Tugas Geofisika Explorasi

Thresna Anastasia D61108275 1. Jelaskan

pengertian

diamagnetisme,

paramagnetisme,

ferromagnetisme,

antiferromagnetisme, ferrimagnetisme! Jawab : Semua material bumi, baik berupa unsur ataupun senyawa dan sebagainya, ditinjau dari sifat-sifat kemagnetannya pada umumnya terbagi dalam kelompokkelompok : a. Diamagnetisme Suatu zat adalah tergolong pada jenis diamagnetik jika mempunyai susceptibilitas magnetik negatif sehingga intensitas magnetisasi yang diimbas I dalam zat oleh medan H adalah berlawanan arah H . Semua material pada dasarnya adalah diamagnetik karena gerak orbit elektron yang bermuatan negatif dalam zat di dalam medan luar H mempunyai arah yang melawan arah H. Tetapi diamagnetisme akan timbul jika momen magnetik atomik total semua atom adalah nol jika H nol. Jadi dengan kata lain jika atom mempunyai kulit-kulit elektron yang terisi penuh. Banyak elemen dan senyawa menunjukkan sifat dimagnetisme. Misalnya : graphite, gypsum, marmer, kwarsa, garam. b. Paramagnetisme Semua zat yang mempunyai susceptibilitas magnetik positif adalah zat paramagnetik. Dalam zat semacam ini setiap atom atau molekul mempunyai momen magnetik total yang tak sama dengan nol dalam medan luar yang nol. Hal ini terjadi pada zat-zat yang subkulitnya tak penuh hingga maksimum. Misalnya : 22Ca hingga 28Ni, 41Ne hingga 25Rh, 57Li hingga 78Pt, 90Tn hingga 92U. Hingga susceptibilitasnya tergantung temperatur. C. Ferromagnetisme Elemen-elemen seperti besi, kobalt, dan nikel adalah elemen paramagnetik yang interaksi magnetik antara atom dengan group atom sedemikian kuatnya hingga terjadi penyearahan momen-momen dalam daerah yang besar dalam zat. Pada umumnya susceptibilitas material ferromagnetik 106 kali material diamagnetik dan paramagnetik. Ferromagnetism juga turun dengan turunnya temperatur dan hilang sama sekali pada suhu Curie. Mineral ferromagnetik tak terjadi di alam.

Namun istilah mineral magnetik biasanya digunakan bagi mineral yang tergolong feromagnetik dalam batuan dan tanah (soils). Ditinjau dari sifat magnetiknya. mineral umumnya dikelompokan menjadi diamagnetik. Ferrimagnetisme Material ini mempunyai susceptibilitas magnetik yang sangat besar dan tergantung pada suhu. keluarga besi-titanium oksida. Stabil tidaknya magnetisasi pada suatu batuan sangat tergantung pada jenis mineral dan ukurannya.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 D. sulfida-besi. E. 2002). domain-domain magnetik dalam material ini terbagi-bagi dalam keadaan daerah yang menyearah saling berlawanan tetapi momen magnetik totalnya tak nol jika medan luar nol. Contoh mineral-mineral magnetik yang termasuk keluarga besi-titanium oksida antara lain magnetite (Fe3O4 ) atau karat (α Fe2O3) dan maghemite (γ Fe2O3). Praktis semua mineral magnetik adalah ferrimagnetik. 2. paramagnetik dan feromagnetik (termasuk ferimagnetik dan antiferomagnetik). Meskipun dalam beberapa hal magnetisasi batuan bergantung terutama pada kekuatan sesaat dar sesaat dari medan magnetik bumi di sekeliling dan kandungan mineral magnetiknya. Mineral-mineral magnetik dari keluarga sulfida-besi antara lain pyrite . Sifat magnetik pada batuan ini juga berperan dalam metode geomagnetik untuk eksplorasi. Sebutkan mineral-mineral yang termasuk katergori tersebut diatas! Jawab : Sifat magnetik pada mineral alamiah dikaji secara mendalam dalam bidang paleomagnetisme atau kemagnetan purba. Hal ini terjadi karena momen magnetik total sejajar dan anti sejajar sehingga sub-dominan dalam material ini saling meniadakan sehingga susceptibilitasnya menjadi sangat kecil. Contoh dari antiferromagnetisme adalah : hematite. kemudian turun menurut hukum Curie-Weiss. dan hidrooksida besi (Bijaksana. Antiferromagnetisme Material ini mempunyai susceptibilitas seperti material paramagnetik tetpi harganya naik dengan naiknya temperatur hingga temperatur tertentu.

kelimpahan mineral magnetik pada batuan dan tanah sangat kecil. Singkat kata. Bulir magnetik yang kecil akan cenderung untuk memiliki satu domain dan karenanya disebut bulir berdomain tunggal atau single domain (SD). bentuk mineral magnetik sangat dipengaruhi oleh proses genesa dari mineral tersebut (Bijaksana. Bulir-bulir SD mempunyai sifat magnetik yang sangat berbeda dengan bulir-bulir MD.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 (FeS2) dan pyrrhotite (Fe7S8). 2002). Namun demikian. Ukuran bulir mejadi penting karena berkaitan dengan apa yang disebut domain magnetik. . aspek bentuk dan ukuran bulir disebut dengan istilah granulometri. khususnya dalam bidang paleomagnetisme. Bulir yang lebih besar. karena keduanya pembawa magnetisasi yang stabil. Dahulu. ada juga bulir-bulir yang berukuran transisi. Selain bulir. Bulir-bulir ini disebut sebagai bulir berdomain tunggal semu atau pseudo. Mereka mempunyai 2.3 domain saja. sebaliknya. Namun demikian.single domain ( PSD) (Bijaksana. kuantitas mineral magnetik hanya sekitar 0. 2002). bulir berbentuk lonjong akan mempunyai sifat. misalnya. Stabilitas magnetisasi pada bulir-bulir SD.1% dari massa total batuan atau tanah. akhir-akhir ini kajian yang mendalam juga dilakukan pada mineral-mineral magnetik karena informasi tentang fasa dan kelimpahannya (abundance) dapat digunakan sebagai indikator masalah-masalah lingkungan (Bijaksana. sifat magnetik batuan terkadang cukup rumit karena batuan atau tanah dapat mempuyai beberapa jenis mineral magnetik secara sekaligus. 2002). Di lain pihak. Misalnya. jauh lebih baik dibanding hal yang sama pada bulir.bulir SD dan MD. Umumnya. akan mempunyai domain yang banyak dan karenanya disebut bulir berdomain jamak atau multi domain (MD).bulir MD.sifat yang berbeda dengan bulir berbentuk bola. Kerumitan juga bertambah karena sifat dari suatu mineral magnetik juga dipengaruhi oleh bentuk dan ukuran dari bulir-bulir (grains) mineral tersebut. sementara yang tergolong hidroksida besi antara lain goethite (α FeOOH). hanya mineral magnetite dan maghemite yang dikaji secara luas. tetapi kelakuannya lebih mirip SD dibanding MD. bentuk mineral magnetik akan berpengaruh terhadap medan demagnetisasi pada mineral tersebut. Dari segi kuantitas.

99 2. 2002).000 630130.61 170..000 0-1. pengukuran kurva histerisis.85 3.100 Tc χ (0C) .000 250180.61 2. pengukuran magnetisasi. 1995) Batuan/ Mineral Massa Jenis (103 kg m-3) Suseptibilitas Magnetik Volume (k) (10-6 SI) Massa ( ) (10-8m3kg1 ) Batuan beku Andesite Basalt Diorite Gabbro Granite Batuan Beku Asam (ratarata) 2.100 22-4.400 2430.64 2.03 2.900 1. Metode-metode magnetik tersebut antara lain pengukuran suseptibilitas magnetik. Tabel 2.000 0-50. pengukuran temperatur Curie serta pengukuran anisotropi magnetik (Bijaksana.4-3.00090.000 1.1.000 3882.500 8.000 6.4-6. mineralogi dan granulometri dari mineral magnetik batuan dapat dianalisis dan dikaitkan dengan masalah lingkungan maupun arkeologi yang ingin dipecahkan. Sifat magnetik dari sejumlah batuan dan mineral magnetik (Hunt dkk.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 Melalui serangkaian metode magnetik dan non magnetik.

000 2.000 45- -600 4.000- 40.00 0-2.400 1.90 2.11 2.000 4.canted antiferomagneti k) Maghematite(F e2O3.18 1.24 2.79 550120.700.400 26-3.35 2.900 0-50.200 0-931 0-2.000 0-73.000.600 0-35.000 1.000140.000 2.79 2.600 5.9 0.96 2.000.76 750 0-25.000 5.000 0-20.26 4.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 Batuan Beku Basa ( ratarata) Batuan Sedimen Lempung Batu Bara Gamping Batu Pasir Batu Sedimen (rata-rata) Batuan Malihan Amphibolite Gneiss Quartzite Schist Slate Batuan Malihan (rata-rata) Mineral Magnetik Magnetite(Fe3O 4.000 25 0-900 170 1-110 0-1.000 20-4.19 170-250 25 2-25.80 2.60 2.000 2.500. ferimagnetik) Ilmenite(FeTiO3.6 2.000 50040.000 10-760 575585 675 5.72 -233 . 2.1-1. Ferimagnetik) Hematite (Fe2O3.000 20.00050.70 1.

6) -(0.83 2. Contoh mineral Ferromagnetik : • • • Magnetite Maghemite Pyrrhotite 2.280 320 -120 Mineral non.02 4.65 2.75) -0.800. tetapi tertarik dengan lemah.27 3.480. Ferromagnetik Mineral ferromagnetik ialah mineral yang dapat ditarik oleh magnet dengan kuat.000 3.50 -(13-17) -(7.62 4.000 26.44 1. antiferomagneti k) 5.000 1-100 69.3-1.5-0.000 1. Contoh mineral paramagnetik : .Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 antiferomagneti k) Pyrite(FeS2) Pyrrhotite(Fe7S8 .10012.000 80.200. ferimagnetik) Goethite(FeOO H.17 7.magnetik Kuarasa(SiO2) Kalsit(CaCO3) Halite(NaCl) Galena(PbS) 2.4) -(0.000 35-5.5-39) -(10-16) -33 -(0. Paramagnetik Mineral paramagnetik ialah mineral yang dapat ditarik oleh magnet.

Apa keunggulan dan kekurangan metode geomagnetik? Jawab : Keunggulan metode magnetik dibanding metode yang lain: . dll 4.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 • • • • • • Siderite Chromite Columbite Franklinite Ilmenite Tantalite. dll 3. Contoh mineral diamagnetik : • • • Pirolusit Kuarsa Serpentin. Diamagnetik Mineral diamagnetik adalah mineral yang tidak dapat ditarik sedikitpun oleh magnet (tidak terpengaruh oleh gaya tarik magnet). Antiferromagnetisme • • • Hematite Ilmenite Goethite 1. Hal ini terjadi karena dalam mineral ini tidak terdapat unsur besi (Fe).

Metode ini sensitive terhadap perubahan vertical. urat hydrothermal kaya akan mineral ferromagnetic(Fe3O4. 2. 3. dapat saja mempunyai sifat dan karakteristik yang spesifik akibat peristiwa geologi yang dialaminya. Data acquitsition dan data proceding dilakukan tidak serumit metoda gaya berat. bisa dgn aero magnetometer (yg ini digandeng dgn pesawat) dan menggunakan kapal laut. ketelitiannya biasanya sampai 1 nt (nano tesla) . Jelaskan macam-macam alat geomagnet! Jawab : Magnetometer Magnetometer yaitu alat untuk mengukur medan magnet bumi. urat hydrothermal yang kaya akan mineral ferromagnetic. struktur geologi. Mineral-mineral ferromagnetic akan kehilangan sifat kemagnetannya bila dipanasi mendekati temperatur Curie oleh karena itu efektif digunakan untuk mempelajari daerah yang dicurigai mempunyai potansi Geothermal. Penggunaan filter matematis umum dilakukan untuk memisahkan anomaly berdasarkan panjang gelombang maupun kedalaman sumber anomaly magnetic yang ingin diselidiki. Umumnya tubuh intrusi. Medan magnet yg cukup kuat akan menginduksi proton (yg terdapat dalam cairan kaya hidrogen) sumbu putar . Kekurangan metode magnetik dibanding metode yang lain: Setiap jenis batuan di bumi walaupun dalam pengklasifikasian atau penamaannya sama. umumnya digunakan untuk mempelajari tubuh intrusi.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 1. Fe2O3) yang memberi kontras pada batuan sekelilingnya. Cara mengukurnya bisa dgn magnetometer portable (alatnya digendong seperti tas\ punggung). 4. batuan dasar. Hasil pengukurannya adalah medan magnet absolut. Cara kerja proton precession magnetometer : Prinsip kerjanya menggunakan presesi dari proton.

dan yang satu lagi digunakan untuk membaca variasi harian medan total magnet di base station. Perubahan arah sumbu putar ini yang kemudian diterjemahkan oleh alat menjadi pembacaan besarnya medan magnet bumi di lokasi tsb. Perubahan arah sumbu putar dari proton ini (dari medan yg kuat ke medan magnet bumi) disebut dengan presesi.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 proton akan mengikuti sumbu dari magnet medan magnet yg kuat dihilangkan sumbu putar proton akan berubah mengikuti sumbu medan magnet bumi. Gambar Magnetometer Earth magnetometer (GSM-19 v7. satu untuk mengukur medan total magnetic disetiap stasiun pengukuran dilapangan.0). .

Alat ini gunanya untuk mengukur komponen vertikal Z. Dengan mengalirkan konstanta kalibrasi pada harga ini memberikan harga relatif Z.0) Variometer Type Schmidt. Variometer Type Schmidt.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 Sensor earth magnetometer (GSM-19 v7. Sistem magnetik bebas berayun pada tepi pisau batu agat (akik) dalam bidang vertikal. Alat ini juga dapat mengukur H dengan menggantung sistem magnet mula-mula pada kedudukan vertikal dan pembacaan dibuat dalam meridian magnetik. Kedudukan setimbangnya di stasion acuhan diatur horizontal dan defleksi dari kedudukan ini pada stasion lain dibaca dengan teleskop. Magnetometer Flux-gate Instrumen ini digunakan untuk mengukur variasi diurnal (harian) didalam .

Earth magnetometer (GSM-19 v7.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 medan bumi. Jenis magnetometer ini memungkinkan untuk mengukur benda magnetik yang mempunyai hysterisis loop sekecil mungkin. Magnetometer Flux-gate Magnetometer presisi-proton bebas Dasar instrumen ini adalah gejala resonansi magnetik inti (NMR). Dari prinsipdiatas diharapkan bahwa dalam hal dapat dideteksinya frekuensi resonansi inti bahan sample maka dapatlah ditentukan medan magnetnya dengan rumus f = γ H . dimana γ adalah gyromagnetik ratio. dan digunakan pula pada penyelidikan magnetik di udara serta sebagai magnetometer portable untuk penyelidikan di darat. Jelaskan metode pengambilan data-data geomagnetik secara regional dan lokal! .0) (Proton Magnetometer) 5. Yang mempunyai permeabilitas tinggi dalam medan magnetik yang rendah. permalloy. Magnetometer fluxgate pada dasarnya terdiri dari kumparan material magnetik seperti mu-metal. ferrit dan sebagainya. dimana berprinsip pada adanya perubahan medan magnet yang berpengaruh pada orientasi spin-spin proton.

Pengukuran dilakuakan terhadap medan magnetik total sebab untuk mengukur salah satu komponen. Tetapi pada akhir-akhir ini magnetometer flux-gate nuclear precession (proton) kebanyakan digunakan untuk pengukuran didarat. Penyelidikan dari udara Biasanya dilakukan untuk memetakan daerah yang luas. Di darat. Alat yang digunakan biasanya adalah flux-gate magnetometer. dan ini sukar dilakukan pada penyelidikan ini. di udara dan di laut. walaupun operasi di udara dan di laut pada umumnya melakukan penelitian yang sama juga peralatan rekamannya sama pula. dan pembacaan diulang secara overlap untuk . Karena pembacaan dan pengumpulan data lapangan sangat mudah dilakukan. Maksudnya secara garis besarnya. penyelidikan cara ini biasanya dipergunakan dalam penyelidikan-penyelidikan pendahuluan. presisi posisi sangat menentukan. cara ini dapat pula dipadukan dengan cara penyelidikan yang lain. Sifat penyelidikan dapat secara langsung ataupun tak langsung terhadap obyek yang dicari. Penyebab utama mungkin biaya penyelidikan dari udara jauh lebih mahal. Dulu digunakan alat-alat untuk survey di darat yaitu jenis type Schmidt keseimbangan magnetiknya digunakan untuk mengukur komponen vertikal medan bumi atau komponen horizontal. pola lintasan diatur memotong struktur geologi yang diperkirakan. Ketinggian penerbangan diketahui dari altimeter. Hasilnya dapat memberikan petunjuk untuk penyelidikan selanjutnya. nuclear precession. baik vertikal ataupun horizontal. pengukuran dapat dilakukan jauh diatas permukaan. Di udara dan survey di laut. setelah ini biasanya dilanjutkan dengan penyelidikan lebih detail pada daerahdaerah yang dianggap prospektip.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 Jawab : Penyelidikan magnet biasanya dilakukan di darat. Secara bersamaan. observasi magnetik biasanya dibuat pada posisi yang tetap dengan stasion tersendiri yang biasa digunakan pula untuk survey gravity. medan magnet direkam terus-menerus dari pergerakannya. Teknik lapangannya tentu saja berbeda ketiga jenis survey ini. Kepekaan alat yang dipergunakan biasanya lebih tinggi (1-5 gamma) dari pada yang dipergunakan di darat (10-20 gamma).

Penyelidikan laut memerlukan biaya yang mahal. Tentunya cara penyelidikan ini ada baiknya dan buruknya. alat ini paling praktis mudah dibawa dan dipidahpindahkan serta dapat cepat dibaca. Alat yang digunakan biasanya adalah flux-gate dan proton magnetometer. Letak dan penyebaran titik-titik pengamatan disesuaikan dengan sasaran yang akan dicapai. maksudnya untuk menghindari pengaruh dari kapal tersebut. Hasil pembacaan dilakukan secara periodik. Penyelidikan di laut. Pembacaan ulang dilakukan setiap satu atau dua jam pada tempattempat yang pernah diukur sebelumnya. sehingga posisi pesawat secara tepat dapat ditentukan.Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 menghindari/mengetahui perubahan secular yang berlangsung sewaktu-waktu. Jarak titik pengamatan dapat dekat sekali sekitar 10 meter tergantung pada perkiraan besarnya sasaran yang dicari. Kegunaannya terasa apabila secara bersamaan dilakukan pula misalnya penyelidikan cara gaya berat. kira-kira 1 detik. Sebab . Adakalanya dilakukan dengan radar. Alatnya biasanya ditarik sejauh 150 hingga 300 meter dibelakang kapal. Sasarannya ialah untuk memberikan konfigurasi struktur geologi di bawah dasar laut. Maksudnya untuk mengetahui dan mengoreksi terhadap variasi secara secular. Penyelidikan di darat Cara penyelidikan ini merupakan cara yang paling tua dilakukan orang. Disamping itu juga mempersiapkan peta geomagnet regional.pemotretan dari udara secara bersamaan waktunya. Hal ini dapat dilakukan pula dengan bantuan magnetometer lain yang ditempatkan di darat sebagai pengecekkan menentukan lokasi/posisi pesawat yang biasanya dibantu dengan pemotretan. Yang seringkali diukur dalam penyelidikan ini ialah komponen vertikal medan magnet bumi. Rata-rata kepekaan alat sekitar 10 gamma. Alat untuk penyelidikan di darat adalah flux-gate magnetometer. Biasanya dikombinasi dengan penyelidikan gaya berat sebab kerapatan titik pengamatan hampir sama. Kedalamannya alat sekitar 15 meter di bawah permukaan air laut. Kadang-kadang medan total pun dapat diukur dengan menggunakan proton magnetometer. Anomali yang harus diperhatikan biasanya lebih dari 500 gamma.

Keadaan topografipun sangat berpengaruh pada pengukuran. begitu pula susceptibilitas bahan tubuh magnet menentukan pula besar kecilnya pengukuran medan magnet yang diteliti. hal ini harus dihindarkan. .Tugas Geofisika Explorasi Thresna Anastasia D61108275 itu benda-benda besi disekitar alat akan mengganggu selam pembacaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful