Milik Negara Tidak Diperdagangkan

PANDUAN PELAKSANAAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DAN SWASTA TAHUN 2011

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 2011
22

teratur.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan KATA PENGANTAR BAB VI PENUTUP Keberhasilan Penyelenggaraan OSN Tingkat SMP tahun 2011 ditentukan oleh semua unsur yang berkepentingan dalam melaksanakan kegiatan secara tertib. Selain itu berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan juga harus diselenggarakan baik dalam kegiatan pembelajaran maupun dalam bentuk kegiatan kesiswaan. baik kompetisi yang bersifat nasional maupun bersifat internasional. Dalam upaya meningkatkan mutu sumberdaya manusia Indonesia agar mampu bersaing dalam era keterbukaan. maka diterbitkan Buku  Panduan Pelaksanaan untuk masing-masing jenis kegiatan. penuh disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). provinsi. Olimpiade yang bersifat Internasional. maupun sekolah. kami sangat mengharapkan kritik dan saran sebagai bahan masukan bagi perbaikan penyelenggaraan OSN di tahuntahun mendatang. Semoga pedoman ini dapat mencapai sasaran yang diharapkan. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi Olimpiade Sain Nasional (OSN). khususnya kegiatan kesiswaan telah disusun berbagai kebijakan dan strategi yang kemudian dijabarkan dalam bentuk program dan atau kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi. ii 21 . Agar program atau kegiatan tersebut dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Pemerintah memandang perlu untuk menciptakan dan meningkatkan layanan pendidikan kepada seluruh warga negara minimal pada jenjang Sekolah Menengah Pertama. baik di tingkat pusat. Untuk mewujudkan kegiatan tersebut. Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). serta kegiatan Klub/Kelas Olahraga. provinsi. Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR). Menyadari masih banyak kekurangan dalam pedoman ini. Melalui buku panduan ini diharapkan pihak-pihak terkait dalam pengelolaan kegiatan di tingkat pusat. kabupaten/ kota.

6. Didik Suhardi NIP. Jakarta. 5. 3. 2. dan sekolah dapat mempedomani buku panduan pelaksanaan. Landasan pelaksanaan kegiatan Perencanaan kegiatan Pengorganisasian kegiatan Pelaksanaan kegiatan (waktu.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan Materi Laporan. Desember 2010 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. terdiri dari: 1. 7. 8. tempat dan peserta) Hasil yang dicapai Hambatan dan upaya penanggulangan Kesimpulan dan saran Lampiran kabupaten/kota. sehingga kegiatan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. 19631203 198303 1 004 20 iii . Dr. 4.

..................................................................... pelaksanaan sampai evaluasinya.......... PERSYARATAN PESERTA ................................................. C.......................... TAHAP I : PELAKSANAAN SELEKSI TINGKAT SEKOLAH ........ Panitia pusat menyampaikan laporan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.......... A..................... PANITIA SELEKSI TINGKAT PROVINSI ...... 3 BAB V EVALUASI DAN PELAPORAN A.... 8 B........ BAB V EVALUASI DAN PELAPORAN .... Hasil evaluasi ini dapat dijadikan landasan dalam menentukan arah kebijaksanaan yang akan ditempuh dalam penyempurnaan program dan penyelenggaraan OSN Tingkat SMP di masa yang akan datang........... E..................................................................... PANITIA SELEKSI TINGKAT NASIONAL ................................................................................... D............................. B.............. Laporan tersebut disampaikan oleh penanggung jawab kegiatan OSN Tingkat SMP kepada panitia pusat..... 3 HASIL YANG DIHARAPKAN................ 7 BAB III MEKANISME PELAKSANAAN LOMBA........... BAB IV STRUKTUR DAN FUNGSI ........... F.......... C.. perlu disusun laporan penyelenggaraan mulai dari tahap persiapan...................................... 5 TAHAP PELAKSANAAN LOMBA . B........... F. REKAPITULASI PESERTA ....................... 45 A................................................ Hasil evaluasi akan dipakai untuk menyempurnakan program berikutnya agar penyelenggaraannya berlangsung lebih baik............................................................... E..................... 2 TUJUAN .................................................................................................................................................................................................................................................... 1 A...... III BAB I PENDAHULUAN ......... 5 BENTUK KEGIATAN DAN MATERI LOMBA ............. 19 ........................... 6 WAKTU PELAKSANAAN ( TENTATIF )....... kendala dan upaya penanggulanganya.. D...................................................................................................Milik Negara Tidak Diperdagangkan DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ..................... Evaluasi dilakukan untuk mengetahui mutu naskah soal-soal yang diujikan...... Evaluasi dilakukan terhadap penyelenggaraan OSN Tingkat SMP dengan menggunakan format-format evaluasi..................................................... A............ E............................................... 1 PENGERTIAN ........................................... 3 SASARAN ........................................ Pelaporan Setelah semua kegiatan OSN Tingkat SMP dilaksanakan.................... I DAFTAR ISI ......................................................... PANITIA SELEKSI TINGKAT SEKOLAH ............................................ C....... EVALUASI ........................................ D... C... Evaluasi Evaluasi bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan program kegiatan... PANITIA SELEKSI TINGKAT KABUPATEN/KOTA..................... 7 TIM JURI ............ Laporan disampaikan selambat-lambatnya 2 minggu setelah kegiatan OSN Tingkat SMP berakhir....... 2 BIDANG YANG DILOMBAKAN ................................... BAB II PENYELENGGARAAN .................................................... TAHAP IV: LOMBA TINGKAT NASIONAL ..................... B......... B.......... TAHAP II: PELAKSANAAN KEGIATAN SELEKSI TINGKAT KABUPATEN/KOTA .. A............................ LATAR BELAKANG........ TAHAP III: PELAKSANAAN SELEKSI TINGKAT PROVINSI ............................. 6 HADIAH DAN PENGHARGAAN ............. D.........

........... SOAL SELEKSI/LOMBA Soal seleksi/lomba setiap tingkatan (kabupaten/kota............... provinsi.......... Penyusun dan Penelaah Soal  Soal Penyusun soal Kabupaten/Kota Penelaah soal Soal Provinsi Penyusun soal Penelaah soal Soal Nasional Penyusun soal Penelaah soal Juri/Dosen + Guru Juri Juri/Dosen + Guru Juri Juri Juri BAB VI P E N U T U P .Milik Negara Tidak Diperdagangkan B. dan nasional) dibuat oleh tim yang ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan SMP...................................... 18 iv .... E. Tim pembuat soal adalah tim juri............................. Milik Negara Tidak Diperdagangkan PELAPORAN ......... dosen................... dan guru yang memenuhi kriteria yang akan ditetapkan.........................

poster. 3) Menyiapkan surat-surat dan keperluan administrasi untuk terselenggaranya kegiatan. 7) Menyiapkan tim pengawas. 8) Menyiapkan dewan juri. 2) Merencanakan dan menyelenggarakan OSN tingkat SMP. 5) Menyiapkan pembentukan panitia penyelenggara melalui surat keputusan.Milik Negara Tidak Diperdagangkan 8) Menentukan peserta pemenang yang terpilih untuk menjadi peserta OSN SMP tingkat nasional. c. 6) Menyiapkan bentuk dan jenis lomba. termasuk bidang kesehatan. 9) Menyiapkan surat keputusan penyelenggaraan . 4) Bekerja sama dengan instansi yang terkait. Pelaksanaan Lomba di Tingkat Nasional  1) Mensosialisasikan OSN Tingkat SMP ke seluruh Indonesia melalui berbagai media seperti: leaflet. 17 . 10) Mengolah hasil dan menetapkan pemenang. iklan media cetak dan elektronik serta berbagai forum pertemuan.

Pada tahun 2004. 7) Memeriksa hasil/lembar jawaban. 2) Menentukan petugas pusat yang diberi tugas ke daerah. yang diselenggarakan di Jakarta. Peserta IJSO setiap tahun mengalami peningkatan. A. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar kembali akan mengadakan Olimpiade Sains Nasional Tingkat SMP menyangkut bidang MIPA dan bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Hal itu sesuai dengan rencana program peningkatan mutu pendidikan sekaligus dalam rangka menyiapkan siswa-siswa berbakat. Oleh karena itu siswa pada jenjang SMP perlu didorong agar menyenangi mata pelajaran MIPA. 3) Menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan yang didalamnya memuat tatacara pelaksanaan lomba tingkat provinsi. b. sehingga diharapkan dapat tumbuh bibit-bibit yang baik untuk diikutsertakan dalam kegiatan olimpiade tersebut. dan merupakan ajang untuk mencari bibit-bibit siswa berprestasi dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) sebagai calon peserta pada olimpiade tingkat internasional. 3) Menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan yang di dalamnya memuat tata cara pelaksanaan di tingkat kabupaten/kota. 16 1 . 6) Membawa hasil/lembar jawaban siswa ke panitia pusat. 2) Menyiapkan panduan pelaksanaan bagi petugas Pusat yang akan datang ke daerah. Pelaksanaan Seleksi di Tingkat Kabupaten/Kota  1) Menyiapkan soal dan mengirimkan soalsoal tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi atau ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Pada tahun 2011. 5) Memonitor kegiatan pelaksanaan lomba tingkat provinsi. Pencapaian prestasi Indonesia pada ajang IJSO dinilai belum optimal. untuk selanjutnya dididik agar dapat ikut serta dalam olimpiade tingkat internasional. Direktorat Pembinaan SMP. Tugas dan tanggungjawab a. Pelaksanaan Seleksi di Tingkat Provinsi  1) Menyiapkan soal dan berkas administrasi yang diperlukan. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan salah satu sarana dalam upaya peningkatan mutu Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas). 4) Memberikan coaching/pembekalan tentang tata cara pelaksanaan lomba sesuai dengan petunjuk teknis.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan 2. 4) Menyiapkan panduan monitoring dan evaluasi kegiatan lomba tingkat kabupaten/kota. Indonesia mensponsori lahirnya International Junior Science Olympiad (IJSO).

Dinas Pendidikan Provinsi tuan rumah. 6) Membantu panitia pusat dalam pelaksanaan seleksi tingkat provinsi. Memetakan kemampuan siswa dalam bidang Matematika. dan Ilmu Pengetahuan Sosial sesuai standar mutu secara nasional. Memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi dalam bidang MIPA dan IPS.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan Mulai tahun 2010 pemenang medali Emas bidang Fisika dan Biologi dipilih untuk menjadi calon peserta IJSO. 4) Menetapkan pengawas pelaksana seleksi tingkat provinsi melalui surat keputusan. Mengidentifikasi para siswa berprestasi di setiap kabupaten/kota. serta dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan Khusus a. Direktorat Pembinaan SMP. Unsur kepanitiaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah membentuk Panitia OSN di Tingkat Nasional. Tujuan Umum Tujuan umum Olimpiade Sains Nasional adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa SMP di bidang MIPA dan IPS baik dalam bentuk pemahaman maupun analisis. dan nasional dalam bidang MIPA dan IPS. 15 . 2 diserahkan kepada panitia OSN tingkat nasional. Untuk menjalankan tugas kepanitiaan sehari-hari. b. 2. paling lambat 10 hari kerja setelah pelaksanaan. Ilmu Pengetahuan Alam. b. Tujuan 1. Panitia Lomba di Tingkat Nasional 1. Pemerintah Daerah tuan rumah. provinsi. Pelaksanaan seleksi tingkat provinsi:  1) Merencanakan dan menyelenggarakan seleksi tingkat provinsi. sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. 3) Turut serta mensosialisasikan penyelenggaraan OSN. D. 2) Menyiapkan surat-surat dan keperluan lain yang terkait dengan penyelenggaraan seleksi tingkat provinsi. Direktur Pembinaan SMP membentuk Panitia Seleksi OSN SMP Tingkat Nasional yang bersifat internal. c. c. terdiri dari unsur-unsur: a. Pengertian Olimpiade Sains Nasional merupakan salah satu wahana bagi siswa guna menumbuhkembangkan semangat kompetisi akademik untuk mendorong keberanian bersaing secara sehat sekaligus meningkatkan kemampuan dalam bidang MIPA dan IPS. C. B. b. 5) Menetapkan dan menyiapkan tempat penyelenggaraan seleksi tingkat provinsi.

Menanamkan kesadaran dan keberanian mencoba. 3 . MGMP. Unsur kepanitiaan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi membentuk panitia seleksi di tingkat provinsi yang terdiri dari unsur: a. Perguruan tinggi. SMP Terbuka. Bidang yang Dilombakan 1. 4) Memberikan coaching/pembekalan kepada panitia kabupaten/kota. belajar menerapkan secara langsung dan sekaligus bisa berprestasi secara optimal. 8) Menentukan peserta seleksi tingkat provinsi. 5) Melakukan supervisi pelaksanaan seleksi. Dinas Pendidikan Provinsi. 2) Mempersiapkan petugas yang bertugas di kabupaten/kota. C. 6) Membentuk tim pemeriksa dan melakukan koreksi hasil seleksi tingkat kab/kota.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan g. b. f. Tugas dan tanggung jawab: a. sebagai bekal dalam kehidupan. 3) Mempersiapkan administrasi yang diperlukan. Biologi) dan IPS pada jenjang SMP. 2. Fisika. D. c. 2. Matematika Biologi Fisika IPS E. g. Hasil yang Diharapkan Melalui lomba ini diharapkan terpilih siswa-siswa terbaik yang menguasai bidang ilmu dasar (Matematika. sebagai embrio untuk dipersiapkan menjadi calon peserta olimpiade tingkat internasional. Menumbuhkembangkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis. e. Menanamkan sifat kompetitif yang sehat sejak dini. SD-SMP Satu Atap. 7) Melakukan supervisi pemeriksaan hasil seleksi. Sasaran Sasaran kegiatan Olimpiade Sains Nasional adalah siswa SMP. Menyampaikan laporan pelaksanaan seleksi kabupaten/kota kepada Panitia OSN Provinsi. kreatif. sistematis. Panitia Seleksi di Tingkat Provinsi 1. 3. 9) Menyerahkan hasil seleksi berupa identitas pemenang dan nilai hasil seleksi untuk 14 d. F. Pelaksanaan seleksi tingkat kabupaten/kota:  1) Menerima soal dan lembar jawaban dari panitia pusat. Membangkitkan minat siswa untuk mencintai dan memupuk kegemaran terhadap mata pelajaran MIPA dan IPS. dan inovatif. baik Negeri maupun Swasta. 4.

d. 2. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Mensosialisasikan penyelenggaraan OSN. c. Berkelakuan baik dan tidak terlibat penyalahgunaan obat terlarang dan minuman keras yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah. dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah. b. h. tingkat kabupaten/kota. Memiliki nilai rapor serendah-rendahnya 7. Dikirim oleh sekolah yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan kepala sekolah. 6. tingkat f. 4.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan BAB II PENYELENGGARAAN A. b. Melaporkan peserta wakil sekolah dan guru pendamping kepada panitia tingkat kabupaten/ kota secara tertulis. e. f. Tugas dan tanggung jawab: a. Bentuk Kegiatan dan Materi Lomba Kegiatan Olimpiade Sains Nasional dilaksanakan di tingkat sekolah. Hanya mengikuti satu bidang lomba. Menyiapkan surat-surat dan keperluan lain yang terkait dengan penyelenggaraan. g. Saat mengkuti lomba tingkat provinsi maupun nasional masih berstatus sebagai siswa SMP. Unsur kepanitiaan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota membentuk Panitia Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota yang terdiri dari unsur-unsur: a. Berkewarganegaraan Indonesia. Panitia Seleksi di Tingkat Kabupaten/Kota 1. Siswa SMP kelas VII atau kelas VIII pada saat mengikuti lomba di tingkat kabupaten/kota. Menetapkan dan menyiapkan tempat penyelenggaraan OSN Tingkat Kabupaten/Kota. Menetapkan 1 orang guru pendamping. Menetapkan pengawas pelaksanaan seleksi lomba tingkat kabupaten/kota. yang mendampingi siswa dalam kegiatan seleksi tingkat kabupaten/kota. 13 4 . 5. Persyaratan Peserta Olimpiade Sains Nasional tingkat SMP tahun 2011 terbuka untuk siswa yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1. 3. untuk mendampingi peserta dalam kegiatan seleksi tingkat provinsi. Tidak pernah mengikuti lomba tingkat internasional dalam bidang yang sama dan dibiayai Kemendiknas. 7. B. Menetapkan 1 orang guru pendamping. Perguruan tinggi setempat (jika dimungkinkan) c. Merencanakan dan menyeleksi peserta lomba tingkat kabupaten/kota.5 (tujuh koma lima) untuk bidang lomba yang akan diikuti. 2. MGMP. B. Menetapkan peserta yang mewakili sekolah melalui surat keterangan kepala sekolah.

Tahap I : Lomba tingkat sekolah 2. Tingkat nasional: Bidang Hari Ke-1 Hari ke-2 Biologi Teori Eksperimen Fisika Teori Eksperimen Matematika Teori Teori* IPS Teori Teori Keterangan: *) Jika diperlukan akan dilakukan tes lisan setelah pelaksanaan tes hari ke-2 C. 12 provinsi. Mempersiapkan perangkat soal tes seleksi. c. 2. sebagai motivasi untuk meningkatkan kegiatan belajar dan kegiatan pendidikan lainnya di sekolah. Tugas dan tanggung jawab panitia seleksi di tingkat sekolah adalah: a. Tahap Pelaksanaan Lomba Lomba dilaksanakan dalam 4 tahap yaitu: 1. Guru mata pelajaran. Tahap III : Lomba tingkat provinsi 4. Organisasi pelaksana kegiatan lomba untuk setiap tahapan adalah seperti dikemukakan berikut ini. dan ruangan.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan BAB IV STRUKTUR DAN FUNGSI Untuk dapat melaksanakan kegiatan OSN Tahun 2011 secara baik dan efisien maka perlu penataan organisasi pelaksanaannya. b. Hadiah untuk para pemenang di tingkat kabupaten/ kota dan tingkat provinsi pengaturannya diserahkan 5 . Menyiapkan surat-surat dan keperluan lain yang terkait dengan penyelenggaraan seleksi tingkat sekolah. Tingkat kabupaten/kota dan provinsi: seleksi dilakukan melalui tes tertulis (materi soal disiapkan oleh Direktorat Pembinaan SMP). Merencanakan dan menyeleksi peserta lomba tingkat sekolah. Hadiah dan Penghargaan Hadiah dan penghargaan diberikan kepada peserta lomba. b. 2. Komite sekolah. Tingkat sekolah: seleksi diserahkan kepada sekolah yang bersangkutan. e. pengawas. Kepala sekolah. Mensosialisasikan penyelenggaraan lomba. dan tingkat nasional dengan mekanisme sebagai berikut: 1. Tahap II : Lomba tingkat kabupaten/kota 3. A. Unsur kepanitiaan Kepala sekolah membentuk panitia seleksi di tingkat sekolah yang terdiri dari unsur: a. 3. c. Mendaftar dan menginventarisir nama-nama peserta yang berminat mengikuti kegiatan seleksi tersebut. Tahap IV : Lomba tingkat nasional D. d. Panitia Seleksi di Tingkat Sekolah 1.

Waktu Pelaksanaan (tentatif) No. Perguruan tinggi. 1 2 Kegiatan Lomba tingkat sekolah Lomba tingkat kabupaten/kota Koreksi Hasil OSN Kab/Kota 3 4 Lomba tingkat provinsi Waktu Pelaksanaan April 2011 7 Mei 2011 8-10 Mei 2011 4 Juni 2011 Tempat  Pelaksanaan Sekolah  Ibukota  kabupaten/kota Dinas Pend.  Prov  Ibukota Provinsi Peserta tingkat nasional Ranking Perwakil an Lomba tingkat nasional 14 – 20 Juli 2011 Manado F. Para pemenang di tingkat nasional akan diberi hadiah dan penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional yang akan ditentukan kemudian. Direktorat Pembinaan SMP. E. Tim Juri Tim juri tingkat nasional terdiri dari unsur: 1. Lembaga-lembaga ilmu pengetahuan. 6 11 .Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan Perwakil an 2 orang terbaik setiap kab/kota selain peserta yang masuk kategori ranking Ranking nasional 1 s/d 66 1 orang terbaik setiap provinsi selain peserta yang masuk kategori ranking 2 orang terbaik setiap kab/kota selain peserta yang masuk kategori ranking Ranking nasional 1 s/d 66 1 orang terbaik setiap provinsi selain peserta yang masuk kategori ranking 2 orang terbaik setiap kab/kota selain peserta yang masuk kategori ranking Ranking nasional 1 s/d 66 1 orang terbaik setiap provinsi selain peserta yang masuk kategori ranking 2 orang terbaik setiap kab/kota selain peserta yang masuk kategori ranking Ranking nasional 1 s/d 66 1 orang terbaik setiap provinsi selain peserta yang masuk kategori ranking sepenuhnya kepada Pemerintah Daerah masingmasing sesuai dengan situasi dan kondisi. 2. Tim juri untuk tingkat kabupaten/kota dan provinsi disesuaikan dengan sumber daya manusia yang ada namun tetap memperhatikan criteria yang dibutuhkan sebagai juri. 3.

(N=jumlah kab/kota) Ranking 1 s. 2.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan karena itu.d N tingkat provinsi. Adil. Masing-masing provinsi diwakili oleh 1 orang peserta terbaik selain peserta yang tercantum pada ranking nasional. perunggu. 4. Rekapitulasi Peserta Peserta Peserta tingkat sekolah Peserta tingkat kab/kota Kategori Biologi Ditentukan oleh pihak sekolah 1 Orang terbaik setiap sekolah Fisika Ditentuk an oleh pihak sekolah 1 Orang terbaik setiap sekolah Matematika Ditentukan oleh pihak sekolah 1 Orang terbaik setiap sekolah IPS Ditentuka n oleh pihak sekolah 1 Orang terbaik setiap sekolah G. Independen (tidak memiliki kepentingan dan tidak memihak kepada siapapun). baik tingkat kabupaten/kota. E. jujur dan profesional. daftar hadir dan biodata peserta dibawa panitia Pusat ke Jakarta. Pemenang terbaik teori dan pemenang terbaik eksperimen untuk bidang Biologi dan Fisika diberi penghargaan sebagai the  best  theory dan the  best  experiment. Peserta lomba tingkat nasional berjumlah 99 orang untuk masing-masing bidang dengan ketentuan ranking nasional 1 sampai 66 dan 33 peserta terbaik perwakilan tiap provinsi.d N tingkat provinsi. Tidak terlibat dalam pembinaan peserta OSN. perak. Kompeten dalam bidang ilmu yang dilombakan.d N tingkat provinsi. 3. Peserta tingkat provinsi Ranking Ranking 1 s. Berpengalaman dalam kegiatan lomba sejenis. 5. provinsi maupun nasional. lembar jawaban. (N=jumlah kab/kota) 10 7 . Tahap IV: Lomba di Tingkat Nasional Lomba di tingkat nasional merupakan kegiatan untuk menetapkan peraih medali emas. (N=jumla h kab/kota) Ranking 1 s. (N=jumlah kab/kota) Ranking 1 s.d N tingkat provinsi. D. Kriteria Juri Kriteria juri adalah sebagai berikut: 1.

Oleh 9 8 . Mekanisme penyeleksian sepenuhnya menjadi wewenang masingmasing sekolah. Koreksi hasil seleksi tingkat provinsi dilaksanakan oleh panitia pusat. Mereka akan diseleksi untuk menentukan wakil dari kabupaten/kota yang akan mengikuti seleksi di tingkat provinsi. Supaya pelaksanaan lomba dapat berjalan dengan baik. selain yang masuk kategori ranking 110 provinsi) untuk setiap bidang. Pelaksanaan koreksi dilakukan oleh panitia tingkat provinsi dan hasil seleksi tingkat kabupaten/kota dilaporkan kepada panitia tingkat pusat. Peserta seleksi terdiri dari ranking provinsi dan perwakilan kabupaten/kota dengan rasio 1:2. dan 20 orang peserta perwakilan kabupaten/kota terbaik (masing-masing 2 orang setiap kabupaten/kota. B. Kegiatan seleksi dilaksanakan oleh panitia tingkat provinsi dan disupervisi oleh panitia pusat. maka peserta terdiri dari ranking provinsi 1-10. Soal dikirim oleh panitia pusat (dalam hal ini Direktorat Pembinaan SMP) kepada panitia kabupaten/kota. Sekolah mengirimkan peserta lomba tiap bidang studi dari hasil seleksi tingkat sekolah. Untuk mempermudah seleksi diharapkan panitia tingkat daerah menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan di wilayah masing-masing. Untuk setiap tahap terdapat 3 lingkup kegiatan yaitu: (1) Persiapan. maka setiap tahap dibuat mekanisme dan ruang lingkup kegiatan. Fisika. Matematika. Jumlah peserta yang dapat diikutsertakan untuk kegiatan seleksi tingkat kabupaten/kota berjumlah maksimal 4 orang. dan IPS). (2) Pelaksanaan. Sebagai contoh. untuk provinsi yang mempunyai 10 kabupaten/kota. Tahap I: Pelaksanaan Seleksi di Tingkat Sekolah Pelaksanaan seleksi di tingkat sekolah dimaksudkan untuk menentukan wakil siswa sebagai peserta olimpiade sains tingkat kabupaten. Tahap II: Pelaksanaan Kegiatan Seleksi di Tingkat Kabupaten/Kota Kegiatan olimpiade sains di tingkat kabupaten/kota merupakan proses seleksi untuk setiap perwakilan SMP Negeri atau Swasta di kabupaten/kota tersebut. A. C. Soal seleksi untuk tingkat provinsi dibawa oleh panitia pusat dan diserahkan kepada panitia provinsi. (3) Evaluasi dan Pelaporan. Adapun mekanisme yang dapat dilakukan oleh sekolah melalui dua cara yaitu: (1) Penunjukan berdasarkan persyaratan administratif dengan melihat track  record prestasi peserta selama dalam proses pembelajaran di sekolah (2) Memberikan peluang kepada semua siswa yang memenuhi persyaratan sebagai peserta dengan mengadakan kegiatan seleksi untuk semua siswa di sekolah yang berminat mengikuti olimpiade sains.Milik Negara Tidak Diperdagangkan Milik Negara Tidak Diperdagangkan BAB III MEKANISME PELAKSANAAN LOMBA Dalam pelaksanaan OSN terdapat beberapa tahapan yang perlu dilalui. masing-masing 1 orang untuk setiap bidang (Biologi . Tahap III: Pelaksanaan Seleksi di Tingkat Provinsi Seleksi di tingkat provinsi dilaksanakan di ibukota provinsi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful