You are on page 1of 25

REFERAT CA GASTER

Disusun Oleh : Nunung Irmawati (107103003825) Neng Ayu Rati P (107103000608)

Pembimbing : Dr. Arnold, Sp.PD

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam RSUP Fatmawati Jakarta

BAB I PENDAHULUAN CA GASTER Ca gaster pernah menjadi kanker paling umum kedua di dunia. Di sebagian besar Negara maju, tingkat Ca Gaster telah menurun secara drastic selama setengah abad terakhir. Di Amerika Serikat, Ca Gaster saat ini merupakan kanker yang paling umum dan menempati peringkat ke 14. Penurunan Ca Gaster di kaitkan dengan meluasnya penggunaan pendingin, yang telah memiliki beberapa efek menguntungkan, yaitu peningkatan konsumsi buah-buhan segar dan sayuran, asupan garan menurun, penurunan kontaminasi makanan oleh senyawa karsinogenik yang timbul dari pembusukan produk daging unrefrigerated. Garam dan makanan asin dapat merusak mukosa gaster, dan dapat menyebabkan peradangan dan peningkatan sintesis DNA dan proliferasi sel. Faktor lain yang mungkin berkontberhubungan dengan penurunan tingkat Ca Gaster yaitu rendahnya infeksi Helicobakter pylori kronis, berkat sanitasi yang baik dan penggunaan antibiotic dan semakin meningkatnya skrining di beberapa Negara. Namun demikian, Ca Gaster masih merupakan penyebab paling umum kedua yang menyebabkan kematian terkait kankgker di dunia, dan tetap sulit untuk kesembuhan di Negaranegara barat. Terutama karena kebanyakan pasien datang dengan penyakit yang sudah semakin lanjut. Bahkan pasien dengan kondisi yang baik dan telah melakukan reseksi bedah kuratif seringkali meninggal karena penyakit Ca Gaster berulang. Namun, 2 studi telah menunjukkan peningkatan kelangsungan hidup dengan terapi adjuvant yaitu suatu studi AS dengan menggunakan kemoradiasi pasca operasi dan sebuah studi di Eropa yang menggunakan kemoterapi pra operasi dan pasca operasi yang menunjukkan penurunan jumlah kematian. Anatomi Lambung Abdomen ialah rongga terbesar di dalam tubuh. Bentuknya lonjong dan meluas dari atas dari diafragma sampai pelvis bawah. Rongga abdomen dilukiskan menjadi dua bagian – abdomen yang sebenarnya, yaitu rongga sebelah atas dan yang lebih besar, dan pelvis yaitu rongga sebelah bawah dan lebih kecil.

ligamentum inguinale • Caudal : facies intestenalis ossis ilei dan bidang semu yang melalui linea terminalis ossis coxae Abdomen oleh sepasang bidang semu vertikal (planum sagitale dextrum et sinistrum) dan sepasang bidang semu horisontal (planum transpyloricum di cranial dan planum trans tuberculare/intertuberculare di caudal) dibagi menjadi 9 regiones.Batas permukaan abdomen adalah garis yang ditarik pada permukaan tubuh dari processus xiphoideus sterni ke kanan dan ke kiri mengikuti arcus costarum. bagian ventral musculi : obliquus externus. transversus abdominis dan aponeurosisnya. obliquus internus. selanjutnya ke anterior sampai symphisis (ossium) pubis). kemudian ke caudal sepanjang tepi lateral m.latissimus dorsi sampai crista iliaca. yakni: • Region epigastrium • Region hypochondrium • Region umbilicalis • Region lateralis • Region hypogastrium • Region inguinalis .rectus abdominis. Rongga atau ruang di dalam abdomen disebut cavitas abdominis. obliquus internus dan transversus abdominis : vagina musculi recti dan m. Dinding abdomen atau batas cavitas abdominis adalah: • Cranial • Dorsal • Lateral • Ventral : diafragma (sekat rongga badan) : vertebrae lumbales dan ligamenta serta otot-otot yang terdapat di sekitar atau melekat padanya : fascia lumbodorsalis dan sisi lateral dari musculi : obliquus externus.

bahwa alat-alat intraperitoneal memiliki mobilitas relatif tinggi dibanding alat yang retro-peritoneal. Bila ada indikasi dan diperlukan. curvatura major dan curvatura minor. terbentang dari permukaan bawah arcus costalis sinistra sampai regio epigastrica an umbilicalis. Gaster cenderung terletak tinggi dan tranversum pada orang pendek dan gemuk (gaster steer-horn) dan memanjang vertikal pada orang yang tinggi dan kurus (gaster berbentuk huruf J). Gaster terletak di bagian atas abdomen. Dengan demikian. perkusi dan auskultasi. mungkin saja berpindah kedudukan meski pada kondisi normal. Sebagian besar gaster terletak di bawah costae bagian bawah. • Mengatur kecepatan pengiriman chymus ke usus halus sehingga pencernaan dan absorpsi yang efisien dapat berlangsung. dan dua dinding. organ seperti intestinum tenue (kecuali duodenum) atau colon transversum misalnya. tetapi di antara ujung-ujung tersebut gaster sangat mudah bergerak. Mencampur makanan dengan getah lambung untuk membentuk chymus yang setengah cair. posisi tubuh. dan fase pernapasan. Gaster relatif terfiksasi pada kedua ujungnya. Yang perlu diingat di sini adalah. paries anterior dan paries posterior. dua curvatura.Proyeksi viscera pada permukaan abdomen penting untuk menduga kedudukan normal sebagian besar viscera abdominis. ostium cardiacum dan ostium pyloricum. . Penentuan fisik diagnosis lebih lanjut adalah secara palpasi. Bentuk gaster sangat berbeda-beda pada orang yang sama dan tergantung pada isi. Lambung Gaster (lambung) merupakan bagian saluran pencernaan yang melebar dan mempunyai tiga fungsi : • • Menyimpan makanan-pada orang dewasa gaster mempunyai kapasitas sekitar 1500 ml. Secara kasar gaster berbentuk huruf J dan mempunyai dua lubang. dapat dipikirkan pemeriksaan radiologis.

2. luar Lapisan yang peritoneal merupakan Lambung terdiri atas empat lapisan serosa. Lapisan submukosa yang terdiri atas jaringan areolar berisi pembuluh darah dan saluran limfe. - Serabut oblik yang terutama dijumpai pada fundus lambung dan berjalan dari orifisium kardiak. Gambar 1 Gambar 2 Lapisan Lambung lapisan : 1.Lokasi Ca Gaster di klasifikasikan berdasarkan hubungannya dengan panjang lambung. dan berada di bawah lapisan pertama. Sekitar 40 % dari kanker berkembang di bagian bawah. kemudian membelok ke bawah melalui kurvatura minor (lengkung kecil). Sebagian besar penurunan kejadian Ca Gaster dan kematian di Amerika Serikat pernah terkena Ca pada bagian bawah lambung. 40% di bagian di bagian tengah dan 15% di bagian atas. . Lapisan berotot yang terdiri atas tiga lapis - Serabut longitudinal. 3. Kejadian adenokarsinoma di kardia sebenarnya telah menunjukkan peningkatan secara bertahap. yang tidak dalam dan bersambung dengan otot usofagus Serabut sirkuler yang paling tebal dan terletak di pilorus serta membentuk otot sfinkter. 10% melibatkan lebih dari 1 bagian dari organ.

dan terdiri atas banyak kerutan atau rugue. Arteri gastroomentalis dextra berasal dari arteria gastroduodenalis. Arteri gastrica dextra bersal dari arteria hepatica communis. Membran mukosa dilapisi epitelium silindris dan berisi banyak saluran limfe. . Lapisan mukosa yang terletak di sebelah dalam.4. Arteri gastricae breves bersal dari arteriaa lienalis. Epithelium dari bagian kelejar yang mengeluarkan sekret berubah-ubah dan berbeda-beda di beberapa daerah lambung. Arteri gastroomentalis sinistra berasal dari arteria splenica. Arteri gastrica sinistra berasal dari truncus coeliacus. Semua ini berjalan dari kelenjar lambung tubuler yang bercabangcabang dan lubang-lubang salurannya dilapisi oleh epithelium silinder. Gambar 3 Pendarahan dan Persarafan Gaster Arteri berasal dari cabang truncus coeliacus. Epithelium ini bersambung dengan permukaan mukosa dari lambung. yang hilang bila organ itu mengembang karena berisi makanan. tebal. Permukaan mukosa ini dilintasi saluran-saluran kecil dari kelenjar-kelenjar lambung. Semua selsel itu mengeluarkan sekret mukus.

000 kasus baru terdiagnosa setiap tahunnya. Vena gastroomentalis dextra bermuara ke dalam vena mesenterica superior. 2006). berbeda-beda lokasinya. Eropa Timur. hal ini disebabkan karena angka harapan hidup 5 tahun yang mengecewakan yaitu tetap dibawah 20 %. Selain itu kanker yang terjadi pada lambung.000 penduduk pada tahun 1975 menjadi 8. 2006). dan America selatan. Amerika Utara.6 per 100 000 pada perempuan. Persarafan termasuk serabut-serabut simpatis yang berasal dari plexus coeliacus dan serabut-serabut parasimpatis dari nervus vagus dextra dan sinistra. Australia. Untuk jenis adenokarsinoma pada 30 tahun mengalami peningkatan lima sampai enam kali lipat. Selain jenis kelamin ras juga dapat mempengaruhi yaitu untuk ras yang berkulit putih memiliki resiko lebih tinggidibandingkan dengan orang yang berkulit hitam (Clark. dan hampir dua pertiga dari pasien meninggal. Jepang dan Korea memiliki tingkat kanker lambung tertinggi di dunia. Pada decade terakhir kanker gaster bagian distal dan proksimal mengalami penurunan yangcukup drastis. dan paparan lingkungan pada awal kehidupan merupakan hal yang esensial dalam pembentukan kanker gaster. sekitar 90%-95% dari semua keganasan pada lambung.000 penduduk pada tahun2002 di Amerika Serikat (Clark.lakidari pada perempuan. 2006) Adenokarsinoma merupakan jenis Ca Gaster tersering. Vena gastrica breves dan vena gastroomentalis sinistra bermuara ke dalam vena lienalis.7 per 100.Vena mengalirkan dari ke dalam sirkulasi portal. R et al.2 per 100 000 terjadi pada laki-laki dan28. Sebaliknya. Afrika Utara dan Timur.8 per 100. Tingkat insiden rendah ditemukan di Asia Selatan. Epidemiologi Pada tahun 1993 kanker lambung merupakan kanker yang paling umum kedua yang dapat menyebabkkan kematian setelah kanker paru di AS danEropa. berdasarkan data dari Surveillance Epidemiology and End Results (SEER) terlihat adanya penurunan insiden dari 11. dan Selandia Baru (Clark. R et al. Daerah insiden tinggi untuk noncardia adenokarsinoma lambung meliputi Asia Timur. Di Amenrika Serikat selama beberapa decade terakhir kangker pada setengah distal lambung telah menurun kejadiannya. kanker di kardia junction dan gastroesophageal telah . di Jepang 69. Kanker lambung banyak terjadi pada laki.Faktor lingkungan berperan dalam pembentukan dari kanker gaster. Vena gastrica sinistra dan dextra bermuara langsung ke vena portae hepatis. Sekitar 600. R et al.

Angka kejadian teringgi pada umur 50-59 tahun.000 Populasi ( Rasyid. Kejadian karsinoma lambung pada laki.laki lebih banyak dibandingkan perempuan. pemeriksaan histopatologiumumnya jenis adenokarsinoma.meningkat pesat. (<40thn) Tabel 1. Insiden kanker gaster per 100. 2005) Insiden Kanker lambung di Indonesia berdasarkan penelitian denganmelakukan pemeriksaan endoskopi saluran cerna bagian atas (SCBA ) dandiperkuat dengan pemeriksaan histopatologi. . Incident Ca Gaster telah meningkat secara dramatis. gambaran endoskopi sesuai klasifikasiBorrmann III dengan lokasi terbanyak pada daerah antrum ( Rasyid.Keluhan yang terbanyak adalah nyeri epigastrium. terutama pada pasien yang lebih muda. sejak Januari 2000 ± Desember 2004 di Rumah Sakit Pendidikan Akademis Jaury Jusuf Putra dan RumahSakit Pendidikan Wahidin Sudirohusodo Makassar dicatat 30 orang terkenakanker lambung. 2005) Distribusi usia kanker gaster pada Memorial Sloan Cancer Center 1985-2004.

Tabel. Infeksi Helicobakter Pylori . riwayat operasi lambung. infeksi Helicobakter Pylori.6 kali lipat dan lebih tinggi pada pria. gastritis atrofik kronis dan paparan radiasi. ikan asin. baik untuk jumlah rokok atau durasi meroko. 3. Diet yang meliputi buah-buahan dan sayuran lkaya vitamin C mungkin memiliki efek perlindungan. Sebuah meta-analisis dari 40 studi memperkirakan bahwa resiko itu meningkay sekitar 1. Rokok Merokok dikaitkan dengan peningkatan insiden kanker perut tergantung dari seberapa banyak (dosis) rokok yang di konsumsi. Faktor-faktor lingkungan yang terlibat dalam perkembangan Ca Gaster meliputi : diet. Diet Menurut penelitian diet kaya sayuran acar. baik keturunan atau karena dipengaruhi oleh lingkungan. polip adenomatosa. 2. 1. garam dan daging asap berkolerasi dengan peningkatan kejadian Ca Gaster.5-1. 2 Etiologi Kanker lambung mungkin sering multifaktorial.

pylori pada pasien dengan kanker gaster tipe intestinal namun tidak pada kanker gaster tipe difuse. Meskipun H.pylori dan kanker gaster. terutama kanker gaster distal. Pembentukan kanker gaster berhubungan dengan meningkatnya level antibody immunoglobulin G dan paling tinggi ketika interval antara infeksi H.pylori dan diagnosis kanker gaster lebih dari 10 tahun. Wu dan kawan-kawan menemukan bahwa IL17F488Ga dan genotip GG dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker lambung.pylori untuk pertama kali dari biopsi epitel gaster.6 Beberapa penelitian juga melaporkan hubungan yang signifikan antara infeksi H. Marshall dan Warren mengisolasi H.3. karena bakteri tersebut mampu mengakibatkan peradangan dalam jumlah yang luas. Peneliti lainnya juga menemukan tingginya infeksi H. Menariknya insiden ini sangat kuat untuk tumor yang terletak di antrum dan fundus dari lambung.pylori di perhitungkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai carcinogen kelas 1 . Pylori tertentu berhubungan erat dengan keganasan. teridentifikasi H. H Pylori infeksi berkaitan dengan gastritis atrofik kronis dan pasien dengan riwayat gastritis lama memiliki risiko 6 kali lipat menjadi Ca Gaster.pylori pada jaringan nonkanker pada hampir 90% pasien. Contohnya IL-17A dan IL-17F yaitu sitokin inflamasi yang memainkan peranan penting dalam peradangan. Namun tampaknya tidak berlaku utnuk tumor yang berasal dari kardia. Hanya strain H.Infeksi bakteri H. Selain itu daerah yang terjadi radang tersebut dapat bertransformasi menjadi maligna. bila dibandingkan dengan 32% kanker gaster tipe difuse. H. Pylori kronis adalah faktor risiko terkuat untuk Ca Gaster. Pada pasien yang menjalani reseksi karena kanker gaster tipe intestinal. Pada tahun 1982. Peranan H.pylori dalam menginisiasi cedera mukosa dan terjadinya gastritis atropik kronis telah diketahui dengan baik. Pylori menginfeksi kira-kira 50% dari populasi di dunia. karena respon tubuh kita terhadap peradangan sehingga mengeluarkan IL sehingga tambah memperparan peradangan dan peningkatan sekresi asam lambung.

pylori biasanya didapat saat usia muda. . yang merupakan predisposisi ulkus duodenum.pylori yang jarang terjadi. Perjalanan klinis lebih jauh bergantung pada faktor host dan bakteri. Pasien dengan output asam lambung yang rendah akan memiliki gastritis dari body gaster. yang merupakan predisposisi dari ulkus gaster dan memulai inisiasi kanker gaster.Pylori juga menyebabkan pembentukan mucosa associated lymphoid tissue (MALT) pada mukosa gaster.Gambar 4 Penjelasan Gambar: Infeksi H. Lymphoma malignant yang muncul dari jaringan MALT merupakan komplikasi lainnya dari H. Pasien dengan output asam lambung yang tinggi akan mempunyai gastritis predominan antral. Infeksi H. tetapi 80-90% asimptomatik. Infeksi akut akan menyebabkan hipochlorhydria sementara dan jarang terdiagnosa. Gastritis kronik akan terbentuk pada seseorang dengan koloni persisten.

Obesitas Obesitas meningkatkan risiko Ca Gaster kardia . Faktor Genetik Sekitar 10% dari kasus Ca Gaster memiliki riwayat keluarga dengan Ca Gaster. Riwayat Operasi Lambung Adanya riwayat operasi lambung sebelumnya terlibat sebagai risiko. 6. Penelitian retrospektif menunjukkan bahwa persentase kecil pasien yang melakukan pengangkatan polip memiliki bukti karsinoma invasive dalam polip. Ulkus Gaster Ca Gaster dapat berkembang di bagian lambung yang pernah di lakukan gastrektomi parsial. meskipun mutasi spesifik telah di identifikasi dari pasien Ca Gaster. Untuk tukak lambung dan ulkus lambung secara tersendiri dapat berkembang menjadi keganasan 7. Faktor genetic yang terlibat dalam Ca Gaster masih belum di pahami. 5. dan mutasi ini memiliki pola pewarisan dominan autosomal dengan penetrasi yang sangat tinggi. Penemuan ini telah menyebabkan beberapa penelitian menyimpulkan bahwa polip mungkin mewakili kondisi premaligna. Sebagai contoh mutasi Germiline Truncating dari E-kaderingen (CDH1) yang terdeteksi pada 50% Ca Gaster jenis difus. Alasannya adalah operasi yang mengubah pH normal lambung menyebabkan perubahan metaplastik dan displastik dalam sel lumen.4.

dibuktikan karsinoma lambung lebih sering terjadi pada orang dengangolongan darah A. Pada stadium lanjut bila sudah metastase ke hepar bisa mengakibatkan hepatomegali. Laki-laki lebih sering terserang dan sebagian besar kasus timbulsetelah usia 40 tahun (Sjamsuhidajat .Kasus stadium awal yang masih dapat dibedah untk tujuan kuratif memberikan angka ketahanan hidup 5 tahun sampai 50 %. Faktor genetik memegang peranan penting. 1997) Adanya nyeri perut.Kemoterapi diberikan untuk kasus yang . asites.8. 1997). Tumor yang sudah membesar akan menghimpit atau menekan saraf sekitar gaster sehingga impuls saraf akan terganggu.Pada stadium awal. 1997). Populasi lain yang terkena radiasi juga mungkin memiliki peningkatan Ca Gaster Patogenesis Karsinoma gaster merupakan bentuk neoplasma lambung yang palingsering terjadi dan menyebabkan sekitar 2.Penyebab kanker lambung tidak diketahui tetapi dikenal faktor-faktor predisposisi tertentu. Terpapar Radiasi Korban ledakan bom atom memiliki tingkat penigkatan Ca Gaster. Selain itu faktor ulkus gaster adalah salah satu faktor pencetus terjadinya karsinoma gaster (Sjamsuhidajat . penurunan pemenuhan kebutuhan oksigen di otak sehingga efek pusing sering terjadi (Sjamsuhidajat . Gejala biasanya timbul setelahmassa tumor cukup membesar sehingga bisa menimbulkan gangguananoreksia. dan gangguan penyerapan nutrisi di usus sehingga berpengaruh pada penurunan berat badan yang akhirnya menyebabkan kelemahan dangangguan nutrisi. teraba massa pada rektum. 1997).6 % dari semua kematian akibatkanker. Bila telah ada metastasis ke kelenjar limfe angka tersebut menurun menjadi 10 %.dan kelenjar limfe supraklavikuler kiri (Limfonodi Virchow) yangmembesar menunjukkan penyakit yang lanjut dan sudah menyebar. hal inilah yang menyebabkan nyeri tekan epigastrik (Sjamsuhidajat . 1997). hepatomegali. Bilaterdapat ikterus obstruktiva harus dicurigai adanya penyebaran di portahepatik (Sjamsuhidajat . Bila kerja usus dalam menyerap nutrisi makananterganggu maka akan berpengaruh pada zat besi yang akan mengalami penurunan yang akhirnya menimbulkan anemia dan hal inilah yangmenyebabkan gangguan pada perfusi jaringan. karsinoma gaster sering tanpa gejala karenalambung masih dapat berfungsi normal.

Pembedahan dilakukan dengan maksud kuratif dan paliatif. Untuk tujuan kuratif dilakukan operasi radikal yaitu gastrektomi (subtotal atautotal) dengan mengangkat kelejar limfe regional dan organ lain yangterkena. Patologi . 1997). 1997). Kombinai sitostatik memberikan perbaikan 3040% untuk 2-4 bulan (Sjamsuhidajat .tidak dapat direseksi ataudioperasi tidak radikal. Sedangkan untuk tujuan paliatif hanya dilakukan pengangkatan tumor yang perforasi atau berdarah (Sjamsuhidajat .

Kebanyakan lokasi tumor berada pada daerah antropilorik. sedangkan pada atrofi gaster didapatkan pada bagian atas gaster dan secara multisenter.Kebanyakan Ca Gaster adalah Adenokarsinoma (90-99%). dan lain-lain. Ulkus berukuran besar dengan tepi irregular meninggi. Karsinoma Gaster berasal dari perubahan epitel pada membran mukosa gaster. Terjadi pembentukan lumbang ekstensif di mukosa lambung dengan daerah nekrotik abu-abu di bagian dalamnya . yang berkembang pada bagian bawah gaster. Karsinoma gaster terlihat beberapa bentuk: • Seperempat berasal dari propia yang berbentuk fungating dan tumbuh ke lumen sebagai massa • • • • • Seperempat berbentuk tumor yang berulserasi Massa yang tumbuh melalui dinding menginvasi lapisan otot Penyebarannya melalui dinding yang dicemari penyebaran pada permukaan (8%) Berbentuk linitisplastika (10-15%) Sepertiganya karsinoma tidak berbentuk Gambar 5 Keterangan gambar: karsinoma lambung ulcerative. yang lain adalah limfoma. kurvatura minor lebih banyak dari pada kurvatura mayor. . leiomiosarkkom.

B tipe difus yang memperlihatkan sel ganas tersebut sendiri-sendiri. Beberapa 16ecade yang lalu. 30% tengah. dan diperkirakan distribusi kanker gaster 40% distal. yang menginvasi dinding otot lambung.Gambar 6 Keterangan Gambar: A. mayoritas kanker gaster berada pada distal gaster. tetapi akhir-akhir ini terdapat migrasi pada tumor kearah proksimal. dan terdapat peningkatan insiden yang signifikan pada pria usia ≥ 50 tahun dan wanita ≥ 70 tahun.7 Pada penelitian Ying liu dari data the Gastric Cancer Registry of Japan yang meneliti hubungan kanker gaster dan lokasi kanker di Jepang yang melibatkan 171721 kasus kanker gaster dari tahun 1975-1989 didapatkan bahwa insiden tumor pada sepertiga atas gaster pada usia muda meningkat dengan perlahan. tipe intestinal yang memperlihatkan sel ganas membentuk kelenjar. Insiden dari tumor sepertiga distal menurun secara signifikan pada pria dan wanita tetapi tumor yang berada pada sepertiga tengah . and 30% proximal. tampak merah dan menganduk musin di lamina propia dari mukosa yang utuh Lokasi Ca Gaster Lokasi dari tumor primer penting untuk perencanaan operasi.

Tipe diffuse tidak muncul dari lesi prekanker yang telah ada sebelumnya. Tipe intestinal muncul dari lesi prekanker seperti atropi gaster atau intestinal metaplasia pada gaster. yang memperlihatkan tipe histologi utama pada area endemic. Jenis kelamin pria juga menunjukkan fluktuasi insiden dibandingkan wanita Gambar 7 Klasifikasi Pada tahun 1965. muncul lebih sering pada wanita dan berusia muda. yang menyarankan adanya faktor lingkungan yang berperan dalam hal etiologi. yang menyarankan adanya faktor genetik yang berperan dalam hal etiologi.hanya menunjukkan perubahan yang kecil. . dan mempunyai hubungan yang tinggi dengan kondisi familial (golongan darah tipe A). yaitu intestinal dan diffuse. pada populasi usia lanjut dan memperlihatkan tipe histologis yang dominan dimana kanker gaster merupakan epidemic. lebih sering muncul pada pria. Laurén mendeskripsikan dua bentuk tipe histologi dari kanker gaster. Perubahan insiden dari kanker lambung diantara populasi seiring waktu atau antara populasi secara geografis merefleksikan adanya perbedaan atau perubahan dalam hal insidensi kanker gaster tipe intestinal.

dan akhirnya kanker. Adenokarsinoma tipe Intestinal Varian intestinal diperkirakan berasal dari sel mucus lambung yang mengalami metaplasia intestinal pada gastritis kronis. Karsinoma tipe ini timbul setelah usia 50 tahun dengan predominasi laki-laki 2:1 Kanker gaster tipe intestinal memperlihatkan progresi klasik karsinogenesis yang mirip dengan kanker kolon. DCC (deleted in colorectal cancer).Secara morfologik Ca Gaster di bagi menjadi dua tipe: 1. alterasi genetik termasuk mutasi gen berikut: microsatellite instability. Karsinoma tipe intestinal adalah pola yang frekuensinya terus berkurang di Amerika Serikat. dysplasia. Pylori) mengakibatkan terjadinya gastritis superfisial kronik. Pola kanker ini cenderung berdiferensiasi baik dan merupakan tipe yang sering ditemukan pada populasi beresiko tinggi. infeksi H. diet rendah vitamin C/E. merupakan target utama dalam mencegah kanker gaster tipe intestinal. yang kemudian akan berprogresi dari atrophic gastritis ke intestinal metaplasia. . Tumor tipe intestinal lebih sering terjadi pada usia lanjut dan pada jenis kelamin laki-laki. Paparan dari lingkungan (contohnya diet tinggi garam. dan APC (adenomatous polyposis coli). seperti atrophic gastritis dan intestinal metaplasia. Lesi prekanker.

Karsinoma tipe difus timbul pada usia lebih dini tanpa predominasi laki-laki. Kanker gaster tipe diffuse merupakan penyakit yang sering terjadi pada usia muda dan seringkali pada jenis kelamin wanita. Adenokarsinoma tipe Difus Varian difus diperkirakan timbul denuvo dari sel mucus lambung asli. begitu pula hubungannya dengan golongan darah tipe A. sangat . Yang lebih penting karsinoma lambung difus tidak banyak berubah frekuensinya dalan 60 thn terakhir dan sekarang membentuk sekitar separuh dari karsinoma lambung di Amerika Serikat.4 Metastase seringkali muncul lebih dini dikarenakan daya kohesinya kecil dan prognosisnya lebih buruk.4 Overexpression dari c-met. Bentuk familial telah dikenali.3. dan cenderung kurang berdiferensiasi. sebuah protooncogene.2. Penyebaran seringkali melalui transmural dan lymphatic. tidak berkaitan dengan gastritis kronis. tumor tipe diffuse merupakan poorly differentiated dengan signet-ring cells.

sangat unik pada kanker gaster tipe diffuse. terutama pada tumor stadium lanjut. Penurunan fungsi dan ekspresi dari E-cadherin (CDH1). makanan yang di asap • Perokok • Atrofi Lambung Disamping itu ada juga faktor-faktor risiko yang mempermudah terjadinya Ca Gaster: • Lanjut Usia (50-70thn) • Jenis Kelamin • Diet rendah buah-buhan dan sayuran • Metaplasia Usus • Anemia Pernicious • Polip adenomatosa lambung • Riwayat Ca Gaster dalam keluarga • Operasi lambung sebelumnya • Alkohol . Faktor Risiko Faktor risiko untuk Ca Gaster antara lain • • Infeksi Helicobacter Pylori Diet tinggi garam.besar pada tumor tipe diffuse.diet tinggi nitrat (nitosamin) sebagai pengawet. gastritis sangat jarang terjadi pada kanker gaster tipe diffuse. sebuah transmembran protein yang terlibat adhesi sel. Berkebalikan dengan tipe intestinal.

dan digunakan sebagai pengawet daging). menurunnya buah-buahan dan sayuran segar. kehilangan nafsu makan. Penyakit awal tidak memiliki gejala yang berhubungan. sering tidak terdapat infeksi helicobacter pylori dan gastritis kronis Gejala Klinis Di amerika serikat. disfagia.kepenuhan postpandrial. Sebagian besar gejala Ca Gaster mencerminkan penyakit lanjut.Faktor Risiko Menurut Tipe Kanker 1. mual muntah. namun beberapa pasien dengan keluhan ringan sering di diagnosis dengan Ca Gaster dini. kecuali mutasi herediter E-kaderin (jarang ditemukan). asupan garam berlebihan. makanan yang di asap. hematemesis dan penurunan berat badan Namun demikina secara umum keluhan utama Ca Gaster adalah : . Adenokarsinoma Tipe-Intestinal • • Makanan Nitrit yang berasal dari nitrat (ditemukan dalam makanan dan air munum. Adenokarsinoma Tipe-Difus Faktor risiko belum di ketahui. sekitar 25% pasien Ca Gaster datang dengan penyakit lokal. acar. • • • • Gastritis Kronis dengan metaplasia Intestinal Infeksi Helicobakter Pylori dan Anemia Pernisiosa Kelainan Anatomi Setelah gastrektomi distal subtotal 2. pasien mungkin mengeluh gangguan pencernaan. melena. 31% hadir dengan penyakit regional dan 32% hadir dengan penyakit metastasis jauh.

Diagnosis Dan Staging . Pasien dengan penyakit Ca Gaster lanjut dapat hadir dengan perut yang membesar atau teraba massa pada abdomen. Dan kadang-kadang kelenjar linfe klavikula teraba.• Penurunan BB (82%) • Nyeri epigastrium (63%) • Muntah (41%) • Keluhan pencernaan (40%) • Anoreksia (28%) • Keluahan umum (25%) • Disfagia (18%) • Kelemahan (17%) • Sendawa (10%) • Hematemesis (7%) • Regurgitasi (7%) • Dan lekas kenyang (5%) Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan fisik dapat membantu diagnosis berupa berat badan menurun dan anemia. Jika telah terjadi metastasis ke hati dapat terjadi hepatomegali dan teraba hati yang irregular.

Pemeriksaan Darah pada Tinja Pada tumor ganas gaster sering di dapatkan perdarahan dalam tinja (occult blood) untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan tes Benzidin Sitologi . CT-scan memiliki sensitivitas 88% untuk mendeteksi tumor. Karena USG endoskopik kurang akurat (50-87%) dalam menentukan status kelenjar getah bening. Biopsy lesipun harus mencakup setidaknya 6 spesimen yang di ambil dari seluruh lesi ganas Rontgen Rontgen dada dilakukan untuik mengevaluasi metastasis. Selain itu ada juga USG Endoskopi dapat memaksimalkan staging tumor dan dapat mengetahui kedalaman invasi tumor dan melihat sejauh mana limfadenopatiperigastrik. Endoskopi memungkinkan untuk melihat langsung lokasi tumor. infiltrasi tumor 58% dan pembesaran getah bening (25-86%) Biopsi Biopsy memiliki akurasi diagnostic 955. Karpeh dan kawana-kawan mengkombinasikan USG endoskopik dengan laparoskopi agar mendapatkan informasi tentang keterlibatan kelenjar.Endoskopi Endoskopi adalah metode diagnosis yang paling sensitive dan spesifik pada pasien yang dicugai menderita Ca gaster. CT-scan CT-scan adalah modalitas yang paling sering di gunakan untuk mendeteksi Ca Gaster karena dapat mendeteksi metastasis ke hati regional dan limfadenopati jauh dan dapat memprediksi invasi langsung dari struktur yang berdekatan. Prosedur ini relative aman dan sederhana. prosedur ini juga merupakan metode utama untuk mendapatkan diagnostic jaringan yang dicurigai. USG endoskopi saat ini yang paling sering digunakan untuk menilai kedalaman invasi tumor (82%).

chemotherapy telah berhasil untuk menangani kanker gastrointestinal. pilihan pembedahan tergantung dari sejauh mana invasi tumor pada dinding gaster dan penyebaran limfatik. Namun meskipundemikian penyakit ini dapat muncul kembali secara regional dan distant padasetidaknya 80% pasien. Meskipun demikian terdapat beberapa strategi sehingga chemotherapy dapat memberikan keuntungan. Penelitian dimasa yang . Untuk terapi adjuvant dilakukan chemotherapy yangketika digunakan akan memperbaiki tingkat survival. Tentu pemeriksaan ini harus dilengkapi dengan pemeriksaan biopsi Komite Bersama 2006 Amerika pada Kanker (AJCC) Manual Staging Kanker menyajikan sistem TNM klasifikasi berikut untuk karsinoma lambung: Terapi Untuk terapi kanker lambung penanganan kuratif yang telah terbukti adalah pembedahan.Pemeriksaan papanicolaou dari cairan lambung dapat memastikan tumor ganas lambung dengan hasil 80-90%. namun keuntungan survivaldari penggunaan chemotherapy pada adenocarcinoma gaster tidak terlalusignifikan.

s4.wiley.16.akandatang berkembang menjadi beberapa bagian. Bagian pertama meneliti peranan chemotherapeutics terbaru (terutama oxaliplatin. dan oral5-FU prodrugs ´ seperti capecitabine dan S-1). dan yang meneliti peranan targeted therapies (cetuximab dan bevacizumab). irinotecan. yaitu keterlibatankelenjar limfe dan dalamnya invasi tumor (Clark. Indikator prognostik yang paling penting pada kanker gaster secara histologis.com/doi/10. Eds.14.1365-2036. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.1046/j.x/full .W. Jakarta : Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI http://onlinelibrary. dkk. R et al.. 2006) Daftar Pustaka Sudoyo. A.