PERINGATAN PENTING TENTANG SHALAT

Sesungguhnya shalat ialah tiang agama, pemelihara keyakinan, induk segala bentuk pendekatan diri kepada Allah, dan ketaatan yang paling utama. Ketahuilah wahai saudaraku muslimin, dan muslimah sesungguhnya urusan shalat adalah urusan yang sangat besar.

A. KEUTAMAAN SHALAT
Allah SWT berfirman:

Artinya : ”Maka apabila kamu Telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu Telah merasa aman, Maka Dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (Q.S An-Nisa 4: 103) Keutamaan Shalat : 1. Allah SWT memberikan janji akan memasukkan ham ba hambanya ke surga bagi yang mengerjakan shalat. Dan salah satu buktinya terdapat pada:

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q.S At-Taubah 9: 18) 2. Shalat termasuk salah satu rukun islam.

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[1595], dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus. (Q.S Al-Bayyinah: 5) 3. Perumpamaan Shalat lima waktu seperti sebuah sungai jernih yang mengalir. Dan mandi disana sebanyak 5 kali dan tidak ada satu kotoran pun yang tersisa pada diri kita. Dengan kata lain shalay dapat menghapus dosa yang ada di diri kita. 4. Sebagai salah satu cara pendekatan diri kepada Allah. 5. Dan sebagai batasan antara orang muslim dan orang kafir.

(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. seakan akan keluarga dan hartnya leny ap. KESIMPULAN Maka wahai orang yang meremahkan hak Allah SWT berhati hatilah dari siksa Tuhanmu. Dan Allah SWT berfirman te nt ang keadaan or ang yang men ga khiri shalat dari waktuny a dalam firmanny a Q.B. ミ"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”. Allah SWT telah memberitahukan tentang orang perang yang menghuni neraka (saqar) dalam firmannya Q. ミMaka datanglah sesudah mereka.S Al Mudatsir 42-43. meskipun itu kafir amali.S Maryam: 59 ) 2. Hukuman bagi yang meninggalkan Shalat: 1. dan waspadalah jangan sampai anda menjadi orang yang meninggalkan shalat. etapi ia kafir amal (perbuatan) bukan kafir keyakinan dan kekufuran ini tidak mengeluarkan seseorang dari Islam dan jaminan secara total walaupun sebutan iman telah lepas darinya. Karena hakikat iman terdiri dari dua yanitu berupa ucapan dan perbuatan. Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orangorang yang mengerjakan shalat. Maka mereka kelak akan me nemui kesesatan. Or ang yang men inggalkan shalat ashar. amalan hati. . Dan seluruh bagian yang tersisa tidak ada manfaatnya sama sekali. ucapan hati. Allah akan melepaskan tanggungan darinya. pen gganti (yang jelek) yang meny iany iakan shalat dan memperturut kan hawa nafsuny a. Dan ucapan lisan berupa pernyataan dengan kalimat islam. C. Menurut imam ibnu qayyim: ”orang yang meninggalkan shalat adalah kafir berdasarkan dari Nash Rasulullah saw. Amal juga dibagi menjadi dua yaitu amalan hati dan keikhlasan. maka terputus semua amalny a. Dan amalan anggota badan berupa perbuatan. Ucapan ada dua macam yaitu ucapan hati berupa keyakinan.S Al Maa’uun: 4-5. (Q. Karena sesungguhnya Ia amatlah pedih. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat. Maka jika keempat hal(ucapan lisan. SANKSI BAGI ORANG YANG MENINGGALKAN SHALAT Hukuman orang yang meninggalkan shalat pada hari kiamat adalah sangat buruk dan keji. Sehingga akan tersemat pada diri anda predikat kafir. maka lenyaplah juga iman secara keseluruhan. amalan anggota badan) tadi lenyap. Perkaranya adalah tidak akan selamat seseorang dalam hal yang telah Nabi saw sebut sebagai kafir dan juga Allah pun telah mengancam dengan ghay dan neraka saqar.

AGAMA ISLAM CERAMAH ”PERINGATAN PENTING TENTANG SHALAT” OLEH: AISYAH SUCI KIRANA NAFISA RAHMANIA PEBRI HARTANTI TIARA KUSUM A WIDIANINGRUM XI IPA 1 SMA NEGERI 3 DEPOK .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful