BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teori 1.

Definisi Kehamilan Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah dan fisiologis. Setiap wanita yang memiliki organ reproduksi sehat, yang telah mengalami menstruasi,dan melakukan hubungan seksual dengan seorang pria yang organ reproduksinya sehat sangat besar kemungkinan akan mengalami kehamilan. Apabila kehamilan ini direncanakan, akan memberi rasa kebahagiaan dan penuh harapan. 2. Tanda –tanda kehamilan a. Tanda yang tidak pasti (probable signs) / tanda mungkin kehamilan. Indikator mungkin hamil adalah karakteristik-karakteristik fisik yang bisa di lihat atau sebaliknya diukur oleh pemeriksa dan lebih spesifik dalam perubahan-perubahan psikologis yang di sebabkan oleh kehamilan. Kedua jenis tanda dan gejala kehamilan di atas mungkin ditemukan pada kondisi yang lain, meskipun tidak dapat dipertimbangkan sebagai indikator-indikator positif suatu kehamilan. Semakin banyak tanda tidak pasti ditemukan semakin besar kemungkinan kehamilan. Tanda-tanda mungkin adalah sebagai berikut: 1) Amenorhea Bila seorang wanita dalam masa mampu hamil, apabila sudah kawin mengeluh terlambat haid, maka pikirkan bahwa dia hamil, meskipun keadaan stress, obat-obatan, penyakit kronis dapat pula mengakibatkan terlambat haid. 2) Mual dan muntah Mual dan muntah merupakan gejala umum, mulai dari rasa tidak enak sampai muntah yang berkepanjangan. Dalam kedokteran sering di kenal morning sickness arena munculnya

seringkali pagi hari. Mual dan muntah diperberat oleh makanan yang baunya menusuk dan juga oleh emosi penderita yang tidak stabil. Untuk mengatasinya penderita perlu di beri makanmakanan yang ringan, mudah di cerna dan jangan lupa menerangkan bahwa keadaaan ini dalam batas normal orang hamil. Bila berlebihan dapat pula diberikan obat-obat anti muntah. 3) Mastodinia Mastodinia adalah rasa kencang dan sakit pada payudara di sebabkan payudara membesar. Vaskularisasi bertambah, asinus dan duktus berproliferasi karena pengaruh estrogen dan progesteron. 4) Quickening Quickening adalah persepsi gerakan janin pertama, biasanya di sadari oleh wanita pada kehamilan 18-20 minggu. 5) Keluhan kencing Frekuensi kencing bertambah dan sering kencing malam, disebabkan karena desakan uterus yang membesar dan tarikan uterus ke cranial. 6) Konstipasi Ini terjadi karena efek relaksasi progesteron atau dapat juga karena perubahan pola makanan. 7) Perubahan berat badan Pada kehamilan 2-3 bulan sering terjadi penurunan berat badan, karena nafsu makan menurun dan muntah-muntah. Pada bulan selanjutnya berat badan akan selalu meningkat sampai stabil menjelang aterm. 8) Perubahan temperatur basal Kenaikan temperatur basal lebih dari 3 minggu biasanya merupakan tanda telah terjadinya kehamilan. 9) Perubahan warna kulit Perubahan ini antara lain kloasma yakni warna kulit yang kehitam-hitaman pada dahi, punggung hidung dan kulit daerah

Uterus berubah menjadi lunak. Pada kulit daerah abdomen dan payudara dapat mengalami perubahan yang di sebut strie gravidarum yaitu perubahan warna seperti jaringan parut. Biasanya muncul setelah kehamilah 16 minggu. Pada daerah areola dan puting payudara. 11) Perubahan pada uterus Uterus mengalami perubahan pada ukuran. mioma uteri. Balotemen adalah tanda ada benang terapung/melayang dalam cairan. 10) Perubahan payudara Akibat stimulasi prolaktin dan HPL. Perubahanperubahan ini disebabkan oleh stimulasi Melanocyte Stimulating Hormone (MSH). payudara mensekresi kolostrum. bentuk dan konsistensi. 13) Perubahan-perubahan pada serviks (a) Tanda Hegar Tanda ini berupa perlunakan pada daerah isthmus uteri. . Teraba balotement. dan menjadi nyata pada minggu ke 7-8. Dapat diketahui melalui pemeriksaan bimanual. Tanda ini mulai terliaht pada minggu ke-6. sehingga daerah tersebut pada penekanan mempunyai kesan lebih tipis dan uterus mulai difleksikan.10 tulang pipi. tanda ini muncul pada minggu ke 16-20. warna kulit menjadi lebih hitam. Diduga ini terjadi karena pengaruh adrenokortikosteroid. biasanya setelah kehamilan lebih dari 16 minggu. 12) Tanda Piskacek’s Terjadinya pertumbuhan yang asimetris pada bagian uterus yang dekat dengan implatasi plasenta. Kadang-kadang timbul pula teleangiktasis karena pengaruh estrogen tinggi. setelah rongga rahim mengalami obliterasi dan cairan amnion cukup banyak. terutama pada wanita dengan warna kulit tua. dan sebagainya. Sebagai diagnosis banding adalah asites yang di sertai denagn kista ovarium. betuknya globular.

tetapi tidak disertai rasa sakit. (f) Kontraksi uterus Tanda ini muncul belakangan dan pasien mengeluh perutnya kencang. 3. Penggunaan kontrasepsi oral juga dapat memberikan dampak ini.11 (b) Tanda Goodell’s Diketahui melalui pemeriksaan bimanual. (e) Terjadi pembesaran abdomen Pembesaran perut menjadi nyata setelah minggu ke 16. Dengan stetoskop ultrasonic (Doppler). (g) Pemeriksaan tes biologis kehamilan Pada pemeriksaan ini hasilnya positif. lebih lambat. Serviks tersa lebih lunak. Melakukan auskultasi pada janin bisa juga mengidentifikasi . Tanda Pasti Kehamilan Indikator pasti kehamilan adalah penemuan-penemuan keberadaan janin secara jelas dan hal ini tidak dapat dijelaskan dengan kondisi kesehatan yang lain. Pada orang gemuk. DJJ dapat didengarkan lebih awal lagi. karena pada saat itu uterus telah keluar dari rongga pelvis dan menjadi organ rongga perut. dimana kemungkinan positif palsu. Denyut Jantung Janin (DJJ) Dapat didengar dengan stetoskop laenec pada minggu 1718. (d) Tanda Mc Donald Fundus uteri dan serviks bisa denagn mudah difleksikan satu sama lain dan tergantung pada lunak atau tidaknya jaringan isthmus. (c) Tanda Chadwick Dinding vagina mengalami kongesti. warna kebirubiruan. sekitar minggu ke 12. a.

Gerakan janin dapat dirasakan dengan jelas setelah minggu ke 24. 2003). b. Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah gejala yang menunjukkan bahwa ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. 5. Tanda Bahaya Kehamilan a.(2003): a) Perdarahan pervaginam b) Sakit kepala yang hebat . Biasanya menjadi jelas setelah minggu ke 22. 1) Macam-macam tanda bahaya kehamilan. Pengertian Tanda Bahaya Kehamilan Tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan / periode antenatal. Namun kehamilan yang normal dapat berubah menjadi patologi.(Kusmiyati. Palpasi Yang harus ditentukan adalah outline janin.9397) 4. Salah satu asuhan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk menapis adanya risiko ini yaitu melakukan pendeteksian dini adanya komplikasi/ penyakit yang mungkin terjadi selama hamil muda. Kehamilan Primigravida Primigravida is a woman in her first pregnancy ( seorang wanita dalam kehamilan pertama). Enam tanda bahaya kehamilan selama antenatal menurut Pusdiknakes. 2009.dkk.12 bunyi-bunyi yang lain. 2009). pp. bising uterus dan nadi ibu. yang apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu (Pusdiknakes. seperti: bising tali pusat. kehamilan merupakan hal yang fisiologis. p. (Uswhaya. 2008.(Medical Dictionary.3). 2008. Menurut Kusmiyati dkk.

13 c) d) e) f) Masalah penglihatan Bengkak pada muka atau tangan Nyeri abdomen yang hebat Bayi kurang bergerak seperti biasa Berbagai macam tanda bahaya yang perlu segera dirujuk untuk segera mendapatkan pertolongan : .

Pada awal kehamilan. Perdarahan ini dapat berarti abortus. Pada masa awal sekali kehamilan. Perdarahan pada awal kehamilan terjadi pada trimester pertama (1-12 minggu). tetapi tidak selalu. ibu mungkin akan mengalami perdarahan yang sedikit atau spotting disekitar waktu pertama haidnya. dan ini normal terjadi. perdarahan yang terjadi biasanya disebabkan perlekatan plasenta ke jalan lahir sehingga menyumbat jalan lahir atau biasa di sebut plasenta previa. Pada kehamilan lanjut. perdarahan ringan mungkin pertanda dari servik yang rapuh atau erosi. atau perdarahan dengan nyeri. 2003). kehamilan mola atau kehamilan ektopik. banyak. adanya jaringan yang abnormal dan melekat pada rahim. Perdarahan semacam ini mungkin normal atau mungkin suatu tanda adanya infeksi. Perdarahan ini adalah perdarahan implantasi.14 (1) Keluar darah dari jalan lahir Perdarahan vagina dalam kehamilan adalah jarang yang normal. perdarahan yang tidak normal adalah merah. Perdarahan saat kehamilan dan persalinan dapat terjadi pada awal dan akhir persalinan. atau infeksi penyakit. dan kadang -kadang. perdarahan yang banyak. Penyebabnya adalah kehamilan di luar kandungan atau biasa di sebut kehamilan ektopik terganggu (KET). Pada menjelang akhir kehamilan (kira-kira pada minggu ke-20). perlekatan plasenta pada rahim. Pada waktu yang lain dalam kehamilan. Bisa juga perdarahan terjadi karena . perdarahan yang tidak normal adalah yang merah. disertai dengan rasa nyeri. Perdarahan semacam ini bisa berarti plasenta previa atau abrupsio plasenta (Pusdiknakes.

2003). mual. Bayi harus bergerak paling sedikit 3 kali dalam 1 jam jika ibu berbaring atau beristirahat dan jika ibu makan dan minum dengan baik (Pusdiknakes. p. 2002. Demam tinggi dapat merupakan gejala adanya infeksi dalam kehamilan. (5) Demam Tinggi Ibu menderita demam dengan suhu tubuh >38ºC dalam kehamilan merupakan suatu masalah.53) (2) Keluar air ketuban sebelum waktunya Yang dinamakan ketuban pecah dini adalah apabila terjadi sebelum persalinan berlangsung yang disebabkan karena berkurangnya kekuatan membran atau meningkatnya tekanan intra uteri atau oleh kedua faktor tersebut. kesadaran menurun kemudian kejang. Penentuan cairan ketuban dapat dilakukan dengan tes lakmus (nitrazin test) merah menjadi biru (Saifuddin. (4) Gerakan janin tidak ada atau kurang (minimal 3 kali dalam 1 jam) Ibu mulai merasakan gerakan bayi selama bulan ke-5 atau ke.212). penglihatan semakin kabur. Beberapa ibu dapat merasakan gerakan bayinya lebih awal. (Sinsin Lis.218). Jika bayi tidur gerakannya akan melemah. Kejang dalam kehamilan dapat merupakan gejala dari eklampsia (Saifuddin. p. Bila semakin berat. juga karena adanya infeksi yang dapat berasal dari vagina dan servik dan penilaiannya ditentukan dengan adanya cairan ketuban di vagina. 2002. 2008.6. (3) Kejang Pada umumnya kejang didahului oleh makin memburuknya keadaan dan terjadinya gejala -gejala sakit kepala. p.15 plasenta yang terlepas di dalam rahim atau di sebut dengan solusio plasenta. . nyeri ulu hati sehingga muntah.

penyakit kantong empedu. 2002. infeksi saluran kemih atau infeksi lainnya (Pusdiknakes. iritasi uterus. minum banyak dan mengompres untuk menurunkan suhu. gastritis. Nyeri abdomen yang mungkin menunjukkan masalah yang mengancam keselamatan jiwa adalah yang hebat. . menetap. persalinan dan masa nifas (Pusdiknakes. aborsi. Hal ini bisa berarti appendiksitis. Sakit kepala yang menunjukkan suatu masalah yang serius adalah sakit kepala hebat yang menetap dan tidak hilang dengan beristirahat. (7) Sakit kepala yang hebat Sakit kepala bisa terjadi selama kehamilan. Sakit kepala yang hebat dalam kehamilan adalah gejala dari preeklampsia (Pusdiknakes.249). p. Kadang-kadang dengan sakit kepala yang hebat tersebut. 2003). penyakit radang pelviks. kehamilan ektopik. 2003). Demam dapat disebabkan oleh infeksi dalam kehamilan yaitu masuknya mikroorganisme pathogen ke dalam tubuh wanita hamil yang kemudian menyebabkan timbulnya tanda atau gejala–gejala penyakit. dan tidak hilang setelah istirahat. ibu mungkin menemukan bahwa penglihatannya menjadi kabur atau berbayang. Infeksi dapat terjadi selama kehamilan. (6) Nyeri perut yang hebat Nyeri abdomen yang tidak berhubungan dengan persalinan normal adalah tidak normal. abrupsi placenta. (Saifuddin.16 Penanganan demam antara lain dengan istirahat baring. persalinan preterm. Pada infeksi berat dapat terjadi demam dan gangguan fungsi organ vital. dan seringkali merupakan ketidaknyamanan yang normal dalam kehamilan. 2003).

kejang). 2002. Perubahan penglihatan atau pandangan kabur. Anemia dalam kehamilan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut bahkan tak jarang keduanya saling berinteraksi (Saifuddin. dapat menjadi tanda pre-eklampsia. (9) Selaput kelopak mata pucat Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan keadaan hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester I dan III. 2002. Perasaan mual ini karena meningkatnya kadar hormon estrogen dan HCG dalam serum. p. Nilai tersebut dan perbedaannya dengan wanita tidak hamil terjadi hemodilusi. Mual biasa terjadi pada pagi hari. dinamakan Hiperemesis Gravidarum (Wiknjosastro. Mual dan muntah yang sampai mengganggu aktifitas sehari-hari dan keadaan umum menjadi lebih buruk. gejala ini biasa terjadi 6 minggu setelah HPHT dan berlangsung selama 10 minggu. dan gangguan penglihatan. yang dapat menimbulkan kelainan serebral (nyeri kepala.275).5 gr% pada trimester II.281) (10) Penglihatan Kabur Penglihatan menjadi kabur atau berbayang dapat disebabkan oleh sakit kepala yang hebat. sehingga terjadi oedema pada otak dan meningkatkan resistensi otak yang mempengaruhi sistem saraf pusat. p. misalnya . Masalah visual yang mengidentifikasikan keadaan yang mengancam jiwa adalah perubahan visual yang mendadak.17 (8) Muntah terus dan tidak bisa makan pada kehamilan Mual dan muntah adalah gejala yang sering ditemukan pada kehamilan trimester I. <10. terutama pada trimester II.

Sedangkan pengalaman adalah keseluruhan atau totalitas pengamatan yang di simpan di dalam ingatan atau digabungkan dengan suatu pengharapan akan masa depan sesuai dengan apa yang telah diamati pada masa lain (Saebani. adapun cara mengetahui sesuatu dapat dilakukan dengan cara mendengar. Pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan menurut Bloom Cit Notoatmodjo (2003). maka perilaku tersebut akan bersikap langgeng. melihat.18 penglihatan kabur atau berbayang. b. 2003). Pengetahuan tahu kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. (Uswhaaja. yaitu: . Hal ini disebabkan adanya perubahan peredaran darah dalam pusat penglihatan di korteks cerebri atau didalam retina (oedema retina dan spasme pembuluh darah). diplopia dan ambiliopia merupakan tanda-tanda yang menujukkan adanya preeklampsia berat yang mengarah pada eklampsia. dan sikap yang positif. berkunang-kunang. Defini Pengetahuan Menurut (Notoatmodjo. 2009) 6. merasakan. 2008) Proses yang didasari oleh pengetahuan kesadaran. Pengetahuan a. Selain itu adanya skotama. 2005) pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. melihat bintik-bintik (spot). Pengetahuan adalah segala sesuatu yang telah diketahui. Sebaliknya apabila perilaku tersebut tidak didasari oleh pengetahuan dan kesadaran maka tidak akan berlangsung lama (Notoatmodjo. dan sebagainya.

dan masih ada kaitannya satu sama lain. 5) Sintesis (synthesis) Sintesis adalah suatu kemampuan untuk menyusun formulasi baru dan formulasi-formulasi yang ada 6) Evaluasi (Evaluation) Evaluasi ini berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penelitian terhadap suatu materi atau objek.19 1) Tahu (know) Tahu diartikan sebagai pengingat suatu materi yang telah di pelajari sebelumnya. tetapi masih di dalam suatu struktur organisasi. 2) Memahami (comprehension) Memahami diartikan sebagai suatu kemampuan untuk mejelaskan secara benar tentang objek yang diketahui. dan dapat menginterpretasikan benar tentang objek yang diketahui. 4) Aplikasi (Application) Aplikasi artinya sebagai kemampuan untuk menggunakan materi yang telah di pelajari pada situasi atau kondisi sebenarnya. dan dapat menginterpretasikan materi tersebut secara benar. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan 1) Faktor internal a) Faktor pendidikan Pendidikan berarti bimbingan yang diberikan seseorang terhadap perkembangan orang lain menuju kearah cita-cita tertentu yang menentukan manusia untuk berbuat dan mengisi kehidupan untuk mencapai . c. 3) Analysis (analysis) Adalah suatu kemampuan untuk menjalankan materi atau suatu objek ke dalam komponen-komponen.

pendidikan dapat mempengaruhi seseorang termasuk juga perilaku seseorang akan pola hidup terutama dalam memotivasi untuk sikap berperan serta dalam pembangunan (Nursalam.20 keselamatan dan kebahagiaan. tetapi lebih banyak merupakan cara mencari nafkah yang membosankan. 2) Faktor eksternal Faktor lingkungan Menurut Nursalam (2003) lingkungan merupakan seluruh kondisi yang ada disekitar manusia dan pengaruhnya yang dapat mempengaruhi perkembangan dan perilaku orang atau kelompok. berulang dan banyak tantangan. c) Faktor umur Menurut Nursalam (2003). Pendidikan diperlukan untuk mendapat informasi misalnya hal-hal yang menunjang kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. b) Faktor pekerjaan Menurut Nursalam (2003). Menurut Notoatmodjo (2003). usia adalah umur individu yang terhitung mulai saat dilahirkan sampai berulang tahun. pekerjaan adalah keburukan yang harus dilakukan terutama untuk menunjang kehidupannya dan kehidupan keluarga. 2003) pada umumnya makin tinggi pendidikan seseorang makin mudah menerima informasi. Pekerjaan bukanlah sumber kesenangan. Sedangkan bekerja umumnya merupakan kegiatan yang menyita waktu. Bekerja bagi ibu-ibu akan mempunyai pengaruh terhadap kehidupan keluarga. .

2000) Sejalan dengan pengertian diatas. kelompok. pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan dan latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. 2006) 2) Tingkat Pendidikan Menurut UU RI No. melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku pendidikan. 2001) Makin tinggi pendidikan seseorang makin mudah menerima informasi sehingga makin banyak pula pengetahuan yang memiliki-sebaliknya pendidikan yang kurang akan menghambat perkembangan sikap seseorang terhadap nilai-nilai yang baru diperkenalkan (Mubarak. menurut UU RI No.21 7. atau masyarakat sehingga mereka. Pendidikan adalah proses perubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok yang dalam proses perubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. 20 tahun 2003. ditinjau dari sudut tingkatannya. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. jalur pendidikan sekolah terdiri dari: . (Notoatmodjo. Pengertian ini menekan pada pendidikan format dan tampak lebih dekat dengan penyelenggaraan pendidikan secara operasional. (Hasbullah. Karakteristik Ibu Hamil a. (Poerwadarminta. 2003) Pendidikan dari asal kata “didik” berarti memelihara dan memberi latihan (ajar. pimpinan) mengenal akhlak dan kecerdasan pikiran. Tingkat Pendidikan 1) Pengertian Pendidikan Secara umum pendidikan diartikan sebagai segala upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain baik individu.

sosial budaya. menciptakan ilmu pengetahuan dan seni dalam pembangunan nasional dan kesejahteraan manusia (Hasbullah. 2001). 2001). Oleh karena itu. Pendidikan . mengembangkan. 2001) Pendidikan dasar berbentuk Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan bentuk lain yang sederajat (Depdiknas. Pendidikan menengah meliputi: Sekolah Menengah Umum (SMU) dan kejuruan serta Madrasah Aliyah (Depdiknas. bagi setiap warga Negara harus disediakan kesempatan untuk memperoleh pendidikan dasar (Hasbullah. yang merupakan bekal dasar bagi perkembangan kehidupan baik untuk pibadi maupun masyarakat. 2003) (b) Pendidikan Menengah Yaitu pendidikan untuk mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan.22 (a) Pendidikan Dasar Yaitu pendidikan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan yang menumbuhkan sikap dasar yang diperlukan masyarakat serta mempersiapkan pendidik untuk mengikuti pendidikan menengah. alam sekitar dan dapat mengembangkan kemampuan lebih lanjut dalam dunia kerja atau pendidikan tinggi (Hasbullah.2003) (c) Pendidikan Tinggi Mempersiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang memiliki tingkat kemampuan tinggi bersifat akademik atau professional sehingga dapat menerapkan.

sekolah tinggi dan universitas (Depdiknas. Pada tahun . 2002) Pendapatan keluarga erat kaitannya dengan ekonomi keluarga. pembagian (distribusi) dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (seperti hal keuangan. Pendapatan suatu keluarga ditentukan oleh jenis mata pencaharian dan keterampilan keluarga tersebut (Depkes RI.2003) Pemerintah mengatur pengupahan melalui peraturan Menteri Tenaga Kerja No. termasuk pengetahuan masyarakat dibidang kesehatan (Notoatmodjo. Pendapatan Pendapatan adalah hasil pencaharian (usaha dan sebagainya) sesuatu yang didapatkan (dibuat dan sebagainya) yang sedianya belum ada dan sangat besar manfaatnya bagi kehidupan manusia (Poerwadarminta.23 tinggi meliputi :akademi. 5/Per/Men/tahun 1989 tentang upah minimum. Upah minimum dibagi dalam 3 kriteria yaitu upah minimum regional. upah minimum sektor regional dan upah minimum sub sektoral regional. tingkat pendidikan mempengaruhi perilaku dan menghasilkan banyak perubahan di segala bidang. 2003) Di Indonesia. institut. Hal ini akan mempengaruhi kebutuhan informasi yang termasuk kebutuhan sekunder (Notoatmodjo. 2003) b. Menurut Poewadarminta (2000) ekonomi adalah pengetahuan dan penyelidikan mengenai azas-azas penghasilan (produksi). Dalam perkembangannya upah minimum dibagi 2 kriteria yaitu upah minimum Kabupaten/Kota baik Kabupaten yang ditetapkan setahun sekali oleh SK Gubernur Propinsi. perdagangan dsb) Dalam memenuhi kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder keluarga dengan status ekonomi baik lebih mudah. 2000). memenuhi kebutuhan sehari-hari dibandingkan keluarga dengan status ekonomi rendah. perindustrian.

2003) 2) Pengertian umur adalah umur pada saat ulang tahun terakhir (statistik kesehatan. Kematian maternal pada wanita hamil dan melahirkan pada umur dibawah 20 tahun . 2010) c. 2009). yakni sebesar Rp838.939.-. emosinya cenderung labil.772.-.756. Pada tahun 2010 upah minimum regional di Kota Semarang adalah Rp. Kehamilan di usia kurang dari 20 tahun dan diatas 35 tahun dapat menyebabkan anemia karena diusia kurang dari 20 tahun secara biologis belum optimal. 2007). Umur reproduksi yang sehat dan aman adalah 20-35 tahun.24 2009 upah tertinggi adalah di Kota Semarang. Sedangkan di Kabupaten Demak upah minimum regionalnya adalah Rp. Nur. (Dinnakertrans.500 sedangkan yang terendah adalah Kabupaten Brebes yang hanya Rp575. mentalnya belum matang sehingga mudah mengalami goncangan yang mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan zat-zat gizi selama kehamilan.000 per bulan. 2010). (Istibsaroh.262. Umur Pengertian: 1) Umur adalah lama waktu hidup atau ada sejak dilahirkan atau diadakan (Purwodarminto. Sedangkan pada umur 35 tahun terkait dengan kemunduran dan penurunan daya tahan tubuh serta berbagai penyakit yang menimpa diusia ni serat makin tua umur ibu maka akan terjadi kemunduran yang progresif dari endometrium sehingga untuk mencukupi kebutuhan nutrisi janin diperukan pertumbuhan plasenta yang lebih luas. Kenaikan upah tertinggi terjadi di Kabupaten Demak.2 persen. (Dinas pendapatan Kota Semarang. Umur seorang ibu berkaitan dengan alat-alat reproduksi wanita. yakni mencapai 19.27 persen sedangkan kenaikan terendah adalah Kabupaten Brebes yang hanya naik 5.

psikologi. demikian pula anak yang dilahirkannya. Kehamilan risiko tinggi pada umur 35 tahun keatas adalah kehamilan yang dapat menyebabkan ibu hamil . 2002) a) Umur Ibu Hamil: Umur seorang wanita pada saat hamil sebaiknya tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. sosial. yaitu sekitar umur 20 tahun. Salah satunya adalah kelahiran bayi prematur. Kesiapan seorang perempuan untuk hamil harus siap fisik.25 ternyata 2-5 kali lebih tinggi daripada kematian maternal yang terjadi pada umur 20-29 tahun. sehingga kelainan tersebut tidak menyebabkan risiko besar baik ibu atau bayinya. (2) Umur ibu lebih dari 35 tahun Wanita yang hamil pada umur 35 tahun atau lebih harus waspada terhadap risiko-risiko yang mungkin terjadi sehingga sangat penting bagi ibu yang berumur lebih dari 35 tahun keatas mendapat perawatan selama kehamilan lebih dini yang tepat. (Ruswana. 2006) (1) Umur ibu kurang dari 20 tahun Wanita disebut siap secara fisik jika ia telah menyelesaikan pertumbuhan tubuhnya. Hal ini terjadi karena dari segi biologis pertumbuhan dan perkembangan alat-alat reproduksi belum seluruhnya normal. dan ekonomi. sehingga umur 20 tahun bisa dijadikan pedoman kesiapan fisik. Umur yang kurang dari 20 tahun atau yang lebih dari 35 tahun. Kematian meningkat sesudah umur 20-35 tahun (Witknjosatro. Kehamilan pada umur kurang dari 20 tahun akan cenderung mengalami komplikasi. Ketika berhenti tumbuh. berisiko tinggi untuk melahirkan. mental. emosi.

2008. yaitu kelahiran kombinasi dari retardasi mental dan abnormalitas bentuk fisik yang disebabkan oleh kelainan kromosom. p. (b) Ibu muda pada waktu hamil sering mengalami ketidakteraturan tekanan darah yang berdampak pada keracunan kehamilan serta kekejangan yang berakibat kematian. sebelum persalinan berlangsung. akan rawan dibandingkan yang berumur 20 tahun untuk menderita tekanan darah tinggi. antara lain (Saleh. 2004) : (a) Ibu muda pada waktu hamil kurang memperhatikan kehamilannya termasuk kontrol kehamilan yang tidak rutin.26 dan bayi menjadi sakit dan / atau meninggal. Lis. Risiko-risiko yang mungkin terjadi pada ibu yang hamil berumur 35 tahun atau lebih. Bahaya yang di timbulkan pada ibu hamil dengan risiko yang tinggi di antaranya adalah bayi prematur. Risiko terjadinya kelainan kromosom pada anak 1) Kelainan kromosom down syndrome (paling banyak muncul).61) Kendala yang mungkin terjadi pada kehamilan dengan umur kurang dari 20 tahun. . 2004) : Munculnya masalah kesehatan yang kronis Wanita yang hamil diatas umur 35 tahun. Abdul. (c) Kehamilan umur muda (dibawah 20 tahun) berkaitan dengan munculnya kanker rahim. Ini akan meningkatkan risiko kehamilan. yaitu (BKKBN. Banyak faktor risiko ibu hamil dan salah satu faktor yang penting adalah umur.(Sinsin.

27 2) Risiko terjadinya keguguran Keguguran dapat terjadi pada tiga bulan pertama pada wanita dengan semua golongan umur. 5) Risiko terjadinya kehamilan ektopik terganggu Kehamilan ektopik adalah kehamilan dengan hasil konsepsi berimplantasi di luar endrometrium rahim (Mochtar. Risiko ini meningkat pada wanita berumur 35 tahun atau lebih. p.365) Serta dapat menyebabkan perdarahan selama persalinan dan dapat membahayakan baik pada ibu maupun bayinya. 4) Risiko melahirkan bayi premature Ibu yang hamil pada umur 35 tahun atau lebih. 3) Risiko terjadinya plasenta previa Plasenta previa adalah plasenta yang letaknya abnormal. (Winkjosastro. yaitu pada segmen bawah uterus sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir. 2000) . 2004. kemungkinan dapat melahirkan bayi dengan umur kehamilan kurang dari 37 minggu.

Kerangka Teori Faktor Internal • Pendidikan • Pendapatan • Umur Pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan. Kecamatan Mranggen. Faktor Eksternal • Lingkungan Sumber: Modifikasi Notoatmodjo (2003) dan Nursalam (2003) C. . Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah : 1. Kabupaten Demak Tahun 2010”.28 B. Kerangka Konsep Karakteristik Ibu : Umur Tingkat pengetahuan tentang Pendidikan tanda bahaya kehamilan Pendapatan D. “Ada hubungan umur ibu hamil primigravida dengan tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan di RB YKWP Desa Kangkung Senggrong.

. Kabupaten Demak Tahun 2010”. Kecamatan Mranggen.29 2. “Ada hubungan pendidikan ibu hamil primigravida dengan tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan di RB YKWP Desa Kangkung Senggrong. Kabupaten Demak Tahun 2010”. 3. “Ada hubungan pendapatan ibu hamil primigravida dengan tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan di RB YKWP Desa Kangkung Senggrong. Kecamatan Mranggen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful