You are on page 1of 2

Diare merupakan salah satu keluhan tersering pada orang dewasa dan merupakan permasalahan yang umum di seluruh

dunia, dengan insiden yang tinggi. Diare juga merupakan salah satu penyakit yang berbasis lingkungan yang masih merupakan masalah kesehatan terbesar di Indonesia baik dikarenakan masih buruknya kondisi sanitasi dasar, lingkungan fisik maupun rendahnya perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berkunjung di Puskesmas Teladan Medan, dan sample dari penelitian berjumlah 100 orang yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner oleh responden, kemudian data diolah dengan menggunakan program statistik dan tiap variable dideskripsikan dalam bentuk frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas Teladan Medan memiliki pengetahuan baik 37 orang (37%), pengetahuan sedang 62 orang (62%) dan pengetahuan kurang 1 orang (1%). Memiliki sikap baik 50 orang (50%) dan sikap sedang 50 orang (50%). Tindakan baik 48 orang (48%), tindakan sedang 50 orang (50%) dan tindakan kurang 2 orang (2%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa responden memiliki tingkat pengetahuan sedang, tingkat sikap baik dan sedang, serta memiliki tindakan sedang terhadap diare. Disarankan kepada petugas kesehatan yang ada di puskesmas untuk terus melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk meningkatkan perilaku sehat agar angka kejadian diare semakin berkurang. Kata kunci: pengetahuan, sikap, tindakan, masyarakat Puskesmas Teladan Medan, diare.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT Diarrhea is one of the most common complaints in adults and is a common problem worldwide, with a high incidence. Diarrhea is also one environmentbased disease is still the biggest health problems in Indonesia, due to very poor basic sanitary conditions, physical environment and lack of community attitudes to living clean and healthy. This study is descriptive. Population in this research is that people who visit the community health center Teladan Medan, and samples from the study amounted to 100 people who were taken by using simple random sampling techniques. Data were collected through questionnaires by the respondents, then the data is processed by using a statistical program and each variable is described in the form of frequency and percentage. The results showed that people who visited the health center Teladan Medan has a good knowledge 37 people (37%), medium knowledge is 62 people (62%) and knowledge of less than 1 person (1%). Having a good attitude 50 people (50%) and medium attitude were 50 people (50%). Good action 48 people (48%), medium action is 50 people (50%) and measures less than 2 persons (2%). Based on the results of this study concluded that the respondents had medium level of knowledge, good attitudes and medium level, and have the action was against diarrhea. It is suggested that health workers in community health centers to continue to socialize in the to increase healthy behaviors the incidence of diarrhea decreased. Key words: knowledge, attitudes, actions, community health centers Teladan Medan, diarrhea.

Universitas Sumatera Utara