You are on page 1of 8

DRY EYES / MATA KERING

Sindrom dry defisiensi air mata akibat penurunan berlebihan. Insiden menopause. eye / Mata Kering menggambarkan suatu keadaan baik secara kualitas maupun kuantitas, yang terjadi produksi air mata atau penguapan air mata yang sindrom ini sering terjadi orang usia lanjut dan wanita

Faktor resiko terjadinya sindrom ini ialah peningkatan polusi udara, penggunaan obat-obatan tertentu seperti obat alergi dan obat hipertensi, peningkatan pengguna lensa kontak dan peningkatan penggunaan komputer, serta penyakit sindrom syogren

DEFINISI
Sindrom Mata Kering (Keratokonjungtivitis Sicca) didefinisikan sebagai suatu gangguan pada permukaan mata yang ditandai dengan keringnya permukaan kornea dan konjungtiva yang terjadi akibat ketidakstabilan produksi dan fungsi dari lapisan air mata (akueus, musin, atau lipid) Permukaan mata kita dilapisi oleh 3 lapisan air mata yaitu lapisan lipid, akuos dan musin. Ketiganya membentuk lapisan air mata yang stabil diantara kedipan mata. Lapisan air mata yang stabil ini membuat mata terasa nyaman dan penglihatan jelas. Ketidakstabilan lapisan ini akan membuat bercak kering di permukaan mata yang menyebabkan sensasi rasa kering, terasa seperti berpasir dan kadang-kadang penglihatan menjadi kabur.

ANATOMI DAN FISIOLOGI
APPARATUS LAKRIMAL Kompleks lakrimalis terdiri atas glandula lakrimal, kanalikuli lakrimal, sakus lakrimal, duktus nasolakrimal. Sistem lakrimal terdiri atas 2 bagian, yaitu:  Sistem produksi atau glandula lakrimal yang terletak di temporo antero superior rongga orbita.  Sistem ekskresi, yang terdiri atas pungtum lakrimal, kanalikuli lakrimal, sakus lakrimal, duktus nasolakrimal. Sakus lakrimal terletak di bagian depan rongga orbita.

Pelicin antara kelopak mata dan permukaan kornea mata 4. Menghapus benda asing dari permukaan kornea 2. Na+. glukosa (5mg/dl) dan urea (0.tinggi dibandingkan dalam plasma 4.AIR MATA  Air mata membentuk lapisan tipis setebal 7 – 10 um yang menutupi epitel kornea dan konjungtiva. Lapisan superfisial (lipid) . dan IgE.  Isotonik dengan pH rata – rata 7. konsentrasi K+. 3. Sebagai anti bakterial 6.35  Volum air mata normal : 7+/-2 uL pada setiap mata Fungi dari air mata : 1. Cl.04mg/dl) yang rendah FILM AIR MATA 1. Immunoglobulin IgA (terbanyak). Jalur untuk sel–sel leukosit menuju ke bagian sentral kornea avaskuler bila terjadi trauma kornea 5. Media untuk membuang debris dan sel yang mengalami deskuamasi Kandungan air mata: 1. Sumber oksigen terhadap epitel kornea dan konjuntiva 3. Protein : albumin (60% dari total protein) globulin lisosim 2. IgG.

sedangkan inflamasi kronis dapat menyebabkan berkurangnya sensitisasi pada kornea dan penurunan refleks lakrimasi yang berujung pada peningkatan penguapan dan ketidakstabilan lapisan air mata.mengandung garam–garam inorganik. 3. protein dan glikoprotein yang berfungsi dalam pengambilan oksigen untuk metabolisme kornea. 2.1 um 2. Lapisan musin .dihasilkan oleh sel–sel goblet konjungtiva terdiri atas glikoprotein dan melapisi sel – sel epitel kornea dan konjungtiva. Inflamasi akut dapat mengakibatkan peningkatan refleks lakrimasi dan berkedip .disekresi oleh kelenjar lakrimalis. . urea. Membran sel epitel terdiri atas lipoprotein sehingga relatif hidropobik PATOFISIOLOGI 2 mekanisme yang menyebabkan mata kering: 1. . Hiperosmolaritas air mata kurangnya aliran aqueous ataupun penguapan air mata yang berlebihan osmolaritas . glukosa.berfungsi mencegah evaporasi dan memiliki ketebalan 0. Ketidakstabilan lapisan air mata Ketidakstabilan lapisan air mata berakibat peningkatan penguapan air mata yang berkontribusi pada hiperosmolaritas air mata. glandula lakrimal asesorius (kelenjar Krause dan Wolfring). menyebabkan cedera epitelium permukaan okuler dengan pengaktifan mediator inflamasi ke dalam air mata .dihasilkan oleh kelenjar meibom dan kelenjar sebasea . Lapisan akueous (komponen terbesar) ..

b. Aplasia nervus trigeminus. skopolamin). leukemia.  Kelainan lipid Kekurangan lapisan lipid pada anatomi air mata menyebabkan evaporasi yang berlebihan. pemfigoid okuler. Gangguan disebabkan oleh hilangnya sel goblet konjungtiva. obat. beta blocker (practolol)) Blepharitis menahun. antimuskarinik (atropin. Dysplasia ektodermal . amiloidosis. Medikasi (Antihistamin. sarkoidosis.  Kelainan musin Gangguan produksi musin mengakibatkan penyebaran air mata yang tidak merata pada permukaan mata. Infeksi (Trachoma. parotitis epidemica). limfoma. jaringan parut di tepian Defisiensi musin Defisiensi Lipid . adanya jejas pada kelenjar lakrimal. konjungtivitis menahun. agen antimuskarinik. KONDISI PENYAKIT Hipofungsi kelenjar . hemokromatosis). d. nitous oxide). Kelainan lapisan aqueous Kurangnya produksi lapisan aqueous disebabkan terjadinya gangguan interaksi neuro humoral permukaan okuler yang menyebabkan terinterupsinya impuls saraf sekretmotorik ke kelenjar lakrimal yang berakibat terjadinya inflamasi dan mensupresi sekresi aqueous sehingga menyebabkan jejas secara tidak langsung pada permukaan okuler maka timbul gejala tidak nyaman dan iritasi okuler. anestesi umum (halothane. beta adrenergik blocker (timolol) Defisiensi vitamin A.Kongenital : Aplasia kelenjar lakrimal (alakrima lakrimal kongenital). sindrom Stevens Johnson. obat – obatan (antihistamin. Gangguan yang terjadi biasanya merupakan akibat dari berkurangnya produksi air mata yang disebabkan oleh gangguan sensitifitas kornea. Penyakit sistemik (Sindrom syorgen. c. perjalanan penyakit atau faktor personal.Didapat : a. luka bakar kimia. iridiasi. Cedera (Pengangkatan kelenjar lakrimal. sklerosis sistemik progresif. luka bakar kimia).

Mata tampak kering dan terdapat erosi kornea . 6. keratitis lagoftalmus a. 8. 2. 5. 3. 4. Keratinisasi tepian palpebra. Symblepharon) c. Kelainan palpebra (Coloboma. lepra). Sukar menggerakkan kelopak mata 3. Sekresi mukus yang berlebihan 2. 2. yang umumnya digunakan untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors untuk mengobati tekanan darah tinggi Antihistamines and decongestants Obat tidur Obat-obatan KB Beberapa antidepresan GEJALA DAN KELUHAN Gejala subjektif dan keluhan mata kering biasanya mengenai kedua mata antara lain: 1. Diuretika. 6. keratitis herpes simpleks. kering dan gatal di mata Adanya kotoran mata Meningkatnya rasa iritasi mata terhadap angin dan asap Mata lelah setelah membaca dalam waktu terlalu lama Tidak tahan terhadap cahaya Kesulitan mengenakan lensa kontak Mata berair Penglihatan kadang buram terutama setelah menggunakan untuk waktu lama atau diakhir hari kerja yang Gejala Objektif Mata Kering 1. Kelainan konjungtiva (Pterygium. 7. 4. lensa kontak.Evaporasi berlebihan Defektif film air mata palpebra Keratitis neroparalitik. Sensasi rasa panas. Ektropion atau entropion. 3. Lagophthalmos ) b. Kedipan berkurang (gangguan neurologik. 5. Proptosis OBAT-OBATAN Ada beberapa obat-obatan yang menyebabkan berkurangnya lapisan air mata: 1. hipertiroid.

9. 4. Konjungtiva bulbi tampak edema. dan tes diagnostik. 4. 2. 3. yang sangat menurunkan penglihatan. 3. Uji schirmer Tear Film Breakup Time (TBUT) Pemulasan Fluorescein Uji Rose Bengal Pemeriksaan Lisozim air mata Uji Ferning (Ocular Ferning Test) Impresi Sitologi konjungtiva Pemeriksaan osmolaritas air mata Laktoferrin air mata Derajat keparahan mata kering 1. . dapat timbul ulkus kornea. hiperemik. Severe ( Hasil tes schirmer kurang dari 5 mm dalam 5 menit ) DIAGNOSA BANDING 1. 2. penipisan kornea.  Tes diagnostik 1. Blepharitis Konjungtivitis alergi Keratokonjungtivitis Superior Limbic Komplikasi Lensa Kontak Komplikasi 1. 6. pemeriksaan fisik mata dengan slit lamp biomikroskopi. Pada keadaan lanjut. Pada awal perjalanan keratokonjungtivitis sicca.4. dan kusam (tidak tampak kilauan). menebal. dan perforasi. 5. DIAGNOSA  Diagnosis bisa ditegakkan dengan anamnesis berdasarkan keluhan pasien. 7. Kadang-kadang terjadi infeksi bakteri sekunder. penglihatan sedikit terganggu. Mild ( Hasil tes schirmer kurang dari 10 mm dalam 5 menit ) 2. Kadang – kadang terdapat benang mucus kekuning-kunigan pada forniks konjungtiva inferior. 6. Pada pemeriksaan slit lamp. 2. Pada keadaan ini dapat ditemukan neovaskularisasi kornea. dan berakibat timbulnya jaringan parut dan vaskularisasi pada kornea. biasa ditemukan filament (benang-benang) yang satu ujungnya melekat di kornea sedangkan ujung lainnya bergerak bebas. Pada kasus lanjut. Moderate (Hasil tes schirmer antara 5-10 mm dalam 5 menit ) 3. meniskus air mata pada tepi palpebra inferior menghilang atau terganggu 5. 8.

 Simptomatic treatment  Pengobatan sindrom mata kering adalah sebagai berikut 1. . Pemberian air mata buatan Air mata buatan diberikan 1-2 tetes pada dewasa maupun anak . Usahakan kaca mata hitam yang dipakai adalah yang mempunyai bentuk yang cukup lebar dan menutupi daerah samping mata.Siklosporin A topikal : diberikan 1 tetes pada setiap mata per 12 jam. 2. Bedah . Kacamata pelembab bilik Apabila penyebabnya lingkungan yang terlalu panas atau dingin. Minoxycline 100 mg 6. bisa mengurangi peradangan dan gejala mata kering. Topikal / sistemik tetrasiklin Obat ini efektif apabila terdapat disfungsi kelenjar meibom. Agen anti-inflamasi .PENATALAKSANAAN  Dasar dari pengobatan sindrom mata kering ialah mencari penyebab dan mengetahui jenis lapisan air mata yang mengalami defisiensi. Salep / gel. terutama saat tidur 3. Air mata buatan ini berfungsi sebagai pelumas pada permukaan mata. 5.anak apabila terjadi defisiensi komponen air. sebagai pelumas jangka panjang. 7. 4. sehingga penguapan air mata dapat dihindari.Kortikosteriod topikal : Kortikosteroid topikal baik digunakan sendiri atau bersama dengan Siklosporin. obat yang bisa diberikan berupa = Doxycycline 100 mg. Lensa kontak Lensa kontak diberikan pada pasien dengan defisiensi mucus dengan derajat berat yang gagal diterapi menggunakan obat-obatan.

 Sebagian besar pasien dengan derajat keparahan ringan hingga sedang dapat diobati gejalanya dengan pemberian lubricant. bisa mengganggu kualitas hidup karena seringkali pasien mengeluhkan penglihatan kabur.Tarsorrhaphy PROGNOSIS  Secara umum.Punctal plug ..  Pada mata kering yang berat. prognosis untuk ketajaman visual pada pasien dengan sindrom mata kering adalah baik. dan gejalanya bisa teratasi. iritasi berat sehingga mereka kesulitan membuka mata dan mereka aktivitas kerja menjadi terganggu .