Majalah Farmasi Indonesia, 17(3), 149 – 155, 2006 Ritmaleni

Sintesis..4-fenil-3,4-tetrahidro-indeno.[2,1]pirimidin-2-on (LR-1)
Synthesis..of..4-phenyl-3,4-tetrahydro-indeno..[2,1]pyrimidin-2-one (LR-1)
Ritmaleni dan Wahyu Nurcahyani
Fakultas Farmasi UGM

Abstrak
Senyawa 4-fenil-3,4-tetrahidro-indeno[2,1]pirimidin-2-on 20a (LR-1) dapat disintesis dengan menggunakan reaksi Biginelli. Reaksi ini merupakan reaksi kondensasi antara benzaldehid 6, 2-indanon 2 dan urea 7 dalam suasana asam dengan rendemen 15 %. Titik lebur senyawa hasil sintesis sebesar 133,4-135,0 oC dan Rf 0,15 (Et2O : CHCl3 = 1 : 3).

Kata kunci : benzaldehid, indenon-2, urea

Abstract
The synthetic compound 4-phenyl-3,4-tetrahydro-indeno[2,1]pyrimidin-2-one 20a (LR-1) was synthesised using Biginelli reaction method. The reaction involved benzaldehyde 6, 2-indanone 2 and urea 7 in acid condition. This condensation reaction yielded 15 % of the product 20, at 133,4-135,0 oC of melting point and 0.15 (Et2O : CHCl3 = 1 : 3) of Rf value.
Keywords : benzaldehyde, indenone-2, urea

Pendahuluan Reaksi kimia yang melibatkan multi komponen starting material merupakan salah satu jenis reaksi yang penting dalam kimia organik sintesis dan kimia medisinal saat ini. (Domling, 2002; Weber, 2002). Kemungkinan akan munculnya lebih dari satu jenis produk yang diperoleh dari hasil sintesis, serta efisiensi dan kecepatan reaksi, mengakibatkan makin berkembangnya reaksi ini dalam kimia kombinatorial dan lebih berkembang optimal dalam proses drug discovery. (Dolle and Nelson, 1999; Gordon et al., 1996; Thompson and Ellman, 1996). Bagaimanapun reaksi yang melibatkan multi komponen starting material ini mempunyai beberapa kelemahan diantaranya rendahnya presentase dari produk yang diinginkan karena terjadinya berbagai macam reaksi. Disamping itu kondisi yang dibutuhkan untuk berlangsungnya reaksi ini terkadang membutuhkan kondisi yang sangat memerlukan ketelitian dan membutuhkan waktu yang lama. Seperti telah banyak dilaporkan bahwa 3,4-dihidropirimidin-2(1H)-on 1 (Russowsky
Majalah Farmasi Indonesia, 17(3), 2006

et al., 2004) dan turunannya yang mempunyai kerangka dihidropirimidin (Gambar.1) mempunyai berbagai macam aktivitas farmakologi dan terapetik (Kappe, 1993; Kappe, 2000).

Gambar 1 Struktur dihidropirimidin-2(1H)-on 1

Senyawa-senyawa ini memperlihatkan aktivitas-aktivitas sebagai antiviral(Hurst and Hull, 1961), antimitosis (Mayer et al., 1999), antikarsinogenik (Kato, 1984), antihipertensi (Atwal et al., 1991; Rovnyak et al., 1992), antibakteri dan anti-inflamasi (Kappe, 1993), serta yang lebih penting adalah sebagai modulator kanal kalsium(Jauk et al., 2000; Kape, 1998). Sebagian struktur tertentu ditemukan pada marin alkaloid yang mampu menghambat pengikatan HIV gp-120 ke sel CD4, yang

149

2 mmol). kemudian pelarut diuapkan hingga kering. spektrofotometer IR (Shimadzu FTIR-8201 PC dan FT-IR Thermo Nicolet AVATAR 360). dimana selalu terdapat gugus metilen di antara keduanya yang bersifat asam.2 mL.3 mg. Titik lebur 150 Majalah Farmasi Indonesia.1]-pirimidin-2-on. lempeng kromatografi lapis tipis silika gel 60 GF254 (E-Merck). Seperti penggunaan 2-indanon 2 yang nantinya akan menghasilkan senyawa-senyawa 4-aril-3.. hot plate. Hasil reaksi diekstraksi dengan kloroform dan diendapkan kembali dengan benzen.a). spektrofotometer UV-Vis (Genesys 10 dan MILTON ROY SPECTRONIC 3000). 2-indanon 2 dan urea 7..4-tetrahydro-indeno. 1995) Oleh karena itu. lempeng KLT preparatif. Analisis kemurnian hasil a.1]Pirimidin-2-on (LR-1) Alat Bahan Ke dalam labu alas bulat 25 mL dimasukkan 1 mL etanol dan dipanaskan. sangat berguna dalam pengobatan AIDS. Bercak yang timbul diamati pada sinar UV 254 dan 366.20 (Skema 1). dan vanillin. dan spektrofotometer massa (GC-MS Shimadzu QP-5000). Hasil elusi dilihat di bawah sinar UV 254 dan UV 366. kemudian dielusi dengan menggunakan fase gerak eter:kloroform (3:1) dan jarak elusi 8 cm.. maka akan lebih banyak ditemukan senyawa-senyawa yang lebih poten dan mempunyai sifat-sifat yang lebih unggul dalam pengobatan.4tetrahidro-indeno[2. Kemudian dimasukkan urea (120.. Sejumlah sampel dilarutkan dalam kloroform dan ditotolkan pada lempeng KLT preparatif.. spektrofotometer 1H-NMR (1H-NMR JEOLMY60). heksan. Campuran reaksi dilarutkan dalam etanol dan direfluks pada suhu 78 °C selama 6 Sejumlah senyawa hasil sintesis dilarutkan dalam kloroform... Dalam sintesis ini direaksikan benzaldehid 6 (R = Ph).1]pirimidin-2-on 20. 2Indanon (Sigma-Aldrich) dan Aquadest. 2-indanon (260. Larutan ditotolkan pada lempeng silika gel 60 GF254.3-dikarbonil. benzaldehid (0. Metodologi Benzaldehid. Dari penelitian-penelitian terdahulu selalu digunakan senyawa-senyawa yang mempunyai gugus fungsi 1.. stirer.. Dalam penelitian ini akan di coba untuk lebih memperkaya senyawa-senyawa jenis dihidropirimidin-2(1H)-on 1 yang dapat disintesis dengan menggunakan reaksi Biginelli. 17(3).(Patil et al. Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Pemurnian senyawa hasil sintesis Skema 1 Sintesis secara umum Penggunaan senyawa karbonil dengan gugus metilen pengaktif dalam suatu cincin atau lebih tepat disebut sebagai senyawa yang berbentuk keton siklik dapat digunakan dalam reaksi multi komponen ini untuk menghasilkan 4-aril-3. Reaksi berlangsung dalam suasana asam yaitu dengan penggunaan penggunaan beberapa tetes HCl. eter. kemudian disaring.2 mL).Synthesis of 4-phenyl-3. etanol.1 mg. dan HCL pekat (0. Semua bahan di atas buatan E-Merck dan berkualitas pro analysis (p. kloroform.3-dikarbonil.4-tetrahidro-indeno[2. Senyawa b.1]pirimidin-2-on 20a. kemudian dielusi dengan fase gerak eter:kloroform (3:1). p-hidroksi benzaldehid. Seperangkat alat gelas untuk sintesis..4tetrahidro-indeno[2. Bercak yang dikehendaki dikerok dan diekstraksi dengan kloroform. jam (Skema 2). dengan semakin banyaknya penelitian dibidang senyawa ini dan terutama sintesisnya. o-hidroksi benzaldehid. Dapat digunakan aldehid seperti benzaldeihd. termopan (Buchi Melting Point B-540). Produk adalah 4-fenil-3. Sehingga kemungkinan penggunaan senyawa-senyawa lain yang mempunyai kemiripan struktur dan sifat dapat digunakan dalam reaksi Biginelli sebagai senyawa yang potensial pengganti 1. 2006 .. 2 mmol). urea. Sintesis 4-fenil-3. Campuran reaksi distirer dengan kecepatan 1000 rpm dan direfluks selama 6 jam. dan asam klorida. Pemeriksaan titik lebur dilakukan dengan menggunakan Buchi Melting Point B-540. 2 mmol).4-tetrahidro-indeno[2.

kemudian dimasukkan ke dalam alat pengukur titik lebur. Senyawa hasil sintesis dilarutkan dalam etanol p. Senyawa ini dapat dihasilkan melalui reaksi Biginelli yang merupakan reaksi yang melibatkan multi komponen starting material.Ritmaleni hasil reaksi dimasukkan dalam pipa kapiler . 2006 151 . Pengamatan titik lebur dilakukan secara langsung pada saat senyawa mulai meleleh hingga meleleh semua. Pemeriksaan spektrum IR UV-1700 dan ditentukan serapan maksimumnya (λmaks). Kemudian hasil spektrum diinterpretasikan. Kemudian direkam spektrum panjang gelombangnya 200-800 nm menggunakan Shimadzu f.a. Untuk memperoleh senyawa LR-1 digunakan tiga starting material yaitu benzaldehid. Hasil Dan Pembahasan Senyawa 4-fenil-3. Pemeriksaan GC-MS d.1-]pirimidin-2-on 20a (LR-1) merupakan senyawa turunan 3-4-dihidropirimidin-2(1H)on 1 yang mempunyai kerangka dihidropirimidin. Skema 2 Sintesis 4-fenil-3. Senyawa hasil sintesis berupa serbuk digerus bersama KBr hingga homogen dan harus bebas air. Pelet KBr diperiksa dengan spektrofotometer IR (Shimadzu FTIR-8201 PC dan FT-IR Thermo Nicolet AVATAR 360).4-tetrahidro-indeno[2. Kemudian dikempadan diperoleh pelet KBr. Pemeriksaan spektrum UV-Vis e. kemudian diperiksa dengan spektrometer NMR (Hitachi FT-NMR R1900. Spektrum MS senyawa hasil sintesis diinterpretasikan dengan melihat ion molekul yang muncul sehingga dapat diketahui bobot molekul (BM) senyawa hasil sintesis dan ion fragmen dari hasil fragmentasi senyawa hasil sintesis. urea dan 2-indanon serta asam klorida sebagai katalis.1]pirimidin-2-on 20a (LR-1) Reaksi akan berjalan sesuai dengan mekanisme (Skema 3). Spektrum MS diperoleh dengan EI-MS yang sebelumnya dilakukan pemisahan dengan kromatografi gas menggunakan GC-MS Shimadzu QP-5000. 17(3).4-tetrahidro-indeno[2. Langkah awal dalam mekanisme reaksi dipercaya adalah reaksi kondensasi antara aldehid 6 dan urea 7 yang membentuk iminium sebagai intermediet. 60 MHz). Hasil spektrum IR senyawa hasil sintesis diinterpretasi. Senyawa hasil sintesis dilarutkan dengan CDCL3 dalam tabung NMR. Iminium disini bertindak sebagai elektrofil dari adisi nukleofilik oleh enolat indanon-2 2 dan senyawa keton 22 Skema 3 Mekanisme reaksi sintesis LR-1 Majalah Farmasi Indonesia. Pemeriksaan spektrum 1H-NMR c.

muncul ion molekul dengan m/z 262 yang nilainya sesuai dengan bobot molekul senyawa LR-1 dan fragmen yang paling banyak muncul adalah fragmen yang memiliki m/z 185. Penghitungan rendemen Penghitungan rendemen senyawa hasil sintesis dilakukan dengan KLT preparatif.5 menit.. Pada spektra MS. Berdasarkan spektra UV-Vis (Gambar.0 oC yang menunjukkan bahwa senyawa tersebut sudah murni. Universitas Gadjah Mada.5 (10H..4135.1]pirimidin-2-on 20a (LR-1). Berdasarkan pemisahan dengan GC (Gambar 5) diketahui bahwa senyawa yang diinginkan tampak sebagai puncak yang muncul pada waktu retensi 27.2 (1H). CDCl3. 17(3). 1H-NMR dan GC-MS maka dapat disimpulkan bahwa senyawa yang dikehendaki yakni LR-1 dapat dihasilkan melalui reaksi Biginelli yang melibatkan benzaldehid.. Jogjakarta tahun 2005...8 (1H) 3. IR. Serapan pada λmaks ini dihasilkan karena adanya sistem kromofor yang cukup panjang pada struktur senyawa tersebut. Setelah pelarut diuapkan.. urea dan 2-indanon. Senyawa hasil sintesis dengan Rf 0. Hasil sintesis diuji kemurniannya dengan penentuan titik lebur dan kromatografi lapis Majalah Farmasi Indonesia. Senyawa hasil sintesis masih merupakan crude product ditandai dengan masih banyaknya bercak yang dijumpai pada saat uji kemurnian dengan kromatografi lapis tipis. Setelah dilakukan KLT preparatif. Ucapan Terima Kasih Terima kasih kepada program Penelitian Hibah Kompetisi Fakultas Farmasi. Dari pemeriksaan jarak lebur suatu senyawa dikatakan murni jika memiliki jarak lebur 1-2 oC. Setelah dielusi dengan fase gerak.4-135. pita yang dikehendaki dikerok dari lempeng KLT preparatif.2) diketahui bahwa senyawa hasil sintesis memiliki λmaks 295 nm. Sistem kromatografi yang digunakan adalah sistem normal yaitu fase diam bersifat polar dan fase gerak bersifat bersifat nonpolar.15.5 (2H) 1. Titik lebur senyawa LR-1 adalah 133.) 7. Hal ini membuktikan bahwa senyawa yang diperoleh dengan KLT preparatif sudah murni. Pola splitting dari spektra tidak dapat terlihat dikarenakan frekuensi yang digunakan terlalu rendah. 2006 152 .. melakukan kondensasi dengan -NH2 dari urea 7 menghasilkan senyawa siklik LR-1. senyawa yang diperoleh ditimbang.15 (Et2O : CHCl3 = 1 : 3). Dari hasil interpretasi spektra UV-Vis. 9 x H aromatik dan NH) 5. Kesimpulan Pada penelitian ini telah berhasil disintesis senyawa 4-fenil-3. Dari hasil spektra (Gambar 3) yang diperoleh dapat diketahui adanya berbagai gugus fungsional yang terdapat pada senyawa hasil sintesis. Dari hasil spektra juga terlihat adanya puncak kedua yang muncul pada panjang gelombang 241.0 oC.Synthesis of 4-phenyl-3.2 cm-1 menunjukkan adanya gugus C=O. Pada pemisahan identifikasi dengan kromatografi lapis tipis senyawa yang dimaksud adalah bercak dengan Rf 0. Terjadinya pergeseran serapan gugus C=O ke arah bilangan gelombang yang pendek karena gugus C=O berikatan dengan atom nitrogen yang memiliki satu pasang elektron bebas.4-tetrahydro-indeno..15 (Et2O : CHCl3 = 1 : 3) diperoleh rendemen sebesar 15 %. Puncak yang terlihat pada bilangan gelombang 1667. senyawa yang diperoleh diuji kembali dengan kromatografi lapis tipis dan hanya diperoleh satu bercak dengan Rf 0. Data spektra 1H-NMR (Gambar 4) senyawa hasil sintesis δH (60 MHz..4-tetrahidroindeno[2.. Titik lebur hasil sintesis adalah 133. kemudian diekstraksi dengan kloroform dan pelarut diuapkan hingga kering. Uji kromatografi lapis tipis senyawa hasil sintesis dilakukan dengan menggunakan fase diam polar silika gel 60 GF254 dan fase gerak eter:kloroform (3:1). Uji kemurnian tipis. Berdasarkan hasil pengujian titik lebur dapat disimpulkan bahwa hasil sintesis sudah murni karena memiliki rentang titik lebur yang sempit. Pasangan elektron bebas dari atom nitrogen ini dapat beresonansi sehingga mengakibatkan ikatan rangkap C=O seolaholah merupakan ikatan tunggal (karakter ikatan rangkap yang terjadi antara atom karbon dan oksigen akan berkurang) dan memperpanjang ikatan C=O. Senyawa yang lebih polar akan tertahan lebih lama pada fase diam dan memiliki Rf yang lebih kecil.

Ritmaleni Gambar 2 Spektra UV-Vis senyawa hasil sintesis dalam kloroform Gambar 3 Spektra IR senyawa hasil sintesis Gambar 4 Spektra 1H-NMR senyawa hasil sintesis Majalah Farmasi Indonesia. 2006 153 . 17(3).

K. P. J. C.. Curr. A. Hertzberg. O'Reilly. Molecules 5. M. E.. Debrossi. 1999.. 34. Res. New.. R. T.. Moreland. Design and Synthesis of a Conformationally Rigid Mimic . L. Basic 3-Substituted-4-aryl-1. K.4dihydropyrimidine-5-carboxylic Acid Esters. 17(3). A. Tricks From an Old Dog. Schwartz. E. S. 587 Gordon.. Acc. T.. W. C. 33. and O'Reilly. Med. C. 4-Aryldihydropyrimidines via Biginelli Condensations: Aza Analogs of Nifedipine-Type Calcium Channel Modulators.. Med. D.. Kato. 971. Chem. B. 144. Canto..4-dihydropyrimidin-2(1H)-ones Promoted by SnCl2... J. M.. S. S. U. 1961. C. Hurst.. Kape.. Chem. K. Kimball. J.. A.. K. A. 227. C. Bose. Fraulkner. N. 1182... B. Haggarty. S.. Atwal. T. 806 Dolle. G.. B.4-tetrahydro-6-methyl-5-pyrimidinecarboxylic Acid Esters as Orally Effective Antihypertensive Agents. N. kumar. Moreland. K. Molecules 3. 2006 . S.. M... 1992. M. C. V.. Strategy and Tactics in Combinatorial Organic Synthesis. Comprehensive Survey of Combinatorial Library Synthesis J. A. V. D. J.. J. 6.. Org. B. 3-Carbamoyl-4-aryl-1.. O. R. O.2H2O. Braz. S. 2000. S.3. Chem. and Kappe. Kappe.. M. Kokay Koho 59 190. Applications to Drug Discovery. T.. W. Small Molecule Inhibitor of Mitotic Spindle Bipolarity Indetified in a PhenotypeBased Screen. and Nelson. J.. 1995 Novel Alkaloids from the Sponge Batzella sp.Synthesis of 4-phenyl-3. King.. Truneh.. Z.. W. Unger. R. 3254. M. Acc. S. S. J. and Hull.. Mai. Schreiber. Pharm. S. R. M. Kapoor.4-tetrahydro-indeno. Kokke. 1. A.. S. F.. Johnson. F. and Potts. 879. W.. and Patel. D. G. 1996. 60.. 100 Years of The Biginelli Dihydropyrimidine Synthesis. Tetrahedron 49. C. Chem. 1992. C. 1984. Freyer.. 215. 15. Lopes. Chavhan. Mayer. M.. and Godoi. Chem. Chem. B. 6937 Kappe. Chem.. D... 2002. New Protocol for Biginelli Reaction-a Practical Synthesis of Monastrol. cit. Res. Potent Antihypertensive Agents. H.1991. J.. S.. C. Jauk... 2000.. R.. D. Recent Advances in the Biginelli Dihydropyrimidine Synthesis. B. 306. Gallop... Floyd. I. 3... M. 1999. Gougoutas. J.: Inhibitors of HIV gp 120-human CD4 Binding. S. Multicomponent Biginelli's Synthesis of 3. and Mitchison. Swanson. Biol..1993..974: (CA 102:132067). 2. Comb. Pernat. A. E. D'Oca. Da Silva. A. S. soc. 2005... 2004.. 35. O. Science 286.. Russowsky. Opin. 1998. and Malley.926. J. Arkivoc.. C.. Bean. V.. Calcium Channel Modulator SQ32.. F. Breen. Gambar 5 Hasil pemisahan dengan GC senyawa hasil sintesis Daftar Pustaka Atwal. W. T.: Jpn. J... Carte. Hedberg. Sudharshan. Med.2. Chem.. M. 29.. M. 154 Majalah Farmasi Indonesia. . 3. Chem. F. D. D. E. Westley. J. 235 Domling. Patil. 1. Hedberg. N.. A.. O. Rovnyak..

A. Multicomponent Biginelli's synthesis of 3. 17(3). J. 555. 2006 155 .Ritmaleni Thompson. A.2H2O. 1996. Rev. 96..4-dihydropyrimidin-2-(1H)-ones promoted by SnCl2. Synthesis and Applications of Small Molecule Libraries.. Today 7. Drug. Disc. Weber.. Chem. 2002. Majalah Farmasi Indonesia. L. and Ellman. 143. L.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.