DISUSUN: O L E H

NURDIANAH NIM: PO.07.34.0.09.021
DOSEN PEMBIMBING Drs. REFAI IBRAHIM M.Kes

TAHUN AJARAN 2011/2012 POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

1

.jiwa dan raganya untuk membawa umat manusia dari dunia kegelapan menuju dunia yang terang benderang dan penuh dengan ilmu pengetahuan. Saya sadari peyusunan makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan maka berpegang dari itu semua saya sangat mengharapkan adanya saran dan kritik yang konstruktif dari para pembaca pada umumnya dan dosen bidang studi pada khususnya.tak ada manusia yang sempurna ˝ Billahifii sabililhaq fastabiqulkhairat Wassalammualaikum Wr.Wb Penyusun NURDIANAH PO: 07.34.Kata Pengantar Assalammualaikum Wr.yang mana dengan limpahan rahmat dan karunia Nya lah sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini tepat pada waktunya. “ tak ada gading yang tak retak. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabiyaullah Muhammad saw beserta keluarga dan para sahabatnya yang telah rela mempetaruhkan harta.0. Tiada kata yang paling indah selain puji dan puja syukur kehadirat Allah swt.021 2 .09.Wb Alhamdulillah….

................. Definisi Demam Berdarah Dengue…………………………………................................................... Masa inkubasi dan gejala DBD………………………………………....9 k............ii Bab I..........7 g.............11 Bab III........Daftar Isi Kata pengantar……………………………………………………………............................ Penularan......1 Bab II..............3 c...... Pembahasan a.............................................................. Epidemiologi......... Pencegahan ....…………………………………………...............................13 Daftar Pustaka 3 ...................... Penyebaran..................6 f.... Pengobatan ...... Dengue dan Permasalahannya.......8 i................Aegypti……………………………………….....................8 j......7 h........6 e..............................................3 b............... Mengenal nyamuk Ae....5 d..... Penutup a..i Daftar isi………………………………………………………………….............. Diagnosis………………..........13 Saran……………………………………………………………..........Aegypti………………………………………. Kesimpulan………………………………………………………... Siklus hidup Ae...... Pendahuluan………………………………………………………...........………………......................................... b...........

dengan Incidence Rate ( IR ) = 35.99 ( tahun 2000).42 ( tahun 2002 ) dan 23. Demam berdarah dengue atau yang biasa di singkat DBD adalah salah satu penyakit yang sulit di sembuhkan hal ini di sebabkan karena Sampai saat ini belum ditemukan obat atau vaksin untuk penanggulangan DBD ini. 21.19 per 100. 19. Asia menempati urutan pertama dalam jumlah penderita demam berdarah dengue tiap tahun. Hal ini mungkin disebabkan oleh karena curah hujan di Asia yang sangat tinggi terutama di Asia timur dan selatan ditambah dengan sanitasi lingkungan yang tidak bagus. pencegahan serta penyebabnya pun berbeda – beda mulai dari penyakit yang ringan sampai yang sulit di sembuhkan. Penyakit DBD pertama kali di indonesia di temukan di Surabaya pada tahun 1968.baik pola penularan. jumlah kasus menunjukkan kecenderungan meningkat baik dalam jumlah maupun luas wilayah yang terjangkit dan secara sporadis selalu terjadi KLB setiap tahun.000 penduduk dan CFR = 2%. Pada tahun 1999 IR menurun tajam sebesar 10. Demam berdarah dengue banyak terjangkit di daerah tropis dan subtropis. 4 . namun tahun – tahun berikutnya IR cenderung meningkat yaitu 15.87 ( tahun 2003 ). PENDAHULUAN Pada zaman sekarang ini berbagai macam penyakit terus di temukan dan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman.66 ( tahun 2001 ). Sejak pertama kali di temukan. KLB DBD terbesar terjadi pada tahun 1998.17%. sejak itu penyakit tersebut menyebar ke berbagai daerah. sehingga sampai tahun 1980 seluruh propinsi di Indonesia kecuali Timor – Timur telah terjangkit penyakit.BAB I.pengobatan. akan tetapi konfirmasi virologis baru di dapat pada tahun 1972.

5 . jumlah penderita DBD pada Januari 2009 mencapai 783 kasus. bahkan jumlah kasus serta korban jiwa meningkat tiap tahunnya. di bulan-bulan tertentu.DBD terjadi berulang-ulang setiap tahun.432 kasus. Jumlah itu lebih besar dibandingkan dengan Januari 2008 yaitu sebanyak 545 kasus.Hampir setiap tahun. Penyakit ini tiap tahun telah membawa banyak korban jiwa. agar penyakit ini tidak lagi menimbulkan banyak korban jiwa. DBD merupakan salah satu penyakit penting di Indonesia dan memerlukan penanganan yang menyeluruh dan integral. Sementara itu. puncak penyebaran virus DBD selalu terjadi pada caturwulan pertama setiap tahun. total jumlah penderita DBD di tahun 2008 sebanyak 4. Berdasarkan data tahunan Dinas Kesehatan Kota Bandung. Kecenderungannya menurun jika dibandingkan dengan tahun 2007 yang mencapai 4.717 kasus. selalu saja ada berita tentang kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bandung. antara Februari-April.

Perhatikan gambar di bawah ini. tidak semua nyamuk yang belang-belang adalah nyamuk Ae. aegypti sangat mudah. aegypti. sepeti di kaki dan diperutnya. Tetapi perlu hati-hati. Mengenal nyamuk Ae.1. yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah. B. Definisi Demam Berdarah Dengue ( DBD ) Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dengan genusnya adalah favivirus. Perhatikan pola di punggungnya. Virus ini mempunyai empat serotipe yang di kenal dengan DEN.Aegypti Mengenali nyamum Ae. dan DEN. yang di tularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. DEN. Masih ada beberapa ciri khusus lagi yang membedakkannya dengan nyamuk jenis lain. DEN. aegypti memiliki dua garis 6 . sehingga mengakibatkan perdarahan – perdarahan.3.4. Beberapa ciri khusus untuk mengenali nyamuk ini antara lain dari pola hitam putih di tubuhnya.BAB II PAMBAHASAN A. Ae.2.

Larva nyamuk. Perhatikan gambar di bawah ini. Pupa Ae. aegypti tampak atas dan tampak samping. 7 . Cara nunggingnya pun bisa digunakan untuk membedakan nyamuk ini dengan jenis nyamuk yang lain. Sipon jentik Ae. Kalau diperhatikan lebih jauh lagi ada perbedaan penting pada bentuk larva Ae. Pupa larva ini juga sangat khas. memiliki bentuk khusus pada sipon-nya. kita sering menyebutnya jentik nyamuk. aegypti.putih di tengah dan di sisinya ada dua garis melengkung. Perhatikan kembali di bagian kepalanya. aegypti berbeda dengan pupa serangga lain. Perhatikan baik-baik di bagian punggung nyamuk ini. Gambar skema nyamuk Ae. Sipon adalah alat pernafasan larva yang letaknya di bagian ekor. Perhatikan kembali gambar skema di bawah ini. aegypti berukuran sedang dibandingkan dengan sipon jenis lain. Kalau gambar skemanya seperti gambar di bawah ini.

Aegypti Sedangkan siklus hidup nyamuk ini seperti gambar di bawah ini. instar ke-3. C. pupa. 8 . instar ke-2. dan akhirnya menjelma menjadi nyamuk dewasa. Punya nyamuk seperti gambar di bawah ini. Nyamuk Ae. aegypti bertelur di air. Siklus hidup Ae. telur menetas menjadi larva instar ke-1.Kalau kupu-kupu biasanya bertapa ketika menjadi pupa. Pertama nyamuk bertelur. nyamuk justru aktif ke sana ke mari ketika berbentuk pupa. instar ke-4.

F. Selanjutnya penderita akan menampakkan berbagai tanda dan gejala demam berdarah sebagai berikut : 1. mimisan ( epitaksis ) pada hidung dan gusi. 8. Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok. 7. Demam yang di rasakan penderita menyebabkan pegal / sakit pada persendian. ruam petekial dengan trombositopenia dan leukopenia relatif.muntah penurunan nafsu makan ( anoreksia ).D. 3. timbulnya beberapa gejala klinik yang menyertai seperti mual. 2. Demam tinggi yang mendadak 2 – 7 hari ( 38 – 40 derajat Celsius ). Pada kasus berat gejala klinis di tambah dengan terjadinya akumulasi cairan pada rongga tubuh E. Munculnya bintik – bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah 9. Pada pemeriksaan uji tourniquet. tampak adanya jentik (puspura) perdarahan. Penularan 9 . 5. Terjadi pembesaran hati ( Hepatomegali ). sakit kepala.sakit perut diare. Serologi dan reaksi berantai polimerase tersedia untuk memastikan diagnosa demam berdarah jika terindikasi secara klinis.menggigil kejang. Biasanya yang terjadi adalah demam tanpa adanya sumber infeksi. feces berlendir dan campur darah ( malena ). 4. Masa inkubasi dan Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue Masa tunas / inkubasi selama 3 – 15 hari sejak seseorang terserang virus dengue. Terjadi penurunan trombosit di bawah 100. Diagnosis Diagnosis demam berdarah biasa dilakukan secara klinis. Mendiagnosis demam berdarah secara dini dapat mengurangi risiko kematian dari pada menunggu akut.000 / mm3 (Trombositopeni) 6.

dengan jumlah kasus sbagai berikut : Tahun 1996 : jumlah kasus 45. vectornya adalah kompleks Aedes Aegypti Niveus dan di Afrika Barat adalah kompleks nyamuk Aedes Aegypti furcifer-taylori berperan sebagai vector penularan nyamuk-monyet. 10 .904 orang Tahun 2002 : jumlah kasus 40.443 orang Tahun 2001 : jumlah kasus 45. G. terutama Aedes aegypti.548 orang. Ini adalah spesies nyamuk yang menggigit pada siang hari. salah satu jenis dari Aedes Aegypti Scutellaris spp.414 orang ( terjadi ledakan ). tidak begitu antropofilik dibandingkan dengan Aedes Aegypti sehingga merupakan vector yang kurang efisien. Di Polinesia. Di Malaysia. Filipina pada tahun 1953. dengan jumlah kematian sebanyak 1. dengan jumlah ematian sebanya 1. Penyebaran Kasus penyait ini pertama kali di temukan di Manila.015 orang dengan jumlah ematian sebanyak 389 orang.234 Tahun 1998 : jumlah kasus 72.133 orang. dengan peningkatan aktivitas menggigit sekitar 2 jam sesudah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari tenggelam. Aedes Albopictus. Tahun 1999 : jumlah kasus 21. Aedes aegypti maupun Aedes albopictus ditemukan di daerah perkotaan. bertindak sebagai vector.131 orang Tahun 2004 : jumlah kasus 26. kedua species nyamuk ini ditemukan juga di AS. sangat banyak ditemukan di Asia.Ditularkan melalui gigitan nyamuk yang infektif. kasus pertama kali di laporakan terjadi di Surabaya dan Jakarta dengan jumlah kematian sebanya 24 orang.134 orang Tahun 2000 : jumlah kasus 33. Beberapa tahun kemudian penyakit ini menyebar ke beberapa propinsi di Indonesia.377 orang Tahun 2003 : jumlah kasus 50.

11 .misalnya : • • • Paracetamol membantu menurunkan demam Garam elektrolit ( oralit )jika di sertai diare Antibiotic berguna untuk mencegah infeksi sekunder Lakukan kompress dingin. Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum jus jambu biji bangkok. Selanjutnya adalah pemberian obat – obatan terhadap keluhan yang timbul.H. Epidemiologi Wabah pertama terjadi pada tahun 1780-an secara bersamaan di Asia. I. Wabah besar global dimulai di Asia Tenggara pada 1950-an dan hingga 1975 demam berdarah ini telah menjadi penyebab kematian utama di antaranya yang terjadi pada anak-anak di daerah tersebut. namun khasiatnya belum pernah dibuktikan secara medik. yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1. akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat mengembalikan cairan intravena dan peningkatan nilai trombosit darah. Penambahan cairan tubuh melalui infuse ( intravena ) mungkin di perlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan.5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu). mencegah atau mengatasi keadaan syok/presyok. Bahkan beberapa tim medis menyarankan kompres dapat dilakukan dengan alkohol. Pengobatan Fokus pengobatan pada penderita penyakit DBD adalah mengatasi perdarahan. dan Amerika Utara. Afrika. tidak perlu dengan es karena bisa berdampak syok. Penyakit ini kemudian dikenali dan dinamai pada 1779.transfusi platelet di lakukan jika jumlah platelet menurun drastis.

1996 ).Aegypti jika tindakan pencegahan tidak dilakukan. b.Aegypti ( Kay BH.aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah. yaitu Aedes aegypti. 12 . Aegypti ) DBD disebabkan oleh virus dan penyebarannya melalui vektor nyamuk. Dari sekian banyak jenis nyamuk. Pencegahan ( Pengendalian Nyamuk Ae.H – 14 ).tumpah atau bcornya air dari pipa distribusi.selain itu juga di gunakan perangkap telur autosidal ( perangkap telur pembunuhan ) yang saat ini sedang dikembangkan di singapura. dan bakteri ( Bt. hanya satu nyamuk yang menjadi vektor DBD. Biologis Pengendalian biologis antara lain dengan menggunakan ikan pemakan jentik ( kan adu / ikan cupang ).mengubur kaleng – kaleng bekas. modifikasi tempat perkembang biakan nyamuk dan perbaikan desain rumah sebagai contoh : menguras bak mandi atau penampungan air sekurang – kurangnya sekali seminggu. meteran air dapat menyebabkan air menggenang dan menjadi habitat yang penting untuk larva Ae. Oleh karena itu untuk mengendalikan penyebaran DBD dilakukan dengan mengendalikan vektor nyamuk ini yaitu dengan beberapa metode sebagai berikut : a.pengelolaan sampah padat.J.mengganti dan menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali menutu dengan raat tempat penampungan air. lingkungan Metode lingkungan untuk mengendalikan nyamuk tersebut antara lain dengan pemberantasan sarang nyamuk ( PSN ).katup air. Peran pemangsa yang di mainkan oleh copepod crustacea ( sejenis udang – udangan ) telah di dokumnetasikan pada tahun 1930 – 1950 sebagai predator yang efektif terhadap Ae.

menggunakan repellent. Cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD adalah dengan mengkombinasikan cara – cara di atas.selain itu juga melakukan beberapa plus seperti memelihara ikan pemakan jentik. 2001 ).pemberantasan sarang nyamuk secara periodik dan penyuluhan kesehatan.berguna untuk mengurangi kemungkinan penularan sampai batas waktu tertentu memberikan bubuk abate ( temephos ) pada tempat – tempat penampungan air seperti gentong air.peran media massa dalam penanggulangan KLB DBD dan sebagai peringatan dini kepada masyarakat juga di tingkatkan dengan adanya sistem pelaporan dan pemberitahuan kepada khalyak yang cepat di harapkan masyarakat dan departemen terkait lebih waspada. vas bunga.perekrutan warga masyarakat sebagai juru pemantau jentik ( jumantik ) dengan fungsi utama melaksanakan kegiatan pemantauan jentik. K.c.intensifikasi pengamatan ( surveilans ) penyakit DBD dan vektor dengan dukungan laboratorium yang memadai di tingkat PusKesMas Kecamatan / Kabupaten juga perlu dibenahi. Dengue dan Permasalahannya 13 . Kimia Cara pengendalian ini antara lain dengan pengasapan ( fogging / dengan menggunakan malathion dan fenthinol ). memasang kasa. yang di sebutkan dengan 3M plus.yaitu menutup. menggunakan kelambu pada waktu tidur.pemerintah juga memberdayakan masyarakat dengan mengaktifkan kembali ( revitalisasi ) pokjanal DBD di Desa / Kelurahan maupun kecamatan dengan pemberian penyuluhan kesehatan lingkungan dan pemeriksaan jentik berkala.menabur larvasida.memasang obat nyamuk dan memeriksa jentik berkala sesuai dengan kondisi setempat ( Deubel V et al. kolam dan lain – lain. menyemprot dengan insektisida.menguras dan mengubur barang – barang yang bisa di jadikan sarang nyamuk.

dan lain – lain. and glycyrrhizin menghambat perkembangabiaan flavivirus termasuk virus dengue secara in vitro ( Crance et al. Infeksi pertama (primary infection) malah mempermudah tubuh untuk mendapat serangan berikutnya (secondary infection). Begitu juga dengan usaha pengembangan antivirus dengan penemuan inhibitor enzim yang di perlukan untu perkembangabiakan virus seperti protease. ribavirin.sampai saat ini belum di temukannya obat atau vaksin untuk penanggulangan DBD ini. tetapi belum di buktikan secara invivo. DEN – 3. 2003 ). 14 . Di antaranya terdiri dari 4 serotipe ( DEN – 1. Semua percobaan baru pada tahap pengujian ativitas secara in vitro. sehingga vaksin yang di kembangkan harus mengandung antigen dari ke empat serotipe tersebut. Pada kebanyakan virus. RNA polimerase. infeksi akan mengindus antibodi yang bisa menahan tubuh terhadap serangan virus berikutnya. Kesulitan yang kedua adalah infeksi virus dengue ini tidak mengindus antibodi yang bisa menahan tubuh dari serangan. Begitu juga gejala yang diakibatkannya. Di antaranya adalah kompleksnya virus dengue ini. Tapi hal ini berbeda dengan virus dengue. Serangan berikutnya menimbulkan gejala yang lebih berat dan fatal. Jika pada serangan pertama hanya menyebabkan panas (dengue fever/DF). 6 – azauridine. DEN – 2. Ada beberapa kesulitan untuk pengembangan vaksin dengue ini.helikase. Demikian juga halnya dengan pengembangan vaksin. yang masih jauh dari pengembangan menjadi obat yang biasa di gunakan untuk pasien. serangan berkutnya bisa menyebabkan panas beserta perdarahan ( Dengue Hemmoragic Fiver / DHF ) atau bahakan di sertai shock ( Dengue Shock Sindrome / DSS ). dala satu penelitian di katakan bahwa interferon . Beberapa usaha yang berhubungan dengan pengembangan obat telah dan tengah di lakukan . dan DEN – 4 ).

kita harus menemukan kondisi yang optimal agar pemberian vaksin tidak membuat tubuh lebih sensitif terhadap serangan virus dengue.Karena itu. pengembangan vaksin harus disertai dengan pertimbangan kemungkinan ini. jumlah vaksin itu sendiri. komposisi masing – masing serotipe. dan lain – lain. Di antara kondisi yang harus dipertimbangkan bisa berupa jumlah dosis. Artinya. BAB III PENUTUP 15 .

makan makanan yang sehat dan bergizi. tropis maupun subtropis. Indonesia merupakan salah satu Negara dengan rating ( tingkat ) kasus Daftar Pustaka 16 . Demam berdarah dengue ( DBD ) merupakan salah satu penyakit yang sampai pada saat ini belum di temukan obat atau vaksinnya. Kesimpulan Demam berdarah dengue ( DBD ) merupakan penyakit yang di sebabkan oleh nyamuk Ae.  Kenalilah gejala DBD sedini mungkin agar dapat mengurangi jumlah penderita DBD  Biasakan pola hidup sehat  Gunakanlah kelambu anti nyamuk atau lotion anti nyamuk  Lakukanlah tindakan promotif kepada masyarakat sedini mungkin agar masyarakat tahu dan pahami bahaya DBD dan pentingnya penanganan terhadap kasusu DBD  Segeralah membawa pasien ke rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat ( PusKesMas)terdekat.A.Aegypti yang berkembang dan hidup di daerah DBD yang cukup tinggi .namun dapat di cegah dengan memperhatikan kebersihan rumah.apabila terdapat tanda – tanda atau gejala DBD.istirahat yang cukup atau lakukan tidakan promotif dan preventif B. Saran  Lakukanlah gerakan 3M untuk mengendalikan perkembangbiakan nyamuk Ae.Aegypti karena tindakan preventif lebih baik dari tindakan kuratif.lingkungan sekitar rumah dan perbiasakan pola hidup sehat yaitu mencuci tangan sebelum makan.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia 2001 http://www.com/viewtopic.co.mediaindo.asp?id=200402260145405 17 .id/search? hl=id&client=firefoxa&channel=s&rls=org.google.php?p=433#433 http://www.co.- Pedoman pengobatan dasar di PusKesMas berdasarkan gejala.id/cetak/berita.mozilla%3Aid %3Aofficial&hs=Wny&q=demam+berdarah+dengue&btnG=Telusuri&meta= - http://medisiana.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful