKTOR CONDITIONS Sumberdaya Kualitas pengelolaan usaha oleh sumberdaya manusia yang berkiprah dalam dunia usaha kecil menurut hasil survey yang dikemukakan oleh Tim Lembaga Penelitian IPB dalanl Lokakarya Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Lokal Oalam Rangka Otonomi Daerall. Faktor ini juga turut mempengaruhi kcputusan investor asing untuk bcrkiprah dalam dunia usaha di Indonesia. Sebagai contoh. Pertamina dan sebagian usaha perikanan. a. Sumberdaya Alam Migas. Sumber daya alam Indonesia pada umumnya masih berupa sumber daya alam murni yang masih harus memerlukan olahan lebih lanjut untuk mendapatkan dan menambah nilai ekonomis.

l tersebut akan dialokasikan untuk mcmbiayai aktivitas yang telall ditetapkan dCllgUll prinsip bcrimbm1g. Akall . perikanan dan peternakan. agar tercipta kondisi kompetisi yang saling menguntungkan. adalah pembangunan Iptek dilakukan hanya untuk mengejar prestige di mata Internasional. karena teknologi merupakan hasil penerapan ilmu pengetahuan. Kelemahan yang ada selama ini. Hal lain yang berhubungan dengan sumber daya alam ini yaitu terjadinya keragaman pemilikan sumberdaya alam di masing-masing wilayah (daerah) sehingga diperlukan kejelian dalam menetapkan usaha strategis atau produk unggulan di masing-masing wilayah. yang jumlahnya dilakukan atas dasar pendekatan aktivitas pembangunan daerah. bersumber dari pen.Ulg diterim. Persoalan lain juga sarna seperti pemilikan surnberdaya alam yang dikemukakan di atas. Permodalan Untuk menghindari rasa apriori tentang permasalahan permodalan ini.masing wilayah harus menyadari apakah lebih baik memproduksi atau membeli tentunya dengan dasar pertimbangan yang disebut di atas. Terjadinya pengerahan dana yang sangat besar untuk pemilikan peralatall modal tidak rnendukung input produksi industri kecil. maka penulis lebih memfokuskan uraian mengenai kondisi permodalan yang ada di daerah nota benepemerintah daerah. Harus kita terima bahwa faktor Iptek masih memerlukan perjuangan yang sangat panjang. Artinya bahwa jumlah dana y. Sehingga produk-produk yang kita miliki yang tadinya memiliki keunggulan komparative tidak tereksploitir seperti argo industri pertanian dan perkebunan.selama ini dikelola oleh industri kecil dan menengah lebih banyak sumberdaya yang bersifat hasil ikutan dari industri besar. yaitu penyebaran atau distribusi Iptek di wilayah-wilayah juga bervariasi menurut kuantitas dan frekuensi aktivitas pembangunan yang telah berjalan di rnasing-masing wilayah. Data yang diperoleh dari pusat ini secara rational tidak akan mungkin dapat menghasilkan simpanan karena penetapan besarnya dilakukan melalui pcndekatan biaya. juga industri kerajinan. Dengan kata lain masing. Sumber kapital yang dimiliki oleh pemerintah daerah selama ini lebih banyak bersumber dari pemerintah pusat. Rasionalnya bahwa Silllpullan pemerilltah daeral1.dapi:ltun dacral1 yallg diperolel1 alas penyediaan bi:lri:mg dun ji:lSi:l. karena masing-masing wilayah memproduksi barang yang ekonomis. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) mengandung makna yang tidak terpisahkan.

lancar penyaluran daD distribusi bahan daD hasil.'1an jalilll-jalan ke sentl'a-sentra produksi pasar. Seyogyanya pcrananlembaga keuangan clan perbankan dapat menjadi tumpuan dalanl rnengatasi kendala perrnodalan ini. yang berarti memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpLiftisipasi dalatn peningkatatl ekonomi sesuai dengilll batas kemampuan masing-masing. Untuk kedua fasilitas ini kerjasama antar pemerintah daD swasta sangat dibutullkan. Hasil survei menunjukkan bahwa pada umumnya kondisi prasarana jalan dan alat komunikasi sudah menmdai terutama antar kota/propinsi. Penyediaan jalan lebih diharapkan kepada pemerintah sedangkan transportasi biasanya ditangani oleh swasta. A11inya bahwa untuk menj. Alternatif lain yang menjadi harapan untuk rnendapatkan fttnd) bagi dana penyanggah (revolving fund) dml penggerak (starting aktivitas ekonomi di daerah adalah maslllg-rnasing daeral1 l1arus rnenciptakan kondisi ekonorni menjadi menalik (favorable) bagi investor/penanam modal aslllg (H.lllut.tetapi sesuai dcngm1 sistem yi:Ulg di. .umlkan fungsinya sebagai lembaga penarik dan penyalurkan dana akan bertindak sangat selektif dengan prinsip nyaman dan cepat kembali.nyangkut kenyamanan menyeluruh sebagaimmla yang tersebut dalam indikator Country Risk sebagai salah satu pertirnbangan bagi investor asing. Pembukaan jalan penghu. Dengan dernikian sudah dapat diperkirakan kondisi capital daerah secara umurn saat ini.m tetapi kondisi lcrnbaga keuangan clan perbankan saat ini sarna halnya dcngan yang dialami oleh sektor riel.k. bi:l!lWi:l pencrimaan d.basil Olal1illl.lcrah yang bersumbcr dari barang dan jasa ini tersentralisir di l>lIS. apabila dihubungkan dengan tuntutm1 pernbangunan ekonorni daerah. Hady. akan tetapi perlu ditingkatkan mengingat pertambahan jurnlall alat transportasi yang kurang seimbang dengan kapasitas jalan yang tersedia.bung illltara sentra produksi dilll pasar hendak11ya dapat memperhatikan mallfaat ganda terhadap mullculnya aktivitas ekonoll1i masyarakat disepanjLtng jalan tersebut. ak.'1n memper. Kemudallan akses yang ditunjang oleh ketersediaan jalan dilll alat tl'ansportasi ak.lll lagi ke daeral1 mclalui aktivitas riel dm1 pelayanan masyarakat berupa penyediaan infrastruktur dml dana lainnya sepe11i fasilitas umurn dan sosial. 1996)..ll dUll didistribusik. Prasarana Penyiapilll prasarana merupakan partisipasi pemerintah dalam upaya mendorong lancarrrya aktivitas ekonomi terutama nenYill1gkut pembu. Menarik berarti bukan l1anya dari segi substansi bisnis akan tetapi lebil1 me.

Sebagai contoh konkt"it nya dan masih hangat diperdebatkan tentan! rencana . Setiap pengusaha akan diper. walaupun semua organ. Kembali pacta kala kunci yaitl keunggulan kompetitive yang berarti dipasar duni. Demikian halnya dengan industri atau dunia usaha. Angka-angka statistik mcnyatakan bahwa UKM tclah ikut ambil bagian dalam mengisi pasar atau permintaaIl lum" ncgeri dengan menycdiakan bahal1 i::loi oal1 hah~111 nl~lh~II1AII~l1v~ '"\PI"\inalcnt~n nilai. Kalau diaIlalogkan dengan sistem anatomi manusia. Bahkan dalam bahasa pasamya sering kita dengar dun mungkin kita juga ikut menyebutnya bahwa mati itu diartikan berhenti bemafas. Dasar pertimbanganya tentu didasarkan atas besar. Dalam kesempatan ini penulis tidak akan membahas bagaimana nilai-nilai itu didapatkan dan metode menetapkan pililmn. akan menjadi sia-sia kesiapan semua faktor-fator produksinya apabiia permintaan sudah tidak ada lagi.organ tubuh dalam kondisi siap untuk menjalankan fungsi masing-masing. Apakah memilih meme. Yang perlu mendapatperhatiar adalah apabila terjadi peningkatan ekspol diberbagai sektor. Dengan demikian Salall satu tolok ukur kinerja us alIa adalah besm"an permintaan yang selillljutnya dinyatakan dalam besaran pangsa pasar. Untuk itu pemenuhan ak.b. DEMAND CONDITIONS Pennintaan merupakan nafas kehidupan bagi semua usalla (industri). akan tetapi semuanya itu menjadi tidak berarti apabila nafas sudah berhenti. Pennintaan dapat dilihat dari dua sisi YaIlg sekaligus menjadi sasaran pasar bagi pelaku usaha. kita boleh unggul akan tetapi juga hams diimbang dengan penyediaan barang dalam memenuh pennintaan dalaln negeri. Semakin besar permintaan berarti semakin besar pangsa pasam)'a. bagaimana dengan impornya Karena perdagangan bebas bukan hanya kita liha1 dari satu sisi akan tetapi kedua sisi (ekspor-impor).kecilnya penerimaan dari jenis pasar tersebut. akan tetapi lebih diarahkan pada kondisi nyata tentmlg permintaan yang sedang berjalan dan dihadapi UKM. yaitu pemlintaan dalam negeri dml permintaan pasaI" luar negeri.hadapkan kepada pemikiran dalam pengambilan keputusan atau pilihan.nulli permintaan dalam negeri dan luar negeri (dua-duanya) atau Apakah memilih salah satu. fisik dan rupiah yang diperoleh dapa1 merupakan indikator semakin baiknya posisi UK1v1 dalam pasar dunia.'\n kebutuhan dalan negeri melalui swasembada tetap menjadi faktol pertimbangan. Thjuan yang ingin dicapai oleh setiap negal"c dalam memasuki pasar dunia adalah untu) mendapatkan manfaat perdagangan internasiona (gain from trade).

Artinya kalau kita nenerima masuknya pall. Dengan berbagai alas an ran! sangat diplomatis kita menolak. Dal akibatnya kita akan mendapatkan sal1ksi rani resikonya jauh lebih besar dibanding resiko rani kita dapatkan apabila kita menerima tawaral . Keduc pengusalla tersebut keluar dari pasar dan mencal usaha yang bisa menghasilkan produk ran kompetitive.. Dalam perhitungan bisnis kita saat ini tidal akan bisa menyediakan harga seperti ran! ditawal"kan USA yang juga didukung oleh kwalita: dan higenisnya.masuknya palla ayam dari negal"a USA kl Indonesia dengan harga yang sangat rendal dibanding dengan harga daging dalam negeri. apabila kita tolak dengan alasan diatas. Asumsi kita produseJ belum siap beral1i belum mampu menciptakal produk yang kompetitive. tela] melanggar komitmen perdagangan bebas.impor tadi. TRI. petani cengkeh. Rasa nyaman ini dapat berupa adanya jaminan harga clan kontuinitas permintaan terhadap bal1ill1 baku.. Masih dapat kita ingat munculnya kasus-kasus Yill1g dialami usaha kecil baik sebagai individu maupun sebagai kelompok yang tergabung dalam kelompok. Solusinya acta duG pertama produsen harus berusaha agar tercipt. Hubungan yang dimaksud adalah hubungill1 yang dapat memberikan rasa nyaman terhadap pemasoknya. Usaha-usaha perlindungan daTi pemerintah dengan menerbitkan berbagai kebijakc'ln seperti pola-pola kemitraan tak pemah menyelesaikan permasalahan."'"" yang terbuka atau bebas. Pendekatm1 yang dilakukan lebih . ".. Keputusan seperti ini adalai 111prlll'\"~"'1 ~nl""I3~III3""'. RELATED & SUPPORTING CONDITIONS Hubungan Industri industri dengan pamasok bahan baku sangat menemukan keIangsungan prosesingnya.t"r.i-o . produsen daging ayam..kelompok usal1a sepe11i peternak sapi perah. maka semua produk kita yang masuk mendapatkan sanksi. petm1i jeruk. Inn. ayam dari pasar Iuar resikonya hanya terjadi pad. Penllisok pemasok yang disebut ini memiliki posisi tawar yang sangat lemah yang secara semu tercipta oleh kekuatan yang dimiliki industri skala besar. PIR kelapa sawit." . Akan tetapi. dalaIll pasar internasional akan c. akan tetapi suatl saat alasan apapUl1 yang kita akan buat ranI bertujuan untllk melindungi usalla dalam negeI baik secara langsung maupun tidak itu. barang yang mampu bersaing dalam hal"ga. Hal ini dikarenakan kebijakan yang ada tersebut kurang menyentuh per~nasalahan yang sm1gat mendasar.

Kasus yang pernah terjadi hendaknya menjadi perhatian selanjutnya lnisalnya. dimana salah satunya adalah menyangkut hubungan antara pemasok dengan pihak industri yang digambarkan dalam bentuk rantai nilai (value chain) dia menekankan adanya nilai-nilai yang disepakati untuk dipertahankml dan dijaga kelangsungannya oleh kedua belah pihak (muttually). Untuk itu kembali Porter menawarkan tiga strategi pilillan yang disebut strategi generik (Generic strategies) dalam menghadapi posisi yang demikian.kasus lainnya termasuk penetapan harga dasar gabah yang sampai saat ini tetap menjadi permasalahan yang tak pernah tUfltas. untuk menjaga stabilitas harga pasokan susu terjadi pembuangan susu hasil produksi petani. Strategi tersebut adalah strategi fokus. Dunia usaha saat ini telah bergerak menjadi satu pasar dunia dengan ciri pasar yang efisien dan transparan mencakup daerah antar daerah dan negara antar negara. input produksi yang kita miliki juga harus menjadi komoditi ekspor karena terciptanya peluang bagi pemasok untuk mencari pasaI' yang kompetitive. FIRM STRATEGY Kita sekarang sedang berada pada masa yang penuh dinamika dengan pergerakan yang sangat tinggi dan cepat yang terjadi dalam semua aspek kehidupan. terjadinya pembusukan jeruk daTi pet ani. kelapa sawit dan kasus.bangan pohon cengkeh. Terjadinya gejolak harga cengkeh. Strategi ini mengandung dua varian yaitu fokus biaya (overall cost leadership) dan diferensiasi (differentiation). Persyaratan ini merupakan pilihan bagi setiap satuan pelaku bisnis baik pemerintah daerah dalam perannya sebagai pelaku . Penulis mengangkat satu dari strategi tersebut yang dianggap relevan dalam menghadapi persaingan di pasar dunia dan dunia usaha kita mempunyai kapasistas untuk mencapainya. d. sedangkan Ravi Batra menyebutnya sebagai the cade of great depression. akan tetapi jauh ke depan. terjadinya spekulasi harga jeruk oleh penaInpung/pemasar tunggal. terjadi instruksi pene. Sungguh akan bisa menjadi pennasalal1an barn apabila di era perdagangan bebas ini. Demikian halnya yang terjadi di pabrik gula. Daerah atau negara yang tidak dapat efisien dan transparan akan terlindas oleh dinamika yang berjalan begitu cepatnya. Hubungan yang nyaman antara pemasok input produksi dengan pihak industri bukan persoalan sesaat. dengan memenuhi beberapa persyaratan.didasarkan atas kepentingan kelangsungan industri. John Naisbitt menyebutnya sebagai the most exciting decade. Persyaratan Strategi Fokus Konsep Potier yang selalu didasarkan atas aplikasi teori dengan praktek bisnis tidak diragukan lagi.

maupun masing-rnasing negara berusaha rnemposisikan dirinya untuk rnenghadapi perubahan yang dirnaksud.dinamika permintaan (komposisi. Apabila semua pelaku usaha khususnya Usaha Kecil Menengah yang rnenyebar di seluruh wilayah dan berperan dalmn hampir sernua sektor dengan jumlah yang cukup besar merupakan kekuatan utama. b. Perbedaan yang terjadi dalam urutan waktu sekaligus memperlihatkan terjadinya perubahan yang hakiki dalam berbagai aspek kehidupan ternlasuk ideologi. sosial budaya. APEC dan WTO dengan peningkatan kerjasama dalam dunia perdagangan ekspor dan impor. Indonesia terrnasuk salah satu negara yang telah rnenyikapinya secara positif dengan rnasuknya rnenjadi anggota AFTA. jumlah.usaha dalam perusahaan yang dikelola pemerintah daerah ataupun dalam menjalankan perannya sebagai lembaga / instansi sebagai stimulator dan supporting bagi aktivitas ekonomi daerah secara umum. Hampir semua negara telah menyikapinya baik secara bersama-sama rnelalui AFTA. . yang hams disikapi juga oleh pelaku-pelaku usaha dalam negeri secara bersmna-sama berpartisipasi dalam mencapai Competitive Adventage of Nation. Persaingan antar wilayah menjadi positif apabila semua pelakunya bertindak rational. Apabila diurut kronolgisnya bahwa perubahan ini bermula dari reformasi inforrnasi dan globalisasi yang tergambar dalam lintas ruang dan waktu. Dalarn menghadapi persaingan bebas kekuatan ekonorni wilayah merupakan modal utama dalam rnencapai kekuatan ekonomi nasional sebagai satu kesatuan. menjaga dan menjamin terciptanya c. Kesadaran setiap lembaga usaha mutlak diperlukan untuk rnenyikapi perubahan tersebut secara positif dan rnenerirnanya. akomodatif terhadap . Optimalisasi sumberdaya. Akibatnya terjadi persaingan yang ketat bukan hanya antar negara tetapi juga antar domestik. pertumbuhan dan kecederungan. Setiap negara dalam usaha memposisikan dirinya tentu saja berturnpu pada keunggulan komparative yang dimilikinya sebagai dasar rnencapai keunggulan kornpetitive. KESIMPULAN a. politik. Khususnya dalam aspek ekonomi perubahan yang terjadi telah membawa konsekuensi logis pada dunia usaha.

sektor maupun wilayah dengan satu prinsip dan tekad menyongsong era perdagangan bebas sebagai harapan dan tantangan. Dengan situasi ini mau tidak mau Indonesia harus mempersiapkan diri dengan berbagai "doping" yang sudah tentu tidak bagus bagi tubuh dan jiwanya. serta pemilihan strategi yang tepat mutlak dimiliki oleh UKM sebagai kekuatan dalam menghadapi membanjirnya produk-produk impor di pasar dalam negeri yang tidak terbendung lagi. keuangan dan perpajakan. Apakah masing-masing pihak telah menunjukkan usaha untuk mempersiapkannya dalam menghadapinya? 3. KESIAPAN INDONESIA MENGHADAPI PERDAGANGAN BEBAS Era "Free Trade" telah didepan mata.hubungan yang nyaman antar industri dengan pemasok input produksi. Apakah regulasi yang telah ada dan akan ditetapkan terutama di bidang perdagangan . pelaksanaan otonomisasi secara keseluruhan. Pelakupelaku ekonomi yang didalamnya ada Usaha Kecil Menengah kepadanya diberi kesempatan yang sebesar-besarnya diberi ruang dan iklim yang kondusif untuk dapat berpacn dalam waktu menuju pencapaian keunggulan bersaing disemua lini. 1. pengusaha/ swasta dan masyarakat) telah memahami secara benar tentang "Perdagangan Bebas" itu? 2. namun pengusaha/ swasta dan masyarakatpun harus mengalami dan menerima segala resiko dan manfaatnya. namun Indonesia tak kunjung sehat dari sakitnya. kepastian hukum. Akhirnya gerak langkah kita dalam memasuki dan menjalani era perdagangan bebas tetap bertumpu pada kekuatan yang kita miliki . Peran pemerintah pusat mutlak diperlukan dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi gerak langkah ekonomi. Apakah Indonesia secara keseluruhan (Pemerintah dan aparatnya. keamanan. Penciptaan peraturan dan kebijakan agar dapat berperan sebagai payung bagi peraturan dan kebijakan daerah. komitmen terhadap deregulasi perbankan. Sehubungan dengan hal tersebut berikut disebutkan beberapa pertanyaan yang tersimpan dibalik perdagangan bebas bagi Indonesia. Dalam menghadapi perdagangan bebas tidak hanya pemerintah yang dituntut siap. d. Kebijakan dalam menghadapi dunia intemasional.

com is Beta Release Copyright © 2001 Indoregulation. Terima kasih atas perhatian dan pemikirannya. 06:27 PENGERTIAN PASAR BEBAS Diposkan oleh tugaspkfarida3ea06 PERDAGANGAN BEBAS TAHUN 2010 Sejarah Perkembangnya .telah sesuai dengan era perdagangan bebas? 4. Semoga urun pendapat dalam bentuk Forum ini dapat membantu pihak-pihak yang berkepentingan.com. Apa yang harus dilakukan Pemerintah untuk mempersiapkan pengusaha nasional dalam menghadapi persaingan dalam perdagangan bebas? Pertanyaan-pertanyaan diatas hanya mewakili berbagai pertanyaan lain yang muncul seputar kesiapan Indonesia dalam menghadapi era perdagangan bebas. Apa hambatan terbesar yang dihadapi masyarakat Indonesia dalam menghadapi perdagangan bebas? 6. Redaksi Back http://www. Apakah pengusaha Indonesia secara umum telah siap menghadapi persaingan dengan pengusaha asing dalam mengais rejeki di dalam dan luar negeri? 5. Klausul-klausul dalam WTO/GATT manakah yang paling memberatkan Indonesia saat ini? 7.indoregulation. All rights reserved.

semuha hambatan-hambatan inilah yang ditolak oleh perdagangan bebas. Ekonom awal yang menolak merkantilisme adalah David Ricardo dan Adam Smith. Standar Nasional diperlukan untuk menerapkan persaingan sehat antara produk impor dan produk dalam negeri. Namun dalam kenyataannya. Pengertian Perdagangan bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu penjualan produk antar negara tanpa pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya. sepanjang lima abad yang lalu. Tiga langkah tersebut juga telah disepakati oleh kalangan pengusaha dalam rapat terbatas Departemen Perdagangan dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Secara teori. Kemakmuran besar dari Belanda setelah menjatuhkan kekaisaran Spanyol. kualitas barang juga yang masuk juga harus dijaga. kebijakan dari merkantilisme telah berkembang di Eropa di tahun 1500. Ekonom yang menganjurkan perdagangan bebas percaya kalau itu merupakan alasan kenapa beberapa kebudayaan secara ekonomis makmur. "Jadi tidak sembarang produk murah bisa masuk. Diketahui bahwa bermacam kebudayaan yang makmur sepanjang sejarah yang bertransaksi dalam perdagangan. contohnya. Perjanjian-perjanjian tersebut sering dikritik karena melindungi kepentingan perusahaan-perusahaan besar." tambahnya. Menurut dia. "Instrumen safeguard dan antidumping sudah disepakati dalam perjanjian. Adam Smith. Jakarta. tapi juga Bengal dan Tiongkok. biaya tambahan yang diterapkan pada barang ekspor impor. dan keberlanjutan hal tersebut hari ini.Sejarah dari perdagangan bebas internasional adalah sejarah perdagangan international memfokuskan dalam pengembangan dari pasar terbuka. Indonesia Perketat Standar Nasional Indonesia akan memperketat persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) guna menghadapi serbuan produk impor dari Cina menyusul diberlakukannya tarif bea masuk nol persen untuk produk manufaktur berdasarkan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) ASEAN-Cina 2010 ." ujarnya di Departemen Perdagangan." kata Mari. membuat pertentangan merkantilis/perdagangan bebas menjadi pertanyaan paling penting dalam ekonomi untuk beberapa abad. Berdasarkan hal ini. dan lebih luas lagi Eropa. Kebijakan perdagangan bebas telah berjibaku dengan merkantilisme. komunisme. dan mendeklarasikan perdagangan bebas dan kebebasan berpikir. dan kebijakan lainnya sepanjang abad. secara teoritis rasionalisasi sebagai kebijakan dari perdagangan bebas akan menjadi menguntungkan ke negara berkembang sepanjang waktu. Sebelum kemunculan perdagangan bebas. Selain itu Indonesia juga akan tegas menindak persaingan tidak sehat yang mungkin terjadi. dan Roma. "Mereka . Perdagangan bebas dapat juga didefinisikan sebagai tidak adanya hambatan buatan (hambatan yang diterapkan pemerintah) dalam perdagangan antar individual-individual dan perusahaan-perusahaan yang berada di negara yang berbeda. "Kami sudah bicara dan mereka minta kita melakukan pengamanan. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan. proteksionisme. Indonesia tidak mampu mengalahkan Cina dalam produk manufaktur karena negeri Tiongkok tersebut memproduksi barang dalam skala yang jauh lebih besar dari Indonesia. dan juga regulasi non tarif pada barang impor. Hadapi Perdagangan Bebas. Teori ini berkembang dalam rasa moderennya dari kebudayaan komersil di Inggris. menunjukkan kepada peningkatan perdagangan sebagai alasan berkembangnya kultur tidak hanya di Mediterania seperti MesirYunani. perjanjian-perjanjian perdagangan yang didukung oleh penganut perdagangan bebas ini justru sebenarnya menciptakan hambatan baru kepada terciptanya pasar bebas. Perdagangan Internasional sering dibatasi oleh berbagai pajak negara.

nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2008 mencapai USD118. bahan bakar mineral. ekspor hasil pertanian. Proses impor umumnya adalah tindakan memasukan barang atau komoditas dari negara lain ke dalam negeri. mesin atau peralatan listrik. Susah kita bersaing karena skala produksi kita kalah dari mereka. Kemudian ada pula bijih." kata dia. pakaian jadi bukan rajutan. mesin-mesin atau pesawat mekanik.Konsumen dalam negeri membeli barang impor atau konsumen luar negeri membeli barang domestik.43 miliar atau meningkat 26. lawannya adalah impor(Dari Wikipedia bahasa Indonesia.04 persen. kita harus sungguh-sungguh dalam usaha meningkatkan kualitas hasil produksi yang ada. Jika kita bangsa Indonesia ingin dapat bertahan dari perdagangan bebas sekarang ini yg sudah di berlakukan. Ekspor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal.92 persen dibanding periode yang sama tahun 2007.80 . kayu dan barang dari kayu. Referensi : http://community.Persaingan sangat tajam antarberbagai produk. serta hasil tambang dan lainnya pada periode tersebut meningkat masing-masing 34. ensiklopedia bebas) KONDISI EKSPOR INDONESIA Pengutamaan Ekspor bagi Indonesia sudah digalakkan sejak tahun 1983.kualitas atau mutu barang menjadi faktor penentu daya saing suatu produk. Adapun selama periode ini pula.terlebih dahulu makalah ini akan membahas definisi dari ekspor dan impor dan pengaruhnya terhadap Perekonomian Indonesia. industri.Selain harga. Ekspor barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara pengirim maupun penerima. "Keunggulan kita memang lebih ke sumber-sumber alam. lemak dan minyak hewan nabati.8 persen terhadap total ekspor nonmigas. umumnya dalam proses perdagangan. Walaupun Indonesia memperketat standar nasional Indonesia tetap saja banyak pengusaha terancam gulung tikar. Secara kumulatif.id/user/blogs/view/name_esapunya14/id_8995/title_perdaganganbebas-di-indonesia/ Sebelum membahas masalah ekspor dan impor Indonesia.menjadi sesuatu yang sangat lazim. dan 21. Seperti di daerah Bandung saja para pengusaha tekstil sudah banyak yang menutup usahanya hal ini di sebabkan karena sulitnya mendapatkan pinjaman modal baik dari bank maupun dari pemerintah.gunadarma. ekspor dari 10 golongan barang tersebut memberikan kontribusi sebesar 58. kertas atau karton. umumnya dalam proses perdagangan. Proses ekspor pada umumnya adalah tindakan untuk mengeluarkan barang atau komoditas dari dalam negeri untuk memasukannya ke negara lain. kerak. sementara ekspor nonmigas mencapai USD92.Sejak saat itu. ekspor dari 10 golongan barang memberikan kontribusi 58.26 miliar atau meningkat 21. Impor adalah bagian penting dari perdagangan internasional. serta timah. 21. dan abu logam. ensiklopedia bebas) Impor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal. Ekspor adalah bagian penting dari perdagangan internasional. Impor barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara pengirim maupun penerima. lawannya adalah ekspor(Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Selain itu juga harus lebih di sosialisasikan cinta produk indonesi.ekspor menjadi perhatian dalam memacu pertumbuhan ekonomi seiring dengan berubahnya strategi industrialisasi-dari penekanan pada industri substitusi impor ke industri promosi ekspor. Meski demikian Mari optimistis perdagangan bebas ASEAN-Cina mampu mendongkrak ekspor Indonesia ke Cina terutama untuk komoditi minyak gan gas. Kesepuluh golongan tersebut adalah.ac." tambah Mari. karena permintaan dari Cina terus meningkat. seperti selogan yang sudah ada yaitu aku cinta 100% Indonesia harus lebih di tingkatkan lagi.63 persen. Sementara itu menurut sektor.57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.65 persen.sangat kuat di manufaktur. karet dan barang dari karet. Selama periode Januari-Oktober 2008. Selain itu ekspor produk nonmigas seperti minyak sawit mentah (crude palm oil /CPO) dan batu bara juga akan meningkat.

30 persen.12 persen. Thailand (6. Peranan impor sepuluh golongan barang utama mencapai 67.04 persen. Angka tersebut mengalami defisit sebesar USD9.58 persen menjadi 19. produk industri serta produk pertambangan dan lainnya masing-masing meningkat 34. Dari sisi pertumbuhan.86 miliar atau 15. dan kontribusi ekspor produk pertambangan adalah sebesar 10.71 persen terhadap periode yang sama tahun 2007. Jepang pun masih merupakan negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai USD11.37 persen . tak dipungkiri semenjak terjadinya krisis finansial global.78 miliar. Selain itu. Jerman (3. mesin per pesawat mekanik memberikan peranan terbesar yaitu 17.80 miliar (12.89 persen.22 persen dan dari Uni Eropa 10. Sementara itu.03 persen).77 persen dan 75. Korea Selatan (4. KONDISI IMPOR INDONESIA Keadaan impor di Indonesia tak selamanya dinilai bagus. kendaraan dan bagiannya sebesar 5.40 persen).43 persen.85 persen berasal dari 12 negara utama. ekspor 10 golongan barang tersebut meningkat 27.46 persen. secara year on year mengalami kenaikan sebesar 28. sedangkan kontribusi ekspor produk pertanian adalah sebesar 3.99 persen dan 74. besi dan baja sebesar 8.76 persen dari total impor keseluruhan.80 persen). peranan impor untuk barang konsumsi dan bahan baku/penolong selama Oktober 2008 mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya yaitu masing-masing dari 6. peranan ekspor nonmigas di luar 10 golongan barang pada Januari-Oktober 2008 sebesar 41. dari total nilai impor nonmigas Indonesia selama periode tersebut sebesar USD64. diikuti Amerika Serikat dengan nilai USD10.62 miliar atau 76. Amerika Serikat (7.97 persen). Berikutnya Singapura berperan 11.05 persen).29 persen. Peranan dan perkembangan ekspor nonmigas Indonesia menurut sektor untuk periode Januari-Oktober tahun 2008 dibanding tahun 2007 dapat dilihat pada.53 persen. diikuti Jepang sebesar USD12. yaitu China sebesar USD12.70 persen dari total impor nonmigas dan 50. dan barang dari besi dan baja sebesar 3. Sedangkan peranan impor barang modal meningkat dari 17. Malaysia (4.39 persen. Dilihat dari kontribusinya terhadap ekspor keseluruhan Januari-Oktober 2008. dan Inggris (1. tiga golongan barang berikut diimpor dengan peranan di bawah tiga persen yaitu pupuk sebesar 2.57 persen. 67 miliar (9.16 persen. bahan kimia organik sebesar 5. kondisi ekspor Indonesia semakin menurun.10 persen). dan 21.3 juta atau 0. dan Singapura dengan nilai USD8.65 persen. plastik dan barang dari plastik sebesar 4. 21. sebab menurut golongan penggunaan barang. Sedangkan dilihat dari peranannya terhadap total impor nonmigas Indonesia selama Januari-Oktober 2008.13 persen.10 persen. Sebut saja saat ekspor per September yang sempat mengalami penurunan 2. Prancis (1.20 persen.51 persen).93 persen).52 persen dibanding September 2008. Ekspor produk pertanian.15 persen atau menjadi USD12.43 persen). kontribusi ekspor produk industri adalah sebesar 64.31 persen.98 persen.57 persen). dan kapas sebesar 1.54 persen.67 miliar (11.99 persen.19 persen). Sedangkan impor Indonesia dari ASEAN mencapai 23.22 persen). serealia sebesar 2.23 miliar bila dibandingkan dengan Agustus 2008.persen terhadap total ekspor nonmigas.13 miliar (14.27 persen. Sementara itu.83 persen). diikuti mesin dan peralatan listrik sebesar 15. sementara kontribusi ekspor migas adalah sebesar 22. Namun. Data terakhir menunjukkan bahwa selama Oktober 2008 nilai impor nonmigas Kawasan Berikat (KB/kawasan bebas bea) adalah sebesar USD1.98 persen. Kendati secara keseluruhan kondisi ekspor Indonesia membaik dan meningkat.80 persen.15 persen.65 persen menjadi 5. Australia (4. Taiwan (2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful