Unsur Golongan VII A

Sifat-sifat unsur golongan VII A (F, Cl, Br, I, At) adalah sebagai berikut :
y y y y y y y y y y

Membentuk ion X(pangkat negatif) dengan kecenderungan semakin ke bawah semakin sulit terbentuk Reaktivitas dengan senyawa lain untuk membentuk senyawa halida semakin ke bawah semakin berkurang Kecuali Flour, dapat larut dalam air dengan tersolvasi. Flour bereaksi sempurna dalam air membentuk HF Makin ke bawah stabilitas HX makin menurun Kecuali HF, semua HX bersifat asam kuat Kecuali F, dapat membentuk asam oksi yang stabil Kekuatan reduktor adalah HF < HCl < HBr < HI Urutan titik didih adalah HCl < HBr < HI < HF

Umumnya tidak terdapat dalam unsur bebas di alam karena sifat yang sangat reaktif Kecuali At (bersifat radioaktif), membentuk senyawa unsur diatomik X2

dalam udara kering maka akan ditemukan kandungan gas mulia sebagai berikut : Helium = 0. Sejarah Gas Mulia Sejarah gas mulia berawal dari penemuan Cavendish pada tahun 1785. Gasgas ini pun sangat sedikit kandungannya di bumi.Unsur Golongan VII A Gas mulia Gas mulia adalah unsur-unsur yang terdapat dalam golongan VIIIA yang memiliki kestabilan yang sangat tinggi dan sebagian ditemukan di alam dalam bentuk monoatomik. karena radon bersifat radio aktif.00052 % Neon = 0. unsur-unsur yang terdapat dalam gas mulia yaitu Helium (He). Lord Raleigh dan Sir William Ramsay berhasil memisahkan salah satu unsur gas di atmosfer (yang sekarang di kenal sebagai gas mulia) berdasarkan data spektrum. Lalu ia mencoba mereaksikan zat tersebut tetapi tidak berhasil dan akhirnya zat tersebut diberi nama argon. Kripton(Kr).Lalu pada tahun 1894.000008 Radon = Radioaktif* Tapi di alam semesta kandungan Helium paling banyak diantara gas mulia yang lain karena Helium meupakan bahan bakar dari matahari. Dan sekalipun ditemukan akan cepat berubah menjadi unsur lain. Xenon (Xe). Radon = amat sedikit jumlahnya di atmosfer atau udara. . Dan karena jumlahnya yang sangat sedikit pula radon disebut juga sebagi gas jarang. Cavendish menemukan sebagian kecil bagian udara (kuarang dari 1/2000 bagian) sama sekali tidak berreaksi walaupun sudah melibatkan gas-gas atmosfer. Argon(Ar).934 % Kripton = 0.00182 % Argon = 0.00011 % Xenon = 0. Radon (Rn). Neon (Ne).

Dan akhirnya istilah untuk menyebut zat-zat telah berganti.10 54 8 1.45 9.7 -153 131. sebelum membahas hal tersebut mari kita lihat data-data dari gas mulia. Lalu pada tahun 1898 Ramsay dan Travers memperoleh zat baru yaitu Kripton.29 222 .1785 0.95 32 8 1.0026 20.75 -185. Nama Radon sendiri baru dikenal pada tahun 1923.Neon . Pembuatan unsur gas mulia sendiri baru ditemukan pada tahun 1962.8 -245.1797 39.73 -62 2 2 0. Berikut merupakan beberapa ciri fisis dari gas mulia. yang menyebutnya sebagai pancaran radium.Helium .9 -108 86 8 1.65 4.30 5. Sementara itu Neon ditemukan dengan cara mencairkan udara dan melakukan pemisahan dari gas lain dengan penyulingan bertingkat.Dan pada tahun1895 Ramsay berhasil mengisolasi Helium.Kripton . Xenon serta Neon.Radon Helios (Yunani) : matahari Argos (Yunani) : malas Neos (Yunani) : baru Kriptos (Yunani) : tersembunyi Xenos (Yunani) : asing Radium Sifat Gas Mulia Gas mulia memiliki beberapa sifat baik secara fisis maupun kimia. Nama Helium sendiri merupakan saran dari Lockyer dan Frankland.50 10 8 0. Helium Neon Nomor atom Elektron valensi Jari-jari atom( ) Massa atom (gram/mol) Massa jenis (kg/m ) Titik didih ( C) 0 3 Argon Kripton Xenon Radon 18 8 0. Yang awalnya disebut gas inert (lembam) telah berganti menjadi gas mulia yang berarti stabil atau sukar berreaksi. Neil Bartlett barhasil membuat senyawa xenon yaitu XePtF6. sejak saat itu barulah ditemukan berbagai gas mulia lain yang berhasil di buat. Pembuatan unsur tersebut diawali oleh seorang ahli kimia yang berasal dari Kanada yaitu Neil Bartlett.Argon . Kripton dan Xenon ditemukan dalam residu yang tersisa setelah udara cair hampir menguap semua. Janssen menemukan spektrum Helium dari sinar matahari berupa garis kuning. Pada tahun 1900 Radon ditemukan oleh Friedrich Ernst Dorn.9 -268. Pada tahun William Ramsay dan Robert Whytlaw-Gray menyebutnya sebagai niton serta menentukan kerapatannya sehingga mereka menemukan Radon adalah zat yang paling berat di masanya (sampai sekarang).348 83.784 3.8 1.Xenon . hal ini berawal dari penemuan Janssen pada tahun 1868 saat gerhana matahari total.Asal usul nama unsur gas mulia: .8 0.

64 9.73 21 2640 29 2080 12. Sedangkan energi pengionnya berkurang.2 3.1 2.2 -248.4 2.30 -71 2.332 189. Berikut adalah konfigurasi elektron gas mulia He = 1s2 Ne = 1s2 2s2 2p6 Ar = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 Kr = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 Xe = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 Rn = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s2 4f14 5d10 6p6 Karena konfigurasi elektronnya yang stabil gas mulia juga biasa digunakan untuk penyingkatan konfigurasi elektron bagi unsur lain.1 -157 0 1.6 0. contoh : Br = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p5 menjadi Br = [Ar] 4s2 3d10 4p5 Sifat Fisis Gas mulia merupakan unsur gas pada suhu kamar dan mendidih hanya beberapa derajat di atas titik cairnya.0845 1.4.1 1.4 41 1170 41 1040 *= Helium dipadatkan dengan cara menaikkan tekanan bukan menurunkan suhu.89 0.4 0.Titikleleh (0C) Bilangan oksidasi Keelekronegatifan Entalpi peleburan (kJ/mol) Entalpi penguapan (kJ/mol) Afinitas elektron (kJ/mol) Energi ionisasi (kJ/mol) -272. Adapula hal penting yang menyebabkan gas mulia amat stabil yaitu konfigurasi elektronnya. Jari-jari. titik leleh serta titik didih gasnya mulanya bertambah seiring bertambahnya nomor atom.64 16.45 35 1520 0.4 0 * 0 0.2.03 39 1350 -112 2.19 6. .

Tetapi gas mulia pun masih dapat berreaksi dengan atom lain. Ar. Kr. Beberapa dari sifat tersebut mengalami kenaikan karena gaya london terutama pada entalpi peleburan dan entalpi penguapan. Tetapi gas mulia adalah unsur yang tidak reaktif karena memiliki konfigurasi elektron yang sudah satbil. Reaksi pada Gas Mulia Gas Mulia adalah gas yang sudah memiliki 8 elektron valensi dan memiliki kestabilan yang tinggi. sehingga semakin mudah ditarik oleh atom lain. titik didih. massa jenis. Elektron valensi gas mulia sudah memenuhi kaidah Duplet untuk He dan kaidah Oktet untuk Ne. Kr.Dari data-data di atas kita bisa lihat bahwa nomor atom. Xe. titik beku. Sedangkan untuk He. jari-jari atom. Sifat Kimia Kereaktifan gas mulia akan berbanding lurus dengan jari-jari atomnya. Dan bilangan oksidasi yang di atas adalah bilangan oksidasi yang sudah di ketahui hingga sekarang. Tetapi bukan berarti gas mulia tidak dapat berreaksi. massa atom. Ar tidak memiliki nilai keelektronegatifan. Contoh: Ar : [Ne] 3s2 3p6 Sebenarnya atom Ar masih memiliki 1 Sub kulit yang masih kosong yaitu sub kulit d jadi Ar : [Ne] 3s2 3p6 3d0 . Sedangkan energi ionisasi mengalami penurunan dari He ke Rn. Ne. entalpi peleburan dan entalpi penguapan selalu bertambah dari He ke Rn. hal ini didukung kenyataan bahwa gas mulia di alam selalu berada sebagai atom tunggal atau monoatomik. Xe dan Rn. Karena sebenarnya tidak semua sub kuit pada gas mulia terisi penuh. hingga sekarang gas mulia periode 3 ke atas (Ar. Rn) sudah dapat berreaksi dengan unsur yang sangat elektronegatif seperti Flourin dan Oksigen. jadi kereaktifan gas mulia akan bertambah dari He ke Rn hal ini disebabkan pertambahan jari-jari atom menyebabkan daya tarik inti terhadap elektron kulit luar berkurang.

Helium biasa digunakan untuk mengisi balon udara. Kr(Kripton) Kr(s) + F2 (s) KrF2 (s) Kripton flourida Xe(g) + F2(g) Xe(g) + 2F2(g) Xe(Xenon) Xe(g) + 3F2(g) XeF2(s) XeF4(s) XeF6(s) Xenon flourida Xenon oksida XeF 6(s) + 3H2O(l) XeO3(s) + 6HF(aq)6XeF4(s)+ 12H2O(l) 2XeO3(s) + 4Xe(g) + 3O(2)(g) + 24HF(aq) Rn(Radon) Rn(g) + F2(g) RnF Radon flourida Kegunaan Gas Mulia Helium Helium merupakan zat yang ringan dan tidak muadah terbakar. penangkal petir. jika umlah peraksi F2lebih besar maka akan diperoleh XeF6 XeO4 dibuat dari reaksi disproporsionasi(reaksi dimana unsur pereaksi yang sama sebagian teroksidasi dan sebagian lagi tereduksi) yang kompleks dari larutan XeO3 yang bersifat alkain Bereaksi secara spontan. dan helium yang tidak reaktif digunakan untuk mengganti nitrogen untuk membuat udara buatan yang dipakai dalam penyelaman dasar laut. Neon Neon biasanya digunakan untuk mengisi lampu neon. zat pendingin. Helium yang berwujud cair juga dapat digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang sangat rnedah. dan mengisi tabung televise. Berikut adalah beberapa contoh Reaksi dan cara pereaksian pada gas mulia Nama senyawa yang Gas Mulia Reaksi Cara peraksian terbentuk Ar(Argon) Ar(s) + HF HArF Argonhidroflourida Senyawa ini dihasilkan oleh fotolisis dan matriks Ar padat dan stabil pada suhu rendah Reaksi ini dihasilkan dengan cara mendinginkan Kr dan F2pada suhu -196 0C lalu diberi loncatan muatan listrik atau sinar X XeF 2 dan XeF4 dapat diperoleh dari pemanasan Xe dan F2pada tekanan6 atm. Selain itu juga neon dapat digunakan untuk berbagi macam hal seperti indicator tegangan tinggi. .jadi masih bisa diisi oleh atom-atom lain.

. Argon juga digunakan dalam las dan sebagai pengisi bola lampu pijar. Karena bila lepengn bumi bergerak kadar radon akan berubah sehingga bias diketahui bila adanya gempa dari perubahan kadar radon.Argon Argon dapat digunakan dalam las titanium dan stainless steel. Radon Radon dapat digunakan dalam terapi kanker karena bersifat radioaktif. Kripton Kripton bersama argon digunakan sebagai pengisi lampu fluoresen bertekanan rendah. Xenon Xenon dapat digunakan dalam pembuatan lampu untuk bakterisida (pembunuh bakteri) dan pembuatan tabung elektron. Krypton juga digunakan dalam lampu kilat untuk fotografi kecepatan tinggi. Radon juga dapat berperan sebagai sistem peringatan gempa.

2. yang sifatnya berupa butiran-butiran berwarna kekuning-kuningan.Ammo-Phos dengan rumus kimia NH4H2PO4 (mono ammonium fosfat) dengan kadar unsure hara Amphos A 11 % N + 48 % P2O5 (larut dalam air). misalnya kalium nitrat KNO3 dengan kadar 13 % N + 44 % K2O. Agar tidak mengganggu kadar biuret dalam Urea harus kurang 1. PUPUK NK Jarang digunakan. Kandungan unsur haranya dalam bentuk P2O5 SP 36 adalah 46 % yang lebih rendah dari TSP yaitu 36 %. Pupuk Urea [(CO (NH2)2] Urea merupakan pupuk buatan hasil persenyawaan NH4 (ammonia) dengan CO2. lamban pemasakan dan produksi tanaman rendah. Namun kekurangannya dapat mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi kerdil. 1992). Dalam air jika ditambahkan dengan ammonium sulfat akan menaikkan serapan fosfat oleh tanaman. (Ruskandi. Dengan kandungan unsur hara Nitrogen 15 % dalam bentuk NH3. 60 % P2O5 + 40 % KANDUNGAN UNSUR HARA PADA PUPUK DAN MANFAATNYA BAGI TANAMAN 1. (Hakim. PUPUK PK Pupuk ini juga jarang digunakan. Potazote (13-0-22) yang bereaksi masam. 1996). Nitrapo (15-015) yang bereaksi basa.5 % N + 20 % P2O5 (larut dalam air). Pupuk SP 36 (Superphospat 36) SP 36 merupakan pupuk fosfat yang berasal dari batuan fosfat yang ditambang. Pupuk NPK (Nitrogen Phospate Kalium) Pupuk NPK merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsur hara utama lebih dari dua jenis.0 %. fosfor 15 % dalam . (Hardjowigeno. misalnya kalium metafosfat dengan kadar K2O. Bahan dasarnya biasanya berupa gas alam dan merupakan ikatan hasil tambang minyak bumi. PUPUK NPK Pupuk majemuk yang mengandung tiga unsure sekaligus (NPK) disebut pupuk lengkap. Kandungan N yang tinggi pada Urea sangat dibutuhkan pada pertumbuhan awal tanaman. 3. 1986). Dalam proses pembuatan Urea sering terbentuk senyawa biuret yang merupakan racun bagi tanaman kalau terdapat dalam jumlah yang banyak. 1992). contoh dari pupuk ini adalah pupuk NPK dari jerman yaitu Rustica Yellow dengan rumus kimia NH4 NO3 ± NH4 H2 P-O4-KCl dengan kadar unsur hara 15 % N + 15 % P2O5 + 15 % K2O. dkk. Amophos B 16.5-2. Kandungan N total berkisar antara 45-46 %. mono kalium fosfat dengan kadar 52 % P2O5 + 34 % K2O. (Hardjowigeno. sendawa kali (13-0-44) yang bereaksi netral.

tidak berbau dan mudah digunakan dan memperbaiki derajat keasaman tanah. Kadang-kadang menjadi tingkat terendah sehingga aktivitas fotosintesa terganggu. Pupuk Urea juga memiliki sifat higroskopis. 1992). serta meningkatkan pembentukan hijau dan dan dan karbohidrat pada buah dan ketahanan tanaman terhadap penyakit. Hal ini disebabkan karena umumnya tercampur dengan bahan lain seperti kotoran. TINGKAT KELARUTAN PADA PUPUK DAN PENGARUHNYA PADA TANAH DAN TANAMAN 1. Id). dan kalium 15 % dalam bentuk K2O. Dalam tanah amida segera berubah menjadi ammonium karbonat.(Hardjowigeno. Kandungan utama dari endapan tambang kalsium adalah KCl dan sedikit K2SO4. proses pengangkutan hara pernafasan dan fotosintesis terganggu yang pada akhirnya mengurangi produksi. kalsium. Pupuk Kompos. Go. Kalium satu-satunya kation monovalen yang esensial bagi tanaman. selain itu sangat berguna untuk menyuburkan tanaman. 4. Kelebihan kalium dapat menyebabkan daun cepat menua sebagai akibat kadar Magnesium daun dapat menurun. Pengaruhnya terhadap tanah yaitu bila diberikan pada lahan yang miskin hara akan berubah ke wujud atau bahan awalnya yaitu ammonia dan karbondioksida yang mudah tercuci oleh air hujan atau irigasi dan mudah terbakar sinar matahari.bentuk P2O5. 5. Hasil pemurniannya mengandung K2O sampai 60 %. Pupuk Kalium (KCl) berfungsi mengurangi efek negative dari pupuk N. Pupuk Urea [(CO (NH2)2] Pupuk Urea sangat mudah larut dalam air. Sifat Nitrogen (pembawa nitrogen ) terutama dalam bentuk amoniak akan menambah keasaman tanah yang dapat menunjang pertumbuhan tanaman. nitrogen dalam bentuk amida pada umumnya terdapat dalam pupuk Urea mudah larut dalam air. Unsur lain yang dikandung oleh kompos adalah nitrogen. Pengaruhnya bagi . pupuk ini harus dimurnikan terlebih dahulu. Kekurangan hara kalium menyebabkan tanaman kerdil. Manfaat bokhasi pada lahan pertanian yaitu : mampu menggantikan dan mengefektifkan penggunaan pupuk kimia (anorganik) sehingga biaya pembelian pupuk dapat ditekan. bebas dari biji tanaman liar (gulma). memperkuat batang tanaman. fosfor. sudah mulai menarik uap air pada kelembaban nisbi udara 73 %. Peran utama kalium ialah sebagai aktivator berbagai enzim. Pupuk Kompos Kandungan pupuk kompos adalah bahan organik yang mencapai 18 % bahkan ada yang mencapai 59 %. lemah (tidak tegak. Kalium klorida (KCl) merupakan salah satu jenis pupuk kalium yang juga termasuk pupuk tunggal. kalium dan magnesium. Karena memiliki konversi (perubahan) tersebut nitrogen mudah hilang tercuci. (http : // www. Pupuk KCl (Kalium Klorida) Pembuatan pupuk KCl melalui proses ekstraksi bahan baku (deposit K) yang kemudian diteruskan dengan pemisahan bahan melalui penyulingan untuk menghasilkan pupuk KCl.

.tanaman yaitu sangat penting dalam pertumbuhan awal karena pada urea terdapat kandungan N yang tinggi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful