Team Work SGD 5 : 1. Ani Labibah 2. Ayu Nurlaila F. Z. 3. Eki Dyan 4. Isna Shofi Ainin 5. Mabrorotin 6.

Nirmala Yekti 7. Paul Yohanes (112100114) (112100120) (112100) (112100) (112100) (112100) (112100157) (112100162) (112100) (112100)

8. Risky Hanugrahani Putri K.
9. Susanti Arisonya

10.

Syahrul

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

Penyebab 3. Pencegahan 7. Penyebab 3. Efek TMD non mastikatori 11. Penyebab skenario 10. Pemeriksaan 5. Definisi 2. Apakah gigi 48 harus diambil? Apa alasannya? 8. Pertmbuhan gigi 48 mempengaruhi TMD tidak? TRISMUS 1. tumor 3. Inflamasi : peradangan yang ditandai dengan adanya dolor. Gejala 4. kalor. Gigi 48 : gigi molar 3 rahang bawah sebelah kanan STEP 2 TMD non mastikatori 1. fungsiolesa. Diagnosa & terapi dari skenario 9. Gejala 2.SEMARANG 2010 LBM 5 BLOK 9 STEP 1 1. rubor. Pemeriksaan . Kondisi Trismus : kondisi susah membuka mulut karena adanya disfungsi TMJ Biasanya karena kontraksi otot dan bersifat sementara. Terapi 6. kurang dari 3 jari 2.

Akibat terjadi trismus STEP 3 TMD non mastikatori 1. Penyebab  Cedera. Gejala  nyeri disekitar rahang. klasifikasi ?? 3. kebiasaan yang buruk. stres  Inflamasi. nyeri disekitar telinga  Adanya inflamasi disekitar gingiva (?)  Sakit kepala 5. Definisi:  KETERbatasan / gangguan pergerakan rahang & diikuti timbulnya suara tambahan / pergerakan rahang  kelainan TMJ yang bukan karena mastikasi 2. Pemeriksaan  anamnesis .lunak berkaitan dengan M3 bawah yang sedang erupsi) 4. Penanganan 6.  Impaksi. nyeri dibagian wajah  Adanya trismus. Patofisiologi 5. perikoronitis (peradangan pada jar.4.

terapi diberi obat anti inflamasi 11. Efek TMD non mastikatori  Kesulitan berbicara .  Dilihat dari kondisi. fluoroskopi 6. menghilangi kebiasaan buruk 9. trismus  Intra oral : dilihat ada tidaknya inflamasi  Penunjang (Radiologi) :sinar X. Penyebab skenario  Erupsi gigi 48  Gejala dari trismus  Inflamasi 10. Terapi  Menghilangkan penyebab penyakitnya. apabila mengganggu maka dilakukan pencabutan 12. Patifisiologi ?? 7. karena tanda erupsi yaitu adanya inflamasi. Diagnosa & terapi dari skenario  Perikoronitis. memberikan obat untuk anti inflamasi 8. Pencegahan  Mengurangi stres. Fisik (Ekstra oral): palpasi. Apakah gigi 48 harus diambil? Apa alasannya?  Tidak.

Gejala  Tidak bisa membuka rahang 3 jari (3-5cm) ?  Adanya rasa terbakar dan rasa sakit pada telinga disebabkan karena kontraksi M. Pemeriksaan  Pasien disuruh membuka mulut. (alasannya dicariii lagii yaa) TRISMUS 7. Penyebab  Infeksi  Trauma  Inflamasi  Kontraksi M. Pertumbuhan gigi 48 mempengaruhi TMD tidak?  Mempengaruhi. Penanganan  Memberi obat anti inflamasi  Relaksasi otot : massage . Kesulitan mengunyah  Terjadi trismus 13. Mastikatori  Terjadi spasme (kejang otot) 8. diukur menggunakan 3 jari 10.mastikatori  Adanya tumor di TMJ 9.

11. Patofisiologi ?? 13. Gejala Perikoronitis ?? STEP 4 . Akibat terjadi trismus  Gangguan pengunyahan. berbicara  Estetika berkurang  Gangguan nutrisi  Keterbatasan dalam membuka mulut  Terasa sakit didaerah dekat telinga  Kebersihan mulut tidak terjaga 12.