MATERI PRESENTASI

Arsitektur Tropis
Juni 23, 2011 oleh achmad faisal ramadhan

Pengertian umumnya adalah sebuah konsep desain yang beradaptasi dengan lingkungan yang tropis Tetapi bukan berarti melupakan sisi estetika. Hanya disini hal yang paling utama adalah sebuah respon positif dari efek iklim tropis itu sendiri. Tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan dari segi material, sirkulasi udara, dan penchayaan alami. Karena lingkungan yang tropis memilikin iklim dengan panas yang menyengat, pergerakan udara, dan curah hujan yang cukup tinggi. Oleh sebab itu dalam konsep arsitektur tropis ini juga ada upaya yang harus dicegah dari timbulnya efek iklim tropis. Seperti faktor kelembaban, perubahan suhu, kesehatah udara. Pada bangunan arsitektur tropis juga didukung dengan materialnya yang banyak dengan material loka dan alami. seperti kayu, bambu, dll. Bukaan untuk bangunan arsitektur tropis harus memperhatikan arah pencahayaan matahari pagi dan sore. Agar tercipta suhu dalam bangunan yang cukup nyaman dan sehat. Juga sirkulasi udara yang dirasa akan cukup sebagai udara yang sehat.

DESAIN RUMAH ARSITEKTUR TROPIS
Tuesday, 13 September 2011

Faktor iklim, penting diperhatikan saat mendesain rumah. Pemecahan problematik iklim menjadi tuntutan mendasar yang wajib dipenuhi, dimanapun bangunan itu berada. Sebuah rumah tinggal yang nyaman dan hemat energi, tentu menjadi hal utama dalam desain sebuah rumah. Indonesia yang memiliki iklim tropis, hendaknya juga diikuti dengan penciptaan desain rumah yang tanggap terhadap iklim tropis. Prinsip utama dari arsitektur tropis adalah, mengubah kondisi iklim luar yang tidak nyaman, menjadi kondisi yang nyaman bagi manusia yang beraktifitas di dalamnya. Kriteria arsitektur tropis tidak hanya terpaku pada bentuk dan estetika, namun lebih pada suhu ruang rendah, kelembaban yang relatif tidak terlalu tinggi, pencahayaan alam yang cukup, pergerakan udara (angin), terhindar dari hujan serta terik matahari.Kisi-kisi kayu vertikal dipasang pada jendela kaca mati. Selain sebagai aksen dan elemen estetis, juga untuk meredam panas matahari Elemen desain Bukaan Lebar. Suhu udara yang cenderung tinggi pada daerah beriklim tropis, ditanggapi dengan penempatan bukaan jendela dan pintu yang lebar, sirkulasi udara yang lapang, serta plafon tinggi. Ruang terbuka Jika memungkinkan, sisakan ruang terbuka mengelilingi bangunan rumah. Jika tidak mungkin, berikan ruang terbuka di halaman depan dan belakang, sehingga ruang-ruang dalam bangunan menjadi terang dan dapat langsung terhubung dengan ruang luar.

Atap ‡ Atap harus mendapat perhatian khusus. ‡ Buat teritisan dan kanopi topi pada bukaan. bagi penggemar gaya etnik. ‡ Desain ´dua lapisµ Ruang-ruang dalam bangunan ditempatkan dalam posisi ´dua lapisµ. beton atau besi. untuk mengalirkan udara. polycarbonat. Jadi. Selain meredam panas matahari secara langsung masuk ke rumah. Tata Ruang ‡ Atur penempatan ruang. asalkan bangunan tersebut dapat mengubah kondisi iklim luar yang tidak nyaman menjadi lebih nyaman.Bentuk Dari segi bentuk. terutama pada sisi barat. mediteranian atau modern. Ini dimaksudkan agar masing-masing ruang dapat memiliki bukaan menghadap ke ruang luar. Fungsi innercourt agar ruangan dapat lebih ´bernafasµ. ciptakan void agar terjadi koneksitas dan pergerakan antara lantai satu dan dua. vertical blind atau kerei dibaliknya untuk mengurangi panas yang masuk. polycarbonate atau dari kisi-kisi bambu. Selain itu. ‡ Atap dengan kemiringan antara 30-45%. Selain itu. Arsitektur tropis dapat berwarna atau mengambil gaya apapun. Hindari menempatkan kamar tidur di sisi barat. panas tidak merambat ke plafon ruang-ruang di bawahnya. untuk membuang panas di atas plafon. ‡ Void. Material . atau ruang terbuka. Arsitektur tropis hendaknya tidak dicampur adukkan dengan pengertian arsitektur tradisional Indonesia. . lengkapi pula dengan ventilasi disebelah atas.Pilih material yang dapat meredam panasnya matahari masuk ke dalam rumah. taman kering. Materialnya bisa dari genteng kaca. tapi juga untuk menghindari tampias hujan. Gunakan pelindung tambahan seperti tirai. Dinding atap bisa juga dibuat lubang. yang memang sangat mempertimbangkan faktor iklim. sehingga udara panas tidak secara langsung diterima oleh ruangan. klasik. buat atapnya tinggi. Buat lubang di tengah-tengah ruangan. tetap bisa menerapkan prinsip-prinsip arsitektur tropis. atau lapisan tambahan berupa batu alam. Sisi barat yang terhubung langsung dengan sinar matahari sore. ‡ Ciptakan skylight. efektif untuk mencegah jatuhnya air hujan di dalam rumah. Karena sinar matahari sore yang masuk ke dalam ruang akan mengakibatkan panas. ‡ Jika ingin meniadakan plafon. karena tidak hanya berfungsi menahan panas. ‡ Innercourt. kain (awning). juga untuk menahan tampias. memberi kemudahan tiap ruang mendapatkan cahaya matahari secara . Rumah diapit halaman depan dan belakang. atau beton. jika tidak memungkinkan adanya bukaan dari sisi dinding atau kanan kiri bangunan. sehingga udara panas tidak turun kebawah. arsitektur tropis tidak terpaku pada gaya tertentu. Layout ruang didesain dua lapis. seperti batu bata. sehingga udara leluasa masuk ke rumah. agar ruangan tidak terasa panas. Sehingga.Hindari pemakaian material kaca blok yang terlalu luas. Kanopi topi bisa terbuat dari genteng. ruangan juga jadi lebih lapang. Bisa berbentuk kolam. Pada bangunan bertingkat. akan menyimpan penumpukan panas bahkan setelah matahari terbenam. ‡ Ciptakan ruang kosong antara plafon dan penutup atap.

C. yaitu :    Ekspresi bangunan bersifat subjektif. Arsitektur Kontemporer 1. Ciri ± Ciri Arsitektur Kontemporer Menurut Konneman.   Berdasarkan beberapa pengertian tersebut. maka dapat disimpulkan mengenai pengertian Arsitektur Kontemporer. Arsitektur Kontemporer adalah suatu gaya arsitektur yang bertujuan untuk mendemonstrasikan suatu kualitas tertentu terutama dari segi kemajuan teknologi dan juga kebebasan dalam mengekspresikan suatu gaya arsitektur. Menurut Sumalyo dalam bukunya µArsitektur Modern Akhir Abad XIX dan Abad XX¶. arsitektur adalah seni bangunan sedangkan kontemporer adalah kini. Menurut Laporan Mata Kuliah Seminar Arsitektur mengenai Arsitektur Kontemporer di Bali. Jadi dapat disimpulkan bahwa Arsitektur Kontemporer adalah seni bangunan yang sedang berkembang pada saat sekiarang/masa kini. yaitu sebagai berikut :  Faktor Bahan : . ciri-ciri Arsitektur Kontemporer dibagi berdasarkan 3 faktor penentu. Arsitektur Kontemporer adalah bentuk-bentuk aliran arsitektur yang tidak dapat dikelompokkan dalam suatu aliran arsitektur atau sebaliknya berbagai arsitektur tercakup di dalamnya. Kontras dengan lingkungan sekitar. berusaha menciptakan suatu keadaan yang nyata-terpisah dari suatu komunitas yang tidak seragam.langsung. Menurut Konnemann dalam bukunya yang berjudul ³World of Contemporary Architecture XX´. ciri-ciri Arsitektur Kontemporer. Pengertian Arsitektur Kontemporer Adapun beberapa pengertian mengenai Arsitektur Kontemporer adalah sebagai berikut :  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Bentuk simple namun berkesan kuat. yaitu : ³Arsitektur Kontemporer adalah suatu gaya aliran arsitektur yang muncul pada akhir abad XX yang mencirikan kebebasan berekspresi dan keinginan untuk menampilkan sesuatu yang berbeda dari komunitas di sekitarnya yang merupakan sebuah aliran baru atau penggabungan dari beberapa aliran arsitektur.´ 2. kekinian atau dewasa ini.

 Faktor Bentuk Bermain dengan bentuk geometris. maka dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri Arsitektur Kontemporer yaitu sebagai berikut :     Bentuk sederhana.  Faktor Warna Dominasi satu warna. yang diwujudkan kedalam kegiatan rancang bangun. . tegas dan dinamis. tapi kuat dan dinamis. Ekspresi bangunan bersifat subjektif. balok. dan lainlain) tidak diperhitungkan lagi. Dari kedua rincian di atas. namun hal ini bukan berarti hilangnya akan tradisi budaya membangun. Akibatnya terjadilah sebuah percampuran yang merupakan senyawa hibrid. namun terjadi interaksi antar yang (beberapa) kekuatan lokal dan pengaruh global. hanya waktulah yang akan mengujinya. dinding. Pengertian Arsitektur Kontemporer Meski pengaruh globalisasi memang sangat kuat dalam konstelasi jaringan ekonomi dan informasi. Mengeksploitasi teknologi. Proses globalisasi sendiri sebenarnya tidak satu arah. Teori elementer (ukuran kolom. perbandingan panjang dan lebar. Cenderung tidak menggunakan ornamen. Cenderung mencolok dari lingkungan sekitar. Bentuk simple. yakni seni bangunan dan seni binakota. Mengeksploitasi teknologi.Menggunakan bahan-bahan yang baru berkembang dan terkesan artificial (buatan atau hasil pabrikasi). Mencolok dari lingkungan sekitar. dan untuk persoalan ketahanan dan konsistensi. Menggunakan warna-warna monokromatik. Terlihat mencolok dibandingkan dengan lingkungan sekitarnya. Personal dan ekspresi yang subjektif.

seperti Indonesia. tanpa mendapat kesempatan untuk melakukan internalisasi dan pendalaman dari teknologi/kemajuan tersebut. must preserve their identities. Bukankah jati diri seseorang dan sebuah tempat tetap diperlukan meskipun dinamika pembangunan begitu cepat? Pernyataan ini membawa kepada sebuah pandangan bahwa kemajuan teknologi.Terlepas dari pada itu. modernitas. kondisi iklim dan bahkan secara kultural tidak memiliki akar yang jelas. Dalam konteks Asia. pendekatan-pendekatan dalam desain arsitektur acapkali tidak mengindahkan konteks lingkungan. selama periode antara PD I dan PD II telah mengembangkan kajian-kajian eksperimental dalam bidang pendidikan seni dan arsitektur. ini selalu mendapatkan teknologi dan kemajuan setelah sekian puluh tahun berkembang di negara asalnya. persoalan identitas lokal masih tetap menjadi pertanyaan tersendiri. bukan membentuk kepada sebuah Gestalt yang utuh. . regarless of their economic and functional dependence upon the space of flows. and build on their historical roots. Demikianlah hal sama juga diungkapkan oleh Manuel Castells (1993) bahwa sehubungan dengan keunggulan teknologi komputer di dunia: . 2003). sirkulasi udara. dalam hal ini teknologi informasi dan komunikasi. Bersamaan dengan itu. merencanakan dan membangun sebuah dunia baru berdasarkan kemajuan teknologi dan sains modern. Dengan keyakinan tinggi Le Corbusier bersama para pendukungnya menulis. sejumlah arsitek progresif memformulasikan deklarasi Piagam Athena. akibat adanya pergeseran kekuatan politik dan distorsi visi tentang seni bangunan dan seni binakota. local socities. Namun. hal tersebut sudah menjadi sebuah imperativ bagi para arsitek/perancang yang mencoba untuk mensenyawakan kearifan tradisi lokal dengan kebutuhan kikinian. mengajarkan. Berbeda dengan di belahan Asia. Akibat pemahaman yang demikian. kenyamanan. Sulitnya Negara Dunia Ketiga. efisiensi. dan radiasi matahari. kelembaban.. di Eropa revolusi industri pada abad 19 yang menyertai penemuan teknologi telah menyediakan persyaratan mendasar dalam membangun revolusi intelektual dan estetika. dalam upaya menyikapi pembentukan lingkungan berkelanjutan. yang menandai kelahiran sebuah arsitektur baru berlandaskan semangat kaum Modernis. Dapat ditarik kesimpulan bahwa Arsitektur Kontemporer mempunyai ciri khas kemajuan. tidak akan pernah menghilangkan kepentingan sebuah komunitas untuk mendapatkan/membangun jati dirinya dalam proses rancang bangun yang berbudaya (London. teritisan atap lebar. dan monumentalitas yang sebagian besar menggunakan langgam International Style . misalnya Dunia Barat.. maka di dalam International style terjadi proses penyederhanaan dan de-kulturisasi dari semangat modernitas itu sendiri. Perkembangan arsitektur tersebut dikenal dengan nama gerakan arsitektur modern. Desainnya didasari oleh prinsip fungsional. Rancang bangun hanya sekedar persoalan geometri. Pendapatnya bahwa arsitek harus memperhatikan kebutuhan fungsional suatu bangunan dan factor iklim tropis seperti temperatur. Bauhaus di Jerman misalnya. Desainnya terekspresikan dalam solusi arsitektur seperti ventilasi silang. territorially defined. yang selanjutnya melahirkan International style. dan kesederhanaan. dan selasar-selasar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful