SAP MIOM

PENYULUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA DI RSUD Dr.

SOETOMO SURABAYA SATUAN ACARA PENYULUHAN Hari/tanggal Tempat Waktu Materi A. Tujuan Tujuan Instruksional Umum Setelah mendapatkan penyuluhan, peserta mampu menerapkan materi penyuluhan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mendapatkan penyuluhan peserta mampu: a. b. c. d. e. Memahami pengertian mioma uteri Memahami etiologi mioma uteri Memahami manifestasi klinis mioma uteri Memahami pemeriksaan penunjang mioma uteri Memahami penatalaksanaan mioma uteri : Rabu/25 Januari 2012 : Poli Kandungan : (45 menit) : Mioma Uteri

f. Memahami pencegahan mioma uteri B. Sasaran Pengunjung Poli Kandungan RSUD Dr. Soetomo Surabaya C. Materi Pengertian mioma uteri Etiologi mioma uteri Manifestasi klinis mioma uteri Pemeriksaan penunjang mioma uteri Penatalaksanaan mioma uteri Pencegahan mioma uteri

Metode Ceramah Tanya Jawab E. Setting waktu WAKTU 1 . 30 Menit Menjelaskan Menyebutkan Penyuluh/ • ab Menjaw penyaji : • Memperhatikan tujuan dari penyuluhan materi yang akan diberikan Pelaksanaan : Membuka dengan • • Mendengarkan Memperhatikan Memperkenal • Menjawab salam KEGIATAN PESERTA PELAKSANA Moderator: mengucapkan salam. Setting 1. • Memberikan pertanyaan kepada peserta seputar mioma uteri untuk evaluasi awal • tentang Menjelaskan definisi mioma • hatikan Memper uteri • • Menjelaskan etiologi mioma uteri Menjelaskan • hatikan • hatikan Memper tentang tanda dan gejala Memper mioma uteri • tentang Menjelaskan pemeriksaan • hatikan Memper penunjang mioma uteri • uteri Menjelaskan penatalaksanaan mioma • Memper . 5 Menit KEGIATAN PENYULUHAN Pembukaan : • kegiatan • kan diri • • 2 .D.

• tentang Menjelaskan pencegahan hatikan mioma uteri • Memberi • hatikan Memper kesempatan kepada peserta untuk bertanya • ukan yang dipahami 3 . • Mengucapkan salam penutup Mengucapkan atas peran • ab salam Menanyakan kepada peserta • Mengaj pertanyaan materi kurang Moderator : Menjaw mengenai ab pertanyaan • garkan Menjaw Menden tentang materi yang telah 2. Setting Tempat flipchart Moderato r peserta fasilitator peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta penyaji peserta peserta fasilitato r observe r . 10 Menit Evaluasi & Terminasi: • ulang diberikan • terimakasih serta peserta.

Eni Puji Lestari. Harum Wulan Sari. Kriteria Evaluasi 1.Kep 2. 1. Pengorganisasian .F. Peserta menjawab pertanyaan yang diajukan moderator. Evaluasi Proses • Peserta antusias terhadap materi penyuluhan • Peserta tidak meninggalkan tempat sebelum penyuluhan selesai • Peserta mengajukan pertanyaan dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan 3. Soetomo Surabaya • Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan 15 menit sebelum acara dimulai dengan mempersiapkan flipchart dan kursi 2. S. Moderator 2.Kep H. S. G. S. S.Kep : Yurike Septianingrum. Pembicara 3. Media 1.kep : 1. Observer 4. Evaluasi Hasil • Peserta mengetahui tentang retardasi mental dan hal–hal apa saja yang dapat dilakukan dalam mencegah mioma uteri dengan menanyakan kembali kepada peserta tentang materi. • Evaluasi Struktur Peserta hadir ditempat penyuluhan minimal 10 orang • Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di Poli Kandungan RSUD Dr. Fasilitator flipchart Leaflet : Choirul anwar. 2.Kep : Oktaffrastya. S.

Miom membesar pada usia reproduksi dan mengecil pada pascamenopause. Pada wanita yang sudah masuk ke dalam masa menopause. Karena ada hubungan antara mioma dengan hormon estrogen maka: 1. Materi Penyuluhan 1. Mulanya satu sel. Tumor ini merupakan pembesaran otot polos rahim (miometrium) dan diisi dengan jaringan ikat. 3. Tumor ini tumbuh secara perlahan dan tidak diketahui oleh penderitanya. 3. Tumor biasa diketahui setelah berusia akhir 30an dan 40 tahun. 2008) 2. 2008) Mioma uteri atau miom atau fibroid uteri (uterine fibroids) adalah tumor yang biasanya jinak dan paling sering terjadi pada organ reproduksi wanita. (Andreas Erick. Manifestasi klinis Sebagian penyakit ini ditemukan secara kebetulan pada saat pemeriksaan panggul rutin. ukuran mioma akan berkurang. Definisi Mioma uteri adalah suatu tumor jinak yang tumbuh dalam otot uterus. berbatas tegas. kemudian membelah berkali-kali dan membentuk massa pucat. Hormon estrogen mempengaruhi timbulnya mioma uteri. Mioma uteri berasal dari jaringan otot polos uterus (miometrium). Pembesaran ini dibungkus dengan selaput. dan kenyal. Mioma bisa menyebabkan gejala yang luas termasuk perdarahan menstruasi yang banyak dan penekanan pada pelvis (Dr. Sedangkan pada wanita hamil mioma akan membesar dan mengecil setelah partus. Mioma uteri atau fibroid uterus adalah pertumbuhan jaringan jinak dalam uterus. Etiologi Walaupun mioma uteri ditemukan terjadi tanpa penyebab yang pasti. namun dari hasil penelitian Miller dan Lipschlutz dikatakan bahwa myoma uteri terjadi tergantung pada sel-sel otot imatur yang terdapat pada “Cell Nest” yang selanjutnya dapat dirangsang terus menerus oleh hormon estrogen. (Fefendi. 2. Pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya. Miom sangat responsif terhadap stimulasi growth hormon pada uterus. Pertumbuhan tersebut tidak berhubungan dengan keganasan dan hampir tidak pernah berkembang menjadi kanker. Yang paling sering ditemukan adalah: . Mioma uteri bukanlah suatu keganasan dan tidak juga berhubungan dengan keganasan. 2005).G. Haviz Yuad. Gejala yang timbul bergantung pada lokasi dan besarnya tumor. yang berbeda dengan jaringan di sekitarnya.

Perdarahan yang banyak. mioma uteri cenderung membesar. d. Sewaktu-waktu bisa prolaps melewati cerviks dan mungkin tidak akan bergejala ataupun bisa menyebabkan perdarahan yang banyak. Pasangan suami istri sering kali sulit untuk punya anak (infertilitas) disebabkan Abortus Dismenorea Menorraghia atau metroraghia Anemia gravis gangguan pada tuba. lainnya sehingga menimbulkan gejala sakit kalau kencing. perdarahan yang banyak setelah melahirkan. Gejala-gejala klinis lain yang dapat muncul saat masa kehamilan antara lain : a. b. terkadang menonjol ke cavum uteri. disertai nyeri tekan saat palpasi Demam ringan Leukositosis sedang Terkadang peritoneum perietalis yang menutupi mioma (yang mengalami infark) meradang dan terjadi friction rub (bising gesek) peritoneum. Submukosa : Terletak dibawah endometrium. miom dapat mengganggu sehingga membawa dampak berupa kelainan letak bayi dan plasenta. dan sering juga terjadi perubahan dari tumor yang menyebabkan perdarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri. Umumnya gejala dan tanda mereda beberapa hari. Nyeri lokal. Klasifikasi Pembagian mioma berdasarkan letaknya pada korpus uteri adalah: 1. Selain itu. tangkai tumor bisa terputar. terhalangnya jalan lahir. b. d. selama kehamilan. Kehamilan juga bisa memiliki dampak memperparah miom itu sendiri. rektum atau organ rongga panggul adanya gangguan kontraksi rahim akibat massa tumor. f. h. Saat hamil. Menoragia merupakan gejala . tetapi peradangan dapat memicu persalinan. karena permukaan rongga rahim yang lebih luas dan Penekanan pada kandung kemih. dan gangguan pelepasan plasenta. penyumbatan. c. c. bahkan bisa menyebabkan keguguran. kelemahan pada saat kontraksi rahim. Sering kali penderita merasa nyeri pinggang atau kaki akibat miom mengalami degenerasi atau kontraksi uterus berlebihan pada mioma yang tumbuh ke dalam rongga rahim. e.a. Pada kehamilan. g. 4. dan susah buang air besar. ureter. gangguan implantasi pada endometrium.

Dimana gejala yang muncul tergantung kombinasi dari ukuran .tersering dan biasanya bertumbuh terus. . jumlah. Selanjutnya mioma uteri yang sebelumnya tidak bergejala mungkin tumbuh menjadi bergejala. Waktu kuretase terlihat sebagai suatu tonjolan (curet bump). dapat membentuk komponen subserosa atau submukosa. 2. Mioma yang besar bisa juga menjadi infark (degenerasi ) yang bisa menyebabkan nyeri yang ekstrem. Subserosa : Terletak tepat dibawah lapisan serosa uterus dan menonjol kepermukaan uterus. Sebaliknya beberapa mioma mulai mengecil seiring perubahan rangsangan esterogen dan gejala mioma secara spontan berkurang setelah menopouse. Vena dipermukaannya dapat pecah dan terjadi perdarahan intra abdomen. Mioma subserosa dapat tumbuh diantara ligamentum dan disebut miom intraligamenter. dapat menjadi besar dan berbenjol. Beberapa mioma pedunculata bisa mengalami torsi yang menyebabkan nyeri yang hebat seperti torsi dari ovarium. dan lokasi dari mioma itu. Nyeri akut dari mioma tidak sering dan biasanya pada mioma yang bertangkai 1 atau 2. Secara umum mioma tumbuh sebagai hasil dari rangsangan esterogen yang muncul sampai menopouse. relatif sedikit menyebabkan gejala yang secara nyata. Mioma intramural. Menurut beberapa teori mioma juga dapat tumbuh dengan adanya stimulasi growth hormon pada rahim. dapat menjadi parasitic miom/wandering fibroid. Mioma subserosa dan sumukosa kadang-kadang melekat ke uterus hanya melalui sebuah tangkai (pedunkulata). atau keduanya. 5. Intramural : Terletak di miometrium. Patofisiologi Mioma adalah suatu yang umum. 3. Selain itu jika mendapat vaskularisasi dari omentum. seiring dengan pertumbuhannya.

mungkin dikarenakan pengaruh hormonal. Perdarahan abnormal biasanya merupakan hasil dari distorsi dari cavum endometrial oleh mioma. Pemeriksaan laboratorium yang perlu dilakukan adalah darah lengkap terutama untuk mencari kadar Hb. Imaging 1. 2. beberapa pasien terjadi perdarahan menstruasi yang banyak atau menorhagia dari mioma single. 3. Pemeriksaan laborat lain disesuaikan dengan kondisi klinis dan keluhan klien. Mioma uteri bisa tumbuh jadi lebih besar mendekati ukuran kehamilan aterm. dapat berubah bentuk. Tumor menjadi lebih lunak saat kehamilan. Histerosalfingografi Digunakan untuk mendeteksi mioma uteri yang tumbuh ke arah kavum uteri pada pasien . kecil sesuai letak miomanya. 2. Pengaruh kehamilan dan persalinan terhadap mioma uteri antara lain: 1. 6. Ini bisa ditemui dari suatu mioma tunggal yang besar atau dari kombinasi dari multiple mioma yang berukuran kecil. Komplikasi ini lebih sering terjadi dalam masa nifas karena sirkulasi dalam dalam tumor berkurang akibat perubahan sirkulasi yang dialami oleh wanita setelah bayi lahir. Dalam banyak kasus kombinasi mioma dengan kehamilan tidak mempunyai arti apaapa. Mioma uteri berukuran besar terlihat sebagai masa pada abdomen bawah dan pelvis dan kadang terlihat tumor dengan kalsifikasi. Pemeriksaan penunjang a. Laboratorium akibat dari mioma uteri adalah anemia akibat perdarahan uterus yang berlebihan dan kekurangan zat besi. Torsi menyebabkan gangguan sirkulasi dan nekrosis yang menimbulkan perubahan gambaran klinik perut secara mendadak (acute abdomen).Penekanan dan gejala nyeri biasanya merupakan hasil efek dari masa tumor. sehingga terjadi perdarahan dan nekrosis. Mioma uteri subserosum yang bertangkai dapat mengalami putaran tangkai akibat desakan uterus yang makin lama makin membesar. Tumor tumbuh lebih cepat dalam kehamilan akibat hipertrofi dan edema. terutama dalam bulan-bulan pertama. Di pihak lain kombinasi itu dapt menyebabkan komplikasi obstetrik yang besar artinya. dan mudah terjadi gangguan sirkulasi di dalamnya. USG pemeriksaan dengan USG akan didapat masa padat dan homogen pada uterus. Sekali lagi hal tersebut tergantung dari besarnya dan lokalisasinya. b. Beberapa mioma bisa menekan ureter dan bisa menyebabkan hydronefrose dan yang sangat jarang obstruksi ureter. terutama ditengah-tengah tumor.

Keadaan umum pasien Terapi yang digunakan untuk mengatasi nyeri biasanya berupa analgesia misalnya . Hindari hubungan seks terlalu dini 5. b) Ukuran sebesar gravida 12 – 14 minggu . kendati sudah memiliki berbagai keluhan. hanya diangkat bila besarnya lebih dari uterus gravida 14 minggu atau multiple atau telah terjadi torsi 3. MRI Lebih akurat untuk mendeteksi lokasi. 4. Hindari berganti-ganti pasangan 6. yang penting pemeriksaan periodic dengan pemeriksaan pelvic setiap 3-6 bulan. tak perlu khawatir bila sejak awal kita sudah melakukan pencegahan. Pencegahan dan Penatalaksanaan Pencegahan Kita tahu penyakit ganas ini menduduki peringkat atas sebagai pembawa kematian. Lokasi dan jenis tumor Mioma intramural/subserosa. Umur pasien 5. Pada kenyataannya. jika dibiarkan kanker akan semakin mengganas. c) Apabila paska menopause mioma menjadi besar. masih banyak wanita yang enggan memeriksakan diri ke dokter kandungan.pertumbuhan cepat dan tanpa gejala biasanya harus dioperasi. Besar dan ukuran mioma a) Ukuran uterus sebesar kehamilan 12 minggu : 55 % mioma tidak perlu tindakan. Jauhi rokok 2. dicurigai sebagai leiomiosarkom dan harus segera ditindak. Yang terjadi di sini justru sebaliknya. pencegahan menjadi bagian terpenting dari risiko kanker dengan mencegah terpaparnya substansi yang menyebabkan risiko terjadinya kanker tersebut. Tapi. Diet rendah lemak 3. ukuran dan jumlah mioma uteri 7.infértil. Masih menginginkan anak atau tidak 6. Konsumsi vitamin C 4. 2. Yang harus dilakukan: 1. Selalu menjaga kebersihan daerah kewanitaan Penatalaksanaan Penanganan mioma uteri biasanya didasarkan beberapa hal antara lain: 1.

pengecilan tumor sementara dengan obat-obatan GnRH analog. cukup dilakukan pemeriksaan rutin setiap 3-6 bulan sekali. resiko infeksi meningkat dan kemungkinan penyembuhan infeksi berkurang. 1998). dapat dipisahkan/dikupas dari massa tumornya. Biasanya dilakukan kuret terlabih dahulu untuk menyingkirkan kemungkinan adanya keganasan. Histerektomi Totalis & Supravaginalis Adapun cara penanganan pada mioma uteri yang perlu diangkat adalah dengan pengobatan operatif diantaranya yaitu dengan histerektomi dan umumnya dilakukan histerektomi total abdominal. perut pada malignan neoplasmatic desease. perlu diberikan transfusi darah dan obat penghilang rasa nyeri.kodein. sehingga dapat mempertahankan fungsi menstruasi pada wanita muda. kecuali apabila dilakukan histerektomi. Histerektomi supravaginalis adalah tindakan pembedahan untuk mengangkat uterus namun dilakukan amputasi pada corpus uteri supravagina. Tindakan operasi yang dapat dilakukan antara lain: a. mioma memiliki lapisan kapsul yang tegas. Miomektomi Indikasi mioma uteri yang diangkat adalah mioma uteri subserosum bertangkai. 1998). TAH–BSO adalah suatu tindakan pembedahan untuk mengangkat uterus. Susan Martin. Dalam hal ini kedua tuba falopi dan ovarium tidak ikut terangkat. leymioma dan chronic endrometriosis (Tucker. b. serviks. kehamilan serta menyebabkan perlengketan dan residif (Tucker. Tindakan operasi dilakukan jika tumor membesar dan bila timbul gejala penekanan dan nyeri dan perdarahan yang terus menerus Kerugiannya miomektomi antara lain dapat melemahkan dinding uterus dan menyebabkan ruplura uteri saat Susan Martin. misalnya sonde atau kuret. Bila tumor berukuran kecil dan tidak membesar. Jika terjadi komplikasi dan timbul perdarahan. kedua tuba falopi dan ovarium dengan melakukan insisi pada dinding. Tindakan histerektomi total tersebut dikenal dengan nama Total Abdominal Histerektomy and Bilateral Salphingo Oophorectomy (TAH-BSO). Mioma dapat terinfeksi apabila miomanya terletak dekat dengan tempat implantasi plasenta atau terjadi perforasi mioma oleh instrumen. Miomektomi biasanya dilakukan pada wanita muda yang masih menginginkan adanya kehamilan. . Apabila mioma mengalami infark.

2009.Daftar Pustaka Bobak. 1990. Jakarta: EGC Hamilton. Dasar-Dasar Keperawatan Maternitas. Obstetri Patologi. Sinopsis Obstetri I. Bandung: Elstar Offset . 2004. Buku Ajar Keperawatan Maternitas.Ilmu Kebidanan. Jakarta: EGC FK Unpad. Jakarta: EGC Mochtar. Mary. Rustam. Sarwono. 1995. Jakarta: EGC Prawirohardjo. 1984.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful