Bhinneka Tunggal Ika

a. Bhinneka Tunggal Ika sebagai pembentuk jati diri bangsa Sejak Negara Republik Indonesia ini merdeka, para pendiri bangsa mencantumkan kalimat Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pada

lambang negara Garuda Pancasila. Kalimat itu sendiri diambil dari falsafah Nusantara yang sejak jaman Kerajaan Majapahit juga sudah dipakai sebagai motto pemersatu Nusantara, yang diikrarkan oleh Patih Gajah Mada dalam Kakawin Sutasoma, karya Mpu Tantular: Rw neka dh tu winuwus wara Buddha Wi wa, bhinnêki rakwa ring apan k na parwanos n, mangka ng Jinatwa kalawan iwatatwa tunggal, bhinnêka tunggal ika tan hana dharmma mangrwa (Pupuh 139: 5). 1 Terjemahan: Konon dikatakan bahwa Wujud Buddha dan Siwa itu berbeda. Mereka memang berbeda. Namun, bagaimana kita bisa mengenali perbedaannya dalam selintas pandang? Karena kebenaran yang diajarkan Buddha dan Siwa itu sesungguhnya satu jua. Mereka memang berbeda-beda, namun hakikatnya sama. Karena tidak ada kebenaran yang mendua. (Bhineka Tunggal ika tan Hana Dharma Mangrwa)

Gambar 1. Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika

1

Mpu Tantular. Kakawin Sutasoma. Penerjemah: Dwi Woro Retno Mastuti dan Hastho Bramantyo. 2009: 504-505.

28 Oktober 2004. Oleh karena itu. Kemudian terbentuklah Bhineka Tunggal Ika menjadi jati diri bangsa Indonesia. Jl. Sumpah Palapa Gajah Mada hingga kini tetap menjadi acuan.J. lamun kalah ring Gurun. Menurut Pradipta (2009). 3 Pradipta. Kitab tersebut mempunyai peran yang strategis. saya melepaskan puasa/tirakatnya). 3Terjemahan: 2 Tjahjopurnomo S. Jl. Makalah yang disajikan pada Seminar Naskah Kuno sebagai Perekat NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Sumpah Palapa. bahwa sudah sejak dulu hingga saat ini kesadaran akan hidup bersama di dalam keberagaman sudah tumbuh dan menjadi jiwa serta semangat bangsa di negeri ini. sumpah palapa merupakan aspek penting dalam pembentukan Jati Diri Bangsa Indonesia. Tanjung Pura. Budya. ring Pahang. ring Bali. namun berkenaan dengan kejayaan eksistensi suatu kerajaan2. di Auditorium Perpustakaan Nasional RI. Salemba Raya No. Jakarta. sira Gajah Mada: ³Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa. di Perpustakaan Nasional RI. hanya secara tradisional dan konvensional para ahli Jawa Kuna menyebutnya sebagai Sumpah Palapa. Jakarta. ring Haru. Ini artinya. Cikal Bakal Gagasan NKRI . Bunyi selengkapnya teks Sumpah Palapa menurut Pararaton edisi Brandes (1897 : 36) adalah sebagai berikut: Sira Gajah Mada Patih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa. isinya mengandung makna tentang upaya untuk mempersatukan Nusantara. 28 A. Munandar (2004:24) dalam Tjahjopurnomo S. sebab Sumpah Palapa itu bukan hanya berkenaan dengan diri seseorang. Tumasik. 28 A. pentingnya Sumpah Palapa karena di dalamnya terdapat pernyataan suci yang diucapkan oleh Gajah Mada yang berisi ungkapan ³lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa´ (kalau telah menguasai Nusantara.Frasa tersebut berasal dari bahasa Jawa Kuna dan diterjemahkan dengan kalimat Berbeda-beda tetapi tetap satu . Palembang. Sumpah Palapa dan Sumpah Pemuda: Beberapa Catatan tentang Persatuan . 15 Mei 2009 . Naskah Nusantara yang mendukung cita-cita tersebut di atas adalah Serat Pararaton.J. Sunda. Kata sumpahµ itu sendiri tidak terdapat di dalam kitab Pararaton. Makalah disampaikan pada Seminar Buku Langka sebagai Sumber Kajian Kebudayaan Indonesia. karena di dalamnya terdapat teks Sumpah Palapa. Dompo. samana isun amukti palapa´. ring Seran. Salemba Raya No. mengungkapkan bahwa sumpah palapa secara esensial.

setelah Sumpah Palapa. Sunda. Pahang. jika (berhasil) mengalahkan Gurun. atau ide propinsialisme atau ide federaslisme. yakni terdapatnya kata sejarah dalam isi putusan Kongres Pemuda Kedua. Para pemuda pada waktu itu dengan tidak memperhatikan latar kesukuannya dan budaya sukunya berkemauan dan berkesungguhan hati merasa memiliki bangsa yang satu. Ini menandakan bukti tentang kearifan para pemuda pada waktu itu. Patih Gajah Mada Kemudian dilanjutkan dengan adanya Sumpah Pemuda yang tidak kalah penting dalam sejarah perkembangan pembentukan Jati Diri Bangsa ini. saya (baru) melepaskan puasa. Beliau Gajah Mada: Jika telah mengalahkan nusantara. Palembang. bangsa Indonesia. demikianlah saya (baru) melepaskan puasa (saya) Gambar 2. Sumpah Pemuda merupakan peristiwa yang maha penting bagi bangsa Indonesia. Seram. Dompo. karena pada intinya berkenaan dengan persatuan. Dengan dikumandangkannya Sumpah Pemuda. Daerah-daerah . Tanjung Pura. Tumasik. dan hal ini disadari oleh para pemuda yang mengucapkan ikrar tersebut.Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa (nya). Bali. Tjahjopurnomo (2004) menyatakan bahwa Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 secara historis merupakan rangkaian kesinambungan dari Sumpah Palapa yang terkenal itu. maka sudah tidak ada lagi ide kesukuan atau ide kepulauan. Haru.

17 Agustus 1945 yang didengungkan oleh Soekarno-Hatta. dan bahasa Indonesia. Seandainya tidak ada Sumpah Palapa. dengan kesadaran baru yang ada pada tingkat kecerdasan. Dan dikuatkan dengan pilar Sumpah Palapa diikuti oleh Sumpah Pemuda yang mengikrarkan persatuan dan kesatuan Nusantara/bangsa Indonesia. Sumpah Pemuda adalah ide kebangsaan Indonesia yang bulat dan bersatu. yaitu tanah Air Indonesia. 28 Oktober 2004. serta telah mengantarkan kita ke alam kemerdekaan. bangsa Indonesia. Hal itu tidak terlepas dari pembentukan jati diri daerah sebagai dasar pembentuk jati dari bangsa. 4 Opcit.adalah bagian yang tidak bisa dipisah-pisahkan dari satu tubuh. . yaitu bangsa Indonesia. meskipun berbeda-beda (suku bangsa) tetapi satu (bangsa Indonesia). NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) akan dikoyak-koyak sendiri oleh suku-suku bangsa Nusantara yang merasa dirinya bisa memisahkan diri dengan pemahaman federalisme dan otonomi daerah yang berlebihan. bahwa bangsa ini dibangun dengan pilar bernama Bhinneka Tunggal Ika yang telah mengantarkan kita sampai hari ini menjadi sebuah bangsa yang terus semakin besar di antara bangsa-bangsa lain di atas bumi ini. keintelektualan. Sejak waktu itu. bahkan tidak tahu tentang ³jantraning alam´ (putaran zaman) Indonesia. kebutuhan akan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia tampil mengemuka dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar Negara RI. yang pada intinya didorong oleh kekuatan persatuan Indonesia yang bulat dan bersatu itu. serta kemajuan kita sekarang ini. Gagasan-gagasan memisahkan diri sungguh merupakan gagasan dari orang-orang yang tidak tahu diri dan tidak mengerti sejarah bangsanya. Yang harus kita lakukan adalah. Sumpah Palapa dirasakan eksistensi dan perannya untuk menjaga kesinambungan sejarah bangsa Indonesia yang utuh dan menyeluruh.4 Pada saat kemerdekaan diproklamirkan. serta proklamasi kemerdekaan dalam kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia yang utuh dan menyeluruh.

Di bawah ini adalah gambaran dari beberapa etika daerah yang mewujudkan jati diri daerah setempat di mana bahasa. Penerjemah: Rita S.S. bangsa dan Negara yang aman. budaya. Jakarta: Profesional Books. yaitu baik. sastra. suka menolong. Pemerintah membangun visi misi dan strategi pembangunan nasional dalam mewujudkan Jati Diri Bangsa kembali. 5 Ray. di beberapa daerah masih terwujud dengan mempertahankan etika masing-masing kedaerahan. dan adat istiadat sebagai etika yang dimiliki oleh suku-suku bangsa masing-masing.Hingga saat ini. untuk mewujudkan kesatuan dan persatuan dalam mengangkat Jati Diri Bangsa. 1997: 83 . bahasa. Visi misi dan strategi pembangunan nasional yang dikeluarkan oleh Departemen Komunikasi dan Informatika Sekretariatan Negara Republik Indonesia dari tahun 2004 ± 2009 (29-12-2005). rukun dan damai. yang hidup berdampingan dengan tentram dan damai5. mempromosikan Indonesia tersebut. bersatu. masing-masing berbunyi: Visi Terwujudnya kehidupan masyarakat. Sifat dasar tersebut tercermin di dalam keseharian pergaulan antar manusia yang mengatur komunikasi. sastra. ke-Bhinneka Tunggal Ika-an tersebut. dalam perjalanan sejarah perkembangan Indonesia. Spiritualitas Alam: Renungan tentang Masuk ke dalam Dunia di Luar Diri Saya Sendiri. maupun seni daerahnya. baik budaya. perilaku. cerdas. Departemen Pariwisata mencanangkan Indonesia tetap memiliki Visit Indonesian Year di kancah agar bangsa Demi kewibawaan Internasional. jujur. Akan tetapi tidak terlepas dari sifat dasar manusia itu sendiri. Mengapa hal itu tetap dapat terwujud? Jawaban yang paling mendasar adalah terdapat pada individu manusia yang memiliki perilaku budaya sebagai landasan tindakannya. tidak berbahaya. Veronica. ramah dan suka damai8. murah hati. dan seni daerah lainnya hidup berdampingan dalam kebersamaan dan saling hormat-menghormati. Kini.

go. Jl.id DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA.indonesia. Sumber: http://www. telah terbukti bahwa sesungguhnya suku bangsa di berbagai daerah di Indonesia telah mewujudkan jati dirinya masingmasing.id/id REPUBLIK INDONESIA SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA. serta Mewujudkan Indonesia yang sejahtera Strategi pokok yang ditempuh. nilai. tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. webmaster@setneg. Misi Mewujudkan Indonesia yang aman dan damai. Dan masing-masing daerah di Indonesia 6 Copyright Sekretariat Negara Republik Indonesia. Veteran No 18. bangsa dan Negara yang menjunjung tinggi hukum. Jakarta 10110. Strategi Pembangunan Indonesia yang diarahkan untuk membangun Indonesia disegala bidang merupakan perwujudan dari amanat yang tertera jelas dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 terutama dalam pemenuhan hak dasar rakyat dan penciptaan landasan pembangunan yang kokoh6. Undang-Undang Dasar 1945 (terutama Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945). Jati Diri Bangsa Indonesia berawal dari Jati Diri Nusantara yang berakar pada Bhinneka Tunggal Ika sesuai yang tersurat dalam Kakawin Sutasoma. .go. kesetaraan dan hak azasi manusia. dan konsensus dasar yang melandasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi Pancasila. Strategi Penataan Kembali Indonesia yang diarahkan untuk menyelamatkan sistem ketatanegaraan Republik Indonesia berdasarkan semangat. Jl. dan tetap berkembangnya pluralisme dan keberagaman dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika. Medan Merdeka Barat.Terwujudnya kehidupan masyarakat. serta Terwujudnya perekonomian yang mampu menyediakan kesempatan kerja dan kehidupan yang layak serta memberikan fondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan. Jakarta 10110. Mewujudkan Indonesia yang adil dan demokratis. Dari uraian panjang di atas. sehingga membentuk Jati Diri Bangsa. jiwa.

sejak zaman dulu telah memiliki kesadaran akan Ke-Bhinneka Tunggal Ika-annya itu. Lalu di mana letak permasalahan dalam pembentukan Jati Diri Bangsa saat ini? Dan bagaimana kita menjaga jati diri bangsa untuk menindaklanjuti seminar-seminar semacam ini? Bila merujuk pada struktur kebangsaan. Masyarakat terdiri dari kumpulan kelompok individu. Sokrates: Filosof Jalanan dari Athena. Oleh karena itu. Ini membutuhkan latihan yang terus-menerus 7 Agus Salim. Bertens (1993: 53) memaparkan bahwa dalam diri kita. marilah kita semua berusaha melihat kembali jati diri bangsa dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga dan diri kita sendiri. memahami. Induviduindividu terdapat di dalam keluarga. Bhinneka Tunggal Ika sebagai pembentuk jati diri pribadi Sokrates menyatakan: Ketimbang mempertanyakan dunia. . Dari pendapat tersebut dapat dijadikan sebuah pijakan awal dalam pembentukan jati diri pribadi untuk mengenal diri sendiri dengan hati nurani sebagai polisi diri yang mengawasi tindakan yang dilakukan oleh setiap individu. Pradipta (2004: 41-43) berpendapat bahwa ketika seseorang telah mengenal. dan individu masing-masing. Dengan kata lain. akan lebih dengan ungkapannya Kenalilah baik kalau kita mempertanyakan diri sendiri dirimu sendiri7 10. dan menghayati secara utuh tentang dirinya. Seri Biografi Tokoh. kelompok masyarakat. Hati nurani merupakan semacam saksi tentang perbuatan- perbuatan moral kita. Daerah terdiri dari masyarakat yang terdapat di dalamnya. etika-etika daerah yang dipaparkan di atas. maka ketika itu ia telah menemukan jati dirinya. yaitu daerah. Maka pembentukan jati diri bangsa tidak terlepas dari pembentuk-pembentuknya itu. ada instansi yang menilai dari segi moral perbuatan-perbuatan yang kita lakukan. yaitu hati nurani. yang secara etika ingin mempersatukan bangsa ini. b. Jakarta: Penerbit Nuansa. merupakan bagian dari jati diri bangsa Indonesia yang dicakup dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika. 2009: 16. bangsa terdiri dari berbagai suku bangsa di berbagai daerah.

hanya manusia yang mempunyai kesadaran tersebut. Maksudnya adalah bahwa seseorang. namun ia juga sebagai objek. Seekor binatang tidak berpikir atau berefleksi tentang dirinya sendiri. Untuk menunjukkan kesadaran tersebut. apa pun kedudukannya²baik sebagai individu maupun sebagai pemimpin keluarga dan masyarakat. dan duniaakhirat. hal itu dapat terjadi sebagai keberlangsungan dalam kehidupan sehari-hari bagi manusia yang telah memiliki kesadaran diri. nasional-internasional. bahagia. tak dapat diragukan lagi juga memiliki kesanggupan dan kemampuan menyempurnakan hidup manusia lahir-batin. mendengar atau merasakan sesuatu. Bertens (1993: 52-53) membedakan antara pengenalan dan kesadaran. Manusia yang sudah terkondisi seperti itu. apakah gajah tahu bahwa dirinya seekor gajah? Oleh karena itu. Sambil melihat. Dalam diri manusia bisa berlangsung semacam penggandaan : ia bisa kembali kepada dirinya sendiri. Mengenal adalah bila kita melihat. individual-sosial. Misalnya. pemimpin bangsa. bahkan kalau pun ia berkesempatan sebagai pemimpin pemerintahan. materiil-spiritual. sedangkan kesadaran adalah kesanggupan manusia untuk mengenal dirinya sendiri dan karena itu berefleksi tentang dirinya. jasmani-rohani. manusia bukan saja berperan sebagai subjek.tak ada putus-putusnya. sejahtera di dunianya masing-masing. jiwa-raga. saya sadar akan diri saya sendiri sebagai subjek yang melihat. Dengan kata lain. Penggandaan yang dimaksud adalah bahwa dalam proses pengenalan. sudah tak memiliki waktu untuk berbuat yang tidak baik. Seperti telah dipaparkan di muka bahwa dalam diri kita ada instansi . pemimpin Negara. dan lain-lain²ia memiliki peran yang sama yaitu berkewajiban menjalankan laku Memayu Hayuning Bawono sebagai laku hidup manusia. Selanjutnya Pradipta mengungkapkan bahwa dalam budaya Jawa²sebagai salah satu bagian dari budaya dunia²yang memiliki budaya Ketuhanan Yang Maha Esa dengan laku Memayu Hayuning Bawono. Dalam konteks ini manusia sebagai makhluk individual dan makhluk sosial tidak dibedakan peranannya. Ini bermakna bahwa budaya Ketuhanan Yang Maha Esa sanggup dan mampu pula menjamin kelangsungan hidup selamat.

memahami. kemudian terimplementasikan dalam kehidupan kelompok masyarakat dan turut berperan aktif dalam mewujudkan perkembangan. Bagaimana hati nurani dapat bekerja dengan aktif? Sebagaian besar tergantung pada pendidikan. Memperhatikan paparan di muka. Sumpah Pemuda adalah ide kebangsaan Indonesia yang bulat dan bersatu. dan pelestarian jati diri daerahnya masing-masing. dapat memberikan penyuluhan tepat dalam hidup moral kita. dan bahasa Indonesia. Daerah-daerah adalah bagian yang tidak bisa dipisahpisahkan dari satu tubuh. maka kita dapat memetik manfaat bahwa sesungguhnya sejak zaman dulu jati diri bangsa sudah terbentuk dari etika kesadaran pemilik bangsa yang terletak dari masing-masing individu atau masyarakatnya. dalam pembentukan jati diri pribadi. meskipun berbeda-beda (suku bangsa) tetapi satu (bangsa Indonesia). Selanjutnya menjadikan jati diri daerah masingmasing tersebut sebagai jati diri bangsa. yang pada intinya didorong oleh kekuatan persatuan Indonesia yang bulat dan bersatu itu. menghayati dirinya sendiri dengan kesadaran penuh sebagai tindakan untuk turut membangun jati diri bangsa. Dan dikuatkan dengan pilar Sumpah Palapa diikuti oleh Sumpah Pemuda yang mengikrarkan persatuan dan kesatuan Nusantara/bangsa Indonesia. Instansi itu adalah hati nurani. pertahanan. yaitu tanah Air Indonesia. yang ditularkan kepada lingkungan keluarga. Bertolak dari kesadaran diri. bangsa Indonesia. Jadi dapat dikatakan dibutuhkan suatu proses belajar dalam kehidupan. Bertens (1993: 64) mengungkapkan bahwa hati nurani yang dididik dan dibentuk dengan baik. Bangsa ini dibangun dengan pilar bernama Bhinneka Tunggal Ika yang telah mengantarkan kita sampai hari ini menjadi sebuah bangsa yang terus semakin besar di antara bangsa-bangsa lain di atas bumi ini. Dengan demikian. serta proklamasi kemerdekaan dalam kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia yang utuh dan menyeluruh. masing-masing individu perlu mengenali. yaitu bangsa Indonesia.yang menilai dari segi moral perbuatan-perbuatan yang kita lakukan. Hal itu . serta telah mengantarkan kita ke alam kemerdekaan.

jiwa. Undang-Undang Dasar 1945 (terutama Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945).tidak terlepas dari pembentukan jati diri daerah sebagai dasar pembentuk jati dari bangsa. dan konsensus dasar yang melandasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi Pancasila. tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Strategi Penataan Kembali Indonesia yang diarahkan untuk menyelamatkan sistem ketatanegaraan Republik Indonesia berdasarkan semangat. dan tetap berkembangnya pluralisme dan keberagaman dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika. . nilai.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful