MATERI KULIAH

METODE PENELITIAN BISNIS
Oleh :

DR. J. Soenarmo M.Ed, MM Mas Bambang Purnomo Sigit, SH, MM

PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN JURUSAN PEMASARAN DAN SUMBERDAYA MANUSIA STIE TRI ANANDRA 2003

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial

1

METODE PENELITIAN BISNIS/SOSIAL PROGRAM PASCA SARJANA STIE TRI ANANDRA
A. Mata kuliah ini bertujuan untuk mengkaji
1. Proses dasar penentuan suatu kebijakan bisnis. Pembahasan dalam perkulihaan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi faktor-faktor, dalam penetapan kebijakan bisnis yang mengandung resiko cukup tinggi. 2. Memahami beberapa alternatif, pendekatan dan model penetapan kebijakan bisnis yang dianut suatu perusahaan sehingga para praktisi bisnis mampu melakukan studi komparatif terhadap kebijakan bisnia 3. metode penelitian yang akan dibahas adalah metode kuantitatif dengan polam pikir “logiko, hipotetiko, verifikatif” dengan masalah yang jelas, ada hipotesis, diuji dengan statistik. 4. Untuk mampu memahami kuliah ini dengan jelas maka perlu pemahaman tentang : berbagai jenis metode penelitian, rumusan masalah, paradigma penelitian, teori, rumusan hipotesis, populasi, sampel, instrumen, pengujian validitas dan reliabilitas, metode pengumpulan data, teknik analisis dan pembuatan pelaporan. B. Tujuan Instruksional Umum : Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kembali tentang beberapa teori/konsep dan pengertian tentang metode Penelitian Bisnis/Sosial C. Tujuan Instruksional Khusus: 1. Mahasiswa dapat memahami teori-teori/konsep dasar Metodr logi penelitian, sehingga mampu untuk menyusun suatu penetapan kebijakan, menerapkam, menganalisa dan mengevaluasi kebijakan bisnis tersebut dalam penyelenggaraan bisnias.

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial

2

No 1

2

3 4

5 6

6

Mata kuliah : 3 SKS Kode MK : Semester : III Dosen : DR. J. Soenarmo. Waktu Tatap Muka : 150 menit TATAP POKOK BAHASAN MATERI METODE BAHAN/ MUKA KE ALAT I dan II Konsep Dasar ♦ Pengertian ♦ Ceramah ♦ Alat penelitian Bisnis/Sosial ♦ Jenis Tulis ♦ Diskusi ♦ OHP ♦ Proses IIIdan IV Masalah, variabel ♦ Masalah dan Variabel ♦ Ceramah ♦ Alat ,Paradigma penelitian, Tulis ♦ Paradigma ♦ Diskusi teori dan hipotesis ♦ OHP ♦ Landasan teori ♦ Pengajuan Hipotesis V Dan VI Eksperimen, Populasi ♦ Penelitian eksperimen ♦ Ceramah ♦ Atk dan sampel ♦ Populasi dan sampel ♦ Diskusi ♦ OHP VII dan VIII Skala pengukuran, ♦ Macam2 skala ♦ Ceramah ♦ Alat Pengumpulan data Diskusi Tulis ♦ Instrumen OHP ♦ Validitas dan reliabilitas IX dan X Teknik Analisis data ♦ Teknik Analisis data dan ♦ Ceramah ♦ Alat dan pengujian hipotesis pengujian hipotesis ♦ Diskusi ♦ OHP XI dan XII Penyusunan judul  Penyusunan judul ♦ Ceramah ♦ Alat ,rancangan dan Tulis  rancangan ♦ Diskusi pelaporan ♦ OHP  pelaporan XIII dan Seminar ♦ ♦ ♦

RENCANA MATERI PERKULIHAAN METODE PENELITIAN BISNIS/SOSIAL : Metode penelitian Bisnis Kredit

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial

3

Houghton Mifflin Company.. 7. Moorhead. Sugiyono. Research Methods for Business. Hunsberger Crof. Young Pauline. Emory. Inc. Richard D. Rossi. Bevedy Hills. Irwin Inc. 1973. 10. Bandung. Sutrisno Hadi. Methode for Policy Research. Uma Sekaran. 1986. Wright. London. 1998 2. Griffen. Jilid 1. Statistical Inference for Management and Economic. Ande4son. et all. 2. Rinehart and Winston. Pengantar Bisnis. Metode penelitian Bisnis. Academic Press. Penerbit Alfabet. sage Publication. 4. Scientific Social Survey and Research. 8. 1985 . 11. UGM. Organizational Behaviour. Lowa State University. Handbook of Survey Research. Prentice Hall of India Private limited. Ann Majchrzak. 2002 9. Kidder Louise. 1984. Quantitative Studies instrumen Social RelatioAs. 1986. 5. Southern illinois University at Carbondale. Research Methods instrumen Social Relation. 1982. Business Research Methods. Alfabeta. Holt. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 4 . 1980. Almal-Buchad. 1981.10 XIV XV UAS REFERENSI : 1. Bandung. 1984. 3. 6. Metodologi Research.

Valid. berarti kegiatan penelitian ini didasarkan pada ciri ciri keilmuan. Data. A. Empiris. Obyektivitas. mempunyai kriteria valid. sehingga orang lainpun bisa melakukan pula.METODE PENELITIAN BISNIS/SOSIAL. 2. prosesnya tertentu. Yaitu (a) rasional (b) empiris (c) sistematis. Cara Ilmiah. langkahnya logis. kesepakatan antar banyak orang terhadap suatu obyek yang sama. Rasional masuk akal secara nalar oleh manusia. a. data hasil penelitian adalah data empiris (teramati). c. Untuk mendapatkan data yang valid maka perlu adanya pengujian (a) reliabilitas dan (b) obyektivitas. PENGERTIAN Metode Penelitian adalah (1) cara ilmiah untuk mendapatkan (2) data dengan (3) tujuan dengan (4) kegunaan) tertentu 1. adalah konsistensi atau keajegan data dalam waktu interval tertentu. adalah penunjukan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya yang terjadi pada obyek penelitian. b. b. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 5 . a. reliabilitas. cara2 yang dilakukan dapat diamati oleh manusia. Sistematis.

Memecahkan. Metode penelitian Bisnis/Sosial dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang validdengan tujuan dapat ditemukan. a. 4. Kegunaan tertentu. Data yang diperoileh memang betul2 sebelumnya belum ada atau belum pernah diketahui. Pengembangan. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 6 . data untuk melengkapi atau memperdalam pengetahuan yang telah ada. berarti meminimalkan atau menghilangkan masalah. dan dikembangkan suatu pengetahuan sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami. data dan informasi tersebut digunakan untuk (a) memahami. berarti mengupayakan agar masalah tidak terjadi Kesimpulan. Pembuktian. (b) memecahkan dan (c) mengantisipasi masalah. c. c.3. b. a. memecahkan dan mengantisdipasi dalam bidang Bisnis/Sosial. memahami. Penemuan. data yang diperoleh dipergunakan untuk pembuktian terhadap informasi atau pengetahuan yang ada. dibuktikan. Tujuan suatu penelitian yaitu yang berifat (a) penemuan (b) pembuktian (c) pengembangan. b. memahami atau memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya menjadi tahu. Mengantisipasi.

Murni a. Penelitian akademik. Evaluasi h. Asosiatif c. Sejarah Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 7 . Penelitian kebijakan. d. analias sesuai keperluan. Survey a. b. Komparatif b. Jenis2 penelitian antara lain dapat dikelompokkan (kelompok ke II) sbb : Tujuan Metode Tingkat Eksplanasi Analisis dan Data a. tesis dan disertasi. Eksperimen c. peneliti dll) variabel lengkap. Gabungan. a. Kualitatif c. Terapan b. suatu penelitian edukatif dengan basic cara betul. Jenis2 penelitian antara lain dapat dikelompokkan (kelompok ke I) sbb (a) penelitian akademik (b) Penelitian profesional /pengembangan ilmu (c) penelitian institusional atau kebijakan atau pengambilan keputusan. Untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan pengembangan lembaga. (Dosen. variabel lengkap. Penelitian profesional. reliable c. variabel dan sistem analisa terbatas pula misal : skripsi. Ex Post Facto b. Kuantitatif b. JENIS JENIS PENELITIAN 1. valid. analisis sesuai dengan keperluan. Naturalistik e. C. Action Research g. dengan penekanan validitas eksternal. Policy research f. tujuannya mendapatkan pengetahuan baru. Deskriptif a.B.

data ordinal jarak tidak sama b. bagikan kertas. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 8 . c.2 Kontinum 2. b.1 Diskrit 2. 1. Data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata atau kalimat. Data kuantitatif data yang benbentuk angka’ 3.2. Ordinal 2. E. Ratio 1. ordinal interval dan ratio. Data kontinum adalah data yang bervariasi menurut tingkatan terdiri a. d.2. a.3. . Kuantitatif 2. Macam 2 Data Penelitian.D. Data ratio mutlak 0 sampai tak terhingga. Data diskrit adalah yang dapat digolongkan secara terpisah misal jumlah mahasiswa 50 orang terdiri atas 30 orang laki2 dan 20 orang perempuan.1. 2.2.2. c. Data diperoleh dari instrumen yang menggunakan skala nominal.data interval walaupun mulai negatif tetap punya nilai. Kualitatif Macam2 data 2. Ruang Lingkup penelitian Bisnis/Sosial. Interval 2. 4. Tuliskan ruang lingkup penelitian apa saja Dsikusikan Kelompokkan.

b. e. Penelitian Bisnis/Sosial yang baik (menurut Emori 1985) a. Setiap kesimpulan harus didukung data. d. c. Prosedur penelitian harus duijabarkan secara rinci. Hasil penelitian harus dapat dipercaya Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 9 . g.F. Analisis fdata harus tepat. Masalah dan tujuan penelitian harus dirumuskan dengan baik. f.) Peneliti harus membuat laporan lengkap. Prosedur dalam rancangan penelitian (pproposal harus jelas dan teliti.

a. tetapi belum tentu bagi orang lain. A. Cara b. Masalah salah pemecahan salah c. Cara pemecahan salah 2.II. Masalah • Masalah yaitu penyimpangan antara yang seharusnya dengan apa yang benar2 terjadi. Masalah benar. Sumber masalah. Masalah Benar pemecahan benar c. 1. antara lain mencakup: Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 10 . Hubungan antara ketepatan memilih masalah dan cara pemecahannya. Masalah dan cara pemecahannya Suatu penelitian dilakukan guna mendapatkan suatu data dalam rangka memecahkan masalah. Masalah salah b. Variabel dan Paradigma Penelitian. Cara d.(Stonner 1982 :257) • Masalah yaitu suatu keadaan atau kondisi yang tidak menyenangkan bagi seseorang. Ketepatan Ketepatan cara pemecahan masalah a.jadi semua penelitian selalu berangkat dari masalah? Untuk itu ketepatan pemilihan masalah yang betul2 masalah berarti sudah menyelesaikan 50 % kegiatan penelitian. Cara pemecahan benar d. Masalah.

teknologi dll) b. Masalah harus jelas.a. a. b. Ada pwengaduan d. atau alternatif secara implisit mengandung pertanyaan. Masalah harus feasible (daana.l sbb: 4.) b. Terdapat penyimpangan antara apa yang telah direncanakan dengan kenyataan. (4) Seberapa tringgi efektivitas. Permasalahan deskriptif. yaitu hubungan antara dua variabel atau lebih a. (2) seberapa baik interaksi Mahasiswa STIE dengan lingkungannya. terdapat penyimpangan antara pengalaman dengan kenyataan. …… (5) seberapa tinggi motivasi belajar …. (3) Bagaimana sikap …. dll. Permasalahan komparatif. waktu. suatu pertanyaan terhadap variabel mandiri baiuk satu atau lebih (Contoh : (1) seberapa tinggi produktivitas belajar mahasiswa STIE. yaitu penelitian yang membandingkan satu variabel dengan variabel lainnya ( misal : (1) Seberapa perbedaan produksivitas kerja mahasiswa STIE Lido dengan STIE Cipanas) dll. Ada kompetisi 3. Rumusan masalah yang baik. e.. c. c. (persepsi sama) c. Permasalahan asosiatif. a. Bentuk bentuk masalah penelitian. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 11 . Masalah harus significant( memberi kontribusi terhadap ilmu dan manusia) d. Dinyatakan dalam kalimat tanya. Masalah harus bersifat etis.

persepsi. 2). hubungan saling mempengaruhi tetapi tidak tahu mana yang dependent dan independent ( Misal hubungan antara motivasi dan prestasi belajar mahasiswa STIE) B.  Variabel penelitian. hubungan dua variabel yang munculnya sama misal apakah ada hubungan antara radio diperdesaan dengan perkembangan jumlah ayam dan kambing.1). yaitu hubungan sebab akibat ydisini ada variabel dependent dan independent (misal Seberapa besar pengarus sistem hnorarium terhadap prestasi kerja) 3). Hubungan kasual. 1982)  Variabel adalah konstruk atau sifat yang akan dipelajari (Kerlinger 1971)  Dinamakan variabel karena ada variasinya ( berat badan. Hubungan interaktif/resiprocal/timbal balik. Variabel moderator (mempengaruhi variabel bebas dan terikat) Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 12 . Variabel penelitian adalah sesuatu hal yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga memperoleh informasi tentang hal tersebut  Variabel penelitian adalah atribut seseorang atau obyek yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya (Hatch dan Farhadi. motivasi. Hubungan simetris. Variabel independent (Bebas) b. dl Macam2 variabel antara laian: a. 1981)  Variabel penelitian adalah atribut keilmuan atau kegiatan tertentu yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya (Stoner. Variabel dependent (terikat) c.

d. 1. Variabel intervening (tidak bisa diamati) e. a. Beberapa Paradigma atau model penelitian kuantitatif. Jumlah rumusan masalah (deskriptrif dan asosiatif) Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 13 . Paradigma sederhana. Pola hubungan inilah yang selanjutnya disebut dengan paradigma penelitian. Sehingga Paradigma Penelitian adalah pola pikir yang menunjukkan hubungan antara variabel yang diteliti. yang sekaligus mencerminkan jenis dan (1) jumlah rumusan masalah yang perlu dijawab dalam penelitian (2) teori yang digunakan untuk merumuskan hipotesis. sehingga seorang peneliti dapat fokus atas penelitian yang dilakukan. Paradigma penelitian. (4) dan teknis analiasis statistik yang digunakan. X= variabel independent Y= Variabel dependent 1). (3) jenis dan jumlah hipotesis. dan hubunhgan gejala sebab akibat. perlu dilandasi suatu asumsi bahwa suatu gejala itu dapat diklasifikasikan. paradigma ini menggunakan satu variabel dependent dan satu variabel independent. Variabel kontrol C. Suatu penelitian yang ilmiah.

X1 X2 X3 Y X1 = Kualitas bahan baku X2 = Kualitas pengerjaan X3 = Kualitas barang yang dihasilkan Y = Kepuasan pembeli. X1. Hipotesis yang dirumuskan 4).2). menunjukkan hubungan antara satu variabel independent dengan satu variabel dependent secara berurutan. b. Paradigma ganda dengan dua variabel independent ( 3 rumusan deskriptif dan 4 rumusan assosiatif) dengan analisa tiga korelasi ganda dan satu korelasi ganda. Teori yang digunakan 3). Teknik analisis data. = Variabel independent X2 = Variabel independent Y= variabel Dependent Adanya hubungan Y X2 searah Adanya hubungan timbal balik X1 Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 14 . Paradigma sederhana berurutan. c.

Paradigma ganda dengan dua variabel dependent dan independent Y1 X1 X2 Y2 Keterangan: X1 = Partisipasi masyarakat X2 = MBS Y1 = Partisipasi murid Y2 = kepuasan Guru g. Paradigma ganda dengan dua variabel dependent f. Paradigma jalur X1 X3 Y X2 Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 15 .d. Paradigma ganda dengan tiga variabel independent e.

I. dan uraian yang lengkap dan mendalam dari berbagai referensi. Deskripsi teori yaitu suatu uraian secara sistematis tentang teori (bukan sekedar pendapat para pakar) dan hasil penelitian yang relevan dan terkait dengan variabel yang diteliti. definisi. melalui pendifinisian. Deskripsi teori. dan Pengajuan Hipotesis. Landasan Teori.  Teori adalah alur logika atau penalaran yang merupakan seperanmgkat konsep. Adapun langkah deskripsi teori adalah sbb: o Tetapkan variabel  Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 16 . proposisi yang disusun secara sistematis. o Fungsi meramalkan atau prediksi atau pemamdu untuk menemukan fakta untuk menyusun hipotesis dan instrumen penelitian. o Fungsi pengendalian atau kontrol digunakan untuk mencandra atau membahas hasil penelitian selanjutnya digunakan untuk memberikan saran dalam upaya pemecahan masalah. o Fungsi Menjelaskan dab mempertajam ruang lingkup variabel yang diteliti. Setelah langkah pertama yaitu perumusan masalah maka langkah berikutnya adalah mencari teori-teori. konsep konsep dan generalisasi suatu hasil penelitian yang dapat digunakan sebagai landasan teoritis untuk suatu penelitian. dan mempunyai tiga unsur yaitu (1) menjelaskan (2) meramalkan (3) pengendalian. A.

kerangka berpikir  Kerangka berpikir adalah suatu model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan faktor yang telah diindetifikasikan sebagai masalah yang penting.o o o o o Cari sumber sumber bacaan Lihat daftar isi setiap buku Cvari definisi setiap variabel Baca seluruh isi topik Deskripsikan teori menjadi definisi konseptual B. Adapun urutan untuk membuat kerangka berpikir yang baik adalah sbb: o o o o o o Menetapkan variabel Membaca buku dan hasil penelitian Deskripsi teori dan hasil penelitian Analisis kritis terhadap teori dan hasil penelitian Analisis komparatif terhadap teori dan hasil penelitian. Sysntesa dan kesimpulan C. Hipotesis. Kemudian disyntesaikan tentang hubungan variabel yang telah dideskripsikan dan selanjutnya digunakan untuk merumuskan hipotesis. Serta menjelaskan secara teoritis pertautan antar variabel yang akan diteliti. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 17 .

tetapi tidak semua penelitian perlu hipotesis. Hipotesis kerja yaitu hipotesis yang disusun berdasar teori yang ada berupas jawaban sementara yang akan diuji dan dinyatakan dalam kalimat positif Hipotesisi Nol adalah lawan dari hipotesis kerja karena ada keraguan dalam kebenaran teori yang ada dinyatakan dalam kalimat negatif Bentuk bentuk hipotesis dalam penelitian sangat terkait dengan rumusan masalah penelitian antara lain sebagai berikut: a. berdasarkan teori yang relevan bukan kenyataan empiris dilapangan. Sebagai contoh sbb:   Rumusan Masalah Deskriptif Seberapa tinggi semangat belajar mahasiswa STIE Lido? Hipotesis Deskriptif. jadi hipotesis bukan jawaban empirik dan perlu untuk dibuktikan. Semangat belajar mahasiswa STIE Lido paling sedikit 75 % sdari kriteria ideal yang telah ditetapkan.     Hipotesis Penelitian adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian. sebagi contoh penelitian eksploratif atau deskriptif kadang2 tidak perlu hipotesis. Hipotesis Statistik digunakan apabila penelitian menggunakan sampel dari suatu pipilasi.Hipotesis adalah langkah lanjutan dalam penelitian. Hipotesis deskriptif. yang disusn dalam kalimat pertanyaan. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 18 . merupakan jawaban sementara terhadap masalah deskriptif.

Ada perbedaan Semangat belajar mahasiswa STIE Lido dengan STIE Cipanas . Hiopotesis statistik (hanya ada bila berdasarkan data sampel) yang dirumuskan sbb: a. Ho : µ Ha : : µ 1 = µ 2 1 ≠ µ 2 µ = rata2 (populasi) semangat belajar Mahasiswa c. Ada perbedaan nyata antara Semangat belajar mahasiswa STIE Lido dengan berat badan . Hipotesis komparatif merupakan jawaban sementara terhadap masalah komparatif biasanya varaibel berbeda sampel sama atau sampael berbeda dan variabel sama dan dirumuskan sbb:    Rumusan Masalah komparatif apakah ada perbedaan semangat belajar mahasiswa STIE Lido dan mahasiswa STIE Cipanas? Hipotesis Komparatif. Hipotesis asosiatif adalah jawaban sementara terhadap rumusan asosiatif dan dirumuskan sbb:   Rumusan Masalah asosiatif apakah ada perbedaan antara semangat belajar mahasiswa STIE Lido dengan berat badan mahasiswa? Hipotesis Komparatif. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 19 . Ho : ρ = 75% ρ = Hipotesis yang berbentuk prosentase Ha : : ρ ≠ 75% b. Hiopotesis statistik (hanya ada bila berdasarkan data sampel) yang dirumuskan sbb: a.

Identifikasi masalah b. Tugas Perorangan dan materi Diskusi: 1. berarti ada hubungan ρ = nilai korelasi daklam formulasi yang di Hipotesiskan Karakteristik hipotesis yang baik: a. b. Perbaiki judul rencana penelitian saudara. Merupakan dugaan terhadap keadaan variabel mandiri. Perumusan Masalah d. Siapkan kerangka berpikir. Pembatasan masalah c. Mulai pergi ke Perpustakaan cari teori yang relevan 6. dan merupakan dugaan tentang hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 7. sehingga tidak menimbulkan berbagai penafsiran. Hiopotesis statistik (hanya ada bila berdasarkan data sampel) yang dirumuskan sbb: a. Dinyataklan dalam kalimat yang jelas. 2. perbandingan keadaan variabel pada berbagai sampel. Tetapkan variabelnya 4. Dapat diuji dengan data yang dikumpulkan dengan metode2 ilmiah. Tetapkan Hipotesis 20 . berarti tidak ada hubungan ≠ 0. 5. Model Masalah (Konstelasi masalah) 3. Paradigma penelitian apa yang akan Saudara gunakan. Ho : ρ = 0 Ha : : ρ ≠ 0 = 0. c. Tetapkan apa masalahnya secara benar (dua saja) a.

Rancangan Gambaran Umumkan Uji Tambahan 10.KERANGKA UMUM PENELITIAN. Alat 3. Ubahan Susun 4. Data 21 . Laporan Simpulkan Tulis 9. MA Baca 2. Hasil Tafsirkan Metode Penelitian Bisnis/ Sosial Tentukan 6. T & K Jelaskan Ramal Baca Telaah 1. HI Telaah Identifikasi Klasifikasi 5. Penemuan 8. Sampel Perubahan Pengumpulan Susun Analisis 7.

secara singkat dapat digambarkan sebagai berikut: One Shoot case Study Pre Eksperimental One Group Pre –Post Test Intec Group Comparison True Eksperimental Macam2 Design Eksperiment Post test only control design Pree Test Control Group Design Faktorial Eksperimental Time series Design Quasi Eksperimental Nonequivalent Control Group Design Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 22 . yang mempunyai ciri khas tersendiri yaitu adanya kontrol.METODE PENELITIAN EKSPERIMENT Setelah saudara mengetahui apa penelitian kuantitatif dan kualitatif maka sakah satu bagian terpenting dari metode kuantitatif adalah metode eksperimen.

 sampel tidak dipilih secara random  Variabel luar tidak dikontrol a. (eksperiment sungguh2) Eksperiment sungguh2 karena  masih terdapat variabel luar yang mempengaruhi terhadap terbentuknya variabel dependent. Paradigma penelitian ini dapat dibaca sebagai berikut : terdapat suatu kelompok diberi treatment/perlakuan dan selanjutnya diobservasi hasilnya yang dapat digambarkan sbb: X= treatment yang diberikan O= Observasi Independent (Bebas) Dependent (terikat) Misal : Pengaruh Pendidikan Propgram SI/S2 STIE (X) terhadap prestasi kerjanya (Y) ( Ada sekelompok pegawai yang dididik Strata SI/S2. kemudian setelah selesai dan bekerja beberapa bulan kemudian diukur prestasi kerjanya.  disamping itu tidak ada variabel kontrol. Pre Experimental Design. sehingga hasil eksperiment bukan saja dipengaruhi variabel bebas (Independent) saja . Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 23 . One Shot case Study.1.

O1 = Observasise X= treatment yang diberikan O2 = Observasi setelah pendidika n belum pendidikan Pree test Independent (Bebas) Dependent (terikat) c. Dalam penelitian ini caranya dalam satu kelompok misal kelas dibagi 2 group yaitu group 1 diberikan perlakuan dan group 2 sebagai kontrol atau tidak diberi perlakuan O1 = Observasi.b. sehingga hasil lebih akurat karena kita tahu berapa prestasi kerja sebelum mengikuti pendidikan SI/S2. One Group Pre –Post Test Perbedaan dengan Pola a adalah dalam design ini ada pree test. Intac group Comparison. yang diberi treatment X= treatment ½ diberi dan ½ tidak O2 = Observasi yang tidak diberi Independent (Bebas) treatment Dependent (terikat) Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 24 .

kalau ada perbedaan significant maka perlakuan yang diberikan berpengaruh secara significant: X =Treatment O2 R1 O1 R2 O3 Hasil seharusnya beda b. Dengan ciri2 sbb:  Semua sampel dipilih secara random atau acak dari populasi tertentu. True experimental Design (Eksperimen yang betul2) Dalam penelitian ini semua variabel luar yang mempengaruhi dikontrol sehingga validitas internal dapat dijaga tinggi. Pree Test Control Group Design Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 25 . kemuadian hasilnya dilihat dan dianalisa dengan t test kemudian dibandingkan .2. Dalam suatu populasi dipilih secara random yang dibagi dalam dua kelompok. kelompok satu diberi perlakuan dfan kelompok kedua sebagai kontrol.  Semua variabel luar dikontrol a. Post Test Control Design.

Dalam suatu populasi dipilih secara random yang dibagi dalam dua kelompok, kelompok satu diberi perlakuan dan kelompok kedua juga diberi perlakuan sama, kemudian hasilnya dilihat dan dianalisa dengan t test kemudian dibandingkan , Hasilnya harus tidak ada beda nyata, kalau ada berarti eksperiment salah.
X =Treatment O2 R1 O1 R2 Hasil harus sama O3

3, Faktorial Design Merupakan modifikasi dari true eksperimental karena adanya variabel moderator yang mempengaruhi perlakuan variabel bebas terhadap hasil variabel terikat Caranya sebagai beriikut :  4 Kelompok penelitian dipilih dari populasi secara random (01, 02, 03, 04)  variabel moderator kemudian ditetapkan misalnya jenis kelamin.(Y1 dan Y2)  Sehingga didapat 2 kelompok laki2 dan dua kelompok perempuan  Kemudian kelompok 01, dan 03, diberi treatmen yang sama, demikian pula untuk 02, dan 04 diberi treatmen yang sama pula  Hasilnya kemudian dianalisa dan dibandingkan

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial

26

Keterangan “
RO1 Y1O5

RO2

Y1O6

RO3

Y2O7

Y1 = Laki2 Y2 = perempuan R = Random O = Observasi T Treatment

RO4

Y2O8

Misal : pengaruh metode pembelajaran di STIE terhadap prestasi mahasiswa dibedakan berdasarkan jenis kelamis: Hasil analisa: a. pengaruh metode pembelajaran di STIE terhadap prestasi mahasiswa laki2 hasilnya sbb (O5 - O1 ) – (O6 - O2 ) b. pengaruh metode pembelajaran di STIE terhadap prestasi mahasiswa perempuan hasilnya sbb (O7 - O3 ) – (O8 - O4 ) c. bila hasil berbeda antara a dan b maka pengaruh perbedaan ini bukan metode pembelajarannya tetapi variabel moderatornya (laki2 dan perempuan) mempunyai kemampuan pwenyerapan yang berbeda, Metode lainnya apabila tertarik bisa saya ajarkan khusus POPULASI DAN SAMPEL A. Populasi

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial

27

Populasi adalah wilayah generilisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karasteristuik tertentuyang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. B. Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karasteristuik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Mengapa peneliti harus menggunakan sampel: 1. 2. 3. 4. peneliti tidak mungkin meneliti semua yang ada dalam populasi. keterbatasan dana keterbatasan waktu keterbatasan tenaga

pengambilan sampel harus representatif (mewakili) dan benar dari suatu populasi, bila salah akan menimbulkan interpretasi yang berbeda yterhadap suatu masalah yang sama. C. teknik Sampling.

Adalah teknik pengambilan sample yang digunakan dalam suatu penelitian yang dapat Teknik Sampling digambarkan sebagai berikut:

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial

28

Sampling sistematis ( Misal suatu daearh ada 1000 orang maka orang tsb diberi no lalu diambil secara sistematis 1 10 20 dst) 2.Probability sampling (memberikan peluang yang sama) Non Probability sampling (tidak memberikan peluang yang sama) 1. kuota anggota DPR perempuan 30 %) 3. Menentukan jumlah sampel Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 29 . 1. Singgle random sampling (diambil secara acak tanpa memperhatikan strata) 2. Snow boll sampling (jumlah sampel kecil lalu membesar sesuai deret ukur) D. 5. Disproprortionate stratified random sampling (Populasi berstata tapi kurang proporsional tetapi sampel dari strata kecilpun harus tetap ada) 4. Area (cluster) sampling atau sampling menurut daerah(untuk suatu wilayah yang luas misal dari 32 propinsi hanya diambil 10 propinsi dst. Sampling kuota (sampel dtetapkan sebelumnya dari karasteristik ttt. Proprotionate Stratified Random sampling (populasi tidak homogen dan berstrata beda sampel diambil berdasarkan % strata) 3. sampling aksidental (penentuan sampel secara aksidental yang ditemuai saat itu dan dipandang cocok) 4. Sampling jenuh ( semua anggota populasi digunakan sebagai sampel 6. Purposive sampling (penetapan sampling dengan pertimbangan tertentu misal penetian parfum sampelnya perempuan.

Jumlah sampel sam dengan jumlah populasi misal sampel 100 semua dijadikan responden/sampel b.a.d = 0.N.05 N = jumlah populasi P = Q = 0.Q S= D 2 (N-1) + λ2 P Q Menentukan Populasi Menentukan sampel ?? SKALA PENGUKURAN. Jumlah sampel berdasarkan Isaac dan Michael untuk tingkat kesalahan 1.5 Λ = dk = 1 taraf kesalahan ? Y1 = λ2 .P. 5 dan 10 % adalah sebagai berikut: Lihat tabel atau hitung? S = sampel . Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 30 .

contoh: (1) a. Skala Guttman digunakan untuk mendapat jawaban yang tegas terhadap suatu masalah jawabannya hanya 2. indikator dijabarkan dalam item item pernyataan atau pertanyaan. pendapat. Jumlah instrumen harus sama dengan variabel yang dibuat. e. A. e. b. dan persepsi perorangan atau kelompok orang tentang fenomena Bisnis/Sosial. Skala Osgood. 1.= salah (2) a = setuju b tidak setuju dll 3. Gradasi jawaban dari sangat positif sampai sangat negatif sebagai contoh sbb: a. Macam2 skala pengukuran. b. d. c. c. Sangat baik sekali 5 Baik sekali 4 Baik 3 Tidak baik 2 Tidak baik sekali 1 5 4 3 2 1 2. Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap. =benar b.Dalam penelitian kuantitatif maka peneliti akan menggunakan Instrumen sedangkan dalam penelitian kuantuitatif peneliti digunakan sebagai instrumen karena menggunakan key instrument. Variabel dijabarkan menjadi indikator. digunakan untuk mengukur sikap dan bentuknya check list dari sangat positif sampai sangat negatif sebagai contoh Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 31 . instrumen sudah ada yang baku sedang yang dibuat oleh peneliti harus diuji dahulu validitas dan reliabilitasnya. d. Setuju Ragu ragu Tidak setuju Sangat tidak setuju a. Sangat setuju.

Rating Scale. dikuantitaifkan ) 4 4 4 4 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 4. bagaimana persepsi saudara sebelum dan sesudah pelatihan dalam bidang Pengetahuan sebelum Mata pelajaran Pengetahuan sesudah mengikuti Diklat mengikuti Diklat 0 1 2 3 MPS 0 1 2 3 0 1 2 3 Manajemen Quantitative 0 1 2 3 0 1 2 3 Ekonomi Makro 0 1 2 3 0 1 2 3 Ekonomi Mikro 0 1 2 3 B. Instrumen penelitian Instrumen pada saat ini ada yang sudah siap digunakan oleh peneliti yang dikembangkan oleh orang lain dan ada instrumen yang dikembangkan oleh peneliti Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 32 .Penilaian gaya kepemimpinan Bersahabat 5 Tepat janji 5 Demokratis 5 Memberikan kepercayaan 5 (Ketiga pola diatas dari data kualitatif. adalah data mentah yang diperoleh dengan angka kemudian ditafsirkan menjadi kualitatif sebagai contoh Mohon dijawab sesuai dengan nurani Saudara.

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 33 .sendiri dibawah ini adalah salah satu contoh sebuah instrumen yang dikembangkan oleh seorang peneliti: Kisi2 variabel Efektivitas Kerja Pelaksanaan MBL Variabel Effektivita s 1 kerja A Pelaksana an MBL Indikator Hubungan dan interaksi dalam kelompok Direksi dengan Staf Pernyataan 1 Saya berpendapat bahwa seluruh anggota Direksi suka berinteraksi antar anggota Direksi Penilaian a Sangat setuju sekali b c d e Sangat setuju Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju 2 Beberapa anggota Direksi yang tidak a Sangat setuju sekali sukai. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur. mereka tidak suka berinteraksi dengan b Sangat setuju anggota lainnya c Setuju d Kurang Setuju e Tidak Setuju 3 Anggota Direksi yang saya sukai a senang menjalin persahabatan dan berinterak b si dengan anggota Direksi lainnya c d e Sangat setuju sekali Sangat setuju Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN VALIDITAS INSTRUMEN : Alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data itu valid .

SKEMA TENTANG INSTRUMEN DAN CARA CARA PENGUJIAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS . pd waktu beda Equivalent Gabungan Internal konsistensi Diuji dengan Anova Hoy dll III. kualitas instrumen penelitian. Validitas internal/ rasional Construk validity/ disusun berdasar teori Content validity/ disusun … Rancangan Validitas Eksternakl /Empiris Disusun berdasarkan fakta2 empiris yang telah terbukti Stability Instrumen yang baik EKS TER NAL Uji Validitas dengan Konsultasi ahli Uji validitas dengan membandingkan + a Valid (Ketepatan) Instrumen yang baik Uji Validitasnya diban dingkan dng yg ada Dianalisa dengan korelasi setelah diuji coba Test Retest.RELIABILITAS INSTRUMEN : adalah alat ukur berupa instrumen tersebut apabila digunakan beberapa kali untuk mengukur obyek yang sama akan menghasilkan data yang sama. klp sama waktu beda Test beda.TEKNIK PENGUMPULAN DATA • Kualitas Data dipengaruhi oleh . Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 34 . ttp sama. kualitas pengumpulan data.

Cara pengumpulan data • Interview (wawancara) o Terstructur (dengan instrumen dan tahu secara pasti informasi yang akan diperoleh. Sumber data • Data primer • Data sekundair c.• Pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting. dan berbagai cara a. Setting mencakup : • Seting alamiah • laboratarium • eksperimen • dll b. hanya garis besar penyusunan saja. Yang menyangkut dan perlu diperhatikan o Isi dan tujuan pertanyaan o Bahasa yang digunakan o Type dan bentuk pertanyaan o Pertanyaan tidak mendua o Tidak menanyakan yang sudah lupa o Pertanyaan tidak menggiring Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 35 . • Kuesioner ( angket). responden diberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis untuk dijawabnya. o Tidak terstructur. berbagai sumber.

o Observasi non partisan. peneliti sebagai pengamat independent. dirancang dengan sistematis. terlibat langsung dengan orang yang diamati yang digunakan sebagai sumber data. o Observasi terstructur. tidak dipersiapkan secara sistematis Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 36 . bentuk2 observasi adalah: o Observasi berperan serta.o Penjang pertanyaan sebaiknya 20 s/d 30 pertanyaan o Urutan pertanyaan dari umum ke spesifik • Observasi (Pengamatan). tentang apa yang akan diamati dan dimana tempatnya o Observasi tidak terstructur. suatu pengamatan yang tidak terbatas nulai dari orang sampai benda yang tidak bisa ditanya.

yang ditujukan untuk penjajagan atau pendahuluan dan tidak menarik kesimpulan hanya memberikan gambaran secara deskriptif. hal ini tergantung pada datanya yaitu a. berangkat dari data kuantitatif yang terbagi atas: 1.II. 2. dalam hal ini penelitian kualitatif mengajak seseorang untuk mempelajari sesuatu masalah yang ingin diteliti secara mendasar dan mendalam sampai ke akar akarnya masalah dilihat dari berbagai segi. Statistik deskriptif. Data yang diukumpulkan bukanlah secara random atau mekanik. Analisis Statistik. b. PENGOLAHAN DATA Pada prinsipnya pengolahan data (analisis) ada dua cara . Statistik inferensialdipergunakan jika peneliti akan memberikan interprestasi mengenai data. tetapi dikuasai oleh pengembangan hipotesis. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 37 . PENGOLAHAN DATA DAN PENGUJIAN HIPOTESIS 1.PROSEDUR ANALISIS DATA. Analisis non statistik. dilakukan terhadap data kualitatif. Apa yang diketemukan pada suatu saat adalah satu pedoman yang langsung terdapat apa yang akan dikumpulkan berikutnya dimana akan dicari. atau ingin menarik kesimpulan data yang dihasilkan 2.

b.a. Antara lain mencakup: • Hanya memasukkan data yang penting dan benar2 dibutuhkan • hanya memasukkan data yang obyektif • Hanya memasukkan data yang autentik • Perlu dibedakan data dan informasi. Ho : ρ H1 : ρ y2 y2 =0 >0 H1 : ρ c. 123 = 0 H1 : Ry. Ho : Ry. sehingga bila hipotesis non diterima maka hiopotesis alternatih ditolak dan sebaliknya. Pengolahan data • Pengklasifikasikan data • Koding • Tabulasi 3. y3 >0 =0 >0 d. Ho : ρ Ho : ρ H1 : ρ y1 =0 y1 b. Penyusunan Data. dengan kesan pendapat pribadi. 123 > 0 y3 Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 38 . PENGUJIAN HIPOTESIS Pengujian hipotesis adalah cara menentukan apakah data sampel beda nyata atau tidak. Hipotesis Statistik a.

05 bila nilai z terletak dalam selang (-1. pada taraf nyata 0. Terima H. Luas daerah yang diarsir seluruhnya adalah 0.96.58). Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 39 .96).05 bila nilai z terletak di luarselang (-1. +1. pada taraf nyata 0.58 +2.05) disebut taraf nyata (cc) dari pengujian.1. 2. 3.96 atau z<-1.96) yaitu bila z>1.05 dan bilangan ini disebut taraf nyata ( α ) dari pengujian Distribusi normal sebagai dasar penujian dilukiskan sebagai berikut: Luas daerah yang diarsir seluruhnya adalah 01.01 dengan selang (-2. Pengujian Distribusi Normal : a. Tidak H. Kriterianya adalah: 1.05 dan bilangan ini (0.96 +1. Taraf nyata lainnya biasa dipakai 0.

Jika Hi diliyatakan p# q maka digunakan pengujian .Itia arah.Ada dua macarn pengujian yaitu pengujian dua arah atau dua ekor dain perigujian satu arah atau satu ekor.. namun bila H. : p > q maka gunakan pengujian satu arah. dua aralt: Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 40 . Untuk pengojian. flengujian mana yang digunakan bergantung kepada hipotesis alternatif.

Menenttikan titik kritis pengujian distribusi normal gunakan tabel distribusi normal z. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 41 .

Pengujian dengan sampel besar.05 60 . X = 160 . dengan simpangan baku 5 bulan.009 . Pengujian untuk rata2 misal sebagai berikut: data dari 100 Penyuluh terlihat bahwa kenaikan pangkatnya rata2 60 bulan 1 kali. sedangkan menurut ketentuan kepegawaian kenaikan pangkat 48 bulan. dan yang diterima di Lido hanya 160 orang .73 Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 42 . sedangkan seluruh peserta tes adalah 200 orang. benarkah pernyataan itu: N = 200. Pengujian Proporsi Misal Staf Sekretariat STIE Lido mengatakan bahwa 90 % staf PPL yang berasal dari Dinas Manajemen yang ikut tes diterima di STIE Lido. untuk ini digunakan nilai rata2 dan variansi. α = 0.80 5 b. Dengan cara sebagai berikut: 2.009 (Uji satu skor) = 4. yang benar mana??? Ho = 48 bulan dan H1 ≠ 48 kita ambil α = 0.48 Z=  = 2. a. Hi : ρ < 0.05 Ho : ρ = 0. dengan populasi tak terhingga.

c. nilai rata2 ujian MPS adalah 71 dengan simpangan baku 7 dan 74 dengan simpangan baku 8 apakah ada beda nyata: Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 43 . Pengujian selisih dua rata2 Misal dua kelas parallel masing2 terdiri atas 50 dan 60 orang.

Pengujian selisih dua proporsi Misal dua kelas parallel dengan murid masing2 100.d. setelah itu diadakan tes maka kelas nilainya = 70 dan B = 60..645 (uji satu ekor) pada taraf nyata 0.05. efektifkajh pemberian praktek beternak ayam? Misalkan kelas A dengan teori dan praktek adalah p1 kelas B hanya teori saja adalah p2 Harga z ternyata lebih kecil dari 1. Artinya teori dan praktek ternak ayam tidak efektif. sedangkan kelas B hanya teori saja. Dengan demikian terima Ho atau tolak H. kelas A diberikan pelajaran beternak ayam dengan teori dan praktek. perbedaan hanya faktor kebetulan. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 44 .

sampel diambil masing2 10 orang tiap tiap jurusan menhasilkan rata2 nilai 63.2632 (dua arah) Nilai t = 2.8 Ho : X = 60 Hi : X ≠ 60 dengan α = 0.m dengan taraf beda nyata 0.05. artinya [prestasi mahasiswa tersebut benar sebesar 60 Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 45 . Pengujian dengan sampel kecil Misal untuk menguji prestasi bahasa inggris mahasiswa STIE dengan skor rata2 60 .187 < 2.05 derajat bebas = n –1 = 9 Dalam tabel distribusi t diperoleh nilai tabel untuk α = 0.5 dengan taraf simpangan baku 4.05 adalah 2.265 sehingga Ho diterima dan Hi ditolak.d.

Lido diambil 15 ms. dengan hasil tes 75 dengan simpanan baku 5. dalam pelajaran BI. sedang Puncak sebanyak 10 ms. pengujian dengan alpha = 0.e. 70 dengan simpanan baku 4. dengan jerajat bebas n1 + n2 –2 = 23 Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 46 . Pengujian selisih dua rata2 (uji t) Misalkan menguji prestasi mahasiswa jurusan manajemen dan komputer STIE .05 .

069.069.05 dengan derajat bebas 23 adalah 2.80 < 2.Nilai tabel untuk cc = 0. Berarti H. diterima dan Hi ditolak. Dengan dernikian t dihitung lebih kecil daripada t tabel atau 0. Kesimpulan tidak ada perbedaan prestasi Bahasa Indonesia antara jurusan Al dengan A 2' Uji t lainnya dengan menggunakan salah baku perbedaan A-n rnti-rnta (S) Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 47 .

1. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 48 .

setelah persarnaan regresi ditemukan. Harga Y bila X = 0 (harga konstan) Angka arah atau koefisien regresi. clan bilamana terjadi penurunan. Bila b ( + ) maka naik. Secara teknis harga b merupakan tangen dari (perbandingan) antara panjang garis variabel dependen.A . x Subyek dalarn variabel depenclen yang diprediksikan. Persarnaan urnum regresi linier sederhana adalah Y = a + bX Dimana y a b. yang menunjukkan angka peningkatan ataupun penurunan variabeldepenclen yang didasarkan pada variabel independen. Subyek pada variabel indepenclen yang mempunyai nilai tertentu. Regresi Linier Sederhana Regresi sederhana didasarkan pada hubungan fungsional ataupun kausal satu variabel independen dengan satu variabel dependen. Lihat gambar berikut : Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 49 .

Simpangan baku variabel X Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 50 .Dimana r Koefisien korelasi product moment antara variabel X dengan variabel Y s. Simpangan baku variabel Y s.

Jadi harga b rnerupakan fungsi dari koefisien korelasi. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 51 . Bi!a koefisien korelasi tinggi. Data kedua variabel diberikan pada tabel berikut. dan sebaliknya bila koefisien kofe!asi positif maka harga b juga positif. Seiain itu harga a dan b dapat dicari dengan rumus berikut: Contoh perhitungan regresi linier sederhana Data berikut adalah hasil pengamatan terhadap nilai kualitas layanan (x) dan nilai rata-rata penjualan barang terlentu tiap bulan. Selain itu bila koefisien korelasi negatif maka harga juga negatif.maka harga bjuga besar. sebaliknya bila koefisien korelasi rcndah maka harga b juga rendah (kecil).

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 52 .

Untuk menghitung persamaan regresuinya. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 53 . maka diperlukan penolong sbb:.

b. Y = 93.41. Menyusun persamaan regresi Setelah harga a dan b ditemukan. Harqa a dapat dicari dengan rumus berikutnya.41 Jadi diperkirakan nilai rata-rata penjualan tiap bulan sebesar 176.85 +1. c. nilai kualitas layanan berlambah 1. barang. rata penjualan barang tertentu tiap bulan adalah seperti berikut -Y = 93.29X Persamaan regresi yang telah ditemukan dapat digunakan untuk untuk melakukan prediksi (ramalan) bagaimana individu dalam variabel dependen akan tedadi bila individu dalam variabel independen ditetapkap Misalnya nilai kualitas layanan = 64. maka nilai rata-rata penjualan adale. maka nilai rata-rata penjualan barang tiap bulan akan bertambah 1.9 Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 54 .85 +1. Dari persamaan regresi di atas dapat diartikan bahwa. tetapi terlebih dah. (Menghitung harga a dan b dengan rumus Harga b dapat dihitung dengan rumus tersebut . Persamaan regresi nilai layanan dan nilai rata.64 = 176.29.29 atau setiap nilai kualitas layanan bertambah 10 maka nilai rata-rata penjualan tiap bulan akan bertambah sebesar 12. sederhana dapat disusun. dihitung korelasi antara nilai kualitas layanan dan nilai rata-rata penjuala. maka persamaan regresi linier.

Membuat garis regresi Garis regresi dapat digambarkan berdasarkan persamaan yang telah diternukao adalah Y = 93.29X Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 55 . misainya kalau nilai kualitas layanan loo. nilai rata-rata penjualan tiap bulan berapa ? Apakah ada kualitas 4yanan yang nilainya sebesar 100 ? d.85 + 1.Pengambilan harga-harga X untuk meramalkan Y harus Jp0imbangkan secara rasional dan menurut pengalaman. yang masih ~erdda pada batas ruang gerak X.

29X dan sisnya oleh faktor lain. karena harga r hitung lebih besar dari dari r tabel maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan significan sebesar 0.4773. 436.339 dan untuk 1 % diperoleh 0. hal ini berarti nilai rata rata penjualan barang tiap bulan 47.73 % ditentukan oleh nilai kualitas layanan yang diberikan. Harga r tabel untuk taraf kesalahan 5 % dengan n = 34 diperoleh 0.Antara nilai kuaitas layanan deogan nilai penjualan tiap bulan dapat dihitung korelasinya . rumus yang telah dengan rumus sbb: Harga-harga yang telah ditemukan diatas dimasukkan dalam rumus. 6909 antara nilai kualitas layanan dan rata2 penjualan barang tiap bulan.85 + 1. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 56 . Korelasi dapat dihitmig derigar. melalui persamaan regresi Y =93. Koifisien determinasi r2 = (o6909)2 = 0.

B. Regresi Ganda Persamaan regresi untuk dua prediklor atau lebih adalah Y = a + b1Y1 + b2X2 +…… bnXn 1. Regresi Ganda Dua Prediktor penelitian dilakukan untuk mengetahui pengarvuh keinampuan kei)auai. kepemirnpinan direktif terhadap produktivitas kerJa pegawai. Berdasarkan 10 responden yang digunakan sebagail sumber data. hasilnya adalah sebagai berikut Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 57 .

5. 9. 4. 6. 3. 7. 8. maka data mentah dari hasil penelitian perlu disusun ke dalam tabe. 2. dari tiga instrumen yang dikembangkan untuk menjaring data tentang tingkat kemampuan kerja pegawai. kepernimpinan direktif dan produktivitas kerjanya hasilnya dapat diberikan pada tabel berikut TABEL PENOLONG UNTUK MENGHITUNG PERSAMPkAN REGRESI GANDA DUA PREDIKTOR No 1.Untuk dapat merarnalkan bagaimana produktivitas kerja pegawai bila kernampuan pegawai dan kepernimpinan direktif dinaikkan atau diturunkan maka harus dicari persamaan regresinya terlebih dahulu Untuk keperluar ini. 10. JML X1 10 2 4 6 8 7 4 6 7 6 60 X2 7 3 2 4 6 5 3 3 4 3 40 Y 23 7 15 17 23 22 10 14 20 19 170 X1Y 230 14 60 102 184 154 40 84 140 114 1122 X2Y 161 21 30 68 138 110 30 42 80 57 X1X2 70 6 8 24 48 35 12 18 28 18 X12 100 4 16 36 64 49 16 36 49 36 406 X22 49 9 4 16 36 25 9 9 16 9 182 737 267 Y = Produktivitas X1 = Kernampuan keda pegawai X2 = Kepernimpinan direktif Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 58 .

b1 dan b2 dapat menggunakan persamaan berikut : ( untuk regresi dua prediktor). Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 59 .Untuk menghitung harga-harga a.

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 60 .

4909 (-0.170 10 a a Jadi a = 10a + 60 (2.9186 . 4909 Harga b1.582 b2 = 2.0. Tetapi koefisien regresi untuk kemampuan pegawai (2. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 61 .4909 .9186 = 3. b1 = 2.10 . dan akan turun bila kepemimpinan direktif (otokratis) ditingkatkan.4909 X1 . b1 = -0. maka: 170 .454 + 18. jadi bila kemampuan pegawai ditingkatkan sehingga mendapat nilai 10.46 b1 = 114.18.466) X.9186 + 2.4909) + 40 = 10a + 149. dan juga tingkat kepemimpinan direktif sampai mendapat nilai 10.466 X2 Dari persamaan itu berarti produktivitas keqa pegawai akan naik.9186 + 2.640 =39.466) .466 Jadi persamaan regresi ganda linier'untuk dua prediktor (kemampuan kerja pegawai.1676. 10 24. maka pmduktivitasnya adatah Y = 3.454 . bila kemampuan pegawal ditingkatkan. dan kepemimpinan direktif) adalah: Y = 3.640 = 170 .4909) lebih besar dari pada koefisien regresi untuk kepemimpinan direktif (diharga mutlak = 0. dan b2 dimasukkan dalam pemamaan 1.1676 Diperkirakan produktivitas kerja pegawai = 24.466.0.149.186 : 10 = 3.

Hipotesis Statistik BAB III DAFTAR PUSTAKA Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 62 .D PENULISAN LAPORAN PENELITIAN. Kata pengantar Daftar Isi BAB I . : PENDAHULUAN B. 1. Tujuan Penelitian B. Deskripsi teori B. Kerangka berpikir C. Tempat dan waktu penelitian C.PERSIAPAN S. Penulisan Kerangka Acuan/Proposal. Konstelasi Masalah BAB II : DESKRPSI TEORI DAN HIPOTESIS A. Teknik analisis data F. Hipotesis : METODOLOGI PENELITIAN A. Perumusan Masalah 2. Latar Belakang 1. Populasi dan teknik pengambilan sampel penelitian E. Metode penelitian D.

Variabel dependent 2.independent 2 BAB II Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 63 .. Hakikat Variabel …. Kegunaan Penelitian : DESKRPSI TEORI DAN HIPOTESIS A. Konstelasi Masalah F. Latar Belakang B. Identifikasi masalah C..II: Kerangka PenulisanTesis Judul Ringkasan Lembar persetujuan (untuk skripsi. Perumusan Masalah E. Pembatasan Masalah D. Hakikat… …. tesis dan disertasi) Kata pengantar Daftar Isi Daftar tabel Daftar gambar Daftar lampiran BAB I . Hakikat ….Variabel independent 1 3. : PENDAHULUAN A. Deskripsi Teori 1.

Keterbatasan penelitian BAB IV BAB V : KESIMPULAN IMPLIKASI DAN SARAN. Pengujian Hipotesis D. Tempat dan waktu penelitian C. Implikasi C.B. A. Deskripsi data dan analisa hasil penelitian B. Kerangka berpikir D. Hipotesis Statistik : HASIL PENELITIAN A. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN RIWAYAT HIDUP Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 64 . Hipotesis penelitian BAB III : METODOLOGI PENELITIAN A. Instrumen penelitian F. Metode penelitian D. Populasi dan teknik pengambilan sampel penelitian E. Penelitian yang relevan C. Pengujuan Persyaratan analisis (normalitas homogenitas) C. Analisis Data G. Tujuan Penelitian B. Kesimpulan B.

“. Suatu pengetahuan ilmiah yang dikutib dari seseorang dan digunakan untuk berbagai tujuan untuk mendukung pernyataan penulis untuk mendifinisikan sesuatu dapat berbentuk sebagai “ kutipan langsung “ dan kutipan “tidak langsung” Kutipan cukup pendek. sebaiknya antara 4 sampai 8 baris. Kutipan. Ada beberapa cara pembuatan notasi ilmiah yang diakui secara internasional dan setiap perguruan tinggi biasanya membuat pedoman notasi ilmiah yang digunakan dalam penulisan ilmiah di lingkungannya. dan dimulai 7 ketukan dari tulisan paling kiri. diketik dalam satu spasi. dengan menggunakan tanda kutib “ ……. Karena catatan tersebut diletakkan dibawah halaman maka sering pula disebut catatan kaki atau footnote. dimasukkan dalam skripsi. Catatan kaki tidak hanya digunakan untuk mengetahui dan mendalami sumber informasi tetapi juga untuk mengetahui dan mendalami sesuatu penulisan ilmiah tanpa mengganggu keseluruhan penulisan tersebut.Notasi Ilmiah Notasi Ilmiah adalah catatan pendek untuk mengetahui sumber informasi ilmiah yang dikutib dalam suatu karya ilmiah. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 65 . nomor catatan kaki diletakkan diakhir kalimat .

“ Penalaran ilmiah pada hakikatnya merupakan gabungan dari penalaran deduktif dan induktif. yang mencakup (1) nama penulis.” 5 Catatan kaki. secara ilmiah maka catatan kaki dipisahkan dari tubuh skripsi atau teks.4 Suriasumantri memberikan batasan tentang penalaran ilmiah sebagai berikut. diketik dalam satu spasi. dan penalaran induktif dengan empirisme. Achmad Buchori mengatakan “ …. dimulai 14 s/d 20 ketukan paling kiri. Makin luas wilayah pemasaran maka makin sulit untuk melaksanakan pemantauan. (2) judul tulisan (3) tempat penerbitan (4) nama penerbit (5) tahun penerbitan (6) halaman yang dikutib.Contoh: Mengenai taraf kesukaran dalam pemasaran. . sedangkan makin sempit wilayah pemasaran akan mempermudah pemantauan”. garis pemisah dengan dua spasi. Dengan komputerisasi membuat catatan kaki adalah mudah. dimana lebih lanjut penalaran deduktif terkait dengan rasionalisme. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 66 .

Pengulangan kutipan yang diulang dengan pengarang yang sama menggunakan notasi ibid kutipan ini pada halaman yang sama 3 Ibid c. loc. Hoy & Cecil G. Design and Applications (Englewood Cliffs : Prenstice-Hall. Miskel. Robbins. tanpa gelar (profesor. Robbins catatan tersebut terhalang tulisan Wayne K. Miskel. Drs dll). maka digunakan loc. cit. Hoy & Cecil G. Sedangkan bila ingin mengutib Stephen P. Nama penulis harus sama dengan nama yang tercantum dalam buku. 51-85 Wayne K. 1990). 1982) pp319 –3 44 2 b. Theory. Educational Administration. pp. and Practice 2nd (New York :Random House Inc. a. p.. 222 (kutipan ini pada buku sama pada halaman 222 d. Sedangkan apabila dengan buku yang sama tetapi halaman berbeda maka ditulis sbb: 4 Ibid. Nama penulis. Research. Robbins. bila menggunakan nama keluarga dicantumkan yang terakhir Stephen P. Cit (loco citato artinya dalam tempat yang telah dikutib 5 Stephen P. Ir. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 67 . Organization Theory : Structure.1.

Young. Psychology of Group Influence (Hilsdale : Nj. Apabila pengarang lebih empat (4) cukup ditambah et al. Robbins. Erlbaum. Andrew L. Organisation Behaviour . Sedangkan bila ingin mengutib Stephen P.. Miskel tetapi pada halaman yang berbeda maka digunakan op.e. pp.B et . 248-253. Emotional Emphaty and Associated Individual Difference (Los Anggelos: University of California. P. Sedangkan bila ingin mengutib Stephen P. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 68 . . 1988) pp 221-240 h. cit. Robbins.) 9 8 Paulus. and Sharon Sato. al. Robbins catatan tersebut terhalang tulisan Wayne K. 1989). op.cit ( opere citato dalam karya yang telah dikutib misal 6 Stephen P. (et alili atau dan lai lain. p234 f. Untuk dua dan tiga pengarang dalam buku sama maka penulis ditambah and untuk penulis ketiga Albert Mehrabian. Hoy & Cecil G. pp 675 g. Robbins tetapi buku lainnya maka cukup ditulis 7 Stephen P.

i. penerbit Ganefo. Jakarta. Judul Tulisan. thesis dll yang tidak dipublikasikan ditu.lis dengan tanda kutib Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 69 . Bunga rampai kewirausahaan Indonesia. Untuk buku kumpulan cukup ditulis editornya. petunjuk Operasional Proyek P4K. 10 Robert Lado. Jakarta. Proyek P4K. terjemahan. S darmawidjojo (Bandung. Jika tidak ada nama pengarang. Penerbit Erlangga. Budaya dan Bahasa. maka lembaga atau nama panitia dapat dituliskan dan dianggap sebagai penulis. 1999). p. k. 1998. 213 j. 20 2. 11 Paulus DP. Departemen Pertanian. Untuk buku yang diterjemahkan harus ada nama pengarang dan nama peterjemah. 12 Judul tulisan harus ditulis lengkap lihat contoh contoh diatas khusaus untuk judul skripsi.

bila banyak halaman digunakan pp. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 70 . Nama penerbit Ditulis setelah nama kota diikuti dengan koma baru tahun penerbitan 5. 16-34. Kota tempat penerbitan.3. Tahun penerbitan Tahun penerbitan adalah tahun diterbitkan bukan tahun pada akhir pendahuluan. apabila satu halaman cukup p. 6. Halaman Pada umumnya kutipan diambil dari halaman tertentu digunakan singkatan p (pagina atau page) kadang2 juga digunakan h. 4. Kota tempat penerbitan bisa dicari dihalaman 3 atau dibalik halaman ujudul. apabila lebih dari satu kota maka cukup ditulis satu saja.4.

dari rangkaian kata yang ada maka penelahaan variabel tersebut akan diawali pada pengertian serta konsep-konsep tentang pengertian efektivitas kerja1. untuk mendukung pengertian tersebut maka pengertian tentang ketua. p. 1982) pp319 –3 44 2 Carl V. Miskel. adapun pengertian efektivitas atau keefektivan didalam bahasa inggris disebut dengan effektiveness.4 dasar dalam pembahasan dan digunakan penelahaan 1 Wayne K. and Practice 2nd (New York :Random House Inc. 76 Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 71 . Theory. semua pengertian tersebut yang dijadikan selanjutnya. dan kelompok2. 1986) p 157 3 ibid. Research. p. Hakekat Efektivitas Kerja Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Efektifitas Kerja. dan dalam pembahasannya ditekankan pada penilaian prestasi perseorangan yang pada dasarnya adalah menjadi dasar prestasi organisasi atau kelompok.78 4 op.cit. Educational Administration. Hoy & Cecil G.. Sawicki.1. Basic Method of Policy Analysis and Planning ( Englewood Cliffs : Ptentice Hall.. dibahas pula untuk digunakan sebagai bahan rujukan3. Patron & David S.

DAFTAR PUSTAKA. Psychology of Group Influence. Jakarta 2000. sehingga nama keluarga dahulu baru nama. Yogyakarta : Gadjahmada University Press. Biro Pusat Statistik.al. & Charles L. and Ecology. PB. Indikator Sosial Wanita Indonesia 1998. Balancing Economics. Sugiyanto dkkJakarta : Pustaka Binaman Presindo. Ethics. Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 72 . Braybrooke David. Maslow. ingat dalam catatan kaki nama keluarga dibelakang.: Teori dengan pendekatan hierarki kebutuhan manusia. Hilsdale : Erlbaum Internasional.. khusus untuk orang Indonesia cek sekali lagi apakah nama belakang itu nama keluarga atau bukan apabila bukan maka ditulis biasa.. Warren G. Nawawi. Daftar pustaka tidak diberi nomor urut tetapi menggunakan urutan alfabetis berdasarkan nama keluarga . Beyond Leadership. Motivasi dan Kepribadian. 1994. Jagdish Parikh. Strategy of Decision. Policy Evaluation as a Social Process. Abraham H. Hadari. 1997. 1970. Bennis. New York : The Free Press. Et .. Ronnie Lessem. Biro Pusat Statistik. 1989.. Paulus. Manajemen Sumberdaya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif. 1994. Cambridge : Central Limited & TJ Press.. Lindblom.

Metode Penelitian Bisnis/ Sosial 73 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful