Modul 1.

Perancangan Organisasi DAFTAR ISI

Feronika Rosalinda Sipayung

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Tujuan 1.3. Flowchart

3 3 3 4 5 5 5 6 8

1.1. Latar Belakang

BAB II PENGOLAHAN DATA

2.1. Visi dan misi perusahaan 2.2. Value dan belief perusahaan 2.3 Tujuan Perusahaan 6 2.4 Strategi Bersaing Perusahaan 2.6 Struktur Organisasi 2.7 Matriks IMR 2.8 Job Description 9 10 11

2.5 Identifikasi Proses Bisnis Perusahaan

2.9 Perancangan Struktur Organisasi Lantai Produksi 2.9.1 Membuat Task Interdependency 2.9.2 Membuat ARC 15 12

12

2.9.3. Membuat Struktur Organisasi Lantai Produksi BAB III ANALISIS 18 18

17

3.1 Analisis keterkaitan/ketergantungan antar tahap pengerjaan praktikum perancangan organisasi perusahaan dan perancangan organisasi lantai pabrik organisasi matriks. Bagaimana jika diterapkan di Indonesia? 21 3.4 Analisis pembobotan faktor-faktor internal dan eksternal 3.4.1 Analisis pembobotan faktor-faktor internal 23 26 3.4.2 Analisis pembobotan faktor-faktor eksternal 25 3.5 Analisis pemilihan strategi bersaing berkaitan dengan hasil matriks I-E 27 3.6.1. Analisis Penentuan Proses Bisnis 27 39 40 3.6.2. Analisis Pemilihan Struktur Organisasi Perusahaan 3.7 Analisis penentuan parameter sandi kualitatif dalam ARC BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.1. Kesimpulan 4.2. Saran 42 42 42 42 42 3.6 Analisis penentuan proses bisnis dan pemilihan struktur organisasi berdasarkan skenario 22 3.2 Analisis karakteristik kondisi perusahaan seperti apa yang sesuai terhadap penggunaan struktur 20 3.3 Analisis keterkaitan antara struktur organisasi perusahaan dan struktur organisasi lantai produksi

a. Saran untuk Praktikum b. Saran untuk Asisten

13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 - 13410604

Halaman 1

Modul 1. Perancangan Organisasi

Feronika Rosalinda Sipayung

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 44

43

Struktur Organisasi Matriks IMR Job Description 45

44 57

13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 - 13410604

Halaman 2

Modul 1. Perancangan Organisasi BAB I PENDAHULUAN

Feronika Rosalinda Sipayung

1.1.

Latar Belakang
Organisasi adalah suatu kesatuan sosial dari sekelompok individu yang saling berinteraksi menurut suatu pola terstruktur dengan cara tertentu sehingga setiap anggota organisasi mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing, dan sebagai suatu kesatuan mempunyai tujuan tertentu, dan juga mempunyai batas batas yang jelas sehingga organisasi dapat dipisahkan secara tegas dari lingkungannya. (Daft, 2001) Salah satu contoh organisasi yang dapat kita lihat adalah perusahaan. Perusahaan memiliki definisi organisasi seperti yang dijelaskan pada paragraf di atas. Mereka memiliki sekelompok individu, mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing, mempunyai tujuan tertentu, dan memiliki batas antara perusahaan (organisasi) dengan lingkungannya. Dari penjelasan di atas kita dapatkan bahwa di dalam perusahaan terdapat banyak elemen pekerjaan yang saling terkati antara satu dengan yang lain sehingga kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan dengan baik. Berbagai elemen tersebut tentunya harus dikoordinasikan dengan baik supaya proses yang terjadi juga baik sehingga produk yang dihasilkan juga berkualitas. Sebaliknya, jika terjadi koordinasi yang buruk antar elemen, dapat dipastikan perusahaan akan mengalami kekacauan. Supaya koordinasi antar elemen dapat berjalan baik, diperlukan suatu perancangan organisasi yang baik dan mendalam. Dengan adanya perancangan organisasi, diharapkan arah gerak perusahaan menjadi jelas dan koordinasinya bagus sehingga dapat terus bersaing dalam pasar.

1.2.
1. 2. 3. 4. 5.

Tujuan
Tujuan dari praktikum modul satu Perancangan Organisasi ini antara lain agar praktikan dapat: Memahami dan mampu membuat visi, misi, value, dan belief perusahaan Memahami dan mampu membuat proses bisnis pada suatu perusahaan manufaktur Memahami dan mampu merancang struktur organisasi dalam mendukung tujuan perusahaan dan strategi bersaing perusahaan Memahami keterkaitan antara penentuan proses bisnis dan perancangan struktur organisasi perusahaan dalam proses pembuatan job description Memahami dan mampu membuat ARC (Activity Relationship Chart) untuk membantu penyusunan struktur unit organisasi

13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 - 13410604

Halaman 3

13410604 Halaman 4 . Flowchart Feronika Rosalinda Sipayung 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .3.Modul 1. Perancangan Organisasi 1.

efektif.1. 3. Integritas Perusahaan menyadari benar pentingnya hal ini agar manajemen tingkat atas percaya dengan kinerja para buruh dan buruh yakin apa yang menjadi kebijakan perusahaan baik untuk mereka juga. Mental Juara Kami siap bersaing dan berimprovisasi pada pasar dan selalu mengusahakan yang terbaik dalam aktivitas produksi kami. Perancangan Organisasi BAB II PENGOLAHAN DATA Feronika Rosalinda Sipayung 2. Meningkatkan waktu 2. 4. dan bersiap untuk pasar global Misi 1. Orientasi pada Pelanggan dan Kualitas Produk Perusahaan sangat bergantung pada pelanggan karena mereka yang menghasilkan keuntungan untuk perusahaan. Visi dan Misi Perusahaan Visi ³Menjadikan PT PTI C sebagai produsen dongkrak nomor satu di Indonesia. Oleh karena itu perusahaan menyadari untuk memuaskan pelanggan dengan produk dengan kualitas tinggi didukung dengan usia penggunaan produk yang panjang dan harga yang kompetitif. sebagai usaha untuk mempertahankan pasar dengan cara pemenuhan kebutuhan konsumen tepat jumlah dan tepat 2.2. 2.Modul 1. dan efisien Memperluas market share dengan membangun kemitraan dengan konsumen-konsumen baru pelayanan terhadap konsumen secara kontinu. Setiap anggota memiliki rasa komitmen yang tinggi pada perusahaan sehingga bertanggung jawab pada posisi yang mereka tempati. Value dan Belief Perusahaan Value 1. Kepemimpinan Nilai-nilai kepemimpinan ditanamkan dalam diri setiap anggota PT PTI C sehingga mereka mengetahui posisi dan deskripsi pekerjaan. 4. Penguasaan Teknologi 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Meningkatkan kontribusi pada stakeholder Menyediakan produk yang inovatif. Belief 1. 3.13410604 Halaman 5 . 2. Kepuasan Pelanggan Merupakan Hal Utama Pelanggan merupakan faktor terpenting untuk meraih kesuksesan perusahaan oleh karena itu bagi kami kepuasan pelanggan adalah faktor terpenting.

lebih dari 500 orang Memiliki pelanggan yang loyal dengan tingkat kebutuhan besar Kualitas produk memiliki reputasi yang baik (mempunyai spesifikasi yang dapat memenuhi permintaan konsumen) 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . tujuan jangka menengah (tiga tahun). kami akan melakukan yang terbaik dalam proses menghasilkan produk demi menjaga kualitas. Hasil analisis yang kami lakukan sebagai berikut.3. perusahaan berusaha menyediakan produk yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan. Fokus Kepada Pekerjaan Menyederhanaan. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Teknologi sebagai modal dasar melaksanakan produksi yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan. Strategi Bersaing Perusahaan Sebelum menentukan strategi bersaing perusahaan.4. dan tujuan jangka panjag (di atas tiga tahun). 5. sedangkan Threats dan Opportunity merupakan analisis faktor eksternal perusahaan. Tujuan tujuan tersebut akan dijelaskan di bawah ini : 1. Tujuan jangka panjang (di atas tiga tahun) o o o 2. Opportunity. 2. dan Strength). Perusahaan menentukan tujuan sebagai tahapan untuk mencapai kedua hal di atas. Tujuan Perusahaan PT PTI C berusaha meningkatkan kinerja perusahaan dan bersaing di dalam pasar global. menstandarkan pekerjaan apabila memungkinkan agar dapat mengoptimalkan pekerjaan. Tujuan jangka menengah (tiga tahun) o o o 3. Brand Image sebagai Ujung Tombak Pemasaran Sebagai perusahaan yang sudah cukup dikenal akan memudahkan pemasaran bagi produk yang dihasilkan. terlebih dulu kami melakukan analisis TOWS (Threats.13410604 Halaman 6 . Tujuan tujuan tersebut dikelompokkan menjadi tiga bagian berdasarkan target waktunya. Weaknesses. Inovasi sebagai Fondasi Kesuksesan Melalui pengembangan dan inovasi produk. Dengan berfokus pada pekerjaan. Tujuan jangka pendek (satu tahun) o o o o Menaikkan aset perusahaan sebesar 20% (di atas deposito) Memberikan training untuk seluruh pegawai Memberikan apresiasi kepada pegawai berprestasi secara berkala Meningkatkan standar perekrutan pegawai Melakukan penetrasi pasar ASEAN Meningkatkan tingkat seleksi dalam pemilihan supplier Meningkatkan kapasitas produksi dengan melakukan efisiensi pada proses manufaktur Memuaskan pemegang saham dengan kinerja perusahaan yang baik Meningkatkan penjualan dongkrak di ASEAN Mengeluarkan produk produk inovatif yang dibutuhkan konsumen 2. 3. 4. Strength Merupakan perusahaaan berskala besar Sumber Daya Manusia (tenaga pekerja) jumlahnya besar.Modul 1. Strength dan Weaknesess merupakan analisis faktor internal perusahaan. diantaranya tujuan jangka pendek (satu tahun).

disusunlah strategi perusahaan sebagai berikut.13410604 Halaman 7 .Modul 1. Tenaga kerja banyak 3. Tidak ada pengukuran kinerja pegawai 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . kebijakan pemerintah bisa sangat berpengaruh Ditetapkannya sistem perekrutan dengan standar yang sama untuk semua applicant dapat memicu konflik dari penduduk local Setelah proses identifikasi di atas. PT PTI C berhasil menekan biaya produksi dan lead time dengan baik Keuangan perusahaan yang sehat secara tidak langsung berpengaruh ke peningkatan penjualan Weakness Proses perekrutan pegawai pada awalnya kurang selektif sehingga kualitas pegawai yang diterima kurang dipertimbangkan Kinerja individu dan kerja tim dari pekerja kurang baik Tidak adanya sistem pengukuran kinerja pegawai yang dapat menentukan gaji pegawai Tidak ada apresiasi kerja sehingga banyak pegawai dengan kinerja baik yang mengundurkan diri Belum ada penjadwalan pelatihan/training yang terstruktur sehingga pengembangan pegawai tidak pesat Lokasi kantor pusat dan pabrik yang terpisah dapat menghambat koordinasi Opportunity Adanya pasar yang besar di Indonesia dan penjualan yang menembus pasar global memperbesar peluang pangsa pasar Jumlah pesanan dongkrak tinggi (high volume) Subkontraktor dengan jumlah yang banyak dan memiliki keunggulan kompetitif dan karakteristik masing-masing memungkinkan perusahaan dapat memilih subkontraktor terbaik Adanya konsultan yang membantu menganalisis kondisi perusahaan Perusahaan yang berbentuk TBK memungkinkan investor bisa masuk dengan bebas sehingga tidak diperlukan lagi kredit untuk modal Terdapat Bank dan kreditor yang dapat diajak kerjasama dalam hal yang mendukung keuangan Threat Banyaknya pesaing kompetitif yang bergerak di bidang yang sama. IFAS KEKUATAN : 1. Perekrutan pegawai kurang selektif 2. Kinerja pegawai kurang baik 3. baik di level regional maupun internasioal Pemesan bertipe low order-high volume. sehingga kehilangan satu pelanggan pun akan berpengaruh besar pada kehilangan penjualan Dengan sistem investasi yang bebas. Perancangan Organisasi - Feronika Rosalinda Sipayung Dengan perencanaan produksi yang baik. Pelanggan loyal KELEMAHAN: 1. Perusahaan skala besar 2.

Berkordinasi dengan KADIN. Pesaing kompetitif 2. Proses Bisnis 1. Mengembangkan System Information Management agar menjadi lebih baik 4. Melakukan penetrasi pasar ASEAN c). sehingga bisa mengantisipasi kebijakan pemerintah b). Menyeleksi supplier secara ketat untuk tujuan kerjasama jangka panjang c). Tidak ada apresiasi kerja pegawai 5. Meningkatkan 1. Belum ada penjadwalan training pegawai 6. Membangun dan mengatur perencanaan. dan strategi SDM. Subkontraktor beragam kapasitas produksi dengan cara lean manufacturing b). 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Bantuan konsultan 5. Melakukan pelatihan pada pegawai c). Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung 4. Node A1 Identifikasi Proses Bisnis Perusahaan Proses bisnis perusahaan diidentifikasikan sebagai berikut ini.13410604 Halaman 8 . Jumlah pesanan dongkrak besar 3. Keuangan perusahaan EFAS KESEMPATAN sehat STRATEGI SO a). Pangsa pasar besar 2. Mempertahankan konsumen yang ada b). Bank dan kreditor sebagai mitra keuangan ANCAMAN d). Melakukan inovasi dengan bantuan konsultan 4. kebijakan. Memperkuat modal dengan cara pendekatan ke shareholder untuk lebih menanamkan modal ke perusahaan STRATEGI ST a). Tipe pesanan low order high volume 3. Bentuk perusahaan TBK 6. Biaya produksi dan lead time efisien 6. Lokasi perusahaan menghambat koordinasi STRATEGI WO a). Kebijakan pemerintah 4. Kualitas produk baik 5.Modul 1. Melakukan seleksi pegawai yang lebih selektif b). Fokus pada bidang Research and Technology c). Meningkatkan kerjasama dengan subkontraktor untuk meningkatkan kapasistas produksi STRATEGI WT a). Perekrutan baru dapat memicu konflik penduduk lokal 2. Memberi bonus pada pegawai berprestasi 1.5.

Merencanakan rantai pasok 1.4. Melakukan pengujian kualitas 3. Mendapatkan material dan jasa 2. Menyeleksi supplier 2.3. Perancangan Organisasi 2. Menjalankan proses produksi 3. Mengelola portofolio produk A2 2. Mengembangkan strategi pemasaran dan penjualan 3.5. Mengelola akuntansi asset perusahaan 5. Membuat perencanaan material 1. Menjadwalkan produksi 3. Menjadwalkan dan melakukan maintenance 3. Mengembangkan strategi produksi dan material 1. Merekrut dan menyeleksi karyawan 3. Menentukan strategi logistic 4. Struktur Organisasi Terlampir.1. Mengembangkan prosedur dan kualitas standar 2.2.3. Mengatur informasi karyawan 1.5. Mengeksekusi produk 3. Mendata kebutuhan pasar dan pelanggan A4 2.5. Mengelola jadwal produksi induk 1. Mengelola akuntansi secara umum dan menyusun laporan akuntansi 4. Mengembangkan produk 1.Modul 1.2.2. Memesan material 2. Menjaga production record 4. Melakukan kontrol internal 2.1. Mengoperasikan pergudangan 4.1. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Mengelola akuntansi pendapatan A5 Feronika Rosalinda Sipayung 3. Memproduksi produk 3. Mengelola logistic gudang 4. Mengelola pengembalian barang/logistik 1. Mengembangkan rencana pemasaran dan penjualan 1.4.13410604 Halaman 9 . Mengoperasikan kegiatan transportasi outbound 4.6.3.3.2. Mengelola permintaan produk dan jasa 1. Melakukan perencanaan dan pengelolaan akuntansi 2. Mengembangkan strategi sourcing 2. Merencanakan aliran barang inbound 4. Mengelola perencanaan karir 5.4.4. Mengembangkan suplier A3 3.1. Mengelola pengembangan karyawan 4.

7 ini kami akan memberikan satu contoh mengenai matriks IMR beserta penjelasannya.Modul 1. Matriks IMR Pada bab 2.13410604 Halaman 10 . Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung 2. Selain itu dirut juga memberikan informasi kepada jabatan terkait. Kepala DIvisi berperan R karena dia yang bertanggung jawab pada pengelolaan dan pengembangan SDM Manajer Perekrutan dan Pengalokasian Karyawan serta Manajer Pengembangan dan Pembinaan SDM berperan SI karena dia berperan memberikan informasi mengenai jabatan yang mendukung proses bisnis tersebut dan memberikan informasi kepada jabatan yang terkait mengenai proses yang akan dijalankan. Divisi HR Manajer Proses Bisnis RUPS Dirut Kepala Divisi Perekrutan dan Pengalokasian Karyawan Mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia I AI R SI Staf Dep Perekrutan dan Pengalokasian Karyawan Manajer Pengembangan dan Pembinaan SDM SI Staf Dep Pengembangan dan Pembinaan SDM Dalam proses bisnis Mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia masing-masing peran stakeholder di atas sebagai berikut: y y y y RUPS berperan I karena mereka memberikan informasi kepada jabatan yang terkait mengenai proses yang akan dijalankan. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Matriks IMR selengkapnya dapat dilihat pada lampiran. Dirut berperan AI karena dirut lah yang menyetujui proses bisnis tersebut.7.

wewenang dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugasnya serta ruang lingkup jabatannya.PTI C adalah sebagai berikut : A. Job description mencakup nama jabatan. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung 2. Melaporkan kondisi perusahaan kepada RUPS dan menjembatani kepentingan perusahaan dalam setiap kerjasama. rincian tugas dalam jabatan tersebut. hubungan antar jabatan dalam struktur jabatan. RINCIAN TUGAS Membuat kebijakan serta strategi perusahaan setiap periodennya. Direktur Utama bertanggung jawab atas berlangsungnya kegiatan perusahaan. PTI C : - Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. IKHTISAR JABATAN Merupakan jabatan tingkat atas yang merupakan pimpinan dari perusahaan yang memiliki peranan dalam membuat kebijakan perusahaan yang akan menjadi dasar setiap divisi dalam pelaksanaan tugasnnya.Modul 1.8. perusahaan lain. 1. Job description ini sangat penting dalam menilai kinerja jabatan untuk menghindari adanya dualisme dalam menerima perintah serta mencegah jabatan rangkap. dan instansi yang terkait). Job Description Job description merupakan gambaran suatu jabatan mengenai tugas-tugas yang harus dilaksanakan. wewenang dalam jabatan tersebut dan tanggung jawab. Adapun job description sesuai dengan struktur organisasi PT. DIREKTUR UTAMA IDENTITAS JABATAN : Direktur Utama : 1 : DU : PT. 2.13410604 Halaman 11 . 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Direktur Utama juga meiliki peranan untuk memperhatikan seluruh karyawan dan property yang dimiliki perusahaan. penjelasan tentang jabatan tersebut. Dirut juga memiliki peranan untuk membangun kerjasama dengan pihak luar (pemerintah. I. Direktur Utama memiliki tanggung jawab kepada RUPS (shareholder) atas investasi yang telah ditanamkan ke perusahaannya juga menjembatani kepentingan perusahaan dan kepentingan shareholder. III. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV.

2. Membuat Task Interdependency Dalam membuat task interdependency.9.9. untuk dilaporkan dalam RUPS(shareholder). 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . kami melihat hubungan antar proses seperti yang tertulis pada OPC berikut ini. Memberikan perintah dan tugas kepada seluruh kepala divisi. Menjaga suasana kondusif di dalam perusahaan dan juga di lingkungan sekitar pabrik dan kantor. Menberikan penilaian kepada setiap divisi. 2. 8. 1. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Bertanggung jawab penuh terhadap seluruh kegiatan perusahaan. V. kami melakukan hal-hal berikut ini. Perancangan Struktur Organisasi Lantai Produksi Dalam merancang struktur organisasi lantai pabrik. Perancangan Organisasi 3. Urutannya adalah: 1. 3.13410604 Halaman 12 . Membuat ARC 3. 5. seluruh karyawan dengan memberikan kebijakan yang saling 7. Membuat Struktur Organisasi Lantai Produksi Ketiga hal di atas akan dijelaskan seperti berikut ini. 4. 6. Meningkatkan kinerja menguntungkan.Modul 1.1. Membuat Task Interdependency 2. Memperoleh laporan hasil kerja dari semua kepala divisi. Feronika Rosalinda Sipayung Membangun kerjasama dengan pihak luar dalam mencapai tujuan perusahaan. Menerapkan kebijakan dalam setiap kegiatan perusahaan Job description selengkapnya dapat dilihat pada lampiran. Mengayomi seluruh karyawan perusahaan. 2.

Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .Modul 1.13410604 Halaman 13 .

kita dapat mengetahui urutan proses permesinan pada suatu part. Part Bolt Shaft Bracket Handle Bracket Lower Arm Lower arm Upper Arm Upper Base Bush Shaft 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Berdasarkan OPC di atas. Saling ketergantungan dengan kegiatan Untuk Memproses Part Jenis saling ketergantungan Tingkat koordinasi Kegiatan Mesin Bubut Mesin Drill Mesin Mill Standard Mesin Drill Mesin Drill Perakitan Mesin Broaching Mesin Drill Kikir/Kerja Bangku Mesin Drill Mesin Drill Bangku Perakitan Perakitan Gerinda/Kerja Bangku Mesin Bubut Mesin Bubut Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Bubut BV 20 Perakitan Bolt Shaft Bush Shaft Nut Shaft Stopper Bush Stopper Bush Pin Arm Bracket Handle Bracket Handle Upper Base Bush Shaft Bolt Shaft Nut Shaft Upper Base Stopper Bush Pin Arm Bracket Handle Upper Base Bracket Lower Arm Lower Arm Handle Rod Bush Pin Arm Bush Shaft Bush Upper Arm Berurutan Berurutan Berurutan Bolak-balik Berurutan Berurutan Bolak-balik Berurutan Berurutan Berurutan Berurutan Berurutan Berurutan Bolak-balik Berurutan Berurutan Berurutan Bolak-balik Berurutan Berurutan Berurutan Berurutan Berurutan Berurutan Berurutan Sedang Sedang Sedang Tinggi Sedang Sedang Tinggi Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Tinggi Sedang Sedang Sedang Tinggi Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Mesin Mill Standard Mesin Drill Kerja Bangku Mesin Press Bubut BV 20 Mesin Broaching Mesin Drill Bangku Mesin Stamping Press Dengan melihat tabel di atas.Modul 1.13410604 Urutan mesin proses bubut-drill mill-drill-mill-kerja bangku press press stamping press mill-drill-kerja bangku bubut-mill-drill bangku Halaman 14 . kita dapat menyusun Tabel Task Interdependency sebagai berikut. Urutannya sebagai berikut ini.

di atas. Untuk tingkat koordinasi rendah bernilai 1 Untuk tingkat koordinasi sedang bernilai 2 Untuk tingkat koordinasi tinggi bernilai 4 Berdasarkan pembobotan tersebut kami dapat membagi tingkat koordinasi antar mesin dengan beberapa klasifikasi sebagi berikut ini. No Kegiatan Saling ketergantungan dengan kegiatan Jumlah Saling Ketergantungan Rendah Sedang Tinggi Nilai 1 Mesin Bubut Mesin Drill Mesin Mill Standard Mesin Broaching Perakitan Mesin Drill 2 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 3 1 1 1 1 1 8 2 2 2 6 2 2 2 1 2 Mesin Mill Standard Kikir/Kerja Bangku Mesin Drill Bangku Gerinda/Kerja Bangku Mesin Bubut Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Bubut BV 20 3 Mesin Drill 1 6 4 4 6 2 2 2 2 4 5 6 7 8 Kerja Bangku Mesin Press Bubut BV 20 Mesin Broaching Mesin Drill Bangku 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .13410604 Halaman 15 .9. Perancangan Organisasi Nut Shaft Bush Stopper Bush Pin Arm Handle Rod bubut-drill drill bangku-bubut BV 20 drill-bubut-drill-bubut drill-bubut-broaching press Feronika Rosalinda Sipayung 2. Important (I): Jika koordinasi antar mesin bernilai 3 s. Penilaian pembobotan yang kami lakukan nilainya sebagai berikut ini. 2 e. Unimportant (U): Jika koordinasi antar mesin bernilai <1 Berdasarkan ketentuan-ketentuan di atas diperoleh tabel seperti di bawah ini.9.Modul 1. a. 5 d. Membuat ARC Berdasarkan Tabel Task Interdependency pada bab 2. Ordinary (O): Jika koordinasi antar mesin bernilai 1 s.1.d.2.d.d. 2. kami melakukan pembobotan untuk menentukan tingkat koordinasi antar mesin. Absolut (A): Jika koordinasi antar mesin bernilai >8 b. Pembobotan dilakukan dengan tujuan untuk menghindari subyektivitas sehingga hasilnya valid. 8 c. 3. Extra ordinary (E): Jika koordinasi antar mesin bernilai 6 s. 1.

Perancangan Organisasi Mesin Stamping Press Feronika Rosalinda Sipayung 9 Perakitan 1 2 Keterkaitan antar mesin dapat dilihat pada tabel di bawah ini.13410604 Halaman 16 . didapatkan ARC sebagai berikut ini 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .Modul 1. Kegiatan Saling ketergantungan dengan kegiatan Nilai Keterkaitan mesin bubut mesin bubut mesin bubut mesin bubut mesin mill standard mesin mill standard mesin mill standard mesin drill mesin drill kerja bangku mesin press bubut BV 20 Mesin Broaching mesin drill bangku mesin drill bangku mesin stamping press Mesin Drill Mesin Mill Standard Mesin Broaching Perakitan Mesin Drill Kikir/Kerja Bangku Mesin Drill Bangku Gerinda/Kerja Bangku Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan Perakitan bubut BV 20 Perakitan 14 2 2 2 6 2 2 2 4 4 6 2 2 2 2 2 A O O O E O O O I I E O O O O O Berdasarkan tabel di atas.

9.Modul 1.13410604 Halaman 17 .9. Dengan demikian kegiatan dengan hubungan absolut atau istimewa diletakkan dalam divisi yang sama. Berdasarkan ketentuan tersebut. Hal ini bertujuan agar koordinasi menjadi lebih efektif dan efisien.3. Membuat Struktur Organisasi Lantai Produksi Berdasarkan ARC pada bab 2. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .2. kami membuat struktur organisasi seperti berikut ini. kegiatan yang saling tidak mempunyai hubungan yang penting antara satu dengan yang lainnya dipisahkan dalam satu subdivisi tersendiri. Sebaliknya. dapat kita ketahui kedekatan hubungan antara kegiatan. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung 2.

Visi dan Misi Perusahaan Pembuatan visi perusahaan merupakan dasar dari berlangsungnya perusahaan tersebut. Analisis keterkaitan/ketergantungan antar tahap pengerjaan praktikum perancangan organisasi perusahaan dan perancangan organisasi lantai pabrik Pada praktikum Modul 1 PTI 2 mengenai Perancangan Organisasi akan memberikan beberapa output anatara lain visi dan misi perusahaan. IMR (Interrelationships Management of Responsibility). perusahaan harus memiliki 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . struktur unit organisasi lantai produksi. IFAS (Internal Strategic Factors Analysis Summary). Dalam pelaksanaannya visi tersebut akan dijelaskan dalam misi yang merupakan langkah konkrit untuk mencapainya. Dan dalam melaksanakan misinya. pengerjaan praktikum dilanjutkan pada penentuan value & belief PT PTI C. value dan belief perusahaan.13410604 Halaman 18 . tujuan dan strategi bersaing perusahaan. sebuah perusahaan akan memberikan sebuah nilai-nilai yang menjadi landasan pelaksanaan misi tersebut. EFAS (External Strategic Factors Analysis Summary). Dapat dikatakan bahwa tanpa sebuah visi yang jelas perusahaan akan kehilangan arah dalam mengembangkan perusahaan. Value dan Belief Perusahaan Setelah visi dan misi dimiliki perusahaan.Modul 1. proses bisnis Perusahaan.1. Dengan memiliki visi dan misi. struktur organisasi perusahaan. Nilai tersebut berlaku untuk intern maupun extern perusahaan. Adapun pengerjaannya memiliki urutan tertentu karena outputnya saling memiliki keterkaitan dapat dilihat pada diagram dibawah ini : A. B. Perancangan Organisasi BAB III ANALISIS Feronika Rosalinda Sipayung 3. TOWS matrix (Strength Weakness Opporunity Threatness). dan ARC (Activity Relation Chart).

4. Job Description Uraian pada sebuah jabatan dikerjakan setelah pengerjaan struktur organisasi dengan menyatukan proses bisnis yang menjadi tanggung jawab pada jabatan dalam struktur tersebut yang akan dijabar dan diperinci. tahap selanjutnya adalah memetakan hubungan antara proses bisnis dan jabatan yang ada pada struktur organisasi. E. Proses Bisnis Setelah penentuan strategi ditetapkan. Proses bisnis akan menjadi dasar untuk menentukan struktur organisasi karena dalam struktur organisasi akan mendefinisikan aktivitas 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . perusahaan perlu menentukan tujuan dan strategi bersaingnya. EFAS.13410604 Halaman 19 . ARC merupakan alat bantu dalam mengelompokan kegiatan yang saling berhubungan dalam proses produksi. Tujuan dan strategi ini juga akan dijadikan dasar pembuatan struktur organisasi yang akan dikerjakan pada tahap berikutnya. Tujuan dan Strategi Bersaing Perusahaan Setelah memiliki value dan belief. H. PT PTI C menggunakan struktur organisasi fungsional karena memproduksi dongkrak dalam skala besar. menjalankan (O). G. perusahaan perlu mengenal kekuatan. H. IMR (Interrelationships Management of Responsibility).Modul 1. bisnis. IFAS. F.. output tersebut dijadikan dasar untuk menentukan struktur organisasi yang kemudian akan dijabarkan pada job description yang merupakan aktivitas pada proses bisnis. Setelah mendapatkan nilainya maka akan didapat strategi yang dalam hal ini PT PTI C mengambil strategi Grow and Build. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung sebuah identitas yang akan memberikan ciri khas dibanding dengan perusahaan lainnya. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi yang ingin dicapai oleh perusahaan dan bagaimana pendekatan yang akan dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuan. dan Matriks TOWS IFAS dan EFAS pada dasarnya dikerjakan secara bersamaan dengan pengerjaan tujuan perusahaan. hal ini dijabarkan pada value dan belief. D. kelemahan. Dengan ditentukannya tujuan. Setelah memiliki proses bisnis dan struktur organisasi. Hal ini juga akan meberikan tambahan nilai produktivitas. maupun tantangan yang dimiliki. Struktur Unit Organisasi Lantai Produksi Dalam perancangan organisasi ini juga akan dirancang organisasi lantai produksi yang akan menjelaskan posisi mesin yang akan memproduksi dongkrak. dalam hal ini digunakan Metode IDEF 0 yang merupakan metode pemetaan proses setiap jabatan. mendukung (S). Pemetaan ini akan menjelaskan jabatan yang memiliki tanggung jawab (R). ataupun memberikan informasi (I) tentang sebuah proses bisnis. I. pengerjaan dilanjutkan dengan merinci setiap aktivitas yang berlangsung pada sistem di perusahaan tersebut. C. menyetujui (A). Matriks TOWS lebih menjelaskan tentang langkah nyata dalam beberapa pilihan strategi. seperti yang ditunjukan pada Matriks I-E pada bab 2. ARC (Activity Relationship Chart). Struktur Organisasi Perusahaan Pada pengerjaan sebelummnya memberikan output tujuan dan proses bisnis. kesempatan.

Feronika Rosalinda Sipayung Analisis karakteristik kondisi perusahaan seperti apa yang sesuai terhadap penggunaan struktur organisasi matriks. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa struktur organisasi berbentuk matriks membutuhkan koordinasi yang sangat bagus antar elemennya dan garis komando serta pembagian tugas yang jelas. Jika perusahaan telah berkembang menjadi besar sehingga struktur fungsional biasa tidak dapat menjawab tuntutan lingkungan terhadap organisasi. produksi. Bagaimana jika diterapkan di Indonesia? Struktur organisasi matriks merupakan penggunaan struktur fungsional dan struktur produk secara bersamaan pada suatu organisasi. salah satu sisi matriks akan lebih kuat dari sisi lainnya sehingga struktur organisasi berbentuk matriks ini akan gagal. Berarti hal ini membutuhkan disiplin yang tinggi dalam menerapkan hal tersebut. saat itulah struktur organisasi matriks dapat digunakan. Selain itu diperlukan juga pelatihan-pelatihan agar softskill karyawan meningkat dan kerjasamanya juga baik. kerjasama tim harus sangat baik. Gambaran mengenai struktur organisasi berbentuk matriks diberikan dalam gambar di bawah ini. karena jika tidak demikian. Inilah hal utama yang dapat menghalangi diterapkannya system organisasi matriks dalam perusahaan di Indonesia. Perancangan Organisasi 3. Dengan demikian diharapkan perusahaan dapat beradaptasi dengan lingkungan sehingga tetap dapat bersaing di pasar. Jikalau akan diterapkan di Indonesia. Hal ini dikarenakan dalam struktur tersebut dibutuhkan koordinasi yang bagus dan pembagian tugas yang jelas (seperti dijelaskan di atas). kami rasa saat ini belum tepat jika suatu perusahaan memakai struktur organisasi matriks. Akan tetapi dalam penggunaan struktur matriks ini.Modul 1. dan logistik) akibat salah satu sisi yang berat sebelah. garis komando harus jelas dan tegas agar tidak terjadi sisi matriks yang berat sebelah. Untuk situasi di Indonesia. Selain itu ada juga kemungkinan adanya konflik kepentingan antara horizontal (produk) dengan vertikal (bagian pemasaran.2.13410604 Halaman 20 .

Seperti yang dapat dilihat pada flowchart di atas.3. ARC ini membantu decision maker di lantai produksi menentukan struktur tersebut. Perancangan Organisasi 3. Kedua informasi yang didapat digunakan untuk menentukan ARC perusahaan PT PTI C.13410604 Halaman 21 . sehingga terbentuk struktur organisasi lantai produksi sebagai berikut : Struktur organisasi perusahaan PT PTI C menggunakan struktur organisasi fungsional. Berikut merupakan flowchart untuk mendapatkan struktur organisasi lantai produksi : Operation Process Chart (OPC) merupakan sumber data untuk diolah dalam menentukan struktur lantai produksi. maka data OPC diolah di dalam analisis proses dan task independency chart. Struktur organisasi yang bertanggung jawab atas struktur organisasi lantai produksi adalah sebagai berikut : 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .Modul 1. Feronika Rosalinda Sipayung Analisis keterkaitan antara struktur organisasi perusahaan dan struktur organisasi lantai produksi Struktur organisasi lantai produksi ditentukan dengan menggunakan tools Activity Relationship Chart (ARC). Decision maker mengelompokkan pekerjaan yang mempunyai keterkaitan tinggi ke dalam satu sub departemen.

0 yang berarti sangat penting.0 yang berarti tidak penting. Pemberian bobot bersifat subjektif sesuai penilai. Ini berarti bobot itu merepresentasikan proporsi pengaruh dari masing-masing faktor terhadap perusahaan secara keseluruhan. Pembobotan merupakan hasil kali dari bobot dan rating setiap faktor strategis.4. Analisis pembobotan faktor-faktor internal dan eksternal Tools yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi faktor-faktor eksternal adalah matriks EFAS (External Strategic Factor Analysis Summary). yang terdiri dari kesempatan dan ancaman. Kepala bagian bertanggung jawab kepada Kepala Divisi Produksi yang berada di bawah pengawasan langsung Direktur Utama. Jabatan tersebut juga memiliki wewenang untuk menentukan struktur organisasi lantai produksi agar perusahaan dapat meningkatkan kinerja perusahaan.13410604 Halaman 22 . 4 digunakan untuk faktor strategis 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Kepala Bagian Produksi tidak saja hanya menentukan bentuk struktur organisasi lantai produksi. tetapi juga mengawasi keberlangsungan struktur tersebut dan selalu melakukan perbaikan. Pembobotan dilakukan untuk masing-masing faktor strategis eksternal pada matriks EFAS dan untuk setiap faktor strategis internal pada matriks IFAS. Faktor eksternal adalah elemen-elemen luar perusahaan yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan dan dapat mempengaruhi keputusaan yang akan diambil oleh organisasi.d. maka decision maker untuk struktur organisasi lantai produksi adalah Kepala Bagian Produksi. dengan range point dari 0. sebagai input untuk matriks TOWS sehingga dapat diidentifikasi strategi yang cocok dengan perusahaan saat ini. sampai 1. Jumlah seluruh bobot dari suatu matriks IFAS aatau EFAS sama dengan satu. Range rating adalah bilangan bulat 1 s. Sedangkan faktor internal merupakan kekuatan dan kelemahan dalam perusahaan yang menentukan apakah perusahaan dapat mengambil kesempatan dan menghindari ancaman. 3. sedangkan untuk faktorfaktor internal adalah matriks IFAS (Internal Strategic Factor Analysis Summary). yang menunjukkan seberapa kuat pengaruh masingmasing faktor terhadap perusahaan. mengawasi langsung struktur organisasi lantai produksi sesuai laporan kepala divisi. Rating merupakan indikator seberapa kuat setiap faktor strategi mempengaruhi keadaan perusahaan. Jabatan yang berada di atas Kepala Bagian Produksi. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Dilihat dari struktur organisasi di atas.Modul 1. 4. Nilai 3 s.d. Bobot merupakan suatu indikator yang menunjukkan seberapa penting kekuatan suatu faktor terhadap perusahaan.

semakin mengancam terhadap kondisi perusahaan. yang membuat perusahaan mempunyai customer tetap untuk produk dongkraknya. Kualitas produk baik mendapatkan bobot terbesar karena di skenario disebutkan bahwa PT PTI C memiliki reputasi yang baik dalam hal kualitas produknya. Lalu faktor perusahaan skala besar dan pelanggan loyal dengan bobot yang sama besar. Disebutkan bahwa penjadwalan dan perencanaan rantai supply perusahaan sudah baik sehingga menghasilkan biaya dan lead time yang efisien. 3. walaupun sebenarnya pelanggan loyal ini secara tidak langsung terbentuk akibat citra perusahaan itu sendiri. Jika dilihat. Biaya produksi dan lead time efisien juga diberi bobot terbesar. bobot kekuatan paling besar terdapat pada faktor kualitas produk baik serta faktor biaya produksi dan lead time efisien dengan bobot 0. kuantitas tenaga kerja yang besar pada PT PTI C ini tidak didukung oleh kompetennya individu pegawai sehingga banyak terdeteksi kinerja yang tidak baik. dan delivery time-nya. yaitu mulai dari kualitas baik. Oleh karena itu. sehingga akan mendukung tujuan perusahaan dalam memperluas target pasar sehingga menjadi market leader. Keuangan perusahaan sehat mendapat bobot terbesar ketiga. Dan bobot paling kecil terdapat pada faktor tenaga kerja banyak dengan besar 0.Modul 1. Di samping itu.1 Analisis pembobotan faktor-faktor internal Pada matriks IFAS. penentuan bobot setiap faktor ini. Sementara. 2 digunakan untuk faktor strategis ancaman dan kelemahan yang menunjukkan semakin kecil angka. sehingga menjadikannya mendapat bobot paling kecil. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung kesempatan dan kekuatan dengan angka yang lebih besar menunjukkan pengaruh yang lebih kuat. pelanggan loyal dan perusahaan yang berskala besar menempati posisi selanjutnya dengan bobot yang sama besar. Pelanggan loyal adalah salah satu kekuatan yang dipunyai perusahaan. Keuangan yang baik akan membantu memenuhi tujuan perusahan dalam mencari keuntungan. biaya produksi dan lead time efisien. Kedua faktor ini mendapatkan bobot terbesar. Faktor strategi yang sedang dalam keadaan baik dan dapat terus ditingkatkan merupakan kekuatan terpenting perusahaan sehingga mendapatkan bobot terbesar. Sedangkan nilai 1 s. Selanjutnya. Selain itu dengan cash flow yang baik. karena kedua hal ini merupakan sumber utama dari kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan. Hal ini pula yang membuat ketiga faktor tersebut mendapat rating empat.13410604 Halaman 23 . serta keuangan yang sehat. seperti kualitas. Tenaga kerja yang banyak merupakan faktor dengan bobot paling kecil. akan menarik minat investor dalam menanamkan modalnya sehingga mendukung kegiatan perusahaan melalui modal tersebut. Tipe perusahaan yang berskala besar akan membantu perusahaan dalam memproduksi dongkrak dalam kuantitas yang besar sehingga dapat mendukung perusahaan dalam memenuhi permintaan pelanggan dengan pasar yang semakin luas.4.065. Diikuti dengan keuangan perusahaan sehat. biaya produksi yang efisien akan menguntungkan perusahaan dalam meningkatkan profitnya.1. tenaga kerja banyak ini masih merupakan potensi yang belum dikembangkan oleh PT PTI C. kondisi perusahaan akan tetap stabil walaupun sewaktu-waktu terjadi penarikan dana. karena sangat berpengaruh besar terhadap kekuatan 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . justru tidak sedikit pegawai dengan kinerja baik malah mengundurkan diri. Sayangnya.d. yang selalu mempunyai spesifikasi yang dapat memenuhi permintaan konsumen. Dengan kondisi cash flow perusahaan yang baik. Hal yang paling dicari oleh pelanggan dalam membeli produk adalah kualitasnya. Tenaga kerja perusahaan yang berjumlah lima ratus pegawai sebenarnya merupakan sumber daya yang sangat kuat dalam hal meningkatkan kinerja suatu perusahaan. apalagi didukung oleh lead time yang efisien akan menjadikan nilai tambah sendiri bagi pelanggan sehingga permintaan pelanggan akan selalu dipenuhi tepat waktu. ditentukan juga berdasarkan potensi perusahaan.

Pengukuran kinerja pegawai akan membantu mendeteksi pegawai mana yang dirasa kurang skillnya. atau bagian mana dari perusahaan yang skillnya perlu ditingkatkan sesuai dengan tuntutan persaingan global. akan memudahkan aliran bisnis dan komunikasi dengan klien walaupun kantor tidak berada di pusat keramaian kota. yaitu tenaga kerja banyak. karena kedua proses ini sangat menunjang baiknya kondisi perusahaan jika dilaksanakan. Karena perusahaan belum menunjukkan usahanya untuk memperbaiki kualitas pekerja. dengan meningkatnya teknologi di bidang informasi. sehingga yang lebih berprestasi layak diberikan tunjangan atau bonus lebih. dengan bobot sama. Lagipula karena sifat pesanan adalah high volume. Lokasi perusahaan yang memisahkan antara kantor dan pabriknya menurut kami adalah kelemahan perusahaan. Faktor dengan bobot terendah adalah kinerja pegawai kurang baik dan tidak ada apresiasi kerja pegawai. Dengan adanya pengukuran kinerja pegawai. Kemudian diikuti dengan tidak ada pengukuran kinerja pegawai dan belum ada penjadwalan training pegawai. sehingga kemampuan dasar tiap pegawai ketika diterima kerja di perusahaan merupakan faktor penentu satu-satunya sebagai kekuatan kerja perusahaan. sehingga bobot pada faktor perekrutan pegawai lebih besar daripada ini. bobot terbesar ada pada faktor lokasi perusahaan menghambat koordinasi. karena kekuatannya tidak sebesar ketiga faktor awal yang bisa atau sedang dalam peningkatan. ketika proses ini diabaikan. Selanjutnya ketiga faktor sisanya ini mendapatkan rating tiga. maka akan bisa dijadwalkan training pegawai yang dapat berdampak pada meningkatnya kegiatan operasional perusahaan akibat kontribusi aktif pegawai. yaitu perusahaan skala besar dan pelanggan loyal. sehingga belum berpengaruh banyak terhadap kekuatan perusahaan. Yang lebih perlu diperhatikan justru adalah koordinasi dalam perusahaan itu sendiri. Tidak adanya pengukuran kinerja pegawai dan belum ada penjadwalan training pegawai mempunyai bobot yang besar pula. Kinerja pegwai kurang baik dan tidak ada apresiasi kerja pegawai mempunyai bobot yang sama dan paling rendah di antara semuanya. Dengan begitu akan meminimalisir pegawai yang mengundurkan diri akibat tidak puas dengan gajinya. Padahal di perusahaan itu sendiri belum tersusun penjadwalan training pegawai. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . dari kelemahan-kelemahan yang tercantum dalam matriks IFAS. Lalu faktor perekrutan pegawai kurang selektif menempati posisi bobot berikutnya. Perekrutan pegawai yang pada awalnya kurang selektif.13410604 Halaman 24 . tidak bisa dibedakan secara pasti mana saja karyawan berprestasi dan yang kurang. dan tidak semua yang diterima kerja merupakan sumber daya dengan integritas tinggi. berdampak pada penerimaan pegawai yang tidak terlalu memperhatikan kompetensinya. Selanjutnya faktor strategis yang memang secara alamiah sudah dimiliki perusahaan mendapatkan bobot terbesar berikutnya. maka mungkin klien akan lebih tertarik untuk melihat produknya langsung dalam jumlah besar ataupun proses produksinya untuk menjamin tingkat cacat yang rendah. Sedangkan tidak ada apresiasi kerja pegawai juga merupakan akibat dari faktor tidak adanya pengukuran kinerja pegawai. antara pihak manajemen dan produksinya karena akan lebih gawat jika miss-koordinasi atau misskomunikasi terjadi di internal perusahaan. Akibat tidak ada pengukuran kinerja pegawai. yaitu memudahkan perekrutan untuk penduduk sekitar pabrik. Kinerja pegawai kurang baik adalah akibat dari perekrutan pegawai yang kurang selektif.Modul 1. maka kondisi perusahaan akan statis sesuai dengan kondisi pekerjanya yang tidak mengalami peningkatan. Kemudian terakhir. Sementara itu. Sebaliknya. dibandingkan hanya melihat segelintir modelnya saja di kantor. Menurut kami. faktor yang masih berupa potensi besar namun belum digali lebih lanjut mendapat posisi terakhir. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung perusahaan yang bermaksud memperluas marketnya.

untuk ancaman. sehingga peminjaman dana dari bank ataupun kreditor tidak terlalu berpengaruh. Tidak ada pengukuran kinerja pegawai. Bentuk perusahaan TBK memungkinkan investor dengan bebas menanamkan modalnya. sementara kinerja pegawai kurang baik dan tidak ada apresiasi kerja pegawai dapat dikatakan merupakan output dari faktor-faktor dengan rating satu tersebut. dan pada 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . yaitu kesempatan yang bisa dimanfaatkan dengan bentuk perusahaan skala besar ini. karena seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa keuangan perusahaan sedang dalam kondisi baik. Pangsa pasar besar sebenarnya mendukung faktor strategi jumlah pesanan dongkrak besar. Tingkat kebutuhan dongkrak yang besar merupakan kesempatan perusahaan dalam memanfaatkan bentuk perusahaannya yang berskala besar ini dalam menghasilkan output yang besar pula. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Pemberian rating untuk kelemahan perusahaan ini. karena perekrutan pegawai yang kurang selektif sekarang sedang dalam usaha perbaikan.2 Analisis pembobotan faktor-faktor eksternal Pada matriks EFAS. Untuk faktor-faktor opportunity ini. 3. Pesaing tersebut bergerak pada bidang yang sama. berdasarkan tingkat ancamannya terhadap perusahaan. Sementara faktor lainnya mendapat rating dua. Keadaan keuangan perusahaan sendiri sebenarnya sedang membaik. sehingga investor tidak ragu untuk menginvestasikan dana di PT PTI C. kedua faktor ini mendapat proporsi bobot yang tidak terlalu besar. Sementara faktor bentuk perusahaan TBK dan bank/kreditor sebagai mitra keuangan mendapat rating tiga. Walaupun sebenarnya konsultan tidak hanya membantu sebatas itu. baik pada level regional maupun internasional. bobot terbesar ada pada faktor pesaing kompetitif. Kemudian bobot terbesar berikutnya adalah pangsa pasar besar. Pemesan yang sebenarnya hanya terdiri dari sedikit pihak walaupun dengan jumlah pesanan yang besar. bobot kesempatan paling besar terdapat pada faktor jumlah pesanan dongkrak besar. sehingga bukan menjadi prioritas utama dalam perbaikan perusahaan. namun dengan adanya kesempatan target besar di level Indonesia. tapi juga membantu menyelesaikan beragam permasalahan yang terjadi di perusahaan sehingga sistem secara keseluruhan dapat diperbaiki. dan memperoleh bobot lebih besar daripada faktor adanya bank dan kreditor yang dapat membantu peminjaman dana. Oleh karena itu. dan bantuan konsultan. Tidak terlalu jauh berbeda dengan jumlah pesanan dongkrak besar. Sementara. namun perputaran modal lebih banyak dipengaruhi oleh investor. jumlah pemesan dapat ditingkatkan. Karena keempat faktor ini sangat kuat dalam mendukung tujuan perusahaan untuk menjadi market leader. jumlah pesanan dongkrak besar. Sekali lagi. belum ada penjadwalan training pegawai. karena lokasi perusahaan yang dapat menimbulkan salah koordinasi akan berakibat fatal. Keduanya dapat membantu di bidang finansial perusahaan.13410604 Halaman 25 . dan lokasi perusahaan merupakan yang paling mengancam kekuatan perusahaan sehingga mendapat rating satu. karena bentuk perusahaan yang TBK ditambah kondisi perusahaan yang lancar. Sementara tidak ada pengukuran kinerja pegawai dan belum ada training akan menimbulkan penyamarataan pandangan terhadap semua karyawan dan menyebabkan kondisi perusahaan yang jalan di tempat dengan kemampuan pegawai yang tidak berkembang. ini karena kondisi keuangan perusahaan yang sedang baik. subkontraktor beragam. Faktor subkontraktor beragam dan bantuan konsultan menempati bobot terbesar berikutnya dengan besar bobot yang sama karena keduanya secara khusus dapat membantu meningkatkan output perusahaan. rating empat diberikan pada faktor pangsa pasar besar.4. Bentuk perusahaan TBK dan adanya bank dan kreditor yang dapat diajak bekerjasama menempati posisi bobot kedua terakhir dan terakhir.Modul 1.

akan beresiko menderita kehilangan jumlah pesanan yang besar. karena konflik ini baru prediksi yang menjadi keyakinan perusahaan bahwa perekrutan dengan memudahkan jalur masuk untuk penduduk lokal akan menghilangkan konflik yang mungkin terjadi. 3. sehingga setiap kegiatan operasional yang diambil perusahaan belum tentu terancam oleh kedua faktor ini. namun kenyataannya setelah diterapkan standar penerimaan baru yang memandang sama kepada semua applicant akhir-akhir ini. yang akan menjawab seberapa jauh perusahaan PT PTI C menguasai pasar dalam setiap langkah yang diambil perusahaan atau perusahaan pesaingnya. Sedangkan kebijakan pemerintah dan perekrutan baru dapat memicu konflik penduduk lokal mendapat rating dua karena kedua faktor ini sifatnya masih belum pasti. konflik yang dipredisksi itu belum tersulut.Modul 1. Dengan bobot ancaman terbesar ini. Perusahaan harus lebih berhati-hati mengambil langkahnya dan berusaha agar tujuan dan kinerja perusahaan selaras dengan tujuan pemerintah untuk menghadapi persaingan bebas dan era globalisasi.5. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung umumnya merupakan perusahaan yang sudah mapan di bisnis dongkrak pada level internasional. Kebijakan pemerintah mendapat proporsi bobot kedua terbesar. Pesaing kompetitif serta tipe pesanan low order high volume mendapat rating satu. Analisis pemilihan strategi bersaing berkaitan dengan hasil matriks I-E Berikut merupakan matriks I-E untuk perusahaan PTI C : 3. maka kehilangan pelanggan sedikit saja.13410604 Halaman 26 .33 2. mendapat bobot paling kecil.55 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Merujuk pada tipe pesanan yang seperti ini. maka pelanggan akan beralih ke perusahaan pesaing. karena sedikit banyak kondisi perusahaan harus tunduk pada regulasi pemerintah dan lingkungan bisnis cukup dipengaruhi dan bergejolak dinamis dengan peraturan-peraturan pemerintah. karena kedua ancaman ini adalah yang paling berpengaruh terhadap penjualan dongkrak perusahaan. perusahaan harus terus mencari informasi berkaitan dengan kompetitor dan terus melakukan penelitian dan pengembangan produksi agar lebih unggul dan dapat terus bersaing di persaingan bisnis. Tipe pesanan yang bersifat low order-high volume mendapat proporsi bobot terbesar berikutnya. Perekrutan dengan cara baru dapat memicu konflik penduduk lokal. Jika perusahaan kalah kompetitif dengan perusahaan sejenisnya.

contoh bahan baku yang telah dibubut adalah produk dari proses permesinan bubut.6. artinya strategi yang bersifat maju atau mengembangkan perusahaan.13410604 Halaman 27 . dimana nilai IFA perusahaan 2. ataupun sumber daya yang akan diolah untuk menjadi output. Analisis penentuan proses bisnis dan pemilihan struktur organisasi berdasarkan skenario 3. jasa atau informasi yang berguna atau diinginkan oleh konsumen.6. Analisis Penentuan Proses Bisnis Proses bisnis didefinisikan sebagai sekumpulan dari kegiatan yang dibutuhkan untuk mengelola sumber daya bisnis atau singkatnya adalah mengubah input menjadi output.1. y Strategi SO (Strength Opportunities) o o o o Meningkatkan kapasitas produksi dengan cara lean manufacturing Melakukan penetrasi pasar ASEAN Melakukan inovasi dengan bantuan konsultan Memperkuat modal dengan cara pendekatan ke shareholder untuk lebih menanamkan modal ke perusahaan y Strategi WO (Weakness Opportunities) o o o y Mengembangkan System Information Management agar menjadi lebih baik Menyeleksi supplier secara ketat untuk tujuan kerjasama jangka panjang Meningkatkan kerjasama dengan subkontraktor untuk meningkatkan kapasistas produksi Mempertahankan konsumen yang ada Fokus pada bidang Research and Technology Berkordinasi dengan KADIN. konsumen internal dan konsumen eksternal. Berdasarkan hal tersebut. Berikut rancangan proses bisnis secara umum : 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .4.55 dan EFA perusahaan 3. dimana perusahaan masih dapat berkembang dari keadaan yang sekarang. atau informasi yang dihasilkan oleh perusahaan. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Penetuan matriks I-E menggunakan tools Internal Strategic Factor Analysis Summary (IFAS) & External Strategic Factor Analysis Summary (EFAS). Konsumen eksternal adalah penikmat dari produk.Modul 1. konsumen internal adalah pengguna output yang menjadikan output tersebut sebagai input dari konsumen.33. Perusahaan PT PTI C menggunakan pengklasifikasian APQC untuk menentukan data proses bisnis sesuai keadaan perusahaan. Konsumen dibagi menjadi dua. jasa. Dengan demikian kami ambil strategi yang bersifat grow and built. sedangkan output dapat berupa produk. dan dapat menjadi input untuk proses permesinan drill. seperti dapat dilihat pada matriks di atas. Dengan menggunakan analisis matriks TOWS seperti yang telah dipaparkan dalam bab 2. PT PTI C berada pada tahap Grow and Build. Input dapat berupa data. sehingga bisa mengantisipasi kebijakan pemerintah Melakukan seleksi pegawai yang lebih selektif Melakukan pelatihan pada pegawai Memberi bonus pada pegawai berprestasi Strategi ST (Strength Threats) o o o y Strategi WT (Weakness Threats) o o o 3. Proses bisnis yang dipilih dilanjutkan untuk menentukan untuk organisasi yang ada sehingga dapat mengatasi dan bertanggung jawab terhadap semua faktor yang ada pada perusahaan. kami dapatkan strategi bersaing perusahaan sebagai berikut. material.

13410604 Halaman 28 .: 6-1 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .Modul 1. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Visi dan Misi Value dan Belief Peraturan pemerintah Modal Mengelola PT PTI C 0 A0 Pemimpin perusahaan Profit NODE: A-0 TITLE: Mengelola PT PTI C NO.: 6-0 Prosedur dan peraturan perusahaan Teknologi Anggaran SDM Mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia 1 A1 SDM Karyawan Peraturan Pemerintah Anggaran pengembangan prosuk Mengelola dan mengembangkan produk 2 A2 Produk yang Diinginkan pasar Bahan Baku Anggaran produksi Mengelola proses produksi 3 A3 Produk yang Dihasilkan Strategi pemasaran produk Memasarkan produk 4 Anggaran pemasaran Laporan hasil penjualan Budget A4 Modal Mengelola keuangan perusahaan 5 A5 Karyawan SDM Profit Mesin NODE: A0 TITLE: Mengelola PT PTI C NO.

yaitu : y Membangun dan mengatur perancangan. dan memensiunkan karyawan 4 Rencana Manajemen Karyawan Rencana Manajemen Karyawan Rencana Manajemen Relokasi karyawan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Mengatur informasi karyawan 5 Data Pensiunan Karyawan Proses pelaporan NODE: A1 TITLE: Mengelola dan mengembangkan Sumber Daya Manusia NO. mencari pekerjaan yang lebih baik. menyeleksi dan membimbing karyawan 2 Catatan Historis Karyawan karyawan Administrasi penggajian Rencana HR Aplikasi KAryawan Pimpinan Human Resources Membina dan membimbing karyawan 3 Menarik. Input pada pengelolaan SDM ini adalah SDM itu sendiri dan anggaran untuk SDM. sehingga karyawan memiliki rasa aman berkerja di perusahaan.kebijakan. menyeleksi. diharapkan memiliki output karyawan yang berkualitas sehingga perusahaan memiliki daya saing dan mencapai tujuan.: 6-2 Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu bagian vital dalam penentuan keberhasilan perusahaan. pihak pengelola SDM memiliki tanggung jawab memberikan rasa tersebut kepada setiap karyawan perusahaan. Kegiatan kegiatan di atas merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan sehingga koordinasi yang baik dalam pengelolaan perusahaan merupakan faktor penting yang lain dari perusahaan. Keterkaitan antaran kegiatan dapat terjadi dari input sebuah kegiatan merupakan output dari kegiatan lainnya. 1.13410604 Halaman 29 . y Merekrut. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Node A0 di atas merupakan kegiatan kegiatan yang dianggap penting dan krusial dari perusahaan PT PTI C. Kegiatan tersebut didapatkan dengan tujuan seperti context diagram IDEF0 (mengelola PT PTI C). Mengelola dan Mengembangkan Sumber Daya Manusia Rencana perusahaan Saran Pelanggan Kebutuhan Training Kompetensi HR Program Penigkatan Perfomansi Tujuan Program SOP SDM Membangun dan mengatur perencanaan. kebijakan dan strategi Sumber Daya Manusia (SDM) 1 Anggaran Biaya HR Kebutuhan HR Kemampuan yang dibutuhkan SOP rekomendasi Merekrut. mengatur kembali. sehingga pengelolaan SDM memiliki tugas dalam membuat satu struktur. Pengelolaan SDM terdiri dari beberapa kegiatan. seperti yang dijabarkan di awal subbab ini. Kelima kegiatan di atas sudah meliputi proses operasional dan proses manajemen & pendukung. Pengelola SDM diharapkan mampu melakukan perekrutan karyawan baru untuk berkerja di perusahaan untuk mengisi tempat 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . atau alasan lainnya. Karir yang jelas merupakan salah satu cara untuk memberikan rasa aman pada karyawan.Modul 1. dan strategi SDM Seorang karyawan membutuhkan rasa aman dalam sebuah pekerjaan. dan membimbing karyawan Karyawan pada perusahaan akan keluar dari perusahaan pada suatu saat tertentu karena pensiun.

agar perusahaan terus meningkatkan performanya. sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan perusahaan. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung tempat tersebut.13410604 Halaman 30 . sehingga pengelola SDM harus memenuhi hak karyawan tersebut. pengelola juga memiliki wewenang untuk memberhentikan karyawan sesuai laporan dari tiap divisi ke pada divisi SDM. diharapkan perusahaan PT PTI C memiliki SDM yang siap berkerja dengan baik dan memiliki rasa tanggung jawab dalam visi dan misi perusahaan. y Menarik. 2. Pengelola SDM bertanggung jawab dalam melakukan penempatan ulang karyawan dengan tujuan karyawan berkerja lebih baik dari sebelumnya. dan memensiunkan karyawan Penilaian terhadap SDM juga dilakukan pada kegiatan ini. sehingga perlu pembinaan lebih lanjut untuk tiap karyawan untuk memastikan bahwa karyawan tersebut siap dan pantas untuk menempati jabatan lainnya atau mengemban tanggun jawab yang lebih. pengolaan informasi karyawan merupakan tanggung jawab dari divisi SDM. Mengelola dan Mengembangkan Produk 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Pensiun merupakan hak dari karyawan perusahaan. mengatur kembali. Dari kegiatan kegiatan di atas. Seleksi pada proses perekrutan merupakan hal yang penting sehingga perusahaan mendapatkan karyawan yang memiliki kualitas tinggi hanya perlu sedikit bimbingan untuk memberikan kinerja terbaiknya pada perusahaan. y Membina karyawan Karyawan memiliki karir pada perusahaan PT PTI C. y Mengatur informasi karyawan Informasi karyawan merupakan salah satu data penting perusahaan.Modul 1.

y Menyiapkan proses produksi Rancangan produk baru yang sesuai dengan keinginan pasar dan telah diuji coba. Output dari kegiatan ini adalah produk yang siap dipasarkan. yaitu : produk diperlukan oleh pasar.13410604 Halaman 31 .Modul 1. perusahaan dapat melakukan produksi produk. metode tertentuk. y Melakukan pengetesan market Dalam upaya menghindari kerugian dari desain produk baru. y Merancang produk Pengelola divisi ini harus merancang produk sesuai keinginan pasar. sebelum dan data produk PT PTI C merupakan input dari kegiatan ini. adalah : y Melakukan market research Market research merupakan langkah penting perusahaan untuk mengetahui keinginan pasar. perusahaan harus melakukan uji coba terhadap produk tersebut. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Teknologi Detail Pasar Metode penelitian Data produk PT PTI C Hasil Riset Budget Melakukan Market Research 1 Konsep Produk Merancang Produk 2 Keputusan merilis produk atau tidak Melakukan Pengetesan Market 3 Prototype produk Menyiapkan Proses Produksi 4 Produk yang Diinginkan pasar Karyawan NODE: A2 TITLE: Mengelola dan Mengambangkan Produk NO. Anggaran pengembangan produk produk. Produk diuji coba dengan metode rancangan produk disiapkan untuk di produksi masal. sehingga perusahaan dapat melakukan produksi produk baru tersebut dan mendapatkan profit dari produk tersebut. Kegiatan dalam mengelola dan mengembangkan 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . produk tersebut harus memenuhi beberapa kriteria. berdasarkan hasil riset di atas.: 6-3 Dapat dilihat dari node A2 IDEF0 perusahaan. dan produk menghasilkan keuntungan untuk perusahaan. harus disiapkan proses produksinya. pengelolaan dan pengembangan produk merupakan kegiatan yang dilakukan di perusahaan. sehingga perusahaan dapat menghasilkan produk yang diinginkan pasar.

Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung 3.13410604 Halaman 32 . Kegiatan yang dilakukan dalam divisi ini adalah: Perencanaan rantai pasok y 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .: 6-4 Kegiatan pengelolaan proses produksi merupakan kegiatan strategis untuk PT PTI C sesuai keadaan PT PTI C. pengelolaan proses produksi merupakan kegiatan penting dan strategis dari perusahaan.Modul 1. Mengelola Proses Produksi Peramalan Undang-undang Ketentuan material sesuai standar perusahaan Reputasi supplier Teknologi Kapasitas jam kerja Kapasitas gudang Permintaan konsumen Perencanaan Rantai Pasok 1 Produk yang diinginkan pasar Jadwal Pengiriman A31 Mendapatkan Material dan Jasa Jadwal Produksi Induk 2 A32 Bahan baku produksi Dongkrak yang dihasilkan Memproduksi Produk 3 A33 Bahan Baku inventori Mengelola Logistik dan Gudang 4 A34 Kepala Divisi Negosiator Karyawan Mesin Dongkrak siap kirim NODE: A3 TITLE: Mengelola Proses Produksi Karyawan logistik NO. Input dari kegiatan ini merupakan output dari kegiatan pengelolaan dan pengembangan produk. Sehingga. Produksi merupakan proses menghasilkan produk dongkrak yang dibutuhkan untuk menjadi market leader di dalam negeri dan mencoba menembus pasar luar negri. yaitu produk yang diinginkan oleh pasar.

Modul 1. agar produk yang dihasilkan sesuai keinginan konsumen. karena setiap produksi dibutuhkan bahan baku yang apabila tidak dikelola dengan baik akan menambah cost perusahaan (ongkos simpan). Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Undang-undang Batasan jaringan Dan pemasok Teknik peramalan Strategi perusahaan Mengembangkan Strategi Produksi dan Material 1 Produk yang Diinginkan pasar Mengelola Permintaan Produk dan Jasa 2 Merupakan proses penting dalam pengelolaan produksi. y Mendapatkan material dan jasa Kepala divisi Ahli statistika NODE: A31 TITLE: 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Bahan baku juga harus memenuhi standar kualitas perusahaan.13410604 Halaman 33 .

Modul 1. sehingga proses ini diperlukan dalam menentukan supplier dan mebeli bahan baku. y Memproduksi produk Produksi produk tentu saja dilakukan dalam pengelolaan produksi. Memproduksi produk y 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .13410604 Halaman 34 . Perancangan Organisasi Harga yang Ditawarkan supplier Feronika Rosalinda Sipayung Kapasitas gudang Ketentuan material Sesuai standar perusahaan Kapasitas produksi supplier Reputasi supplier Lead time pendek Strategi sourcin perusahaan Teknologi Sistem produksi Mengambangka n Strategi Sourcing 1 Kapasitas gudang Supplier terpilih Menyeleksi Supplier 2 Bahan baku produksi Memesan Material 3 Rantai pasok yang Lebih efisien Mengembangka n Supplier 4 karyawan Negosiator NODE: A32 TITLE: Mendapatkan Material dan Jasa NO. y Mengelola logistik dan gudang Produk yang telah selesai diproduksi di kegiatan produksi produk. Output yang diharapkan pada kegiatan ini tentu saja adalah produk dongkrak yang siap dikirim ke konsumen. tidak langsung dikirim ke konsumen untuk melakukan efisiensi pengiriman.: 6-8 Pemenuhan kebutuhan bahan baku dilakukan dengan membeli bahan baku dari supplier. sesuai dengan regulasi perusahaan yang didapat dari proses perancangan rantai pasok. kegiatan ini merupakan kegiatan yang menghasilkan produk yang akan digunakan oleh konsumen langsung. sehingga produk yang jadi akan disimpan di gudang dan dikelola oleh divisi produksi.

Modul 1. Di sinilah proses produksi itu dibuat. menjalankan proses produksi. maintenance. dan menjaga record produksi. menguji kualitas.13410604 Halaman 35 . Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Memproduksi produk merupakan kegiatan menghasilkan produk yang nantinya akan dijual oleh perusahaan. Aliran proses dimulai dari menjadwalkan produksi. y Mengelola logistik dan gudang 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .

: 6-5 Kegiatan pemasaran produk memiliki input data pasar yang akan diolah menjadi strategi pemasaran produk. adalah sebagai berikut y Mendata kebutuhan pasar & pelanggan Riset dalam menentukan kebutuhan pasar merupakan tanggung jawab dari divisi pemasaran. sehingga divisi ini harus menurunkan strategi menjadi rencana.Modul 1. kegiatan ini dapat berkerja sama dengan divisi pengembangan produk. karena perusahaan memiliki pesanan low order.13410604 Halaman 36 . y Mengembangkan rencana pemasaran dan penjualan Rencana mencakup hal hal teknis dalam penjualan produk. high volume maka divisi ini harus memikirkan strategi untuk menembus pasar baru. kegiatan yang dilakukan untuk memasarkan produk. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Kegiatan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk dongkrak di dalam negeri maupun luar negeri. 4. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Mengelola logistik dan gudang merupakan proses bisnis yang penting karena dengan manajemen dan strategi pergudangan yang baik dapat menekan biaya produksi. biaya pergudangan. Memasarkan Produk Data pasar Analisa Pasar Mendata kebutuhan pasar & pelanggan 1 Prosedur dan peraturan perusahaan Tujuan Perusahaan Analisa terhadap kompetitor Mengembangkan Strategi pemasaran dan penjualan 4 Strategi pemasaran & penjualan Strategi Pemasaran Produk Analisa data peramalan Data ketertarikan Dari sudut pandang pasar Mengembangkan Rencana Pemasaran dan Penjualan 3 Laporan Hasil Penjualan Karyawan NODE: A4 TITLE: Memasarkan Produk NO. dan menjamin kelancaran aliran barang sehingga proses produksi tidak mengalami gangguan. y Mengembangkan strategi pemasaran & penjualan Keinginan pasar merupakan acuan dalam penentuan strategi penjualan. Laporan hasil penjualan merupakan hasil lainnya yang dihasilkan oleh divisi ini.

Modul 1. Perancangan Organisasi
5. Mengelola Keuangan

Feronika Rosalinda Sipayung

Standar Anggaran Biaya Data Historis

Laporan Penjualan

Melakukan perencanaan dan pengelolaan akuntansi 1
Modal Pendapatan

Laporan Akuntan Anggaran Biaya

Mengelola akuntansi Perusahaan dapat berjalan apabila memiliki modal dan pengelolaan keuanganpendapatan dengan baik,
sehingga divisi ini dibutuhkan untuk melakukan tugasnya agar perusahaan mencapai tujuannya. Input 2 dari kegiatan ini adalah modal dan data historis perusahaan, yang akan diolah dalam proses berikut ini : y Melakukan perencanaan dan pengelolaan akuntansi Perencanaan penggunaan modal merupakan salah satu hal penting dari perusahaan, perusahaan PT PTI C berbentuk terbuka, sehingga perencaan merupakan hal penting untuk menarik investor untuk melakukan investasi di perusahaan ini. y Mengelola akuntansi pendapatan Pendapatan perusahaan harus dikelola dengan baik, agar perusahaan terus dapat berkembang dan tumbuh. y
Akuntan Aset Perusahaan

Laporan Akuntan Pendapatan

proses

Mengelola akuntansi secara umum dan menyusun laporan akuntansi Pengelolaan akuntasi adalah tanggung jawab dari divisi keuangan sehingga perusahaan dapat menilai keadaan perusahaan dari laporan akuntasi divisi keuangan. Mengelola akuntansi aset perusahaan Aset perusahaan adalah sesuatu yang diputar di dalam perusahaan untuk menghasilkan keuntungan untuk perusahaan, pengelolaan yang baik merupakan syarat agar perusahaan dapat keuntungan yang lebih. Melakukan kontrol internal
NODE: A5 Perusahaan harus mengetahui keadaan financial perusahaan, sehingga TITLE: internal perlu kontrol

y

y

dilakukan agar perusahaan tahu keadaan perusahaan tersebut.

13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 - 13410604

Halaman 37

Modul 1. Perancangan Organisasi

Feronika Rosalinda Sipayung

Untuk mengetahui hubungan antara proses bisnis di atas dengan APQC dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Proses Bisnis 1.1. Membangun dan mengatur perencanaan, kebijakan, dan strategi SDM. 1.2. Merekrut dan menyeleksi karyawan 1.3. Mengelola pengembangan karyawan 1.4. Mengelola perencanaan karir 1.5. Mengatur informasi karyawan 2.1. Mengelola portofolio produk 2.2. Mengeksekusi produk 2.3. Mengembangkan produk 3.1. Merencanakan rantai pasok 3.1.1. Mengembangkan strategi produksi dan material 3.1.2. Mengelola permintaan produk dan jasa 3.1.3. Membuat perencanaan material 3.1.4. Mengelola jadwal produksi induk 3.1.5. Mengembangkan prosedur dan kualitas standar 3.2. Mendapatkan material dan jasa 3.2.1. Mengembangkan strategi sourcing 3.2.2. Menyeleksi supplier 3.2.3. Memesan material 3.2.4. Mengembangkan suplier 3.3. Memproduksi produk 3.3.1. Menjadwalkan produksi 3.3.2. Menjalankan proses produksi 3.3.3. Menjadwalkan dan melakukan maintenance 3.3.4. Melakukan pengujian kualitas 3.3.5. Menjaga production record 3.4. Mengelola logistic gudang 3.4.1. Menentukan strategi logistic 3.4.2. Merencanakan aliran barang inbound 3.4.3. Mengoperasikan pergudangan 3.4.4. Mengoperasikan kegiatan transportasi outbound 3.4.5. Mengelola pengembalian barang/logistik 4.1. Mendata kebutuhan pasar dan pelanggan 4.2. Mengembangkan strategi pemasaran dan penjualan 4.3. Mengembangkan rencana pemasaran dan penjualan 5.1. Melakukan perencanaan dan pengelolaan akuntansi 5.2. Mengelola akuntansi pendapatan 5.3. Mengelola akuntansi secara umum dan menyusun Manage returns; manage reverse logistics Understand markets, customers and capabilities Develop marketing strategy Develop sales strategy Perform planning and management accounting Perform revenue accounting Perform general accounting and reporting Klasifikasi pada APQC Develop and manage human resources (HR) planning, policies, and strategies Recruit, source, and select employees Develop and counsel employees Reward and retain employees Manage employee information Manage product and service portfolio Develop products and services Test market, prepare for production Plan for and acquire necessary resources Supply Chain Planning Develop production and materials strategies Manage demand for products and services Create materials plan Create and manage master production schedule Develop quality standards and procedures Procure materials and services Develop sourcing strategies Select suppliers and develop/maintain contracts Order materials and services Appraise and develop suppliers Produce/Manufacture/Deliver product Schedule production Produce product Schedule and perform maintenance Perform quality testing Maintain production records and manage lot traceability Manage logistics and warehousing Define logistics strategy Plan inbound material flow Operate warehousing Operate outbound transportation

13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 - 13410604

Halaman 38

Modul 1. Perancangan Organisasi
laporan akuntansi 4. Mengelola akuntansi asset perusahaan 5. Melakukan kontrol internal

Feronika Rosalinda Sipayung

Manage fixed asset project accounting Manage internal controls

3.6.2. Analisis Pemilihan Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi adalah kerangka kerja formal organisasi dimana tugas-tugas pekerjaan dibagi-bagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan (Robbins, 2003). Penentuan struktur organisasi perusahaan PT PTI C, melalui proses seperti ini :

13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 - 13410604

Halaman 39

Berikut ini adalah penjelasan mengenai penentuan sandi-sandi kualitatif pada ARC. 1. Jenis ketergantungan ini memerlukan susunan struktur lini produksi dengan koordinasi tingkat tinggi dan komunikasi yang kontinyu.Modul 1. Struktur organisasi PT PTI C sebagai berikut ini. I : Penting Penelitian dan Pengembangan Sandi I digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang jenis ketergantungannya berurutan dan Manajer Perekrutan Karyawan Manajer Manajer Riset Pasar dan Pengalokasian Pengembangan ini hanya terjadi sekali. Sandi ini juga digunakan untuk kegiatan yang jenis ketergantungannya mengumpul. merupakan salah satu dasar dalam pembuatan struktur organisasi perusahaan. Analisis penentuan parameter sandi kualitatif dalam ARC Penentuan parameter sandi kualitatif dalam ARC dilakukan berdasarkan keterkaitan antara satu kegiatan dengan kegiatan lainnya. Kegiatan-kegiatan dengan jenis ketergantungan dan diberi sandi I karena diperlukan tingkat koordinasi yang cukup baik meskipun kejadiannya hanya sekali saja. Beberapa alasan lainnya dalam penentuan struktur organisasi didapatkan dari skenario perusahaan. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Penurunan proses bisnis perusahaan menjadi IDEF0 . walau ada produsen luar negeri Perlu peningkatan efisiensi agar dapat bersaing Sehingga.7. Pembinaan SDM Manajer Perancangan dan Inovasi 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . untuk menjawab permasalahan permasalahan perusahaan. A : Absolut/mutlak Sandi A digunakan untuk dua kegiatan yang jenis ketergantungannya bolak-balik.13410604 Halaman 40 K . seperti : y y Keadaan lingkungan cukup stabil. 3. E : Istimewa Sandi E digunakan untuk kegiatan-kegiatan dengan jenis ketergantungan berurutan yang terjadi lebih dari sekali. 2. Keterkaitan antar kegiatan merujuk pada hasil analisis proses dan tabel Task Interdependency yang telah dibuat sebelumnya. Perusahaan PTI C memiliki lima divisi sesuai dengan node A0 IDEF0 perusahaan. struktur organisasi fungsional diharapkan dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya. 3. Kegiatan-kegiatan yang berurutan dan terjadi lebih dari sekali diberi sandi E Kepala karena membutuhkan komunikasi yang baik di lini produksi. Pada jenis ketergantungan mengumpul juga diperlukan koordinasi yang sangat tinggi karena berhubungan dengan beberapa kegiatan sekaligus. Selain itu untuk mengelolanya diperlukanDivisi Kepala Divisi HR R Pem Dir koordinasi yang baik pula. Proses proses bisnis yang ada pada IDEF0 dijadikan divisi divisi yang dikepalai kepala divisi dan ditangani langsung oleh direktur utama.

O : Biasa Feronika Rosalinda Sipayung Sandi O digunakan untuk kegiatan yang hubungannya dengan kegiatan lainnya adalah biasa. 5. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .13410604 Halaman 41 . Perancangan Organisasi 4. Kegiatan-kegiatan yang hubungannya seperti ini tidak memerlukan koordinasi yang tinggi sehingga seperti apapun susunan struktur lini produksinya tidak akan menimbulkan masalah. E : Tidak penting Digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang tidak memiliki ketergantungan sama sekali.Modul 1.

Kesimpulan 1. dan belief mempunyai peranan penting dalam perancangan organisasi. kita dapat membuat struktur organisasi perusahaan yang baik beserta job description-nya. 2. Saran a. Terdapat keterkaitan yang erat antara penentuan proses bisnis dan perancangan struktur organisasi perusahaan dalam proses pembuatan job description karena dengan mengetahui proses bisnis suatu perusahaan.Modul 1. Perancangan Organisasi BAB IV Feronika Rosalinda Sipayung KESIMPULAN DAN SARAN 4. Saran untuk Praktikum Sebaiknya jika isi modul sebanyak modul satu ini akankah lebih baik jika dijadwalkan asistensi secara resmi lebih dari sekali. 4. Visi. Apabila tidak demikian.13410604 Halaman 42 . value. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 5. b. Struktur organisasi berperan penting supaya garis koordinasi dalam perusahaan menjadi jelas sehingga hal ini dapat mendukung tujuan perusahaan dan strategi bersaing perusahaan. misi. ARC (Activity Relationship Chart) sangat membantu dalam penyusunan struktur unit organisasi secara efektif dan efisien. dikhawatirkan praktikan akan terlena dengan deadline pengumpulan laporan yang waktunya dua pekan.2. Saran untuk Asisten Sebaiknya asisten member deadline-deadline pengolahan data supaya praktikan dapat mengerjakan secara teratur. Dengan adanya proses bisnis. 4.1. kita dapat mengetahui proses apa saja yang terjadi di dalam suatu perusahaan dan dapat mengevaluasi kinerjanya. 3. Hal ini supaya praktikan terprogres secara teratur.

Freddy. Robbins. Blackstone. Jakarta: Penerbit Arcan Wheelen. Thomas L.. Michael R. 2003. et al. Rankuti. S. Hoffman. Bandung: Penerbit ITB. Donald W. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Production and Inventory Management.).13410604 Halaman 43 . 1967.Minnessota: West Publishing Company. A New Innovative Job Analysis Method for Modern Organization in Turbulent Environment. Hari Lubis. Apple. McGraw-Hill Book Company. Richard L Daft. and T. Joko. J.B. 1991. 1997. Organization Theory and Design. Teori Organisasi: Struktur. Siswanto. John Child. Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan. Cincinnati: South-Western Publishing Co. St Paul. 1995. Desain. 2008. Jakarta: Penerbit Gramedia. dan Aplikasi (terj. Administrative Science Quarterly. Organization Structure and Strategies of Control: A Replication of The Aston Study. New Jersey: Prentice Hall International. James Thompson. Teknik Membedah Kasus Bisnis. James M. Addison-Wesley. 1972. Perancangan Organisasi DAFTAR PUSTAKA Feronika Rosalinda Sipayung Carrel. Fogarty. 1990. Fundamental of Organizational Behavior.Modul 1. Pengantar Teori Organisasi: Suatu Pendekatan Makro. 2001. Strategic Management and Business Policy. Organizations in Actions. 1997. 2003. Stephen P.

Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung LAMPIRAN Struktur Organisasi 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .Modul 1.13410604 Halaman 44 .

13410604 Halaman 45 .Mengelola Proses Produksi 3.1. kebijakan dan strategi Sumber Daya Manusia (SDM) 1. mengatur kembali.2. Dirut.1. Melakukan Market Research 2. Perencanaan Rantai Pasok 3. Merekrut. Membangun dan mengatur perencanaan. Mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia 1. dan memensiunkan karyawan 1. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Matriks IMR Jabatan: RUPS. Mengelola dan Mengembangkan Produk 2.5. Melakukan Pengetesan Market 2. Mengembangkan Strategi Produksi dan Material 3.2.1. Membuat Perencanaan Material I AI I AI I AI R R A A A A R O Perekrutan dan Pengalokasian Karyawan SI SI R O Staf Dep Perekrutan dan Pengalokasian Karyawan Manajer Pengembangan dan Pembinaan SDM SI SI SI R SI R O O O O Staf Dep Pengembangan dan Pembinaan SDM 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Merancang Produk 2. Menyiapkan Proses Produksi 3.3. Divisi HR Divisi HR Manajer Proses Bisnis RUPS Dirut Kepala Divisi 1. Membina dan membimbing karyawan 1.1. menyeleksi dan membimbing karyawan 1.Modul 1.4.3. Mengatur informasi karyawan 2.4.2.1.3.1.1. Mengelola Permintaan Produk dan Jasa 3. Menarik.

1.5. Memasarkan Produk 4. Mengambangkan Strategi Sourcing 3.4. Memesan Material 3.1. Menjaga production record 3. Menyeleksi Supplier 3.1.2.13410604 Halaman 46 . Menentukan strategi logistik 3.3.2.3. Mendata kebutuhan pasar & pelanggan I AI Perekrutan dan Pengalokasian Karyawan Staf Dep Perekrutan dan Pengalokasian Karyawan Manajer Pengembangan dan Pembinaan SDM Staf Dep Pengembangan dan Pembinaan SDM 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Mengelola Jadwal Produksi Induk 3.4. Mengembangkan Supplier 3.3. Menjadwalkan dan melakukan maintenance 3.2.1. Memproduksi Produk 3.1.4.4. Mengelola Logistik dan Gudang 3.3.5.4.Modul 1. Mendapatkan Material dan Jasa 3.2.3.4. Mengoperasikan pergudangan 3.4.3. Mengembangkan Prosedur dan Kualitas Standar 3.2.1. Menjadwalkan produksi 3.Mengoperasikan kegiatan transportasi outbound 3. Mengelola pengembalian barang/logistik 4.5.4. Melakukan pengujian kualitas 3. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi HR Manajer Proses Bisnis RUPS Dirut Kepala DIvisi 3.4. Menjalankan proses produksi 3.3.2. Merencanakan aliran barang inbound 3.2.2.4.3.3.

Mengelola akuntansi pendapatan 5.3.3. Mengelola akuntansi secara umum dan menyusun laporan akuntansi 5. Melakukan perencanaan dan pengelolaan akuntansi 5. Membina dan membimbing karyawan I Manajer Riset Pasar Staf Dep Riset Pasar Manajer Perancangan dan Inovasi Produk Staf Dep Perancangan dan Inovasi Produk 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . kebijakan dan strategi Sumber Daya Manusia (SDM) 1.2.1.Modul 1.13410604 Halaman 47 . Merekrut.4.3. Mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia 1. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi HR Manajer Proses Bisnis RUPS Dirut Kepala Divisi 4. menyeleksi dan membimbing karyawan 1.5. Mengembangkan Strategi pemasaran dan penjualan 4. Mengelola Keuangan 5. Membangun dan mengatur perencanaan. Melakukan kontrol internal I AI I Perekrutan dan Pengalokasian Karyawan Staf Dep Perekrutan dan Pengalokasian Karyawan Manajer Pengembangan dan Pembinaan SDM Staf Dep Pengembangan dan Pembinaan SDM Jabatan: Divisi Penelitian dan Pengembangan Divisi Penelitian dan Pengembangan Proses Bisnis Kepala Divisi 1.2. Mengelola akuntansi aset perusahaan 5. Mengembangkan Rencana Pemasaran dan Penjualan 5.2.1.

Mengelola Permintaan Produk dan Jasa 3.1.3. Melakukan Pengetesan Market 2.1.2.2. Mengembangkan Supplier 3.2. Mengatur informasi karyawan 2.4.3. Memesan Material 3.1. Mengembangkan Strategi Produksi dan Material 3.1. Menyiapkan Proses Produksi 3. Memproduksi Produk 3.2.5.2. Mengelola Jadwal Produksi Induk 3.Modul 1.1.2.4.1.3.1. Mendapatkan Material dan Jasa 3. Menjadwalkan produksi R A A A A R O R O R SI R O O Manajer Riset Pasar Staf Dep Riset Pasar Manajer Perancangan dan Inovasi Produk Staf Dep Perancangan dan Inovasi Produk 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Menyeleksi Supplier 3. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi Penelitian dan Pengembangan Proses Bisnis Kepala Divisi 1. dan memensiunkan karyawan 1.4.Mengelola Proses Produksi 3.13410604 Halaman 48 . Mengelola dan Mengembangkan Produk 2.1. Mengembangkan Prosedur dan Kualitas Standar 3. Membuat Perencanaan Material 3.1. Perencanaan Rantai Pasok 3.2. Melakukan Market Research 2.1.4. Mengambangkan Strategi Sourcing 3.2. Menarik.5. mengatur kembali.3. Merancang Produk 2.3.

4.3. Mengoperasikan pergudangan 3. Merencanakan aliran barang inbound 3.1. Menjadwalkan dan melakukan maintenance 3. Memasarkan Produk 4. Mengelola akuntansi secara umum dan menyusun laporan akuntansi 5.Mengoperasikan kegiatan transportasi outbound 3.Modul 1. Mengelola akuntansi pendapatan 5.4. Mendata kebutuhan pasar & pelanggan 4.4. Menentukan strategi logistik 3.3. Mengelola akuntansi aset perusahaan 5.3.4. Mengembangkan Strategi pemasaran dan penjualan 4.2.2.4. Mengelola pengembalian barang/logistik 4. Mengelola Keuangan 5.3.3.13410604 Halaman 49 . Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi Penelitian dan Pengembangan Proses Bisnis Kepala Divisi 3.1.4.3. Menjalankan proses produksi 3.5. Mengembangkan Rencana Pemasaran dan Penjualan 5. Menjaga production record 3. Melakukan kontrol internal I I I SI O Manajer Riset Pasar Staf Dep Riset Pasar Manajer Perancangan dan Inovasi Produk Staf Dep Perancangan dan Inovasi Produk 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .3. Melakukan perencanaan dan pengelolaan akuntansi 5.2.5.5.1. Mengelola Logistik dan Gudang 3.4.4.3.2.4. Melakukan pengujian kualitas 3.

dan memensiunkan karyawan 1.1.1. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Jabatan: Divisi Produksi Divisi Produksi Proses Bisnis Kepala Divisi 1. Mengelola Jadwal Produksi Induk 3.4. Mengelola dan Mengembangkan Produk 2.Mengelola Proses Produksi 3.1. Menarik. Membina dan membimbing karyawan 1. Mengatur informasi karyawan 2. Melakukan Market Research 2.1.2.3. Membuat Perencanaan Material 3.1.5.3. Menyiapkan Proses Produksi 3.2. Mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia 1.1. Mendapatkan Material dan Jasa I R A RA A A A A A SI R SI R R R SI O O O SI R O R O O SI SI SI SI SI O SI SI SI SI I Manajer Perencanaan Staf Dep Perencanaan Manajer Lantai Produksi Staf Dep Lantai Produksi Manajer Quality Contorl Staf Dep Quality COntrol Manajer Logistik Staf Dep Logistik 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Mengembangkan Prosedur dan Kualitas Standar 3.1. Merekrut. Melakukan Pengetesan Market 2. Perencanaan Rantai Pasok 3.5. Mengembangkan Strategi Produksi dan Material 3.4. Membangun dan mengatur perencanaan. Mengelola Permintaan Produk dan Jasa 3.Modul 1.2. kebijakan dan strategi Sumber Daya Manusia (SDM) 1.1.2. Merancang Produk 2.3.4. mengatur kembali. menyeleksi dan membimbing karyawan 1.1.13410604 Halaman 50 .

Mendata kebutuhan pasar & pelanggan 4.3.1.2.Mengoperasikan kegiatan transportasi outbound 3.3. Menjadwalkan dan melakukan maintenance 3.4. Melakukan pengujian kualitas 3.3. Mengelola Keuangan A A A A A A A A A RA A A A A A A SI O SI O R RO R R O S O O R SI O O SI R RO RO R R R O O S S O O O Manajer Perencanaan Staf Dep Perencanaan Manajer Lantai Produksi Staf Dep Lantai Produksi Manajer Quality Contorl Staf Dep Quality COntrol Manajer Logistik R R R R Staf Dep Logistik O O O O 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .3.Modul 1.3.2.4. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi Produksi Proses Bisnis Kepala Divisi 3.4.3.4.4. Mengoperasikan pergudangan 3. Menjadwalkan produksi 3. Mengambangkan Strategi Sourcing 3. Mengembangkan Rencana Pemasaran dan Penjualan 5.1.4. Merencanakan aliran barang inbound 3. Menjaga production record 3.13410604 Halaman 51 . Memproduksi Produk 3.3.2. Mengelola Logistik dan Gudang 3.4. Memesan Material 3.2.2. Mengelola pengembalian barang/logistik 4. Menjalankan proses produksi 3.3.2. Mengembangkan Supplier 3. Menyeleksi Supplier 3.2. Mengembangkan Strategi pemasaran dan penjualan 4.2.1.4.5.5. Menentukan strategi logistik 3.4.1. Memasarkan Produk 4.3.3.

kebijakan dan strategi Sumber Daya Manusia (SDM) 1.1. Mengelola akuntansi pendapatan 5. Melakukan kontrol internal I I I Manajer Perencanaan Staf Dep Perencanaan Manajer Lantai Produksi Staf Dep Lantai Produksi Manajer Quality Contorl Staf Dep Quality COntrol Manajer Logistik Staf Dep Logistik Jabatan: Divisi Pemasaran dan Penjualan Divisi Pemasaran dan Penjualan Proses Bisnis 1.Modul 1.3. menyeleksi dan membimbing karyawan 1.13410604 Halaman 52 . dan memensiunkan karyawan 1.3.4.4. mengatur kembali. Membina dan membimbing karyawan 1. Mengelola dan Mengembangkan Produk 2. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi Produksi Proses Bisnis Kepala Divisi 5. Menarik. Mengatur informasi karyawan 2.5. Mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia 1.1.2. Merekrut.1.2. Melakukan Market Research 2. Membangun dan mengatur perencanaan. Mengelola akuntansi aset perusahaan 5.2.3. Merancang Produk 2. Melakukan perencanaan dan pengelolaan akuntansi 5. Melakukan Pengetesan Market I Kepala Divisi Manajer Pemasaran Staf Dep Pemasaran Manajer Penjualan Staf Dep Penjualan 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .5. Mengelola akuntansi secara umum dan menyusun laporan akuntansi 5.

Perencanaan Rantai Pasok 3.3. Mengembangkan Prosedur dan Kualitas Standar 3.3.3. Melakukan pengujian kualitas 3.Modul 1.4. Mengembangkan Supplier 3.4.3. Mengelola Permintaan Produk dan Jasa 3.1.2.4.3.13410604 Halaman 53 . Mengambangkan Strategi Sourcing 3. Menentukan strategi logistik 3. Mengelola Jadwal Produksi Induk 3.2.5. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi Pemasaran dan Penjualan Proses Bisnis 2. Menyeleksi Supplier 3. Memproduksi Produk 3. Menjadwalkan produksi 3. Membuat Perencanaan Material 3.4. Memesan Material 3.3. Menjadwalkan dan melakukan maintenance 3.3.1.1. Mengoperasikan pergudangan Kepala Divisi Manajer Pemasaran Staf Dep Pemasaran Manajer Penjualan Staf Dep Penjualan 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .2.3. Mendapatkan Material dan Jasa 3.4.2.1.2.Mengelola Proses Produksi 3.2.2.1. Menjalankan proses produksi 3.4. Mengembangkan Strategi Produksi dan Material 3.2. Menjaga production record 3.4. Mengelola Logistik dan Gudang 3.1.2.1. Menyiapkan Proses Produksi 3.3.1.1.4.1.3.5. Merencanakan aliran barang inbound 3.

5.3. Merekrut.1.Mengoperasikan kegiatan transportasi outbound 3. Mengembangkan Strategi pemasaran dan penjualan 4.4. Mengelola pengembalian barang/logistik 4. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi Pemasaran dan Penjualan Proses Bisnis 3.1. Mengembangkan Rencana Pemasaran dan Penjualan 5. Mengelola akuntansi secara umum dan menyusun laporan akuntansi 5.2. Mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia 1.1. kebijakan dan strategi Sumber Daya Manusia (SDM) 1.13410604 Halaman 54 . menyeleksi dan membimbing karyawan I Manager Akuntansi dan Anggaran Staf Akuntansi dan Anggaran Manager Audit Staf Manager Audit 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Memasarkan Produk 4. Membangun dan mengatur perencanaan. Mengelola akuntansi pendapatan 5.2. Mengelola Keuangan 5. Mengelola akuntansi aset perusahaan 5.4. Melakukan kontrol internal I I SI R A R R SI R O O O SI SI SI SI O O SI SI Kepala Divisi Manajer Pemasaran Staf Dep Pemasaran Manajer Penjualan Staf Dep Penjualan Jabatan: Divisi Keuangan Divisi Keuangan Proses Bisnis Kepala Divisi 1.3. Melakukan perencanaan dan pengelolaan akuntansi 5.4.5. Mendata kebutuhan pasar & pelanggan 4.Modul 1.4.2.

Perencanaan Rantai Pasok 3.1.3.2. Mengelola Jadwal Produksi Induk 3. Mengembangkan Prosedur dan Kualitas Standar 3.4.3. Mengelola Permintaan Produk dan Jasa 3.1.2. Menyiapkan Proses Produksi 3. Melakukan Pengetesan Market 2.2.Modul 1. Membuat Perencanaan Material 3. Mengelola dan Mengembangkan Produk 2.1.2. Mengambangkan Strategi Sourcing 3.2.1. Memesan Material 3. Mendapatkan Material dan Jasa 3.13410604 Halaman 55 .Mengelola Proses Produksi 3. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi Keuangan Proses Bisnis Kepala Divisi 1.3. Melakukan Market Research 2. Mengembangkan Strategi Produksi dan Material 3.1. Memproduksi Produk Manager Akuntansi dan Anggaran Staf Akuntansi dan Anggaran Manager Audit Staf Manager Audit 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Membina dan membimbing karyawan 1.3.1. Mengembangkan Supplier 3.1.2.4.1.4.4.2. mengatur kembali.5.5.1.2. Menyeleksi Supplier 3. Merancang Produk 2. dan memensiunkan karyawan 1. Mengatur informasi karyawan 2. Menarik.3.

Mendata kebutuhan pasar & pelanggan 4.4.2.13410604 Halaman 56 . Mengoperasikan pergudangan 3.3. Mengelola Logistik dan Gudang 3.5.2. Mengelola Keuangan 5. Mengembangkan Strategi pemasaran dan penjualan 4. Melakukan perencanaan dan pengelolaan akuntansi 5. Melakukan kontrol internal R AI A A A AI SI R R R SI SI O O O SI R R O O SI SI Manager Akuntansi dan Anggaran Staf Akuntansi dan Anggaran Manager Audit Staf Manager Audit 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .1. Mengelola akuntansi pendapatan 5. Menjaga production record 3. Mengelola akuntansi secara umum dan menyusun laporan akuntansi 5. Menjadwalkan dan melakukan maintenance 3.Mengoperasikan kegiatan transportasi outbound 3.1.2.3.3.3. Menentukan strategi logistik 3.Modul 1.4. Merencanakan aliran barang inbound 3.5.1.4.3.4. Melakukan pengujian kualitas 3.5. Memasarkan Produk 4.3.4.3.2. Mengelola akuntansi aset perusahaan 5. Mengembangkan Rencana Pemasaran dan Penjualan 5. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Divisi Keuangan Proses Bisnis Kepala Divisi 3.3.1.4. Menjalankan proses produksi 3.4.4.4. Mengelola pengembalian barang/logistik 4.3. Menjadwalkan produksi 3.

Direktur Utama bertanggung jawab atas berlangsungnya kegiatan perusahaan. III. 3.13410604 Halaman 57 . 1. IKHTISAR JABATAN Merupakan jabatan yang tingkat atas yang merupakan pimpinan dari perusahaan yang memiliki peranan dalam membuat kebijakan perusahaan yang akan menjadi dasar setiap divisi dalam pelaksanaan tugasnnya. Meningkatkan kinerja menguntungkan. 2. 2. Mengayomi seluruh karyawan perusahaan. Dirut juga memiliki peranan untuk membangun kerjasama dengan pihak luar (pemerintah. PTI C : - Feronika Rosalinda Sipayung Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. Membangun kerjasama dengan pihak luar dalam mencapai tujuan perusahaan. V. Menjaga suasana kondusif di dalam perusahaan dan juga di lingkungan sekitar pabrik dan kantor. Direktur Utama juga meiliki peranan untuk memperhatikan seluruh karyawan dan property yang dimiliki perusahaan. seluruh karyawan dengan memberikan kebijakan yang saling 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 4. perusahaan lain. dan instansi yang terkait). untuk dilaporkan dalam RUPS (shareholder). Melaporkan kondisi perusahaan kepada RUPS dan menjembatani kepentingan perusahaan dalam setiap kerjasama. Direktur Utama memiliki tanggungjawab kepada RUPS (shareholder) atas investasi yang telah ditanamkan ke perusahaannya juga menjembatani kepentingan perusahaan dan kepentingan shareholder. I. DIREKTUR UTAMA IDENTITAS JABATAN : Direktur Utama : 1 : DU : PT. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Bertanggung jawab penuh terhadap seluruh kegiatan perusahaan. 1. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. Perancangan Organisasi Job Description A.Modul 1. RINCIAN TUGAS Membuat kebijakan serta strategi perusahaan setiap periodennya. 3.

Modul 1. Feronika Rosalinda Sipayung Memperoleh laporan hasil kerja dari semua Kepala Divisi. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. Menyusun rencana kerja dan anggaran bagiannya sesuai dengan strategi. 1. III. 5. sistem dan rencana kerja yang telah disusun. IKHTISAR JABATAN Merencanakan dan mengembangkan kebijakan dan sistem pengelolaan SDM.13410604 Halaman 58 . Merencanakan kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan perkembangan organisasi. 7. Perancangan Organisasi 5. 2. B. Memberikan perintah dan tugas kepada seluruh Kepala Divisi. KEPALA DIVISI HUMAN RESOURCES I. serta mengkoordinasikan dan mengontrol pelaksanaan fungsi manajemen SDM di seluruh perusahaan agar dapat menunjang dan meningkatkan kinerja SDM dalam mencapai target perusahaan. Mengelola dan mengontrol aktifitas administrasi kantor. 3. 8. Menerapkan kebijakan dalam setiap kegiatan perusahaan. kepersonaliaan. kebijakan. kapabilitas dan kompetensi yang sesuai dengan yang diinginkan perusahaan. Menberikan penilaian kepada setiap divisi. IDENTITAS JABATAN : Kepala Divisi Human Resources : 2 : KDHR : Divisi Human Resources : Direktur Utama Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. 4. serta mengkoordinasikan dan mengontrol pelaksanaan kegiatan rekrutmen dan seleksi. 6. dan sistem informasi SDM. Mengkoordinasikan dan mengontrol pelaksanaan fungsi SDM di seluruh perusahaan untuk memastikan semuanya sesuai dengan strategi. RINCIAN TUGAS Menyusun strategi dan kebijakan pengelolaan SDM di perusahaan berdasarkan strategi jangka panjang dan jangka pendek yang telah ditetapkan agar diperoleh SDM dengan kinerja. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . kebijakan dan sistem SDM yang telah ditetapkan untuk memastikan tercapainya sasaran bagian SDM.

1. kemampuan & kompetensi yang tepat agar bisnis perusahaan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan. C. V. RINCIAN TUGAS Memimpin dan bertanggungjawab atas kegiatan perekrutan karyawan baru serta pemecatan karyawan yang sekiranya bermasalah. 1. Memberikan perintah dan tugas kepada seluruh manajer dibawahnya. 3. Perancangan Organisasi 6. Merekrut dan memberhentikan karyawan sasuai persetujuan Direktur Utama. Memperoleh laporan hasil kerja dari Manager di bawahnya. 1. sehingga mendapatkan karyawan dangan keahlian. diberhentikan. 4. 2.Modul 1. mendapat kenaikan golongan ataupun promosi . Membuat strategi untuk komposisi jumlah karyawan sesuai tujuan dan arah perusahaan ke depan. 3. Membuat standar rekrutment bagi karyawan baru. MANAGER PEREKRUTAN & PENGALOKASIAN I. 4. Bertanggung jawab penuh terhadap seluruh kegiatan yang berkaitan dengan Sumber Daya 2. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Manusia. Feronika Rosalinda Sipayung Mengkoordinasikan dan mengontrol penyusunan dan pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan. V. IDENTITAS JABATAN : Manager Perekrutan & Pengalokasian : 3 : MPP : Sub Divisi Perekrutan & Pengalokasian : Kepala Divisi Human Resources Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. Mempertimbangkan penempatan karyawan sesuai dengan bidang keahlian serta minat dan bakat. IKHTISAR JABATAN Melakukan pelaksanaan proses perekrutan karyawan dan penempatannya di perusahaan. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Memberikan usulan kepada pimpinan mengenai karyawan yang akan direkrut . 5. III. Mengkonsolidasikan rencana kebutuhan karyawan di tiap divisi dan menyusun prioritasnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga posisi penting yang menjadi prioritas dapat dipenuhi dengan cepat. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV.13410604 Halaman 59 . 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .

dan deskripsi jabatan. mengembangkan dan mengevaluasi kemampuan dan kinerja bawahan. Mengevaluasi. Merencanakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan proses penempatan karyawan di perusahaan sehingga diperoleh karyawan dengan skill dan kompetensi yang tepat untuk menduduki posisi yang dibutuhkan agar bisnis perusahaan dapat berjalan lancar. menyelengarakan. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. 4. 6. 2. merencanakan dan menyediakan materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan unit kerja. D. 3. IDENTITAS JABATAN : Manager Pelatihan & Pengembangan Karir : 3 : MPPK : Sub Divisi Pelatihan & Pengembangan Karir : Kepala Divisi Human Resources Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. MANAGER PELATIHAN & PENGEMBANGAN KARIR I. merencanakan dan bekerjasama dengan pimpinan departemen terkait menetapkan kebutuhan pelatihan dari seluruh departemen di Perusahaan. IKHTISAR JABATAN Merencanakan. untuk menjamin bahwa program yang diselenggarakan sudah memenuhi persyaratan dan prosedur yang ditetapkan serta mencapai target yang telah ditetapkan.13410604 Halaman 60 . dan mengevaluasi seluruh kegiatan pelatihan di perusahaan. Mengelola dan menyelengarakan seluruh kegiatan pelatihan dan program sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan untuk memastikan karyawan telah memenuhi standar yang ditentukan. 5. mengkoordinir. Perancangan Organisasi 2.Modul 1. 3. dan melakukan penempatan sehingga diperoleh karyawan dengan skill dan kompetensi yang tepat untuk menduduki posisi yang dibutuhkan agar bisnis perusahaan dapat berjalan lancar. 1. III. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Menempatkan karyawan sesuai dengan bidang keahlian serta minat dan bakat. Feronika Rosalinda Sipayung Membuat rencana penerimaan dan pemberhentian karyawan berupa jumlah dan spesifikasi sesuai dengan pengembangan perusahaan. Membuat. Memberikan usulan kepada pimpinan untuk pengembangan perusahaan dalam hal pengurangan dan penambahan karyawan. agar dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan kompetensi jabatan. 7. Memotivasi. RINCIAN TUGAS Memimpin dan bertanggungjawab atas jalannya kegiatan training baik yang diselenggarakan perusahaan maupun diluar perusahaan.

13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Merencanakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan proses penempatan karyawan di perusahaan sehingga diperoleh karyawan dengan skill dan kompetensi yang tepat untuk menduduki posisi yang dibutuhkan agar bisnis perusahaan dapat berjalan lancar. yaitu Departemen Riset Pasar dan Departemen Perancangan dan Inovasi Produk. V. 9. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. 6. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Membuat rencana pelatihan kepada karyawan. 10. RINCIAN TUGAS Memberikan laporan Divisi Penelitian dan Pengembangan secara rutin kepada Direktur Utama. Menginventarisir data seluruh karyawan secara lengkap. E. 2. IKHTISAR JABATAN Merupakan jabatan yang fokus pekerjaannya pada bidang penelitian dan pengembangan produk di PT PTI C. 4. Menyusun rencana pengembangan karyawan untuk promosi jabatan. 5. Jabatan ini dibuat dengan tujuan agar produk terus berkembang dan terus berinovasi. KEPALA DIVISI PENELITIAN & PENGEMBANGAN I. Mengusulkan karyawan yang akan diberikan pelatihan. Menyusun seluruh anggaran yang akan dibutuhkan setiap karyawan pada setiap periodenya. Feronika Rosalinda Sipayung Mengkonsolidasikan rencana kebutuhan karyawan di tiap divisi dan menyusun prioritasnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga posisi penting yang menjadi prioritas dapat dipenuhi dengan cepat.Modul 1. Direktur Penelitian dan Pengembangan membawahi dua departemen. 1. mencakup kemuan dan kemunduran yang dialami.13410604 Halaman 61 . Menempatkan karyawan sesuai dengan bidang keahlian serta minat dan bakat. III. Memastikan seluruh karyawan mendapatkan hak yang telah ditentukan. 3. 1. IDENTITAS JABATAN : Kepala Divisi Penelitian & Pengembangan : 2 : KDPP : Divisi Penelitian & Pengembangan : Direktur Utama Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. Perancangan Organisasi 8.

F. dan melakukan evaluasi pada departemen di bawahnya. MANAGER RISET PASAR I. Berwenang mengubah sistem ataupun struktur DIvisi Penelitian dan Pengembangan jika diperlukan.Modul 1. IDENTITAS JABATAN : Manager Risat Pasar : 3 : MRP : Sub Divisi Riset Pasar : Kepala Divisi Penelitian & Pengembangan Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. 1. Bersama-sama dengan staff Departemen Riset Pasar menyusun usulan untuk melakukan riset pasar dan uji coba mengenai produk PT PTI C. Menciptakan suasana kerja yang kondusif bagi Divisi Penelitian dan Pengembangan. Berwenang meminta laporan kinerja departemen di bawahnya. 6. Kepala Departemen Riset Pasar langsung membawahi staff Departemen Riset Pasar yang nantinya terjun ke pasar. Berwenang menyetujui atau menolak usulan yang berkaitan dengan penelitian dan pengembangan produk. meminta pertanggung jawaban. Feronika Rosalinda Sipayung Membuat keputusan tentang riset pasar dan pengembangan produk. Sebagai penghubung antara DIrektur Utama dengan Divisi Penelitian dan Pengembangan. III. 2. 8. 3. 7. V. Perancangan Organisasi 2. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . IKHTISAR JABATAN Merupakan jabatan yang fokus pekerjaannya pada riset terhadap pasar mengenai produk yang dihasilkan oleh PT PTI C. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana respon pasar terhadap produk dongkrak. Mengawasi kinerja departemen-departemen di bawahnya. 2. 4. RINCIAN TUGAS Memberikan laporan Departemen Riset Pasar secara rutin kepada Direktur Penelitian dan Pengembangan. mencakup kemuan dan kemunduran yang dialami. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Bertanggung jawab penuh terhadap Divisi Penelitian dan Pengembangan PT PTI C Melakukan kontrol. 1. 3. Memberi pengarahan pada Divisi Penelitian dan Pengembangan sehingga kinerjanya tidak melenceng dari tujuan. 5.13410604 Halaman 62 .

Mengajukan usulan untuk melakukan riset pasar atau uji coba produk kepada Departemen Riset Pasar. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Bertanggung jawab penuh terhadap Departemen Riset Pasar PT PTI C Bertanggung jawab terhadap kinerja dan tingkat validitas hasil riset. mencakup kemuan dan kemunduran yang dialami. Melakukan kontrol. meminta pertanggung jawaban. Tujuannya supaya produk yang dihasilkan sesuai perkembangan teknologi dan keinginan pasar. Berwenang meminta laporan hasil penelitian. IDENTITAS JABATAN : Manager Pengembangan & Inovasi Produk : 3 : MPIP : Sub Divisi Pengembangan & Inovasi Produk : Kepala Divisi Penelitian & Pengembangan Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. 8. dan melakukan evaluasi pada staff Departemen Riset Pasar. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. 2. Menyusun strategi dalam melakukan riset pasar dan uji coba produk. Menciptakan suasana kerja yang kondusif bagi Departemen RIset Pasar. 5. MANAGER PENGEMBANGAN & INOVASI PRODUK I.13410604 Halaman 63 . Dengan demikian PT PTI C tetap dapat mampu bersaing di pasaran. 7. Kepala Departemen Perancangan dan Inovasi Produk langsung membawahi staff Departemen Riset Pasar yang nantinya terjun ke pasar. 4. 1. Perancangan Organisasi 3. Feronika Rosalinda Sipayung Membuat rekomendasi pada Divisi Penelitian dan Pengembangan terkait hasil riset yang dilakukan. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .Modul 1. 6. 3. III. 3. IKHTISAR JABATAN Merupakan jabatan yang fokus pekerjaannya pada perancangan dan inovasi produk yang dihasilkan oleh PT PTI C. Memberi pengarahan pada staff Riset Pasar supaya kinerjanya sesuai target dan tujuan penelitian yang dilakukan. RINCIAN TUGAS Memberikan laporan Departemen Perancangan dan Inovasi secara rutin kepada Direktur Penelitian dan Pengembangan. 2. G. 1. V. Mengawasi kinerja staff Departemen Riset Pasar. Bersama-sama dengan staff Departemen Perancangan dan Inovasi menyusun usulan untuk melakukan inovasi produk PT PTI C kepada Kepala penelitian dan Pengembangan.

H. meminta pertanggung jawaban. 5. Feronika Rosalinda Sipayung Melakukan perancangan produk. dan melakukan evaluasi pada staff Departemen Perancangan dan Inovasi.Modul 1. Mengawasi kinerja staff Departemen Perancangan dan Inovasi. 3. pengembangan. Menciptakan suasana kerja yang kondusif bagi Departemen Perancangan dan Inovasi. HUBUNGAN ANTAR JABATAN 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 7. 6. 2. V. dan inovasi berdasarkan hasil riset pasar yang dilakukan oleh Departemen Riset Pasar. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Bertanggung jawab penuh terhadap Departemen Perancangan dan Inovasi PT PTI C Bertanggung jawab terhadap kinerja staff Departemen Perancangan dan Inovasi agar produk yang dihasilkan sesuai dengan hasil rekomendasi. 4. Berwenang meminta laporan kemajuan kinerja Departemen Perancangan dan Inovasi.13410604 Halaman 64 . I. Melakukan kontrol. III. 1. Memberi pengarahan pada staff Departemen Perancangan dan Inovasi supaya kinerjanya sesuai target dan tujuan yang ditetapkan. KEPALA DIVISI PEMASARAN & PENJUALAN IDENTITAS JABATAN : Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan : 2 : KDPP : Divisi Pemasaran dan Penjualan : Direktur Utama Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. Perancangan Organisasi 4. Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan membawahi 2 bagian yaitu Divisi Pemasaran dan Departemen Distribusi Penjualan. IKHTISAR PEKERJAAN Merupakan jabatan yang bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan pemasaran dan penjualan produk. Pekerjaan secara umum adalah mengontrol dan bertanggung jawab atas pekerjaan departemen-departemen dibawahnya agar sesuai dengan standar yang ditetapkan dan juga sebagai jembatan antara Direktur Utama dan Manajer agar mempunyai pandangan yang sama untuk mencapai tujuan perusahaan.

13410604 Halaman 65 . Mengayomi seluruh pegawai yang bekerja di Divisi Pemasaran dan Penjualan. 4. I. Memberikan perintah dan tugas kepada pegawai-pegawai departemen di bawahnya Membuat prosedur pelaksanaan sebagai acauan pelaksanaan tugas divisinya. 6. 5. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan kegiatan pemasaran dan penjualan produk. RINCIAN TUGAS Feronika Rosalinda Sipayung Mengawasi pelaksanaan kegiatan pemasaran dan penjualan produk perusahaan yang dilakukan oleh divisi di bawahnya. 1. IDENTITAS JABATAN : Manager Pemasaran : 3 : MP : Divisi Pemasaran : Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. V. MANAGER PEMASARAN I. Perancangan Organisasi IV. 2. 7.Modul 1. Memberikan reward and punishment kepada karyawan di bawah pimpinannya sebagai upaya meningkatkan kinerja. Melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan pemasaran dan penjualan produk kepada Direktur Utama setiap periodenya. IKHTISAR PEKERJAAN Merupakan jabatan yang bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan pemasaran produk. Manajer Pemasaran malakukukan kegiatan pemasaran yang bersifat taktis yang dibantu oleh Staff Pemasaran Produk. Melaporkani hasil pelaksanaan kegiatan pemasaran dan penjualan serta saran kepada Direktur Utama untuk pelaksanaan periode berikutnya. 1. Menjadi Decision Maker di Divisi Pemasaran dan Penjualan untuk mengatasi hal-hal yang bersifat strategis. 3. 3. Mengawasi kinerja tiap departemen di bawahnya agar tidak terjadi aktivitas yang menyimpang dari prosedur. Jabatan ini bertanggungjawab atas setiap pelaksanaan kegiatan pemasaran dan melaporkan kegiatan pemasaran kepada Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan untuk evaluasi. 2. Membuat rencana stratgis untuk Divisi Pemasaran dan Penjualan. Membangun kerjasama dengan pihak luar untuk mempromosikan dan menjual produk. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 4.

Menjadi Decision Maker di Divisi Pemasaran dan untuk mengatasi hal-hal yang bersifat taktis. IKHTISAR PEKERJAAN Merupakan jabatan yang melaksanakan seluruh kegiatan operasianal bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan Distribusi & Penjualan produk. Membuat rencana stratgis untuk Divisi Pemasaran. Melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan pemasaran serta saran kepada Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan untuk pelaksanaan periode berikutnya. 7. Membina kerjasama dengan pihak media dan perusahaan lain untuk memasarakan produk. 3. 1. HUBUNGAN ANTAR JABATAN Feronika Rosalinda Sipayung IV. 6. Perancangan Organisasi III. 6. MANAGER DISTRIBUSI & PENJUALAN I. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan kegiatan pemasaran. 4. Mengayomi seluruh pegawai yang bekerja di bagian Pemasaran. Menganalisa data pelanggan untuk dibuat trend pasar dan target pasarnya. IDENTITAS JABATAN : Manager Distribusi & Penjualan : 3 : MDP : Divisi Distribusi & Penjualan : Kepala Divisi Pemasaran & Penjualan Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. Mengawasi kinerja staffnya agar tidak terjadi aktivitas yang menyimpang dari prosedur. 1. 5. 5. Memberikan perintah dan tugas kepada pegawai-pegawai departemen di bawahnya Meberikan penilaian terhadap kinerja karyawan di bawah pembinaanya. 3. V. Mengestimasikan kebutuhan biaya untuk memasarkan produk. RINCIAN TUGAS Mengembangkan strategi dan rencana pemasaran produk untuk setiap periodnnya.13410604 Halaman 66 . J. 2. 2. Memberikan reward and punishment kepada karyawan di bawah pimpinannya sebagai upaya meningkatkan kinerja. Manajer Distribusi & Penjualan malakukukan kegiatan Distribusi dan Penjualan yang bersifat taktis yang dibantu oleh Staf Penjualan 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 4. Mempromosikan produk kepada pihak luar.Modul 1.

Meramalkan penjualan setiap periodenya. 6. 7. III. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Distribusi dan Penjualan. 5. meningkatkan kinerja. 4. Membuat rencana stratgis untuk Divisi Distribusi dan Penjualan. 8. KEPALA DIVISI KEUANGAN I. Memberikan reward and punishment kepada karyawan di bawah pimpinannya sebagai upaya K. V. Mengayomi seluruh pegawai yang bekerja di bagian Distribusi dan Penjualan. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung Produk. Mengawasi kinerja staffnya agar tidak terjadi aktivitas yang menyimpang dari prosedur. 3. Menentukan harga jual produk. 1. Menjadi Decision Maker di bagian distribusi dan penjualan dan untuk mengatasi hal-hal yang bersifat taktis. 3. Jabatan ini bertanggungjawab atas setiap pelaksanaan kegiatan penjualan dan melaporkan kegiatan penjualan kepada Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan untuk evaluasi. IDENTITAS JABATAN : Kepala Divisi Keuangan : 1 : KDK : Divisi Keuangan : Direktur Utama Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .Modul 1. 2. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. 9. Memberikan perintah dan tugas kepada pegawai-pegawai departemen di bawahnya.13410604 Halaman 67 . Membina kerjasama dengan pihak lain untuk memperlancar distribusi bila diperlukan. 10. Mengestimasikan anggaran untuk penjualan. 1. Melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan Dstribusi dan Penjualan serta saran kepada Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan untuk pelaksanaan periode berikutnya. 2. Meberikan penilaian terhadap kinerja karyawan di bawah pembinaanya. RINCIAN TUGAS Mengembangkan strategi dan rencana distribusi & penjualan produk untuk setiap periodennya.

3. Melaporkan kondisi keuangan perusahaan kepada Direktur Utama. Memperoleh laporan hasil kerja dari semua departemen di bawahnya. 4. Manager Keuangan membawahi 2 Departemen yaitu Departemen Anggaran dan Departemen Audit dan Akuntansi Keuangan Perusahaan. IKHTISAR JABATAN Feronika Rosalinda Sipayung Merupakan jabatan yang bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan keuangan perusahaan. Menjadi media penghubung antara Direktur Utama dengan Departemen di bawahnya jika ada masalah-masalah di Divisi Keuangan. 9. Melaporkan kondisi keuangan perusahaan kepada Direktur Utama setiap jangka waktu tertentu. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG 1. III. Mengawasi kinerja tiap departemen di bawahnya agar tidak terjadi aktivitas yang menyimpang dari prosedur. Mengayomi seluruh pegawai yang bekerja di Divisi Keuangan. V. Memberikan perintah dan tugas kepada pegawai-pegawai departemen di bawahnya 7.13410604 Halaman 68 . Mengawasi kinerja departemen-departemen yang ada di bawahnya 8. 4. 2. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. Pekerjaan secara umum adalah mengontrol departemen-departemen dibawahnya agar bekerja sesuai dengan standar yang ditetapkan dan juga sebagai jembatan antara Direktur Utama dan Kepala Departemen agar mempunyai pandangan yang sama untuk mencapai tujuan perusahaan. Perancangan Organisasi II. Menjadi Decision Maker di Divisi Keuangan untuk mengatasi hal-hal yang bersifat operasional. 5. 6. Bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan keuangan perusahaan 2. 1. RINCIAN TUGAS Mengontrol pengelolaan keuangan perusahaan yang dilakukan oleh departemen-departemen di bawahnya. Melakukan penyesuaian atau perubahan terhadap struktur organisasi departemen-departemen di bawahnya jika dirasa penting. Melakukan penyesuaian atau perubahan terhadap sistem kerja departemen-departemen di bawahnya. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 3.Modul 1.

IDENTITAS JABATAN : Manager Akuntansi dan Anggaran : 2 : MAA : Departemen Akuntansi dan Anggaran : Kepala Divisi Keuangan Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. Melaporkan hasil kerja Departemen Akuntansi dan Anggaran kepada Kepala Divisi Keuangan. V. Menjadi media penghubung antara Kepala Divisi Keuangan dengan pegawai-pegawai di Departemen Akuntansi dan Anggaran. Membuat laporan keuangan yang akan dipertanggungjawabkan pada RUPS oleh Direktur. Mengawasi kinerja para pegawai bawahannya agar pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan prosedur. Melaporkan hasil kerja Departemen Akuntansi dan Anggaran kepada Kepala Divisi Keuangan. 5. Mencatat seluruh transaksi keuangan baik intern perusahaan maupun dengan pihak luar. RINCIAN TUGAS Mengawasi kerja pegawai di Departemen Akuntansi dan Anggaran. 3. 3.Modul 1. 6. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 2. IKHTISAR PEKERJAAN Merupakan jabatan yang bertanggung jawab terhadap perencanaan dan pengalokasian anggaran perusahaan kemudian melaksanakan setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan yang kemudian akan dibuat laporan keuangannya. Mengawasi kinerja para pegawai bawahannya. 4. Mengkoordinasi para pegawai bawahannya untuk menjalankan instruksi dari Kepala Divisi Keuangan. 1. 1.13410604 Halaman 69 . 4. 2. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Bertanggung jawab penuh terhadap perencanaan dan pengalokasian anggaran perusahaan. Menjadi media penghubung antara Kepala Divisi Keuangan dengan pegawai-pegawai di Departemen Akuntansi dan Anggaran. 9. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung L. Melakukan evaluasi kerja dari tiap individu pegawai di Departemen Anggaran. 8. Tugasnya adalah memimpin pegawai-pegawai yang bekerja di Departemen Akuntansi dan Anggaran sekaligus mengontrol dan mengawasi kerja dari para pegawai di Departemen Akuntansi dan Anggaran agar bekerja sesuai dengan standar. III. Memberikan perintah dan tugas kepada pegawai-pegawai bawahannya. MANAGER ANGGARAN I. Menyimpan dan memiliki data-data yang berhubungan dengan anggaran perusahaan. 10. 7. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV.

Menyimpan dan memiliki data-data yang berhubungan dengan keuangan perusahaan. 5. IKHTISAR PEKERJAAN Merupakan jabatan yang bertanggung jawab dalam pekerjaan mengaudit keuangan perusahaan. Mengawasi kinerja para pegawai bawahannya. 7. 8. 3. 2. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 .Modul 1. V. 1. Menjadi media penghubung antara Kepala Divisi Keuangan dengan pegawai-pegawai di Departemen Audit. Mengkoordinasi para pegawai bawahannya untuk menjalankan instruksi dari Kepala Divisi Keuangan. IDENTITAS JABATAN : Manager Audit : 3 : MAAP : Departemen Audit : Kepala Divisi Keuangan Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. Tugasnya adalah memimpin pegawai-pegawai yang bekerja di Departemen Audit dan Akuntansi Perusahaan sekaligus mengontrol dan mengawasi kerja dari para pegawai agar bekerja sesuai dengan standar. III. 3. TANGGUNG JAWAB UTAMA Bertanggung jawab penuh terhadap perencanaan dan pengalokasian anggaran perusahaan. Melakukan evaluasi kerja dari tiap individu pegawai di Departemen Audit dan Akuntansi Perusahaan. 4. 4. 6. Melaporkan hasil kerja Departemen Audit Perusahaan kepada Kepala Divisi Keuangan. Menjadi media penghubung antara Kepala Divisi Keuangan dengan pegawai-pegawai di Departemen Audit. 1. Melaporkan hasil kerja Departemen Audit Perusahaan kepada Kepala Divisi Keuangan. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. Mengawasi kinerja para pegawai bawahannya agar pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan prosedur. RINCIAN TUGAS Mengawasi kerja pegawai di Departemen Audit Perusahaan. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung M. 2. Memberikan perintah dan tugas kepada pegawai-pegawai bawahannya. MANAGER AUDIT DAN AKUNTANSI KEUANGAN PERUSAHAAN I.13410604 Halaman 70 .

Mempertimbangkan berbagai metode peramalan dari data demand yang ada sebagai input untuk jumlah produksi pada satu periode Merancang strategi produksi yang paling efisien Meneliti jika ada celah dalam produksi dan merumuskan perbaikannya Mengarahkan aliran material dari supplier sampai barang siap dijual (supply chain) Menyesuaikan anggaran dana dengan setiap kegiatan yang akan dilakukan Mengatur mindset para Kadep Produksi agar melakukan pergerakan yang satu kontrol Mendukung penyusunan visi. mengarahkan. sebagai pemegang kekuasaan tertinggi untukmengambil keputusan atau kebijakan yang berhubungan dengan keberjalanan sistem produksi agar tercipta pelaksanaan produksi yang efektif. 6. Perancangan Organisasi N. mendukung. dan kapasitas gudang. 8. III. 3. 2. KEPALA DIVISI PRODUKSI I. 4. kapasitas mesin. 7. yang lebih bisa meng-cover sebagian besar keinginan perusahaan 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . dan menjadi pusat koordinasi antar kepala bagian dalam divisi produksi.Modul 1. 9. efisien. 5. IKHTISAR JABATAN Feronika Rosalinda Sipayung Merencanakan. 1. RINCIAN TUGAS Mengumpulkan data yang tersedia pada bagian produksi seperti jumlah operator.13410604 Halaman 71 . IDENTITAS JABATAN : Kepala Divisi Produksi : 1 : KDKP : Divisi Keuangan : Direktur Utama Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. dan selalu memenuhi kebutuhan pelanggan. dan tujuan perusahaan yang mampu memotivasi setiap divisi perusahaan Membantu melancarkan cash flow perusahaan dengan mengusahakan produksi yang setidaknya memiliki eror kecil dibandingkan perencanaan strategis yang ideal 10. sebagai panduan untuk penentuan target produksi per hari dan penyusunan jadwal produksi. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. misi. Memberi masukan kepada divisi R&D terhadap konsep produk yang feasible untuk dibuat 11. Mencari kemungkinan supplier atau subkontraktor selain yang sudah diketahui.

10. 7. baik aliran material maupun hasilnya. 6. 5. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 13. atau kebijakan. 1. Penentuan target produksi yang mencakup waktu pengerjaan dan jumlah produksi per hari. Menentukan standar-standar dalam lingkup produksi. Pengelolaan jadwal produksi dan jadwal pengadaan barang dari supllier Pengawasan terhadap eksekusi dari perencanaan produksi. Mempertimbangkan segala kegiatan produksi dari mulai perencanaan hingga produk siap dipasarkan dengan constraint dana. seperti target produksi. Laporan terhadap direktur utama. O. Penjaminan performansi mesin dengan pengawasan dan perawatan rutin. V. MANAGER PERENCANAAN I. Perancangan Organisasi Feronika Rosalinda Sipayung 12. IDENTITAS JABATAN : Manager Perencanaan : 3 : MP : Sub Divisi Perencanaan Produksi : Kepala Divisi Produksi Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. 14. Membantu mencari solusi untuk sistem informasi perusahaan agar terjalin koordinasi yang baik dengan divisi lain.13410604 Halaman 72 . 8. Memutuskan pembagian kerja kepada setiap departemen. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Pengontrolan kinerja masing-masing departemen produksi. Mendukung kelancaran pembuatan laporan keuangan dengan membuat laporan keuangan divisi sendiri yang sesuai format general. IKHTISAR JABATAN Merencanakan pemilihan material untuk dongkrak serta proses yang akan dijalani sejak produk masih berupa bahan baku. beserta strategi pengaplikasian produksi pada lantai produksinya agar diperoleh suatu lini produksi yang meminimumkan bottleneck serta dapat meningkatkan output. Evaluasi kelangsungan produksi dan feedback untuk peningkatan optimalitas 11. Memberi inputan kepada divisi HRD dalam hal pengaturan pendisplinan karyawan dan mendukung penerapan peraturan yang ada 14. Menyetujui konsep usulan untuk eksekusi produksi yang diajukan oleh tiap kepala departemen. Koordinasi dengan divisi lain dalam perusahaan untuk saling bertukar informasi. jam kerja lembur. 15. 9. confidence level untuk produk non defect. 12. Menetapkan strategi produksi yang akan dijalankan. mengingat letak kantor dan pabrik yang berjauhan 13.Modul 1. seperti kebijakan produksi melalui jam kerja reguler. atau safety stock gudang. standar kualitas. Penelitian terhadap supplier dan subkontraktor untuk dipilih dan diajak beraliansi. terutama R&D untuk mengetahui konsep produk sesuai keinginan pasar. 3. Penentuan strategi pengadaan barang berdasarkan data demand. sehingga tercipta kondisi yang efektif. 2. 4. bagaimana agar koordinasi di antaranya lancar dan tidak redundan.

apa saja penghematan yang bisa dilakukan atau biaya untuk bagian apa yang dapat dioptimalkan V. misi. 1. 7. Perancangan Organisasi III. 1. 3. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Perancangan strategi produksi pada lantai produksi yang bisa menghasilkan output sesuai demand dan target produksi Pemilihan material untuk produk yang dapat memenuhi spesifikasi kualitas Perencanaan jadwal produksi sesuai resource yang tersedia dan pembatas lainnya Laporan terhadap direktur produksi Menetapkan usulan strategi produksi Menerapkan standar perusahaan dalam bentuk OPC dan AC dengan waktu paling efisien Menetapkan usulan jadwal produksi P. dan tujuan perusahaan yang mampu memotivasi setiap divisi perusahaan Menghemat pengeluaran perusahaan dengan memilih mitra bisnis yang lower cost. RINCIAN TUGAS Mengidentifikasi material yang sesuai agar menghasilkan dongkrak berkualitas Mengidentifkasi proses pemesinan yang feasible terjadi beserta pemilihan mesin dan pahatnya serta urutan proses dan assembly yang meminimalkan penggunaan waktu produksi Merancang stasiun kerja dan pembagian kerja agar terjadi line balancing Menjadwalkan produksi berdasarkan hasil peramalan demand dengan constraint jam kerja dan resource yang ada. 3. 7. IDENTITAS JABATAN : Manager Lantai Produksi : 3 : MLP : Sub Divisi Lantai Produksi : Kepala Divisi Produksi Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 4. 6. Mengevaluasi kelangsungan produksi dan hasilnya serta melakukan feedback untuk peningkatan optimalitas. high impact Melakukan kerjasama dengan Kadep Lantai Produksi dalam rangka menentukan layout produksi Memperkirakan anggaran yang mungkin terjadi sehingga dapat disesuaikan sesuai dengan anggaran yang diajukan oleh divisi finance. HUBUNGAN ANTAR JABATAN Feronika Rosalinda Sipayung IV. MANAGER LANTAI PRODUKSI I.13410604 Halaman 73 . 2. serta menetapkan alokasi produksi melalui produksi perusahaan sendiri atau subkontraktor 5. 5. 2. 9. 6. 4.Modul 1. 8. Mendukung penyusunan visi.

6. 3. Memberi inputan kepada divisi HRD dalam hal peraturan yang mengikat karyawan agar beriorientasi pada optimalisasi produk V. apa saja penghematan yang bisa dilakukan atau biaya untuk bagian apa yang dapat dioptimalkan 10. Memperkirakan anggaran yang mungkin terjadi sehingga dapat disesuaikan sesuai dengan anggaran yang diajukan oleh divisi finance. 9. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. misi. MANAGER QUALITY CONTROL I. 7. 7. III. 2.13410604 Halaman 74 . RINCIAN TUGAS Melakukan pengawasan terhadap eksekusi produksi Memilah bahan baku yang tidak sesuai standar Menganalisis alasan terjadinya produk cacat agar bisa diteliti root cause nya untuk dihindari Mengawasi eksekusi perawatan peralatan Evaluasi performansi kegiatan produksi dan kemampuan karyawan sebagai inputan untuk melakukan perbaikan ke depannya Mendukung penyusunan visi. 6. 4. 3. 1. dan tujuan perusahaan yang mampu memotivasi setiap divisi perusahaan Menghemat pengeluaran perusahaan dengan mengusahakan sedikit saja menghasilkan produk cacat Melakukan kerjasama dengan Kadep Logistik untuk supply bahan baku dan Kadep Quality Control untuk pemeriksaan kualitas yang sesuai standar. 8. IDENTITAS JABATAN : Manager Quality Control Sebutan Jabatan 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 2. 5. 8. 1. 4. 5. IKHTISAR JABATAN Feronika Rosalinda Sipayung Mengawasi eksekusi kegiatan produksi yang diusulkan dengan pertimbangan-pertimbangan teknis di lantai produksi sehingga hasil pengaplikasian bisa sesuai dengan yang direncanakan. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Mengeksekusi jadwal produksi dan melakukan pengawasan Menyeleksi kualitas bahan baku dan proses dari perencanaan yang tidak feasible Menjamin kesetaraan kualitas hasil produksi Eksekusi perawatan peralatan dan pelaporan peralatan dengan performa kurang layak Evaluasi performansi kegiatan produksi sebagai inputan untuk melakukan perbaikan ke depannya Laporan terhadap direktur produksi Menentukan penjadwalan perawatan mesin berkala Menolak perencanaan jika tidak feasible dilakukan Q. Perancangan Organisasi II.Modul 1.

Memonitor produksi selama prosese hingga pada saat akan dikirimkan. HUBUNGAN ANTAR JABATAN IV. 1. 2. Menolak produk untuk dipasarkan apabila tidak sesuai standar kualitas. IKHTISAR JABATAN Memastikan terpenuhinya bahan baku pembuatan produk mulai dari perencanaan pembelian sampai dengan penyimpanan.13410604 Halaman 75 . 3. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . Membuat prosedur dalam pembuatan produk untuk mancapai standar mutu yang diharapkan. S. RINCIAN TUGAS Merencanakan Quality Planning. IDENTITAS JABATAN : Manager Logistik : 3 : ML : Sub Divisi Logistik : Kepala Divisi Produksi Sebutan Jabatan Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. Perancangan Organisasi Tingkat Jabatan (Job Grade) Kode Jabatan Unit Kerja Bertanggung Jawab Kepada II. TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Menetapkan aspek kualitas yang dibutuhkan. Quality Assurance dan Quality Planning / Improvement. IKHTISAR JABATAN : 3 : MQC Feronika Rosalinda Sipayung : Sub Divisi Quality Control : Kepala Divisi Produksi Manager Qualty Control memiliki peran penting dalam suatu sistem produksi. Manager Logistik juga memiliki tanggung jawab untuk mendistribusikan barang ke pelanggan. MANAGER LOGISTIK I. 2. Memberikan laporan kepada Kepala divisi Produksi untuk evaluasi lebih lanjut. 1. V. 4. 3. sesuai dengan nama jabatannya karyawan yang memangku jabatan ini memiliki tugas untuk menjamin dan mengendalikan mutu produk perusahaan.Modul 1. Melakukan pendataan terhadap pelanggan untuk menentukan aspek kualitas yang akan dikembangkan. III.

4. 6. 1. 3. Mengawasi proses aliran barang. 4. 2.13410604 Halaman 76 . V. RINCIAN TUGAS Melakukan perencanaan pengadaan bahan baku.Modul 1. 2. Mengelola pergudangan Menjalankan proses pendistribusian TANGGUNG JAWAB & WEWENANG Memastikan tersediannya bahan baku untuk setiap proses supplier. Menjalankan kegiatan pergudangan. HUBUNGAN ANTAR JABATAN Feronika Rosalinda Sipayung IV. 1. Mengembalikan barang yang tidak sesuai pesanan. Memastikan barang sampai ke tangan konsumen sesuai dengan pesanan. Perancangan Organisasi III. Menentukan strategi logistik. 13408002 ² 13408022 ² 13408064 13408122 ² 13408140 . 3. Menyeleksi bahan baku yang dikirimkan supplier. 5.