1

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Pada masa ini perkembangan teknologi komunikasi multimedia

berkembang ke arah kompleks dan efektivitas khususnya yang berbasis Code Division Multiple Access (CDMA) yang semakin pesat. Salat satu perkembangan teknologi multimedia yang sedang digemari saat ini adalah teknologi video streaming dengan menggunakan CDMA (Code Division Multiple Access) yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pengamatan terhadap objek-objek secara langsung dari tempat yang berbeda. Contohnya mengamati keadaan jalan di kota Jakarta. Teknologi telekomunikasi multimedia yang sedang berkembang saat ini adalah teknologi video streaming. Kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain mengamati, mempelajari dan menganalisis sistem kerja dari teknologi video streaming tersebut. Dalam video streaming terjadi delay yang dapat menghentikan gambar selama beberapa detik. Kualitas gambar dipengaruhi oleh kecepatan pengiriman data yang diterima oleh jaringan. Semakin cepat kecepatannya maka semakin bagus gambar yang dihasilkan. Dari uraian diatas maka penulis tertarik sekali untuk membahas tentang video streaming dengan menggunakan Code Division Multiple Access (CDMA), untuk itu maka penulis akan mengambil judul “Analisis Sistem Kerja Video

2

Streaming Pada Teknologi Code Division Multiple Access (CDMA)”.

1.2.

Identifikasi Masalah Identifikasi masalah dalam penelitian ini mencakup bagaimana cara kerja,

kecepatan dan delay pada sistem teknologi video streaming dengan menggunakan Code Divisiom Multiple Access (CDMA) yang mempunyai fasilitas di handphone dan internet, spesifikasi software control mobile phone yang mendukung aplikasi video streaming dan kecepatan pengiriman data dan kabel data yang akan dihubungkan ke komputer.

1.3

Batasan Masalah Pada penulisan tugas akhir ini penulis meninjau mengenai teknologi video

streaming yang berbasis Code Division Multiple Access (CDMA) dengan menggunakan Radio Access Network (RAN) sebagai bearer/ gelombang pembawa untuk di sampaikan kepada pemakai. Penelitian yang dilakukan oleh penulis hanya meneliti bagian-bagian yang penting saja diantaranya: 1. Sistem kerja video streaming secara umum yaitu kecepatan dan delay pada

video streaming. 2. Sistem informasi yang di analisis berbasis jaringan Code Division Access (CDMA). 3. Menggunakan Radio Access Network (RAN) sebagai bearer / gelombang pembawa. Multiple

3

1.4.

Maksud dan Tujuan Maksud dari penelitian ini adalah salah satu syarat bagi mahasiswa untuk

melaksanakan skripsi di Universitas Komputer Indonesia, khususnya jurusan Manajemen Informatika. Tujuan penelitian ini antara lain: 1. Mengamati dan mempelajari sistem kerja video streaming diantaranya kecepatan dan delay yang terjadi pada video streaming. 2. Menganalisis sistem kerja teknologi video streaming dengan

menggunakan Code Division Multiple Access (CDMA). 3. Memberikan informasi teknologi video streaming bagi pengguna media telekomunikasi phone mobile yang berbasis Code Division Multiple Access (CDMA) kepada masyarakat luas.

1.5.

Metodologi Penelitian Metodologi yang dilakukan pada penelitian ini adalah mencakup tempat

dan waktu penelitian, metode penelitian, alat dan instrumen. 1.5.1 Tempat dan waktu penelitian

Dalam pelaksanaannya, penelitian dilakukan di Jurusan Manajemen Informatika Universitas Komputer Indonesia. Terhitung sejak September 2004 sampai dengan Februari 2005. 1.5.2 Metode Penelitian Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah suatu metode yang meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi atau suatu sistem pemikiran yang

memori 256 MB.3 Alat dan Instrumen Alat dan instrumen yang digunakan dalam penelitian antara lain : seperangkat komputer Intel pentium 3.5.1 langkah-langkah penelitian 1. monitor 14 inci dan .4 bertujuan membuat deskripsi sistematis. Adapun langkah-langkah penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut : MULAI PENGUMPULAN DATA ALAT PERAGA DAN ALAT PENELITIAN DATA TEKSTUAL PERAKITAN ALAT PENELITIAN PEMBANGUNAN DATA TEKTUAL JALANKAN DENGAN SISTEM KERJA YANG ADA ANALISIS DATA ANALISIS SISTEM KERJA KESIMPULAN DOKUMENTASI SELESAI Gambar 1. dan akurat mengenai fakta-fakta. sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. faktual.

serta RAN sebagai bearer/ gelombang pembawa dari teknologi video streaming. BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas mengenai sistem. identifikasi masalah. kabel data serta perangkat lunak menggunakan sistem operasi windows 2000. video streaming. Adapun sistematika penulisan skripsi adalah sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dibahas mengenai latar belakang. batasan masalah. .5 printer canon. Maka penulis membuat sistematika penulisan skripsi agar mempermudah pembaca dalam memahami penulisan skripsi ini.6 Sistematika Penulisan Untuk memperjelaspenulisan skripsi ini scara menyeluruh tentang uraian pembahasan yang dilakukan bab demi bab dalam penulisan skripsi ini. serta sistematika penulisan. BAB III ANALISA MASALAH Pada bab ini akan dibahas mengenai evolusi pesan tesk ke pesan multimedia. sejarah CDMA. pesan video dan teknologi switching. 1. evolusi telepon seluler. metodologi penelitian. handphone 3105. arsitektur dan struktur video streaming. maksud dan tujuan. BAB IV PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA Dalam bab ini dijelaskan bagaimana cara kerja video streaming pada teknologi CDMA. protokol video streaming.

. BAB V PENUTUP Dalam bab ini berisi kesimpulan dan saran dari penelitian yang telah dilakukan.6 BAB V IMPLEMENTASI SISTEM Dalam bab ini dijelaskan jenis-jenis apa saja yang dapat menikmati video streaming dan bagaimana cara menginstal kabel data dan modem pada komputer.

2. Sedangkan gambar yang dihasilkan adalah informasi bagi pengguna. Sehingga informasi merupakan hasil dari pengolahan data yang dapat bermanfaat bagi penggunanya. tidak hanya sebagai alat komunikasi praktis saja.7 BAB II LANDASAN TEORI 2. atau hand phone (hp) sebagai peralatan yang sangat praktis untuk melakukan komunikasi di mana pun mereka berada tanpa dibatasi oleh ruang dan rentang panjang kabel. data berupa objek yang sedang diamati. misalnya kesibukan lalu lintas di Jalan M. Fungsi ini memang . Sistem dapat dibagi menjadi bagian yang lebih kecil yang disebut subsistem.1 Sistem Menurut SUS [10] “Sistem adalah kumpulan/ group dari bagian/ komponen yang saling berhubungan dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai tujuan yang diinginkan” Tujuan sistem adalah sasaran akhir yang ingin dicapai oleh suatu sistem. Jakarta. lengkap dan relevan.2 Telepon Seluler Banyak orang telah mengenal dan menggunakan telepon seluler (ponsel). Sedangkan sistem yang lebih besar dan kompleks disebut supersistem. Dalam teknologi informasi khususnya teknologi video streaming. Saat ini ponsel telah mempunyai beberapa fungsi yang semakin berkembang.H Thamrin. tepat waktu. Kualitas informasi harus akurat.

dan . generasi-2 (2G). Kalkulator untuk perhitungan dasar sederhana. c. dan generasi-3 (3G). Advanced Mobile Phone Service (AMPS) pertama kali diperkenalkan di New Jersey dan Chicago pada tahu 1978. d. Mp3 player dan GPS (Global Positioning System) 2. Membuat daftar pekerjaan atau perencanaan pekerjaan. dan informasi lain) dari internet. Digunakan untuk menyimpan informasi. b. Integrasi ke peralatan lain.2.8 sangat bervariasi tergantung pada model ponsel yang telah berkembang. h. hiburan. Memainkan permainan-permainan sederhana. efisiensi yang sangat kecil karena keterbatasan kapasitas spektrum yang menyebabkan hanya sedikit pengguna saja yang dapat berbicara dalam waktu bersamaan. Mencatat appointment (janji pertemuan) dan dapat disertakan reminder (pengingat waktu). f. e. seperti PDA. Generasi-1 dimulai pada akhir tahun 1970-an di Amerika (di Eropa pada awal tahun 1980-an). antara lain: a. Mencari informasi (berita. Mengirim dan menerima E-mail. g.1 Sejarah Telepon Seluler Sejarah perkembangan teknologi jaringan wireless hingga saat ini dibagi menjadi 3 generasi yag masing-masing disebut generasi-1 (1G). AMPS memiliki kelemahan yaitu dalam hal mobilitas pengguna yang sangat terbatas karena belum adanya kemampuan handover yang menyebabkan pembicaraan dari pengguna akan segera terputus apabila dia berada di luar jangkauan area.

pertama kali mereka mengadopsi sistem telepon wireless digital dengan menerapkan teknologi jaringan GSM. Dalam sistem baru juga harus terdapat kemampuan yang dapat mengantisipasi mobilitas pengguna serta kemampuan melayani lebih banyak pengguna untuk menampung penambahan jumlah subscriber baru. maka kemudian diputuskan untuk merombak sistem dan menggantinya dengan sistem digital. Untuk negara-negara di benua Asia. Sistem ini harus mempergunakan perangkat dan peralatan yang berat dan tidak praktis serta masih sangat mahal untuk ukuran waktu itu. yaitu antara lain suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih. Generasi-2 (2G) di Amerika Serikat ditandai dengan diluncurkannya standar jaringan baru yang juga bersistem digital yang berbasis teknologi CDMA (Code Division Multiple Access) dan diperkenalkan oleh Qualcomm pada pertengahan 1990-an. Generasi-2 (2G) telepon wireless dipelopori dari kawasan Eropa yang diawali pada kebutuhan bersama terhadap satu sistem jaringan baru yang dapat menjadi standar jaringan yang berlaku dan dapat diterapkan di seluruh kawasan Eropa. Diperkenalkannya sistem telepon wireless/ seluler digital memberikan beberapa kelebihan. Karena hal ini tidak dapat dilakukan dengan mempertahankan sistem analog. . GSM pada awalnya adalah kepanjangan dari Group Speciale Mobile. efisien spektrum/ frekeunsi yang menjadi meningkat. serta kemampuan kompresi dan coding data digital. Standar baru diperkenalkan degan nama Global Standard for Mobile Communications (GSM).9 sistem ini tidak dapat dioptimasi lebih lanjut karena keterbatasan kemampuan kompresi dan coding data.

e. Menambah kemampuan jelajah (roaming). dan CDMA2000. b. Kesepakatan 3G tertuang dalam International Mobile Telecommunications 2000 (IMT 2000) dan antara lain memutuskan bahwa standar 3G akan bercabang menjadi 3 standar sistem yang akan diberlakukan di dunia. Wideband-CDMA (WCDMA).10 Teknologi wireless generasi-3 (3G) hingga saat ini dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui dan merupakan kumpulan para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia. d. yaitu Enhanced Datarates for GSM Evolution (EDGE). Teknologi 3G diperkenalkan pada awalnya untuk tujuan sebagai berikut: a.2 Kejahatan dan Metode Keamanan pada Komunikasi Bergerak Kejahatan dalam sektor komunikasi yang lebih dikenal dengan istilah Fraud merupakan hal yang merugikan bagi pengguna maupun operator. 2.2. Mendukung kebutuhan internet bergerak (mobile internet). Peningkatan kualitas layanan (Quality of Service-QOS). Fraud yang terjadi pada alat komunikasi bergerak berupa penggandaan identitas dan nomor ponsel tertentu atau mencoba menyusup kepada jaringan telepon bergerak padahal tidak terdaftar sebagai pelanggan pada operator ponsel tersebut. Untuk mencapai kecepatan transfer data yang lebih tinggi. Menambah efisien dan kapasitas jaringan. Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mendeteksi fraud diantaranya adalah dengan melakukan: . c.

terutama di Amerika Utara. CDMA-One berkembang sangat populer.4 kbps). 2. yang juga disebut sebagai WCDMA dan CDMA 2000. Analisa pola trafik. Verifikasi pengguna. Bloking. Teknologi CDMA 2000 berangkat dari CDMA-One (IS-95A) yang merupakan generasi kedua (2G) dengan layanan berupa suara (voice) dan data berkecepatan rendah (maksimum 14.11 1. Dengan terjadinya perkembangan yang pesat di dalam pengolahan sinyal. yaitu sebelum dipancarkan. dilakukan oleh operator atas permintaan pengguna dengan cara memblok setiap panggilan yang dilakukan oleh pengguna tertentu.3 Code Division Multiple Access (CDMA) Code Division Multiple Access (CDMA) merupakan teknologi akses ganda di mana user dipisahkan oleh kode-kode yang khas. dengan menambahkan perangkat lunak tertentu untuk mendeteksi pola trafik yang tidak normal. misalnya dengan cara membuat pengguna tidak dapat melakukan panggilan interlokal maupun internasional. sinyal dikodekan terlebih dahulu menggunakan bit ‘0’ dan ‘1’ sehingga memperkecil kemungkinan bagi orang untuk mencuri identitas dan nomor ponsel tersebut. yang berarti bahwa semua user dapat menggunakan frekuensi yang sama dan mengirim data pada waktu yang sama. maka menjadi mudah menerapkan teknologi ini untuk komunikasi tanpa kabel. Teknologi CDMA-One ini kemudian dikembangkan lagi menjadi CDMA-One (IS-95B) yang mampu menyediakan . dengan cara memberikan PIN kepada pengguna resmi. 4. Enkripsi. 3. 2.

QoS yang lebih tinggi. maka teknologi CDMA-One (IS-95B) ini dikembangakan menjadi CDMA 2000. Untuk dapat melakukan transmisi data lebih tinggi. WCDMA merupakan suatu langkah lebih lanjut di dalam teknologi CDMA.3. Mendukung kecepatan bit yang lebih tinggi 2. Keuntungan utama dari alat pembawa gelombang yang luas ini dengan kecepatan chip yang lebih tinggi adalah : 1.1 Arsitektur sistem CDMA Secara garis besar arsitektur CDMA terdiri dari : .12 layanan data sampai 115 kbps.84 Mcps. 2.22 Mcps. Hal ini menggunakan sinyal radio seluas 5 MHz dan kecepatan chip 3. yang berkisar antara tiga kali lipat lebih tinggi dari pada kecepatan chip CDMA 2000. Efisien spectrum yng lebih tinggi berkat adanya efisien trunking yang lebih baik ( misalnya nilai rata-rata statistik yang lebih baik) 3. Kecepatan chip pada CDMA 2000 yaitu sebesar 1.1 Arsitektur CDMA Core Network UMTS Handset CDMA Radio Base Station (RBS) Radio Access Network (RAN) GGSN SGSN Handset CDMA Base Station Radio Base Station (RBS) Radio Network Controller (RNC) Internet Gambar 2.

Radio Base Station (RBS) pada GSM sama dengan Radio Base Station (RBS) pada CDMA. sistem-sistem BSS pada GSM dan RAN pada CDMA didasarkan pada prinsip-prinsip sistem radio sel. yaitu dimulai dengan CDMA 2000 1XRTT (radio transmissioan technology) atau CDMA 2000 1X. 2. Base Station Controller (BSC) pada GSM sama dengan Radio Network Controller (RNC) pada CDMA.13 1. CDMA 2000 1XEV-DV (evolution data voice) dan akhirnya menjadi CDMA 2000 3XRTT (multicarrier). CDMA 2000 1X merupakan generasi pertama dari teknologi CDMA 2000. CDMA 2000 1XEV-DO (evolution data only).2 Evolusi CDMA Teknologi CDMA 2000 telah mengalami evolusi. 2. Lebih Jauh. Radio Access Network (RAN) Radio Network Controller (RNC) Radio Base Station (RBS) Base Station Subsystem (BSS) pada GSM dan Radio Access Network (RAN) pada CDMA keduanya dihubungkan dengan jaringan inti untuk menyediakan jaringan inti yang sama.3. 3. Teknologi CDMA 2000 1X ini mampu mempunyai kapasitas dua kali kapasitas dari pendahulunya CDMA-One (IS-95A) atau sekitar 35 kanal trafik/ sektor/ RF dan juga dapat digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan maksimum sebesar 153 kbps (Release 0) atau 307 kbps (Release 1) untuk spektrum frekuensi .

25 MHz dengan throughput mobile 60 kbps sampai 80 kbps.3 Keunggulan dan Kelemahan CDMA Keunggulan CDMA jika dibandingkan dengan GSM: 1. CDMA 2000 3X (multiple carrier) merupakan penggabungan beberapa carrier yang ada pada CDMA 2000 1X sehingga mempunyai pita lebar yang lebih lebar. Suara digital CDMA lebih jernih . Pada CDMA 2000 1X masih digunakan walsh code dan FDMA (Frequency Division Multiple Access) saja untuk pengiriman data sedangkan pada CDMA 2000 1XEV menggunakan teknologi time domain multiplexing (TDM) untuk pemgiriman data berupa paket (packet switched data). CDMA 2000 1XEV-DO diperkirakan akan mampu untuk mentrasmisikan data dengan kecepatan maksimum sampai 2. CDMA 2000 1XEV-DV akan mempunyai performa lebih baik lagi. yaitu diperkirakan akan mampu untuk mentrasmisikan voice dan data berkecepatan tinggi sampai 3. yaitu data only (DO) dan data voice (DV). CDMA 2000 1XEV merupakan generasi berikutnya dari generasi CDMA 2000 1X dan dikembangkan dalam 2 fase.14 dengan pita lebar (bandwidth) sebesar 1.3.4 Mbps yang dapat digunakan untuk aplikasi video conferencing dengan throughput mobile antara 490 kbps sampai 600 kbps. yaitu 5MHz dan menghasilkan kecepatan data yang lebih baik. 2.09 Mbps yang dapat digunakan untuk high speed multimedia services.

2 sampai 32. 4. dibandingkan deengan GSM yang maksimal 64 kbps. dengan tujuan kapasitasnya dapat ditingkatkan. pada CDMA-One dapat sampai 63 pelanggan per sektor dan di CDMA 2000 1X jauh lebih besar antara 105-147 pelanggan. Kemudian drop call yang lebih sedikit daripada GSM karena semua frekuensi CDMA yang besarnya 1. pada CDMA 2000 1XEV-DO (evolution data only) mempunyai kapasitas 2. GSM membagi frekuensi menjadi masingmasing 20 KHz dan tiap BTS yang bertetangga memancarkan frekuensi yang berbeda. Tiap sektor di BTS GSM dapat digunakan hanya oleh 20-43 pelanggan bersama-sama. Bahkan. kapasitas suara yang dihitung dalam erlang persektor di BTS (base transceiver station) mencapai 52.9 erlang.4 Mbps walau dalam praktik yang dicoba oleh Mobile-8. CDMA versi 2000 1X dalam hitungan sudah sebanding dengan GSM generasi ketiga karena mampu mengirim data dengan kecepatan sampai 153 kbps. Karena kelebihan ini. Pada CDMA 2000 1X kapasitas per sektor antara 92.25 MHz disebarkan sekaligus oleh tiap BTSnya (spread spectrum).8-133. pada GSM hanya 13. kecepatan yang . 3. untuk satu kanal 8 x kapasitas AMPS dan 4 x kapasitas GSM sehingga investasi operator jauh lebih rendah. Kapasitas CDMA jauh lebih besar. tidak dipecah-pecah dalam frekuensi kecilkecil seperti di GSM akibat digunakan lagi di BTS lainnya (reuse). Pada CDMA-One. frekuensi yang digunakan satu BTS digunakan lagi (reuse) di BTS yang berjauhan. 5.8 erlang.15 2.5 erlang. 6. CDMA dikenal sebagai seluler yang dapat pindah BTS secara halus (soft handsoff).

Cakupan CDMA (maksimal) sama dengan GSM. CDMA atau GSM. pengoperasian CDMA lebih menguntungkan karena investasinya kecil dibandingkan investasi di GSM apalagi AMPS. Berbeda dengan GSM. 9.4 Mbps hanya dibutuhkan waktu 10 detik. Pada CDMA 2000 1XEV-DV (evolution data voice) kapasitas transmisinya dapat sampai 3.16 dicapai sekitar 800 sampai 900 kbps. 7. Luas cakupan BTS pada CDMA sangat tergantung dari berapa pelanggan yang menggunakannya. menggunakan . Bagi operator. mobile internet kecepatan tinggi. Kalau seluler. konferensi video dan banyak lagi yang melebihi kemampuan GSM.1 Mbps. permainan (games). pesan multimedia. Tetapi pada ponsel CDMA 2000 1X dengan kecepatan 307 kbps hanya dibutuhkan waktu 78 detik saja dan pada ponsel CDMA 2000 1XEV dengan kapasitas 2. Untuk mendownload musik Mp3 yang berisi 3 menit pada ponsel GSM dengan data rate 9.6 kbps dibutuhkan waktu 41 menit sedangkan pada CDMAOne (IS 95B) berkapasitas 64 kbps dibutuhkan waktu hanya 6 menit. Terutama jika frekuensi yang digunakan adalah 800 MHz. berapa pun yang menggunakan cakupannya tetap. 2. frekuensi yang dianggap terbaik bagi operator dalam melayani pelanggan. CDMA juga menghadirkan berbagai aplikasi canggih semisal LBS (Location based service) pemetaan. 8. makin luas cakupannya. Kelemahan CDMA jika dibandingkan dengan GSM: 1. Makin kecil frekuensinya. tergantung dari frekuensi yang digunakan. gambar.

Motorola dan lain-lain maupun operator wireless terkemuka seperti Vodafone. Ketersediaan perangkat pendukung dengan harga terjangkau c. Ketersediaan aplikasi dan content b.4 Internet Bergerak Internet bergerak atau Mobile Internet adalah konvergensi dari teknologi fixed-internet dan teknologi telepon bergerak berjalan seiring dengan kemajuan teknologi transfer data di atas jaringan wireless. Elemen penting yang akan menjadi kelebihan internet bergerak dibandingkan dengan internet konvensional (fixed-internet) dan akan diterapkan pada aplikasi-aplikasinya adalah: . Sonera dan AT&T ber sepakat untuk membuat standar untuk memproduksi teknologi dan layanan yang mendukung perkembangan 3G. Nokia. Kemudahan penggunaan dan kemampuan koneksi. 2. cakupannya hanya sekitar 2 km. Perkembangan mobile internet pada dasarnya tergantung dari 3 faktor utama yaitu: a. Produk-produk yang telah dihasilkan antara lain WAP (WAP forum). Pada saatnya nanti akan sulit untuk membedakan fixed-internet dan mobile internet. Bluetooth (Bluetooth Special Interest Group). GPRS dan kesepakatan standard 3G (3GPP). Perusahaan infrastruktur seperti Ericsson.17 frekuensi 1900MHz. dengan 800 MHz bisa samapi 5-6 km. karena nantinya akan banyak aplikasi yang mendukung keduanya.

c. tulisan dan gambar bahkan video sekaligus. Kita bisa menikmati suatu pesan yang berupa suara. Internet merupakan teknologi yang sedang berkembang dan mulai luas penggunaannya untuk aplikasi teknologi multimedia. Mobilitas pengguna (mobility) Pengguna akan dapat menikmati aplikasi akses internet bergerak yang mudah digunakan namun sangat powerful. Komponen-komponen streaming terdiri dari empat bagian yaitu media source. encoder. Encoder mempunyai format yang . b. kita dapat melakukan streaming. Personalisasi (personalization) Personalisasi dari aplikasi wireless dibangun agar aplikasi menjadi usercentric dan localtion centrin sebagai kebalikandari technology-centric. yang berarti ketika pengguna log-on ke internet maka preference penguna akan teraktivasi. streaming server dan player. Dengan selalu online maka hubungan pengguna dengan server semakin dekat dan sekitarnya ada event menarik pengguna akan dapat seketika menerima notifikasi. Streaming adalah transmisi data real time baik audio maupun video dari server ke client dimana client mendekodekan dan mempresentasikan data yang diterima. Jika bandwith cukup baik.18 a. Selalu online (allways online) Kondisi selalu online adalah dampak dari penggunaan teknologi paket data (seperti GPRS) yang menghilangkan prosedur dial-up untuk akses internet. dalam arti dengan usaha sedikit memberikan hasil yang besar.

yaitu untuk melayani dan untuk mengontrol. Keuntungannya merupakan salah satu jaringan inti yang dapat mendukung teknologi akses ganda. Radio Base Station (Node B) Radio Base Station ini menangani pengiriman dan penerimaan radio ke/ dari handset pada sambungan radio (Uu). Radio Access Network WCDMA terdiri dari dua jenis node : 1. Satu Radio Base Station dapat menangani satu atau lebih sel. Ia menghubungkan Radio Access Network WCDMA ini dengan jaringan inti melalui lu interface.19 harus disesuaikan dengan decoder yang ada di player agar pesan dapat di mengerti dan diterjemahkan dengan baik oleh decoder di player. Ada dua peranan penting untuk RNC. Hal ini dikontrol dari Radio Network Controller melalui lub-interface. dimana kita dapat melihat titik-titik rawan kemacetan yang secara langsung dishoot pada saat yang bersamaan dari ponsel kita. 2.5 Radio Access Network Tujuan utama dari Radio Access Network WCDMA adalah untuk memberikan suatu hubungan antara handset dengan jaringan inti dan untuk memisahkan semua isu radio dari jaringan inti tersebut. Radio Network Controller (RNC) Radio Network Controller adalah node yang mengontrol semua fungsi Radio Access Network WCDMA. Misalnya dalam mengatasi masalah kemacetan. Video streaming banyak memberikan manfaat dalam kehidupan seharihari. Serving RNC dan kontrol handset yang dihubungkan dengan Radio Access Network WCDMA . 2.

20 terus menerus berlangsung secara baik. Percakapan (digunakan untuk telepon suara) 2. dan base station yang dihubunginya. 2. Controller RNC melakukan kontrol yang menyeluruh terhadap sejumlah sel tertentu. Untuk mengadakan sambungan panggilan antara handset dengan base station maka diperlukan RAB. 3GPP telah menetapkan empat kelompok kualitas Radio Access Network yang berbeda : 1. yang menghubungkan RNC dengan satu sama lainnya. RAB bertugas untuk membawa data pelanggan antara serving RNC dan jaringan inti. Controlling RNC juga dapat dikatakan sebagai Drift RNC ini untuk handset yang khusus saja.6 Radio Access Bearer Layanan utama yang ditawarkan oleh WCDMA RAN adalah Radio Access Bearer (RAB). Permintaan ini dilakukan melalui lur interface. Streaming (digunakan untuk menonton video klip) . Ia mengontrol hubungan pada lu interface untuk handset dan menghentikan beberapa kontrol pada kontak antara handset dan Radio Access Network WCDMA. maka serving RNC ini harus meminta sumber-sumber tersebut kepada Controlling RNC. Apabila handset harus menggunakan sumber yang ada pada sel dan tidak dikontrol oleh serving RNC. Dalam hal ini. Jenis operasi ini dibutuhkan terutama agar dapat menetapkan soft handover pada jaringan. Karakteristiknya berbeda-beda tergantung pada jenis layanan/ informasi apa yang akan dikirim.

2. dan menjadi sangat berarti untuk layananlayanan real time. Latar belakang (digunakan untuk transfer file) Percakapan dan streaming RAB memerlukan penghematan sumbersumber tertentu pada jaringannya. sangat tepat untuk layanan-layanan real-time satu arah. .7.21 3. RAB dicirikan oleh parameter-parameter Quality of Service (QoS) tertentu. yang menghasilkan sedikit gangguan dan memungkinkan lebih banyak pemakai pada alat pengirim ini dan juga memberikan lebih banyak kapasitas di dalam jaringan. 2. Semua Fungsi dijelaskan pada bagian ini karena sangat penting dan diperlukan bagi sistem CDMA.7 Fungsionalitas Jaringan Radio Untuk Operasi sistem tanpa kabel yang lengkap secara optimal misalnya dari handset ke Radio Access Network (RAN) beberapa fungsi dibutuhkan untuk mengontrol jaringan radio dan banyak handset yang menggunakan jaringan ini.1 Power Control Power control mengatur tenaga pengiriman dari terminal dan base station. Interaktif ( digunakan untuk web surfing) 4. Jaringan inti akan memilih RAB dengan QoS yang tepat berdasarkan permintaan layanan dari pelanggan dan meminta RNC supaya menyediakan RAB tersebut. Mereka berada terutama keterlambatan yang lebih tinggi. seperti kecepatan dan keterlambatan bit.

Dengan melakukan hal itu maka perubahan saluran radio yang cepat dapat ditangani. Untuk menjaga power yang diterima tetap pada tingkat yang sesuai. Apabila jumlah user pada sel tersebut cukup tinggi. Jika tingkat power dari satu handset lebih tinggi dari yang dibutuhkan. jika tingkat power terlalu rendah maka akan mengakibatkan kualitas yang buruk. Dipihak lain. . Power control juga menghasilkan suatu fenomena yang disebut “cell breathing”. power control dilaksanakan pada hubungan atas dan hubungan bawah yang berarti power output dari handset dan base station dapat diperbaharui secara berulang–ulang.22 Dengan penggunaan kembali frekuensi 1. maka kualitasnya akan menjadi sangat baik. maka CDMA dilengkapi dengan alat power control yang cepat dan dapat memperbaharui tingkat-tingkat power 1500 kali lipat setiap detik. maka sangat penting memiliki power control yang efisien untuk menjaga gangguan tetap pada tingkat minimum. yang berarti bahwa ukuransel tersebut menunjukkan rendah (beban yang rendah). maka pelanggan dalam jumlah besar akan menghasilkan suatu tingkat yang tinggi dan pelanggan harus dapat lebih mendekati ke base station untuk mencapai kualitas yang baik. dengan membandingkan pembagian sunber-sumber dan menghasilkan gangguan yang tidak begitu penting terhadap pelanggan-pelanggan lainnya pada jaringan tersebut. Bagi setiap pelanggan pelayanan yang diberikan sangat membantu di dalam jaringan base station yang mendapat tingkat power yang sama dari semua handset pada sel tanpa memperhatikan jarak dari base station tersebut. maka kualitas yang baik dapat dicapai sekalipun jarak yang cukup jauh dari base station. Ini merupakan pertukaran cakupan dan kapasitas. Untuk menjamin hasil yang baik.

Pada jaringan radio yang dirancang dengan baik. sementara selama berlangsungnya operasi softer handover. . Untuk mencapai hasil sistem yang baik dengan penggunaan kembali frekuensi 1 dan power control. handset dihubungkan dengan berbagai sel di base station yang berbeda. Soft dan softer handover ini memungkinkan handset mempertahankan kontiniutas dan kualitas hubungan sambil berpindah dari satu sel ke sel lainnya. maka diperlukan sorf dan softer handover. Fleksibilitas ini menjaga hubungan terbuka dengan lebih dari satu base station yang menghasilkan panggilan-panggilan dengan tingkat kehilangan yang lebih kecil. Satu kelemahan yang ada pada softer handover adalah memerlukan sumbersumber hardware tambahan pada jaringan.2 Soft dan softer Handover Dengan fungsionalitas soft handover maka handset dapat berkomunikasi secara simultan dengan dua atau lebih sel di dua atau lebih base station. maka handset untuk sementara akan menyesuaikan powernya dengan base station yang memerlukan tenaga pengiriman yang sangat kecil dan sel yang digunakan dapat berubah dengan cepat. handset dihubungkan dengan banyak sel di base station yang sama. apabila handset mempunyai hubungan ganda. dan ini menjadi sangat penting bagi operator. sebanyak 30-40 persen pemakai akan berada dalam operasi soft atau softer handover. Selama digunakan soft dan softer handover.23 2. Perbedaan antara soft dan softer handover adalah selama berlangsungnya operasi soft dan softer handover.7.

3 Handover ke GSM (Handover antar sistem) Apabila CDMA adalah standard maka aspek utamanya adalah menjamin investasi yang ada dapat digunakan kembali sebanyak mengkin. Apabila melakukan handover ke GSM. Jika untuk jumlah pelanggan pada jaringan GSM mendekati batas kapasitas di satu daerah. Apabila pelanggan bergerak dari daerah liputan CDMA. maka handover ke GSM harus dilakukan untuk menjaga hubungan yang tetap. yang dapat didorong oleh liputan. maka handover dari beberapa pelanggan ke jaringan CDMA dapat dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dicapai terutama dengan mengirimkan semua informasi selama 5 milidetik . Handover antara GSM dan CDMA juga dapat menimbulkan pengaruh positif terhadap kapasitas dan kemungkinan dilakukannya pembagian beban.7. Salah satu contohnya adalah handover antara jaringan baru (CDMA) dan jaringan yang ada (GSM). maka beberapa langkah harus diambil untuk mengidentifikasi sel GSM dengan apa handover dapat dilakukan. Fungsi lainnya yang berkaitan dengan handover antar-sistem adalah apa yang disebut mode padat. kapasitas atau kebutuhan-kebutuhan layanan. Mode padat ini digunakan untuk menciptakan periode-periode ukuran untuk handset guna menghasilkan ukuran-ukuran yang diperlukan. Handover dari CDMA ke GSM untuk alasan-alasan liputan.24 2. semula diharapkan akan menjadi sangat penting karena operator diharapkan dapat menyebarkan CDMA secara bertahap di dalam jaringan GSM yang ada.

Satu keuntungan adalah saluran umum yang dapat memperkecil keterlambatan apabila banyak pelanggan yang memberikan sumber yang sama. Karena itu saluran umum banyak dipilih untuk mengirimkan informasi yang sangat terbatas.5 Perubahan Tipe Saluran Pada CDMA terdapat jenis-jenis saluran yang berbeda dan dapat digunakan untuk membawa data guna memaksimalkan hasil lalu lintas total. Saluran ini menggunakan sumber-sumber radio secara efisien karena ia mendukung power control dan soft handover. Saluran umum merupakan sprektum yang kurang efisien. yang merupakan handover antara alat-alat pembawa CDMA pada frekuensi-frekuensi yang berbeda.7. mempunyai banyak kesamaan dengan handover GSM . 2. Dua jenis yang paling penting adalah saluran umum dan saluran khusus. Handover antar frekuensi. Saluran khusus digunakan apabila banyak informasi yang dikirimkan. .4 Handover Antar Frekuensi (Handover antar sistem) Kebutuhan terhadap handover antar frekuensi muncul di daerah-daerah kapasitas yang tinggi di mana pembawa CDMA 5 MHz disebarkan secara besarbesaran. seperti percakapan suara dan down-loading web page.25 pertama dari kerangka waktu dengan sisanya 5 milidetik yang digunakan untuk mengukur pada sistem-sisem lainnya 2. misalnya fungsionalitas mode padat. tergantung pada berapa banyak informasi yang harus dikirimkan oleh pelanggan.7. Fungsionalitas perubahan jenis saluran digunakan untuk memindahkan pelanggan antara saluran umum dan saluran khusus.

maka fungsional admission control digunakan untuk menghindari sistem yang dibebani terlalu tinggi dan untuk memberikan liputan yang direncanakan.26 2. Kedua. aktivitas tingkat bit yang diturunkan tidak cukup tepat. maka operator dapat memaksimalkan penggunaan jaringan di dalam sejumlah tingkat kualitas jaringan. 2. Ketiga. congestion control diaktifkan dan mengurangi tingkat aplikasi non real-time untuk menangani beban yang berlebihan tersebut. namun beban yang berlebihan kemungkinan tetap akan terjadi terutama yang disebabkan oleh pelanggan yang berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. handover dari beberapa pelanggan ke GSM dan .7. maka admission control akan memperkirakan beban jaringan tersebut dan berdasarkan beban baru yang diharapkan.6 Admission Control Mengingat adanya pertukaran yang sangat jelas antara liputan dan kapasitas pada sistem CDMA . Pertama.7 Congestion Control Meskipun admission control yang efisien sudah digunakan.7. Dengan adanya admission control. sehingga congestion control dapat memicu handover antar frekuensi diantara frekuensi yang memindahkan sebagian pelanggan ke frekuensi-frekuensi yang kurang dibebani. pelanggan diizinkan masuk atau dilarang masuk. ada empat tindakan yang dapat diambil. Jika terjadi beban yang berlebihan. Apabila pelanggan yang baru mencari akses ke jaringan. misalnya tingkat-tingkat yang bergantung kepada jenis pelayanan atau informasi apa yang ingin digunakan oleh pelanggan.

misalnya selalu memberikan solusi yang terbaik untuk mendukung node-node sinkronis dan asinkronis. misalnya mengirim pesan.8 Sinkronisasi Salah satu kepentingan utama apabila CDMA distandarkan adalah menghindari ketergantungan pada sistem-sistem eksternal untuk sinkronisasi base station yang akurat. 2. Disamping itu. untuk mensinkronisasi node-node. 2.8 Protokol Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer. Hal ini dapat dicapai melalui suatu mekanisme di mana handset dibutuhkan karena dapat mengukur sinkronisasi yang seimbang antara sel-sel dan melaporkan hal ini ke jaringan. 2. seperti GPS. informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim (transmitter) dan sisi penerima (receiver) agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar. ada pilihan untuk menggunakan sumber eksternal.7. Selain itu protokol juga berfungsi untuk memungkinkan dua atau lebih komputer dapat berkomunikasi dengan bahasa yang sama.8.1 Fungsi Protokol Secara umum fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar . data.27 tindak lanjutnya adalah memutuskan hubungan dan sekaligus melundungi kualitas hubungan yang ada.

6. Flow Control Fungsi dari flow control adalah mengatur perjalanan data dari transmitter ke receiver. kode-kode koneksi dan lain-lain. dimana membangun hubungan ini termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri hubungan. 2. Fragmentasi dan reassembly Fungsi dari fragmentasi dan reassembly adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi tadi dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket berita yang lengkap. Connection Control Fungsi dari connection control adalah membangun hubungan komunikasi dari transmitter dan receiver. Fungsi protokol secara detail dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. Transmission Service . 5. baik itu dalam proses pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan pada waktu data dikirimkan. Error Control Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan.28 dapat berjalan dengan baik dan benar dengan kehandalan yang tinggi. Encaptulation Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi berita yang dikirimkan dengan address. 4. 3.

dan didanai oleh DARPA (Defense Advanced Research Project Agency). 2.1 Arsitektur protokol TCP/ IP TCP/ IP merupakan hasil dari pengembangan dan reset protokol yang dilakukan atas jaringan paket switched eksperimental (experimental packetswitched network).2. 2. ARPANET.8. Lapisan Aplikasi (Application Layer) Application layer berisikan logic yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai aplikasi user. dan secara umum dikenal sebagai TCP/ IP protokol siute. Protokol suite ini terdiri atas sekumpulan protokol dalam jumlah besar yang dijadikan sebagai standar internet.29 Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.2 Arsitektur Protokol Dua arsitektur protokol telah disediakan sebagai dasar atau basis bagi pengembangan standar-standar komunikasi yaitu TCP/ IP protokol suite dan OSI reference model. Bagaimanapun juga. 2. Tidak ada model protokol TCP/ IP resmi sebagaimana yang ada dalam OSI.8. Lapisan Host-to-host atau transport . bila didasarkan atas standar-standar protokol yang telah dikembangkan kitk dapat menyusun task-task komunikasi untuk TCP/ IP menjadi 5 lapisan independent secara relative : 1.

3. Software khusus yang dipergunakan pada lapisan ini tergantung pada tipe jaringan yang digunakan . IP dipergunakan pada lapisan ini untuk menyediakan fungsi routing melintasi jaringan yang bermacam-macam. Lapisan Internet (Internet Layer) Lapisan Network Access berkaitan dengan pengaksesan ke mana serta pengiriman data melewati sebuah jaringan untuk dua ujung sistem yang dihubungkan ke jaringan yang sama. Dalam kasus tersebut di mana dua perangkat dihubungkan ke jaringan yang berbeda. Mekanisme-mekanisme untuk pengiriman yang andal ini berada pada lapisan host-to-host atau lapisan transport.30 Dengan mengabaikan sifat aplikasi yang melakukan proses pertukaran data. diperlukan prosedur-prosedur tertentu agar data dapat melintasi jaringan yang bermacam-macam. Komputer pengirim harus menyediakan jaringan dengan alamat komputer yang dituju. Yaitu dengan memastikan bahwa seluruh data tiba di aplikasi tujuan dan data yang tiba tersebut sesuai dengan yang diperintahkan saat data dikirim. sehingga jaringan dapat mengirimkan data ke tujuan secara tepat. Ini merupakan fungsi dari internet layer. Lapisan Akses Jaringan (Network Access Layer) Network Access Layer berkaitan dengan pertukaran data antara sebuah ujung sistem dengan jaringan dimana dihubungkan. ada syarat-syarat umum yang harus dipenuhi agar suatu data dapat dipindahakan dengan tepat. Router adalah untuk sebuah processor yang menghubungkan dua jaringan dan fungsi utamanya adalah merelay data dari satu jaringan ke jaringan lain pada jalurnya mulai dari sumber ke ujung sistem 4. TCP adalah protokol yang paling umum dipergunakan untuk menyediakan fungsi ini.

komputer) dengan sebuah media transmisi/ jaringan. Lapisanlapisan dalam OSI adalah : 1. Selain itu berfungsi untuk mentransfer dan menentukan cara bit-bit dikodekan. Lapisan ini berkaitan dengan karakteristik-karakteristik khusus dari media transmisi. Lapisan Fisik (Physical Layer) Physical layer meliputi interface fisik antara suatu perangkat transmisi data (misalnya workstation. sifat sinyal. 2.2 Arsitektur Protokol OSI Salah satu standard dalam protokol jaringan yang dikembangkan oleh ISO (International Organization for Standardization) adalah model OSI (Open System Interconnection) sebagai model untuk arsitektur komunikasi komputer serta sebagai kerangka kerja bagi pengembangan standar-standar protokol. 2. packet switching. elektrikal. Physical Layer Physical layer berfungsi untuk menentukan karakteristik dari kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan. Layer ini berurutan dengan pengambilan dengan pelepasan .31 standar-standar berbeda telah dikembangkan untuk circuit switching. mekanikal. 5.2. procedural yaitu dimana kabel.8. data rate dan lain-lain. Data Link Layer Data link layer mementukan protokol untuk pertukaran frame data yang lewat melalui kabel. menangani interkoneksi fisik (kabel. LAN dan lain-lain. konektor dan spesifikasi pensinyalan didefinisikan.

perbedaan dalam representasi data dikelola ditingkat ini. 4. serta pengiriman ulang data. Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa seperti yang dilakukan oleh transport layer. juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. deteksi dan koreksi kesalahan. meneruskan data ke network layer dan menjamin semua potongan data tersebut bisa tiba di sisi penerima dengan benar.32 paket data dari dan ke kabel. 3. memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Network Layer Network layer bertanggung jawab untuk merutekan paket ke tujuan yang seharusnya. 5. . Transmission Layer Transmission layer berfungsi untuk menerima data dari session layer. Melakukan terjemahan struktur data di antara berbagai arsitektur. Pengendalian operasi subnet dan mengatasi semua masalah yang ada pada jaringan sehingga memungkinkan jaringan-jaringan yang berbeda bisa saling terinterkoneksi. Session layer juga diperlukan untuk kendali analog antar proses yang menentukan penanganan komunikasi dua arah dan pengujian paket yang keluar dari urutannya. 6. Session Layer Session layer mengijinkan para pengguna untuk menerapkan session dengan pengguna lainnya. Presentation Layer Presentasion layer berfungsi untuk melakukan terjemahan.

33 7. Transfer terminal remote dan elemen lain dari jaringan. Protokol OSI Application Presentation Session Transport Network Data Link Physical Protokol TCP/ IP Application Transport Internet Network Access Physical Gambar 2.2 Perbedaan protokol OSI dengan TCP/ IP . Application layer berfungsi untuk menyediakan akses tingkat aplikasi ke jaringan. aktivitas yang dilakukan seperti akses dan transfer file. Application Layer Appilcation layer terdiri dari bermacam-macam protokol.

yang merupakan suatu standar yang dikembangkan oleh 3GGP untuk meningkatkan kemampuan mengirim ringtone. dan video ke ponsel yang mendukung MMS. Menurut Simon Buckingham. yang mempunyai kemampuan untuk mengirim pesan yang terdiri dari kombinasi teks. EMS didesain untuk bekerja pada jaringan yang telah menerapkan SMS. Selain digunakan pada standar CDMA.1 Evolusi Pesan Teks ke Pesan Multimedia Perkembangan teknologi seluler telah mendorong berkembangnya komunikasi di luar komunikasi suara. suara. SMS juga digunakan pada jaringan telepon bergerak lainnya. GSM dan PDC di Jepang. perpindahan dari SMS ke MMS sama seperti perpindahan dari DOS ke Windows pada PC. gambar. . seperti NMT. logo operator dan pesan visual lain ke ponsel yang memiliki kemampuan EMS.34 BAB III ANALISA MASALAH 3. CEO dari “Mobile Stream”. Perkembangan pengiriman pesan selanjutnya sampai pada pengiriman pesan multimedia yang disebut MMS. Pengembangan dari SMS adalah EMS. seperti pengiriman pesan pendek maupun multimedia. Perkembangan komunikasi pesan pendek dan multimedia ditandai dengan munculnya SMS dengan standar telepon seluler digital CDMA dalam mengirim pesan pendek.

tabel. Kemampuan untuk mengirim video. Tabel 3. MMS menggunakan standar internet dalam mengirimkan pesan. 3. Audio Gambar Mendukung animasi GIF. diantaranya ponsel yang mendukung MMS. bagan. Mendukung musik. ketika sistem mengubah menjadi suatu alamat IP untuk dikirim ke MMS Center (MMSC) dan penerima.2 Streaming . suara. dimana komponen kuncinya terletak pada relay MMS yang mengubah nomor telepon menjadi alamat IP (konversi nomor telepon ke IP). Dan kemampuan edit Video dan menambahkan teks. diagram dan layout. suara dan video. Mengirim gambar dan foto hasil dari kamera digital. Grafik grafik. Mendukung streaming suara. Mendukung aplikasi grafik.1 FORMAT Teks Format yang didukung oleh MMS APLIKASI Semua format teks dapat dipakai bahkan digabungkan dengan gambar.35 Teknologi MMS memerlukan infrastruktur yang memadai. Fungsi relay MMS membolehkan pengiriman pesan MMS untuk dialamatkan menjadi nomor telepon.

Internet merupakan teknologi yang sedang berkembang dan mulai diaplikasikan pada teknologi multimedia. yaitu streaming dan download. tulisan dan gambar bahkan video sekaligus. Sehingga kita dapat menikmati suatu pesan multimedia (content multimedia) yang berupa suara. Bahkan jika kondisi jaringan dan bandwidth cukup baik. Kerugiannya adalah kualitas presentasi sangat bergantung pada kondisi bandwidth jaringan. Keuntungannya adalah content disimpan pada harddisk lokal. membuat layanan jadi enak dinikmati. video dan gambar (image). . Disamping itu. Pada metode streaming. Keuntungan adalah cocok untuk durasi content yang tidak terbatas. Dalam metode download. Integrasi berbagai media objek.36 Multimedia merupakan integrasi dari penggabungan berbagi tipe media objek. paket-paket content dipresentasikan ketika datang kemudian dibuang. Di samping itu. Content streaming sebenarnya tidak pernah didownload. kualitas content tidak tergantung pada kondisi jaringan. sehingga kapan pun dapat dimainkan tanpa harus koneksi ke jaringan. misalnya untuk acara yang sifatynya live. Sedang kerugiannya adalah membutuhkan waktu dan tempat penyimpanan di harddisk lokal. client mempresentasikan content yang datang dari jaringan secara langsung tanpa mendownload seluruh content terlebih dahulu. content disimpan pada suatu server misalnya Web server. kita bisa melakukan streaming. Ada dua metode penyampaian content multimedia ke client. Kondisi jaringan yang buruk dan fluktuasi bandwidth akan menghasilkan gangguan yang sangat berarti pada kualitas presentasi. interaktif dan dinamis. pada client tidak mempunyai salinan dari content tersebut. seperti teks. audio.

Teknik pada streaming ada dua. yaitu HTTP Streaming dan True Streaming. Di samping itu. kemudian dihubungkan menggunakan URL ke file tersebut. dalam protokol HTTP tidak mendukung interaksi dua arah untuk mengontrol streaming. client hanya dapat mengontrol apakah akan terus menerima content atau tidak.37 Streaming dapat dibagi atas dua subkategori. dimana kita bisa melakukan fast-forward. Sebelum dikirimkan ke client biasanya dikompres terlebih dahulu menjadi tipe file media tertentu. pause dan lainnya. karena UDP adalah protokol untuk pengiriman data yang bersifat unreliable. Teknik streaming ini cocok untuk content multimedia berukuran kecil. misalnya format Real Media(. Oleh karena HTTP menggunakan TCP untuk transfer data yang bersifat reliable. maka kemungkinan besar akan menjadi delay.asf) untuk Windows Media Player. rewind. Pada webcast stream. Pada HTTP Streaming disebut juga webserver streaming karena menggunakan protokol HTTP untuk mengirimkan filenya. On-demand stream dikontrol oleh client sedangkan webcast stream dikontrol oleh server. Pada teknik True streaming digunakan protokol UDP untuk transfer content multimedia ke client. seperti pengaturan bandwidth.arm) untuk RealPlayer dan RealOne Player atau Advanced Streaming Format (. tidak seperti . yaitu on-demand stream dan webcast stream. On-demand stream diaktifkan oleh permintaan pengguna dan dapat dipresentasikan kapan saja sesuai dengan perintah client. pause atau fast-forward. rewind. Pada UDP tidak diperiksa apakah data telah diterima atau belum dan tidak mengirim ulang paket data yang rusak atau hilang. Ondemand stream ini dapat dimisalkan seperti melihat video-kaset.

Dalam teknologi streaming terdapat dua metode transpor pada jaringan yang menggambarkan bagaimana menyampaikan content ke client. Metode ini menghemat bandwidth jaringan karena hanya satu aliran data yang dibangkitkan oleh server. Multicast adalah transmisi data secara connectionless. jika bandwidth content adalah 100 kpbs dan ada 1000 client. Keuntungannya adalah adanya hubungan dua arah dengan server. Didalam jaringan terdapat router yang dapat melakukan multicast paket-paket aliran data ini. Misalnya. 3. Unicast digunakan pada on-demand karena setiap client mempunyai hubungan sendiri dengan server. . yaitu unicast dan multicast. dapat berupa sumber yang sifatnya live.1 Komponen-komponen dalam Streaming Media Sistem streaming media dan komponen-komponennya dapat digambarkan sebagi berikut : Media source.38 pada TCP. Sehingga tidak ada kontrol informasi dan feedback yang dikirim ke server. sehingga memungkinkan mengirim informasi kontrol dan feedback ke server yang bisa digunakan untuk error correction dan adaptasi terhadap kondisi jaringan. yang berarti client menerima aliran data tetapi tidak terhubung secara langsung ke server. Protokol ini cocok untuk transfer content multimedia yang terusmenerus. Multicast digunakan pada webcast stream dan tidak dapat digunakan pada on-demand stream. maka jumlah bandwidth jaringan yang dibutuhkan satu server adalah 100 Mbps. seperti kamera atau microphone.2.

39

Encorder, adalah program yang digunakan untuk mengubah media source ke format yang sesuai untuk streaming dengan kemampuan kompresi yang cukup tinggi untuk mengatasi keterbatasan bandwidth jaringan. Media server, digunakan untuk mendistribusikan on-demand atau webcast suatu content ke client. Juga bertanggung jawab mencatat semua aktivitas streaming untuk billing dan statistik. Implementasinya dapat menggunakan web server (HTTP streaming) atau streaming server (true streaming). Player, dibutuhkan untuk menampilkan atau mempresentasikan content multimedia yang diterima dari media server.

Gambar 3.1

Komponen multimedia streaming

3.2.2

Masalah Streaming Multimedia

40

Beberapa masalah streaming multimedia diantaranya adalah : 1. Bandwidth Sangat berpengaruh terhadap kualitas presentasi suatu data stream. Selain kondisi jaringan yang dapat mempengaruhi bandwidth, ukuran data stream juga harus sesuai dengan kapasitas bandwidth jaringan. Untuk mengatasinya digunakan kompresi data dan penggunaan buffer. 2. Sinkronisasi dan delay Agar media yang berbeda sampai dan dipresentasikan pada user seperti aslinya, maka media tersebut harus tersinkronisasi sesuai timeline presentasi tersebut dan delay seminimal mungkin. Adanya kerugian sinkronisasi dan delay dapat disebabkan oleh kondisi jaringan yang buruk, sehingga timeline presentasi menjadi kacau 3. Interopability Idealnya presentasi streaming harus dapat dimainkan oleh semua jenis client, CPU yang berbeda, sistem operasi yang berbeda, dan media player lainnya.

3.2.3

Video Streaming Video streaming merupakan fitur yang berbasis data multimedia (audio

dan video) yang ditransmisikan melalui jaringan nirkabel dengan perangkat yang dapat bergerak (mobile). Fitur ini memungkinkan kita untuk menikmati acaraacara maupun kondisi lalu lintas secara live. Bahkan saat ini layanan tersebut sudah dinikmati melalui ponsel. Beberapa syarat yang harus dimiliki oleh ponsel untuk dapat mengakses video streaming melalui ponsel antara lain, ponsl memiliki memori bebas sebesar 1800 KB, sudah memiliki fitur terinstal real one

41

player ponsel sebagai media untuk menampilkan keluaran dari video streaming, serta sudah tersetting RAN. Karena RAN mutlak ada dalam penggunaan video streaming sebagai bearer, pembawa paket data dari sumbernya (server). Secara sederhana video streaming melalui ponsel dapat digambarkan sebagai berikut, analogi dari teknologi ini sama dengan kita menonton siaran langsung di televisi. Bedanya adalah kalau televisi di rumah menggunakan antena untuk menangkap siaran, sedangkan video streaming disalurkan melalui RAN yang dipancarkan melalui BTS. Sehingga bila kita perhatikan dengan seksama, sebenarnya ada delay selama beberapa detik bila dibandingkan dengan televisi di rumah. Hal ini disebabkan karena video streaming tersebut masuk dulu ke dalam server (content provider), setelah itu baru disalurkan ke ponsel. Dengan fitur video streaming, pengguna ponsel dapat mengakses video live time, serta menyaksikan laporan kesibukan jalan raya secara langsung. Metode video streaming dengan menggunakan RAN merupakan metode kompresi yang mengubah nomor ponsel menjadi alamat IP. Pada tahun 1948 Claude Shannon memperkenalkan sebuah konsep yang menjadi bagian dari teori komunikasi.

Sedangkan on-demand dapat melakukan kontrol dan feedback terhadap server. dan pada bagian kedua menunjukkan teori pengkodean gambar dan kompresi data. client harus melakukan hubungan dengan server live stream untuk melihat content sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Disamping live streaming juga terdapat ondemand stream. .4 Live Streaming Live streaming merupakan subbagian dari video streaming yang biasa disebut dengan webcast stream. Perbedaan antara keduanya adalah pada live streaming dikontrol oleh server sedangkan on-demand dikontrol oleh client.2. client tidak dapat mengontrol apakah akan terus menerima content atau tidak. 3. On-demand stream dapat dimisalkan seperti melihat video kaset. Pada live streaming. Pada video live streaming.2 Model sistem komunikasi Model ini dibagi menjadi dua bagian yaitu bagain pertama yang menunjukkan cara kerja pengiriman data pada jaringan video streaming.42 Bagian Pertama Bagian Kedua Informastio n Source Source Coder Channel Coder Modulation Bynary Simbols Channel Noise Informastio n Sink Source Decoder Channel Decoder Demodulation Digital Channel Gambar 3.

3.3 Protokol Streaming Ada beberapa protokol yang utama untuk aplikasi streaming. . Streaming pada TCP dan HTTP sering digunakan pada internet saluran tetap.3. SDP.43 Jadi yang menentukan jadwal dari live streaming tersebut adalah pihak penyedia layanan live streaming. Live streaming dapat dialirkan menggunakan server streaming quick time dan real time. sementara itu sebagian protokol lainnya merupakan transport protokol untuk memindahkan data payload (RTP). tetapi tidak dimasukkan ke dalam standar 3GPP PSS. Beberapa protokol diarahkan untuk memulai dan mengawasi sesi-sesi streaming yaitu RTCP.3gp. RTP pendukung transmisi unicast dan multicast. Disamping itu juga diperlukan kamera yang terhubung ke komputer serta perangkat broadcast untuk mengirimkan stream video ke server. RTP merupakan satusatunya protokol transport dan juga tidak menjamin setiap kualitas pelayanan untuk layanan-layanan yang diangkut. 3.1 Real-Time Transport Protocol (RTP) Real-Time Transport Protokol (RTP) menetapkan fungsi-fungsi untuk transport dari awal ke akhir data real-time. seperti audio. Streaming audio dan video yang aktual harus dilakukan pada protokol UDP. Live streaming adalah teknologi dari video streaming yang memiliki extention*. video. RTSP. multimedia atau isi lainnya.arm dan *.

RTSP tidak digunakan secara khusus untuk mengirimkan data payload itu sendiri. Pada dasarnya RTSP dapat dianggap sebagai “network remote control” untuk jaringan server media.2 Real-Time Control Protocol (RTCP) Real-Time Control Protocol (RTCP) digunakan dalam hubungannya dengan protokol RTP untuk memberikan umpan balik terhadap kualitas transport. Untuk menghubungkan data payload dengan RTSP. untuk gambar. sehingga protokol transport yang mendasarinya harus memberikan beberapa bentuk multiplexing untuk data RTP dan paket-paket kontrol RTCP. dan untuk menambah fungsi-fungsi kontrol dan identifikasi yang minimal.3 Protokol yang digunakan pada teknik streaming .3. seperti audio dan video.44 3.audio) SDP Payload formats HTTP RTSP RTCP RTP TCP UDP IP Gambar 3. Scene description (SMIL).3. RTCP menggunakan saluran distribusi yang sama seperti RTP. 3.3 Real-Time Streaming Protocol (RTSP) Real-Time Streaming Protokol (RTSP) merupakan protokol tingkat aplikasi yang digunakan untuk menetapkan tingkat pengontrol satu atau beberapa arus waktu yang disinkronisasikan isi media yang terus menerus. tulisan untuk mengontrol Kualitas feedback Media pengiriman (video. biasanya protokolprotokol seperti RTP digunakan.

tujuan. Diantara aspek-aspek tersebut adalah mencakup arsitektur dan struktur dari pesan video itu sendiri. Arsitektur media streaming . RTCP. Pada sisi client. dan RTSP merupakan protokol-protokol streaming yang sangat penting dan digunakan secara luas. Karena sifat umum dari protokol ini. protokol.1 Arsitektur Video Streaming Streaming media terdiri dari streaming video dan streaming audio.45 RTP. penempatan waktu dan informasi transport dari streaming session. Di dalam teknologi ini terdapat berbagai aspek yang akan dibahas secara umum. namun masih ada protokol-protokol lainnya yang juga digunakan untuk tujuan-tujuan yang berbeda oleh layananlayanan streaming. Session Description Protocol (SDP) merupakan protokol yang mengandalkn teks untuk mendefinisikan nama. kode. sehingga terdapat delay pada pengiriman data paket. maka HTTP juga dapat digunakan untuk tujuan-tujuan lainnya seperti transfer file.4 Arsitektur dan Struktur Video Streaming Video streaming merupakan teknologi multimedia yang sangat kompleks. media. Streaming menunjukkan transmisi satu arah dari server ke client. 3. data masuk ke buffer selama beberapa detik sebelum mulai dikirim ke layar. 3.4. Hypertext Transfer Protocol (HTTP) merupakan protokol tingkat aplikasi yang mengandalkan teks dan dimaksudkan terutama untuk transfer informasi hypermedia dan hypertext.

Pengiriman file video dengan menggunakan TCP bersifat reliable.4. Sebelum pengiriman file video melalui jaringan. dimana tiap-tiap bagian dienkapsulasi dengan header untuk alur streaming. Pada UDP tidak diperiksa apakah data sudah diterima atau belum dan tidak akan mengirim ulang data yang rusak atau hilang. Ketika cleint merequest. encorder. sedangkan pada UDP bersifat unreliable. streaming server dan player. Protokol ini cocok untuk transfer content multimedia secara terus-menerus. server meneruskan file video ke client dengan mengirimkan file dengan menggunakan socket komunikasi. yaitu dengan protokol TCP dan UDP. misalnya video live streaming.46 terdiri dari sumber.2 Struktur Video Streaming . Arsitektur video multimedia pada sistem paket video dapat ditunjukkan pada gambar di bawah ini.4 Platform paket video streaming Player merequest kompresi file video yang terletak pada streaming server. PV Plyer Wireless Stream Content Content PV Author Stream PV Server PV Player File Storage PV Player Gambar 3. file dibagi-bagi. Pengiriman file video dari server ke client memiliki dua cara. 3.

Di dalam encoder terdapat modulasi frekuensi yang akan dialirkan melalui jaringan. yaitu kamera.47 Video streaming merupakan teknologi multimedia yang sedang berkembang saat ini. Encoder bertugas untuk mengkonversikan data digital menjadi bit stream yang dapat dilewatkan jaringan. Modulasi adalah proses menumpangkan sinyal (data) pada sinyal pembawa/ carrier yang biasanya berupa gelombang sinusoida/ gelombang radio. Sedangkan struktur dari masing-masing komponen antara lain : 1. Sedangkan kamera analog memiliki format tradisional dan lebih murah serta lebih besar ukurannya dari kamera digital. Fungsi modulasi adalah untuk memudahkan pengiriman data melalui media . namun memiliki kualitas gambar yang lebih baik. Format kamera dibagi menjadi dua macam yaitu digital dan analog. Kualitasnya sangat jelek jika video dikonversi ke format digital dari analog. server. Data gambar yang tersimpan dalam format digital sangat kecil kemungkinan hilang pada saat perekaman ke komputer dari kamera digital video. dan player. 2. Encoder Encoder merupakan suatu program yang digunakan untuk mengubah media source ke format yang sesuai untuk streaming. Fungsi dari modulasi frekuensi adalah untuk menggabungkan sinyal yang telah dikompresi oleh encorder dengan sinyal-sinyal lain yang akan bertindak sebagai sinyal pembawa menuju ke client. Sumber (source) Yaitu sumber yang sifatnya live. Komponen-komponen utama dari teknologi ini meliputi sumber. Video digital biasanya lebih mahal bila dibandingkan dengan video analog.

Task yang dialokasikan ke dalam prosesor berupa media streaming. Server didesain dengan efisiensi. Server Di dalam srever terdapat berbagai macam komponen yang menunjang penyaluran data dari sumber ke player. Karena teknologi video streaming merupakan pengiriman paket data yang menggunakan jaringan paket suara yang hanya dapat melakukan transmisi data yang berupa sinyal analog. dan task pool. buffer manager. network manager. Teknik modulasi yang digunakan pada teknologi video streaming adalah modulasi data digital ke sinyal analog. message handler dan task manager. kehandalan dan pengukuran yang tinggi. Sehingga data digital yang dihasilkan oleh perangkat sumber yang berupa kamera harus dikodekan ke dalam sinyal analog agar dapat ditransmisikan oleh jaringan. Dalam server terdapat admission controller. load balancer.48 transmisi. resource manager. 3. karena tidak semua media transmisi dapat mengirimkan sinyal digital ataupun sebaliknya. Berikut ini struktur streaming server : . Task terdiri dari disk manager. Streaming server dirancang untuk multi CPU yang bisa mendukung ribuan media stream secara bersamaan.

Dari load balancer permintaan diteruskan ke task group untuk dilakukan up date task information. Kemudian informasi dari resource diterima oleh admission controller yang akan meneruskannya ke pengguna. Setelah update task information dilanjutkan update resource information oleh load balancer. kemudian resource manager meregistrasi permintaan tersebut dan ditangkap oleh load balancer. Selain dari struktur server kita bisa melihat perancangan dari streaming. kemudian listener meneruskan permintaan pengguna kepada admission controller. mengirim data atau mengirim pesan. Streaming mempunyai suatu karakteristik pada bitrate transfer data berupa .5 Struktur streaming server Mekanisme kerja dari server adalah sebagai berikut pengguna merequest fasilitas yang ada di server. setelah itu diteruskan ke resource manager.49 Register Load Balancer (Task Distributor) Update Resource Information Resource Manager Get Resources Information Accept Admission Controller Listener Service Request Task Group (Per Processor) Message Handler Initial And Register Task Disk Manager Task Manager Network Manager Receive Control Message Send Control Message Send Data Buffer Manager Update Task Information Processor Processor Processor Gambar 3. dengan kata lain pengiriman information resource ke client bersamaan dengan pengiriman data atau pengiriman pesan.

Jika masih ada yang ingin mengakses streaming ini maka mereka akan ping timeout dan kemudian mereka harus mencoba mengakses kembali agar mereka masuk dalam salah satu pembagian pada time-line queue A1 Time-Lined Queue B1 C1 A2 B2 A3 A1 Scheduler B1 C1 A2 B2 A3 A1 Network Manager B1 C1 TSchedule (1) A2 B2 TSchedule (i+1) A3 TSchedule (i+2) Gambar 3. Player Penjadwalan aliran data dari server ke client Proses encoding juga menghasilkan suatu file yang tersimpan dalam format file yang dapat disupport oleh suatu player. microsoft dan apple merupakan vendorvendor penghasilan player yang dapat digunakan untuk menampilkan paket video streaming pada handset. Setelah tanda dari network manager ada barulah scheduler dapat membiarkan pengguna untuk mengakses.50 pengaturan dalam membagi bitrate kepada pengguna yang membutuhkan layanan streaming. . Adapun penjelasan tentang penjadwalan streaming adalah sebagai berikut time line queue menentukan jumlah layanan yang dapat diakses agar sesuai dengan kemampuan server. Kemudian scheduler membagi bitrate dengan karakteristik yang cukup ekivalen untuk disesuaikan dengan network manager agar sheduler itu bisa disupport oleh streaming server. Beberapa arsitektur mutlimedia menawarkan beberapa fitur dan pilihan serta penyimpanan data dalam format yang berbeda.6 4. Real network.

RealPix.apple. AVI. MP3. MPEG-1. MPEG-4. Sebab content yang dihasilkan oleh satu penyedia encoder biasanya hanya diterapkan pada suatu player tertentu. Tabel 3. AVI.SMII Apple Quick Time All Windows. Al Macintosh MPEG-1. AVI. Pocket PC. Netscape. Casio Palm. Mac OSX. Mozilla. RA. WMA. Netscape.51 Idealnya kita harus menyesuaikan format content dengan player. Various Linux.4. Pocket PC. Opera.1/9. MOV. + others Browser Compatibility Internet Explorer5. Mozilla Availability www. RealText. WAV. com FREE Option for Plus version atcost www. Internet Explorer.0 +. Linux. Compact Palm. Mac OSX. MPEG-4 RealOne All Windows RM. Media Mac OS WMV. Player 8.x. untuk menghindari distrosi yang diakibatkan perbedaan kebutuhan content dengan player.windos media. ASF.SMII.c om /quicktime FREE Option for Pro version at cost 3.2 Player yang kompatibel Player Compatibility File Formats Windows All Windows. Browsers. Berikut ini player-player yang kompatibel yang dihasilkan oleh vendorvendor penghasil player. MPEG-1. MPEG-2. Netscape 4+ (additional plugin need-ed). Misalnya untuk Helix yang merupakan platform baru real network menyediakan tiga format yang bisa mengalirkan data dari server mereka. HP HandHeld.3 Struktur Jaringan Video Live Streaming . Solaris. MPEG-2. com FREE www.realnet works. Mozilla(with Netscape plug-in) Internet Explorer. Solaris. MPEG-3.

di dalam hal ini bisa dimaksudkan karena jarak. Kamera merekam streaming dan video buffer. Media video streaming pada CDMA tidak hanya dapat dilihat pada handphone tetapi dapat dilihat juga pada internet. Dari streaming server lalu ke internet. Dari internet itu dapat langsung ke PC player streaming dapat juga ke GGSN. dimana RAN merupakan terminal pada jaringan seluler yang bertanggung jawab terhadap lalu lintas data pada jaringan circuit switching. SGSN terhubung dengan RAN. Hal ini dipergunakan apabila kamera tidak terhubung secara nirkabel dengan streaming server. dimana RAN (Radio Access Network) memegang peranan yang penting dalam sistem. encoder yang terintegrasi di dalam streaming server.52 Video streaming merupakan teknologi yang diadopsi dari teknologi RAN yang dikombinasikan pada jaringan CDMA. . Sistem jaringan video live streaming dengan menggunakan CDMA mempunyai arsitektur. GGSN dan SGSN adalah core metwork UMTS. Dari GGSN lalu ke SGSN. Jaringan yang ada pada RAN dikirim ke RBS dan base station lalu dihubungkan ke media yang akan digunakan.

5 Platform Video Streaming Platform video streaming memungkinkan pengiriman video melalui jaringan nirkabel ke perangkat bergerak seperti ponsel. 3. Terdapat dua platform yang berbeda dalam aplikasi video streaming.7 Struktur jaringan video streaming 3. yaitu paket video dan media nirkabel sistem emblaze.53 Kamera Encoder Streaming serverr Core Network UMTS Internet GGSN SGSN RAN RNC PC Player Streaming RBS ponsel Base Station Internet Gambar 3. Teknik ini dikenal sebagai .6 Teknologi Switching Dalam teknologi komunikasi. terdapat suatu penyambungan node-node yang berfungsi untuk menyalurkan data ke tujuan. Dan keduanya terdaftar dalam WMF.

1 Prinsip Kerja Video Streaming . BAB IV PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA 4. Pemrosesan dilakukan tiap paket. Komunikasi data melalui jaringan seluler terdiri dari dua metode akses circuit switching dan packet switching. Pada teknik ini.1 Circuit Switching Circuit switching adalah suatu teknik switching yang membutuhkan adanya persiapan pembetulan koneksi end-to-end sebelum suatu data dikirimkan. terjadi pendudukan kanal sehingga tidak bisa digunakan untuk pengiriman data. satu kanal digunakan oleh satu pengguna dan cocok digunakan untuk komunikasi suara.6. Selama data dikirimkan. Lebih cocok bila digunakan dalam komunikasi data dan teknologi IP.2 Packet Switching Packet switching adalah metode yang mengirimkan data dalam ukuran tertentu.54 teknik switching. 3. diperiksa apakah mengandung kesalahan dan ditransmisikan kembali. Pada teknik ini tiap kanal digunakan untuk banyak pengguna (multiuser).6. 3.

menambah bandwidth jaringan. media source ditransfer ke media streaming dengan menggunakan codec (yaitu algoritma kompresi dan dekompresi). data paket dikirimkan ke pengguna melalui internet atau intranet. Dengan menggunakan perangkat lunak dari Helix cara kerjanya adalah sebagai berikut : Helix Mobile Procedur dan Helix Mobile Procedur Live membuat media data paket dengan menggunakan proses encoding. Proses tersebut terbagi menjadi empat bagian. Ketiga.55 Pada dasarnya video streaming adalah sebuah teknologi multimedia yang dikembangkan dengan internet untuk perangkat bergerak. Helix Mobile Procedur Live menerima file media source yang berupa objek bergerak dari kamera. Kualitas gambar dengan menggunakan teknologi RAN sudah bagus. dimana pada sisi client. Prinsip kerja dari video streaming adalah dari objek yang dishoot oleh sumber media. kemudian masuk ke media streaming server yang kemudian diteruskan ke client. Pada proses encoding. karena kecepatan pengiriman data sudah bagus jika dibandingkan dengan teknologi GPRS. teknologi RAN tidak memiliki slot jadi gambar yang dikirim tidak terputus-putus. dalam hal ini berupa kamera kemudian dikompresi menjadi suatu sinyal yang dapat dilewatkan ke jaringan. sinyal data dikembalikan ke format awal sebelum ditampilkan pada handset. Keempat. pada handset pengguna dengan decoder dengan tipe yang sama digunakan untuk mengembalikan ke format awal agar pengguna dapat menampilkan pesan video. yaitu: pertama. Kedua. Helix Mobile Procedur Live menggunakan codec untuk mengkompresi data dari media source tersebut dalam bentuk paket. Setelah data dikompresi. meningkatkan kecepatan pengiriman data sehingga data yang . Untuk meningkatkan kualitas gambar.

arm dan *. H 263. . dalam teknologi video live streaming diperlukan suatu media source yang berupa kamera yang dilengkapi dengan encoder yang telah terintegrasi didalamnya. agar tercapai pengertian sama antara data yang dikirim dengan data yang diterima. Perbedaan standar layanan RAN yang digunakan oleh para vendor handset dengan operator juga sangat banyak. Tujuan dari suatu teknologi adalah untuk mempermudah dalam melakukan kegiatan dan menghemat waktu. Maka dari itu untuk efisiensi dan efektivitas. maka perlu disisipkan didalamnya suatu chip yang telah dilengkapi dengan berbagai jenis encoder yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. dan dari segi handset juga sebaliknya digunakan handset dengan kedalaman warna yang tinggi. maka akan terjadi pergeseran maksud bahkan menyebabkan data menjadi error. 4.2 Format dan Kapasitas Data Video Streaming Format video encoding yang didukung oleh Helix Mobile Procedur Live ada tiga macam yaitu yang memiliki ekstensi file MPEG-4. maka kita tidak harus melakukan setting ulang RAN. Dimana format file tersebut harus disesuaikan denagn encoder yang digunakan pada handset pada sisi client. dan realvideo *.56 bisa ditransmisikan menjadi lebih besar. Sehingga apabila kita berganti handset.3gp. Format yang digunakan dalam penelitian ini adalah video streaming yang memiliki format video yang mempunyai file ekstensi *.arm dan *. Sebab jika pengertian antara data terkirim dan diterima tidak sama.3gp. Karena jenis-jenis encoder itu bermacam-macam.

Di dalam jaringan CDMA tidak ada timeslot atau waktu pengiriman yang berbentuk data-data dalam paket karena jaringan pada CDMA sudah besar jadi gambar yang akan dikirim tidak perlu data dalam paket yang hasil gambarnya akan putus-putus.arm dan *. 4. Kedua.1 Format Data Video Streaming Format file yang telah di encode memiliki format file yang terdiri dari header dan video birstream. karena video live streaming bersifat realtime.57 Kapasitas data paket video streaming yang bisa dikirimkan melalui jaringan RAN adalah 153 kbps. pertama karena disesuaikan dengan player yaitu realone player pada sisi client.2. Format video pada layanan video live streaming adalah menggunakan ekstensi file *. Alasan dipergunakan ekstensi file *. agar lebih efektif dan efisien. Dalam setiap paket data yang ditrasmisikan selalu disertai dengan header yang berisi informasi kontrol.3gp antara lain. Sedangkan video encode yang digunakan adalah menggunakan real video versi 8. Keempat. karena video live strreaming merupakan layanan gambar bergerak tanpa suara maka sebaliknya digunakan file ekstensi yang mendukung file video saja.3gp yang merupakan produk dari realmedia yang dapat didukung oleh realone player. maka diperlukan suatu ekstensi file yang mendukung aplikasi realtime tersebut dan alasan kelima adalah karena file . Ketiga. Dalam video streaming terdapat header-header yang bertugas untuk informasi kontrol. karena disesuaikan dengan codec yang digunakan agar dapat mendukung kompresi data.arm dan *.

dimana jika kapasitas data ditingkatkan maka diperlukan juga suatu handset yang dapat mendukung teknologi tersebut. Jika teknologi tidak disesuaikan dengan daya beli masyarakat maka teknologi tersebut tidak akan berguna buat masyarakat luas. Kapasitas tiap frame dari CDMA dapat diperbesar kapasitasnya. misalnya hingga 2000 byte atau lebih karena kapasitas maksimum data yang dapat disalurkan oleh RAN adalah sebesar 1448 byte. yang merupakan kombinasi antara teknologi RAN yang menggunakan packet switch dengan teknologi CSD yang menggunakan circuit . Teknologi video streaming ini merupakan teknologi yang dapat digunakan untuk sharing akses. Kekurangan dari format file ini antara lain.2. Kapasitas satu frame pada sistem CDMA untuk transmisi video live streaming adalah sebesar 11 kbps. akan tetapi karena RAN dibangun diatas teknologi CDMA maka dari segi perangkat keras dan perangkat lunak juga perlu ada penyesuaian yang berarti juga investasi dalam jumlah yang besar.58 ekstensi tersebut dapat mendukung lebih banyak media browser. hanya mendukung aplikasi realtime dan hanya dapat didukung oleh realone player sebagai media untuk menampilkan video.2 Kapasitas Data Video Streaming Data dikirimkan menggunakan frame timeslot CDMA untuk mengidentifikasi kesibukan jaringan. sedangkan harga untuk handset dengan kapasitas memori dan yang dapat mendukung kecepatan pengiriman data yang tinggi masih tergolong langka dan harganya pun sangat melambung tinggi. Sebab kemajuan teknologi CDMA tidak lepas dari peranan handset yang ada pada sisi client. Karena perubahan infrastruktur jaringan merupakan perubahan yang sangat kompleks dari mulai operator sampai client. 4.

selain realone player juga terdapat beberapa browser yang bisa digunakan antara lain dari windows media player dan Apple QuickTime. Kualitas gambar menjadi jelek dan patah-patah karena kecepatan data tidak sesuai dengan kapasitas yang ditrasmisikan. support dan telah ter-setting RAN.59 switch. 4. maka akan berpengaruh pada kualitas gambar yang diterima oleh client.3 Spesifikasi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak yang Mendukung Video Streaming Spesifikasi perangkat keras yang dibutuhkan untuk mendukung video streaming dari segi handset adalah sebagai berikut : ponsel mempunyai kapasitas memori sisa sebesar 1800 kb. dimana keduanya bekerja secara bersama-sama diatas teknologi CDMA. memiliki fitur realone player sebagai media untuk menampilkan pesan live streaming. sedangkan CSD melayani komunikasi suara. sehingga pada saat kita melakukan pengiriman data. RAN bertugas untuk melayani komunikasi data yang dalam hal ini adalah teknologi IP. Kapasitas data pada layanan video live streaming dapat diperbesar dengan meningkatkan kecepatan pengiriman data seperti yang telah dilakukan pada teknologi ke 3 melalui teknologi CDMA. sehingga keberadaannya mutlak harus ada untuk mengakses video streaming dengan menggunakan CDMA pada 3G. karena RAN merupakan bearer/ pembawa data dari server ke client. kita masih bisa menerima panggilan telepon. Sedangkan untuk media browser-nya. Sebab jika terdapat penambahan kapasitas data yang tidak disertai dengan peningkatan kecepatan transfer data. Alasan digunakan realone player dibandingkan dengan media . RAN merupakan sebuah teknologi yang harus ada pada setiap handset yang akan mengakses video streaming.

arm dan *. Akan tetapi untuk saat ini. karena tidak seperti . sistem operasi yang digunakan dalam handset adalah Symbian yang supporrt terhadap JavaScript dan VBScript yang dimiliki oleh realone player. Ketiga.4 Kecepatan dan Delay serta Teknik Switching pada Video Streaming Kecepatan pengiriman data video live streaming adalah 20 kbps dengan delay antara 5-10 detik. Windows Media Player merupakan player dengan aplikasi yang beragam dan dapat mendukung format file yang banyak walaupun memiliki kapasitas yang besar. sehingga jika diterapkan pada sistem operasi Symbian pada ponsel yang memiliki kapasitas terbatas. penggunaan realone player dengan format *. Namun jika aplikasikan pada ponsel dengan kapasitas yang besar maka akan banyak sekali aplikasi-aplikasi yang dapat didukung oleh Windows Media Player tersebut. realone player dapat mendukung file format dan browser yang lebih banyak dan variatif. Kedua. 4. ponsel dengan kapasitas memori yang besar tersebut masih sangat jarang dan dari segi harga pun masih sangat mahal dan belum terjangkau masyarakat luas.3gp akan lebih efektif dan efisien dari jika dilihat dari segi biaya dan kapasitas player. maka aplikasi-aplikasi lain tidak dapat disupport dan mengakibatkan kinerja handset menjadi turun bahkan hang. Kelima. untuk aplikasi video live streaming yang merupakan komunikasi data video (tanpa audio). salah satu diantaranya proses encode.60 player yang lain adalah: pertama. Keempat. Ada beberapa hal yang menyebabkan delay streaming bernilai cukup besar. karena windows media player merupakan player dengan kapasitas yang besar. karena realone player disesuaikan dengan server yang juga menggunakan produk dari Helix.

Delay yang disebabkan oleh gangguan pada transmisi antara lain: 1.8 kbps atau sekitar 153395. . 4. Yang merupakan delay yang disebabkan oleh sistem antara lain adalah proses encoder. dan juga karena masuknya ke buffer streaming selama beberapa detik.61 content pada on-demand. hal ini akan menyebabkan daya tidak sampai tepat waktu dan delay akan semakin tinggi. pada live streaming data diencode bersamaan dengan permintaan dari client. yang berarti bahwa terdapat peningkatan kecepatan peningkatan data sebesar empat kali lipat dari teknologi sebelumnya yang telah dibangun di atas jaringan CDMA.2 Delay pada Teknologi Video Streaming Delay merupakan waktu tunda antara data terkirim dengan data diterima. 4. yaitu berkurangnya kekuatan sinyal yang dikarenakan jauhnya jarak tempuh sinyal dalam proses transmisi data. masuknya sinyal data ke server sebelum diteruskan ke client. Karena jarak tempuh sinyal yang jauh sedangkan kecepatan pengiriman data makin lambat.4 kbps.1 Kecepatan Pengiriman Data pada Video Streaming Pengiriman data paket video streaming dilakukan oleh RAN sebagai pembawa paket data dari server ke client dengan kecepatan pengiriman data maksimal sebesar 149. Atenuasi. Dengan perkembangan paket data yang sangat pesat seperti saat ini jika dibandingkan dengan teknologi sebelumnya yaitu EDGE yang hanya dapat melakukan pengiriman data dengan kecepatan 38. Delay selain diakibatkan oleh sistem yang digunakan juga bisa disebabkan oleh gangguan pada transmisi dan juga bisa disebabkan oleh kesalahan pada bias.4.2 byte per detik.

jika jarak BTS terlalu dekat maka akan terjadi overload pada sirkuit transceiver yang dapat menyebabkan distorsi. yaitu sinyal-sinyal tambahan yang termodifikasi dengan sinyal data yang diselipkan disuatu tempat antara transmisi dan penerimaan. Kesalahan bias troposfer dan ionosfer. maka BTS tidak dapat menerima sinyal yang dikirimkan oleh sumber. misalnya terlalu jauh. Metode yang dapat digunakan untuk mengatasi problem ini adalah dengan menggunakan repeater atau amplifier yang dapat digunakan untuk memperkuat sinyal pada interval yang wajar. Akan tetapi penggunaan noise filtering ini hanya digunakan pada input video dengan bitrate yang rendah. Berdasarkan kriteria yang digunakan. Dalam hal ini lapisan troposfer merupakan lapisan paling bawah yang mempunyai ketinggian sekitar 8 sampai 15 km. 2. dikenal beberapa nomenklatur lapisan-lapisan atmosfer. Temperatur lapisan ini turun dengan semakin . Sinyal-sinyal tambahan tersebut adalah sinyal yang tidak diharapkan dan merupakan faktor utama yang dapat menurunkan kinerja sistem komunikasi dan dapat meningkatkan delay pada saat penerimaan. Cara untuk mengatasi derau adalah dengan menggunakan teknologi high quality video yang ada pada Helix Mobile Producer Live yang berupa noise filtering yang menggunakan algoritma yang kompleks untuk memfilter sinyal-sinyal yang tidak dikehendaki sehingga hanya sinyal data asli yang diencode. Sebab jika jarak antar BTS tidak sesuai dengan standar yang digunakan (dalam hal frekuensi).62 Dalam teknologi video live streaming yang dibangun di atas teknologi CDMA dengan RAN sebagai bearer yang sangat tergantung pada jarak antar BTS yang dibangun. 3. Sebaliknya. Noise/Derau. Atmosfer dapat diklasifikasikan menjadi beberapa lapisan.

Bias troposfer ini biasanya dipisahkan menjadi komponen kering (≈90% dari bias total) dan komponen basah. lokasi. biasanya lebih sulit untuk diestimasi secara teliti dari data pengamatan meteorologi di permukaan bumi. yaitu atmosfer netral yang berbatasan dengan permukaan bumi dimana temperatur menurun dengan membesarnya ketinggian. delay pada live streaming akan sangat berkurang dari pada yang ada pada saat ini. Sedangkan magnitude dari komponen basah. sehingga cara untuk mereduksi hal ini dengan memperhitungkan komponen basah ini dengan menggunakan Water Vavour Radiometer (WVR). ketika gelombang melalui troposfir maka gelombang akan mengalami refraksi. Pada variasi spasial ini. untuk daerah ekuator umumnya mempunyai nilai yang . Kecepatan dan arah yang dipengaruhi oleh lapisan ini cukup mempengaruhi delay pada hasil live streaming yang dihasilkan. Efek utama dari troposfer dalam hal ini adalah terhadap kecepatan. dengan kata lain efek ionosfer akan mempunyai variasi spasial dan juga temporal. magnetude komponen kering biasanya dapat diestimasi dengan menggunakan model troposfer dan sehingga mendapatkan ketelitian ≈ 1%. yang menyebabkan perubahan kecepatan dan arah dari gelombang tersebut. itu pun jika live streaming digunakan untuk keperluan dengan ketelitian atau dengan delay yang seminim mungkin. yang terutama mengandung uap air sepanjang lintasan sinyal. aktivitasi matahari. musim. Lapisan ionosfer mempunyai konsentrasi elektron yang bervariasi secara harian.63 besarnya ketinggian. serta ketinggian dalam lapisan tersebut. Gelombang yang sampai ke permukaan bumi harus melalui lapisan troposfer. Jika bias troposfer ini direduksi dengan menggunakan perangkat lunak tambahan maka.

Penggunaan channel untuk multiuser juga merupakan keunggulan dari packet switching yang mengalokasikan satu channel untuk multiuser dimaksudkan untuk mempercepat proses pengiriman data dan meningkatkan efisiensi jaringan dalam transmisi data.3 Teknik Switching pada Video Streaming Teknik swtiching yang digunakan pada teknologi video live streaming adalah teknik packet switch yang merupakan transmisi data paket melalui jaringan dengan menggunakan sinyal analog.64 relatif besar tetapi relatif stabil. namun jika menuntut ketelitian tinggi. polarisasi dan kekuatan sinyal. Lapisan ionosfer yang mempunyai konsentrasi elektron yang banyak akan menjadi pengganggu yang cukup besar terhadap kecepatan. Teknologi switching ini memungkinkan alokasi jalur akses secara fixed untuk . menengah dan ada juga yang rendah. arah. maka data tersebut akan dipecah menjadi paket-paket dengan ukuran yang sesuai dengan kapasitas jaringan untuk selanjutnya dikirinkan sekaligus ke tujuan. efek ini tidak bisa ditinggalkan begitu saja.4. Teknik ini sangat efisien untuk transmisi data secara live dan terus menerus. karena jika kapasitas data yang ditransmisikan lebih besar dari kapasitas pengiriman jaringan. Sedangkan variasi temporal dari efek berfrekuensi tinggi (scintilation). tidak memerlukan pereduksian bias ionosfer ini. Teknik ini mengalokasikan 8 timeslot untuk setiap pengiriman data paket ke pengguna. namun live streaming yang hanya digunakan untuk keperluan praktis. 4. Faktor-faktor di atas menyebabkan pesan yang sampai ke penerima akan mengalami kelambatan selama beberapa detik (dalam video streaming pada Fren delay antara 5 sampai 10 detik) dari kenyataan.

Sehingga setiap pemakai ingin melakukan transmisi data. Dalam kenyataannya terdapat delay antara objek di lapangan dengan video yang tampil di ponsel yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti yang telah diuraikan di atas. agar tidak ada distorsi . Tampilan video streaming dengan menggunakan RAN sangat bagus dari segi kualitas jika dibandingkan dengan teknologi yang sedang berkembang saat ini.5 Proses Pengiriman Pesan Video Capture pada Teknologi Video streaming Proses pengiriman pesan video pada teknologi video streaming dalam menanggulangi kerawanan macet adalah dengan mengencode video bergerak untuk kemudian diubah ke dalam bentuk paket yang dapat ditransmisikan melalui jaringan dengan menggunakan RAN sebagai bearer.65 setiap pemakai. tidak seperti pada teknologi circuit switch dimana pengirim harus menunggu jalur akses jika jalur tersebut sedang digunakan. yaitu EDGE. Dengan kecepatan pengiriman data yang hanya 149. maka video content tersebut masuk ke suatu buffer dimana dalam buffer tersebut content akan langsung dibuang setelah dipresentasikan. Peningkatan kecepatan pengiriman data harus disertai dengan peningkatan teknologi handset.8 kbps dengan bandwith sebesar 20-30 kbps (jika dibandingkan dengan EDGE yang 314 kbps) menyebabkan video yang tampil di ponsel menjadi bagus atau tidak patah-patah. sehingga tidak ada waktu tunggu (iddle) untuk mengakses jaringan. Hal ini dikarenakan kecepatan pengiriman data dilakukan oleh CDMA lebih cepat jika dibandingkan dengan teknologi EDGE. 4. Apabila tidak ada permintan dari user untuk mengirimkan data streaming. maka dia telah memiliki jalur akses sendiri. Proses encode data dilakukan hanya jika ada permintaan content dari client.

MP3. Video encoder yaitu realvideo 8 bekerja pada sisi pengiriman dengan tujuan untuk mengubah data digital kedalam file format yang dapat diteruskan jaringan dan membagi data menjadi paket-paket yang telah digabungkan dengan gelombang pembawa serta header yang berisi alamat tujuan. Encoder bekerja pada sisi pengiriman dan decoder bekerja pada sisi penerimaan. Dengan menginstal DirectShowi dan QuickTime 6. Video coding digunakan sebagai perangkat untuk mengkompresi file dari media source ke dalam format yang sesuai untuk streaming agar dapat mengatasi keterbatasan bandwith pada saat distribusi data melalui jaringan internet atau intranet. Sesuai dengan namanya maka coder dan decoder berjalan secara bersama-sama dan saling terkait. MPEG-2 (dengan catatan telah terinstall DirectShow atau QuickTime). Disamping itu juga diperlukan pembangunan infrastruktur jaringan yang canggih agar peningkatan kecepatan pengiriman data sesuai dengan kemampuan jaringan. Helix Mobile Producer Live dapat membaca beberapa tipe file yaitu file MOV. DV. 4. MPEG-1. MPEG-4 dan WAV. alamat pengirim dan . Perangkat untuk melakukan coding video disebut dengan codec yang merupakan kepanjangan dari encoder dan decoder. Proses kompresi mengidentifikasi komponen-komponen utama dari input media dan membuang bagian-bagian yang tidak diperlukan.5.1 Video Coding Encoding sebagai media kompresi data digital dapat memperkecil ukuran data dan bisa mempercepat proses transmisi.66 antara teknologi server jaringan dengan player. walaupun pada tiap sisi baik sisi pengiriman dan sisi penerimaan selalu dilengkapi dengan encoder dan decoder.

Hal ini untuk mencegah perbedaan persepsi mengenai data yang dikirim dengan data yang diterima. . selain itu pemilihan realvideo juga disebabkan karena untuk video live streaming tidak membutuhkan audio sedangkan pada MPEG dan H263 memiliki fitur untuk mendecodekan audio dan video. sehingga dibutuhkan coder yang dapat mendukung kompresi data dari file yang sifatnya live. Antara codec yang digunakan pada sisi pengiriman harus sesuai dengan codec yang digunakan pada sisi penerimaan. Vendor-vendor penghasil encoder antara lain realnetworks. jadi sangat tidak efisien jika digunakan coder untuk encode klip video dan audio sedang yang dibutuhkan hanyalah decode untuk video (tanpa suara). Operator Fren dan Nokia sebagai penyedia handset telah menyepakati penggunaan coder untuk video live streaming dari realnetworks yaitu realvideo 8 karena video live streaming merupakan content yang bersifat realtime.67 pendeteksi kesalahan. Prinsip kerja kompresi data yang telah dilakukan oleh encoder seperti telah dijelaskan dalam bab sebelumnya mengenai elemen-elemen pembuatan video klip yang melibatkan encoder sebagai piranti untuk mengkompresi data. Sehingga diperlukan kerjasama yang kompak antara operator dengan vendor penghasil handset dalam menentukan jenis dan produk coder yang digunakan sehingga tidak terjadi kesalahan persepsi mengenai data yang dikirim dengan data yang diterima. Video decoder digunakan pada sisi penerimaan yang bekerja untuk mengubah kembali file format ke dalam format awal sebelum di encode pada sisi pengiriman. windows media dan apple.

6 Proses Penampilan Pesan Video Streaming Pada Mobile Phone Proses penampilan pesan video dari mulai objek sampai ke handset client dapat dijabarkan sebagai berikut. Kapasitas pada ponsel yang memenuhi kapasitas standar untuk mengakses video streaming juga sangat penting. serta yang paling penting adalah bahwa handset sudah dilengkapi dengan perangkat lunak yang dapat mendukung video streaming yang disediakan oleh operator. Kamera mengambil objek bergerak dari suatu tempat. agar . kemudian objek bergerak yang tersimpan dalam format 0 dan 1 tersebut dikompresi ke dalam file format yang sesuai dengan streaming oleh encoder untuk kemudian dikirimkan dalam bentuk paket ke streaming server untuk kemudian diteruskan melalui jaringan internet yang selanjutnya ditampilkan ke player yang telah dilengkapi dengan decoder untuk mengubah data yang telah terkompresi kembali ke format awal serta dilengkapi dengan realone player untuk menampilkan content ke dalam ponsel. Dan yang tak kalah pentingnya adalah pengetahuan dari pengguna ponsel mengenai sistem kerja secara umum dari teknologi video streaming. pada handset sebaiknya diperhatikan faktor-faktor sebagai berikut. kombinasi warna pada ponsel yang banyak agar mendapatkan kualitas gambar yang lebih baik. yaitu 1800 KB. Penjelasan mengenai cara kerja komponen-kompenen video streaming secara mendetail telah tercantum dalam bab sebelumnya. sebab semakin tinggi kedalaman warna akan semakin bagus kualitas gambar yang diperoleh dan gambar juga tidak patah-patah.68 4. dimana semakin banyak memori sisa maka dalam mengakses video live streaming juga lebih cepat. diantaranya resolusi layar lebih besar agar dapat menampilkan gambar dengan lebih jelas. Agar dapat menghasilkan gambar yang terbaik.

033 0.08 9.69 dapat menghindari kepanikan apabila terjadi error/kesalahan pada proses transmisi dan akses video streaming.029 0.030 0. 4 menit.030 0.72 9.62 6.018 4 menit 0. Tabel 4. Percobaan ini dilakukan selama 5 kali dalam waktu random.050 0.073 0.023 6 menit 0.1 Tabel Percobaan Transmit untuk Video Streaming pada CDMA (Kb) Waktu 2 menit Percobaan 1 2 3 4 5 0.06 7.046 0.034 0.046 0. 6 menit dan 8 menit serta membandingkan kecepatan lalu lintas data video streaming pada GSM.033 0.041 0.020 0.035 0. Berikut ini hasil perbandingan transmit pada CDMA dan GSM dan hasil perbandingan receiver pada CDMA dan GSM.027 0.037 0.06 .044 0.031 Rata-rata (Kb/s) 10.7 Analisis Kecepatan Video Streaming pada Code Division Multiple Access (CDMA) Analisis kecepatan video streaming pada CDMA didapat meliputi menghitung rata-rata kecepatan lalu lintas data video streaming selama 2 menit. 4.029 8 menit 0.

Pada percobaan 2 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 8 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan.02 0.06 0.03 0.04 0.01 0 nit 2 me nit 4 me n it 6 me nit 8 me Percobaan 1 Percobaan 2 Percobaan 3 Percobaan 4 Percobaan 5 WAKT U Gambar 4. Pada percobaan 4 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 6 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada menit ke 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga terjadi penaikkan . Pada percobaan ke 3 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 6 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada menit ke 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga terjadi penaikkan kecepatan.07 0.1 Grafik Percobaan Transmit untuk Video Streaming pada CDMA (Kb) Berdasarkan data diatas maka dapat kita lihat bahwa pada percobaan 1 lalu lintas kecepatan data pada video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga lalu lintas kecepatan data pada video streaming naik tiap menitnya.70 0.08 HASIL PERCOBAAN 0.05 0.

Pada percobaan 5 lalu lintas kecepatan data pada video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga lalu lintas kecepatan data pada video streaming naik tiap menitnya.05 0.040 0.029 0.71 kecepatan.32 0.020 0.022 0.01 Percobaan Percobaan Percobaan Percobaan Percobaan 1 2 3 4 5 HASIL PERCOBAAN 0 2 me nit 4 me nit 6 me nit 8 me nit WAKTU Gambar 4.008 4 menit 0.020 0.2 Tabel Percobaan Transmit untuk Video Streaming pada GSM (Kb) Waktu 2 menit Percobaan 1 2 3 4 5 0.2 Grafik Percobaan Transmit untuk Video Streaming pada GSM (Kb) .030 0.04 0. Tabel 4.037 0.035 0.02 5.015 6 menit 0.035 0.9 7.03 0.029 Rata-rata (Kb/s) 7.02 0.010 0.030 0.14 6.022 0.055 0.06 0.015 0.020 8 menit 0.64 4.020 0.025 0.

107 0. Pada percobaan 3 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 6 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada menit ke 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga terjadi penaikkan kecepatan. Pada percobaan 2 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 8 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan. Tabel 4.169 0. Pada percobaan 5 lalu lintas kecepatan data pada video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga lalu lintas kecepatan data pada video streaming naik tiap menitnya.34 38.098 4 menit 0.68 71.138 Rata-rata (Kb/s) 79.299 6 menit 0.219 0.164 0.752 0.153 0.250 0.109 8 menit 0.72 Berdasarkan data diatas maka dapat kita lihat bahwa pada percobaan 1 lalu lintas kecepatan data pada video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga lalu lintas kecepatan data pada video streaming naik tiap menitnya.703 0.64 .3 Tabel Percobaan Receiver video streaming pada CDMA (Kb) Waktu 2 menit Percobaan 1 2 3 0. Pada percobaan 4 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 6 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada menit ke 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga terjadi penaikkan kecepatan.

5 0.2 0.084 0.097 0. Pada percobaan 2 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 4 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada menit ke 6 dan 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga terjadi penaikkan kecepatan. Pada percobaan 3 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 6 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada menit ke 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang .8 HASIL PERCOBAAN 0.3 Grafik Percobaan Receiver video streaming pada CDMA (Kb) Berdasarkan data diatas maka dapat kita lihat bahwa pada percobaan 1 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 6 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada menit ke 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga terjadi penaikkan kecepatan.091 0.3 0.78 20.7 0.102 18.4 0.6 0.090 0.064 0.030 0.1 0 nit 2 me nit 4 me nit 6 me nit 8 me Percobaan 1 Percobaan 2 Percobaan 3 Percobaan 4 Percobaan 5 WAKTU Gambar 4.4 0.095 0.73 4 5 0.

12 23.500 0.065 0.093 0.050 0. Tabel 4.107 0.070 0.098 0.74 menggunakannya sehingga terjadi penaikkan kecepatan.044 6 menit 0.099 0.010 0.16 9.8 48.100 0.110 0.059 8 menit 0.4 Tabel Percobaan Receiver video streaming pada GSM (Kb) Waktu 2 menit Percobaan 1 2 3 4 5 0.130 0. Pada percobaan 5 lalu lintas kecepatan data pada video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga lalu lintas kecepatan data pada video streaming naik tiap menitnya.035 0. Pada percobaan 4 lalu lintas kecepatan data pada video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga lalu lintas kecepatan data pada video streaming naik tiap menitnya.077 Rata-rata (Kb/s) 46.506 0.72 .066 0.66 12.090 0.032 4 menit 0.

5 HASIL PERCOBAAN 0.1 0 nit 2 me nit 4 me nit 6 me nit 8 me WAKTU Gambar 4.2 Percobaan Percobaan Percobaan Percobaan Percobaan 1 2 3 4 5 0.4 Grafik Percobaan Receiver video streaming pada GSM (Kb) Berdasarkan data diatas maka dapat kita lihat bahwa pada percobaan 1 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 6 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada menit ke 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga terjadi penaikkan kecepatan. Pada percobaan 2 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 4 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada menit ke 6 dan 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga terjadi penaikkan kecepatan. Pada percobaan 3 lalu lintas kecepatan data pada video streaming banyak yang menggunakannya pada menit ke 6 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan tetapi pada .6 0.3 0.75 0.4 0.

1.1 Jenis-jenis Handphone Tabel 5. Pada percobaan 5 lalu lintas kecepatan data pada video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga lalu lintas kecepatan data pada video streaming naik tiap menitnya. kita harus mengetahui jenis-jenis apa saja yang dapat dijadikan modem. 5.76 menit ke 8 lalu lintas kecepatan data video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga terjadi penaikkan kecepatan.1 Jenis-jenis handphone Jenis-jenis handphone yang dapat digunakan untuk video streaming Nokia Tipe 3105 Tipe 6225 Tipe 6585 Motorola Tipe V868 Verxion Tipe VX818 .1 Jenis-jenis Alat yang Dapat Dijadikan Modem Sebelum kita menginstal modem yang akan digunakan pada video streaming. Pada percobaan 4 lalu lintas kecepatan data pada video streaming tidak banyak yang menggunakannya sehingga lalu lintas kecepatan data pada video streaming naik tiap menitnya. BAB V IMPLEMENTASI SISTEM 5.

PCMCIA dan PDA video streaming dapat juga dinikmati dari Netac USB CDMA Wireless Modem untuk PC dan Notebook dan dari PC (Windows) 5.77 5. PDA dengan OS PocketPC 2002 2.3 Jenis-jenis PDA Jenis-jenis PDA yang dapat digunakan untuk video streaming : 1.1 Instalasi Kabel Data USB/ DKU-5 untuk Nokia .2.2 Jenis-jenis PCMCIA Jenis-jenis PCMCIA yang dapat digunakan untuk video streaming : 1.1. PCMCIA Growell SpeedUp untuk PC dan Network 2. PDA dengan OS PocketPC 2003 Selain dengan handphone. PCMCIA SkyEyes untuk PDA dengan OS PocketPC 2003 5.2 Menginstalasi Video Streaming pada Handphone dengan menggunakan PC Sebelum melakukan percobaan video streaming terlebih dahulu kita harus menginstalasi kabel data dan modem yang digunakan pada video streaming. Berikut ini cara-cara menginstalasi: 5.1.

7. Berikut ini cara menginstal modem: 1. Pada waktu menginstal kabel data USB/ DKU-5 kabel jangan dihubungkan pada PC/ laptop. lalu pilih menu: Install From a List or Specific Location (Advanced). tapi selama ini sudah dicoba untuk WindowsXP dan dapat digunakan.78 Berikut ini cara-cara menginstalasi kabel data USB/ DKU-5 untuk Nokia : 1. Pada window baru yang muncul klik continue anyway Setelah selesai klik finish Pada window akan muncul Found Hardware Wizard. Beri checkmark pada box kalimat Include This Location in The Search Klik Browse.2 Instalasi Modem Sebelum menginstalasi modem.2. Klik Star lalu pilih Setting pilih Control Panel lalu pilih Phone and Modem Option . lalu klik next 3. 4. cari lokasi folder dimana driner tersimpan pada PC. Hubungkan PC/ notebook dengan menggunakan kabel data yang sesuai dengan handset (untuuk Nokia menggunakan kabel data USB/DKU-5) 2. Pada window akan muncul Found Hardware Wizard. klik OK dan next 5. pastikan software kabel data USB sudah diinstal. Modem driver ini dirancang khusus untuk Operating System Windows2000. maka ulangi langkah nomor 2 sampai dengan langkah nomor 7 5. 6.

2 Dialing Rules pada Phone and Modem Options .1 Control Panel 2. Setelah memilih Phone and Modem Option maka akan muncul gambar sebagai berikut : Gambar 5.79 Gambar 5.

80 3.4 Add Hardware Wizard . Beri checklist pada box kalimat Don’t detect my modem. Pilih Modem lalu klik Add Gambar 5. Lalu klik Next Gambar 5.3 Modem pada Phone and Modem Options 4. I will select it from a list.

Pada Manufaktur pilih Nokia Modem Phones CDMA 1xRTT lalu klik Have Disk Gambar 5.81 5. Pilih port yang paling besar (jangan pilih all ports). Lalu klik next .5 Cara install modem pada Add Hardware Wizard 6. Pilih Nokia CDMA 1x RTT 3G Packet Data Modem lalu klik Have Disk Gambar 5. Lalu klik Hace Disk.6 Manufaktur modem pada Add Hardware Wizard 7.

. Setelah modem selesai diinstal. Lalu klik Finish Gambar 5.8 Akhir penginstalan modem 9. Penginstalan modem sudah selesai.7 Port pada Add Hardware Wizard 8. buat koneksi baru ke internet dengan Phone Number #777 user name m8 dan password m8.82 Gambar 5.

Gambar ini merupakan salah satu fungsi kecepatan koneksi pada mobile-8 Gambar 5.9 Connect internet pada Mobile-8 10. Sesudah modem dan internet terkoneksi maka akan muncul gambar seperti di bawah ini.83 Gambar 5.10 Kecepatan koneksi .

Teknologi video live streaming adalah teknologi one way communication dari sumber ke tujuan. Sebab jika terdapat . 2. Kapasitas data pada layanan video live streaming dapat diperbesar dengan meningkatkan kecepatan pengiriman data. Teknologi video streaming ini merupakan teknologi yang dapat digunakan untuk sharing akses. 3.84 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6. yang merupakan kombinasi antara teknologi RAN yang menggunakan packet switch dengan teknologi CSD yang menggunakan circuit switch.1 Kesimpulan Kesimpulan yang didapatkan mengenai teknologi video live streaming dalam penelitian ini antara lain : 1. Video streaming merupakan teknologi multimedia yang dipadukan dengan teknologi internet dengan handset berupa perangkat bergerak yang menggunakan RAN sebagai sinyal pembawa dari sumber ke tujuan.

Kecepatan video streaming pada CDMA lebih baik jika dibandingkan dengan kecepatan video streaming pada GSM. 4. 2. Agar penggantian handset tidak mempengaruhi pengaturan RAN apabila kita berganti handset. 5.85 penambahan kapasitas data yang tidak disertai dengan peningkatan kecepatan transfer data. . Sebaiknya ada keseragaman penggunaan standar RAN yang digunakan oleh vendor penghasil handset dengan operator penyedia layanan. Kualitas gambar menjadi jelek dan patah-patah karena kecepatan data tidak sesuai dengan kapasitas yang ditrasmisikan. apabila kita berganti handset maka kita harus melakukan setting ulang RAN walaupun kita menggunakan kartu SIM yang sama yang telah tersetting RAN pada handset sebelumnya. Semakin cepat data yang dihasilkan oleh video streaming maka delay yang digunakan pada video streaming CDMA tidak terlalu besar. Kecepatan CDMA antara 80 – 6 Kbps sedangkan kecepatan pada GSM antara 49 – 4 Kbps. Sebab fakta yang ada saat ini. maka akan berpengaruh pada kualitas gambar yang diterima oleh client.2 Saran Saran-saran yang dapat diberikan sehubungan dengan penelitian mengenai sistem kerja video live streaming adalah sebagai berikut : 1. Perlu adanya metode untuk memperkecil delay agar perbedaan waktu antara kenyataan dengan tampilan content di handset tidak terlalu lama. Waktu delay pada video streaming tidak dapat dihindari karena adanya proses encoding dan decoding pada saat permintaan data dari client. 6.

Sebaiknya aplikasi teknologi ini lebih banyak ditekankan pada kehidupan sehari-hari. sehingga kita tidak perlu melakukan pengamatan langsung tetapi dapat memonitor keamanan dari handset yang kita pegang. 4. 5. misalnya sebagai sarana untuk menjaga keamanan lingkungan. tetapi video streaming ada di kota-kota besar lainnya seperti Bandung. Sebaiknya video streaming pada Mobile 8 tidak hanya mengetahui keadaan jalan raya yang ada di Jakarta. 3. .86 Selain itu jaga diperlukan suatu pendekatan yang intensif dari para operator dalam mempromosikan teknologi ini agar masyarakat bisa mengerti dan menikmati layanan ini. Sehingga perlu antarmuka yang sederhana dan familiar dengan pengguna. Sebaiknya teknologi ini memiliki meknisme pengoperasian yang sederhana agar pengguna dapat dengan mudah mengoperasikan layanan ini meskipun tanpa pengetahuan detail mengenai teknologi ini. Surabaya dan Pantura.

2003. Andi Yogyakarta. Ericsson.B. 2003. “Multimedia dan Streaming dengan Synchronized Multimedia Integration Language”. Budiraharjo. [6] Kurniadi Djamili. [9] Prihadi Murdiyat. Indonesia. “CDMA Lebih Murah dari GSM ”. [8] Mulyanta. 2001. Jakarta. “Kupas Tuntas Telepon Seluler “.com. Kompas. IMTC. 2001. “Mobile Multimedia and Evalution of 3GPP Packet Switched Streaming Service (PSS) ”. Kompas. Kompas. “Jembatan CDMA dan GSM ”. ”Basic Conceptof WCDMA Radio Access Network ”. 2003. 2004.87 DAFTAR PUSTAKA [1] A.com. [3] E. Kompas. [2] Aksu E. Indonesia. CDMA Makin Mendesak ”. [5] HW. [4] HW. “Seluler Tumbuh. [7] L. Radio System. 2003. 2003. “CDMA Pesaing Baru FDMA dan TDMA pada Sistem Komunikasi Bergerak ”. S. Ariwibowo. Indonesia. Indonesia. 2003. Indonesia.”Teknologi Seluler CDMA 2000 dan Aplikasinya ”.com.com. Elek Media Komputindo. .com.com. Indonesia. Edi. Kompas.

“Tantangan Aplikasi Wireless Generasi 3 (3G) ”.88 [10] Susanto.”Streaming in Mobile Network “. Salemba Teknika. ”Komunikasi Data dan Komputer “.sonera. Salemba Infotek. “Sistem Informasi Manajemen “. Jakarta. [12] Stalling William.fi. ”Konsep Jaringan Komputer dan Pengembangannya “. [13] Telia Sonera. T. Lingga Jaya. A. Medialab. Jakarta. 2004 [14] Wahana Komputer.net. Tim Penelitian dan Pengembangan. [11] Satriyantono. Indonesia. Satriyantono. 2001. 2001. 2003 . Indonesia. 2000.

89 AKRONIM Istilah AMPS BSC BSS BTS CDMA CPU CSD DO DV EDGE EMS EV EV-VO EV-DV FDMA GGSN Singkatan : Advance Mobile Phone Service : Base Station Controller : Base Station Subsystem : Base Transceiver Station : Code Division Multiple Access : Control Processing Unit : Circuit Switched Data : Data Only : Data Voice : Enhanced Datarates for GSM Evolutions : Enhanced Messaging Service : Evolution : Evolution Data Only : Evolution Data Voice : Frequency Division Multiple Access : Gateway GPRS Support Node .

90 GPS GSM HSCSD HTTP IP LBS MMS MMSC MPEG NMT PDA PDC QoS RAB RAN RBS RNC RTCP RTP RTSP RTT SDP SGSN SMS : Global Positioning System : Global System for Mobile Communication : High-Speed Circuit-Switched Data : Hypertext Transport Protocol : Internet Protocol : Location Based Service : Multimedia Massaging Service : Multimedia Massaging Service Center : Moving Picture Experts Group : Nordic Mobile Telephony : Personal Digital Assistant : Personal Digital Cellular : Quality of Service : Radio Access Bearer : Radio Access Network : Radio Base Station : Radio Network Controller : Real Time Control Protocol : Real Time Transport Protocol : Real Time Streaming Protocol : Radio Transmisioan Technology : Session Description Protocol : Serving GPRS Support Node : Short Message Serving .

91 TCP TDM UDP UMTS WAP WCDMA WMR WVR 3GPP : Transmission Control Protocol : Time Division Multiplexing : User Datagram Protocol : Universal Mobile Telecommunications System : Wireless Application Protocol : Wideband Code Division Multiple Access : Wireless Multimedia Forum : Water Vavuor Radiometer : Third Generation Partnership Project .

ARPANET : Dari singkatan ARPA (Advanced Research Project Agency) dan network. Alat ini merupakan peralatan jaringan yang sangat vital. Data analog ini berwujud gelombang sinus. cahaya. Bandwidth : Lebar pita frekuensi. posisi dan lainnya. Base Station : Sebuah daerah atau lokasi tertentu yang dibangun sebuah pemancar maupun penerima sinyal radio. yang ditakar dalam jumlah bit yang dapat ditransfer dalam hitungan perdetik.92 DAFTAR ISTILAH AMPS : Sistem telepon mobile tingkat lanjut yang termasuk teknologi analog. Metode ini akan mempengaruhi metode transfer dalam unit pengiriman. Bandwidth biasanya diukur dalam satuan hertz . Adalah jaringan eksperimental pada awal-awal diterapkan. . variasi dari amplitude atau frekuensi akan terjadi untuk merespon perubahan suara. Analog: Metode transmisi menggunakan sinyal elektris yang berkelanjutan.

BST BSS BTS : Sistem telepon mobile tingkat lanjut yang termasuk teknologi analog. untuk komunikasi yang membutuhkan waktu ril yang paling tinggi. Circuit Switched : Pengiriman data yang berorientasi kepada koneksi end to end (terminal kirim dan terima). : Pangkalan stasiun untuk mengirim dan menerima radio. komputer atau PDA dengan jangkauan yang pendek. dimana karakter tunggal tersebut terbuat oleh kombinasi 8 bit.93 Bluetooth : Koneksi wireless pada telepon mobile. : Pengendali pangkalan stasiun radio. atau juga program software yang mereques servis-servis dari sebuah server. Byte berisi 8 bit yang mewakili informasi secara garis besar yang ekuivalen dengan sebuah karakter seperti pada mesin ketik. Client : Berupa node komputer. Codec (Coder/ Decoder) : Peralatan yang dapat melakukan transformais input analog ke output code digital dan melakukan transformais dari sinyal digital ke output analog. . Byte : Unit informasi yang terkecil dimana sistem komputer dapat menempatkannya pada media simpan atau memori. atau delay yang paling rendah.

94

Compress

: Membuat data menjadi kecil ukurannya dan irit ruang. Saat dillakukan pengarsipan program, proses kompresi akan dilakukan dengan tujuan agar file mempunyai ukuran yang kecil dan akhirnya akan membutuhkan waktu yang lebih sedikit untuk melakukan transfer melalui modem.

CSD Delay

: Pengiriman data yang berorientasi. : Waktu tunggu.

Digital : Sistem yang menggunakan nomor angka diskret untuk mewakili data. Di dalam system computer, terdapat angka 0 dan 1 sebagai kode biner. Digital adalah teknologi yang digunakan pada jaringan. Jaringan digital mempunyai cakupan yang lebih baik, beberapa layanan menggunakannya karena alas an keamanan dari pada menggunakan jaringan analog. Download : Menyalin prpgram atau file antar komputer/ PDA/ internet. EDGE FDMA Gateway : Peanmbahan kecepatan data untuk evolusi global. : Akses jamak divisi frekuenis. : Bagian dari interkoneksi jaringan yang terletak di dua jaringan atau sebuah network node, subnetwork, atau peralatan yang tidak saling kompatibel.

95

GPRS

: Sistem yang memperbaiki kecepatan kinerja jaringan mobile pada GSM.

HSCSD IMT

: Data sirkuit switch kecepatan tinggi.

: Badan standarisasi internasional dibawah naungan institute for telecommunication

Interopability

: Semua jenis handset yang dapat mempresentasikan untuk video streaming.

ISO

: Badan yang bertanggung jawab pada pengaturan standar secara teknis di seluruh dunia yang berada di Jenewa, Swiss..

Modem

: Peralatan elektronik yang menjadikan komputer kita dapat berkomunikasi melalui jalur telepon standar. Transformasi sinyal digital menjadi sinyal analog kemudian melakukan transmisi ke modem lain yang akan merekonstruksi sinyal analog menjadi sinyal digital. Fungsi dari modem adalah konversi dari analog ke digital dan sebaliknya untuk dapat ditransfer melalui jalur analog.

Node : Satu titik elemen dalam jaringan. Kecerdasannya di atas pangkalan stasiiun radio BTS, artinya ia telah berfungsi di atas level fisik dari 7 lapis OSI. Paket Switching : Pengiriman data yang berorientasi kepada paket, waktu ril yang rendah toleran terhadap delay. PDA : Alat Bantu personal digital.

96

PDC Protokol

: Sistem alat komunikasi personal. : Format yang mengatur aturan dan konvensi dalam melakukan transmisi pesan antara dua titik disebuah jaringan komputer.

Switch : Device jaringan yang memfilter, memforward, dan membanjiri frameframe berdasarkan address tujuan dari setiap frame. SMS Station TCP/ IP : Layanan pesan singkat teks. : Kata lain dari telepon. : Protokol yang menghubungkan komputer yang tidak sama sistem operasinya dan lintas jaringan. TDM : Tipe dari multiplexing yang mengkombinasikan aliran data dengan menandai setiap aliran yang berbeda setiap slotnya. TDM akan memancarkan transmisi dengan

memberikan penanda pada setiap aliran yang berlainan. UDP : Protokol koneksi transprrt layer dalam stack protokol TCP/ IP.

UMTS : Salah satu teknologi yang mendukung layanan 3G Multimedia, biasanya ditulis dengan layanan 3G/ UMTS.

WAP : Standar teknis yang didesain untuk menampilkan content internet yang dapat diakses dan ditampilkan pada peralatan dari

mobile. Informasi dan layanan ini tersedia

WCDMA : Berbasis pada teknologi CDMA yang menggunkan kode untuk memisahkan pengguna dalam satu frame/ paket data. . WCDMA :Sistem yang memiliki interface radio yang sama sekali baru dan berbeda dengan GSM/ GPRS.97 yang berbentuk format teks hingga loading yang cepat. 3GPP : Proyek kerjasama generasi 3G.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful