Memfasilitasi Pelatihan Partisipatif

Siklus Belajar Berdasarkan Pengalaman
(untuk lampiran/transparansi, lihat dokumen pdf)

Pengertian dasar Pembelajaran adalah proses dimana seseorang berubah sesuai dengan caranya sendiri tanpa dipengaruhi oleh keturunannya (Bigge, 1964). Perubahan-perubahan tersebut dapat terjadi pada sebagian atau semua indera manusia, dimensi-dimensi pikiran, perasaan, keinginan atau tindakan (Wackman, Miller & Nunnally, 1975). Tahapan Siklus Belajar Dari Pengalaman Pada umumnya Siklus Belajar Dari Pengalaman ini telah banyak dipergunakan oleh berbagai kalangan baik di dalam lembaga Pendidikan dan Latihan di berbagai instansi pemerintah maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau berbagai kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di dalam berbagai proyek, khususnya proyek Bantuan Luar Negeri (BLN). Adapun siklus belajar tersebut sebagaimana tertera pada gambar sebagai berikut :

Informasi lebih lanjut: Rangkuman Latar Belakang Cara Menggunakan Pengantar Pendidikan Siklus Belajar Prinsip Dasar Persiapan Pelatihan Melaksanakan Proses Teknik & Proses Metoda Pelatihan Kondisi Media Pelatihan Evaluasi Pelatihan Kesimpulan Daftar Kepustakaan

Tahap Mengalami (Pengalaman) Pengalaman merupakan inti proses belajar. Ini merupakan langkah awal dari proses refleksi. Hal ini mencakup segala sesuatu yang telah kita alami yang mencakup keberadaan kita, kegiatan-kegiatan kita, perasaan-perasaan kita,

saya rasakan. Tahap Berbagi Pengalaman / Tahap Pengungkapan Merupakan tahap kedua dalam proses belajar atau proses pelatihan. . Apa yang terjadi. Bagaimana pengalaman itu mempunyai arti. Apa yang saya katakan. Kita ingin berbagai pengalaman. konkrit dan sejauh mungkin mempunyai dampak yang berarti. Pendekatan Daur Belajar Berdasarkan Pengalaman didasarkan pada pengalaman yang dibagikan yang merupakan pengalaman riil. perasaan dan nilai-nilai yang terkandung dalam berbagai isu dan konteks dimana isu dan konteks tersebut mempunyai hubungan dan arti dalam kehidupan kita. Apa yang dirasakan dan dikatakan oleh orang lain. yang mempunyai implikasi peran dan fungsi yang berbeda dari setiap tahapan bagi seorang fasilitator (Pemandu) atau bagi seorang pelatih (trainer) di dalam memproses kegiatan belajar.pengamatan kita dan apa saja yang kita dengar. Kita memaparkan atau menyampaikan berbagai pengalaman kita. Secara umum masingmasing tahapan tersebut di atas mengandung beberapa unsur penting dan mempunyai ciri-ciri pokok tertentu.

Dalam proses belajar berdasarkan pengalaman. Dalam tahap ini banyak hal yang perlu diperhatikan. Suara siapa yang lebih didengarkan dan diperhatikan?. Misalkan. Tahap Menyimpulkan & Merencanakan Ini merupakan tahap yang kritis dalam proses belajar dan proses pelatihan. Siapa yang terkena imbas dan terkena dampak atas keputusan tersebut ? dan lain sebagainya. Siapa yang mempunyai kewenangan dalam situasi seperti ini?. perlu ditarik suatu "generalisasi" dan "menyimpulkannya" sebagai bahan untuk menyusun perencanaan. akan mengarah kepada hal-hal . Ini merupakan suatu proses untuk mencoba memahami berbagai ungkapan pengalaman dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses belajar atau proses pelatihan secara kritis. Siapa yang mengambil keputusan?. Berbagai ungkapan pengalaman dan analisis yang terjadi. belajar atau pelatihan tanpa kegiatan tindak lanjut atau perencanaan.Tahap Menganalisis Tahap ini merupakan suatu proses pemahaman. terutama yang berkaitan dengan peranan dan pengaruh dari berbagai faktor dan berbagai pihak.

mendengarkan dan mengamati. Sebagai implikasi dan konsekuensi dari penerapan model pembelajaran melalui Daur belajar berdasarkan pengalaman tersebut di atas adalah "peranan" dan "fungsi" dari pemandu (facilitator) ataupun pelatih (trainer) serta metoda dan teknik-teknik yang dipergunakan. apati dan ketidak berdayaan. Sebab melaksanakan suatu kegiatan tersebut akan menjadi pengalaman nyata yang kita perlukan untuk kita pikirkan lebih jauh tentang apa yang dapat kita pelajari dari pengalaman-pengalaman tersebut untuk menetapkan tujuan dalam pembelajaran atau pelatihan. tetapi dapat juga merupakan kegiatan menunggu. lebih tepat lagi yaitu apa yang dapat kita lakukan sebagai perencana untuk membuat suatu perubahan yang diperlulkan sehingga pengalaman yang kurang baik tidak terjadi lagi. penelitian. Pelaksanaan kegiatan termasuk di dalamnya uji coba. Tahap Menerapkan / Penerapan Merupakan tahap dimana kita melakukan dan melaksanakan sesuatu yang telah direncanakan atas hasil pembelajaran.yang kurang tepat. sebagaimana pepatah mengatakan "Keledai tidak akan terantuk pada batu yang sama". implementasi dan pengambilan resiko. sehingga "tahapan-tahapan" tersebut di atas dapat berjalan dengan .

dimana peran fasilitator adalah membantu peserta pelatihan menciptakan dan suasana belajar. Secara umum dapat dikatakan bahwa pada umumnya. Dengan demikian maka keterlibatan aktif semua pihak menjadi penting dalam proses belajar dalam pendidikan orang dewasa.baik. metoda dan teknik yang dipergunakan adalah metoda dan teknik yang banyak melibatkan peranserta peserta pelatihan. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful