Teknik Delphi adalah suatu teknik untuk mendapatkan pendapat-pendapat tentang masalah dari suatu panel yang

besar yang terdiri dari para ahli secara anonim, kemudian mereka diberi umpan balik tentang hasil analisis data mengenai pendapat yang telah mereka berikan. Teknik Delphi merupakan teknik yang menyelaraskan proses komunikasi suatu grup sehingga dicapai proses yang efektif dalam mendapatkan solusi masalah yang kompleks. Langkah-Langkah penerapan Teknik Delphi adalah sebagai berikut : a. Problem identification and specification. Langkah pertama dengan mengidentifikasi isu dan masalah yang berkembang di lingkungannya (bidangnya), permasalahan yang melatarbelakangi, atau permasalahan yang dihadapi yang harus segera perlu penyelesaian. b. Personal identification and selection. Berdasarkan bidang permasalahan dan isu yang telah teridentifikasi, peneliti menentukan dan memilih orang-orang yang ahli, manaruh perhatian, dan tertarik bidang tersebut, yang memungkinkan ketercapaian tujuan. Jumlah responden paling tidak sesuai dengan sub permasalahan, tingkat kepakaran (experetise), dan atau kewenangannya. c. Questionaire Design. Peneliti menyusun butir-butir instrumen berdasarkan variabel yang diamati atau permasalahan yang akan diselesaikan. Butir instrumen hendaknya memenuhi validitas isinya (content validity). Pertanyaan dalam bentuk open-ended question, kecuali jika permasalahan memang sudah spesifik. d. Sending questioner and analisis responded for first round. Peneliti mengirimkan kuesioner pada putaran pertama kepada responden, selanjutnya meriview instrumen dan menganalisis jawaban instrumen yang telah dikembalikan. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan jawaban yang serupa. Berdasarkan hasil analisis, peneliti merevisi instrument. e. Development of subsequent Questionaires. Kuesioner hasil review pada putaran pertama dikembangkan dan diperbaiki, dilanjutkan pada putaran kedua, dan ketiga. Setiap hasil revisi, kuesioner dikirimkan kembali kepada responden. Jika mengalami kesulitan dan keraguan dalam merangkum, peneliti dapat meminta klarifikasi

Teknik Delphi dapat meminimasi masalah yang berhubungan dengan tipe ± tipe anggota panel sebagai berikut: 1. Pakar yang sadar akan statusnya adalah mereka yang mau mempertahankan pendapat mereka yang telah dinyatakan secara publik. Organization of Group Meetings. peneliti dapat menanyakan secara rinci mengenai respon yang telah diberikan. proses. f. Dalam teknik delphi biasanya digunakan hingga 3-5 putaran. Anggota yang tidak dapat mempengaruhi orang lain yang dihadapinya agar mengikuti pendapatnya. `Keuntungan dari teknik ini adalah dapat mendapatkan data dari sejumlah besar pakar dan masih dapat menghindari masalah akibat komunikasi tatap muka langsung. Disinilah argumentasi dan debat bisa terjadi untuk mencapai konsensus dalam memberikan jawaban tentang rancangan suatu produk atau intrumen penelitian. tergantung dari keluasan dan kekomplekan permasalahan sampai dengan tercapainya konsensus. dan hasil yang dicapai dalam Teknik Delphi.kepada responden. Peneliti perlu membuat laporan tentang persiapan. Keputusan akhir tentang hasil jajak pendapat dikatakan baik apabila dicapai minimal 70% konsensus. . 3. Hasil Teknik Delphi perlu diujicoba di lapangan dengan responden yang akan memakai model atau produk dalam jumlah yang jauh lebih besar. Prepare final report. g. Dengan face-to-face contact. 2. untuk klarifikasi atas jawaban yang telah diberikan. Peneliti mengundang responden untuk melakukan diskusi panel. Eksekutif senior yang disegani oleh bawahan dan dihindari agar tidak bertentangan dengan anggota panel.