STRUKTUR OTOT DAN KERJA OTO

Struktur otot lurik adalah sebagai berikut :
1. Empal otot atau ventrikel otot dengan membran pembungkusnya disebut fasia superfasialis tersusun atas banyak berkas otot 2. Berkas otot dengan membran pembungkusnya disebut fasia propria tersusun atas banyak serabut otot atau serat otot atau sel otot 3. Serat otot atau sel otot tersusun atas banyak miofibril

Struktur Sel Otot Bagian-bagian sel otot adalah :
1. 2. 3. 4. Sarkolemma Sarkolema, merupakan membran plasma sel otot Sarkoplasma, merupakan sitoplasma sel otot Retikulum sarkoplasma, merupakan retikulum endoplasma sel otot Nukleus, jumlahnya banyak dan terletak di sepanjang tepi sel otot

y Sarkolemma adalah selaput pembungkus otot yang tersusun ganda (double membrane), yakni selaput luar ( 40 angstrom) Ruang antara ( 20 angstrom ) dan Selaput dalam (setebal 40 Angstrom) y Selaput luar mirip membrane basal epitel yang dibalut serabut retikuler. Selaput dalam (plasmalemma) terdiri dari dua lapis protein yang ditengahnya diisi lemak (lipid). y
Secara umum sarkolema bersifat transparan, kenyal dan resisten terhadap asam dan alkali.

y Serabut-serabut otot kerangka yang bergabung membentuk berkas serabut otot primer disebut fasikulus, yang dibalut oleh jaringan ikat kolagen pekat (endomisium). y Ada 5 sel utama yang dijumpai dalam fasikulus yaitu: serabut otot, sel endotel, perisit, fibroblast dan miosatelit. Sarkoplasma adalah sitoplasma Otot y
Sarkoplasma (Cytoplasmic matrix) mengandung: Organoida, a.l.:mitokondria (sarcosomes) - ribosomApparatus golgi - myofibril -Endoplasmik retikulum

y

Selain itu terdapat pula enzim sitokrom oksidatif. Mitokondriaterdapat berbatasan dengan sarkolema dan dekat inti di antara myofibril. Sarkoplasmik retikulum bersifat agranuler (Smooth ER.), karena ribosom pada otot kerangka terdapat bebas dari matriks. Sisterna pada sarkolasmik retikulum terjalin pararel dengan myofibril, yang pada interval tertentu membentuk pertemuan dengan jalinan transversal, disebut triade.

y

y Penelitian pada otot salamander (Amblistoma punctatum) , triade ini terdapat mengitari garis Z (Zwischenschreibe). Pada hewan lain dan manusia tiap sarkomer memiliki dua triade di daerah pertemuan garis A (anisotrop) dan garis I (isotrop). Organoida ini berfungsi menyalurkan impuls dari permukaan otot kerangka ke dalam serabut yang lebih dalam letaknya.

Struktur Miofibril Muifibril tersusun atas banyak miofilamen. Miofilamen tersusun atas filamen tipis dan filamen tebal.
1. Filamen tipis tersusun atas tiga protein yaitu aktin, tropomiosin dan troponin. Aktin merupakan protein struktural utam penyusun filamen tipus yang terdiri dari dua untai helix (spiral). Molekul aktin memiliki tempat aktif untuk berikatan dengan jembatan silang miosin. Tropomiosin merupakan protein berbentuk seperti benang yang terletak di sepanjang untai heliks aktin dan menutupi tempat-tempat aktif aktin yang berikatan dengan jembatan silang. Troponin merupakan kompleks protein yang terdiri atas tiga protein yaitu troponin I (mengikat aktin), troponin T (mengikat tropomiosin) dan troponin C mengikat ion kalsium (Ca2+) 2. Filamen tebal terdiri dari benang-benang protein miosin. Setiap filamen miosin membentuk sebuah kepala yang menonjol di salah satu ujung. Satu susunan filamen miosin memiliki memiliki kepalakepala yang menonjol di berbagai tempat di kedua ujung. Kepala-kepala molekul miosin membentuk jembatan silang. Setiap setiap jembatan silang memiliki memiliki dua tempat penting yaitu tempat mengikat aktin dan temat enzim ATPase miosin.

bagian gelap (caktam A). OK . sedangkan tiap myofibril memiliki ratusan myofilamen yang bersifat submikroskopis. Filament Miosin y Sering disebut filament kasar (coarse filaments). Pada sediaan histologi yang baik selain cakram I dan A. Filamen Filamen ini tersusun pararel dan berenang bebas dalam matriks. Inilah yang memberikan aspek bergaris melintang baik pada otot kerangka maupun otot jantung. Otot segar tanpa menggunakan pewarnaan 3. Otot setelah mengalami fiksasi dan di warnai y Pada satu serabut otot kerangka terdapat ribuan myofibril. § Garis H (Helleschreibe): Terdapat dalam cakram A. suatu garis yang disusun oleh bagian tengah filamen myosin yang menebal. yang bebas dari unsur aktin. tampak pula garis Z dan H bahkan garis M. Fungsi dari myosin adalah sebagai enzim katalisator yang berperanan memecah ATP menjadi ADP + energi. y y y y y Filamen Aktin Panjangnya 1µ dan diameternya 50 Angstrom. meskipun sebagian masuk ke dalam cakram A. Aktin dan myosin tersusun sejajar dengan sumbu memanjang serabut otot skelet. tidak menempel pada garis Z. terpancang antara 2 garis Z. dan Garis Z (Zwischenschreibe) atauintermediate disc: yang Berupa garis tipis dan gelap yang membagi cakram I sama rata. y Bila menggunakan pewarnaan hematoksilin besi (Heidenheia). Sarkomer merupakan unit fungsional otot ragka karena mampu berkontraksi. y Filamen-filamen miosin dengan kepalanya yang menonjol terletak diantara filamen aktin. dan energi ini digunakan untuk kontraksi. 1 pita A. Otot kerangka yang masih hidup 2. y Daerah antara 2 garis Z disebut ³sarkomer´ yang panjangnya sekitar 1. y Pita I dibagi dua oleh garis Z dan pita A dibagi dua oleh zona H. Filamen ini membentuk cakram I. daerah gelap disebut pita A (anisotrop) memiliki filamen tipis dan tebal (miosin). ini membentuk daerah A atau cakram A. y y Bagian tengah agak tebal dari bagian tepi. y Masing-masig satuan pola berulang yang disebut daerah sarkomer dan setiap sarkomer dipisahkan oleh dua garis Z. Bagian tengahnya langsing dan elastis. hanya memiliki filamen tipis (filamen aktin). y Filamen aktin dan miosin saling tumpang tindih tersusun menurut pola tertentu sehingga menghasilkan pandangan garis-garis seran lintang.y Di dalam sebuah miofibril. § Garis M (Mittelschreibe): Terdapat di tengah-tengah cakram A. y Garis Z merupakan tempat menempelnya filamen-filamen ak tin. bagian cerah (cakram I) 2. filamen aktin dan miosin sejajar dan tersusun berdampingan. berdiameter 100 Angstrom dan panjangnya 1. Merupakan bagian agak cerah di kanan-kiri garis M. Myofilamen terdiri dari 2 macam yaitu: 1. dan ½ dari 2 garis I). y Daerah terang disebut pita I (isotrop).5µ. Pada zona H hanya terdapat filamen tebal (miosin). untuk lebih jelas uraian ini perhatikan y Sekali lagi dengan mikroskop cahaya myofibril tampak memiliki 1.5 µ. Garis melintang ini dapat diamati pada: 1. Jadi dalam 1 sarkomer terdapat garis-garis Z-I-A-H-M-H-A-I-Z (tepatnya interval antara 2 garis Z. 2.

Otot akan berkontraksi jika mendapatl rangsangan motorik dari pusat motorik (otak ). Antara otot dan saraf otot dan saraf akan membentuk sambungan yang disebut sinapsis neuromuskulus dimana ujung saraf motorik melekat pada serabut otot. Jika rangsang sampai pada ujung saraf motorik. ADP-pi secara bertahap melepaskan ikatan dengan Pi dan ADP. dan proses tersebut mempunyai ikatan dengan ATP.Gambar serat otot lurik Mekanisme kerja oto rangka Metode pergeseran filamen dijelaskan melalui mekanisme kontraksi pencampuran aktin dan miosin membentuk kompleks akto-miosin yang dipengaruhi oleh ATP. proses terkait dan terlepasnya aktin menghasilkan gaya fektorial. . Selanjutnya tahap relaksasi konformasional kompleks aktin. membuka tempat pengikatan jembatan silang aktin. Langkah-langkah kontraksi otot : 1. Asetilkolin menyebabkan retikulum sarkoplasma melepaskan ion Ca2+ masuk kedalam sarkoplasma otot 3 Ion Ca2+ yang dilepaskan di ikat oleh unit troponin C yang menyebabkan kompleks troponinmiosin secara fisik bergeser kesamping. Miosin merupakan produk. Selanjutnya ATP yang terikat dengan miosin terhidrolisis membentuk kompleks miosin ADP-Pi dan akan berikatan dengan aktin. miosin. maka ujung saraf motorik akan melepaskan neurotransmiter (pemindah rangsang ke sel berikutnya) yang berupa asetil kolin keserabut otot melalui celah sinapsis 2.

otot dibedakan menjadi dua sebagai berikut. Filamen tipis bergeser kembali keposisi istirahat dan terjadi proses relaksasi. Menurut Pekerjaannya 4. Gangguan pada otot antara lain. yaitu otot yang menggerakkan anggota mendekati tubuh Otot fleksor. otot berkepala empat/quadriseps 3. Ketiga otot ini sama-sama berkontraksi ke satu arah sehingga lengan bawah dapat diigerakkan memutar. yaitu otot yang bekerja secara berlawanan. dl Berdasarkan cara kerjanya. tetanus (akibat racun Clostrodium tetani) . Menurut pekerjaannya. Komplek troponin-tropomiosin bergeser kembali keposisinya menutupi tempat pengikatan jembatan silang aktin sehingga aktin dan miosin tidak lagi berikatan di jembatan silang 3. Penimbunan asam laktat (hasil pemecahan asam piruvat dalam keadaan anaerob) dalam otot menyebabkan kelelahan dan pegal linu. Energi pembentukan ATP berasal dari pemecahan glikogen atau gula yang dilarutkan menjadi laktasidogen yang kemudian dipecah menjadi asam laktat dan glukosa secara aerob. Menurut bentuk dan serabutnya 2. Menurut jumlah kepalanya 3. Pemecahan zat tersebut dalam keadaan anaerob. yaitu otot yang menggerakkan anggota menjauhi tubuh Otot abduktor. Tidak adanya ion kalsium di dalam sarkoplasma. y Otot sinergis. Dengan terbentuknya tempat pengikatn jembatan silang aktin menyebabkan terbentuknya jembatan silang antara kepala miosin dan filamen aktin dan menyebabkan serabut otot menjadi lebih pendek (zona Z dan H menjadi pendek dan juga sarkomer menjadi lebih pendek) dan otot berkontraksi. yaitu otot yang bekerjanya berlawanan y y y y y y y Otot abduktor. otot serabut sejajar atau bentuk kumparan 2. Langkah relaksasi otot: 1. memutar ke dalam . y Otot antagonis. Ion Ca2+ dipompa kembali kedalam retikulum sarkoplasma dengan transporatktif 2.4. Otot antagonis. otot berkepala dua (Bisep) 2. ketika ulna dan radial dalam keadaan sejajar Otot suponator. otot bentuk kipas. yaitu otot yang saling menduung. Untuk berkontraksi ini otot memerlukan energi yang berasal dari ATP dan kreatin pospat. Pada saat kontraksi ATP terurai menjadi ADP+posfat+energi dan ADP menjadi AMP+posfat +energi. otot bersirip dan otot melingkar/sfingter Menurut jumlah kepalanya 1. otot berkepala tiga/triseps 3. yaitu otot yang membengkokkan sendi tulang atau melipat sendi Otot ekstensor. kram. dan jika otot tidak mampu berkontraksi lagi maka akan terjadi kejang otot atau kram. Otot sinergis. Contoh: otot bisep dan otot lengan bawah (pronator) yang terdiri otot pronator kuadratus dan otot pronator teres. otot yang meluruskan kembali sendi tulang kedudukan semula Otot pronator. meliputi: 1. Ion Ca2+ dibebaskan oleh unit troponin C. ulna dan radial dalam keadaan menyilang Endorotasi. Contoh: mekanisme kerja otot bisep dan trisep dapat membengkokkan dan meluruskan siku KLASIFIKASI OTOT 1. Menurut Letaknya otot ditubuh Menurut bentuk dan serabutnya 1. otot bekerja bersama-sama 2.

funsinya sebagian kecil membentuk gales aponeurotika disebut juga muskulus oksipitifrontalis. mengangkat kelopak mata atas pada waktu membuka mata c. dibagi menajdi 2 baigan: 1. Muskulus oblikus okuli/otot bola mata sebanyak 2 buah. Fungsinya untuk menahan makanan waktu mengunyah. Otot bagian kepala 2. Otot bagian leher 3. memendekkan otot Menurut letaknya otot-otot tubuh dibagi dalam beberapa golongan yaitu: 1. terbagi atas: 1. Fungsinya menarik bibir ke bawah atau membentuk mimik muka ke bawah 4.Kontraksi. Otot bagian dada 4. terdapat pada dagu merupakan kelanjutan pada otot leher. Muskulus frontalis. fungsinya menarik sudut mulut ke bawah 2. Otot bagain punggung 6. fungsinya menarik kulit ke belakang Otot wajah terbagi atas: a. Otot mulut bibir dan pipi. Otot bagian perut 5. Otot bahu dan lengan 7. Otot panggul 8. . Muskulus triangularis dan muskulus orbikularis oris/otot sudut mulut. funsinya sebagai penutup mata atau otot sfingter mata 3. Muskulus quadratus labii inferior. Oksipitalis terletak di bagian belakang. fungsinya memutar mata 2. memutar ke luar Dilatasi. memanjangkan otot Otot bagian ini dibagi menjadi 5 bagian: Otot pundak kepala. Origo pada taju mandibula dan insersi muskulus orbikularis oris. funsinya mengerutkan dahi dan menarik dahi mata 2. Otot mata (muskulus rektus okuli b. Muskulus quadratus labii superior. Fungsinya menarik. membentuk dinding samping rongga mulut. otot bola mata terdiri dari otot otot 1. Muskulus levator palpebra superior terdapat pada kelopak mata. Muskulus orbikularis okuli/otot lingkar mata terdapat di sekliling mata. Muskulus buksinator. otot bibir atas mempunyai origo penggir lekuk mata menuju bibir atas dan hidung 3. Otot anggota gerak bawah Otot Kepala y y y Eksorotasi.

M. fungsinya mendorong lidah ke depan 2. fungsinya mengangkat rahang bawah pada waktu mulut terbuka 2. Otot lidah sangat berguna dalam membantu pancaindra untuk menunyah. ke kiri. Muskulus zigomatikus/otot pipi. 5. Otot Bahu Otot bahu hanya meliputi sebuah sendi saja dan membungkus tulang pangkal lengan dan tulang belikat akromion yang teraba dari luar. Muskulus temporalis fungsinya menarik rahang bawah ke atas dan ke belakang 3. Fungsinya memutar lengan ke luar. Otot Leher Bagian otot ini dibagi menjadi 3 bagian: 1. di bawah uratnya terdapat kandung lendir. M. 3. fungsinya untuk mengangkat dagu mulut ke atas waktu senyum. terdapat di samping leher menutupi sampai bagian dada. Otot ini berpangkal di siku bawah tulang belikat dan menuju ke taju kecil tulang pangkal lengan. fungsinya menarik lidah ke atas dan ke belakang f. fungsinya menarik rahang bawah ke depan e. deltoid (otot segitiga). infraspinatus (otot bawah balung tulang belikat). 3. Muskulus stiloglosus. Fungsinya mengangkat lengan sampai mendatar. Fungsinya untuk menarik kepala belakang dan menggelengkan kepala. Fungsinya menarik kepala ke samping. M. Fungsinya memutar lengan ke luar. Ketiga otot ini terdapat di belakang leher. . Muskulus platisma. teerbagi atas: 1. M. Otot ini berpangkal di lekuk sebelah atas menuju ke taju besar tulang pangkal lengan. 2. 1. Otot pengunyah/otot yang bekerja waktu mengunyah. otot ini membentuk lengkung bahu dan berpangkal di bagian sisi tulang selangka ujung bahu. balung tulang belikat dan diafise tulang pangkal lengan.5. Otot Dada . 2. 6. supraspinatus (otot atas balung tualang belikat).. dan ke kanan. 4. Di antara otot lengan bulat kecil dan otot lengan bulat besar terdapat kepala yang panjang dari muskulus triseps brakii. Fungsinya bisa memutar lengan ke dalam. Fungsinya menengahkan dan memutar tulang humerus ke dalam. menuju taju kecil tulang pangkal lengan. Fungsinya mengangkat lengan. Muskulus longisimus kapitis. d. teres mayor (ototo lengan bulat besar). Fungsinya menekan mandibula. Otot ini berpangakal di siku sebelah luar tulang belikat dan menuju ke taju besar tulang ke pangkal lengan. subskapularis (otot depan tulang belikat) Otot ini mulai dari bagian depan tulang belikat. Muskulus pterigoid internus dan eksternus. Otot ini berpangkal di lekuk sebelah bawah balung tulang belikat dan menuju ke taju besar tulang pangkal lengan. M. menarik bibir ke bawah dan mengerutkan kulit bibir. M. terbagi atas: 1. Muskulus sternokleidomastoid di samping kiri kanan leher ada suatu tendo sangat kuat. teres minor (otot lengan belikat kecil). terbentang dari belakang kepala ke prosesus spinalis korakoid. memutar kepala dan kalau keduanya bekerja sama merupakan fleksi kepala ke depan disamping itu sebagai alat bantu pernapasan. Di antara otot ini dan taju besar tulang pangkal lengan terdapat kandung lendir. terdiri dari splenius dan semispinalis kapitis. Muskulus genioglosus. Muskulus maseter.

berpangkal di iga III. Otot gergaji depan(muskulus seratus anterior). Lapisan kedua di bawah otot dibentuk oleh otot perut dalam(M. bagian dada atas sebelah bawah os klavikula. . Muskulus interkostalis eksternal dan internal terdapat di antara tulang-tulang iga. Serabut yang depan menuju linea alba. otot sebelah luar (muskulus abdominis eksternal). Pangkalnya terdapat di ujung tengah selangka. Otot ini membentuk 4 buah urat yang bentuknya melintang dibungkus oleh muskulus rektus abdominis dan otot vagina. Otot yang tebal dinamakan aponeurosis. Fungsinya mengangkat dan menurunkan tulang iga ke atas dan ke bawah pada waktu bernapas. Fungsinya dapat memutar lengan ke dalam dan menengahkan lengan. Otot bawah selangka (muskulus subklavikula). Kontraksi dan relaksinya memperkecil serta memperbesar rongga dada waktu bernapas. Berpangkal di iga I sampai IX dan menuju ke sisi tengah tulang belikat. 2. 2. 3. IV dan V menuju ke prosesus korakoid. tetapi yang terbanyak menuju ke bawah. Berpangkal pada igaV sampai iga yang bawah sekali. yaitu otot dada yang membantu pernapasan terdiri dari: 1. Fungsinya menaikkan tulang belikat dan menekan bahu. Serabut yang tengah membentuk ikat yang terbentang dari spina iliaka anterior superior ke simfisis. 5. Aponeurosis terbagi 2 dan ikut membentuk kandung otot perut lurus sebelah depan dan belakang muskulus rektus abdominis. Fungsinya menjadi batas antara rongga dada dan rongga perut. Garis di tengah dinding perut dinamakan linea alba. Otot dada kecil (muskulus pektoralis minor). Muskulus transversus abdominis. mempunyai lobang tempat lalu aorta vena kava dan esofagus. tulang dada dan rawan iga. 3. Terdapat di antara tulang selangka dan ujung iga I. otot perut lurus mulai dari pedang rawan iga III di bawah dan menuju ke simfisi. membentuk kandung otot yang terdapat di sebelah kiri dan kanan linea itu. 4. merapatkan lengan ke dalam. menarik lengan melalui dada. Fungsinya menetapkan tulang selangka di sendi sebelah tulang dada dan menekan sendi bahu ke bawah dan ke depan.Terdiri atas: 1. Terdapat di bawah otot dada besar. obliqus internus abdominis). Lapisan sebelah luar sekali dibentuk otot miring luar (muskulus obliqus eskternus abdominis). Fungsinya mengangkat dan menurunkan iga waktu bernapas. 4. Serabut ototnya yang sebelah belakang menuju ke tepi tulang panggul (kristailiaka). Otot dada besar (muskulus pektoralis mayor). Otot dada bagian dalam disebut juga otot dada sejati. Otot Perut Terdiri atas: 1. Muskulus diaragmatikus. 2. merupakan alat istimewa yang di tengahnya mempunayi aponeurosis yang disebut sentrum tendineum. Bentuknya melengkung ke atas mengahadap ke rongga toraks. Muskulus abdominis internal (dinding perut). Otot dada sejati yaitu otot-otot sela iga luar dan otot-otot sela iga dalam. Serabut miring menuju ke atas dan ke tengah. Otot ini mempunyai 4 buah urat melintang. merupakan xifoid menuju artikule ke kosta III terus ke simfisis.

2. terletak antara krista iliaka dan os kosta. menengahkan dan memutar tulang pangkal lengan ke dalam. Mukulus quadratus lumborum. Muskulus seratus posterior inferior (otot gergaji belakang bawah). berpangkal pada ruas tulang punggung yang kelima dari bawah fasia lumboid. Muskulus seratus posterior superior. Berpangkal di tulang kepala belakang. fleksi dari vertebra lumbalis dan di samping itu juga merupakan dinding bagian belakang rongga perut. Otot pangkal lengan atas a. berhubungan dengan quadratus lumborum di dalamnya terdapt arteri. dari tulang leher V. di sisni menuju ke pinggir tengah tulang belikat. Muskulus psoas.Otot yang masuk ke dalam formasi bagian bawah dinding perut atau dinding abdominal posterior : 1. vena dan kelenjar limfe 2. Fungsinya untuk sikap dan pergerakan tulang belakang. 3. terletak di belakang diafragma bagain bawah mediastinum. Bagian atas menarik skapula ke bagian medial dan yang bawah menarik ke bagian lateral. ruas tulang punggung V. terletak di bawah otot belah ketupat dan berpangkal di ruas tulang leher keenam dan ketujuh dari ruas tulang punggung yang kedua. terdiri dari 2 lapisan. sebelah belakang berfungsi menopang sekum. Gunanya menggerakkan tulang belikat ke atas dan ke tengah. Muskulus rumboid (otot belah ketupat). Otot antara ruas tulang belakang dan iga Otot yang bekerja menggerakkan tulang iga atau otot bantu pernapasan. berpangkal di fasia lumbodorsalis dan menuju ke iga V dari bawah. Fungsinya memelihara dan menjaga kedudukan kolumna vertebra dan pergerakan dari ruas tulang belakang 3. Trapezius (otot kerudung). Muskulus latisimus dorsi (otot pungung lebar). terdapat di antara kirikanan prosesus transversus dan prosesus spina. Otot punggung sejati 1. Gunanya menarik tulang iga ke bawah pada waktu bernapas. Otot yang ikut menggerakkan lengan . Gunanya menarik tulang iga ke atas waktu inspirasi. tepi tulang punggung dan iga III di bawah. 2. Muskulus iliakus terdapat pada sisi tulang ilium. gunanya menutupi ketiak bagian belakang. dan sebelah depan menyentuh kolon desendens Otot Punggung Otot punggung (bagian belakang tubuh). Terletak di bawah otot pungung lebar. terdir dari dua otot yaitu: 1. Muskulus sakrospinalis (muskulus eraktor spina) terletak di samping ruas tulang belakang kiri dan kanan. berpangkal dari taju duri. Terdapat di semua ruasruas tulang punggung. Otot-otot membengkokkan (fleksor): . Fungsinya: mengangkat dan menarik sendi bahu. Muskulus interspinalis transversi dan muskulus semispinalis. 2. otot ini dibagi menjadi 3 bagian: 1.

Muskulus korakobrakialis. fungsinya supinasi tangan y Otot-otot di sebelah tulang pengumpil. Ketiga otot ini disebut juga otot iliopsoas. fungsinya mengangkat dan memutar tungkai ke bagian luar iliakus y y y y 2. Kepala panjang dimulai pada tulang di bawah sendi dan ketiganya mempunyai sebuah urat yang melekat di olekrani y berperan berlawanan dengan otot bisep yaitu untuk meluruskan siku Otot otot selain sebagai fleksi dan ekstensi juga ada yang melakukan yang lain misalnya Otot yang bekerja memutar radialis (pronator dan supinator) terdiri dari: muskulus pronator teres equadratus. y y y Otot ini berpangkal di bawah otot segitiga di tulang pangkal lengan otot menuju taju di pangkal tulang hasta.Muskulus biseps y y y y y y y Otot ini meliputi 2 buah sendi mempunyai 2 buah kepala (kaput). Fungsinya mengangkat lengan. Sebelah belakang bagian luar terdapat: . y y mempunyai 3 buah kepala (kaput). membengkokkan tangan ke arah tulang pengumpil atau tulang hasta. Otot-otot meluruskan (ekstensor): Muskulus triseps y y y Otot ni berpangkal di prosesus korakoid otot menuju ke tulang pangkal lengan. y y Kepala dalam dimulai di sebelah dalam tulang pangkal lengan. Fungsinya membengkokkan lengan bawah siku. Kepala yang panjang melekat di dalam sendi bahu. Fungsinya membengkokkan lengan bawah siku. berasal dari fosa iliaka menuju trokanter minor Muskulus psoas minor. berfungsi membengkokkan lengan di siku. Di bawah uratnya terdapat kandung lendir. terbentang dari prosesus transversi lumbalis menuju trokanter minor dan Muskulus iliakus. muskulus spinator brevis. fungsinya pronasi tangan. 1. kepala yang pendek melekatnya di sebelah luar dan yang kedua di sebelah dalam. Muskulus brakialis (otot lengan dalam). Otot itu ke bawah menuju ke tulang pengumpil. yang terletak di muka psoas mayor. meratakan hasta dan mengangkat lengan. Otot-otot sekitar panggul y Otot ini berasal dari tulang panggul atau kolumna vertebralis menuju ke pangkal paha. b. Sebelah depan bagian dalam dari panggul terdapat: y Muskulus psoas mayor. Kepala luar berpangkal di sebelah belakang tulang pangkal lengan dan menuju ke bawah kemudian bersatu dengan yang lain.

serta membantu gerakan fleksi femur dan membengkokkan ke luar.y Muskulus gluteus maksmius merupakan otot yang terbesar yang terdapat di sebelah luar panggul membentuk bokong. Muskulus ekstensor (quadriseps femoris) otot berkepala empat. Otot abduktor terdiri dari: y y y y y Muskulus abduktor maldanus sebelah dalam Muskulus adduktor brevis sebelah tengah Muskulus abduktor longus sebelah luar Ketiga otot ini menjadi satu yang disebut muskulus abduktor femoralis. otot seprti urat. Urat-urat tersebut dipaut oleh ikat melintang dan ikat silang sehingga otot itu bisa membengkokkan kaki ke atas. otot seperti selaput. Otot-otot yang terdapat di belakang mata kaki luar dipaut oleh ikat silang dan ikat melintang. Fungsi: eksorotasi femur memutar ke luar pada waktu lutut mengetul. Fungsinya membengkokkan urat bawah serta memutarkan ke dalam. yang terdapat di bagian belakang paha terdiri dari: y y y y Muskulus rektus femoris Muskulus vastus lateralis eksternal Muskulus vastus medialis internal y Biseps femoris. otot berkepala dua. Fungsinya meluruskan jari telunjuk ke tengah jari. fungsinya dapat meluruskan ibu jari kaki. 2. mempunyai selaput pembungkus yang sangat kuat dan disebut fasia lata yang dibagi atas 3 golongan yaitu: 1. Fungsinya membengkokkan paha dan meluruskan tungkai Muskulus semi membranosus. Fungsinya membengkokkan tungkai bawah. Urat akiles (tendo achlilles). antagonis dari iliopsoas yaitu rotasi fleksi dan endorotasi femu Otot-otot tungkai atas Otot tungkai atas (otot pada paha). y y Muskulus sartorius. Otot tungkai bawah Terdiri dari: y Otot tulang kering depan muskulus tibialis anterior. Bentuknya panjang seperti pita. bercorak dan berinti banyak di bagian perifer. Otot ini merupakan otot yang terbesar terdiri dari: Muskulus vastus intermedial Otot fleksor femoris. jari manis dan kelingking kaki. y y Muskulus semi tendinosus. 4. . y Fungsinya meluruskan kaki di sendi tumit dan membengkokkan tungkai bawah lutut (muskulus popliteus). Fungsinya dapat mengangkat kaki sebelah luar. Otot Rangka y Otot rangka bekerja secara volunter (secara sadar atas perintah dari otak). y Otot kedang jempol. Secara anatomis terdiri dari jaringan konektif dan sel kontraktil. y Muskulus ekstensor talangus longus. y Fungsinya. bergaris melintang. otot penjahit. Fungsinya mengangkat pinggir kaki sebelah tengah dan membengkokkan kaki. Fungsinya menyelenggarkan gerakan abduksi dari femur. terdapat di bagain paha. bawah.

Otot 2. Otot rangka disusun oleh fasikula yang merupakan berkas otot yang terdiri dari beberapa sel otot. Organisasi otot rangka terdiri dari : 1. Menghasilkan gerakan rangka tubuh. Setiap fasikula dilapisi jaringan konektif yang disebut perimisium dan setiap sel otot dipisahkan oleh endomisium. Menyokong jaringan lunak. Serabut Otot 4. Fasikula 3. Mempertahankan sikap & posisi tubuh. Menunjukkan pintu masuk & keluar saluran dalam sistem tubuh.Fungsi Otot Rangka 1. 2. 4. Miofilamen . Struktur Otot Rangka Setiap otot dilapisi jaringan konektif yang disebut epimisium. 5. Mempertahankan suhu tubuh dengan pembentukan kalor saat kontraksi. 3. Miofibril 5.

Secara mikroskopis sel otot rangka terdiri dari : 1. protein & enzim. Tubulus T (sistem tubulus pada serabut otot) . Sarkoplasma (cairan intrasel berisi kalsium. phosfat. magnesium. Retikulum Sarkoplasma (tempat penyimpanan kalsium) 5. Sarkolema (membran sel serabut otot) 2. Miofibril (mengandung filamen aktin dan miosin) 3. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful