PEMBUATAN YOGHURT

Diana Rochintaniawati

Susu merupakan substrat yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme. Disamping memiliki kadar air yang tinggi, susu juga memiliki pH yang netral dan kaya akan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan mikroorganisme. Golongan mikroorganisme yang umum ditemukan dalam susu adalah bakteri Lactobacillus dan Streptococcus. Bakteri ini memiliki kemampuan dalam

memfermentasi susu menjadi asam susu (asam laktat). Adanya kemampuan dari bakteri Lactobacillus dan Streptococus ini dalam memfermentasi susu dimanfaatkan sebagai dasar dalam proses pembuatan yoghurt. Yoghurt merupakan salah atu jenis minuman yang termasuk dalam minuman penyegar. Untuk memperoleh yoghurt dengan kualitas yang baik diperlukan susu yang berkualitas baik pula. Sus yang berkualitas baik ini berasal dari hewan yang sehat, mempunyai bau susu yang normal, dan tidak terkontaminasi. Selain itu, kualitas yoghurt yang baik juga turut ditentukan oleh kadar lemak dalam susu, jenis bakteri yang diguankan dalam fermentasi, cara pembuatan, dan cara penyimpanan setelah fermentasi.

A. ALAT DAN BAHAN B. 1 ALAT 1. Panci email 2. Kompor atau alat pemanas lainnya 3. pH meter atau kerta pH

B. 2 BAHAN 1. Susu sapi segar sebanyak satu liter 2. Biakan murni bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. B. CARA KERJA 1. Panaskan susu yang akan difermentasi pada suhu 900C selama 15-30 menit. 2. Dinginkan susu yang telah dipanaskan sampai suhunya mencapai 400C.

produk yang diperoleh dapat dicampur dengan sirup atau yang sejenisnya. kemudian tutup tempat susu tersebut 4. Penebar Swadaya. . Aneka Kreasi Yoghurt PERTANYAAN: 1. Mengapa susu yang akan difermentasikan harus dipanaskan terlebih dahulu? Mengapa pemanasan susu tersebut harus pada suhu 900C dan dalam waktu yang relatif pendek? 3. Teknologi Bioproses. Inokulasikan biakan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Sebanyak 2% dari jumlah susu yang akan difermentasikan. 2. 5. Dinginkan susu yang telah mencapai pH 4-5 pada suhu 5oC untuk selanjutnya dikemas dalam botol atau tempat lainnya. Djumali Manguneidjaja dan Ani Suryani. 2. Biakan murni bakteri Lactobacillus dan Streptococcus dapat diganti dengan bibit yang diambil dari pembuatan yoghurt sebelumnya. Catatan: 1. Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP Bandung. Simpanlah susu yang telah diinokulasikan tersebut dalam ruangan yang bersuhu sekitar 430C selama tiga jam atau smpai tercapai pH 4-5. 1994. Mengapa inkubasi harus dilakukan pada suhu 430C? DAFTAR PUSTAKA Adi rahmat. Jakarta.3. Untuk menambah selera dalam mengkonsumsi. Bioteknologi Bahan Bakar (Biotenologi Energi). 1994.

H. -----------------. p. and C. Prentice hall Inc. No. PGP-Kejuruan Teknologi Makanan.. Pengantar Pengetahuan Dasar Hortikultura. London.S. 1994. Laporan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.. Bioteknologi Bahan Pangan. 1983. F. Biological Energy Resources. S. Maneepun et al (ed.. R. Olsen. -----------------. Lewis. Stainier. John Wiley & Sons. 1968. M. 1980. Adi Rahmat dan Amprasto. New Jersey. Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat IKIP Bandung. Lembaga Fisika Nasional. E & F N. 1975. Ammi Syiulasmi. 1995. Adelberg. 1988. Plant Propagation. 1970.G. Lembaran Petunjuk Latihan Teknologi Makanan. Balai Penelitian Hortikultura Lembang. 1994.30-37. Y. Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP Bandung. Winarno. 1979. Sub Balittan Pasar Minggu. badan Pendidikan.. Tokyo. Peningkatan Keterampilan Penerapan Pengetahuan Biologi Dalam kehidupan Sehari-hari Bagi Guru-guru SD di Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung. New York. Slesser. Englewood Cleffs. 1995. M. Nova.. 1984. Gramedia. dan Soesy Asyiah. Pembuatan Minyak Secara Fermentasi Dengan Menggunakan Jamur Ragi. Doudorroff. 376/VIII. Hieronymus B. Menjernihkan Air Dengan Biji Kelor..Elan Suherlan. Penerbit Sinar Baru. Yogyakarta. Santoso. A Halsted Press Book.. Pengantar Teknologi Pangan.E Kester. mempertahankan Kesegaran Buah-buahan dan Sauran. Spon Ltd. LIPI. bandung . hal. Pendidikan Guru Pertanian. In: Food Science And Technology In Industrial Development. H. BR Simangunsongm Toeti S. Latihan dan Penyuluhan Pertanian. jakarta Hartman. dkk. and D. Brosur Pembuatan Minyak Kelapa Dengan Ragi Roti. Vol I. A. Pusat Pendidikan dan Latihan Pertanian. and E. Hendro Sunaryono. T. XXII. Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IKIP Bandung. Prentice Hal of Japan Inc. Aqueous Enzymatic Extraction Of Oil From Seed. The Microbial World. bangkok. Pudjiharto.). Bandung.