NUTRISI PADA TUMBUHAN Laporan Disusun untuk Memenuhi Tugas Terstruktur Matakuliah Fisiologi Tumbuhan yang Dibina oleh

Drs. Sarwono, M.Pd.

Oleh: Kelompok 3 Offering B/BB
1. Reza Ardiansyah

(

)

2. Zeni Qurotu A’yuni (109341417213) 3. Denok Kurnia Sari (109341417220) 4. Vera Tamala

(209341420909)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI Maret 2011

Tanggal dan Tempat Pengamatan Pengamatan nutrisi pada tumbuhan dilaksanakan di gedung 205 Laboratorium Biologi Universitas Negeri Malang pada hari Kamis. Selain itu juga secara kualitatif dengan melihat perubahan secara morfologi pada tanaman.NUTRISI PADA TUMBUHAN A. ada tidaknya kuncup dan dilihat dari keadaan daun dan batang (segar atau busuk). 2. Zeni Qurotu A’yuni c. Denok Kurnia Sari d. . B. Parameter pertumbuhan tanaman meliputi pertambahan panjang tanaman hydrila. 2. Tujuan 1. Vera Tamala C. Mengetahui elemen-elemen yang dibutuhkan oleh suatu tumbuhan. Metode Pengukuran Metode pengukuran pada praktikum kali ini dilakukan secara kuantitatif yaitu mengukur beberapa parameter pertumbuhan tanaman. Metode Pengamatan 1. Membedakan pengaruh defisiensi suatu elemen terhadap pertumbuhan tanaman. Reza Ardiansyah b. Praktikan Pengamatan ini dilakukan oleh mahasiswa Biologi Offering B/BB kelompok 3: a. 10 – 24 Februari 2011.

2002). tumbuhan autrotrof merupakan kelompok tumbuhan yang kebutuhan bahan anorganiknya tergantung pada bahan-bahan organik yang telah ada. natrium.5 5 5.Fe Lengkap Panjang Pucuk Awal 5 Cm 5 Cm 5 Cm 5 Cm 5 Cm 5 Cm 5 Cm 5 Cm 5 Cm 5 Cm 5 Cm 5 Cm Pertambahan Panjang Ulangan 1 Ulangan 2 Ulangan 3 6 5. Tumbuhan autrotrof maupun heterotrof.7 5.5 5.P . dan fosfor.5 + tunas 6 + tunas 6.5 5 5. Tumbuhan autrotrof adalah kelompok tumbuhan kelompok tumbuhan yang dapat membuat bahan organiknya sendiri dari bahan-bahan anorganik melalui proses fotosintesis dan kemosintesis.P . Mikronutrien dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil dan bila terdapat dalam jumlah banyak maka dapat menjadi toksik. Berdasarkan hasil praktikum yang telah dilakukan terhadap tanaman Hydrilla yang direndam pada larutan dengan nutrisi lengkap pada minggu pertama memiliki rata-rata . Makronutrisi adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan dalam jumlah banyak. contohnya unsur-unsur Mn.5 5. Cl. Mo. Diefisiensi ditandai dengan klorosis pada daun (Dahlia. mikronutrisi adalah nutrisi yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah sedikit. belerang.5 5. B.5 6 5 6 RataRata 5.7 5.5 + tunas 6 5. Cu. Analisa secara kimia pada tumbuhan tingkat tinggi pada umumnya terdapat 40 atau lebih unsur nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan. kalsium.5 5. tumbuhan dapat dibedakan dalam 2 kelompok.5 6 6 5.N .5 6 5.Mg . yaitu tumbuhan autrotrof dan tumbuhan heterotrof. Sedangkan.5 + tunas 5 5. klor.5 5. magnesium. Data Pengamatan Tabel Data Hasil Pengamatan Nutrisi pada Tumbuhan minggu ke-2 Minggu ke1 Bahan .Fe Lengkap .8 5.5 5.Ca .D.7 5 5.Mg .5 7 6.5 6 5. Sedangkan.5 6 6 5. Analisis Data dan Pembahasan Tumbuhan berdasarkan cara tumbuhan memperoleh makanan organiknya. 1990). Zn.5 5.8 5.5 5.Ca . Contoh makronutrisi adalah kalium.N . Nutrisi pada tumbuhan dibedakan menjadi makronutrisi dan mikrosonutrisi berdasarkan jumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan. kedua kelompok tumbuhan ini memerlukan sumber nutrisi mineral dari lingkungannya (Sasmitamihardja.7 2 E.

Hasil praktikum menunjukkan bahwa tumbuhan Hydrilla yang diberi perlakuan tanpa posphor memiliki rata-rata panjang batang pada minggu pertama sebesar 5. Pada tumbuhan yang diberi perlakuan tanpa posphor memiliki rata-rata panjang batang yang lebih besar daripada yang diberi perlakuan dengan nutrisi lengkap. Jika tanaman kekurangan posphor yang cukup menyebabkan . Selain pertumbuhan batang.7 cm. dan fosfor. Kalsium ini diperlukan untuk pertumbuhan semua tanaman. Pada dasarnya defisiensi posphor menyebabkan daun berwarna gelap atau hijau kebiru-biruan.8 cm. ada sedikit perbedaan dalam pertumbahan panjang batang. natrium. Mo (Dahlia. Hal ini disebabkan tumbuhan yang memiliki nutrisi lengkap kebutuhan makronutrient dan mikronutriennya terpenuhi. Sedangkan mikronutrient yang diperlukan oleh tumbuhan antara lain yaitu usnsur-unsur Mn. Perbedannya adalah tumbuhan yang diberi perlakuan tanpa kalsium lebih layu dibandingkan dengan tumbuhan yang memiliki nutrisi lengkap. Berdasarkan hasil praktikum yang diberi perlakuan tanpa diberi kalsium pada tumbuhan Hydrilla yang telah dilakukan selama dua minggu.8 cm dengan pertumbuhan tunas muncul pada ulangan kedua. belerang. pengambilan protein menyebabkan daya imbibisi berkurang. Jika kekurangan kalsium. sedangkan rata-rata panjang batang pada minggu kedua adalah 5. Keadaan ini jika dibandingkan dengan tumbuhan Hydrilla yang diberi perlakuan dengan nutrisi lengakap. magnesium. Pada tanah pertanian kenaikan kalsium menyebabkan kenaikan pH yang berpengaruh pada penyediaan nutrisi makanan (Dahlia. B. 2002). klor. dapat diketahui bahwa pada minggu pertama dengan tiga kali ulangan memiliki rata-rata panjang batang 5. Hal ini disebabkan kalsium dalam jaringan tanaman terdapat dalam dinding sel sebagai senyawa garam pektin dalam lamela tengah. kalsium. Dengan terpenuhinya makronutrien dan mikronutrien maka proses fisiologis tumbuhan Hydrilla akan dapat berlangsung dengan baik. kerdil. Sedangkan pada minggu kedua rata-rata panjang batang adalah 6 cm tetapi tunas pada ulangan kedua minggu pertama telah hilang. Zn. Cl. 2002).panjuang batang sebesar 5. serta jumlah daun dan panjangnya berkurang. dapat juga dilihat dari jumlah daun yang terlihat semakin banyak dan terlihat segar dari pada tumbuhan yang belum diberi nutrisi lengkap.5 cm. salah satunya dapat dilihat dari pertambahan batang tanaman Hydrilla. Dari hasl tersebut dapat diketahui bahwa panjang tumbuhan dibandingkan dengan tumbuhan yang diberi nutrisi lengakap tidak jauh berbeda. Mineral yang termasuk makronutrient antara lain adalah kalium. Cu.7 cm dan pada minggu kedua rata-rata panjang batang adalah 5. Jumlah panjang ini tidak berbeda jauh dengan panjang batang awal. Penambahan posphor meningkatkan pertumbuhan tanaman.

dalam artian tumbuhan masih dapat memenuhi kebutuhan jumlah posphor dalam sel-selnya. Defisiensi magnesium sangat berpengaruh terhadap substruktur kloroplas karena menyebabkan pengurangan dan ukuran grana. panjang tanpa diberi mangnesium jauh lebih panjang dari pada yang diberi nutrisi lengkap. Pada faktanya phospor sangat penting bagi tanaman sebagai senyawa fosforilasi. Magnesium juga membentuk khelat dengan ADP. 2002). memiliki panjang yang lebih pendek.pertumbuhan vegetatif bagus. Posphor merupakan bahan penyusun fosfolipid. Hal ini sesuai dengan hasil praktikum pada ulangan kedua minggu pertama yang ditemukan adanya tunas. tetapi lebih panjang pada perlakuan ini. misalnya lesitin dan kolin yang berfungsi dalam integrasi membran (Dahlia. Namun jika suatu tumbuhan kekurangan posphor yang tidak berlebihan. Berdasarkan hasil praktikum yang diberi perlakuan tanpa diberi magnesium pada tumbuhan Hydrilla yang telah dilakukan selama dua minggu. ATP dan asam organik. Hal ini disebabkan pada minggu kedua kandungan posphor awal pada tumbuhan sudah terlalu banyak yang hilang akibat tidak ada persediaan posphor dari lingkungan eksternalnya. Urat daun tetap hijau dan akhirnya terjadi nekrosis daun. Berdasarkan hasil praktikum. Kesimpulannya. 2002). seharusnya panjang tanpa diberi mangnesium. tunas yang tumbuh pada ulangan kedua minggu pertama patah dari cabang utama pada minggu kedua. Berdasarkan praktikum yang diperoleh. Metabolisme nitrogen dan sintesis protein sangat tergantung adanya magnesium karena berperan dalam integrasi ribosom . mengindikasikan bahwa posphor tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan primer suatu tumbuhan. Magnesium penghubung antara ATP dengan molekul enzim yang juga berperan dalam fosforilasi dalam reaksi sintesis dan pembongkaran pada fotosintesis dan dalam fosforilasi oksidatif pada respirasi.7 cm dan pada minggu kedua rata-rata panjang batang adalah 6 cm. maka tumbuhan akan mengalami pertumbuhan vegetatif yang bagus. diantaranya dalam stabilisasi partikel-partikel ribosom dan berperan besar dalam proses fisiologi tumbuhan. Magnesium merupakan mineral penyusun pigmen klorofil. karena penting untuk reaksi enzimatis. Rata-rata pertambahan panjang yang lebih besar pada perlakuan tanpa diberi posphor daripada tumbuhan yang diberi nutrisi lengkap. Sesuai dengan kajian pustaka. magnesium merupakan bagian klorofil aktifator koenzim fotosintesis serta respirasi dan diperlukan untuk sintesis protein (Dahlia. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa panjang tumbuhan dibandingkan dengan tumbuhan yang diberi nutrisi lengakap tidak jauh berbeda. Hal ini dikarenakan magnesium dibutuhkan dalam jumlah yang cukup besar karena memiliki banyak peran penting dalam tumbuhan. dapat diketahui bahwa pada minggu pertama dengan tiga kali ulangan memiliki rata-rata panjang batang 5.

. maka perlakuan tanpa besi lebih kecil daripada yang normal. nitrogen dalam tumbuhan mendapatkan tempat khusus dalam nutrisi. dapat diketahui bahwa pada minggu pertama dengan tiga kali ulangan memiliki rata-rata panjang batang 5. 1990). besi dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil. namun sangat esensial untuk pertumbuhan normal bagi tanaman. F. Menurut Sasmithamihardja (1990). Defisiensi nitrogen memperlihatkan klorosis pada daun dewasa secara perlahan-lahan yang akhirnya rontok. Defisiensi besi menyebabkan berkurangnya jumlah dan ukuran kloroplas. Nitrogen sangat penting dalam tumbuhan karena merupakan komponen protein asam nukleat. dan lamela kloroplas. sesuai dengan kajian pustaka yaitu tumbuhan tanpa nitrogen akan lebih pendek. Adanya batang yang lebih panjang daripada perlakuan lengkap. Nitrogen yang berlebihan sering menyebabkan timbulnya proliferasi batang dan daun. Sedangkan pada minggu kedua panjang batang 5. dll. nitrogen dan fosfor. Berdasarkan Dahlia (2002). Berdasarkan hasil praktikum. grana. Berdasarkan kajian pustaka diatas. maka besi bagi tumbuhan sangat dibutuhkan meskipun dalam jumlah kecil. belerang. Elemen yang dibutuhkan oleh tumbuhan terdiri dari makroelemen dan mikroelemen. Pada perlakuan tanpa diberi unsur besi (Fe). Besi merupakan penyusun beberapa macam enzim pada transport elektron. Berdasarkan hasil praktikum yang diberi perlakuan tanpa diberi nitrogen pada tumbuhan Hydrilla yang telah dilakukan selama dua minggu. Makroelemen terdiri dari kalsium. dimungkingkan adanya perbedaan saat pemotongan batang Hydrilla. Kesimpulan 1.5 cm. Sedangkan. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa panjang tumbuhan dibandingkan dengan tumbuhan yang diberi nutrisi lengakap tidak jauh berbeda. mikroelemen contohnya unsur Fe. Selain itu besi berperan sangat besar terhadap metabolisme pembentukan klorofil karena dibutuhkan dalam ultra struktur kloroplas. magnesium.7 cm dan pada minggu kedua rata-rata panjang batang adalah 5.(Sasmithamihardja. tetapi lebih pendek pada yang tanpa nitrogen.5 cm. karena besi berpengaruh pada pertumbuhan normal tanaman. Panjang tersebut jika dibandingkan dengan perlakuan yang diberi nutrisi lengkap. diperoleh data hasil praktikum pada minggu pertama panjang batang 5 cm.

2. Um Press: Malang Sasmitamihardja. dan lamela kloroplas. grana. Sedangkan defisiensi posphor menyebabkan daun berwarna gelap atau hijau kebiru-biruan. urat daun tetap hijau dan akhirnya terjadi nekrosis daun. Defisiensi nitrogen memperlihatkan klorosis pada daun dewasa secara perlahan-lahan yang akhirnya rontok G. Pada Defisiensi besi menyebabkan berkurangnya jumlah dan ukuran kloroplas. 2002. FMIPA ITB: Bandung . serta jumlah daun dan panjangnya berkurang. Daftar Pustaka Dahlia. Nutrisi dan Dormansi serta Penuaan dalam Proses Fisologi Tumbuhan. kerdil. 1990. Kekurangan pada magnesium sangat berpengaruh terhadap substruktur kloroplas karena menyebabkan pengurangan dan ukuran grana. Pengaruh defisiensi elemen kalsium menyebabkan terganggunya pengambilan protein menyebabkan daya imbibisi berkurang. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Dardjat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful