tajam.

biz

SOP Budidaya Jamur Merang
Contributed by Endin Friday, 07 January 2011 Last Updated Wednesday, 12 January 2011

Standar Operasional Prosedur Budidaya Jamur Merang PENDAHULUAN

Keberhasilan budidaya jamur merang sangat ditentukan oleh tiga paktor; 1. Media Media yang baik adalah media yang menyediakan sumber makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan jamur merang dan terbebas dari kontaminasi mikro organisme lain yg dapat menggangu pertumbuhan jamur. Untuk membuat media yang baik harus dilakukan dengan secermat mungkin dan penambahan bahan lain sebagai tambahan nutrisi yang dibutuhkan jamur bisa dilakukan dengan pertimbangan bahan mudah didapat dan murah harganya. 2. a. b. c. d. Bibit Bibit yang baik adalah dari strain yang unggul dengan keturunan masih dekat dengan biakan inti. Tidak terkontaminasi. Miselium terlihat kasar dan pertumbuhan merata. Pertumbuhan miselium masih aktif.

3. Cuaca Cuaca mempengaruhi suhu dan kelembaban didalam kumbung, untuk pertumbuhan jamur merang suhu berkisar antara 30 – 36oC dengan kelembaban 90-95 %. Suhu untuk pertumbuhan miselium 33 – 36 oC sedangkan suhu setelah terbentuk primordia (tubuh buah jamur) 30 – 33 oC Usahakan dari ketiga factor tersebut terpenuhi maka jamur akan memberikan hasil yang maksimal, apabila salah satu factor jelek maka jangan harap penghasilan dari budidaya jamur merang memberikan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Untuk membuat bibit bagi petani yang punya kumbung satu atau dua tidak mungkin dilakukan perorangan, lebih baik membeli dari penangkar yang dapat dipercaya karena biaya untuk bibit akan lebih besar dari pada membeli.

BUDIDAYA JAMUR MERANG A. MENBUAT KUMBUNG

Pembuatan kumbung masing-masing petani mempunyai ukuran tetapi secara garis besarnya ukuran kumbung berdasarkan selera, jumlah hasil yang ingin dicapai dan kemampuan dalam menangani perawatan kumbung. Pertimbangan teknik pembuatan kumbung bedasarkan biaya dan kepraktisan (kemudahan perawatan dan pembuatan). Teknik pembuatan memberikan kemudahan dalam kontrol perawatan suhu dan kelembaban dalam kumbung, serta cahaya yang masuk kedalam kumbung. Ukuran pembuatan kumbung berpengaruh pada banyaknya media yang dibutuhkan dan lamanya pasterisasi, pariasi pemakaian dedak dan kapur dalam pengomposan media menentukan ketersediaan nutrisi yang dibutuhkan oleh jamur. Standar teknik pembuatan kumbung tidak ada namun standar umum pembuatan kumbung yang baik adalah : Pemilihan lahan 1. Dekat dengan sumber bahan baku utama (jerami) 2. Dekat dengan sumber air 3. Dekat dengan jalan untuk memudahkan tranfortasi

Ukuran dan bentuk kumbung 1. Ukuran bangunan kumbung panjang 600 cm, Lebar 400 cm dan tinggi 400 cm dengan susunan rak terdiri dari 6 susun, dengan lebar rak 115 – 120 cm, jarak rak pertama dari tanah 70 cm, (lihat ganbar) 2. Setiap rak dalam kumbung diberi reng sebagai penyanggah media tanam dengan jarak antar reng 2 – 3 cm. 3. Jendela i dua buah yaitu di depan dan dibelakang berukuran tinggi 60 cm dan lebar 50 cm, posisi jendela berada 30 cm diatas rak paling atas. 4. Kumbung bagian dalam ini menggunakan plastik sebagai dinding, usahakan pemasangannnya dilakukan dengan rapi, kencang dan tidak ada bagian yang sobek. 5. Jarak bangunan luar dengan bangunan dalam 45 cm, dengan bentuk atap segi tiga, dan bilik atau gedeg sebagai penutup bangunan luar. (Lihat gambar)
http://tajam.biz Powered by Joomla! Generated: 20 January, 2012, 06:31

2012. 8. 7. Bagian samping tumpukan jerami harus terlihat lurus agar suhu didalam komposan bisa merata. Pada hari lima komposan dibalik dan dicampur dengan dedek sebanyak 200 kg. 500 cm. Kebutuhan satu kumbung dalam satu tahun dengan sepuluh kali produksi adalah 12. 170 cm. Paku usuk 10 Kg b. untuk melengkapi kandungan organic mengatur ph media tanam jamur. 5. Ditata diatas tanah dan setiap 10 cm ditaburi kapur secara merata. Jika air dari komposan tidak banyak yang menetes maka kadar air dalam komposan dapat dianggap cukup. Komposan disusun kembali tanpa dipadatkan. Untuk mengetahui kadar air dalam komposan dilakukan dengan cara diperas menggunakan tangan. Sterofom 120 Lembar B. 11. Pengomposan dilakukan sebaiknya seminggu sebelum pengomposan jerami. dedek dan kapur merupakan bahan tambahan yang diperlukan. lebar susunan komposan jangan lebih dari 200 cm dan tinggi 150 cm agar suhu yang dihasilkan tidak terlalu tinggi dan proses permentasi dapat berjalan sempurna. 2. Bahan yang digunakan sebanyak 1200 kg/400 ikat jerami kering. Misalnya selulosa dan lignin yang terdapat pada jerami padi diuraikan oleh mikro organisme menjadi karbohidrat yang dapat dikonsumsi oleh jamur. 7. Bambu 250 Batang Paku a. sehingga pengomposan haruslah dilakukan dengan sebaik mungkin.000 ikat jerami kering. 9. dedek 50 kg dan kapur 5 kg atau secukupnya. Plastik 25 Kg 5. setiap jerami yang jatuh langsung ditaburi dedek dan harus diusahakan agar setiap lembar jerami dapat tercampur dedek secara merata. sertelah itu baru jerami ditata selebar 300 cm serta panjang 400 &ndash. Pada setiap lapisan bundelan setebal kira-kira 30 &ndash. Tumpukan jerami ditutup dengan plastik rapat-rapat kemudian ditutup dengan lembaran yang tidak dapat tembus cahaya. Komposan yang telah diberi kapur disusun dengan ukuran 100 X 80 X 50 cm. sampai semua jerami terendam dan tidak terapung diatas air. Jerami diangkat menggunakan garu lalu dibentuk bundelan. dengan penyusutan bahan baku yang rusak.biz Powered by Joomla! Generated: 20 January. sebelumnya permukaan tanah dasar komposan ditaburi dengan kapur secukupnya. 2. proses ini dikenal dengan istilah fermentasi yaitu peristiwa penguraian bahan-bahan komplek menjadi bahan yang lebih sederhana oleh mikroorganisme. Jerami diuraikan ( diuyab ) dan dicampur dengan dedek. kemudian ditutup plastik rapat-rapat. jerami diinjak-inajak hingga patah dan mampu menyerap air lebih banyak atau sampai mengeluarkan busa. Kapas. 5. Fermentasikan kembali kapas atau ampas tebu selama 3 hari. 6. sehingga air dalam komposan tidak menguap dan kondisi komposan tidak kering. 10. 25 kg kapur. 6. 4. dan 150 kg dedek. Cara pembalikan kompos dimulai dengan menghamparkan lembaran plastik diatas lantai. tumpukan komposan ditutup kembali dengan plastik.. Langkah pertama kapas / ampas tebu direndem sambil diuraikan atau untuk menghancurkan kapas / ampas tebu yang manggumpal. selanjutnya tata kembali seperti semula. Kompos kapas siap untuk dijadikan media lapisan atas Pembuatan kompos jerami 1. http://tajam. 06:31 . Tali tambang 5 Kg 4. Kompos yang baik mampu menyediakan sumber makanan yang cukup bagi pertumbuhan dan perkembangan jamur merang sampai siap dipanen.000 kg/4.tajam. Langkah pertama adalah merendam jerami dalam bak perendaman. Jika komposan terlihat kering lakukan penyiraman menggunakan embrat secukupnya.biz Bahan membuat kumbung 1. Pembuatan lapisan atas kompos kapas / ampas tebu 1. Bahan yang digunakan adalah 200 kg Kapas atau Ampas tebu. komposan dibongkar dengan gancu mulai dari atas dan diletakan diatas hamparan plastik. 3. 3. 40 cm jerami diinjak dan ditaburi kapur secukupnya begitu seterusnya hingga tumpukan media setinggi 160 &ndash. Kompos kapas / ampas tebu dibalik pada hari kelima dengan cara menghamparkan lembaran plastik diatas lantai kemudian komposan dibalik dengan menggunakan garu sambil ditaburi dedek sedikit demi sedikit sampai merata. 2. Jerami Padi yang Berkualitas baik adalah jerami yang kering yang kadar air sekitar 20% dan memiliki warna yang kuning cerah. (tidak ada yang masih berwarna hijau ) Untuk menjamin keberlangsungan produksi yang dilakukan maka penyedian / stok bahan baku jerami harus cukup untuk kebutuhan satu tahun. pembukaan penutup kompos sebaiknya bertahap dengan tujuan untuk mengurangi pengaruh langsung dari lingkungan luar. PEMBUATAN MEDIA Media adalah bahan organik yang telah mengalami pelapukan. Paku reng 3 Kg 3. Basahi kapas atau ampas tebu hingga merata 4.

PEMASANGAN KOMPOS 1. 3. PASTERISASI / STEAM Pasterisasi adalah proses seterilisasi dengan uap air untuk pembersihan media dan kumbung dari kontaminasi mikroorganisme pengganggu lainnya pada suhu 70 ° C minimal 4 jam. Komposan jerami disusun sambil diurai dan tidak dipadatkan agar sirkulasi atau pertukaran udara dapat berjalan dengan baik dengan tinggi guludan 25-40 cm 3. 4. Pilih bibit yang mesiliumnya merata.tajam. F. 6. Sebelum komposan dimasukan dan diletakan diatas rak. Dan pada saat ini perlu dilakukan penyiraman pertama untuk memutus pertumbuhan miselium dan mempercepat pertumbuhan primordia jamur. Kompos kapas / tebu ditebarkan diatas jerami sedikit demi sedikit sampai merata sampai media jwereami tertutup. Selipkan bibit pada kolong rak bagian pinggir (cukup dua lubang tanam tiap ruas). Tutup rapat semua pintu dan jendela kumbung dan dikuatkan dengan paku serta pertahankan suhu berkisar antara 32 &ndash. 5. Apabila dibersihkan dengan air sebaiknya 3 atau 4 hari sebelum media dimasukkan agar lantai kumbung tidak terlalu basah saat penyetiman.30 WIB) maksudnya kondisi bibit tidak stres terkena panas siang. maka bibit ditaburkan lebih banyak supaya potensinya dapat dimaksimalkan. pada bagian pinggir yang berdekatan dengan plastik. Dengan demikian bibit yang ditanam tidak terlalu muda atau kadaluarsa. biasanya mesilium jamur merang didalam kumbung sudah kelihatan berwarna putih seperti sarang laba-laba. E. 2. tidak terlalu tebal ataupun terlalu tipis. penanaman sebaiknya dilakukan sore hari (setelah jam 15. Dilakukan sehari setelah media dimasukkan kedalam kumbung. Penanaman bibit dilakukan sehari setelah pasterisasi. http://tajam. kumbung harus dibersihkan lebih dahulu. 13. 35oC pada masa pertumbuhan miselium. 2. 1. Dibersihkan dengan cara dilap menggunakan karung bekas atau dapat disikat dan dibasuh dengan air sampai semua terlihat bersih dari bekas kotoran sisa jerami. 4. biarkan kumbung dalam keadaan tertutup selama 3 . fermentasikan kembali selama 3 hari.4 hari. 70 log bibit siap tanam. 2. Bibit yang dibutuhkan dalam satu kumbung bervariasi antara 50 &ndash. seandainya penanaman dilakukan pagi hari. dimana suhu didalam kumbung sudah mencapai kisaran 35 36° C. mengikuti panjang rak. PERAWATAN / PEMELIHARAAN Penyiraman Penyiraman pertama Pada usia 4 hari setelah tanam.biz 12.biz Powered by Joomla! Generated: 20 January. Jangan menggunakan bibit yang wadah atau plastiknya rusak atau sobek untuk menghindari kontaminasi. maksudnya agar kelembaban kumbung tetap terjaga selama pertumbuhan miselium jamur. Kompos jerami siap sebagai media lapisan bawah C. tujuannya untuk mengeluarkan gas amoniak yang terbentuk selama pasterisasi. jika lantai kumbung terlihat kering sebaiknya disiram dengan air. Bibit sebaiknya di pesan 15 hari sebelum melakukan penaburan pada tanggal yang sudah direncanakan. Tebarkan bibit secara merata merata keatas media tanam. 7. dengan syarat pada saat dibawa bibit tidak terkena sinar matahari langsung. Kedua. dimulai dari rak yang paling atas kemudian disusul rak dibawahnya. pasokan cahaya lebih memadai sehingga bagian ini memiliki potensi tumbuh lebih tinggi. Ketiga jendela dan pintu kumbung harus dibuka satu jam sebelum penanaman. Bibit yang terkontaminasi sebaiknya tidak digunakan atau jika terpaksa maka penanaman bibit yang terkontaminasi harus dilakukan setelah semua bibit yang baik selesai ditanam. 2012. Lakukan pemeriksaan ulang pada semua media tanam. 3. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penanaman bibit jamur merang : pertama pekerja yang melakukan harus dalam kondisi bersih (sebaiknya mandi terlebih dahulu) dan tangan yang mengerjakan harus dicuci dengan alkohol 70 %. Tahapannya adalah bibit diuraikan didalam kumbung atau tempat steril lainnya. D. Idealnya 1 log / m2 Penaburan bibit. PEMBIBITAN / SPAWNING Pemilihan bibit 1. untuk memastikan bahwa media yang sudah tertanam bibit secara keseluruhan. 06:31 . caranya dengan membuang bibit yang terkontaminasi dan sisa yang masih bagus dapat ditanam. tempat bibit dalam ember yang bersih. hal ini dilakukan untuk memaksimalkan media tanam yang tersedia sehingga jamur yang dihasilkan bisa lebih banyak.

untuk penyiraman pertama pintu langsung ditutup dan jendela biarkan terbuka selama 5 jam untuk membuang kelebihan kelembaban. Lakukan pada kedua jendela utama kumbung yang terletak diatas pintu kumbung. mulai muncul perintisan bakal buah jamur merang. Atau bisa dilihat dari daun jendela bagian dalam yang basah.biz Powered by Joomla! Generated: 20 January. sedangkan jendela biarkan tetap terbuka satu jengkal. Dimana pada waktu pertumbuhan primordia. 5. 2012. media kekeringan dan melakukan penyiraman akan mempengaruhi pertumbuhan. cukup satu jengkal saja yang terbuka. Usahakan jarak penyiraman antara media dengan spayer 40 &ndash.Tangki sprayer . 35oC dengan kelembaban 90 &ndash. http://tajam.biz Alat penyiraman . Saat penyemprotan sprayer jangn terlalu dekat dengan perintisan jamur merang karena dapat mengganggu pertumbuhan jamur bahkan mati. 4. Setelah itu tutup kembali rapat-rapat pintu kumbung. pembukaan pintu dan jendela Buka jendela bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan jamur merang karena adanya pergantian udara didalam kumbung. dengan pengontrolan suhu dan kelembaban setiap hari maka apabila kondisi media dalam keadaan kering dapat pula segera terkontrol dan segera melakukan penyiraman.tajam. Setelah penyiraman media selesai. 2. pintu dan jendela kumbung jangan langsung ditutu biarkan terbuka selama 1 &ndash. dimana pada rak pertama dan kedua dari atas bagian samping / yang berdekatan dengan plastic terlihat adanya tetesan air yang berwarna kecoklatan. Masa-masa kritis ini apabila kita salah dalam melakukan perawatan maka dapat mengurangi hasil penen bahkan gagal panen. Suhu yang dipertahankan pada masa pertumbuhan jamur merang adalah 33 &ndash. Sebaiknya menyiram media dengan air yang ditambahkan dengan gula pasir. Kelebihan kelembaban bias dilihat dengan kasat mata.Ember . Penyiraman pertama kurang lebih 100 lt air jangan terlalu sedikit.00 &ndash. 94% dan introduksikan sinar matahari dengan cara membuka sedikit dinding luar kumbung untuk merangsang pertumbuhan primordia Langkah-langklah penyiraman kedua sama dengan langkah-langkah pada penyiraman pertama.Pompa Langkah-langkah penyiraman 1. 60 menit dan jendela biarkan terbuka dengan lebar pembukaan disesuaikan dengan banyak sedikitnya pertumbuhan primordia dan suhu didalam ruangan serta arah angin. pada bagia dasar atau lantai kumbung juga dapat dilakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban kumbung. Lamgkah-langkah : 1. 50 cm. 6. 10 setelah tanam. 3 hari setelah penyiraman pertama. Buka jendela kumbung dengan mengikatkan tali jendela pada kumbung luar. Satu jam sebelum penyiraman 16. pengontrolan jendela dilakukan dari mulai buka jendela pertama hingga masa panen jamur merang selesai.00 WIB jendela dan tirainya serta pintu kumbung dibuka supaya suhu didalam kumbung menuruh dan tidak mengakibatkan mesilium jamur mati / stress karena perubahan suhu yang drastis saat penyiraman. Persiapkan semua alat-alat untuk penyiraman. juga untuk mengontrol suhu didalam kumbung supaya tidak terlalu panas yang dapat menyebabkan mesilium jamur mati. lipat dan selipkan pada sisi jendala. Pengawasan suhu terutama dilakukan pada tengah hari dan malam hari. Dosis yang biasa dipakai adalah 250 gram untuk 1 tangki sprayer berkapasitas 14 liter. Penyiraman ke dua Pada hari ke 8 &ndash. penyiraman pertama biasanya dilakukan pada pagi hari pada jam 9. usahakan air yang keluar dari sprayer mengembun dan sehalus mungkin. Pada saat inilah masa kritis pertumbuhan jamur merang. Buka jendela dilakukan pada saat mesilium jamur merang didalam kumbung sudah merata dengan indikasi lain jerami yang menggantung dipenuhi dengan putihnya miselia atau sekitar 2 &ndash. biasanya dilakukan jam 12 &ndash. 10. apabila sprayer tidak mengembun dan terlalu dekat dihawatirkan mesilium jamur akan rusak dan mati. Untuk penyiraman seterusnya pintu jangan langsung ditutup biarkan terbuka selama 30 &ndash. Posisi jendela jangan dibuka terlalu lebar. 3. Besar atau kecilnya jendela dibuka tergantung suhu dalam kumbung. Pada saat musim panas atau musim kemarau penyiaraman bisa dilakukan setiap 2 atau 3 hari sekali. Penyiraman dimulai dari rak paling bawah dengan semburan pada sprayer mengembun dan jangn terlalu dekat dengan media. 3. Buka juga tirai plastik jendela kumbung.00 dimana suhu tidak terlalu panas akibat teriknya matahari. Hindari hembusan angin yang langsung masuk. Untuk penyiraman berikutnya dilakukan berdasarkan kondisi media dalam kumbung. karena pada saat-saat tersebut terjadi kenaikkan suhu yang drastis. karena akan menyulitkan perawatan seterusnya. 06:31 . tujuannya adalah untuk mempercepat pertumbuhan miselia. Setelah penyiraman media selesai. 5. saat pengontrolan suhu pada malam hari pertumbuhan jamur merang yang baik dapat terlihat dari banyaknya kabut putih didalam kumbung. 2 jam. 1 malam dimana udara dalam keadaan segar. 4. 2.

Tali rafia .tajam. Untuk dapat memisahkannya kita harus mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri mana jamur yang super dan mana yang BS. Bagian atas jamur sudah menipis dan mulai pecah. Ada dua cara pengemasan buah jamur merang yang biasa dilakukan petani. Pemeliharaan dan pengolahan pada saat penyiraman kedua yang kurang baik. Ciri-ciri jamur yang sudah siap panen adalah berwarna putih. teralu kering ataupun terlalu basah. 3. 4. besarnya maksimal sebesar telor ayam dan minimal sebesar telor puyuh. Masa panen jamur merang biasanya berkisar antara 10 &ndash. 1. bisa terlalu dingin bisa juga terlalu panas. 2. Bersihkan jamur merang dari sisa-sisa kapas dan jerami pada saat setelah panen. 1. Sambil dibersihkan pisahkan jamur merang yang masih bulat (super) dari jamur merang yang sudah mulai kekar (BS). Letakkan dilantai yang bersih dan jangan terkena sinar matahari langsung. 3. Anginanginkan hingga kering. bisa bertahan maksimal dua hari setelah penen.Keranjang plastik . Pemilihan jamur merang yang BS dan yang super dilakukan setelah. PANEN Sepuluh sampai dua belas hari setelah penanaman bibit. Ratakan semua jamur dngan tangan dan jangan sampai ada jamur yang tertumpuk satu sama lainnya. Adapu cici-cirinya sebagai berikut : Ciri-ciri jamur super . Ini biasanya disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya : 1.biz G. tetapi bisa juga dilakukan dua kali dalam satu hari yakni pagi dan sore hari. Setelah kering. biasanya tubuh buah jamur sudah siap dipanen. Sedangkan ciri-ciri jamur BS . apabila untuk perkjalanan jauh gunakan kipas angin untuk mengeringkan jamur merang selama 10 &ndash.biz Powered by Joomla! Generated: 20 January. Jamur masih berbentuk bulat atau bulat telor dan masih utuh dan tidak pecah 2. 15 hari namun ada juga yang mencapai 20 hari masa panen. ada pula yang bagian atasnya sedikit berwarna hitam ini biasanya terjadi bila proses pemanenan telah lama lebih dari 7 hari 3. permukaannya sedikit menonjol. 3. Berwarna putih. Apabila telah lewat dari 15 hari dari masa penanaman bibit jamur merang belum tumbuh. Pasterisasi tidak sempurna. maka sudah dapat dipastikan kegagal panen akan kita alami. 2. bahkan mekar 2. pertama dikemas dalam bentuk segar dan yang kedua dikemas dalam bentuk kering. http://tajam. 06:31 . Waktu panen Biasanya dilakukan pada pagi hari.Air bersih untuk merendam Langkah-langkah : 1. dan tenaga kerja pemanen harus dalam keadaan bersih. usahakan dalam ruangan yang sirkulasi udaranya lancar. Pengontrolan suhu dan kelembaban pada masa mesilium dan pertumbuhan yang kurang baik. Pada masa ini buah jamur dalam stadia kancing (Button Stage). Buah jamur rusak saat proses pemanenan PENANGANAN PASCA PANEN Daya tahan jamur merang sangat singkat. 5. tergantung dari perawatan dan pemeliharaan. Pengolahan bahan baku tidak sempurna. masukkan kedalam keranjang plastik dan padatkan.Kipas angin . kumpulkan semua jamur merang dan bersihkan dari sisa-sisa jerami dan kapas yang masih terbawa saat panen. Pemilihan bibit yang kurang baik. Pemetikan buah jamur merang harus menggunakan tangan. 2012.Daun pisang yang masih basah secukupnya . 1. pisahkan pula tempatnya agar tidak tercampur kembali.Jamur merang baru panen . Bentuk jamur sudah menonjol. 4. Oleh karena itu sangan dibutuhkan pennganan pasca panen yang baik supaya janur merang tidak rusak apalagi untuk pengiriman dengan jarak yang jauh dan membutuihkan waktu yang lama. 15 menit. Pada saat pemetikan usahakan jangan sampai menggangu buah jamur yang masih sangat muda karena dapat mengganggu pertumbuhan bahkan dapat menggagalkan perkembangan selanjutnya. Tujuannya adalah untuk menghindari jamur merang yang mekar (BS) karena dapat menurunkan kwalitas jamur bahkan dapat menurunkan harga jual jamur. Pengemasan dalam bentuk segar Alat dan bahan . Biasanya untuk satu keranjang plastik supermarker dapat memuat 10 Kg jamur merang. Pada bagian atas jamur masih tebal.

3. Petani harus teliti. 2. 10 menit. Pengemasan delam bentuk kering Walaupun tudak sebaik jamur segar. kemudian dikeringkan dibawah sinar matahari.biz Powered by Joomla! Generated: 20 January. yang nantinya dapat digunakan sebagi evaluasi dan acuan pada budidaya jamur merang tahap berikutnya. 6. rendam kemasan jamur merang kedalam air bersih selama 10 &ndash. tenaga kerja dan faktor pendukung lainnya harus benar-benar terpelihara kebersihannya.biz 5. Tutup dengan menggunakan daun pisang yang masih basah. Sebelum dikeringkan jamur merang stadia kancing dibelah secra memanjang. dapat melakukan penyiraman kembali dengan menggunakan air bersih jangan direndam kembali karena dapat merusak jamur merang. 2. http://tajam. Agar berhasil dalam budidaya jamur merang. bahan baku. Setelah kemasan terbentuk dengan rapi. 2012. bahan baku atau media. Mencatat setiap proses kedalam suatu catatan proses budidaya. 15 menit. kita harus bisa mengetahui apa dan bagaimana keinginan jamur merang&rdquo. 7. Jamur siap dibawa atau dipasarkan. 5. beda tempat dan beda kumbung akan beda lagi teknis yang digunakan. jamur merang juga dapat dikemas dalam bentuk kering tanpa menggunakan bahan pengawet. baik rasa maupun bentuknya. Petani sebisa mungkin mengurangi ketergantungan kepada pihak lain. Jangan takut untuk memulai dan memcoba teknis-teknis baru dalam budidaya jamur merang. KIAT-KIAT BERBUDIDAYA JAMUR MERANG 1. tenaga kerja. tekun dan rajin dalam setiap tahapan dalam budidaya jamur merang. &ldquo.tajam. 4. Selama proses pengeringan hinga selesai jamur merang akan kehilangan berat 10% dari berat basahnya. pemasaran serta penyediaan modal. Pengeringan juga dapat dilakukan dengan udara panas atau menggunakan oven pada suhu 40oC yang kemudian dinaikkan perlahan-lahan sampai suhu 45oC dalam waktu 8 jam. Untuk perjalanan jauh apabila jamur merang dalam kemasan sudah mengeluarkan uap panas. Kumbung. Karena dalam budidaya jamur merang beda wilayah. mulai dari bibit. 06:31 . Angkat dan tiriskan selama 5 &ndash. lalu diikat dengan menggunakan tali plastik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful