LAPORAN PENGABDIAN MASYARAKAT

PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK MELALUI PEMBINAAN KESADARAN BERKOPERASI DI DESA PANCURAN GADING KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR

Oleh M. Khalilullah, S.Ag. M.A

LEMBAGA PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU 2011

PEMBERDAYAAN IBU-IBU MELALUI PEMBINAAN KESADARAN BERKOPERASI DI DESA PANCURAN GADING KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR
Oleh: M. Khalilullah,S.Ag M.A

a. Pendahuluan Koperasi merupakan salah satu kekuatan utama perekonomian kita. Sudah terbukti, sejak Bangsa Indonesia diterpa krisis ekonomi yang berkepangjangan, koperasi tetap dapat menunjukkan eksistensisnya. Hal ini sangat dimungkinkan, sebab koperasi amat bergantung kepada anggota-anggota. Demikian pula modal yang digerakkan adalah dana yang bersumber dari iuran dan simpanan anggota, serta pendistribusiannya pun sangat selektif. Pola hidup berkoperasi sebenarnya sudah ada sejak jaman dahulu kala di masyarakat kita. Perlahan namun pasti, model perekonomian ala koperasi pun terus berkembang. Hal ini memuncak dengan ditetapkannya setiap 12 Juli sebagai Hari Koperasi. Peran koperasi amat penting dalam membangun perekonomian bangsa, dimana koperasi selalu mengedepankan asas kekeluargaan dan kegotongroyongan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, khususnya dalam bidang perekonomian global yang dimenangkan oleh kekuatan kapitalis, peran koperasi pun seolah tertinggalkan. Para pemilik modal selalu berusaha agar perekonomian akan ada gengamannya. Kekuatan masyarakat menjadi tidak penting. Jadilah

perekonomian menjadi milik segelintir orang. Potret seperti ini amat bertolak belakang dengan pola koperasi. Koperasi pada hakikatnya suatu bentuk kerja sama dalam lapangan perekonomian. Kerja sama ini diadakan karena adanya kesamaan jenis kebutuhan hidup mereka. Orang-orang ini bersama-sama mengusahakan kebutuhan sehari-hari, kebutuhan yang bertalian dengan perusahaan ataupun rumah tangga mereka. Untuk mencapai tujuan ini diperlukan adanya kerja sama yang akan berlangsung terus. Jika dilihat dari sejarahnya, koperasi lahir pada permulaan abad ke-19, sebagai reaksi terhadap sistem liberalisme ekonomi, yang pada waktu itu sekelompok kecil pemilikpemilik modal menguasai masyarakat. Susunan masyarakat kapitalis sebagai kelanjutan dari liberalisme ekonomi, membiarkan setiap indivudu bebas bersaing untuk mengejar keuntungan yang sebesar-besarnya, dan bebas pula mengadakan segala macam kontrak tanpa campur tangan pemerintah. Akibatnya,

sekelompok kecil pemilik modal menguasai kehidupan masyarakat. Proses pemberdayaan diri pada perempuan akan menjadi lebih cepat jika perempuan ikut serta dalam proses pengambilan keputusan dan koperasi merupakan salah satu wadah yang mengakomodasikan terjadinya proses ini.wordpress. Bentuk kerja sama ini melahirkan perkumpulan koperasi. http://nicolashadi. yang mengandung arti kerja sama untuk mencapai tujuan. Download September 2011 1 2 Sulikanti Agusni. Pada saat itulah tumbuh gerakan koperasi yang menentang kehidupan individualisme dengan asas kerjasama dan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. (2) perempuan yang memiliki sumber-sumber tetapi belum/tidak berusaha untuk meningkatkan dirinya.com. sedangkan sekelompok besar masyarakat yang lemah kedudukan sosial ekonominya makin mendesak. Kelompok yang terakhir merupakan kelompok yang sudah berdaya dan mungkin sudah terbuka pikirannya dan merdeka. Gambaran Umum Lokasi Pembinaan 1.com. Oleh karena itu koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan-badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota. Mari Berkoperasi. Kekuatan Koperasi Dalam http://www.2 b. Mereka hidup berlebih. untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniaah para anggotanya. Sejarah Desa Pancuran Gading Desa Pancuran Gading Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar merupakan desa transmigrasi. Download September 2011 Pemberdayaan Perempuan . Sebelum menjadi daerah trasmigrasi. dan (4) perempuan yang telah memiliki kemampuan dan peran serta mampu memanfaatkan sumber-sumber.smecda. Koperasi berasal dari perkataan co dan operasion. wilayah Nicolashadi. dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha.1 Menurut Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan ada empat kelompok perempuan yang perlu menjadi perhatian yaitu (1) kelompok perempuan yang sama sekali tidak mampu dan tidak memiliki sumber-sumber karena beban kemiskinan. (3) perempuan yang telah melakukan usaha namun tidak memiliki sumber-sumber.

namun ada juga sebagian kecil masyarakat yang bekerja sebagai pedagang.desa Pancuran Gading merupakan lahan perladang masyarakat desa Pantai Cermin Kec. Tapung Kab. nelayan dan ada juga pegawai negeri sipil. 889 perempuan dengan jumlah penduduk 1887. yang terdiri dari 3 Dusun. Keadaan Monografi Desa Pancuran Gading Desa Pancuran Gading mempunyai wilayah + 1094. Kampar menjadikan daerah UPT 1 Sriwijaya ini menjadi desa administratif dengan nama desa Sriwijaya yang dipimpin oleh Sugeng sebagai kepala desa. menjadi desa Pancuran Gading. 6 RW dan 12 RT dengan jumlah kepala keluarga 489 dengan rincian 998 orang laki-laki. buruh tani. Secara umum masyarakat desa Pancuran Gading bekerja sebagai petani kelapa sawit.5 Ha. Pada tahun 1983 pemerintah orde baru melakukan program transmigrasi ke berbagai daerah termasuk desa Pantai Cermin. Nama Sriwijaya sempat menjadi polemik ditengah masyarakat tempatan yaitu masyarakat desa Pantai Cermin. kepemimpinan KUPT ini berlansung hingga tahun 1991. yang di pimpin oleh seorang Kepala Unit Pemukiman Transmigrasi (KUPT) dan yang menjabat sebagai KUPT Edi Sukirno. dimana masyarakat tidak menerima nama Sriwijaya menjadi nama desa ini. karena daerah ini. Pada tahun 1989 daerah yang bakal menjadi desa Pancuran Gading merupakan daerah Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) diberi nama oleh pihak PTPN V dengan UPT 1 Sriwijaya. sudah memiliki nama dikalangan masyarakat desa Pantai Cermin yaitu Pincuran Gading. pada tahun 1998 terjadi kesepakatan antara masyarakat desa Pantai Cermin dan masyarakat desa Sriwijaya untuk mengganti nama desa Sriwijaya dari nama desa Sriwijaya.5 3 Wawancara dengan Khosidin Kaur Pemerintahan Desa Pancuran Gading tanggal 5 Desember 2011 4 Ibid Monografi desa Pancuran Gading diambil tanggal 5 Desember 2011 5 . Kampar.3 Pada tahun 1991 pemerintah Kab.4 2.

Jakarta: Rajawali Press.c.8 H. Teori Tentang Koperasi 1. yaitu : Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum. 6 Margono Djojohadikoesomo yang dikutip Hendrojogi memberikan definisi koperasi. yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar. merupakan badan hukum anggota adalah pemilik dan menggunakan jasanya dan mengembalikan semua penerimaan diatas biayanya kepada anggota sesuai dengan transaksi yang mereka jalankan . yaitu: Koperasi adalah usaha bersama. Koperasi Teori dan Praktik. Rivai Wirasasmita dkk. 2000. Koperasi dan Azas-Azas. h. 2001. seorangseorang yang dengan sukanya sendiri hendak bekerja sama untuk memajukan ekonominya .7 Arifinal Chaniago memberikan definisi koperasi. dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya . 9 6 Hendrojogi. Manajemen Koperasi. 17 RA. h. 20 7 Ibid. 5 8 9 . Jakarta: Erlangga. Teori dan Praktek.E Erdman memberikan definisi koperasi. dan operation yang berarti bekerja atau bertindak. Bandung: Pionir Jaya. h. 1990. 21 Arifin Sitio Dkk. Pengertian Koperasi Koperasi berasal dari kata bahasa inggris yaitu co yang artinya samasama. yaitu: Koperasi adalah perkumpulan manusia. Secara harfiah koperasi berarti bekerjasama dari sekelompok orang yang mempunyai kepentingan yang sama dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan anggota. Dr.Fray memberikan definisi koperasi. yaitu: Koperasi adalah suatu perserikatan dengan tujuan berusaha bersama yang terdiri atas mereka yang lemah dan diusahakan selalu dengan semangat tidak memikirkan diri sendiri sedemikian rupa sehingga masing-masing sanggup menjalankan kewajibanya sebagai anggota dan mendapat imbalan sebanding dengan pemanfaatan mereka terhadap organisasi . h.

b. Landasan Koperasi Landasan koperasi adalah dasar atau pedoman bagi koperasi.. 15 Pendidikan Perkoperasian Indonesia. Angkasa. yang termuat dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992. h. Dinamika Koperasi. yaitu: Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan kegotong royongan . dan landasan geraknya adalah Pasal 33 Ayat 1 berbunyi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. 7 13 .11 Landasan koperasi Indonesia adalah: a. 8 Kartosapoetra dkk.12 Secara ideal koperasi harus dijiwai oleh Pancasila terutama sila ke lima Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia .. h. 1996. Jakarta: Rineka Cipta.Mohamad Hatta memberikan definisi koperasi. h. kekeluargaan dan kegotong royongan 2....13 Yang dimaksud dengan landasan struktural adalah tempat berpijak koperasi dalam susunan hidup bermasyarakat. Koperasi Indonesia. Semarang: Bandung 12 Pandji Anoraga Dkk. 1973. Landasan Struktural dan Gerak Landasan Struktural Koperasi adalah Undang-Undang Dasar 1945. baik dasar bagi setiap pemikiran yang akan menentukan arah tujuan koperasi maupun dasar dari kedudukan koperasi dalam struktur perekonomian bangsa dan negara.10 Dari pengertian-pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa koperasi adalah badan usaha ekonomi rakyat yang beranggotakan orang-perorang atau badan hukum koperasi yang bekerja sama dalam bidang ekonomi dan sosial berdasarkan prinsip persamaan. Dalam kehidupan 10 Sukamdiyo. Landasan Ideal koperasi adalah dasar yang digunakan dalam usaha untuk mencapai cita-cita koperasi.cit. Manajemen Koperasi Pasca Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992. Landasan Ideal Landasan Ideal Koperasi Indonesia adalah Pancasila. 5 11 Arifinal Chaniago. h. 1991. Jakarta : Erlangga.op.

Principium yang berarti basis atau landasan. Rasa setia kawan sangat penting. 6 Hendrojogi. Teori dan Praktek.masyarakat Indonesia. 18 Soeradjiman.cit.. serta pemilihan para anggota didasarkan atas dasar keadilan dan kebenaran bagi kepentingan bersama. Koperasi Dalam Teori dan Praktik. berasal dari bahasa latin.14 c.15 Azas koperasi atau dalam bahasa inggris disebut Cooperative Principles. 1996. harus ditopang dengan sikap mental para anggotanya yaitu Setia kawan dan kesadaran pribadi (solidarity and individuality). Asas kekeluargaan dan kegotongroyongan dalam koperasi seperti yang dikemukakan oleh Kartosapoetra adalah adanya kesadaran dari hati nurani manusia untuk mengerjakan segala sesuatu dalam koperasi oleh semua di bawah pimpinan pengurus. karena tanpa rasa setia kawan. h. Landasan Mental Agar Koperasi Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dalam mencapai tujuannya. salah satu bagian yang terpenting adalah kehidupan ekonomi yaitu segala kegiatan dan usaha untuk mengatur dan mencapai atau memenuhi kebutuhan dan keperluan hidup. maka tidaklah mungkin ada kerjasama(sense cooperation) yang merupakan conditio sine qua none dalam koperasi sebagai usaha bersama dalam kesamaan hak dan kewajiban... Jakarta: Dekopin. Azas-Azas Koperasi Azas mengandung arti dasar pemikiran untuk mencapai tujuan. h. 3. Koperasi dan Azas-Azas. h.16 Rochdale 14 Ibid. Principium memiliki arti cita-cita utama atau kekuatan atau peraturan dari organisasi..op.. 30 15 16 . Asas kegotongroyongan berarti bahwa pada koperasi tersebut terdapat kesadaran bersama dan tanggung jawab yang menitikberatkan kepada keputusan bersama serta berupaya untuk mengatasi hambatan secara kolektif.. sedangkan yang dimaksud dengan landasan gerak yaitu ketentuanketentuan yang terperinci tentang koperasi Indonesia harus berlandasakan dan bertitik tolak dari jiwa pasal 33 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945.

Pengendalian secara demokrasi b. Peran dan Prinsip Koperasi a. Fungsi adalah bagian dari tugas yang terkait dengan suatu kedudukan atau peran. Fungsi. Mengadakan pendidikan bagi anggota anggotanya tentang azas-azas koperasi dan perdagangan yang saling membantu h.18 4.. Azas Rochdale sebagaimana dikemukakan oleh Hendrojogi adalah: a. h. Bunga terbatas atas modal d..op. Dalam hal ini koperasi sebagai badan usaha berfungsi menyelenggarakan kegiatan produksi atau jasa untuk meningkatkan 17 Ibid. Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota proporsional dengan pembeliannya e..atau lebih dikenal dengan The rochdale society of equitable pioners yang dinyatakan sebagai peraturan dari perkumpulan citacita koperasi yang kemudian dikenal sebagai azas Rochdale atau Rochdal Principles telah mengilhami cara kerja dari gerakan-gerakan koperasi sedunia. 31 Soeradjiman.17 Menurut Moh Hatta yang dikutip Soeradjiman inti pengertian dari azas dari kekeluargaan terletak pada rasa setia kawan (solidaritas) dan percaya pada diri sendiri (Individualitas) yang mengandung arti: a.cit. Pembayaran secara tunai atau transaksi perdagangan f. Keanggotaan yang terbuka c. Netral dalam aliran agama dan politik. h. Kepentingan lebih utama daripada kepentingan individu e. Yang kuat membantu yang lemah c. Hasil usaha dibagi secara adil sesuai dengan partisipasi masing-masing anggota. 7 18 .. Koperasi Dalam Teori dan Praktik.... Tidak boleh menjual barang-barang palsu dan harus murni g. Fungsi dan Peran Koperasi. Setiap anggota memperhatikan anggota lainya b. Masing-masing berpastisipasi dalam usaha sesuai dengan kemampuanya d.

Koperasi melaksanakan Prinsip Koperasi sebagai berikut : a. Fungsi dan peran koperasi menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 4 Bab III adalah sebagai berikut : 1. atas asas 19 Ibid. Membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya 2. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka Setiap orang tidak boleh dipaksa untuk menjadi anggota koperasi. 69 . Prinsip-prinsip koperasi menurut Undang-Undang No 25 Tahun 1992 Pasal 5 Bab III adalah sebagai berikut : 1. Pengelolaan dilakukan secara demokratis Ini didasarkan pada kesamaan hak suara bagi setiap para anggota dalam pengelolaan koperasi.kesejahteraan. 3.19 Pengertian peran adalah arti penting bagi usaha untuk mengembangkan kegiatan koperasi dengan membuka kesempatan seluasluasnya bagi warga masyarakat untuk membangun kehidupan ekonominya. h. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. harkat dan martabat anggota. b. Namun harus berdasar atas kesadaran sendiri. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.. b. 4. Prinsip-Prinsip Koperasi Prinsip koperasi adalah prinsip-prinsip koperasi yang berlaku dalam koperasi dan dijadikan pedoman kerja dan merupakan jati diri bagi koperasi Indonesia. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Koperasi perlu berpegang teguh pada prinsip-prinsip koperasi.

Kemandirian Bahwa koperasi harus mampu berdiri sendiri dalam hal pengambilan keputusan usaha dan organisasi serta adanya kebebasan yang bertanggung jawab. Dalam mengembangkan Koperasi. Fungsi modal dalam koperasi bukan sekedar untuk mencari keuntungan. maka Koperasi melaksanakan pula prinsip Koperasi sebagai berikut : a. Pendidikan perkoperasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan kehidupan berkoperasi. Dari tujuan koperasi menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 dapat dilihat adanya tiga pihak yang berkepentingan atas tercapainya tujuan koperasi. dan ikut serta membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju. Kerja sama antar Koperasi Kerja sama ini dimaksudkan untuk saling memanfaatkan kelebihan dan mengurangi kelemahan masing-masing koperasi. 5. Pendidikan Perkoperasian Keberhasilan koperasi sangat erat hubunganya dengan partisipasi aktif anggotanya. masyarakat dan pemerintah. . Pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota Koperasi bukanlah badan usaha yang berwatak kapitalis. Sisa Hasil Usaha yang dibagi kepada anggota tidak berdasarkan modal yang di miliki anggota dalam koperasinya.c. adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Tujuan Koperasi Dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 3 menegaskan bahwa koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. yaitu anggota koperasi. b. akan tetapi dipergunakan untuk kemanfaatan anggota e. d. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal. 2. agar sesuai dengan jati dirinya. tetapi berdasarkan kontribusi jasa usaha yang diberikan anggota kepada koperasi.

a. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan Koperasi dilihat dari kepentingan anggotanya adalah sangat beragam dan sangat . Wirasasmita. Peningkatan taraf hidup anggota a. Perbaikan kualitas harga c. pendidikan dan kesetiakawanan asumsi dan berbagai usaha lain yang dibutuhkan. Mencegah pemalsuan dan kualitas yang rendah f. Memperlancar dan memperbaiki distribusi barang dan jasa e. Menjamin ukuran dan timbangan yang benar g. b. Pemberian jasa dan pelayanan yang bermanfaat bagi anggotanya sesuai jenis koperasi seperti: a. koperasi melakukan berbagai usaha untuk memberikan pelayanan penyediaan barang dan jasa sesuai dengan bidang usaha yang digelutinya. Koperasi Konsumsi Penyaluran barang kebutuhan barang-barang konsumsi dengan harga yang pantas. Sementara untuk meningkatkan kesejahteraan sosial anggotanya koperasi memberikan layanan di bidang sosial anggotanya. Apabila dilihat dari sudut kepentingan anggotanya. Tujuan koperasi dilihat dari sudut kepentingan anggota. Koperasi Kredit Menyediakan kredit dan meningkatkan tabungan anggotanya. Koperasi berusaha memberikan pelayanan kesehatan. Peningkatan produksi b. baik kesejahteraan di bidang ekonomi maupun kesejahteraan di bidang sosial. Memperkuat permodalan d. koperasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Mendidik dan menganjurkan para anggotanya untuk menabung. Koperasi Produksi Menyediakan bahan dan peningkatan mutu pemasaran c. Untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota. 2. dkk mengungkapkan tujuan koperasi dilihat dari kepentingan anggotanya sebagai berikut : 1.

Koperasi dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan. Koperasi di samping melayani kebutuhan barang dan jasa dibidang sosial.cit.. h. Melaksanakan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat 1 2.. Membantu dan menunjang progam pemerintah dalam pembangunan meningkatkan produksi 20 RA. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berkoperasi 3. Koperasi juga mengkampanyekan ideide koperasi dalam rangka memasyaratkan koperasi. Dilihat dari sudut kepentingan masyarakat. Tujuan koperasi dilihat dari sudut kepentingan masyarakat menurut Wirasasmita.ideal karena itu mendapat tanggapan positif dari semua individu warga negara. h. 30-31 Ibid... Tujuan koperasi dilihat dari sudut kepentingan masyarakat.. Manajemen Koperasi.20 b. Rivai Wirasasmita dkk. Mempersatukan masyarakat ekonomi lemah 4. Wirasasmita. Membantu pelayanan dan penyediaan kebutuhan kebutuhan pokok masyarakat 6. koperasi mempunyai andil dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.op. pendidikan atau pelatihan keterampilan kepada masyarakat. Menciptakan dan memperluas lapangan kerja 5.21 Dari uaraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan koperasi dilihat dari sudut kepentingan masyarakat sangat dibutuhkan sekali dalam membangun taraf kesejahteraan baik didalam lingkungan masyaraklat koperasi itu sendiri maupun bagi masyarakat sekitarnya. 31 21 . Meningkatkan taraf hidup dan kecerdasan warga masyarakat. dkk merumuskan tujuan koperasi dilihat dari sudut kepentingan pemerintah sebagai berikut : 1. Membantu usaha-usaha sosial masyarakat 7.. Tujuan Koperasi dilihat dari sudut kepentingan Pemerintah. c. Mengembalikan kepada masyarakat dan kepentingan koperasi 2.. dkk adalah: 1.

32 Hendrojogi. Memilih atau mengangkat memberhentikan pengurus dan Badan Pemeriksa.. Menetapkan dan mengesahkan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Belanja Koperasi serta kebijaksanaan pengurus dalam bidang organisasi dan usaha koperasi. Partner pemerintah yantg bergerak dalam bidang perekonomian. 1. Koperasi dan Azas-Azas.. h. 4.op. Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi 2..23 Rapat Anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi yang mempunyai fungsi-fungsi sebagai berikut..cit. h. Alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kemakmuran Indonesia 4.. Perangkat Organisasi Koperasi Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Perangkat organisasi koperasi adalah sebagai berikut: a.3. 5. Rapat Anggota Rapat anggota adalah tempat dimana suara-suara anggota berkumpul dan hanya diadakan pada waktu-waktu tertentu. pemerintah berkewajiban untuk membina.22 Supaya tujuan di atas tercapai.. 6.Undang Dasar 1945. Menetapkan kebijaksanaan umum koperasi 3. menuju tata perekonomian bangsa Indonesia yang sehat.. mengembangkan dan memajukan setiap langkah gerakan koperasi serta berkewajiban melindungi setiap usaha yang dilakukan koperasi dari persaingan yang tidak sehat. Mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus dan Badan Pemeriksa dalam bidang organisasi dan usaha koperasi. Dengan demikian tujuan koperasi untuk membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju adil dan makmur yang berlandaskan Pancasila dan Undang.133 23 . Teori dan Praktek. 22 Ibid.

. Pengurus Pengurus koperasi adalah para anggota yang dipilih dalam rapat anggota sebagai kelompok orang yang di tugasi untuk mengurus koperasi dalam periode tertentu.. Menyelenggarakan Rapat anggota 5. Tugas dan Kewajiban Pengurus Secara kolektif tugas dan kewajiban pengurus adalah: a. Menyelenggarakan pembukuan keuangan dan inventaris secara tertib 4. Melakukan tindakan hukum dan upaya lain untuk kepentingan anggota dan kemanfaatan koperasi 24 Sukamdiyo.cit. 96 Manajemen Koperasi Pasca Undang-Undang Nomor 25 Tahun . h. 1992...24 Fungsi Pengurus adalah memimpin organisasi dan usaha koperasi serta bertindak untuk dan atas nama koperasi dalam berhubungan dengan pihak ketiga sesuai dengan Keputusan Rapat Anggota dan Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga Koperasi. Mewakili koperasi didalam dan luar pengadilan b.. Kewenangan Pengurus Sebagai pemegang rapat anggota. pengurus berwenang: a. 1. Menyelenggarakan administrasi umum dan daftar pengurus 3. Mengajukan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas 2. pengurus berkewajiban: 1.op. Untuk melaksanakan tugas tersebut.b. Pengurus bertugas mengelola koperasi sesuai dengan kebijaksanaan yang diputuskan oleh Rapat Anggota b. Mengajukan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi 2..

26 Pengawas dipilih dari dan oleh anggota koperasi dalam Rapat Anggota. Pengawas Pengawas adalah salah satu dari fungsi manajemen.. Bentuk Usaha Koperasi Dalam menjalankan fungsi dan peranya untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Teori dan Praktek. Usaha koperasi di bidang ekonomi ditempuh dengan: 1. Pengantar Ilmu ekonomi.cit. Usaha di bidang Ekonomi. dan kewenangan yang dimiliki kepada Rapat Anggota dalam bentuk laporan Tahunan c. Koperasi melakukan berbagai usaha baik dibidang ekonomi maupun di bidang sosial a.. kewajiban. Meneliti catatan yang ada dalam koperasi dan mendapatkan segala keterangan yang diperlukan 7.3. Koperasi Konsumsi Koperasi konsumsi adalah koperasi yang anggotaanggotanya terdiri dari tiap-tiap orang yang mempunyai kepentingan langsung dalam lapangan konsumsi. pengorganisasian. Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasannya 3. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi 2. Bandung: Tarsit. garam dan minyak) dan barang pembantu 25 Hendrojogi. Wewenang dan tugas dari pengawas adalah sebagai berikut: 1.op.. gula. 4 26 . Tanggung Jawab Pengurus Pengurus bertanggung jawab atas segala upaya yang berhubungan dengan tugas. h. 1990. Koperasi dan Azas-Azas. Koperasi konsumsi dibentuk untuk memnuhi kebutuhan barang-barang konsumsi yang meliputi kebutuhan pokok sehari-hari misalnya barang pangan (beras. penggerakan dan pengawasan aktivitasaktivitas organisasi seacara efektif dan efisien .. h..147 Winardi..25 Trewathn dan Networth mengartikan manajemen: Manajemen adalah sebagai proses perencanaan.

Dinamika Koperasi....cit. 4.28 Sisa hasil usaha yang di bagikan ke anggota koperasi sebanding dengan jasa usaha yang di lakukan masing-masing anggota koperasi.op.. Koperasi simpan pinjam didirikan untuk memberikan kesempatan kepada anggota-anggotanya memperoleh pinjaman dengan mudah dan dengan ongkos (bunga) yang ringan. Koperasi Simpan Pinjam Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang bergerak dalam lapangan usaha pembentukan modal melalui tabungan-tabungan para anggota secara teratur dan terus menerus untuk kemudian dipinjamkan kepada para anggota dengan cara mudah. sesuai dengan keputusan Rapat Anggota... 87 28 . 24 Arifin Sitio dkk... cepat dan tepat untuk tujuan produktif dan kesejahteraan. Koperasi Teori Dan Praktik. Pembagian Sisa Hasil Usaha Sisa hasil usaha koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku di kurangi dengan biaya penyusutan dan kewajiban lain termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. 3.op. Koperasi Produksi Koperasi produksi adalah koperasi yang bergerak dalam bidang kegiatan ekonomi pembuatan dan penjualan barang-barang baik yang dilakukan oleh koperasi sebagai organisasi maupun orang-orang anggota koperasi.. h... pupuk.. 27 Pandji Anoraga dkk. misalnya sapi perah. dan bibit padi yang di sediakan untuk memenuhi kebutuhan peternakan dan peternakan para anggota dan masyarakat sekitar. serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi.cit. 2. h.27 Koperasi produksi ini di bentuk untuk melayani penyaluran dan pemasaran hasil dari peternakan dan pertanian.keperluan sehari hari (sabun dan minyak tanah) yaitu dengan cara mendirikan toko-toko atau warung barang konsumsi dengan barang serba ada.

op. Pelaksanaan Pembinaan Pembinaan kesadaran berkoperasi ini. Kehidupan masyarakat desa Pancuran Gading bergantung pada perkebunan kelapa sawit. Memberikan sumbangan kepada anggota koperasi.b. 3 . Pada dasarnya orang lebih menyukai hubungan dengan orang lain secara langsung.C Taylor mengisyaratkan: Ada dua ide dasar yang bersifat sosiologis yang penting dalam pengertian kerja sama yaitu: a.. hal ini cukup mendukung bagi anggota PKK untuk mendirikan koperasi dikalangan anggota PKK. apabila keluarganya ada yang meninggal 2. Langkah pertama yang dilakukan dalam pembinaan ini adalah menetapkan pembinaan apa yang dibutuhkan masyarakat. Manajemen Koperasi.. Usaha di bidang Sosial Dalam bidang sosial dapat ditempuh dengan cara sebagai berikut: 1.29 d.. anggota PKK di desa Pancuran Gading berjumlah 80 orang. hal ini dilakukan dengan memberikan kesempatan bagi para anggotanya untuk berhubungan dan menjalin kerja sama dengan anggota lain. dilaksanakan dari bulan September hingga bulan Desember 2011. KUD ini bergerak dibidang simpan pinjam. menetapkan materi pembinaan.. dan mempresentasikan materi tersebut dan mengevaluasi hasil dari pembinaan tersebut. b. dengan demikian tingkat perekonomian masyarakat di atas UMR yang di tetapkan pemerintah propinsi.. Di desa Pancuran Gading sudah ada koperasi unit desa (KUD) yang diberi nama KUD Utama. h.. Rivai Wirasasmita dkk. Manusia lebih menyukai hidup bersama yang saling menguntungkan dan damai daripada perseorangan. tetapi tidak semua yang menjadi anggota. dan terkadang juga 29 RA. masing-masing kepala keluarga minimal memiliki 2 Ha lahan perkebunan sawit bahkan ada juga yang melebihi dari 2 Ha. Pemberdayaan manusia sebagai makluk sosial. C.cit. Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin perempuan didesa Pancuran Gading 889 orang.

Perangkat Organisasi Koperasi dan Bentuk Usaha Koperasi. Ada beberapa metode yang akan digunakan dalam kegiatan pelatihan ini . KUD Utama berdiri tahun 1998. 2. e. Untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Metode-metode tersebut sesuai dengan materi yang akan disajikan. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan materi tentang perkoperasian. Pengertian Koperasi. Tujuan Koperasi. koperasi yang bergerak dalam bidang kegiatan ekonomi pembuatan dan penjualan barang-barang baik yang dilakukan oleh koperasi sebagai organisasi maupun orang-orang anggota koperasi. Metode tanya jawab digunakan kalau ada hal-hal yang kurang dipahami tentang perkoperasian. Peran dan Prinsip Koperasi. Fungsi. Selain berbelanja di koperasi. Landasan Koperasi. . Adapun model pembinaan yang dilakukan adalah sebagai dengan cara menyampaikan materi tentang konsep dasar koperasi Sejarah Koperasi.untuk membantu perawatan perkebunan kelapa sawit yang dimiliki masyarakat. anggota koperasi cukup berbelanja kebutuhan sehari-hari di koperasi 2. Hasil Pembinaan Adapun Hasil pembinaan yang hendak dicapai dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri hasil pembinaan yang mempunyai tujuan dalam jangka pendek dan jangka panjang. anggota koperasi akan mendapatkan keuntungan diakhir tahun dari keuntungan penjualan barang-barang yang ada di koperasi. Anggota koperasi tidak perlu lagi berbelanja di warung. sejumlah metode akan digunakan dalam kegiatan ini. Azas-Azas Koperasi. diantaranya adalah: 1. Beberapa manfaat koperasi konsumsi di antaranya: 1. Dalam penyampaian materi disajikan jenis-jenis usaha berkoperasi diantara jenis usaha yang cocok untuk anggota koperasi adalah koperasi konsumsi.

Faktor penghambat Setelah dilakukan pengabdian masyarakat ini dalam bentuk pembinaan. f. b. Kampar memiliki pengetahuan tentang koperasi. sehingga masyarakat yang ada disekeliling tempat kegiatan bersedia datang. pentingnya berkoperasi dan mendirikan koperasi dikalangan anggota PKK. Ibu-ibu PKK desa Pancuran Gading Kec. terutama wali murid. 2. dengan demikian tingkat perekonomian masyarakat di atas UMR yang di tetapkan pemerintah propinsi. Tapung Kab. maka diharapkan mereka memahami teori tentang koperasi. Ibu-ibu PKK desa Pancuran Gading Kec. Tapung Kab. maka ada beberapa faktor penghambat yang penulis temukan : 1. c. Tujuan jangka pendek Hasil pembinaan dalam jangka pendek yang akan dicapai setelah kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah: a. Kampar memiliki jiwa wirausaha dalam berkoperasi. hal ini cukup mendukung bagi anggota PKK untuk mendirikan koperasi dikalangan anggota PKK g. Tapung Kab. masing-masing kepala keluarga minimal memiliki 2 Ha lahan perkebunan sawit bahkan ada juga yang melebihi dari 2 Ha. 2. Kehidupan masyarakat desa Pancuran Gading bergantung pada perkebunan kelapa sawit. Ibu-ibu PKK desa Pancuran Gading Kec. tidak beroperasi dengan baik dikarenakan ketidakcocokan antara pengurus KUD dan bahkan ada pengurus KUD yang diseret ke ranah . Kurangnya kesadaran ibu-ibu PKK berkoperasi dikarenakan KUD yang ada di desa tersebut. Pengabdian pada masyarakat ini diharapkan dapat dilaksanakan sesuai dengan program yang telah disusun sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan dapat membuka lapangan kerja. Dengan adanya bantuan dari beberapa pihak yaitu pihak lembaga sekolah yang ada di sana. Faktor pendukung Apabila diperhatikan faktor penunjang dalam kegiatan ini adalah : 1. Tujuan jangka panjang Setelah ibu-ibu PKK mengikuti pembinaan tentang berkoperasi.1. Kampar memahami pentingnya berkoperasi.

Kesimpulan Dengan adanya pembinaan dalam pembinaan kesadaran berkoperasi ini. diharapkan masyakat pada umumnya dan ibu-ibu PKK desa Pancuran Gading khususnya dapat meningkatkan kesadaran pentingnya berkoperasi demi meningkatkan perekonomian di tengah-tengah masyarakat. Kurang adanya kerja sama antara pemerintah setempat dengan masyarakat.30 2. sehingga ini berdampak kepada kesadaran penting berkoperasi dikalangan ibu-ibu PKK desa Pancuran Gading.hukum. hal ini juga menjadi faktor penghambat dalam pembinaan berkoperasi. Kurangnya pembinaan-pembinaan yang dilakukan selama ini sehingga masyarakat merasa kurang siap untuk diadakannya kegiatan pengabdian masayarakat ini. 30 Wawancara dengan Khosidin Kaur Pemerintahan Desa Pancuran Gading tanggal 5 Desember 2011 . 4. h. Tingkat pendidikan dan pengetahuan yang cukup rendah. 3.

2003. http://nicolashadi. Arifin Sitio Dkk. Jakarta: Dekopin. Koperasi Teori dan Praktik. Nicolashadi. Pengantar Ilmu ekonomi. Pandji Anoraga Dkk. 2000. 1996. Rivai Wirasasmita dkk. Jakarta: Erlangga. Kartosapoetra dkk. Bandung: Tarsit. 1973. Teori dan Praktek. Dinamika Koperasi. Jakarta: Rajawali Press. 1997. Manajemen Koperasi Pasca Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992. Koperasi dan Azas-Azas.wordpress. Semarang: Rineka cipta. Bandung: Pionir Jaya.DAFTAR PUSTAKA Arifinal Chaniago. Sulikanti Agusni.com Ninik Widayanti. Koperasi Dan Perekonomian Indonesia.smecda. 2001. Kekuatan Koperasi http://www. Jakarta: Rineka Cipta. Koperasi Dalam Teori dan Praktik. Sukamdiyo. . RA. Mari Berkoperasi. 1990. Koperasi Indonesia.com. Semarang: Bandung Angkasa. 1996. Pendidikan Perkoperasian Indonesia. 1990. Dalam Pemberdayaan Perempuan Winardi. Semarang: Rineka Cipta. 1991. Manajemen Koperasi. Jakarta : Erlangga. Hendrojogi. Soeradjiman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful