You are on page 1of 9

LAPORAN KASUS UJIAN GIGI DAN MULUT

Dislokasi Temporo Mandibular Joint Bilateral

RSPAD GATOT SOEBROTO DEPARTEMEN GIGI DAN MULUT

STATUS PASIEN

I.

IDENTITAS Nama Jenis kelamin Umur Alamat Pekerjaan Tanggal masuk Ruang perawatan No. CM : Tn. R H : Laki-laki : 21 tahun : Asrama Yonif 134 /TS Batam : TNI AD : 13 Juli 2011 : Poliklinik Bedah Mulut : 375534

II.

ANAMNESIS Tanggal pemeriksaan Keluhan utama : 2 Agustus 2011 :

Tidak dapat membuka dan menutup mulut sejak 2 bulan SMRS. Keluhan tambahan :

Nyeri, susah makan dan bicara, mulut terasa pegal.

Riwayat perjalanan penyakit :

Pasien datang ke Poliklinik Bedah Mulut RSPAD Gatot Soebroto. Pasien merupakan rujukan dari Rumah Sakit Angkatan di Batam . Pasien mengeluh tidak dapat membuka dan menutup mulut sejak 2 bulan SMRS. Nyeri pada persendian mulut tersebut dirasakan terutama saat minum air dan makan. Pasien mengaku susah makan dan bicara serta mulutnya terasa pegal. Menurut pasien, awalnya pipi kanannya disikut oleh temannya saat sedang bemain bola kemudian pasien terjatuh ke Tanah. Setelah itu yang dirasakan pasien, pipi kanannya membengkak. Lalu oleh pasien dikompres dan minum obat, Namun pasien lupa nama obat yang diminumnya. Saat itu pasien masih dapat makan nasi, minum dan bicara seperti biasa dan bengkaknya mulai mereda. 2 minggu kemudian, menurut pengakuan pasien ia batukbatuk dengan kencangnya sampai terdengar bunyi klik. Sejak saat itu mulut pasien tidak dapat membuka dan menutup. Sehari-harinya pasien hanya makan yang cair-cair saja. Berbicara menjadi terbatas. Dalam beberapa hari pasien mengeluh nyeri dan pegal pada otot-otot pipi pasien. Kemudian pasien dibawa berobat ke rumah sakit di Batam. Pasien pun kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

STATUS UMUM

Riwayat penyakit dahulu :

Riwayat hipertensi disangkal Riwayat penyakit jantung disangkal

Riwayat DM disangkal Riwayat asma disangkal


Riwayat alergi obat disangkal

Riwayat alergi makanan disangkal Riwayat penyakit keluarga :


Riwayat hipertensi disangkal Penyakit jantung disangkal Riwayat DM disangkal

Riwayat asma disangkal III. PEMERIKSAAN FISIK A. Pemeriksaan Umum : Tampak sakit sedang : Compos Mentis : 130/90 mmHg : 80 kali/menit : 18 kali/menit : 37 0C : 166 cm /58 kg : Turgor kulit baik, warna kulit sawo matang

Keadaan umum Kesadaran Tekanan darah Nadi Pernapasan Suhu TB/BB Kulit

Mata

: Conjungtiva tidak tampak pucat dan sklera tidak tampak ikterik

THT

: Telinga : discharge (-), tampak serumen sedikit, membran timpani intak pada kedua telinga Hidung : discharge (-), mukosa konka kemerahan normal dan eutrofi Tenggorok : uvula ditengah, faring hiperemis(-)

Thorax Abdomen

: Suara napas vesikuler, ronchi / wheezing, -/: Datar, supel ,bising usus (+), hepar dan lien tidak teraba, tympani pada seluruh kuadran.

Ekstremitas

: Akral hangat, edema (-)

B.

Pemeriksaan Lokal

Ekstra oral : Bentuk kepala Bentuk muka Profil Simetris muka Mata Hidung : Normocephali : Oval : Tampak cembung : Simetris : Palpebra tampak normal, tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan

Telinga Sendi rahang Bibir/mulut Kelenjar

: Tidak tampak kelainan : dalam batas normal, bergerak bebas : Tidak tampak kelainan : kelenjar getah bening tidak teraba membesar

Intra oral : Kebersihan mulut Mukosa Karang gigi Caries Gigi goyang Lidah Palatum Ginggiva Recessi ginggiva Oklusi Artikulasi : Oral hygiene baik : dalam batas normal :: Tidak ada : Tidak ada : Bersih, tidak tampak kelainan : Tidak tampak kelainan : kemerahan : Tidak ada : Tidak terganggu : Tidak terganggu

STATUS PRAESENS Buccal superfisial Buccal superfisial

Kanan

Kiri

media

Buccal

Buccal

IV.

DIAGNOSIS Dislokasi Temporo Mandibular Joint

V.

DIAGNOSIS BANDING -

VI.

PEMERIKSAAN PENUNJANG ANJURAN

Periksa lab: Hb, Ht, Leukosit, dan Trombosit GDS

Rongent thorax CT- scan

VII.

RENCANA TERAPI Non medikamentosa : Reposisi mandibula dengan open reduction Post reposisi dilakukan pemasangan Intra Maxillary Fixation dengan wire. Observasi

Medikamentosa:

Asam mefenamat 3 x 500 mg Amoxilin 3 x 500 mg

VIII.

PROGNOSIS

Ad bonam