INTI KECERDASAN FINANSIAL

Apakah Kecerdasan Finansial Bisa Dipelajari ?
Apakah kecerdasan finansial lebih menyerupai bakat atau pembawaan sejak lahir ? Kecerdasan finansial bukanlah bakat. kecerdasan finansial bisa dipelajari, bisa diasah, disempurnakan, dipertajam terus-menerus. Jika tidak diasah terus, ia akan cepat usang. Apakah kecerdasan finansial semata-mata hanya berfokus pada uang ? Tidak. Kecerdasan finansial sesungguhnya berfokus pada manusia. It’s not about money, it’s about people. Fokus pada Tujuan yang Jelas Sebelum menempa diri menjadi cerdas secara finansial, Anda harus memiliki tujuan yang jelas. Berikut ini daftar tujuan wajar yang bisa Anda gunakan :  Ingin menikmati masa tua yang mudah, dan tidak membebani anak-cucu. (Cita-cita yang sangat wajar dan manusiawi).  Ingin bebas secara finansial. (Dalam arti : bisa memenuhi kebutuhan hidup normal tanpa harus bekerja secara fisik).  Menjadi kaya. (Memiliki banyak aset yang produktif).  Bisa menolong orang lain. (Percuma menjadi kaya tetapi tidak bermanfaat bagi orang lain).  Ingin membahagiakan keluarga. (Tujuan yang mulia dan sangat wajar). Semua itu adalah contoh tujuan-tujuan yang jelas dan cukup spesifik. Yang perlu dicatat, kecerdasan finansial adalah senjata yang akan merusak jika berada di tangan orang yang salah. Jadi Anda tidak boleh memiliki tujuan yang buruk. Tema finansial bukan semata-mata dunia rasional, melainkan normatif. Kekayaan yang akan menjadi mulia kalau ditujukan untuk sesuatu yang positif bagi umat manusia. Persepsi Mengenai Uang Perbaharuilah persepsi mengenai uang. Uang bukan segalanya. Kita bekerja bukan semata-mata demi mendapatkan uang. Kita bekerja untuk melayani sesama. Kita bekerja, berpikir, bertindak, untuk kebaikan bersama. Uang adalah konsekuensi. Kalau kita bekerja dengan baik, berdasarkan tujuan yang baik, maka hasilnya akan baik pula. Uang bukan tujuan. Uang adalah sarana mencapai tujuan. Yang terpenting adalah apakah Anda memiliki Rp 1 miliar saat ini, melainkan apa yang Anda akan lakukan dengan uang Rp 1 miliar (kalau uang itu sudah benar-benar di tangan Anda). 90% orang merencanakan hal-hal konsumtif begitu mendapatkan Rp 1 miliar tunai. Mereka berpikir tentang liburan mewah di eropa, naik kapal pesiar, mobil mewah, busana rancangan desainer, pesta, dll. Jaranag yang punya rencana untuk membagi dua uang tersebut: separuh untuk beramal, dan sisanya sebagai modal kerja. Persepsi Mengenai Bekerja Anda juga harus mengubah persepsi mengenai bekerja. Sekali lagi, bekerja jangan untuk cari uang. Uang adalah konsekuensi. Bekerja adalah menciptakan nilai tambah yang bermanfaat bagi semua pihak. Bagi diri Anda sendiri, bekerja adalah belajar. Di mana pun Anda bekerja, pasti

Tapi. Mungkin juga kita mempelajarinya secara empirik. Mungkin secara langsung di dunia nyata. mencari tahu tentang fenomena baru. Di Mana Mengasah Kecerdasan Finansial ? Pendidikan skolastik dan profesional tidak mengajarkan kitab\ cerdas secara finansial. Kita belajar akunting di sana. cara baru. Di berbagai kursus. . perilaku manusia juga terus berubah. Teruslah berpikir mengenai cara Anda berpikir. bukan menciptakan uang. dan pola berpikir yang Anda terapkan. apakah kita lantas tidak mengajarinya ? Kita harus tetap mempelajarinya. Para guru dan dosen mengajari kita bekerja untuk mencari uang. kita dipersiapkan menjadi sekrup-sekrup dari mesin uapm milik orang lain. taat. mungkin kita bisa memetik pelajaran dari pengalaman orang lain. Dunia berubah. kelak Anda bekerja tidak untuk mencari uang. loyal. hanya karena sekolah tidak menyediakan tempat bagi kecerdasan finansial di dalam kurikulum. dengan pengalaman konkret. Hanya dengan rasa ketertarikan yang tinggi. Ibarat seorang pelari marathon. Kecerdasan finansial bukanlah berapa aset yang telah Anda akumulasi. Anda memerlukan langkah-langkah konsisten dalam jangka panjang. Nah. dan produktif. Jangan pernah kehilangan gairah. kita belajar menjadi pegawai yang baik. Namun kita disiapkan untuk jadi book-keeper bagi aset-aset orang lain. melainkan seberapa canggih cara yang Anda temukan. Jagalah agar kesenangan itu tidak menguap. Di kampus. Atau. tetapi menciptakan uang. Di sinilah antusiasme berperan penting. Di sekolah. Anda bisa menemukan suatu cara mengakumulasikan aset yang efektif. Kita tidak belajar untuk mengembangbiakkan aset sendiri. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi kaya. Itulah kelemahan sistem pendidikan kita sekarang. Anda harus memelihara antusiasme tersebut dalam jangka panjang.ada sistem di mana uang diciptakan. Selalu menggali hal-hal baru. pelajarilah sistem itu. entah pengalaman gagal atau sukses. Antusiasme Menjadi kaya dan bebas secara finansial merupakan perjalanan panjang tak kenal henti. Tak satu pun yang mengajari kita bebas secara finansial. rasa ingin tahu yang begitu besar. Kesenangan Belajar Mengasah kecerdasan finansial membutuhkan kesenangan belajar terus-menerus. sistem yang Anda bangun. Kalau kita percaya bahwa kecerdasan finansial adalah sesuatu yang menyangkut perilaku manusia. maka tidak ada ruang sedikit pun untuk mengistirahatkan otak. terang-terangan kita dialtih bekerja untuk orang lain. adalah hal-hal yang bisa mengasah terus kecerdasan Anda. Jadi.

orang tuanya. atau learning by doing untuk membangun kecerdasan finansial mereka. Belajar dari Ahlinya Anda bisa belajar dari kursus-kursus singkat menganai kecerdasan finansial. harus menanggung learning cost yanag tidak kecil. Negatifnya. . Memang. training atau seminar mengenai bagaimana meraih kebebasan finansial dalam waktu singkat. Sangat mungkin. way of life. Asalkan saja secara keseluruhan. Nilai plusnya.Belajar dari Dunia Nyata Banyak orang cerdas secara finansial setelah bertahun-tahun berkecimpung di alam nyata. Sang ahli hanya mencoba merumuskan resep yang bersifat generik. membeli. maupun nilai-nilai dalam berbisnis. atau pakar di bidang ilmu menjadi kaya. pemilik mobil atau barang-barang lain yang disewakan. Ada yang memberi petunjuk-petunjuk berdasarkan pengalaman nyata. mereka menjadi ketagihan. Walaupun harus jatuh bangun terlebih dahulu. Mungkin awalnya tidak sengaja. menjual. mungkin saja merupakan orang-orang yang mempelajari kecerdasan finansial dari tindakan nyata mereka sehari-hari. penerapan berbagai strategi finansial harus mempertimbangkan karakter khusus masing-masing orang. Namun di sisi lain. Belajar dari Menthor Lebih cerdas dari kelompok pertama yang menggunakan pola trial and error. Mereka bertransaksi. dan melakukan dealing setiap saat. yaitu seseorang yang mereka kenal. Anda bisa berdialog langsung dengan mereka. seseorang itu adalah teman dekatnya. Sehingga tidak berani untuk menerapkan ide-ide orisinal sendiri. tidak semua pakar benar-beanr mampu menerapkan teorinya dalam praktik. Jadi. walaupun memang dia cerdas luar biasa ? Hal lain yang harus diperhitungkan adalah besarnya kemungkinan untuk menjadi follower seumur hidup. belajar langsung dari menthor juga ada ruginya. tetapi setelah berhasil menemukan polanya. Anda akan tergerak untuk melakukan hal yang sama persis seperti yang disarankan oleh sang pembicara. sebelum akhirnya bisa membalikkan kegagalan menjadi kesuksesan. Padahal. Anda bisa mengikuti short course. Kelompok yang kedua ini secara konseptual sudah memahami prinsip-prinsip kecerdasan finansial. yang bisa berinterkasi langsung. Kelemahan lainnya. atau orang-orang dalam inner cycle-nya. Setidaknya. Bukanlah semangat adalah satu jenis ”virus” yang menular ? Ruginya. pemilik property yang disewakan. Belajar dari menthor. Anda bisa tertular motivasinya yang meledak-ledak. atau kurang percaya diri untuk bersikap kreatif. Keuntungannya. Para pemilik bisnis (business owner) dari berbagai perusahaan yang arus kasnya positif. Jadi belum tentu apa yang dibicarakan sang pembicara secara berapi-api itu bisa Anda lakukan secara sempurna. Tapi bagaimana kalau sang guru ternyata suka berperilaku tidak etis dalam berbisnis. Anda bisa berinteraksi langsung dengan sang pembicara. Padahal. lantas terus mencoba meningkatkan aset produktif untuk memperbesar pipa saluran kekayaan. Mereka tahu nikmatnya passive income. saudaranya. tentu saja. Anda bisa menyerap ilmunya. yang mungkin saja merupakan pemotivasi terkenal. Entah strateginya. memang bisa mengeliminasi kemungkinan gagal. berhati-hatilah. Mereka menggunakan pola trial and error. tidak semua pengalaman itu manis. Tidak menjadi soal kalau yang ditiru merupakan sosok yang sempurna luar dalam (cerdas sekaligus etis). ada yang bisa diajak ngomong kalau mau bermanuver membeli atau menjual aset. Itu biasa. Kadang-kadang rugi. mereka benar-benar bisa merasakan dan menghayati proses yang sedang dilakukan. Banyak pakar atau pengamat bisnis yang tak becus mengelola perusahaan. Mereka hanya membutuhkan contoh nyata. arus kasnya masih positif. Ada pula yang harus lebih dulu jatuh bangun dan babak belur. perubahan yang kian cepat menuntut kita untuk selalu kreatif dan lebih kreatif lagi. Banyak pula penasihat finansial yang hidupnya justru terbelit utang. sang pembicara tidak terfokus pada diri Anda. Ada ratusan peserta seminar lain. Yang paling riskan adalah besar kemungkinan murid yang meng-copy sang guru. mereka masih lebih mendingan dibandingkan mereka yang tidak mengalaminya. Mereka pun akhirnya mampu mengompensasi kerugian di satu transaksi dengan keuntungan pada transaksi lain.

pola menthoring. Amati bagaimana aset berpindah tangan. Yang lebih penting adalah : LAKUKAN SEKARANG ! Tapi. dan distribusi. dunia bisnis dan perekonomian di Indonesia memiliki corak yang berbeda dengan (katakanlah) Amerika Serikat. Jangan terlalu buru-buru. dan perilaku masyarakatnya (sebagai subyek bisnis dan ekonomi) jelas sangat beda. menyerap ilmu sang guru. rumus. Ini berarti. bagaimana caranya ? 8 FORMULA KECERDASAN FINANSIAL Stop. Para penulis menyajikan berbagai resep. ilmu ekonomi mempelajari tiga hal. pelaku distribusi adalah aktor-aktor bisnis yang menciptakan uang dengan cara creating value. Kalau kita membeli baju. belaajr dari buku juga banyak kelemahannya. Policy ekonominya beda. kita mengeluarkan sejumlah uang sebagai modal. Dalam berproduksi. Seraplah ilmu mengenai kecerdasan finansial. Namun kita memperoleh manfaat dari baju tersebut. Kita akan membahas intisari kecerdasan finansial. konsumsi. inflasi dan suku bunganya beda. dan kiat praktis. Apalagi jika ditulis oleh penulis asing. karena distribusi menciptakan nilai tambah (value added). Seperti halnya ikut seminar atau training tentang pengelolaan kekayaan pribadi. Konsumsi berarti mengorbankan sejumlah uang yang tidak akan pernah kembali. yang jelas. yang memiliki pengalaman nyata di luar negeri. tunggu dulu sebentar. Buku-buku tentang kecerdasan finansial selalu mengungkapkan hal yang kurang lebih sama. Sedangkana produksi adalah menciptakan sesuatu (barang dan jasa) yang memiliki nilai guna bagi masyarakat. Teori dan trik yang ada di buku. Baik dengan gaya bahasa simpel parktis dan mudah dicerna. Dari uraian dengan kosa kata seharihari yang gampang dikunyah. Belakangan ini banyak buku beredar mengenai kecerdasan finansial. nilai guna atau utilitas. Lakukan Sekarang ! Cermati bagaimana uang diciptakan. Selisihnya adalah laba. ada banyak cara untuk mengasah kecerdasan finansial Anda. Berikut ini 8 intisari kecerdasan finansial : #1 MEMILAH TUJUAN PRODUKTIF DAN KONSUMTIF Ilmu ekonomi mempelajari perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. yaitu : produksi. sampai kalimat-kalimat akademis yang sulit dimengerti. menciptakan dan mempraktikkan sistem atau cara untuk mengakumulasi aset. lebih baik memantapkan lagi pemahaman tentang kecerdasan finansial. namun kelak akan kembali dengan nilai yang diharapkan lebih besar. Konsumsi adalah tindakan menghabiskan nilai guna suatu barang. Entah melalui pengalaman nyata. kita mengorbankan sejumlah uang (katakanlah Rp 100 ribu). Lantas apa yang kita peroleh ? Kepuasan. Dalam perekonomian modern dewasa ini. atau membaca buku. aktivitas distribusi dapat dikategorikan sebagai aktivitas produktif. sampai rumus-rumus dan angka yang rumit seperti rumus bikin bom nuklir. Sebab. Sebelum Anda melangkah. kadang-kadang tidak realistis. .Belajar dari Buku Anda bisa juga belajar dari buku. yaitu badan terlindungi. yang dalam bahasa ekonomi adalah nilai tambah (value added). bahwa kecerdasan finansial adalah kemampuan untuk mengenali. Pad ahakikatnya.

Mengapa ? Sebab angsuran atas dua jenis harta itu bisa menguras 40% dari pendapatan bulanan Anda. membayar rekening listrik. Liabilitas ibarat ’cewek matre’ yang bisa membuat Anda pilit. Tetapi tidak mengapa. Secara akunting. kedua jenis harta itu akan dicatat di kolom aset. makan. kulkas. membeli mobil (untuk disewakan). dapat dikategorikan ke dalam dua jenis. karena tingkat kembaliannya (rate of return) sukar dihitung. Biaya anak sekolah juga termasuk aktivitas konsumtif (dari sudut pandang orangtua). membeli pulsa. televisi. Pilah kegiatan-kegiatan tersebut menjadi aktivitas produksi atau konsumsi. Benarkah uang layak dikeluarkan ? Mengapa harus ikut fitness yang tarifnya Rp 2 juta sebulan. Walau begitu.l. mengerjakan script-writing/tulisan/desain grafis yang dipesan klien. kalau ada alternatif lain yang hanya Rp 25 ribu sekali datang ? Mengapa harus membeli baju seharga Rp 500 ribu kalau ada pilihan lain dengan harga seperlimanya ? #2 MEMBEDAKAN ASET DAN LIABILITAS Pelajaran terpenting dari pakar kecerdasan finansial seperti Kiyosaki adlah teorinya untuk memisahkan dengan tegas antara aset dan liabilitas. Aset adalah harta yang memberikan aliran kas bagi pundi-pundi Anda secara rutin. Apa yang membedakan aset dan liabilitas ? Cash flow. Sebagian besar daftar konsumsi Anda pada prinsipnya bissa dikategorikan sebagai liabilitas. bekerja di kantor. aliran uang kas. Cobalah membuat daftar 50 hal yang biasa Anda lakukan setiap hari.INTI KECERDASAN FINANSIAL Tindakan kita sehari-hari. dan barang-barang elektronik lainnya  Kendaraan pribadi  Rumah pribadi  Koleksi busana. Misalnya saja. biaya pendidikan tetap harus dianggap sebagai investasi jangka panjang. Yang penting bagi Anda adalah mempertimbangkan kembali setiap item kegiatan konsumtif. Sekali lagi. sehingga kita merasa kaya (tetapi sebenarnya miskin). aset adalah pacar yang produktif. Rumah pribadi dan mobil pribadi adalah liabilitas. menjadi perantara jual-beli mobil bekas. yang bersifat mengeluarkan uang. misalnya :  Handphone. Jangan kaget. termasuk sepatu  Keanggotaan pada klub tertentu  Kartu kredit . Yang termasuk kegiatan konsumsi a. dll. memakai mobil ke mal. beli cemilan. dari sudut pandang anak. bayar service kendaraan. dan lain-lain. membayar angsuran rumah yang ditempati keluarga. produktif atau konsumtif. Namin bagi Kiyosaki tidak demikian. Yang termasuk aset adalah :  Kamar-kamar di rumah Anda yang disewakan untuk anak-anak kost  Rumah yang dikontrakkan  Mobil yang disewakan  Tanah yang dibudidayakan secara produktif atau disewakan  Uang yang ditanamkan dalam berbagai bentuk investasi  Kekayaan intelektual yang memberi royalti  Karya cipta/ karya seni yang memberi royalti Sedangkan liabilitas adalah harta yang menguras isi kocek Anda secara rutin. Ibaratnya. Banyak liabilitas yang tampak seolah-olah sebagai aset.l. 90% item kegiatan kita sehari-hari adalah aktifitas konsumtif. beli baju. bukan itu poinnya. mobil pribadi dan rumah pribadi. yang setiap waktu membantu Anda meraih kesuksesan secara finansial. Sementara itu yang termasuk kegiatan produktif a.

Anda akan memperbaiki kondisi keuangan Anda. usahakan semaksimal mungkin agar benda yang dibeli memiliki nilai produktif. Cobalah mengamati perilaku orang-orang ketika berbelanja. Kalau Anda harus membayar bunga. orang membeli pulsa. antrean di restoran terlaris. Taksirlah berapa pengeluaran per orang. pada awal bulan uang mengucur dari employer ke employee.  Terjadi pola aliran uang. cobalah perhatikan kasir di suatu swalayan. kaum employee itu tidak berhenti berbelanja. Selebihnya. Kalaupun gaji sudah habis. Celakanya. Selidiki latar belakang mereka. Dengan cara itu. Selama 30 menit. Banyak di antara mereka menggadaikan pendapatan di masa depan untuk kenikmatan/utilityas yang dinikmati saat ini. Kalau memang liabilitas tidak mungkin dihindari. Pahami juga cara pengelolaannya. membeli mobil mewah. yaitu mereka yang memiliki dan mengelola bisnis. dll). semakin kecil peluangnya untuk bebas secara finansial. justru employee yang berpendapatan tetap.  Kebanyakan orang memiliki obsesi-obsesi yang bersifat konsumtif (misalnya liburan ke Bali. pegawai negeri) memiliki pola belanja yang hampir sama. angsuran kendaraan. termasuk juga transaksi yang terjadi di pasarpasar tradisional. Pahamilah mengapa orang rela mengorbankan sejumlah uang tertentu untuk mendapatkan barang atau jasa tertentu. Tetapi itu hanya terjadi dalam beberapa hari. Perkirakan berapa rupiah transaksi yang dia lakukan. Berikut ini hal-hal yang mungkin Anda temukan :  Kaum berpenghasilan tetap (karyawan swasta. untuk menambah sisi pendapatan tunai Anda. Ketika sedang ngobrol dengan teman-teman.Pangkaslah liabilitas Anda. #3 MEMAHAMI ALIRAN UANG Lihatlah sekeliling. . semakin lama mereka terjerat utang konsumtif. Kan ada kartu kredit ?  Dibandingkan kaum employer. merenovasi rumah. aliran uang berbalik kembali ke kalangan employer. yang paling berani berutang. Jumlah nominalnya mungkin tidak seberapa. Sebagian besar utang mereka adalah utang konsumtif (yaitu cicilan rumah. cobalah bertanya tentang barang atau jasa apa yang sangat ingin mereka dapatkan kalau mereka punya banyak uang. dan kartu kredit). Hanya sedikit yang terobsesi untuk melakukan restrukturisasi aset dan membudidayakan uang agar bisa mendapatkan passive income. gunakan cara pembayaran tunai agar Anda tidak dikenai bunga untuk sesuatu yang bersifat konsumtif. dan bagaimana mereka memperlakukan stok yang tak laku dijual. ketika sedang makan siang. Pengeluaran yang dihemat itu bisa dialokasikan sebagai inventasi. bagaimana mereka mendapatkan bahan baku. Cermati transaksi yang terjadi setiap waktu. 90% ditujukan untuk tujuan konsumsi ! Bukan untuk memperbaiki arus kas. dan cobalah menebak berapa omzet restoran tersebut setiap harinya. cobalah menghitung berapa konsumen yang datang ke restoran tempat Anda makan. dan milikilah sebanyak mungkin aset yang bisa memberikan cash inflow (pendapatan tunai) bagi Anda. Lihatlah preferensi barang yang mereka beli. Selama 15 menit. dan perhatikanlah bagaimana roda bisnis berputar. Tapi jumlah nominal kan relatif ? Kita harus membandingkannya dengan pendapatan. sehingga benda tersebut bisa membayar sendiri cicilannya. baik sklus waktu maupun barang yang ingin mereka beli.

Kebanyakan orang tidak menyadarinya. ribet. Ia merancang strategi promosi untuk menaikkan brand produknya. Namun. mereka sangat sadar bahwa keuntungan diperoleh pada saat membeli. Tentu saja. Namun. . Bisnis barang rongsokan dan kertas bekas miaslnya. dan membuat tampilan outlet dengan ciri khas tertentu. Segala yang berharga letaknya tersembunyi. Emas yang tersembunyi adalah kiasan dari peluang-peluang bisnis yang bisa Anda garap. ia pun membuat sistem waralaba untuk produknya. si penjual bakso tidak puas dengan omzet Rp 20 juta sehari. Mereka mencari lahan yang tidak ada nilainya bagi orang lain. Cobalah memainkan imajinasi Anda. Bayangkan jika lahan rawa-rawa itu disulap jadi pemukiman real estat. Seorang penjual siomay mampu meraup pendapatan bersih yang jauh lebih besar daripada gaji seorang manajer yang berpenampilan rapi dan kemana-mana naik mobil mewah. seekor ayam betina adalah binatang berkaki dua yang kalau dipanggang akan menjadi makanan lezat. tentu harga tanahnya akan berlipat ganda luar biasa. seekor ayam betina itu tiga tahun ke depan akan menjadi ratusan ekor ayam. namun jika Anda menyentuhnya. Ia ingin Rp 100 juta. dibalik guurn yang menyilaukan kata itu terdapat sumber minyak miliaran barel. Sebab citranya buruk. Jadi jangan tertipu penampilan atau gambaran permukaan. Dengan sistem waralaba. untuk membuka cabang ia harus melatih karyawan dan stafnya. dan mirip sampah. Persis kesan yang muncul ketika kita melihat padang pasir gersang yang terhampar luas. Lihatlah ke sekeliling. kemudian disulap menjadi emas. juga agar para investor tertarik membeli lisensi bakso miliknya. Mungkin itu tidak berharga bagi orang kebanyakan. gambaran itu menipu. Banyak pemain bisnis sektor propersi yang mencari emas tersembunyi. ia harus memilih lokasi-lokasi yang tepat agar target penjualan tercapai. ia tidak kesulitan mencapai target yang diinginkannya. Daya ungkit muncul dari sistem yang diciptakan sedemikian rupa. kini waktunya untuk merancang alat pengungkit. Dengan 20 cabang. ia mencapai omzet yang ditargetkan. Ia ingin melipatgandakan penjualannya menjadi Rp 20 juta. Namun ternyata. Mungkin kita tidak menyangka kalau seorang penjual pisang goreng bisa mencapai omzet penjualan Rp 5 juta per hari. Daya ungkit adalah sesuatu yang membuat aset Anda akan tumbuh berlipat ganda mengikuti deret waktu. Dengan daya ungkit. mereka tahu persis apa yang harus mereka lakukan pada saat melakukan dealing pembelian awal. Kita harus menggali gunung untuk mendapatkan sebungkah emas. adalah jenis bisnis yang tidak menarik bagi kebanyakan orang. Seorang penjual bakso maksimal mencapai omzet Rp 1 juta sehari. Kita harus menyelam ke dasar laut untuk mendapatkan mutiara. mampu melihat apa yang tidak mampu dilihat orang awam. pusat perbelanjaan atau apartemen mewah. menstandarisasi resep. Ini berarti. Padahal. sehingga tidak lagi bergantung pada orang tertentu. membuka cabang. Emas tidak tampak di atas permukaan tanah. Yang membedakan orang kaya dan kelas menengah serta orang miskin adalah kepemilikan atas daya ungkit. jadi peluang Anda semakin terbuka lebar. ia bisa menjadi mesin uang. Keuntungannya jelas luar biasa. Yang mereka jual sebetulnya adalah gagasan. begitu pula mutiara tidak kelihatan di atas permukaan laut. Bagaimana caranya ? Setelah berkonsultasi kiri kanan. Lingkungan kerjanya juga tidak sehat. bukan rumah atau taman. Mereka menciptakan lingkungan dan menjualnya dengan mudah. bukan pada saat menjual. Bagaimana caranya ? Ya. Di mata awam. Namun bagi seorang yang cerdas secara finansial. Tak kalah penting. kotor. #5 MILIKI DAYA UNGKIT Kalau sudah menemukan gunung yang akan digali dan dicari bungkahan-bungkahan emasnya.#4 CARILAH EMAS YANG TERSEMBUNYI Orang yang cerdas secara finansial. kita bisa memindahkan sebongkah batu besar yang tidak mungkin mampu kita angkat.

kini tiba waktunya untuk beternak uang. walaupun Anda berpeluang mendapatkan keuntungan besar dan cepat. sektor properti juga memiliki siklus pasang surut tersendiri. dan juga nyali. mungkin mau memberi bunga lebih tinggi dibandingkan bank umum. Membeli apartemen. Jadi bersifat lebih tidak likuid.#6 BIARKAN UANG YANG BEKERJA Kalau sistem sudah bekerja dengan baik. ada keuntungan ganda yang bisa Anda peroleh. Itulah waktu yang tepat untuk membeli karena harga yang biasanya dipatok di bawah standar rata-rata. Yang berkerja kini bukan orangnya. peluang profitnya juga mesti tinggi. hingga Anda tahu persis kapan saat-saat seperti itu terjadi. yang kedua adalah equity yang pasti Anda dapatkan seiring kenaikan harga properti. suku bunga merangkak naik. atau tanah kosong di lokasi strategis. Sebaliknya. Namun. guna menghindari total loss. Saat ini. Banyak orang menjual rumahnya. saham dan valas. Bermain valuta asing juga beresiko lebih tinggi. Tapi resikonya juga lebih tinggi. Namun lokasinya harus strategis. Orangnya boleh beristirahat. Deposito dan obligasi pemerintah adalah alternatif investasi yang diyaakini berisiko minimal. dan inflasi meningkat. Kondisi seperti ini terjadi pada saat pertumbuhan ekonomi melambat. mengerjakan apa pun yang menjadi hobinya. properti lebih lambat diuangkan. yang resikonya lebih tinggi. Tapi tentu saja. kalau resikonya tinggi. perusahaan-perusahaan properti sulit menjual produknya. Properti adalah satu-satunya aset/aktiva yang nilainya tidak pernah turun. Kalau uangnya cukup banyak. Caranya ? Sebarkan uang tersebut ke berbagai instrumen investasi. rumah real estat. biasanya terjadi stagnasi pasar. pilihan yang tersedia semakin beragam. Tapi prinsipnya. Di sini yang berperan adalah kalkulasi Anda. Dibandingkan deposito. Penempatan uang tunai di bank perkreditan lembaga keuangan non bank. Bidang properti adalah alternatif investasi yang selama ini menjadi primadona. biasanya akan memberi keuntungan lumayan. Namun. jelas akan tergiur. Dalam 3–5 tahun sekali. seperti bank. bukan pada saat kita menjual. pasar sekunder sangat ramai. Kita memperoleh keuntungan pada saat membeli. tetapi uangnya. Jadi antara risiko dan tingkat keuntungan selalu berbanding lurus. Sebarkan menurut skala risiko yang diinginkan. Yang pertama adalah pendapatan sewa properti. sudah waktunya untuk menjadi aset utama yang memberikan uang tunai secara rutin. Lembaga yang paling konservatif pun. mungkin karena butuh uang tunai. Mereka akan menawarkan suku bunga khusus seandainya pemilik uang mau menempatkan dananya di bank tersebut. Kemudian ada obligasi swasta dan saham. atau mencari ide-ide baru untuk merambah bidang bisnis yang lain guna memperkuat jaringan usahanya. uang hasil jerih lelah selama ini. Jauh lebih mudah menjual aset mahal di lokasi strategis daripada aset murah di lokasi yang kurang berkembang. . Pasang mata dan telinga.

Masyarakat relatif lebih gampang mengeluarkan uangnya. Cara berpikir mempengaruho sikap yang harus Anda ambil mengenai persoalan apa pun. sehingga uang tunai mengalir ke seluruh bidang bisnis. terkena musibah hingga seluruh milik Anda rata dengan tanah. Namun jika Anda masih mempertahankan cara berpikir dan cara bertindak cerdas secara finansial. maka semua yang hilang itu bisa kembali. Boleh saja Anda bangkrut total. Semua kebijakan pemerintah. Indikator-indikator yang harus diamati setiap saat adalah : tingkat pertumbuhan ekonomi. kurs rupian terhadap mata uang asing. cermatilah bagaimana pemerintah merumuskan kebijakan-kebijakannya. serta potensi-potensi hambatan yang perlu diantisipasi sejak dini. perkonomian ibarat ayunan pendulum antara pertumbuhan dan stagflasi. dirampok. laju inflasi. Yaitu cara berpikir dan cara bertindak. berarti Anda akan lebih siap mengantisipasi peristiwa apa pun yang akan terjadi dengan perekonomian dan bisnis di masa depan. Cara berpikir akan menyelamatkan Anda dalam perubahan yang cepat dewasa ini. Inilah saatnya menempatkan uang tunai dalam bentuk deposito atau valuta asing. Entah dicuri orang. sangat penting untuk memahami tanda-tanda makro perekonomian. Mulailah mengamati apa yang terjadi dengan perekonomian makro kita. maka bersiap-siaplah memasuki periode suram. Inflasi tinggi akan diikuti oleh kenaikan suku bunga dan melemahnya nilai rupiah. . Indeks saham akan meningkat. atau nilang nilainya karena sudah tidak lagi produktif. Cara berpikir adalah yang terpenting. Atau. perlu bagi kita untuk menciptakan aset yang tidak bisa dicuri. Dengan mencermati tren kebijakan pemerintah. Inilah saatnya berinvestasi pada saham atau bisnis sektor riil secara umum. Jika Anda mampu menemukan pola ayunan pendulum tersebut. Jadi. hilang. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi membuka peluang bagi banyak bidang. sehingga jualan apa pu menjadi lebih sulit. maka sangat mudah bagi Anda untuk menempatkan aset pada bidang-bidang yang keuntungannya maksimal. dari kenaikan gaji pegawai hingga naiknya harga BBM akan menimbulkan dampak bagi bisnis. Namun. Uang akan tersedot dari peredaran (uang ketat). Karena itu.INTI KECERDASAN FINANSIAL #7 CIPTAKAN ASET YANG TIDAK BISA HILANG ATAU DIRAMPOK ORANG Kunci menuju kebebasan finansial adalah bagaimana menciptakan aset yang bisa memberikan arus kas positif. atau dirampok. antara inflasi dan suku bunga. Apalagi bila suku bunga cukup rendah. dan antara sektor riil dan moneter. yang menandai dunia bisnis memasuki masa booming. Sebab dari sasna. suku bunga perbankan. Pada prinsipnya. #8 PAHAMI TANDA-TANDA MAKRO PEREKONOMIAN Dunia bisnis adalah bagian tak terpisahkan dari sistem perekonomian secara umum. waktunya membeli properti yang nilainya telah mengalami koreksi. akan muncul berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan. Namun jika itu diiringi oleh laju inflasi yang relatif tinggi (melampaui prediksi pemerintah). dan tingkat pengangguran. indeks saham. aset dalam pengertian fisik bisa saja setiap saat hilang. Sebab cara berpikir mempeengaruhi cara bertindak. serta kebijakan apa yang mungkin akan diambil dalam masa yang akan datang.

Anda tidak harus memilih saslah satu kuadran. keberuntungan. baru pikirkan strategi maupun langkah-langkah yang realistis. berarti Anda harus memilih peran sebagai karyawan atau employee (kuadran E). Apakah bisa berhasil ? Tergantung pada bagaimana Anda mengalokasikan waktu. nasib baik. business owner (kuadran B). Mungkin saat ini Anda belum berniat untuk berpindah kuadran. maka mulailah pasang mata dan telinga untuk mendapatkan partner yang cocok. Apakah ini buruk ? Tidak juga. . kapan Anda akan berpindah kuadran atau merambah ke kuadran lain. Namun itu bukan berarti Anda tidak akan melakukannya. tentukan cara yang paling realistis untuk mencapai target itu. pada tahun berapa Anda memiliki bisnis sendiri. atau investor (kuadran I). sumberdaya. Jika modal adalah hambatan utama. berdasarkan delapan poin intisari kecerdasan finansial seperti diuraikan pada bagian sebelumnya. Intinya. Ingat. Kemudian. Tanpa perencanaan yang pasti. niat hanya tinggal sekedar niat yang tidak pernah direalisasikan. tergantung pada potensi yang Anda miliki dan ”nyali” untuk melakukannya. bantuan dari luar. 2003) Kalau enggan meninggalkan pekerjaan Anda. Belum ada modal adalah alasan yang paling klasik. Setelah itu. Jika kurang cukup pe-de untuk tampil sebagai single fighter.First Thing Frist : Posisikan Diri dalam Cashflow Quadrant First thing first untuk menyerap intisari kecerdasan finansial adalah memposisikan diri Anda dalam cashflow quadrant ala Kiyosaki. berarti Anda tidak ingin pergi dari kuadran E. Anda bisa memilih lebih dari satu peran dalam lebih dari satu kuadran. Anda bisas tetap berperan sebagai employee sambil memainkan uang Anda (berperan sebagai investor di kuadran I) atau membuka bisnis sendiri (berperan di kuadran B). di bidang apa. kekayaan yang tidak mereka miliki. keadaan. profesional atau self-employed (kuadran S). koneksi atau pengorbananpengorbanan besar yang tak tertanggungkan. maka mulailah menyisihkan pendapatan sedikit demi sedikit. dan bagaimana cara mengatur waktu antara tetap bekerja sambil mengelola bisnis sendiri. Mereka tidak tahu bahwa sukses tidak tergantung pada kondisi atai keadaan apapun. maka berusahalah dengan keras untuk memahami bidang bisnis yang akan Anda terjuni. dan perhatian atau konsentrasi. E S B I Sumber : Kiyosaki (Cashflow Quadrant. atau melakukan ekspansi ke kuadran lain. Setelah itu. tentukan bagaimana posisi Anda di masa depan dalam kuadran yang sama. Jadi harus punya target. Jika skill dan pengetahuan masih menjadi kendala. sukses dalam hidup tergantung pada kerja keras. Anda harus memahami posisi diri Anda sekarang dalam cashflow quadrant Kiyosaki. Banyak orang menganggap. Rencanakan dengan pasti.

akan mendatangkan kekuatan. dengan terus berupaya untuk mencari jalan keluarnya. Pertama. kita harus mempersiapkan diri untuk sukses. Kita tidak membuang waktu dan uang kita. untuk kemudian diterapkan dalam langkah-langkah nyata. lewat menolong diri sendiri. Semakin banyak yang Anda tabung. Jadi dari mulai niat sampai evaluasi harus dilandasi oleh hati yang ikhlas . Anda semakin dekat menjadi orang kaya. Persiapan ini secara logis terdiri dari memperbaiki diri lewat pengetahuan selp help yang harus kita dapatkan sendiri. Waktu untuk bersenang-senang digunakan untuk menguasai pengetahuan-pengetahuan praktis yang jika diterapkan dengan tepat. Dan yang terakhir adalah kunci dari segala perbuatan kita. Sisihkan sebagian dari penghasilan Anda. Sukses lahir dari usaha untuk membantu diri sendiri mengembangkan mental. Sukses tidak akan datang dari menghabiskan semua penghasilan untuk makan dan minum. Tak ada hidu[ yang tak meraih sukses lewat menolong diri sendiri. Demikialah yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua ! Aamiin.T. Wassalam Nurohman . lewat usaha yang rajin dan terus menerus untuk meninggikan nilai-nilai Anda. pikiran. harus ada kemauan untuk sukses.W. kita harus mempersiapkan diri untuk menerimanya. Tak ada kehidupan yang tak produktif. Karena melalui doa kita akan diberikan kekuatan hati untuk menjalani hidup ini. Hidup Anda akan diperkaya sampai tak terhitung harganya. tetapi kita belajar membuatnya bermanfaat bagi kita. jiwa dan raga. Jika kita ingin sukses. Lalu kita harus melakukan hal-hal yang diperlukan untuk membantu kita mencapainya.Untuk meraih sukses. Yang Harus kita ingat bahwa bagaimanapun kita bekerja keras tetap yang memnentukan berhasil atau tidaknya adalah Dia Yang Maha Kuasa Allah S. Rajinlan beribadah dan berdoa. atau berpesta sampai larut malam. Dengan demikian jika kita mendapatkan tantangan maka akan bisa kita jalani dengan tenang dan sabar. Tidak ada kehidupan yang tak bisa diperkaya lewat menolong diri sendiri – selp help.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful