BAB I PENDAHULUAN 1.

1 LATAR BELAKANG Makalah “Sampah dan Permasalahannya “ ini di buat berdasarkan praktikum Biologi Umum II yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2011. 1.2 TUJUAN Adapun tujuan dari makalah ini adalah mengetahui defenisi sampah dan permasalahan yang ditimbulkan sampah, serta bagaimana mengatasinya. BAB II LANDASAN TEORI 2.1. PENGERTIAN SAMPAH

Gambar: Sampah Sampah adalah barang buangan. Sampah adalah materi sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang merupakan konsep buatan manusia. Sampah merupakan masalah bagi orang di seluruh dunia ini karena sampah merupakan suatu barang yg tidak terpakai lagi. Seiring dengan semakin tingginya populasi manusia, maka produksi sampah juga akan semakin tinggi. Hal itu tidak bisa dielakkan. Sampah sebagai materi sisa jelas sudah tidak dibutuhkan lagi dan tidak memiliki nilai ekonomi, sedangkan kesadara masyarakat sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya juga masih rendah. Masalah lainnya dari sampah adalah penanganan sampah. Selama ini sampah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah, sedangkan pemerintah sendiri kekurangan dana, teknologi dan sumberdaya manusia untuk pengangan sampah itu sendiri. Biaya retribusi yg selama ini di bayar oleh masyarakat diakuin oleh pemerintah hanya menutupi 10% dari biaya penanganan sampah. Tempat pembuangan sampah (TPS) dan tempat pembuangan akhir (TPA) serta tong-tong sampah selama ini selalu di tolak keberadaannya oleh masyarakat. 2.2. JENIS-JENIS SAMPAH

a. Berdasarkan Sumbernya

Berdasarkan sumbernya sampah dibedakan atas:
1. Sampah alam 2. Sampah manusia 3. Sampah konsumsi
4. Sampah nuklir 5. Sampah industri 6. Sampah pertambangan

b. Berdasarkan Sifatnya Berdasarkan sifatnya sampah dibedakan oleh:
1. Sampah organik - dapat diurai (degradable) 2. Sampah anorganik - tidak terurai (undegradable)

c. Berdasarkan bentuknya
Sampah adalah bahan baik padat atau cairan yang tidak dipergunakan lagi dan dibuang. Menurut bentuknya sampah dapat dibagi sebagai:  Sampah Padat Sampah padat adalah segala bahan buangan selain kotoran manusia, urine dan sampah cair. Dapat berupa sampah rumah tangga: sampah dapur, sampah kebun, plastik, metal, gelas dan lain-lain. Menurut bahannya sampah ini dikelompokkan menjadi sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik Merupakan sampah yang berasal dari barang yang mengandung bahan-bahan organik, seperti sisa-sisa sayuran, hewan, kertas, potongan-potongan kayu dari peralatan rumah tangga, potongan-potongan ranting, rumput pada waktu pembersihan kebun dan sebagainya. Berdasarkan kemampuan diurai oleh alam (biodegradability), maka dapat dibagi lagi menjadi: 1. Biodegradable: yaitu sampah yang dapat diuraikan secara sempurna oleh proses biologi baik aerob atau anaerob, seperti: sampah dapur, sisa-sisa hewan, sampah pertanian dan perkebunan. 2. Non-biodegradable: yaitu sampah yang tidak bisa diuraikan oleh proses biologi. Dapat dibagi lagi menjadi: ○ Recyclable: sampah yang dapat diolah dan digunakan kembali karena memiliki nilai secara ekonomi seperti plastik, kertas, pakaian dan lain-lain. ○ Non-recyclable: sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi dan tidak dapat diolah atau diubah kembali seperti tetra packs, carbon paper, thermo coal dan lain-lain.  Sampah Cair Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Limbah hitam: sampah cair yang dihasilkan dari toilet. Sampah ini mengandung patogen yang berbahaya.

dengan kata lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah. Di luar kehidupan liar. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. terutama gas. seperti halnya daun-daun kering di hutan yang terurai menjadi tanah. seperti feses dan urin. Jumlah sampah yang semakin besar memerlukan pengelolaan yang harus dilakukan secara bertanggung jawab. sampah-sampah ini dapat menjadi masalah. misalnya pertambangan.Selama tahapan penanganan sampah banyak kegiatan dan fasilitas yang bila tidak .  Sampah Konsumsi Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang. dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi. Dalam kehidupan manusia. Salah satu perkembangan utama pada dialektika manusia adalah pengurangan penularan penyakit melalui sampah manusia dengan cara hidup yang higienis dan sanitasi. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat. cair. untuk mencegah sampah cair adalah pabrik pabrik tidak membuang limbah sembarangan misalnya membuang ke selokan. misalnya daun-daun kering di lingkungan pemukiman. dan konsumsi. BAB III PERMASALAHAN Sampah merupakan hasil sampingan dari kegiatan manusia sehari-hari. Termasuk didalamnya adalah perkembangan teori penyaluran pipa (plumbing). Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. kamar mandi dan tempat cucian. Oleh karena itu sampah nuklir disimpan ditempat-tempat yang tidak berpotensi tinggi untuk melakukan aktivitas tempat-tempat yang dituju biasanya bekas tambang garam atau dasar laut (walau jarang namun kadang masih dilakukan).  Sampah manusia Sampah manusia (Inggris: human waste) adalah istilah yang biasa digunakan terhadap hasilhasil pencernaan manusia. Sampah ini mungkin mengandung patogen. Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan) penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Sampah manusia dapat dikurangi dan dipakai ulang misalnya melalui sistem urinoir tanpa air.  Sampah alam Sampah yang diproduksi di kehidupan liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu. manufaktur.• Limbah rumah tangga: sampah cair yang dihasilkan dari dapur.  Limbah radioaktif Sampah nuklir merupakan hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan thorium yang sangat berbahaya bagi lingkungan hidupdan juga manusia. Ini adalah sampah yang umum dipikirkan manusia. jumlah sampah kategori ini pun masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses pertambangan dan industri. Meskipun demikian. sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal juga dengan sebutan limbah). atau gas.

Asap juga seringkali timbul di TPA akibat terbakarnya tumpukan sampah baik secara sengaja maupun tidak. CO2. Sudah tentu ini akan menurunkan kualitas kesehatan lingkungan sekitarnya. Faktor penyakit terutama lalat sangat potensial berkembangbiak di lokasi TPA. Disamping itu juga sangat mungkin terjadi pencemaran berupa asap bila sampah dibakar pada instalasi yang tidak memenuhi syarat teknis. Pada instalasi pengolahan terjadi berupa pelepasan zat pencemar ke udara dari hasil pembuangan sampah yang tidak sempurna. Pembongkaran sampah dengan volume yang besar dalam lokasi pengolahan berpotensi menimbulkan gangguan bau. Aliran lindi ke saluran atau tanah sekitarnya akan menyebabkan terjadinya pencemaran. dan lain-lain. Instalasi pengolahan berskala besar menampung sampah dalam jumlah yang cukup besar pula sehingga potensi lindi yang dihasilkan di instalasi juga cukup potensial untuk menimbulkan pencemaran air dan tanah di sekitarnya. HCl. Sarana pengangkutan yang tidak tertutup dengan baik juga sangat berpotensi menimbulkan masalah bau di sepanjang jalur yang dilalui. Hal ini terutama disebabkan oleh frekwensi penutupan sampah yang tidak dilakukan sesuai ketentuan sehingga siklus hidup lalat dari telur menjadi larva telah berlangsung sebelum penutupan dilaksanakan. SO x. diantaranya berupa : partikulat. perbelanjaan. Pencemaran Air Prasarana dan sarana pengumpulan yang terbuka sangat potensial menghasilkan lindi terutama pada saat turun hujan. NO x. Pembakaran sampah seringkali terjadi pada sumber dan lokasi pengumpulan terutama bila terjadi penundaan proses pengangkutan sehingga menyebabkan kapasitas tempat terlampaui.dilakukan / disediakan dengan benar akan menimbulkan dampak yang berpotensi mengganggu lingkungan. dan lain-lain. Gangguan akibat lalat umumnya dapat ditemui sampai radius 1-2 km dari lokasi TPA 2. antara lain: 1. Pencemaran Udara Sampah yang menumpuk dan tidak segera terangkut merupakan sumber bau tidak sedap yang memberikan efek buruk bagi daerah sensitif sekitarnya seperti permukiman. Hal ini disebabkan dalam wadah sampah tersedia sisa makanan dalam jumlah yang besar. H2S.Lindi yang timbul di TPA sangat mungkin mencemari . Perkembangan faktor penyakit Wadah sampah merupakan tempat yang sangat ideal bagi pertumbuhan faktor penyakit terutama lalat dan tikus. bau tak sedap di TPA juga timbul akibat penutupan sampah yang tidak dilaksanakan dengan baik. disamping efek yang merugikan terhadap kesehatan manusia di sekitarnya. 3. Asap yang timbul sangat potensial menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitarnya. Proses dekomposisi sampah di TPA secara kontinu akan berlangsung dan dalam hal ini akan dihasilkan berbagai gas seperti CO. dan lain-lain yang secara langsung akan mengganggu komposisi gas alamiah di udara. terutama akibat bercecerannya air lindi dari bak kendaraan. dioksin. Tempat Penampungan Sementara / Container juga merupakan tempat berkembangnya faktor tersebut karena alasan yang sama. mendorong terjadinya pemanasan global. rekreasi. hidrokarbon. CH4. Berikut ini merupakan dampak yang ditimbulkan akibat masalah sampah. Produksi gas metan yang cukup besar dalam tumpukan sampah menyebabkan api sulit dipadamkan sehingga asap yang dihasilkan akan sangat mengganggu daerah sekitarnya. Seperti halnya perkembangan populasi lalat.

Lokasi TPA umumnya didominasi oleh ceceran sampah baik akibat pengangkutan yang kurang baik. Sarana pengumpulan dan pengangkutan yang tidak terawat dengan baik merupakan sumber pandangan yang tidak baik bagi daerah yang dilalui. Gangguan Kebisingan . kecepatan aliran air tanah akan cukup tinggi sehingga dimungkinkan terjadi cemaran terhadap sumur penduduk yang trerletak pada elevasi yang lebih rendah. Pembongkaran sampah di dalam area pengolahan maupun ceceran sampah dari truk pengangkut akan mengurangi estetika lingkungan sekitarnya. pertokoan. Pencemaran Tanah Pembuangan sampah yang tidak dilakukan dengan baik misalnya di lahan kosong atau TPA yang dioperasikan secara sembarangan akan menyebabkan lahan setempat mengalami pencemaran akibat tertumpuknya sampah organik dan mungkin juga mengandung Bahan Buangan Berbahaya (B3). Karakteristik pencemar lindi yang sangat besar akan sangat mempengaruhi kondisi badan air penerima terutama air permukaan yang dengan mudah mengalami kekurangan oksigen terlarut sehingga mematikan biota yang ada. Proses pembongkaran dan pemuatan sampah di sekitar lokasi pengumpulan sangat mungkin menimbulkan tumpahan sampah yang bila tidak segera diatasi akan menyebabkan gangguan lingkungan. dan lain-lain serta kegiatan bongkar muat sampah berpotensi menimbulkan gangguan terhadap arus lalu lintas. Gangguan Estetika Lahan yang terisi sampah secara terbuka akan menimbulkan kesan pandangan yang sangat buruk sehingga mempengaruhi estetika lingkungan sekitarnya.lingkungan sekitarnya baik berupa rembesan dari dasar TPA yang mencemari air tanah di bawahnya. Arus lalu lintas angkutan sampah terutama pada lokasi tertentu seperti transfer station atau TPA berpotensi menjadi gerakan kendaraan berat yang dapat mengganggu lalu lintas lain. Kemacetan Lalu lintas Lokasi penempatan sarana / prasarana pengumpulan sampah yang biasanya berdekatan dengan sumber potensial seperti pasar. 4. Arus kendaraan pengangkut sampah masuk dan keluar dari lokasi pengolahan akan berpotensi menimbulkan gangguan terhadap lalu lintas di sekitarnya terutama berupa kemacetan pada jam-jam kedatangan. Bila hal ini terjadi maka akan diperlukan waktu yang sangat lama sampai sampah terdegradasi atau larut dari lokasi tersebut. 6. aktivitas pemulung maupun tiupan angin pada lokasi yang sedang dioperasikan. Di TPA ceceran sampah terutama berasal dari kegiatan pembongkaran yang tertiup angin atau ceceran dari kendaraan pengangkut. terutama bila tidak dilakukan upaya-upaya khusus untuk mengantisipasinya. Hal ini menimbulkan pandangan yang tidak menyenangkan bagi masyarakat yang melintasi / tinggal berdekatan dengan lokasi tersebut. Demikian pula dengan ceceran sampah dari kendaraan pengangkut sering terjadi bila kendaraan tidak dilengkapi dengan penutup yang memadai. Pada lahan yang terletak di kemiringan. Pada TPA besar dengan frekwensi kedatangan truck yang tinggi sering menimbulkan kemacetan pada jam puncak terutama bila TPA terletak berdekatan dengan jalan umum. Hal ini dapat terjadi baik di lingkungan permukiman atau juga lahan pembuangan sampah lainnya. Selama waktu itu lahan setempat berpotensi menimbulkan pengaruh buruk terhadap manusia dan lingkungan sekitarnya. Pencemaran lindi juga dapat terjadi akibat efluen pengolahan yang belum memenuhi syarat untuk dibuang ke badan air penerima. 5. 7.

Sikap oposisi ini secara rasional akan terus meningkat seiring dengan peningkatan pendidikan dan taraf hidup mereka. pemrosesan . lubang bekas pertambangan . Penimbunan ini biasanya dilakukan di tanah yg ditinggalkan . atau radioaktif dengan metoda dan keahlian khusus untuk masing masing jenis zat. Praktek pengelolaan sampah berbeda beda antara Negara maju dan negara berkembang . diantaranya tipe zat sampah . Dampak Sosial Hampir tidak ada orang yang akan merasa senang dengan adanya pembangunan tempat pembuangan sampah di dekat permukimannya. PENGELOLAAN SAMPAH Pengelolaan sampah adalah pengumpulan . Metode pengelolaan sampah berbeda-beda tergantung banyak hal . Karenanya tidak jarang menimbulkan sikap menentang / oposisi dari masyarakat dan munculnya keresahan. cair . disamping operasi alat berat yang ada. atau lubang lubang dalam.  Tujuan Pengelolaan sampah merupakan proses yang diperlukan dengan dua tujuan: • • mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis (Lihat: Pemanfaatan sampah).1. lingkungan atau keindahan. material yang tidak  Metoda Pembuangan Pembuangan sampah pada penimbunan darat termasuk menguburnya untuk membuang sampah. sehingga sangat penting untuk mempertimbangkan dampak ini dan mengambil langkah-langkah aktif untuk menghindarinya. dan lain-lain yang dapat mengganggu daerah-daerah sensitif di sekitarnya. pendaur-ulangan . Sebuah situs penimbunan darat yg di desain dan di kelola dengan baik akan menjadi tempat penimbunan sampah yang hiegenis dan murah. Sedankan penimbunan darat yg tidak . Kebisingan di sekitar lokasi TPA timbul akibat lalu lintas kendaraan pengangkut sampah menuju dan meninggalkan TPA. Kalimat ini biasanya mengacu pada material sampah yg dihasilkan dari kegiatan manusia. 8.Kebisingan akibat lalu lintas kendaraan berat / truck timbul dari mesin-mesin. dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan. sedangkan untuk sampah dari area komersial dan industri biasanya ditangani oleh perusahaan pengolah sampah. gerakan bongkar muat hidrolik. berbeda juga antara daerah perumahan dengan daerah industri. gas . tanah yg digunakan untuk mengolah dan ketersediaan area. bunyi rem. Di instalasi pengolahan kebisingan timbul akibat lalu lintas kendaraan truk sampah disamping akibat bunyi mesin pengolahan (tertutama bila digunakan mesin pencacah sampah atau shredder). • Penimbunan darat Gambar : Penimbunan darat sampah di Hawaii. atau pembuangan dari material sampah. atau mengolah sampah agar menjadi membahayakan bagi lingkungan hidup. metode ini adalah metode paling populer di dunia. Pengelolaan sampah bisa melibatkan zat padat . Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam . pengangkutan . Pengelolaan sampah yg tidak berbahaya dari pemukiman dan institusi di area metropolitan biasanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. berbeda juga antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan . BAB IV PENYELESAIAN MASALAH 4.

menarik berkumpulnya Hama . kertas karton. seperti zat tanaman . Pengumpulan bisa dilakukan dari sampah yang sudah dipisahkan dari awal (kotak sampah/kendaraan sampah khusus). (di bandung kandungan gas methan ini meledak dan melongsorkan gunung sampah) Gambar : Kendaraan pemadat sampah penimbunan darat.Sampah biasanya dipadatkan untuk menambah kepadatan dan kestabilannya .  Metode Daur-ulang Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali disebut sebagai daur ulang.dirancang dan tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan berbagai masalah lingkungan . atau dari sampah yang sudah tercampur. koran. dan kardus. majalah. lubang bekas pertambangan . Efek samping lain dari sampah adalah gas methan dan karbon dioksida yang juga sangat berbahaya. yaitu mengumpulkan dan menggunakan kembali sampah yang dibuang .Daur ulang dari produk yang komplek seperti komputer atau mobil lebih susah. Botol HDPE dan PET . karena harus bagian bagiannya harus diurai dan dikelompokan menurut jenis bahannya. atau dikenal dengan istilah . dan ditutup untuk tidak menarik hama (biasanya tikus). Efek samping lain dari sampah adalah gas methan dan karbon dioksida yang juga sangat berbahaya. dan PS) juga bisa di daur ulang. menarik berkumpulnya Hama . Sampah yang biasa dikumpulkan adalah kaleng minum aluminum . dan adanya genangan air sampah. dan adanya genangan air sampah. • Pengolahan biologis gambar: Pengkomposan. Sebuah situs penimbunan darat yg di desain dan di kelola dengan baik akan menjadi tempat penimbunan sampah yang hiegenis dan murah. Gas yang terkumpul akan dialirkan keluar dari tempat penimbunan dan dibakar di menara pemabakar atau dibakar di mesin berbahan bakar gas untuk membangkitkan listrik. pertama adalah mengambil bahan sampahnya untuk diproses lagi atau mengambil kalori dari bahan yang bisa dibakar utnuk membangkitkan listik. Jenis plastik lain seperti (PVC. Karakter desain dari penimbunan darat yang modern diantaranya adalah metode pengumpulan air sampah menggunakan bahan tanah liat atau pelapis plastik. Material sampah organik . • Pengolahan kemabali secara fisik Gambar : Baja di Buang.Ada beberapa cara daur ulang . Sedankan penimbunan darat yg tidak dirancang dan tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan berbagai masalah lingkungan . kaleng baja makanan/minuman. metode ini adalah metode paling populer di dunia. LDPE. Metode ini adalah aktivitas paling populer dari daur ulang . atau lubang lubang dalam. botol kaca . sisa makanan atau kertas . diantaranya angin berbau sampah . Penimbunan ini biasanya dilakukan di tanah yg ditinggalkan . Pembuangan sampah pada penimbunan darat termasuk menguburnya untuk membuang sampah. bisa diolah dengan menggunakan proses biologis untuk kompos. contohnya botol bekas pakai yang dikumpulkan kembali untuk digunakan kembali. dan kelengkapan Dilaporkan dipilih pada kemudahan Central European Waste Management (Eropah). (di bandung kandungan gas methan ini meledak dan melongsorkan gunung sampah) Kendaraan pemadat sampah penimbunan darat. PP. Banyak penimbunan samapah mempunyai sistem pengekstrasi gas yang terpasang untuk mengambil gas yang terjadi. diantaranya angin berbau sampah . Metode metode baru dari daur ulang terus ditemukan dan akan dijelaskan dibawah.

hirarki limbah merujuk kepada " 3 M " mengurangi sampah. mendesain produk supaya bisa diisi ulang atau bisa digunakan kembali (seperti tas belanja katun menggantikan tas plastik ). Pirolisa dan gasifikasi adalah dua bentuk perlakukan panas yang berhubungan . Daur-ulang melalui cara "perlakuan panas" bervariasi mulai dari menggunakannya sebakai bahan bakar memasak atau memanaskan sampai menggunakannya untuk memanaskan boiler untuk menghasilkan uap dan listrik dari turbin-generator. atau dikenal juga dengan "pengurangan sampah". menggunakan kembali sampah dan daur ulang.(EPR) adalah suatu strategi yang • . Contoh dari pengelolaan sampah menggunakan teknik pengkomposan adalah Green Bin Program (program tong hijau) di Toronto. yang mengklasifikasikan strategi pengelolaan sampah sesuai dengan keinginan dari segi minimalisasi sampah. antara negara-negara atau daerah. Beberapa yang paling umum. Kanada.  Metode penghindaran dan pengurangan Sebuah metode yang penting dari pengelolaan sampah adalah pencegahan zat sampah terbentuk . • Hirarki Sampah . Proses ini biasanya dilakukan di wadah tertutup pada Tekanan tinggi. banyak-konsep yang digunakan adalah: Gambar: Diagram dari hirarki limbah. Padatan sisa selanjutnya bisa dimurnikan menjadi produk seperti karbon aktif. Tujuan limbah hirarki adalah untuk mengambil keuntungan maksimum dari produk-produk praktis dan untuk menghasilkan jumlah minimum limbah.pengkomposan. memperbaiki barang yang rusak . atau secara tidak langsung dengan cara mengolahnya menajdi bahan bakar tipe lain. seperti sampah dapur dan potongan tanaman dikumpulkan di kantong khusus untuk di komposkan. mengajak konsumen untuk menghindari penggunaan barang sekali pakai (contohnya kertas tissue) . gas. Metode pencegahan termasuk penggunaan kembali barang bekas pakai . dan cair. dimana sampah organik rumah tangga .Hasilnya adalah kompos yang bisa digunakan sebagi pupuk dan gas methana yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. Hirarki limbah yang tetap menjadi dasar dari sebagian besar strategi minimalisasi sampah.dan mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama (contoh. Pirolisa dari sampah padat mengubah sampah menjadi produk berzat padat . 2007 Kandungan energi yang terkandung dalam sampah bisa diambil langsung dengan cara menjadikannya bahan bakar. pengurangan bobot kaleng minuman). Gasifikasi dan Gasifikasi busur plasma yang canggih digunakan untuk mengkonversi material organik langsung menjadi Gas sintetis (campuran antara karbon monoksida dan hidrogen). • Pemulihan energi Gambar : Komponen pencernaan Anaerobik di pabrik Lübeck mechanical biological treatment di Jerman. Produk cair dan gas bisa dibakar untuk menghasilkan energi atau dimurnikan menjadi produk lain.  Konsep pengelolaan sampah Terdapat beberapa konsep tentang pengelolaan sampah yang berbeda dalam penggunaannya. dimana sampah dipanaskan pada suhu tinggi dengan keadaan miskin oksigen. Perpanjangan tanggungjawab penghasil sampah / Extended Producer Responsibility (EPR). Gas ini kemudian dibakar untuk menghasilkan listrik dan uap.

ini umumnya merujuk kepada penghasil sampah untuk membayar sesuai dari pembuangan  Pendidikan dan Kesadaran Pendidikan dan kesadaran di bidang pengelolaan limbah dan sampah yang semakin penting dari perspektif global dari manajemen sumber daya. keamanan negara.prinsip pengotor membayar adalah prinsip di mana pihak pencemar membayar dampak akibatnya ke lingkungan. Sampah anorganik tidak dapat membusuk dan hilang dari bumi dengan cepat tidak seperti sampah organik. Seiring dengan semakin tingginya populasi manusia. • prinsip pengotor membayar . dan global polusi udara. Sehubungan dengan pengelolaan limbah. Lokal. Ini berarti perusahaan yang manufaktur. Beberapa perguruan tinggi telah menerapkan Talloires oleh Deklarasi pembentukan pengelolaan lingkungan hidup dan program pengelolaan sampah. integritas bumi dan keanekaragaman hayati. Karena dapat membusuk. dan warisan dari generasi masa depan. Penghematan energi .dirancang untuk mempromosikan integrasi semua biaya yang berkaitan dengan produk-produk mereka di seluruh siklus hidup (termasuk akhir-of-pembuangan biaya hidup) ke dalam pasar harga produk. Pernyataan yang Talloires merupakan deklarasi untuk kesinambungan khawatir dengan skala dan belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan dan degradasi lingkungan. BAB V PENUTUP 5. Sampah merupakan masalah bagi orang di seluruh dunia ini karena sampah merupakan suatu barang yg tidak terpakai lagi. Penghematan sumber daya alam 2. dan air.1. Sampah adalah materi sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang merupakan konsep buatan manusia. Maka pengolahan berikutnya adalah dengan mendaur ulangnya menjadi barang-barang lain. misalnya pengelolaan sampah di universitas proyek. Pengolahan sampah organik berbeda dengan pengolahan sampah anorganik. Manfaat pengelolaan sampah antara lain: 1. Universitas pendidikan kejuruan dan dipromosikan oleh berbagai organisasi. maka produksi sampah juga akan semakin tinggi. misalnya WAMITAB Chartered dan Lembaga Manajemen dari limbah. sampah organik dimanfaatkan sebagai pupuk kompos. impor dan / atau menjual produk diminta untuk bertanggung jawab atas produk mereka berguna setelah kehidupan serta selama manufaktur. dan penipisan sumber daya alam. Memisahkan sampah yang organik dengan yang anorganik bertujuan untuk memudahkan pengolahan sampah lebih lanjut. tanah. Tanggung jawab produser diperpanjang dimaksudkan untuk menentukan akuntabilitas atas seluruh Lifecycle produk dan kemasan diperkenalkan ke pasar. Hal itu tidak bisa dielakkan. KESIMPULAN Sampah adalah barang buangan. regional. penipisan dan kerusakan hutan. akumulasi dan distribusi limbah beracun. dari penipisan lapisan ozon dan emisi dari "rumah hijau" gas mengancam kelangsungan hidup manusia dan ribuan lainnya hidup spesies.

Pencemaran lingkungan 4. Diawali dengan membiasakan diri untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat hingga memisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik merupakan hal yang baik untuk menanggulangi permasalahan sampah.3. Longsor tumpukan sampah 2.Pembiasaan membuang sampah pada tempatnya kepada warga sekolah menjadi prioritas program lingkungan hidup Jakarta Eco School di SMP Negeri 143 Jakarta Utara. Target ini seperti disampaikan oleh Bangun Prasetio.” kata Bangun Prasetio.wordpress.org/wiki/Pengelolaan_sampah http://id. sehingga tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Menyebabkan banjir 5.2. Promosi pembiasaan ini akan terus dioptimalkan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan pengintegrasian pada mata pelajaran umum.org/wiki/Sampah http://unlastnoel. Pengelolaan TPA sebaiknya dilakukan secara tepat dan benar. nyaman) Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan bencana sebagai berikut: 1. Rabu (18/5) siang. sebaiknya kita harus saling membantu sesame untuk menanggulangi permasalahan yang ditimbulkan oleh sampah. sehat. Penghematan lahan TPA 4. Sumber penyakit 3.wikipedia.com/2009/09/12/dampak-lingkungan-yangditimbulkan-akibat-masalah-sampah/ 18 Mei 2011 SMPN 143 Targetkan Pembiasaan Warga Sekolah Untuk Selalu Membuang Sampah Pada Tempatnya Jakarta Utara.wikipedia. USUL DAN SARAN Sebagai warga Negara yang baik. Lingkungan asri (bersih. . DAFTAR PUSTAKA http://id. guru pendamping Jakarta Eco School dari SMP Negeri 143 saat pembinaan lingkungan hidup Jakarta Eco School Freeport Peduli dan Tunas Hijau.

Di akhir kegiatan. peserta pembinaan yang merupakan pengurus OSIS dan perwakilan kelas ini diajak berpikir untuk membuat program lingkungan hidup berkelanjutan di sekolah mereka. “Setelah setiap kelas membuat lubang resapan biopori. para siswa perempuan peserta pembinaan diajak untuk mencari sampah dedaunan yang fungsinya untuk mengisi lubang biopori. melainkan air yang sudah keluar dengan kedalaman itu.” tutur siswi kelas 7-5 itu. Bukan karena batu atau akar yang biasa menghambat proses pengeboran.Bangun Prasetio yang juga melihat cara menggunakan kompos mengatakan. Di tempat lain. maka kotak pengomposan ini akan berjalan sebagaimana mestinya.” Selanjutnya. kotak kompos ini saya taruh di ruang multimedia. Kalau sudah tahu seperti ini cara penggunaannya. Erni Ika Wati .” tutur Adhe Purnama Sari. “Selama ini. (suud) . Lubang resapan biopori. mereka juga akan diminta untuk menjaga dan merawatnya. siswi kelas 8-3 sekolah itu. Satu lubang akan dibuat oleh siswa dan lubang yang satunya lagi akan dibuat oleh guru wali kelas. namanya. Pengeboran yang dilakukan di samping ruang perpustakaan itu hanya bisa mengebor dengan kedalaman sekitar 80 cm saja. karena saya juga belum tahu cara memfungsikannya. Di sisi lain tangan Adhe Purnama Sari nampak sedang asyik melakukan pengeboran lubang dengan diameter sekitar 10 cm. “Saya kira untuk membuat lubang biopori itu susah. Salah satu rencana program yang akan mereka buat adalah setiap kelas diharapkan bisa membuat 2 lubang resapan biopori. anggota kelompok ini berkata. kotak pengomposan itu akan ditempatkan di kantin dan ruang guru agar siswa dan guru juga sama-sama bisa menggunakannya untuk mengolah sampah sisa makanan menjadi kompos. ternyata setelah dicoba mudah juga.

02 Mei 2011 PENGERTIAN LINGKUNGAN (global with culture) 22:31 fiaz No comments Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz .Senin.

semuanya memerlukan lingkungan.go global with culture Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. 23 Tahun 1997. lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya go global with culture. papan tulis. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. . minum. Pengertian lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. dan semua orang yang ada di sekolah. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Kita makan. menjaga kesehatan. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang. Jika kalian berada di sekolah. meja kursi. juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar. gedung sekolah. Adapun lingkungan abiotik berupa udara. kita sering menggunakan istilah lingkungan hidup untuk menyebutkan segala sesuatu yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup segenap makhluk hidup di bumi. bapak ibu guru serta karyawan. Adapun berdasarkan UU No. LINGKUNGAN HIDUP Secara khusus.Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah. Kita bernapas memerlukan go global with culture udara dari lingkungan sekitar.

2. merupakan contoh fenomena alam yang dalam sekejap mampu merubah bentuk muka bumi. hewan. 3. dan jasad renik. udara. seperti manusia. go global with culture KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP Berdasarkan faktor penyebabnya. bentuk kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis. Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam Berbagai bentuk bencana alam yang akhir-akhir ini banyak melanda Indonesia telah menimbulkan dampak rusaknya lingkungan hidup. Jika kalian berada di kebun sekolah. maka lingkungan hayati yang dominan adalah teman-teman atau sesama manusia. banyak hewan dan tumbuhan mati. Keberadaan lingkungan fisik sangat besar peranannya bagi kelangsungan hidup segenap kehidupan di bumi. yaitu: 1. go global with culture . munculnya berbagai penyakit. gagasan. maka lingkungan hayatinya didominasi oleh tumbuhan. perubahan musim yang tidak teratur. Akan terjadi bencana kekeringan. yaitu: 1. dan lain-lain. dan keyakinan go global with culture dalam perilaku sebagai makhluk sosial. apa yang terjadi jika air tak ada lagi di muka bumi atau udara yang dipenuhi asap? Tentu saja kehidupan di muka bumi tidak akan berlangsung secara wajar. Tetapi jika berada di dalam kelas. Bayangkan. yaitu lingkungan sosial dan budaya yang dibuat manusia yang merupakan sistem nilai. Dahsyatnya gelombang tsunami yang memporak-porandakan bumi Serambi Mekah dan Nias. Unsur Hayati (Biotik) Unsur hayati (biotik). Kehidupan masyarakat dapat mencapai keteraturan berkat adanya sistem nilai dan norma yang diakui dan ditaati oleh segenap anggota masyarakat. iklim. tumbuh-tumbuhan. air. Unsur Sosial Budaya Unsur sosial budaya. yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup. Unsur Fisik (Abiotik) Unsur fisik (abiotik). seperti tanah. serta gempa 5 skala Ritcher yang meratakan kawasan DIY dan sekitarnya. dan lain-lain. yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari benda-benda tidak hidup.Unsur-unsur lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga.

Bahaya yang ditimbulkan oleh letusan gunung berapi antara lain berupa: 1) Hujan abu vulkanik. terjadinya tanah turun. akibat rusaknya tanggul. 4) Gas yang mengandung racun. merusak. namun manusia sama sekali tidak dapat memprediksikan kapan terjadinya gempa. jalan menjadi putus. kerikil.Peristiwa alam lainnya yang berdampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain: a. b. maupun karena gerakan lempeng di dasar samudra. dan lainlain. 3) Tanah longsor akibat guncangan. di antaranya: 1) Berbagai bangunan roboh. pasir). . menyebabkan gangguan pernafasan. Letusan gunung berapi Letusan gunung berapi terjadi karena aktivitas magma di perut bumi yang menimbulkan tekanan kuat keluar melalui puncak gunung berapi. dan mematikan apa pun yang dilalui. 5) Gempa yang terjadi di dasar laut dapat menyebabkan tsunami (gelombang pasang). 2) Lava panas. dapat menimpa perumahan. dapat mematikan makhluk hidup yang dilalui. go global with culture Oleh karena itu. Gempa bumi Gempa bumi adalah getaran kulit bumi yang bisa disebabkan karena beberapa hal. Pada saat gempa berlangsung terjadi beberapa peristiwa sebagai akibat langsung maupun tidak langsung. di antaranya kegiatan magma (aktivitas gunung berapi). 2) Tanah di permukaan bumi merekah. Manusia dapat mengukur berapa intensitas gempa. 4) Terjadi banjir. bahaya yang ditimbulkan oleh gempa lebih dahsyat dibandingkan dengan letusan gunung berapi. 5) Material padat (batuan. 3) Awan panas.

2) Rusaknya areal pertanian dan perkebunan. seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. 2.go global with culture Bahaya angin topan bisa diprediksi melalui foto satelit yang menggambarkan keadaan atmosfer bumi. air. bahaya angin topan merupakan bencana musiman. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan iklim di Indonesia yang tak lain disebabkan oleh adanya gejala pemanasan global. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. . arah. Texas. termasuk gambar terbentuknya angin topan. Tetapi bagi Indonesia baru dirasakan di pertengahan tahun 2007. b. 4) Menimbulkan ombak besar yang dapat menenggelamkan kapal. sampai di kawasan Asia seperti Korea dan Taiwan. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara. tanah. Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan. antara lain: a. Perbedaan tekanan udara ini terjadi karena perbedaan suhu udara yang mencolok. dan kecepatannya. dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri.c. Terjadinya banjir. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup. Namun sayang. Serangan angin topan (puting beliung) dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup dalam bentuk: 1) Merobohkan bangunan. 3) Membahayakan penerbangan. go global with culture Beberapa bentuk kerusakan lingkungan hidup karena faktor manusia. Serangan angin topan bagi negara-negara di kawasan Samudra Pasifik dan Atlantik merupakan hal yang biasa terjadi. Angin topan Angin topan terjadi akibat aliran udara dari kawasan yang bertekanan tinggi menuju ke kawasan bertekanan rendah. Bagi wilayah-wilayah di kawasan California.

d. khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup.c. Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil KTT Bumi di Rio de Jeniro tahun 1992. Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan. . Pembuangan sampah di sembarang tempat. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas. Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak. Merusak hutan bakau. yaitu: a. melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi. Terjadinya tanah longsor. b. Di dalamnya terkandung 2 gagasan penting. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan). Bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS). e. UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja. c. Gagasan kebutuhan. go global with culture Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan ditindaklanjuti dengan menyusun program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan lingkungan. g. f. sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan. Beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain: a. Perburuan liar. dari balita sampai manula.

tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).b. Menggunakan pandangan jangka panjang. Menerbitkan UU No. Adapun ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan adalah sebagai berikut: a. 24 Tahun 1986. penganggaran. 5 Tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah. c. Pada masa reformasi sekarang ini. dengan tujuan pokoknya: . b. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat. Menggunakan pendekatan integratif. yaitu keterbatasan kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang. tetapi berdasarkan UU No. Mengeluarkan UU Pokok Agraria No. pembangunan nasional dilaksanakan tidak lagi berdasarkan GBHN dan Propenas. Pada tahun 1991. berkeadilan. Memberlakukan Peraturan Pemerintah RI No. b. dan berkelanjutan. tentang AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan). pelaksanaan. 25 Tahun 2000. c. Hal-hal yang dilakukan pemerintah antara lain: a. d. b. Menjamin pemerataan dan keadilan. tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Upaya yang Dilakukan Pemerintah Pemerintah sebagai penanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung jawab besar dalam upaya memikirkan dan mewujudkan terbentuknya pelestarian lingkungan hidup. Gagasan keterbatasan. dan pengawasan. c. Menghargai keanekaragaman hayati. 1. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan. d. Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mempunyai tujuan di antaranya: a. 4 Tahun 1982. efektif. pemerintah membentuk Badan Pengendalian Lingkungan. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien.

Maka perlu diupayakan kiat-kiat untuk menjaga kesegaran udara lingkungan agar tetap bersih. e. go global with culture b. dan sehat. Banjir telah menyebabkan pengikisan lapisan tanah oleh aliran air yang disebut erosi yang berdampak pada hilangnya kesuburan tanah serta terkikisnya lapisan tanah dari permukaan bumi. Pelestarian udara Udara merupakan unsur vital bagi kehidupan. Jika hal tersebut dibiarkan terus berlangsung. Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul. Pemerintah mencanangkan gerakan menanam sejuta pohon. 2. Keadaan ini sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup setiap organisme. karena setiap organisme bernapas memerlukan udara. 2) Mengawasi bahan berbahaya dan beracun (B3). sehingga mampu menghambat laju aliran air hujan. Beberapa upaya yang dapat dilakuklan masyarakat berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup antara lain: a. masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing. 3) Melakukan penilaian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL). segar. Pelestarian tanah (tanah datar. Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu dibangun terasering atau sengkedan. salah satunya oksigen. Kalian mengetahui bahwa dalam udara terkandung beranekaragam gas. Tanah longsor disebabkan karena tak ada lagi unsur yang menahan lapisan tanah pada tempatnya sehingga menimbulkan kerusakan. . lahan miring/perbukitan) Terjadinya bencana tanah longsor dan banjir menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan masalah tanah.1) Menanggulangi kasus pencemaran. maka bukan mustahil jika lingkungan berubah menjadi padang tandus. Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup oleh Masyarakat Bersama Pemerintah Sebagai warga negara yang baik. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih dan sehat antara lain: 1) Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita Tanaman dapat menyerap gas-gas yang membahayakan bagi manusia. Udara yang kotor karena debu atau pun asap sisa pembakaran menyebabkan kadar oksigen berkurang.

di samping itu tumbuhan juga mengeluarkan uap air. serta pemasangan filter pada cerobong asap pabrik. .Tanaman mampu memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis. Salah satu upaya pengurangan emisi gas berbahaya ke udara adalah dengan menggunakan bahan industri yang aman bagi lingkungan. sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi. Rusaknya hutan menyebabkan jutaan tanaman lenyap sehingga produksi oksigen bagi atmosfer jauh berkurang. 4) Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan. baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin Asap yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap merupakan penyumbang terbesar kotornya udara di perkotaan dan kawasan industri. dan menyimpan cadangan air. sehingga kelembapan udara akan tetap terjaga. karena mampu memantulkan kembali sinar ultraviolet ke luar angkasa yang dipancarkan oleh matahari. Pelestarian hutan Eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali. penahan lapisan tanah. go global with culture c. melainkan juga penghasil oksigen. 2) Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang. Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak. 2) Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran. Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer yang berperan sebagai filter bagi bumi. go global with culture 3) Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer Gas freon yang digunakan untuk pendingin pada AC maupun kulkas serta dipergunakan di berbagai produk kosmetika. go global with culture Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan: 1) Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul. adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon. Pemanasan global terjadi di antaranya karena makin menipisnya lapisan ozon di atmosfer. sehingga mengakibatkan lapisan ozon menyusut. 5) Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan. 3) Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon. Sinar ultraviolet yang berlebihan akan merusakkan jaringan kulit dan menyebabkan meningkatnya suhu udara. Padahal hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi.

3) Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan. laut juga sebagai sumber daya alam potensial. 3) Menggalakkan kegiatan penghijauan . kelestarian flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup manusia. tumbuhan. Terputusnya salah satu mata rantai dari sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan. go global with culture Adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara: 1) Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai. pengrusakan hutan bakau. merupakan kegatankegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai. Pelestarian flora dan fauna Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia. e. 4) Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna di antaranya adalah: 1) Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa. dan alam sekitarnya. Terjadinya abrasi yang mengancam kelestarian pantai disebabkan telah hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang merupakan pelindung alami terhadap gempuran ombak. karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut. Kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. Pelestarian laut dan pantai Seperti halnya hutan. karang di laut. 2) Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut. go global with culture Oleh karena itu. 2) Melarang kegiatan perburuan liar. hewan.d. Pengambilan pasir pantai.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful