You are on page 1of 17

SUPERKONDUKTOR

2.1 Sejarah Superkonduktor Superkonduktor pertama kali ditemukan oleh seorang fisikawan Belanda, Heike Kamerlingh Onnes, dari Universitas Leiden pada tahun 1911. Pada tanggal 10 Juli 1908, Onnes berhasil mencairkan helium dengan cara mendinginkan hingga 4 K atau 269°C. Kemudian pada tahun 1911, Onnes mulai mempelajari sifat-sifat listrik dari logam pada suhu yang sangat dingin. Pada waktu itu telah diketahui bahwa hambatan suatu logam akan turun ketika didinginkan di bawah suhu ruang, akan tetapi belum ada yang dapat mengetahui berapa batas bawah hambatan yang dicapai ketika temperature logam mendekati 0 K atau nol mutlak. Beberapa ilmuwan pada waktu itu seperti William Kelvin memperkirakan bahwa elektron yang mengalir dalam konduktor akan berhenti ketika suhu mencapai nol mutlak. Dilain pihak, ilmuwan yang lain termasuk Onnes memperkirakan bahwa hambatan akan menghilang pada keadaan tersebut. Untuk mengetahui yang sebenarnya terjadi, Onnes kemudian mengalirkan arus pada kawat merkuri yang sangat murni dan kemudian mengukur hambatannya sambil menurunkan suhunya. Pada suhu 4,2 K, Onnes mendapatkan hambatannya tiba-tiba menjadi hilang. Arus mengalir melalui kawat merkuri terus-menerus. Dengan tidak adanya hambatan, maka arus dapat mengalir tanpa kehilangan energi. Percobaan Onnes dengan mengalirkan arus pada suatu kumparan superkonduktor dalam suatu rangkaian tertutup dan kemudian mencabut sumber arusnya lalu mengukur arusnya satu tahun kemudian ternyata arus masih tetap mengalir. Fenomena ini kemudian oleh Onnes diberi nama superkondutivitas. Atas penemuannya itu, Onnes dianugerahi Nobel Fisika pada tahun 1913. Dari experiment tersebut, Onnes mengambil kesimpulan bahwa hambatan suatu logam akan turun (bahkan hilang sama sekali) ketika mendinginkan logam tersebut dibawah suhu ruang (suhu yang sangat dingin) atau setidaknya lebih rendah dari suhu kritis (critical temperature, Tc) logam tersebut. Kurva hasil pengamatan Onnes digambarkan pada gambar 2.1 berikut :

tembaga dan perak yang merupakan logam konduktor terbaik bukanlah suatu superkonduktor. Hal ini akan menyebabkan magnet tersebut ditolak. Walter Meissner dan Robert Ochsenfeld menemukan bahwa suatu superkonduktor akan menolak medan magnet. dalam superkonduktor arus yang dihasilkan tepat berlawanan dengan medan tersebut sehingga medan tersebut tidak dapat menembus material superkonduktor tersebut. suatu arus induksi akan mengalir dalam konduktor tersebut. Sebagai contoh. Selain merkuri. Sebagaimana diketahui. sejak penemuan Onnes ini dipublikasikan. Prinsip inilah yang kemudian diterapkan dalam generator. Hal yang ironis adalah logam emas. karbon juga bersifat superkonduktor dengan Tc 15 K. ternyata beberapa unsur-unsur lainnya juga menunjukkan sifat superkonduktor dengan harga Tc yang berbeda. Efek Meissner ini sedemikian kuatnya sehingga sebuah magnet dapat melayang karena ditolak oleh superkonduktor. maka efek Meissner ini akan hilang dan material akan kehilangan sifat superkonduktivitasnya. ditemukan juga superkonduktor-superkonduktor lainnya. Fenomena ini dikenal dengan istilah diamagnetisme dan efek ini kemudian dikenal dengan efek Meissner. Akan tetapi.Gambar 2.1 Kurva hasil pengamatan Onnes Namun perlu diingat bahwa untuk mencapai sifat superkonduktifitas ini diperlukan energi untuk pendinginan yang tidak kalah besarnya. Dengan berlalunya waktu. Apabila medan magnetnya terlalu besar. . apabila suatu konduktor digerakkan dalam medan magnet. Oleh sebab itulah. gambar 2. hingga kini para ilmuwan masih berupaya mencari material superkonduktor yang bisa beroperasi pada suhu ruang (sehingga tidak diperlukan lagi pendingin). Penemuan lainnya yang berkaitan dengan superkonduktor terjadi pada tahun 1933. Medan magnet ini juga tidak boleh terlalu besar.

Barium. Artinya superkonduktor dapat menghantarkan arus walaupun tanpa adanya sumber tegangan. Tembaga. . Karena suhunya cukup tinggi dibandingkan dengan material superkonduktor yang lain. Resistivitas suatu bahan bernilai nol jika dibawah suhu kritisnya. Alex Müller and Georg Bednorz. dan Oksigen yang bersifat superkonduktor pada suhu tertinggi pada waktu itu. Keramik tidak menghantarkan listrik sama sekali pada suhu ruang. Karakteristik dari bahan Superkonduktor adalah medan magnet dalam superkonduktor bernilai nol dan mengalami efek meissner. Penemuan demi penemuan dibidang superkonduktor kini masih saja dilakukan oleh para peneliti di dunia.2 Definisi Superkonduktor Superkonduktor merupakan bahan material yang memiliki hambatan listrik bernilai nol pada suhu yang sangat rendah. Switzerland berhasil membuat suatu keramik yang terdiri dari unsur Lanthanum. Penemuan ini membuat keduanya diberi penghargaan hadiah Nobel setahun kemudian. Hal ini menyebabkan para peneliti pada waktu itu tidak memperhitungkan bahwa keramik dapat menjadi superkonduktor.Pada bulan Februari 1987. Penemuan ini menjadi spektakuler karena keramik selama ini dikenal sebagai isolator. Penemuan ini menjadi penting karena dengan demikian dapat digunakan nitrogen cair sebagai pendinginnya.Pada tahun 1986 terjadi sebuah terobosan baru di bidang superkonduktivitas. 30 K. maka materialmaterial tersebut diberi nama superkonduktor suhu tinggi. yaitu (TMTSF)2PF6. Titik kritis senyawa organik ini masih sangat rendah yaitu 1. 2. peneliti di Laboratorium Riset IBM di Rüschlikon. Penemuan lainnya yang juga fenomenal adalah berhasil disintesanya suatu bahan organik yang bersifat superkonduktor.2 K. ditemukan suatu keramik yang bersifat superkonduktor pada suhu 90 K.

Hal ini menyebabkan adanya hambatan listrik pada logam konduktor. Gambar 2. inti yang bermuatan positif menarik elektron yang bermuatan negatif dan mengakibatkan elektron bergetar.1 Sifat Kelistrikan Superkonduktor Sebelum menjelaskan prinsip superkonduktor.2 Grafik hubungan antara resistivitas terhadap suhu 2.3 Keadaan normal atom kisi pada logam Pada bahan superkonduktor terjadi juga interaksi antara elektron dengan inti atom. Namun elektron dapat melewati inti tanpa mengalami hambatan dari atom kisi. akan lebih baik jika terlebih dahulu menjelaskan bagaimana kerja logam konduktor pada umumnya. Ketika elektron melewati kisi. Bahan logam tersusun dari kisi-kisi dan basis serta electron bebas. .3 Sifat Superkondukor 2. Medan listrik akan menghamburkan elektron ke segala arah dan menumbuk atom-atom pada kisi.3. elektron akan mendapat percepatan. Ketika medan listrik diberikan pada bahan. Efek ini dapat dijelaskan oleh Teori BCS.Gambar 2.

Efek ini dinamakan Efek Meissner. Ketika elektron pertama pada Cooper Pairs melewati inti atom kisi. Hal ini terjadi karena superkonduktor menghasilkan medan magnet dalam bahan yang berlawanan arah dengan medan magnet luar yang diberikan.2 Sifat Kemagnetan Superkonduktor Sifat lain dari superkonduktor yaitu bersifat diamagnetisme sempurna.4 Keadaan superkonduktor atom kisi pada logam Jika ada dua buah elektron yang melewati kisi. Jika sebuah superkonduktor ditempatkan pada medan magnet. Pasangan elektron ini akan melalu kisi tanpa gangguan dengan kata lain tanpa hambatan. medan magnet akan ditolak. elektron kedua akan mendekati elektron pertama karena gaya tarik dari inti atom-atom kisi lebih besar. . Sedangkan elektron lainnya menyerap Phonon. Pertukaran Phonon ini mengakibatkan gaya tarik menarik antar elektron.Gambar 2. 2. Gaya ini melebihi gaya tolakmenolak antar electron sehingga kedua elektron bergerak berpasangan. Efek yang sama dapat diamati jika medan magnet diberikan pada bahan dalam suhu normal kemudian didinginkan sampai menjadi superkonduktor. Elektron yang mendekati inti atom kisi akan bergetar dan memancarkan Phonon. maka tidak akan ada medan magnet dalam superkonduktor. Pada suhu kritis. Efek ini dapat dijelaskan dengan istilah Phonons. Pasangan ini disebut Cooper Pairs.3.

5 Diamagnetik sempurna Ketika superkonduktor ditempatkan di medan magnet luar yang lemah.Gambar 2. Apabila medan magnetnya terlalu besar. Setelah itu medan magnet bernilai nol. Gambar 2. Peristiwa ini dinamakan Efek Meissner dan merupakan karakteristik dari superkonduktor. Efek Meissner ini sangat kuat sehingga sebuah magnet dapat melayang karena ditolak oleh superkonduktor.6 Efek meissner . Pada bahan superkonduktor umumnya London Penetration Depth sekitar 100 nm. medan magnet akan menembus superkonduktor pada jarak yang sangat kecil dan dinamakan London Penetration Depth. maka efek Meissner ini akan hilang dan material akan kehilangan sifat superkonduktivitasnya. Medan magnet ini juga tidak boleh terlalu besar. Efek Meissner adalah efek dimana superkonduktor menghasilkan medan magnet.

4 Suhu dan Medan Magnet Kritis a.3. sehingga dengan ukar menukar phonon dua elektron justru akan membentuk ikatan menjadi pasangan Cooper. Dalam teori ini dikatakan bahwa elektron-elektron dalam superkonduktor selalu dalam keadaan berpasang-pasangan dan seluruhnya berada dalam keadaan kuantum yang sama. Cooper dan Schrieffer pada tahun 1975 dikenal sebagai teori BCS yang akhirnya memenangkan hadiah Nobel pada tahun 1972.7 London penetration depth 2.3 Sifat Quantum Superkonduktor Teori tentang superkonduktor yang lebih terinci melibatkan mekanika kuantum yang dalam. padahal pada suhu T < Tc getaran kerangka tidak memiliki cukup energi untuk mematahkan ikatan pasangan tersebut. pasangan-pasangan ini disebut pasangan Cooper. phonon adalah kuantum energi getaran kerangka (lattice) kristal bahan. 2.Gambar 2. jadilah bahan tersebut superkonduktor. Elektron tersebut akan menimbulkan distorsi terhadap kerangka kristal sehingga menimbulkan daerah tarikan. diajukan oleh Barden. suatu elektron tidak dapat terhambur tanpa mengganggu pasangannya. Oleh karena keadaan kuantum mereka semuanya sama.3. Kita bandingkan dengan elektron konduksi dalam konduktor biasa. Suhu kritik . Tarikan ini dalam superkonduktor pada suhu rendah bisa mengalahkan tolakan Coulomb antar elektron. Di sini electron bergerak sendiri-sendiri dan akan kehilangan sebagian energinya jika ia terhambur oleh kotoran (impurities) atau oleh phonon. Akibatnya mereka tahan terhadap hamburan.

meter. Perubahan watak seperti ini sama-sama mempunyai suatu suhu transisisI. bahkan ada yang ekstrim menjadi isolator! Untuk suhu T < Tc bahan berada dalam keadaan superkonduktor. sehingga cukup beralasan bila resistivitasnya dikatakan sama dengan nol. Transisi ke keadaan normal ini bukan selalu berarti menjadi konduktor biasa yang baik.1 berikut ini : Tabel 2. Resistivitasnya yang terukur tidak akan melebihi 10-25 ohm.Perubahan watak bahan dari keadaan normal ke keadaan superkonduktor dapat dianalogikan misalnya dengan perubahan fase air dari keadaan cair ke keadaan padat. ternyata arus listrik yang terjadi bertahan sampai bertahun-tahun. pada transisi fase ada yang disebut titik didih (dari fase cair ke gas) dan titik beku (dari fase cair ke padat). Di dalam eksperimen.8 Grafik resistivitas bahan Pada suhu T > Tc bahan dikatakan berada dalam keadaan normal. pada umumnya malah menjadi penghantar yang jelek. pengukuran resistivitasnya dilakukan dengan menginduksi suatu sampel bahan berbentuk cincin.8 di bawah ini : Gambar 2. mari kita lihat grafik resistivitas sebagai fungsi suhu mutlak pada gambar 2. Perkembangan bahan superkonduktor dari saat pertama kali ditemukan sampai sekarang dapat diikuti pada tabel 2. pada transisi superkonduktor suhu ini disebut sebagai suhu kritik Tc.1 Perkembangan bahan superkonduktor . Pada transisi feromagnetik suhu transisinya disebut suhu Curie. ia memiliki resistansi listrik. Besaran fisis yang berkaitan dengan transisi superkonduktor adalah resistivitas bahan.

Medan Magnet Kritik Tinggi rendahnya suhu transisi Tc dipengaruhi banyak faktor. Seperti tekanan yang dapat menurunkan titik beku air. Suatu hal yang menarik. Pada tahun 1960-an lahirlah keluarga superkonduktor tipe II. bahwa unsur-unsur yang pada suhu kamar merupakan konduktor banyak diantara mereka yang tidak memiliki sifat superkonduktor pada suhu rendah. ada kira-kira 27 jenis dari tipe ini. yang biasanya berupa kombinasi unsur molybdenum (Mo). Sebagian merupakan senyawa.Muller dan G. Mereka menemukan bahwa senyawa keramik tembaga oksida dapat memiliki sifat superkonduktor pada suhu yang relatif tinggi. timah (Sn). Kuat medan magnet yang menentukan harga Tc ini disebut medan kritik (Hc).Keluarga superkonduktor yang terdiri dari unsur-unsur tunggal yang dipelopori oleh temuan Onnes.Bednorz memulai era baru bagi ilmu bahan superkonduktor. Perkembangan selanjutnya tampak agak seret. sebagian lagi merupakan larutan padatan. alasannya akan menjadi jelas kemudian. Ahli riset di Institut Teknologi California meramalkan bahwa suhu kritik superkonduktivitas tidak akan pernah melampaui 250 K. contohnya tembaga. Sifatnya agak berbeda dengan tipe I karena suhu kritiknya relatif lebih tinggi. indium (In) atau galium (Ga). niobium (Nb). . Semua alat yang telah menerapkan superkonduktor dewasa ini menggunakan bahan tipe II ini. Kita lihat grafik ketergantungan Tc terhadap kuat medan magnet pada gambar2. vanadium (V). A. disebut superkonduktor tipe I atau superkonduktor konvensional. rekor suhu kritik yang saat ini sudah mencapai 125 K juga dipegang oleh golongan ini. perak dan golongan alkali. para ahli sendiri masih meributkan ada tidaknya batas suhu kritik yang mungkin dicapai. germanium (Ge). sehingga tipe II ini sering disebut superkonduktor yang alot.9. suhu kritik superkonduktor juga bisa turun dengan hadirnya medan magnet yang cukup kuat. Pada tahun 1985 di laboratorium riset IBM di Zurich. b. jadi masih cukup jauh di bawah suhu kamar.

agar ia tetap bersifat superkonduktor ia tidak boleh menerima medan magnet lebih besar dari 48000 A/m atau mengangkut arus listrik lebih dari 300 A. Untuk superkonduktor berbentuk kawat beradius r. bahan superkonduktor memiliki ketahanan yang terbatas terhadap medan magnet dari luar dan arus listrik yang bisa diangkutnya.8 ´ 104 A/m misalnya.1 Hc (0) adalah harga maksimum Hc yaitu harga pada suhu 0 K. suhu kritiknya turun menjadi 4 K. yaitu jika ia diberi aliran arus listrik. Ambil contoh untuk kawat Pb beradius 1 mm pada suhu 4 K. Medan kritiknya ini dapat dinyatakan dengan persamaan : 2. Kalau harga-harga kritik ini dilampaui. arus kritiknya dinyatakan oleh aturan Silsbee : 2. padahal dalam prakteknya penguapan 1 liter N2 setara dengan penguapan 25 liter He.4 Tipe ± tipe Superkonduktor . Medan kritik ini tidak harus berasal dari luar. Sebagai perbandingan YBCO pada suhu 77 K dapat mengangkut arus sebesar 530 A.450). 2. cukup lumayan! Naiknya suhu operasi mempunyai nilai ekonomis. karena biaya pendinginan menjadi lebih murah dibandingkan helium cair (untuk menjaga suhu 4 K). tapi juga bisa ditimbulkan oleh medan internal. oleh sebab itulah secara teknis superkonduktor tipe II lebih baik pakai.2 K.2 Jadi pada suhu tertentu ( T < Tc ) . sifat superkonduktor bahan akan lenyap dengan sendirinya.9 Grafik ketergantungan Tc terhadap kuat medan magnet Walaupun Pb bersuhu kritik normal (tanpa medan magnet) 7. Artinya dengan medan sbesar itu pada suhu 5 K pun Pb masih bersifat normal. Satu liter He harganya US$ 4 (Rp.7000) sedangkan satu liter N2 cuma 25 cent (Rp. apabila ia dikenai medan H = 4. Pada ukuran dan suhu yang sama Nb3Sn mampu mengangkut 12500 A.Gambar 2.

efek Meissner nya tidak terjadi.2 Superkonduktor Tipe II Superkonduktor tipe II ini tidak dapat dijelaskan dengan teori BCS karena apabila superkonduktor jenis II ini dijelaskan dengan teori BCS. gejala superkonduktivitasnya akan menghilang. 2. yakni gejala penolakan medan magnet luar (asalkan kuat medannya tidak terlalu tinggi) oleh superkonduktor. Gambar 2.4. dan Schrieffer) dijelaskan dengan menggunakan pasangan elektron (yang sering disebut pasangan Cooper).Berdasarkan interaksi dengan medan magnetnya. Cooper. Akibat dari adanya pembentukan pasangan dan tarikan ini arus listrik akan bergerak dengan merata dan superkonduktivitas akan terjadi. Maka pada superkonduktor tipe I akan terus ± menerus menolak medan magnet yang diberikan hingga mencapai medan magnet kritis.4.1 Superkonduktor Tipe I Superkonduktor tipe I menurut teori BCS (Bardeen. Kemudian dengan tiba-tiba bahan akan berubah kembali ke keadaan normal.10 Grafik Magnetisasi terhadap medan magnet 2. Pasangan elektron bergerak sepanjang terowongan penarik yang dibentuk ion-ion logam yang bermuatan positif. Abrisokov berhasil memformulasikan teori baru untuk menjelaskan superkonduktor jenis II . maka superkonduktor dapat dibagi menjadi dua tipe yaitu Superkonduktor Tipe I dan Superkonduktor Tipe II. Bila kuat medannya melebihi batas kritis. Superkonduktor yang berkelakuan seperti ini disebut superkonduktor jenis pertama yang secara fisik ditandai dengan efek Meissner.

Teori ini merupakan terobosan dan masih digunakan dalam pengembangan dan analisis superkonduktor dan magnet. 3. 2. Kalsinasi pada suhu 9400 C selama 24 jam. Ia mendasarkan teorinya pada kerapatan pasangan elektron yang dinyatakan dalam parameter keteraturan fungsi gelombang. Pendinginan pada suhu kamar. Superkonduktor Tipe II memiliki suhu kritis yang lebih tinggi dari superkonduktor tipe I. Abrisokov dapat menunjukkan bahwa parameter tersebut dapat mendeskripsikan pusaran (vortices) dan bagaimana medan magnet dapat memenetrasi bahan sepanjang terowongan dalam pusaran-pusaran ini. BaCO3. b. SrCO3. Persiapan bahan dengan komposisi awal dengan menggunakan perbandingan molar offstokiometri. Langkah-langkah sintesis Superkonduktor Sampel BPSCCO-2223 terdiri dari : 1. Pendinginan dalam tungku. 2. Pencampuran dan penggerusan pertama di dalam mortar agate. Sintering pada suhu 9400 C. 4. Langkah-langkah sintesis Sampel YBa2Cu3O7 diantaranya : 1. maka bahan akan kembali ke keadaan semula. 5. Lebih lanjut ia pun dengan secara mendetail dapat memprediksikan jumlah pusaran yang tumbuh seiring meningkatnya medan magnet. . CuO. Pada suhu kritis. Namun perubahan sifat kemagnetan tidak tiba-tiba tetapi secara bertahap. CaCO3. Sampel BPSCCO-2223 Bahan-bahan yang diperlukan untuk melakukan sintesis bahan Sampel BPSCCO-2223 adalah Bi2O3. Persiapan bahan dengan komposisi awal dengan menggunakan perbandingan molar offstokiometri. Kalsinasi pada suhu 810° C selama 20 jam.ini. Superkonduktor tipe II akan menolak medan magnet yang diberikan. Sampel YBa2Cu3O7 Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat sampel YBa2Cu3O7 adalah Y2O3. 2.5 Sintesis Superkonduktor a. CuO. Pencampuran dan penggerusan pertama di dalam mortar agate. PbO.

dan Jerman. 90 jam). Sintering pada suhu 830° C. Hambatan tidak disukai karena dengan adanya hambatan maka arus akan terbuang menjadi panas. yaitu: 1. Apabila hambatan menjadi nol. di dunia pada 2005 hanya ada dua jalur Maglev yang dibuka umum. Pengukuran Suhu Kritis (Tc) 4. Beberapa negara yang telah menggunakan kereta api jenis ini adalah Jepang. maka tidak ada energi yang hilang pada saat arus mengalir. 5. Uji X-ray Diffraction 3. Pengukuran Fraksi Volume (FV) 2.4 Aplikasi Superkonduktor Superkonduktor kini telah banyak digunakan dalam berbagai bidang. Penggerusan kedua. Kereta ini mampu melaju dengan kecepatan sampai 650 km/jam (404 mpj) jauh lebih cepat dari kereta biasa. Berikut ini merupakan beberapa contoh dari aplikasi penggunaan material superkonduktor : 1. Amerika. Setelah proses sintering selesai dalam waktu yang berkesesuaian (30 jam. . di Shanghai dan Kota Toyota. Selama proses pembentukan sampel tersebut.3. Kereta Magnet (Maglev. 60 jam. Seperti namanya. Uji Efek Meissner 2. prinsip dari kereta api ini adalah memanfaatkan gaya angkat magnetik pada relnya sehingga terangkat sedikit ke atas. Magnetic Levitation Train) MagLev adalah singkatan dari MAGnetically LEVitated trains yang terjemahan bebasnya adalah kereta api yang mengambang secara magnetis. Perancis. 4. Dikarenakan mahalnya pembuatan relnya. maka akan diadakan beberapa pengujian karakteristik sampel. sampel akan diujikan dengan yang diarahkan untuk mengendalikan pewaktuan dari proses sintering dengan suhu pilihan adalah 830° C. kemudian gaya dorong dihasilkan oleh motor induksi. Sering juga disebut kereta api magnet. Pendinginan dalam tungku.

penopang ini diluruskan menjadi jalur lurus. Dalam contoh. Diamagnetik dan magnet superkonduktivitas dapat menopang maglev dengan stabil. Oleh karena itu untuk keamanan penumpang. Efek dari medan magnetik yang kuat tidak diketahui banyak. secara horizontal untuk menciptakan daya angkat. Array Halback mulanya dikembangkan untuk pembimbing sinar dari . mungkin lebih ekonomis. menggunakan magnet permanen (Inductrack) Jepang and Jerman merupakan dua negara yang aktif dalam pengembangan teknologi maglev menghasilkan banyak pendekatan dan desain. Inductrack dikembangkan oleh fisikawan Wiliiam Post di Lawrence Livermore National Laboratory. Inductrack pada awalnya dikembangkan sebagai motor magnetik dan penopang untuk "flywheel" untuk menyimpan tenaga. Berat dari elektromagnet besar juga merupakan isu utama dalam desain. Magnet dan gerbong tidak membutuhkan tenaga. Sekumpulan kabel putar berada di rel. Medan magnet yang sangat kuat dibutuhkan untuk mengangkat kereta yang berat. karena ia tergantung kepada arus yang diinduksi pada sekumpulan elektromagnetik pasif oleh magnet permanen. kecuali untuk pergerakan gerbong. Pengangkatan magnetik murni menggunakan elektromagnet atau magnet permanen tidak stabil karena teori Earnshaw. Teknik ini memiliki kemampuan membawa beban yang berhubungan dengan kecepatan kendaraan. kereta dapat diangkat oleh gaya tolak magnet dan dapat melaju dengan motor linear. pelindungan dibutuhkan. dan secara vertikal untuk memberikan kestabilan. magnet permanen berada di gerbong. Array Halbach adalah pengaturan dari magnet permanen yang menstabilisasikan putaran kabel yang bergerak tanpa penstabilan elektronik. yang dapat menambah berat kereta. Konsepnya mudah namun teknik dan desainnya kompleks. Inductrack menggunakan array Halbach untuk penstabilan.Teknologi Ada tiga jenis teknologi maglev: * Yang tergantung pada magnet superkonduktivitas (suspensi elektrodinamik) * Yang tergantung pada elektromagnetik terkontrol (suspensi elektromagnetik) * Yang terbaru. Maglev Transrapid di Shanghai Sistem yang lebih baru dan tidak terlalu mahal disebut Inductrack. Dengan sedikit perubahan. Dalam suatu desain.

dan mengurangi efek potensial bagi penumpang. Konsekuensinya. Cara kerja Prinsip gaya dorongnya Kereta Maglev mengambang kurang lebih 10mm di atas rel magnetiknya. dan di perhitungkan lebih mengganggu daripada kereta konvensional. dan dijelaskan olehnya dalam "Proceedings of the Institution of Electrical Engineers".470. sehingga tidak menimbulkan gesekan. 112. Untuk dapat melakukan ini. Sekarang ini.percepatan partikel. Powell dan Gordon T. NASA melakukan riset penggunaan sistem Maglev untuk meluncurkan pesawat ulang alik. . 1965. suatu tugas yang membutuhkan pewaktuan pulse magnet yang rumit (lihat coilgun) atau arus listrik yang sangat cepat. Riset dan pengembangan Paten pertama untuk kereta maglev didorong oleh motor "linear" adalah paten AS 3. pp.828 dikeluarkan pada Oktober 1969 oleh James R. sangat bertenaga (lihat railgun). Danby. NASA harus mendapatkan peluncuran pesawat ulang alik maglev mencapai kecepatan pembebasan. Teknologi dasarnya ditemukan oleh Eric Laithwaite. 2361-2375. Kelebihan dan kekurangan Kelebihan utama dari kereta ini adalah kemampuannya yang bisa melayang di atas rel. Mereka juga memiliki medan magnet di pinggir rel. Untuk itu dikembangkan lagi Kereta Maglev yang lebih aerodinamis. secara teoritis tidak akan ada penggantian rel atau roda kereta karena tidak akan ada yang aus (biaya perawatan dapat dihemat). Gaya resistansi udara tentunya masih ada. Dikarenakan bentuk dan kecepatan kereta yang fantastis ini. Keuntungan sampingan lainnya adalah tidak ada gaya resistansi akibat gesekan. Sebuah studi membuktikan suara yang ditimbulkan oleh kereta meglev dengan kereta konvensional biasa lebih bising sekitar 5dB yaitu 78% nya. kebisingan (suara) yang ditimbulkan disaat kereta ini bergerak hampir sama dengan sebuah pesawat jet. vol. Dorongan ke depan dilakukan melalui interaksi antara rel magnetik dengan mesin induksi yang juga menghasilkan medan magnetik di dalam kereta (lihat gambar). Kekurangan lain kereta ini adalah di mahalnya investasi terutama pengadaan relnya.

250 pon kabel superkonduktor dapat . superkonduktor digunakan untuk membuat suatu superkomputer dengan kemampuan berhitung yang fantastis. untuk mendinginkan superkonduktor. Satu unit D-SMES dapat menyimpan energi listrik sebesar 3 juta Watt yang dapat digunakan untuk menstabilkan listrik apabila terjadi gangguan listrik. Untuk transmisi listrik. Chengdu. Sistem ini menggunakan nitrogen cair. Supercomputer Dibidang komputer. Laithwaite mematenkan motor "linear" pada 1948. Dengan menggunakan kabel superkonduktor. Sistem ini berdasarkan prinsip "bulk" konduktor temperatur tinggi dapat diangkat atau dilayangkan secara stabil di atas atau di bawah magnet permanen. yang sangat murah. Suatu perusahaan amerika. arus yang dapat ditransmisikan akan jauh meningkat. Kabel (Transmisi) superkonduktor Untuk transmisi listrik. Generator yang dibuat dari superkonduktor memiliki efisiensi sebesar 99 an ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan generator yang menggunakan kawat tembaga. Pada 31 Desember 2000. pemerintah Amerika Serikat dan Jepang berencana untuk menggunakan kabel superkonduktor dengan pendingin nitrogen untuk menggantikan kabel listrik bawah tanah yang terbuat dari tembaga. 4. superkonduktor temperatur tinggi berawak pertama secara sukses diuji di barat daya Universitas Jiaotong. diminta untuk memasang suatu sistem penstabil listrik yang diberi nama Distributed Superconducting Magnetic Energy Storage System (DSMES). Muatannya di atas 530 kg dan jarak pelayangannya lebih dari 20 mm. Generator listrik super-efisien Penggunaan superkonduktor yang sangat luas tentu saja dibidang listrik. 2. Pemerintah Amerika Serikat dan Jepang berencana untuk menggunakan kabel superkonduktor dengan pendingin nitrogen untuk menggantikan kabel listrik bawah tanah yang terbuat dari tembaga. 250 pon kabel superkonduktor dapat menggantikan 18. Cina. American Superconductor Corp.dengan judul "Electromagnetic Levitation". 3. Dengan menggunakan kabel superkonduktor. arus yang dapat ditransmisikan akan jauh meningkat.000 pon kabel tembaga mengakibat efisiensi sebesar 7000 ari segi tempat.

000 persen dari segi tempat. HTS-SQUID Di bidang militer. 6. . Motor listrik superkonduktor Superkonduktor juga digunakan untuk membuat suatu motor listrik dengan tenaga 5. 5.menggantikan 18.000 tenaga kuda.000 pon kabel tembaga mengakibat efisiensi sebesar 7. HTS-SQUID digunakan untuk mendeteksi kapal selam dan ranjau laut.