Abdurrahman Wahid Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas K.H.

Abdurrahman Wahid

Presiden Indonesia ke-4 Masa jabatan 20 Oktober 1999–23 Juli 2001 Wakil Presiden Pendahulu Pengganti Megawati Soekarnoputri Baharuddin Jusuf Habibie Megawati Sukarnoputri

Lahir

7 September 1940 Jombang, Jawa Timur, Hindia Belanda 30 Desember 2009 (umur 69) Jakarta, Indonesia Indonesia PKB Sinta Nuriyah Alissa Qotrunnada Zannuba Ariffah Chafsoh

Meninggal Kebangsaan Partai politik Suami/Istri Anak

Anita Hayatunnufus Inayah Wulandari Agama Situs resmi Islam www.gusdur.net

Kiai Haji Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur (lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 – meninggal di Jakarta, 30 Desember 2009 pada umur 69 tahun)[1] adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001. Ia menggantikan Presiden B. J. Habibie setelah dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999. Penyelenggaraan pemerintahannya dibantu oleh Kabinet Persatuan Nasional. Masa kepresidenan Abdurrahman Wahid dimulai pada 20 Oktober 1999 dan berakhir pada Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001. Tepat 23 Juli 2001, kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR. Abdurrahman Wahid adalah mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Daftar isi [sembunyikan]
   

1 Kehidupan awal 2 Pendidikan di luar negeri 3 Awal karier 4 Nahdlatul Ulama
o o o o o

4.1 Awal keterlibatan 4.2 Mereformasi NU 4.3 Terpilih sebagai ketua dan masa jabatan pertama 4.4 Masa jabatan kedua dan melawan Orde Baru 4.5 Masa jabatan ketiga dan menuju reformasi

5 Reformasi
o o

5.1 Pembentukan PKB dan Pernyataan Ciganjur 5.2 Pemilu 1999 dan Sidang Umum MPR

6 Kepresidenan
o o

6.1 1999 6.2 2000

o 

6.3 2001 dan akhir kekuasaan

7 Aktivitas setelah kepresidenan
o o o

7.1 Perpecahan pada tubuh PKB 7.2 Pemilihan umum 2004 7.3 Oposisi terhadap pemerintahan SBY

8 Kehidupan pribadi
o

8.1 Kematian

9 Penghargaan
o o

9.1 Tasrif Award-AJI 9.2 Doktor kehormatan

   

10 Lihat pula 11 Catatan kaki 12 Daftar pustaka 13 Pranala luar

[sunting] Kehidupan awal

Gus Dur semasa muda. Abdurrahman Wahid lahir pada hari ke-4 dan bulan ke-8 kalender Islam tahun 1940 di Denanyar Jombang, Jawa Timur dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Terdapat kepercayaan bahwa ia

lahir tanggal 4 Agustus, namun kalender yang digunakan untuk menandai hari kelahirannya adalah kalender Islam yang berarti ia lahir pada 4 Sya'ban, sama dengan 7 September 1940. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil. "Addakhil" berarti "Sang Penakluk".[2] Kata "Addakhil" tidak cukup dikenal dan diganti nama "Wahid", dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. "Gus" adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada seorang anak kiai yang berati "abang" atau "mas".[2] Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Wahid lahir dalam keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Kakek dari ayahnya adalah K.H. Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, K.H. Bisri Syansuri, adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan[3]. Ayah Gus Dur, K.H. Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Ibunya, Ny. Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Saudaranya adalah Salahuddin Wahid dan Lily Wahid. Ia menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat putri: Alisa, Yenny, Anita, dan Inayah. Gus Dur secara terbuka pernah menyatakan bahwa ia memiliki darah Tionghoa. Abdurrahman Wahid mengaku bahwa ia adalah keturunan dari Tan Kim Han yang menikah dengan Tan A Lok, saudara kandung Raden Patah (Tan Eng Hwa), pendiri Kesultanan Demak.[4][5] Tan A Lok dan Tan Eng Hwa ini merupakan anak dari Putri Campa, puteri Tiongkok yang merupakan selir Raden Brawijaya V.[5] Tan Kim Han sendiri kemudian berdasarkan penelitian seorang peneliti Perancis, Louis-Charles Damais diidentifikasikan sebagai Syekh Abdul Qodir Al-Shini yang diketemukan makamnya di Trowulan.[5] Pada tahun 1944, Wahid pindah dari Jombang ke Jakarta, tempat ayahnya terpilih menjadi Ketua pertama Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), sebuah organisasi yang berdiri dengan dukungan tentara Jepang yang saat itu menduduki Indonesia. Setelah deklarasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, Gus Dur kembali ke Jombang dan tetap berada di sana selama perang kemerdekaan Indonesia melawan Belanda. Pada akhir perang tahun 1949, Wahid pindah ke Jakarta dan ayahnya ditunjuk sebagai Menteri Agama. Abdurrahman Wahid belajar di Jakarta, masuk ke SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. Wahid juga diajarkan membaca buku nonMuslim, majalah, dan koran oleh ayahnya untuk memperluas pengetahuannya[6]. Gus Dur terus tinggal di Jakarta dengan keluarganya meskipun ayahnya sudah tidak menjadi menteri agama pada tahun 1952. Pada April 1953, ayah Wahid meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. Pendidikan Wahid berlanjut dan pada tahun 1954, ia masuk ke Sekolah Menengah Pertama. Pada tahun itu, ia tidak naik kelas. Ibunya lalu mengirim Gus Dur ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikannya dengan mengaji kepada KH. Ali Maksum di Pondok Pesantren Krapyak dan belajar di SMP. Pada tahun 1957, setelah lulus dari SMP, Wahid pindah ke Magelang untuk memulai Pendidikan Muslim di Pesantren Tegalrejo. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat, menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun). Pada tahun 1959, Wahid pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang. Di sana, sementara melanjutkan pendidikannya sendiri, Abdurrahman Wahid juga menerima pekerjaan pertamanya sebagai guru dan nantinya sebagai kepala sekolah madrasah. Gus Dur juga dipekerjakan sebagai jurnalis majalah seperti Horizon dan Majalah Budaya Jaya.[7]

[sunting] Pendidikan di luar negeri Pada tahun 1963, Wahid menerima beasiswa dari Kementrian Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir. Ia pergi ke Mesir pada November 1963. Meskipun ia mahir berbahasa Arab, Gus Dur diberitahu oleh pihak universitas bahwa ia harus mengambil kelas remedial sebelum belajar Islam dan bahasa Arab. Karena tidak mampu memberikan bukti bahwa ia memiliki kemampuan bahasa Arab, Wahid terpaksa mengambil kelas remedial.[8] Abdurrahman Wahid menikmati hidup di Mesir pada tahun 1964; ia suka menonton film Eropa dan Amerika, dan juga menonton pertandingan sepak bola. Wahid juga terlibat dengan Asosiasi Pelajar Indonesia dan menjadi jurnalis majalah asosiasi tersebut. Pada akhir tahun, ia berhasil lulus kelas remedial Arabnya. Ketika ia memulai belajarnya dalam Islam dan bahasa Arab tahun 1965, Gus Dur kecewa; ia telah mempelajari banyak materi yang diberikan dan menolak metode belajar yang digunakan Universitas [9]. Di Mesir, Wahid dipekerjakan di Kedutaan Besar Indonesia. Pada saat ia bekerja, peristiwa Gerakan 30 September (G30S) terjadi. Mayor Jendral Suharto menangani situasi di Jakarta dan upaya pemberantasan komunis dilakukan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kedutaan Besar Indonesia di Mesir diperintahkan untuk melakukan investigasi terhadap pelajar universitas dan memberikan laporan kedudukan politik mereka. Perintah ini diberikan pada Wahid, yang ditugaskan menulis laporan [10]. Wahid mengalami kegagalan di Mesir. Ia tidak setuju akan metode pendidikan serta pekerjaannya setelah G30S sangat mengganggu dirinya.[11] Pada tahun 1966, ia diberitahu bahwa ia harus mengulang belajar.[11] Pendidikan prasarjana Gus Dur diselamatkan melalui beasiswa di Universitas Baghdad.[12] Wahid pindah ke Irak dan menikmati lingkungan barunya. Meskipun ia lalai pada awalnya, Wahid dengan cepat belajar. Wahid juga meneruskan keterlibatannya dalam Asosiasi Pelajar Indonesia dan juga menulis majalah asosiasi tersebut. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970, Abdurrahman Wahid pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya. Wahid ingin belajar di Universitas Leiden, tetapi kecewa karena pendidikannya di Universitas Baghdad kurang diakui.[13] Dari Belanda, Wahid pergi ke Jerman dan Perancis sebelum kembali ke Indonesia tahun 1971. [sunting] Awal karier Gus Dur kembali ke Jakarta mengharapkan bahwa ia akan pergi ke luar negeri lagi untuk belajar di Universitas McGill Kanada. Ia membuat dirinya sibuk dengan bergabung ke Lembaga Penelitian,Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat. LP3ES mendirikan majalah yang disebut "Prisma" dan Gusdur menjadi salah satu kontributor utama majalah tersebut. Selain bekerja sebagai kontributor LP3ES,Gusdur juga berkeliling pesantren dan madrasah di seluruh Jawa. Pada saat itu,pesantren berusaha keras mendapatkan pendanaan dari pemerintah dengan cara mengadopsi kurikulum pemerintah. Gusdur merasa prihatin dengan kondisi itu karena nilai-nilai tradisional pesantren semakin luntur akibat perubahan ini. Gusdur juga prihatin dengan kemiskinan pesantren yang ia lihat. Pada waktu yang sama ketika mereka membujuk pesantren mengadopsi kurikulum pemerintah,pemerintah juga membujuk pesantren sebagai agen perubahan dan membantu

sebuah Partai Islam yang dibentuk sebagai hasil gabungan 4 partai Islam termasuk NU. memberinya tawaran ketiga [14]. Abdurrahman Wahid juga mendapat pengalaman politik pertamanya. Namun. membuat dia harus pulang-pergi antara Jakarta dan Jombang. Reformasi dalam organisasi termasuk perubahan kepemimpinan. Wahid juga memilih untuk pindah dari Jombang ke Jakarta dan menetap di sana. Setelah berdiskusi. Pada 6 Mei 1982. Pada saat itu. Karena mengambil pekerjaan ini. Wahid mendengar pilihan .Gusdur bergabung ke Universitas Hasyim Asyari sebagai dekan Fakultas Praktek dan Kepercayaan Islam dan Universitas ingin agar Gusdur mengajar subyek tambahan seperti syariat Islam dan misiologi. Permintaan ini berlawanan dengan aspirasi Gus Dur dalam menjadi intelektual publik dan ia dua kali menolak tawaran bergabung dengan Dewan Penasehat Agama NU. banyak orang yang memandang NU sebagai organisasi dalam keadaan stagnasi/terhenti. [sunting] Mereformasi NU Pada saat itu. Pada 2 Mei 1982. Wahid menyebut bahwa Pemerintah mengganggu kampanye PPP dengan menangkap orang seperti dirinya [15]. Meskipun memiliki karier yang sukses pada saat itu. Dewan Penasehat Agama akhirnya membentuk Tim Tujuh (yang termasuk Wahid) untuk mengerjakan isu reformasi dan membantu menghidupkan kembali NU.pemerintah dalam perkembangan ekonomi Indonesia. Wahid berkampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Wahid akhirnya bergabung dengan Dewan tersebut setelah kakeknya.tempat Gusdur tinggal bersama keluarganya.menulis untuk majalah dan surat kabar Artikelnya diterima dengan baik dan ia mulai mengembangkan reputasi sebagai komentator sosial. Sebagai anggota Dewan Penasehat Agama. Pada tahun 1974 Gusdur mendapat pekerjaan tambahan di Jombang sebagai guru di Pesantren Tambakberas dan segera mengembangkan reputasi baik. Ia akan diminta untuk memainkan peran aktif dalam menjalankan NU. Wahid memimpin dirinya sebagai reforman NU. Satu tahun kemudian Wahid menambah pekerjaannya dengan menjadi Guru Kitab Al Hikam. Dengan popularitas itu. Wahid selalu berhasil lepas karena memiliki hubungan dengan orang penting seperti Jendral Benny Moerdani. yang telah memandu NU pada era transisi kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto awalnya melawan. Pada pemilihan umum legislatif 1982. Bisri Syansuri. tetapi akhirnya mundur karena tekanan. Abdurrahman Wahid meneruskan kariernya sebagai jurnalis. Idham. Namun. Namun kelebihannya menyebabkan beberapa ketidaksenangan dari sebagian kalangan universitas. pejabatpejabat tinggi NU bertemu dengan Ketua NU Idham Chalid dan meminta agar ia mengundurkan diri.Gusdur masih merasa sulit hidup hanya dari satu sumber pencaharian dan ia bekerja untuk mendapatkan pendapatan tambahan dengan menjual kacang dan mengantarkan es. Gusdur memilih batal belajar luar negeri dan lebih memilih mengembangkan pesantren. [sunting] Nahdlatul Ulama [sunting] Awal keterlibatan Latar belakang keluarga Wahid segera berarti.ia mendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar. Pada tahun 1977.

[18] Terpilihnya Gus Dur dilihat positif oleh Suharto dan rezim Orde Baru. Wahid terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada Musyawarah Nasional tersebut. daftar anggota Wahid sedang dibahas persetujuannya oleh para pejabat tinggu NU termasuk Ketua PBNU sebelumnya. Meskipun ia disukai oleh rezim.[23] [sunting] Masa jabatan kedua dan melawan Orde Baru . Wahid mengkritik pemerintah karena proyek Waduk Kedung Ombo yang didanai oleh Bank Dunia. Idham Chalid. Dari Juni 1983 hingga Oktober 1983. Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga dapat menandingi sekolah sekular. Pada tahun 1985. Selama masa jabatan pertamanya.[20] Hal ini merenggangkan hubungan Wahid dengan pemerintah.[19] Pada tahun 1987. Gus Dur juga mendirikan kelompok belajar di Probolinggo. Wahid sebelumnya telah memberikan sebuah daftar kepada Panitia Munas yang sedianya akan diumumkan hari itu. Wahid juga mengundurkan diri dari PPP dan partai politik. Pada tahun 1983. ia menyimpulkan bahwa NU harus menerima Pancasila sebagai Ideologi Negara [17]. Dengan himbauan Wahid. pada Oktober 1983. Untuk lebih menghidupkan kembali NU.Idham untuk mundur dan menemuinya. banyak orang yang mulai menyatakan keinginan mereka untuk menominasikan Wahid sebagai ketua baru NU. Wahid menerima nominasi ini dengan syarat ia mendapatkan wewenang penuh untuk memilih para pengurus yang akan bekerja di bawahnya.[21] Pada tahun 1987. [sunting] Terpilih sebagai ketua dan masa jabatan pertama Reformasi Wahid membuatnya sangat populer di kalangan NU. Namun demikian. Penerimaan Wahid terhadap Pancasila bersamaan dengan citra moderatnya menjadikannya disukai oleh pejabat pemerintahan. Ia kemudian menjadi anggota MPR mewakili Golkar. mengumumkan sebuah daftar yang sama sekali berbeda kepada para peserta Munas. namun saat itu Suharto masih mendapat dukungan politik dari NU. Panitia Munas. Suharto menjadikan Gus Dur indoktrinator Pancasila. lalu ia berkata bahwa permintaan mundur tidak konstitusionil. Abdurrahman Wahid menunjukan dukungan lebih lanjut terhadap rezim tersebut dengan mengkritik PPP dalam pemilihan umum legislatif 1987 dan memperkuat Partai Golkar Suharto. Hal ini dilakukan sehingga NU dapat fokus dalam masalah sosial daripada terhambat dengan terlibat dalam politik. persyaratannya untuk dapat memilih sendiri para pengurus di bawahnya tidak terpenuhi. Namun demikian. Pada hari terakhir Munas. Idham membatalkan kemundurannya dan Wahid bersama dengan Tim Tujuh dapat menegosiasikan persetujuan antara Idham dan orang yang meminta kemundurannya [16]. Soeharto dipilih kembali sebagai presiden untuk masa jabatan ke-4 oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan mulai mengambil langkah untuk menjadikan Pancasila sebagai Ideologi Negara.[22] Gus Dur pernah pula menghadapi kritik bahwa ia mengharapkan mengubah salam Muslim "assalamualaikum" menjadi salam sekular "selamat pagi". Jawa Timur untuk menyediakan forum individu sependirian dalam NU untuk mendiskusikan dan menyediakan interpretasi teks Muslim. yang bertentangan dengan Idham. Pada saat Musyawarah Nasional 1984. Wahid berkonsultasi dengan bacaan seperti Quran dan Sunnah untuk pembenaran dan akhirnya. Wahid menjadi bagian dari kelompok yang ditugaskan untuk menyiapkan respon NU terhadap isu tersebut.

memerintahkan polisi untuk mengembalikan bus berisi anggota NU ketika mereka tiba di Jakarta. Pada November 1996. Selama masa ini. Pada minggu-minggu sebelum munas. Megawati yang menggunakan nama ayahnya memiliki popularitas yang besar dan berencana tetap menekan rezim Soeharto. Wahid melawan ICMI dengan membentuk Forum Demokrasi. Gus Dur menominasikan dirinya untuk masa jabatan ketiga. Soeharto menghalangi acara tersebut. pendukung Soeharto. Gus Dur menolak karena ia mengira ICMI mendukung sektarianisme dan akan membuat Soeharto tetap kuat. Gus Dur memulai aliansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Namun. Wahid dan Soeharto bertemu pertama kalinya sejak pemilihan kembali Gus Dur sebagai ketua NU dan beberapa bulan berikutnya diikuti dengan pertemuan dengan berbagai tokoh pemerintah yang pada tahun 1994 berusaha menghalangi pemilihan kembali Gus Dur.Wahid terpilih kembali untuk masa jabatan kedua Ketua NU pada Musyawarah Nasional 1989. . tempat pemilihan dijaga ketat oleh ABRI dalam tindakan intimidasi. Gus Dur membiarkan pilihannya untuk melakukan reformasi tetap terbuka dan pada Desember 1996 bertemu dengan Amien Rais. Pada tahun 1991.[28] Pada saat yang sama. Pada Maret 1992. Ketika musyawarah nasional diadakan.[27] Terdapat juga usaha menyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. Organisasi ini didukung oleh Soeharto. Wahid merencanakan acara itu dihadiri oleh paling sedikit satu juta anggota NU. Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwa NU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka. anggota ICMI yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Wahid menasehati Megawati untuk berhati-hati dan menolak dipilih sebagai Presiden untuk Sidang Umum MPR 1998. seperti Habibie dan Harmoko berkampanye melawan terpilihnya kembali Gus Dur. Gus Dur berpikir bahwa pilihan terbaiknya sekarang adalah mundur secara politik dengan mendukung pemerintah.[24] Pada tahun 1991. Gus Dur berencana mengadakan Musyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan mengulang pernyataan dukungan NU terhadap Pancasila. organisasi yang terdiri dari 45 intelektual dari berbagai komunitas religius dan sosial.000 orang. Akan tetapi. Setelah acara. adil dan toleran. mulai menarik simpati Muslim untuk mendapat dukungan mereka. Melihat apa yang terjadi terhadap Megawati. Gus Dur tetap terpilih sebagai ketua NU untuk masa jabatan ketiga. yang terlibat dalam pertempuran politik dengan ABRI. Mendengar hal itu. Pada saat itu. beberapa anggota ICMI meminta Gus Dur bergabung. acara itu dihadiri oleh 200. Pada Desember 1990. diketuai oleh Baharuddin Jusuf Habibie dan di dalamnya terdapat intelektual Muslim seperti Amien Rais dan Nurcholish Madjid sebagai anggota. Sebagai ketua. Megawati mengacuhkannya dan harus membayar mahal ketika pada Juli 1996 markas PDInya diambil alih oleh pendukung Ketua PDI yang didukung pemerintah. Namun. Soeharto ingin agar Wahid tidak terpilih. Soerjadi.[25] Selama masa jabatan keduanya sebagai ketua NU. Gus Dur terus mendorong dialog antar agama dan bahkan menerima undangan mengunjungi Israel pada Oktober 1994. Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dibentuk untuk menarik hati Muslim Intelektual. ide liberal Gus Dur mulai mengubah banyak pendukungnya menjadi tidak setuju. Soeharto.[26] [sunting] Masa jabatan ketiga dan menuju reformasi Menjelang Musyawarah Nasional 1994. Organisasi ini diperhitungkan oleh pemerintah dan pemerintah menghentikan pertemuan yang diadakan oleh Forum Demokrasi saat menjelang pemilihan umum legislatif 1992.

Namun. Amien. Pada November 1998. Namun pada Juli 1998 Gus Dur mulai menanggapi ide tersebut karena mendirikan partai politik merupakan satu-satunya cara untuk melawan Golkar dalam pemilihan umum. Wahid melihat situasi terus memburuk dengan pemilihan kembali Soeharto sebagai Presiden dan protes mahasiswa yang menyebabkan terjadinya kerusuhan Mei 1998 setelah penembakan enam mahasiswa di Universitas Trisakti. banyak orang dari komunitas NU meminta Gus Dur membentuk partai politik baru. Di bawah rezim Soeharto. Dari rumah sakit.Juli 1997 merupakan awal dari Krisis Finansial Asia. Dengan kemenangan partainya. Gus Dur memiliki pendirian yang lebih moderat dengan Soeharto dan meminta demonstran berhenti untuk melihat apakah Soeharto akan menepati janjinya. PPP dan PDI. Pada Juni 1998. partai PKB ikut serta dalam arena pemilu legislatif. Soeharto memberikan konsep Komite Reformasi yang ia usulkan. bersama dengan delapan pemimpin penting dari komunitas Muslim. Pada 7 Februari 1999. partaipartai politik mulai terbentuk. [sunting] Pemilu 1999 dan Sidang Umum MPR Amien Rais dan Gus Dur pada Sidang Umum MPR. dalam pertemuan di Ciganjur. namun ia terkena stroke pada Januari 1998. dan Sultan Hamengkubuwono X kembali menyatakan komitmen mereka untuk reformasi. Dengan jatuhnya Soeharto. yang merupakan oposisi Soeharto yang paling kritis pada saat itu. Gus Dur didorong untuk melakukan reformasi dengan Megawati dan Amien. hanya terdapat tiga partai politik: Golkar.[29] Hal tersebut tidak disukai Amien. PKB memenangkan 12% suara dengan PDI-P memenangkan 33% suara. dipanggil ke kediaman Soeharto. Wakil Presiden Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto. Soeharto mulai kehilangan kendali atas situasi tersebut. Megawati memperkirakan . dengan yang paling penting adalah Partai Amanat Nasional (PAN) bentukan Amien dan Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) bentukan Megawati. Gus Dur. Ia tidak langsung mengimplementasikan ide tersebut. Sembilan pemimpin tersebut menolak untuk bergabung dengan Komite Reformasi. PKB secara resmi menyatakan Gus Dur sebagai kandidat pemilihan presiden. bersama dengan Megawati. Gus Dur. Pada Juni 1999. Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada tanggal 21 Mei 1998. [sunting] Reformasi [sunting] Pembentukan PKB dan Pernyataan Ciganjur Salah satu dampak jatuhnya Soeharto adalah pembentukan partai politik baru. Gus Dur menyatakan bahwa partai tersebut terbuka untuk semua orang. Meskipun partai tersebut didominasi anggota NU. Pada tanggal 19 Mei 1998. Wahid menyetujui pembentukan PKB dan menjadi Ketua Dewan Penasehat dengan Matori Abdul Djalil sebagai ketua partai.

senjata utama rezim Soeharto dalam menguasai media. Beberapa saat kemudian. Gus Dur mengunjungi Jayapura di provinsi Irian Jaya. PPP. Gus Dur juga ingin mengadopsi pendekatan yang lebih lembut terhadap Aceh dengan mengurangi jumlah personel militer di Negeri Serambi Mekkah tersebut. Pada 30 Desember. Jepang. Amien dan Poros Tengah secara resmi menyatakan Abdurrahman Wahid sebagai calon presiden. Reformasi pertama adalah membubarkan Departemen Penerangan. Wahid kemudian mulai melakukan dua reformasi pemerintahan. Setelah itu. MPR kembali berkumpul dan mulai memilih presiden baru. Pada 21 Oktober 1999. dan Partai Keadilan (PK).[36] .[31] Pada 19 Oktober 1999. Non-partisan dan TNI juga ada dalam kabinet tersebut. pada bulan Desember. Namun. Akbar Tanjung. MPR menolak pidato pertanggungjawaban Habibie dan ia mundur dari pemilihan presiden.[33] Pada November 1999. Pada Juli. PDI-P tidak memiliki mayoritas penuh. Amerika Serikat.akan memenangkan pemilihan presiden pada Sidang Umum MPR. Abdurrahman Wahid kemudian terpilih sebagai Presiden Indonesia ke-4 dengan 373 suara. Gus Dur pun berhasil meyakinkan Megawati untuk ikut serta. Golkar. sedangkan Megawati hanya 313 suara.[32] Tidak senang karena calon mereka gagal memenangkan pemilihan. Selama kunjungannya. adalah kabinet koalisi yang meliputi anggota berbagai partai politik: PDI-P. Wahid mengunjungi negara-negara anggota ASEAN. dan Yordania. koalisi partai-partai Muslim. Namun referendum ini menentukan otonomi dan bukan kemerdekaan seperti referendum Timor Timur. sehingga membentuk aliansi dengan PKB. Kabinet Persatuan Nasional. ketua Golkar dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan Golkar akan mendukung Gus Dur. Amien Rais membentuk Poros Tengah. Setelah meyakinkan jendral Wiranto untuk tidak ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan membuat PKB mendukung Megawati. PKB. Qatar.[30] Poros Tengah mulai menominasikan Gus Dur sebagai kandidat ketiga pada pemilihan presiden dan komitmen PKB terhadap PDI-P mulai berubah. Megawati ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan mengalahkan Hamzah Haz dari PPP. Abdurrahman Wahid berhasil meyakinkan pemimpin-pemimpin Papua bahwa ia mendorong penggunaan nama Papua. PAN. Pada 7 Oktober 1999.[34] Setelah satu bulan berada dalam Kabinet Persatuan Nasional. Reformasi kedua adalah membubarkan Departemen Sosial yang korup. [sunting] Kepresidenan [sunting] 1999 Kabinet pertama Gus Dur. Muncul dugaan bahwa pengunduran dirinya diakibatkan karena Gus Dur menuduh beberapa anggota kabinet melakukan korupsi selama ia masih berada di Amerika Serikat. ia mengunjungi Republik Rakyat Cina.[33] Beberapa menduga bahwa pengunduran diri Hamzah Haz diakibatkan karena ketidaksenangannya atas pendekatan Gus Dur dengan Israel [35]. Rencana Gus Dur adalah memberikan Aceh referendum. Menteri Menteri Koordinator Pengentasan Kemiskinan (Menko Taskin) Hamzah Haz mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan November. Kuwait. pendukung Megawati mengamuk dan Gus Dur menyadari bahwa Megawati harus terpilih sebagai wakil presiden. Pada 20 Oktober 1999.

[38] Ketika Gus Dur kembali ke Jakarta. Gus Dur juga mengunjungi India. Di bulan April. Pada Januari 2000. Pada Maret 2000. ia mulai meminta Jendral Wiranto mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Dalam perjalanan pulang dari Eropa. Pakistan. Pada bulan Juni. pemerintah menandatangani nota kesepahaman dengan GAM hingga . Jepang. Perancis. pemerintahan Gus Dur mulai melakukan negosiasi dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Pada April 2000. Jerman. Dua bulan kemudian. Namun. dan Mesir sebagai tambahan baru ke dalam daftar negara-negara yang dikunjunginya. Wahid melakukan perjalanan luar negeri ke Eropa lainnya dengan mengunjungi Inggris. Gus Dur kemudian mengubah pikirannya dan memintanya mundur. Gus Dur mengunjungi Timor Leste. Wahid mengunjungi Afrika Selatan dalam perjalanan menuju Kuba untuk menghadiri pertemuan G-77. Wiranto berbicara dengannya dan berhasil meyakinkan Gus Dur agar tidak menggantikannya. Wahid sekali lagi mengunjungi Amerika. Pada Februari. Thailand.[37] Ketika Gus Dur berkelana ke Eropa pada bulan Februari.[sunting] 2000 Abdurrahman Wahid di Forum Ekonomi Dunia tahun 2000. dan Perancis dengan Iran. Gus Dur melihat Wiranto sebagai halangan terhadap rencana reformasi militer dan juga karena tuduhan pelanggaran HAM di Timor Timur terhadap Wiranto. Gus Dur melakukan perjalanan ke luar negeri lainnya ke Swiss untuk menghadiri Forum Ekonomi Dunia dan mengunjungi Arab Saudi dalam perjalanan pulang menuju Indonesia. Alasan yang diberikan Wahid adalah bahwa keduanya terlibat dalam kasus korupsi. Pada bulan Maret. Belanda. sebelum kembali melewati Kota Meksiko dan Hong Kong.[39] Hal ini memperburuk hubungan Gus Dur dengan Golkar dan PDI-P. Korea Selatan. meskipun Gus Dur tidak pernah memberikan bukti yang kuat. Gus Dur memecat Menteri Negara Perindustrian dan Perdagangan Jusuf Kalla dan Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi. dan Brunei Darussalam. dan Italia.

namun mereka tetap berhasil mencapai Maluku dan dipersenjatai oleh senjata TNI. Pada Sidang Umum MPR. Wahid menyadari kelemahannya sebagai pemimpin dan menyatakan ia akan mewakilkan sebagian tugas. Agus mulai membuka skandal yang melibatkan Dharma Putra. yayasan yang memiliki hubungan dengan Kostrad. Selama pidato. XXIX/MPR/1966 yang melarang Marxisme-Leninisme dicabut. Melalui Megawati.[41] Ia juga berusaha membuka hubungan dengan Israel. bendera bintang kejora berkibar di Papua Barat.awal tahun 2001. Gus Dur mengikuti tekanan tersebut. popularitas Gus Dur masih tinggi. Isu lain yang muncul adalah keanggotaan Gus Dur pada Yayasan Shimon Peres. Kabinet baru lebih kecil dan meliputi lebih banyak non-partisan. Sidang Umum MPR 2000 hampir tiba. Gus Dur memperbolehkan bendera bintang . Skandal ini disebut skandal Bruneigate. Sekutu Wahid seperti Megawati. Petinggi TNI merespon dengan mengancam untuk pensiun.[44] Hubungan Gus Dur dengan TNI semakin memburuk ketika Laskar Jihad tiba di Maluku dan dipersenjatai oleh TNI.[47] Anggota MPR setuju dan mengusulkan agar Megawati menerima tugas tersebut. Uang itu merupakan sumbangan dari Sultan Brunei untuk membantu di Aceh. musuh Gus Dur menuduhnya terlibat dalam skandal ini.[46] Meskipun uang berhasil dikembalikan. Skandal ini disebut skandal Buloggate. Pada saat itu semakin jelas bahwa Laskar Jihad didukung oleh anggota TNI dan juga kemungkinan didanai oleh Fuad Bawazier.[42] Isu ini diangkat dalam pidato Ribbhi Awad. diganti. Tukang pijit pribadi Gus Dur mengklaim bahwa ia dikirim oleh Gus Dur ke Bulog untuk mengambil uang. Pada 23 Agustus. yang menyebabkan kemarahan pada kelompok Muslim Indonesia. menteri keuangan terakhir Soeharto. Baik Gus Dur dan menteri luar negerinya Alwi Shihab menentang penggambaran Presiden Indonesia yang tidak tepat. Pada awalnya MPR berencana menerapkan usulan ini sebagai TAP MPR. dan Alwi meminta agar Awad. Badan Urusan Logistik (BULOG) melaporkan bahwa $4 juta menghilang dari persediaan kas Bulog. saat kedua penandatangan akan melanggar persetujuan. yang diangkatnya menjadi Panglima Kostrad pada bulan Maret. Gus Dur mengumumkan kabinet baru meskipun Megawati ingin pengumuman ditunda. Pada Juli 2000. akan tetapi Keputusan Presiden dianggap sudah cukup. kepada parlemen Palestina tahun 2000. Pada waktu yang sama. Gus Dur juga dituduh menyimpan uang $2 juta untuk dirinya sendiri. Namun. Pada bulan yang sama. Gus Dur menyatakan darurat militer di Maluku karena kondisi di sana semakin memburuk. Megawati menunjukan ketidaksenangannya dengan tidak hadir pada pengumuman kabinet. sehingga Gus Dur kembali harus menurut pada tekanan. yaitu skandal Buloggate dan Bruneigate. yaitu Agus Wirahadikusumah. duta besar Palestina untuk Indonesia. duta besar Palestina untuk Indonesia. Tidak terdapat anggota Golkar dalam kabinet baru Gus Dur. anggota TNI mulai menekan Wahid untuk mencopot jabatan Agus.[40] Gus Dur juga mengusulkan agar TAP MPRS No. Laskar Jihad pergi ke Maluku untuk membantu orang Muslim dalam konflik dengan orang Kristen.[43] Dalam usaha mereformasi militer dan mengeluarkan militer dari ruang sosial-politik. tetapi berencana menunjuk Agus sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Pada bulan Mei. Gus Dur gagal mempertanggungjawabkan dana tersebut. Pada September.[45] Muncul pula dua skandal pada tahun 2000. pidato Gus Dur diterima oleh mayoritas anggota MPR. Wahid meminta TNI menghentikan aksi Laskar Jihad. Akbar dan Amien masih mendukungnya meskipun terjadi berbagai skandal dan pencopotan menteri. Gus Dur menemukan sekutu.

Gus Dur membantah dan pergi untuk berbicara dengan demonstran di Pasuruan.kejora dikibarkan asalkan berada di bawah bendera Indonesia. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra dicopot dari kabinet karena ia mengumumkan permintaan agar Gus Dur mundur. Pada pertemuan dengan rektor-rektor universitas pada 27 Januari 2001. Di Jawa Timur. Gus Dur kemudian mengumumkan pemberlakuan dekrit yang berisi (1) pembubaran MPR/DPR. DPR bertemu untuk mengeluarkan nota terhadap Gus Dur.000 tentara di Jakarta dan juga menurunkan tank yang menunjuk ke arah Istana Negara sebagai bentuk penunjukan kekuatan. Pada 24 Desember 2000.[49] [sunting] 2001 dan akhir kekuasaan Pada Januari 2001. Amien Rais menyatakan bahwa Sidang Istimewa MPR akan dimajukan pada 23 Juli. dan Keamanan (Menko Polsoskam) Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyatakan keadaan darurat. Di Jakarta. TNI menurunkan 40. 151 anggota DPR menandatangani petisi yang meminta pemakzulan Gus Dur. sementara Akbar menunggu pemilihan umum legislatif tahun 2004. anggota NU melakukan protes di sekitar kantor regional Golkar.[52] Pertemuan tersebut menambah gerakan anti-Wahid. Gus Dur mulai putus asa dan meminta Menteri Koordinator Politik. Yudhoyono menolak dan Gus Dur memberhentikannya dari jabatannya beserta empat menteri lainnya dalam reshuffle kabinet pada tanggal 1 Juli 2001.[56] Akhirnya pada 20 Juli.[50] Tindakan ini diikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa. Nota tersebut berisi diadakannya Sidang Khusus MPR dimana pemakzulan Presiden dapat dilakukan. Gus Dur mencoba membalas oposisi dengan melawan disiden pada kabinetnya. (2) . Namun. Gus Dur menyatakan kemungkinan Indonesia masuk kedalam anarkisme.[48] Ia dikritik oleh Megawati dan Akbar karena hal ini. Pada 1 Februari. Pada akhir tahun 2000. Megawati mulai menjaga jarak dan tidak hadir dalam inaugurasi penggantian menteri. Amien juga berusaha mengumpulkan oposisi dengan meyakinkan Megawati dan Gus Dur untuk merenggangkan otot politik mereka. Gus Dur lalu mengunjungi Afrika Utara dan juga Arab Saudi untuk naik haji.[53]. Ia lalu mengusulkan pembubaran DPR jika hal tersebut terjadi. dan diangap tidak dapat mengendalikan Partai Keadilan. DPR mengeluarkan nota kedua dan meminta diadakannya Sidang Istimewa MPR pada 1 Agustus. Ia menyatakan kecewa mendukung Gus Dur sebagai presiden tahun lalu. Dalam menanggapi hal ini.[51] Abdurrahman Wahid melakukan kunjungan terakhirnya ke luar negeri sebagai presiden pada Juni 2001 ketika ia mengunjungi Australia. oposisi Gus Dur turun menuduhnya mendorong protes tersebut. Orang yang paling menunjukan kekecewaannya adalah Amien.[57]. Pada 30 April. Megawati melindungi Gus Dur. terjadi serangan bom terhadap gereja-gereja di Jakarta dan delapan kota lainnya di seluruh Indonesia.[54] Menteri Kehutanan Nurmahmudi Ismail juga dicopot dengan alasan berbeda visi dengan Presiden. Nota ini juga menimbulkan protes di antara NU. Pada bulan Maret. Anggota PKB hanya bisa walk out dalam menanggapi hal ini. demonstran NU terus menunjukkan dukungan mereka kepada Gus Dur dan pada bulan April mengumumkan bahwa mereka siap untuk mempertahankan Gus Dur sebagai presiden hingga mati.[55] yang pada saat itu massanya ikut dalam aksi menuntut Gus Dur mundur. terdapat banyak elit politik yang kecewa dengan Abdurrahman Wahid. berlawanan dalam pengambilan kebijakan. Pada akhir November. Sosial. Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari libur opsional.

anggota PKB setuju untuk tidak hadir sebagai lambang solidaritas. koalisi ini mengkritik kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. DPD. Untuk Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2004.[60] [sunting] Aktivitas setelah kepresidenan [sunting] Perpecahan pada tubuh PKB Sebelum Sidang Khusus MPR. Namun dekrit tersebut tidak memperoleh dukungan dan pada 23 Juli. PKB Gus Dur lebih dikenal sebagai PKB Kuningan sementara PKB Matori dikenal sebagai PKB Batutulis. PKB berpartisipasi dalam Pemilihan Umum Anggota DPR. dimana rakyat akan memilih secara langsung. Munas tersebut memilihnya kembali sebagai ketua PKB. Gus Dur lalu mendukung Solahuddin yang merupakan pasangan dari Wiranto. Akbar Tanjung dan Megawati. Wiranto dan Solahuddin kalah dalam pemilu. Pada 5 Juli 2004. Namun. [sunting] Pemilihan umum 2004 Pada April 2004. Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny). bersikeras hadir karena ia adalah Wakil Ketua MPR. Gus Dur membalasnya dengan mengadakan Munasnya sendiri pada tanggal 17 Januari. terutama mengenai pencabutan subsidi BBM yang akan menyebabkan naiknya harga BBM. [sunting] Kematian . Gus Dur menjatuhkan posisi Matori sebagai Ketua PKB pada tanggal 15 Agustus 2001 dan melarangnya ikut serta dalam aktivitas partai sebelum mencabut keanggotaan Matori pada bulan November. MPR secara resmi memakzulkan Gus Dur dan menggantikannya dengan Megawati Sukarnoputri. Yenny juga aktif berpolitik di Partai Kebangkitan Bangsa dan saat ini adalah direktur The Wahid Institute. Anita Hayatunnufus. [sunting] Oposisi terhadap pemerintahan SBY Pada Agustus 2005. Dengan posisinya sebagai Ketua Dewan Syuro. PKB memilih Wahid sebagai calon presiden. Bersama dengan Try Sutrisno. dan Inayah Wulandari. memperoleh 10. Matori mengadakan Munas Khusus yang dihadiri oleh pendukungnya di PKB.mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dengan mempercepat pemilu dalam waktu satu tahun. Namun.[59] Abdurrahman Wahid terus bersikeras bahwa ia adalah presiden dan tetap tinggal di Istana Negara selama beberapa hari. Untuk pemilihan kedua antara pasangan Yudhoyono-Kalla dengan Megawati-Muzadi. dan DPRD Indonesia 2004.[61] Pada tanggal 14 Januari 2002. sehari setelah Munas Matori selesai[62] Musyawarah Nasional memilih kembali Gus Dur sebagai Ketua Dewan Penasehat dan Alwi Shihab sebagai Ketua PKB. [sunting] Kehidupan pribadi Wahid menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat orang anak: Alissa Qotrunnada. ketua PKB. dan (3) membekukan Partai Golkar[58] sebagai bentuk perlawanan terhadap Sidang Istimewa MPR. Matori Abdul Djalil. Gus Dur gagal melewati pemeriksaan medis sehingga Komisi Pemilihan Umum menolak memasukannya sebagai kandidat.6% suara. Gus Dur menyatakan golput. namun akhirnya pada tanggal 25 Juli ia pergi ke Amerika Serikat karena masalah kesehatan. Wiranto. Gus Dur menjadi salah satu pemimpin koalisi politik yang bernama Koalisi Nusantara Bangkit Bersatu.

[5] Ia mendapat penghargaan dari Simon Wiesenthal Center. sebuah yayasan yang bergerak di bidang penegakan Hak Asasi Manusia. Jakarta. visi. ia menerima penghargaan tersebut.[66] Pada 21 Juli 2010. yang dideritanya sejak lama. Namanya diabadikan sebagai nama kelompok studi Abdurrahman Wahid Chair of Islamic Study. dan demokrasi di Indonesia. semangat keberagaman.[63] Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakarta ia sempat dirawat di Jombang seusai mengadakan perjalanan di Jawa Timur. Wahid mendapat penghargaan tersebut karena menurut mereka ia merupakan salah satu tokoh yang peduli terhadap persoalan HAM. pemimpin redaksi The Jakarta Post Endy Bayuni. [sunting] Tasrif Award-AJI Pada 11 Agustus 2006.[70] Seorang wartawan mengatakan bahwa hanya karena upaya Gus Dur menentang RUU Anti Pornoaksi dan Pornografi. Sebelum wafat ia harus menjalani hemodialisis (cuci darah) rutin. sebuah penghargaan yang cukup prestisius untuk kategori Community Leadership.[65] Wahid dinobatkan sebagai "Bapak Tionghoa" oleh beberapa tokoh Tionghoa Semarang di Kelenteng Tay Kak Sie.Gus Dur menderita banyak penyakit. dan Ketua Komisi Nasional Perempuan Chandra Kirana. Ia menderita gangguan penglihatan sehingga seringkali surat dan buku yang harus dibaca atau ditulisnya harus dibacakan atau dituliskan oleh orang lain. Menurut Salahuddin Wahid adiknya. Diabetes dan gangguan ginjal juga dideritanya. Gus Dur dan Gadis dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari budayawan Butet Kertaradjasa. ia memperoleh Lifetime Achievement Award dalam Liputan 6 Awards 2010. pada pukul 18. bahkan sejak ia mulai menjabat sebagai presiden. meskipun telah meninggal. Gus Dur wafat akibat sumbatan pada arteri.45 akibat berbagai komplikasi penyakit tersebut.[64] [sunting] Penghargaan Pada tahun 1993. Gus Dur dan Gadis dinilai memiliki semangat.[66][67] Gus Dur memperoleh penghargaan dari Mebal Valor yang berkantor di Los Angeles karena Wahid dinilai memiliki keberanian membela kaum minoritas. Penghargaan Tasrif Award bagi Gus Dur menuai protes dari para wartawan yang hadir dalam acara jumpa pers itu. Gus Dur menerima Ramon Magsaysay Award. Gang Lombok. Beberapa kali ia mengalami serangan stroke.[68] Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Sinta Nuriyah. salah satunya dalam membela umat beragama Konghucu di Indonesia dalam memperoleh hak-haknya yang sempat terpasung selama era orde baru.[66] Wahid juga memperoleh penghargaan dari Universitas Temple. yang selama ini dikenal sebagai kawasan Pecinan pada tanggal 10 Maret 2004. dan komitmen dalam memperjuangkan kebebasan berekpresi.[69] Penghargaan ini diberikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI).[70] [sunting] Doktor kehormatan . Mereka berhasil menyisihkan 23 kandidat lain. di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. persamaan hak. Gadis Arivia dan Gus Dur mendapatkan Tasrif Award-AJI sebagai Pejuang Kebebasan Pers 2006. mantan Ketua Umum AJI Indonesia dan wartawan The Jakarta Post membantah dan mempertanyakan hubungan perjuangan Wahid menentang RUU APP dengan kebebasan pers. Ia meninggal dunia pada hari Rabu. 30 Desember 2009. Sementara wartawan lain seperti Ati Nurbaiti. istri Gus Dur.

Ilmu Ekonomi dan Manajemen. Paris. dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Universitas Sorbonne.3 Pandangan Hindu   5 Lihat pula 6 Referensi .1 Pandangan Kristen 4. Perancis (2000)[71] Doktor Kehormatan dari Universitas Chulalongkorn. Bangkok. Korea Selatan (2003)          Pluralisme Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Thailand (2000)[71] Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik.Gus Dur juga banyak memperoleh gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dari berbagai lembaga pendidikan:  Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Universitas Thammasat. Israel (2003)[73] Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Universitas Konkuk. Seoul. Bangkok. Jepang (2002)[71] Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Universitas Netanya. Thailand (2000)[71] Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology. Belanda (2000) [72] Doktor Kehormatan dari Universitas Jawaharlal Nehru. Seoul.2 Pandangan Islam 4. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Daftar isi [sembunyikan]     1 Etimologi 2 Pluralisme Sosial 3 Pluralisme Ilmu Pengetahuan 4 Pluralisme Agama o o o 4. Tokyo. Korea Selatan (2003)[71] Doktor Kehormatan dari Universitas Sun Moon. India (2000)[71] Doktor Kehormatan dari Universitas Soka Gakkai. Bangkok. Thailand (2000) Doktor Kehormatan dari Universitas Twente.

ing) diserap dari bahasa inggris. keadaan seorang pluralis. Pluralisme dapat dikatakan salah satu ciri khas masyarakat modern dan kelompok sosial yang paling penting. atau bermacam-macam faham. ‘saling menghormati’ (mutual respect). id. Contoh kelompok-kelompok dan situasi-situasi di mana pluralisme adalah penting ialah: perusahaan. Mereka hidup bersama (koeksistensi) serta membuahkan hasil tanpa konflik asimilasi. misalnya disamakan dengan makna istilah ‘toleransi’. Sebaliknya. ada konsentrasi kekuasaan politik dan keputusan dibuat oleh hanya sedikit anggota. [sunting] Pluralisme Agama Pluralisme Agama (Religious Pluralism) adalah istilah khusus dalam kajian agama agama. dan oleh karena itu hasil yang lebih baik. kekuasaan dan penentuan keputusan (dan kemilikan kekuasaan) lebih tersebar. istilah ini tidak dapat dimaknai sembarangan. Dipercayai bahwa hal ini menghasilkan partisipasi yang lebih tersebar luas dan menghasilkan partisipasi yang lebih luas dan komitmen dari anggota masyarakat. lebih besar kinerja dan pertumbuhan ekonomi dan lebih baiklah teknologi kedokteran. perhimpunan ilmiah.[sunting] Etimologi plural + -ism Secara bahasa Pluralisme (pluralism. badan-badan politik dan ekonomi. dan sebagainya. karena. dalam masyarakat pluralistis. memiliki lebih dari satu tentang keyakinan gerejawi. Seba gai satu paham (isme). pertumbuhan pengetahuan dapat dikatakan menyebabkan kesejahteraan manusiawi bertambah. terdiri dari dua kata plural (beragam. Untuk itu kata ini termasuk kata yang ambigu. yang berarti beragam pemahaman. yang membahas cara pandang terhadap agama- . Pluralisme juga menunjukkan hak-hak individu dalam memutuskan kebenaran universalnya masingmasing. [sunting] Pluralisme Ilmu Pengetahuan Bisa diargumentasikan bahwa sifat pluralisme proses ilmiah adalah faktor utama dalam pertumbuhan pesat ilmu pengetahuan. [sunting] Pluralisme Sosial Dalam ilmu sosial. misalnya. Sebagai ‘terminologi khusus’. Pada gilirannya. pluralisme adalah sebuah kerangka dimana ada interaksi beberapa kelompokkelompok yang menunjukkan rasa saling menghormat dan toleransi satu sama lain. dan mungkin merupakan pengemudi utama kemajuan dalam ilmu pengetahuan. Dalam sebuah masyarakat otoriter atau oligarkis.id) dan isme(faham. Berdasarkan Webster's Revised Unabridged Dictionary (1913 + 1828) arti pluralism adalah:   hasil atau keadaan menjadi plural. masyarakat dan perkembangan ekonomi.

 eksklusivisme. meskipun Kristen merupakan agama yang benar. Semuanya dianggap sebagai jalan yang samasama sah menuju Tuhan [2] [sunting] Pandangan Islam . yang berpandangan. * Pluralisme adalah suatu tantangan sekaligus bahaya yang sangat serius bagi kekristenan. yang memandang hanya orangorang yang mendengar dan menerima Bibel Kristen yang akan diselamatkan. Bukan namanya toleransi apabila untuk mau saling menerima dituntut agar masing-masing melepaskan apa yang mereka yakini. dikenal ada tiga cara pendekatan atau cara pandang teologis terhadap a gama lain. 2. para tokohnya telah melakukan banyak kekeliruan da n kekerasan yang akhirnya menimbulkan sikap trauma masyarakat Barat terhadap klaim kebenaran s atu agama tertentu. istilah ‘Pluralisme Agama’ telah menjadi pembahasan panjang di kalangan para il muwan dalam studi agama agama (religious studies) [sunting] Pandangan Kristen Paus Yohannes Paulus II. Pluralisme Agama berkembang pesat dalam masyarakat KristenBarat disebabkan setidaknya oleh tiga hal: yaitu 1.  inklusivisme. mengeluarkan Dekrit Dominus Jesus[1]’ Penjelasan ini.agama yang ada. Di luar itu tidak selamat. (Franz Magnis Suseno). tahun 2000. * Pluralisme Agama hanya di permukaan saja kelihatan lebih rendah hati dan toleran dariupada sikap inklusif yang tetap meyakini imannya. tidak ada agama yang dipandang leb ih superior dari agama lainnya. Dr. selain menolak paham Pluralisme Agama. Dalam tradisi Kristen. teta pi keselamatan juga mungkin terdapat pada agama lain.juga menegaskan kembali bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya pengantara keselamatan Ilahi dan tidak ada orang yang bisa ke Bapa selain melalui Yesus. Trauma sejarah kekuasaan Gereja di Zaman Pertengahan dan konflik Katolik-Protestan. yang memandang semua agama adalah jalan yang samasama sah menuju inti  dari realitas agama. pluralisme. Problema Teks Bibel. Stevri Lumintang). (Pdt. Ketika Gereja berkuasa di zaman pertengahan. Dalam pandangan Pluralisme Agama. Problema teologis Kristen dan 3.

" Atau dalam bahasa Indonesia : "Suatu kerangka interaksi yg mana setiap kelompok menampilkan rasa hormat dan toleran satu sama lain. Apabila merujuk dari wikipedia bahasa inggris. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Pluralisme sebagai paham religius artifisial yang berkembang di Indonesia. pluralism is a framework of interaction in which groups show sufficient respect and tolerance of each other. Pluralisme (Agama) dan Liberalisme bertentangan dengan Islam dan haram bag i umat Islam untuk memeluknya. Frank Gaetano Morales. 2005). dan secara bombastik memproklamasika n bahwa “semua agama adalah sama”. dia melakukan itu atas kerugian besar dari agama Hindu yan g dia katakan dia cintai. [3] Ummat Islam di Indonesia sepakat dengan memberi fatwa faham Pluralisme agama adalah haram [sunting] Pandangan Hindu Setiap kali orang Hindu mendukung Universalisme Radikal. berinteraksi tanpa konflik atau asimilasi (pembauran / pembiasan). that they fruitfully coexist and interact without conflict or assimilation. maka definisi [eng]pluralism adalah : "In the social sciences. Polemik pluralisme di Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia. (Dr. cendekiawan Hindu). mengalami perubahan ke bentuk lain dari asimilasi yang semula menyerap istilah pluralism. (Fatwa MUI.Paham Sekularisme. Menurut asal katanya Pluralisme berasal dari bahasa inggris." Daftar isi [sembunyikan]     1 Polemik 2 Catatan 3 Kristalisasi polemik 4 Rujukan [sunting] Polemik Saat ini pluralisme menjadi polemik di Indonesia karena perbedaan mendasar antara pluralisme dengan pengertian awalnya yaitu pluralism sehingga memiliki arti :   pluralisme diliputi semangat religius. bukan hanya sosial kultural pluralisme digunakan sebagai alasan pencampuran antar ajaran agama . pluralism.

[sunting] Catatan Belakangan. pluralisme digunakan sebagai alasan untuk mengubah ajaran suatu agama agar sesuai dengan ajaran agama lain Jika melihat kepada ide dan konteks konotasi yang berkembang. oleh sebab itu. Sementara di sisi lain bagi penganut definisi pluralisme . penganut pluralism dalam arti non asimilasi 3. Dan tidaklah aneh jika kondisi ini memancing timbulnya reaksi dari berbagai pihak. Pertentangan yang terjadi semakin membingungkan karena munculnya kerancuan bahasa. pelarangan ini berarti pukulan bagi ide yang mereka kembangkan. Sebuah kata yang masih rancu pun menjadi polemik karena belum adanya kemauan untuk mengkaji lebih dalam. penganut pluralisme dalam arti asimilasi 2.asimilasi. Emosi dan perasaan tersinggung seringkali melapisi aroma debat antar tiga pihak yaitu : 1. Dalam fatwa tersebut. MUI menggunakan sebutan pluralisme agama (sebagai obyek persoalan yang ditanggapi) dalam arti "suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relative. Kalau pengertian pluralisme agama semacam itu. isu pluralisme kembali menjadi perbincangan.non asimilasi. maka paham tersebut difatwakan MUI sebagai bertentangan dengan ajaran agama Islam [1]. bermacam ras. Bagi mereka yang mendefinisikan pluralism . jelas bahwa pluralisme di indonesia tidaklah sama dengan pluralism sebagaimana pengertian dalam bahasa Inggris. Ide mereka untuk mencampurkan ajaran yang berbeda menjadi tertahan perkembangannya. Keseragaman memang bukan suatu pilihan yang baik bagi masyarakat yang terdiri atas berbagai suku. Selama beberapa hari hampir semua media cetak . [sunting] Kristalisasi polemik Dengan tingkat pendidikan yang kurang baik. muncul fatwa dari MUI yang melarang pluralisme sebagai respons atas pemahaman yang tidak semestinya itu. setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. penganut anti-pluralisme (yang sebenarnya setuju dengan pluralism dalam arti nonasimilasi) BAHAYA PLURALISME [Al-Islam 488] Bersamaan dengan meninggalnya Gus Dur (mantan Presiden RI ke-4). sudah bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan penduduk indonesia kurang kritis dalam menangani suatu informasi. hal ini di-salah-paham-i sebagai pelarangan terhadap pemahaman mereka. agama dan sebagainya. dan dianggap sebagai suatu kemunduran kehidupan berbangsa. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup dan berdampingan di surga". Sebagaimana seorang mengucapkan pluralism dalam arti non asimilasi akan bingung jika bertemu dengan kata pluralisme dalam arti asimilasi. Sudah semestinya muncul pelurusan pendapat agar tidak timbul kerancuan.

bahkan mendirikan agama baru. Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais pun menilai Gus Dur sebagai ikon pluralisme (Kompas. Sejumlah kalangan pun menilai penting untuk memelihara nilai-nilai pluralisme pasca Gus Dur. akan sangat baik jika MUI mencabut kembali fatwa pengharaman terhadap pluralisme (Kompas.id. Isu pluralisme kembali mencuat terutama setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjuluki Gus Dur sebagai ―Bapak Pluralisme‖ yang patut menjadi teladan bagi seluruh bangsa. misalnya. Mantan Wakil Presien Jusuf Kalla (JK). dan umat Islam haram mengikuti paham tersebut? Lebih penting lagi. Di Balik Gagasan Pluralisme Lahirnya gagasan mengenai pluralisme (agama) sesungguhnya didasarkan pada sejumlah faktor.com. (Antara. Pada ranah politik. Dua di antaranya adalah: Pertama.com. Kemunculan ide pluralisme didasarkan pada sebuah keinginan untuk melenyapkan ‗klaim keberanan‘ (truth claim) yang dianggap menjadi pemicu munculnya sikap ekstrem. ide pluralisme didukung oleh kebijakan Pemerintah yang harus mengacu pada HAM dan asas demokrasi. Kalangan liberal tak ketinggalan. perpecahan bahkan konflik antarpemeluk agama. 4/1/2010). Zuhairi Misrawi. baik dikaitkan langsung dengan sosok Gus Dur maupun tidak. pindah agama (murtad). konflik dan kekerasan dengan mengatasnamakan agama baru sirna jika masing-masing agama tidak lagi menganggap agamanya yang paling benar.7/MUNAS VII/MUI/11/2005 telah dengan jelas-jelas menyebutkan bahwa pluralisme (selain sekularisme dan liberalisme) adalah paham yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Masing-masing pemeluk agama juga meyakini bahwa merekalah umat pilihan.com. radikal. Salah seorang aktivisnya. mengharapkan semangat kebersamaan dan pluralisme yang selalu dikobarkan Gus Dur tetap terjaga (Detik. doa bersama dan lain sebagainya. Karena itu. 31/12/2009). 2/1/2010). agama. bagaimana dengan MUI sendiri yang dalam fatwanya No. kebudayaan. Menurut kaum pluralis. menurut mereka. konflik horisontal. bagaimana sesungguhnya pluralisme menurut pandangan Islam? Hakikat Pluralisme Pluralisme sering diartikan sebagai paham yang mentoleransi adanya ragam pemikiran. adanya keyakinan masing-masing pemeluk agama bahwa konsep ketuhanannyalah yang paling benar dan agamanyalah yang menjadi jalan keselamatan. peradaban dan lain-lain. .co. perang atas nama agama. serta penindasan atas nama agama. Dari ide ini kemudian muncul gagasan lain yang menjadi ikutannya seperti dialog lintas agama. 30/12/2009). Negara memberikan jaminan sepenuhnya kepada setiap warga negara untuk beragama. keyakinan-keyakinah inilah yang sering memicu terjadinya kerenggangan. menulis bahwa dalam rangka memberikan penghormatan terhadap Gus Dur sebagaimana dilakukan oleh Presiden Yudhoyono. Menurut kaum pluralis. Pertanyaannya.menjadikan pluralisme sebagai berita utama. Inilah hakikat ide pluralisme agama yang saat ini dipropagandakan di Dunia Islam melalui berbagai cara dan media.

Sementara itu. hak asasi manusia dan kebebasan serta perdamaian dunia. Konflik Sebagai Alasan? Memang benar. akar konflik-konflik tersebut. Memang. Lalu setelah itu AS menyerang Afganistan. Selain isu-isu demokrasi.diperlukan gagasan pluralisme sehingga agama tidak lagi berwajah eksklusif dan berpotensi memicu konflik. sekali lagi. dalam skala yang lebih luas dan global. Dalam sekala internasional. jika ditinjau dari aspek sejarah. Karena itu. yakni adanya campur tangan asing (yang tidak lain kaum penjajah Barat) untuk melemahkan Indonesia yang berpenduduk mayoritas Muslim. konflik Palestina-Israel bermula ketika bangsa Yahudi (Israel) sengaja ―ditanam‖ oleh penjajah Inggris di jantung Palestina dalam ranga melemahkan umat Islam. Sebab. khususnya setelah Peristiwa 11 September 2001. juga lebih bernuansa politik. Presiden AS George W Bush pernah ―keseleo‖ dengan menyebut secara jelas bahwa WoT (War on Terrorism) sebagai Crussade (Perang Salib) baru. Pasalnya. untuk semakin melemahkan kekuatan umat Islam. dan kemudian dilanjutkan dengan menyerang Irak. faktor dominan yang memicu maraknya isu pluralisme agama adalah niat Barat untuk makin mengokohkan dominasi Kapitalismenya. pluralisme agama adalah sebuah gagasan yang terus disuarakan Kapitalisme global yang digalang Amerika Serikat untuk menghalang kebangkitan Islam. Karena itu. Namun selanjutnya. jelas bukan konflik antaragama (Islam. sangat tidak ‗nyambung‘ jika untuk menghentikan konflik-konflik tersebut kemudian dipasarkan terus gagasan pluralisme dan ikutannya seperti dialog antaragama dll. dengan begitu Barat dapat terus-menerus menyibukkan umat Islam dengan konflik tersebut sehingga umat Islam melupakan bahaya dominasi Barat—khususnya AS dan Inggris— sebagai penjajah mereka. Namun. Kedua. Sejarah membuktikan. Bahkan banyak konflik terjadi lebih sering berlatar belakang ideologi dan politik. Konflik ini kemudian dipelihara oleh Amerika Serikat yang menggantikan peran Inggris. Namun. Dalam sekala lokal. lebih bermotifkan ideologi dan politik— . juga jelas lebih berlatarbelakang ideologi dan politik ketimbang agama. tidak benar jika seluruh konflik yang terjadi saat ini dipicu oleh faktor agama. misalnya. dan bukan bermotifkan agama. khususnya di Timur Tengah. konflik Palestina-Israel lebih dari setengah abad. faktor kepentingan ideologis dari Kapitalisme untuk melanggengkan dominasinya di dunia. faktor pertama bolehlah diakui sebagai alasan awal munculnya gagasan pluralisme agama. Pasalnya. Konflik Palestina-Israel ini lebih bernuansa politik yang melibatkan penjajah Barat. Yahudi dan Kristen). toh dalam rentang sejarah yang sangat panjang selama berabad-abad ketiga pemeluk agama ini pernah hidup berdampingan secara damai dalam naungan Khilafah Islam. misalnya. dunia saat ini sarat dengan konflik. banyak pakar Barat dan AS sendiri yang menjelaskan bahwa serangan militer AS ke Afganistan maupun Irak bahkan lebih bermotifkan ekonomi (yakni demi minyak)—di samping politik (demi dominasi ideologi Kapitalisme). sesaat setelah terjadinya Peristiwa 11 September. khususnya atas Dunia Islam. ketimbang berlatar belakang agama. konflik yang pernah terjadi di Maluku atau Poso beberapa tahun lalu. konflik Barat-Timur (yang sering dianggap mencerminkan konflik Kristen-Islam).

bahwa eksistensi agama-agama tersebut diakui. . Tetapi. mana mungkin Islam yang mengajarkan tauhid (QS 5: 73-77. yang perlu dilakukan umat Islam sesungguhnya bukan menyerukan pluralisme agama apalagi dialog antaragama untuk mencari titik temu dan kesamaan. 31). baik Yahudi dan Nasrani. makan. mereka dibiarkan hidup dan pemeluknya bebas beribadah. Ayat ini menerangkan bahwa Islam mengakui keberadaan dan keragaman suku dan bangsa serta identitas-identitas agama selain Islam (pluralitas). atas Dunia Islam— ketimbang berlatar-belakang agama. serta memandang mereka sebagai orangorang kafir (QS al-Maidah [5]: 72). sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan dan Kami menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. ataupun agama-agama lainnya (QS at-Taubah [9]: 30. Pluralisme Menurut Islam Allah SWT berfirman: Hai manusia. QS 112: 1-4) disamakan dengan Kristen yang mengakui Yesus sebagai anak Tuhan ataupun disamakan dengan agama Yahudi yang mengklaim Uzair juga sebagai anak Tuhan?! Apalagi Islam disamaratakan dengan agama-agama lain? Benar. Allah SWT juga berfirman: Mereka menyembah selain Allah tanpa keterangan yang diturunkan Allah.yakni dominasi Kapitalisme yang diusung Barat. khususnya AS. Ayat ini menegaskan bahwa agama-agama selain Islam itu sesungguhnya menyembah kepada selain Allah SWT. berpakaian. tidak berarti diakui benar. Masalahnya. Lalu bagaimana bisa dinyatakan. namun sama sekali tidak mengakui kebenaran agama-agama tersebut (pluralisme). Allah SWT menegaskan: Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam (QS Ali Imran [3]: 19). menolak klaim kebenaran semua agama selain Islam. dan menikah dengan tatacara agama mereka. Allah SWT pun menolak siapa saja yang memeluk agama selain Islam (QS Ali Imran [3]: 85). Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian adalah orang yang paling bertakwa di sisi Allah (QS al-Hujurat [49]: 13). tetapi tidak berarti dianggap benar. bahwa Islam mengakui ide pluralisme yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama-sama benarnya dan menyembah kepada Tuhan yang sama? Dalam ayat yang lain. Mereka tidak memiliki ilmu dan tidaklah orang-orang zalim itu mempunyai pembela (QS al-Hajj:67-71). QS 19: 88-92. Karena itu. Artinya.

wajar jika KH Kholil Ahmad. yang sesungguhnya telah dan sedang mengancam kaum Muslim saat ini ketika kaum Muslim kehilangan Khilafah Islamiyah sejak hampir satu abad lalu. melindungi akidah Islam serta menjaga kemuliaan Islam dari berbagai penodaan. Bahaya lainnya. yang wajib dilakukan umat Islam tidak lain adalah terus-menerus menyeru para pemeluk agama lain untuk memeluk Islam dan hidup di bawah naungan Islam. Meski dengan catatan tetap tidak boleh ada pemaksaan. menilai pluralisme agama yang diusung Gus Dur berbahaya bagi umat Islam (Tempointeraktif. termasuk di dalamnya gagasan ―agama baru‖ yang bernama pluralisme agama. jika kita menerima pluralisme agama berarti kita harus siap menerima Kapitalisme itu sendiri. 30/12/2009). dll adalah beberapa contohnya. seperti diungkapkan Presiden di Jombang beberapa waktu lalu karena dapat menimbulkan konflik agama. penegakan syariah Islam dalam negara pun pada akhirnya terus dicegah karena dianggap bisa mengancam pluralisme. Inilah di antara bahaya yang terjadi. Globalisasi merupakan upaya penjajah Barat untuk mengglobalkan nilai-nilai Kapitalismenya. Pemakaian hijab (jilbab) oleh Muslimah dalam kehidupan umum dihalangi demi ―menjaga wilayah publik yang sekular dari campur tangan agama.com. Ambil contoh.Karena itu. Barat berupaya mempreteli identitas Islam. pluralisme agama menegaskan adanya sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan). Karena itu. Rabu (13/1). Munculnya sejumlah aliran sesat di Tanah Air seperti Ahmadiyah pimpinan Mirza Ghulam Ahmad. Bahaya di Balik Gagasan Pluralisme Bahaya pertama adalah penghapusan identitas-identitas agama. ―Ada dua hal yang membahayakan hubungan umat beragama di Indonesia. Karena itu. Ia menilai. termasuk oleh pluralisme. Padahal Khilafahlah kepemimpinan umum bagi kaum Muslim yang menerapkan Islam. yakni radikalisme agama dan pluralisme agama.‖ Lebih jauh.H. Pengasuh Pondok Pesantren Gunung Jati Pamekasan Jawa Timur. al-Qiyadah alIslamiyah pimpinan Ahmad Mosadeq. .‖ katanya dalam sidang Badan Pembina Pahlawan Daerah Jatim untuk membahas pengusulan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Abdusshomad Buchori di Surabaya. pendukung pluralisme agama menolak pelarangan terhadap berbagai aliran tersebut. Ringkasnya.‖ kata Ketua MUI Jatim K. misalnya. pluralisme adalah faham pencampuradukan beberapa ajaran agama sehingga sangat berbahaya terhadap kehidupan beragama di Indonesia. Dalam kasus Islam. Bahaya lain pluralisme agama adalah munculnya agama-agama baru yang diramu dari berbagai agama yang ada. [] ―Kami tidak sependapat jika Gus Dur disebut sebagai Bapak Pluralisme. pluralisme agama tidak bisa dilepaskan dari agenda penjajahan Barat melalui isu globalisasi. jihad yang secara syar’i bermakna perang melawan orang-orang kafir yang menjadi penghalang dakwah dikebiri sebatas upaya bersungguh-sungguh. Jamaah Salamullah pimpinan Lia Eden. meski itu berarti penodaan terhadap Islam. Lalu dengan alasan pluralisme pula.

Bunda Teresa. kemunculan fatwa dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang melarang pluralisme sebagai respons atas pemahaman yang tidak semestinya. MUI menggunakan sebutan pluralisme agama (sebagai obyek persoalan yang ditanggapi) dalam arti ―Suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relative. 2005. Jesus. Tiap pintu adalah jalan pemeluk tiap agama memasuki kamar surganya. mungkin Dia hanya tersenyum simpul. setiap pemeluk agama tidak boleh mengkalim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Yahudi. Zoroaster. justru tidak jauh berbeda dengan pemahaman para tokoh pluralis. eksklusivisme keagamaan tidak sesuai dengan semangat Al-Qur‘an. (hidayatullah/alhikmahonline) Penafsiran Memang keberatan MUI mengakui Gus Dur sebagai ―Bapak Pluralisme‖ bukan barang baru. filsafat perenial yang belakangan banyak dibicarakan dalam dialog antaragama di Indonesia merentangkan pandangan pluralis dengan mengatakan bahwa setiap agama sebenarnya merupakan ekspresi keimanan terhadap Tuhan yang sama. antara lain. Sumanto Al-Qurtuby: Jika kelak di akhirat. Semuanya menuju jalan kebenaran. Ghandi. Dan konsekuensinya. Budhy Munawar Rahman: Karenanya. yakni pandangan bahwa siapapun yang beriman–tanpa harus melihat agamanya apa. Baharudin Lopa. Liberalisme dan Sekularisme Agama Konon. Ulil Abshar Abdalla: Semua agama sama. Romo Mangun. oleh sebab itu. Luther. Kristen. (Adian Husaini. Sebab Al-Qur‘an tidak membeda-bedakan antara satu komunitas agama dari lainnya. Mahatma Gandhi pun seirama dengan mendeklarasikan bahwa semua agama –entah Hinduisme. bukan pluralisme. Islam. yang diperlukan sekarang ini dalam penghayatan masalah pluralisme antaragama. Ini harus dicermati agar tidak memicu konflik karena adanya pelanggaran akidah. sebagaimana dirangkum oleh Adian Husaini berikut ini. Pluralitas adalah upaya untuk mensejajarkan beberapa agama. adalah pengakuan eksistensi orang-orang yang berbuat baik dalam setiap komunitas beragama dan dengan begitu. Alwi Shihab: Prinsip lain yang digariskan oleh AlQur‘an. pertanyaan di atas diajukan kepada Tuhan. Nurcholish Madjid: Sebagai contoh. sejak Gus Dur disebut sebagai Bapak Pluralisme. dan Munir! (Adian Husaini. ada banyak kebenaran (many truths) dalam tradisi dan agama-agama. 2005. Abdul Munir Mulkhan: Jika semua agama memang benar sendiri. Lagi-lagi prinsip ini memperkokoh ide mengenai pluralisme keagamaan dan menolak eksklusivisme. 38-40) .adalah sama di hadapan Allah. maupun lainnyaadalah benar. Nietzsche menegasikan adanya ‖Kebenaran Tunggal‖ dan justru bersikap afirmatif terhadap banyak kebenaran.2-3) Adian Husaini menilai pluralisme yang dikeluarkan oleh MUI itu. Buddhisme. Pasalnya.‖ katanya mengingatkan. Dalam pengartian lain. MUI Jatim kebanjiran surat protes dari berbagai kalangan. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup dan berdampingan di surga‖. ―Yang benar adalah pluralitas. Jadi Islam bukan yang paling benar.Shomad menyatakan. Udin. Sahabat Umar. Abu Nuwas. Sambil menunjukkan surga-Nya yang Mahaluas. kebenaran ada dan ditemukan pada semua agama. Sukidi: Dan konsekuensinya. layak memperoleh pahala dari Tuhan. Muhammad. penting diyakini bahwa surga Tuhan yang satu itu sendiri terdiri banyak pintu dan kamar. MUI perhan mengaluarkan surat Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indoneisa Nomor:7/MUNAS VII/MUI/II/2005 Tentang Pluralisme. disana ternyata telah menunggu banyak orang.

the Real or the Ultimate from within the major variant cultural ways of being human. vol. to much the same extent (John Hick dalam Problems of Religious Pluralism). semuanya merupakan ―authentic manifestations of the Real. serta penghormatan terhadap sang lain (the others) yang berbeda-beda dan beraneka warna. dan memahami bagaimana mereka ingin dipahami. dalam rangka mencari persamaan-persamaan (common belief) sambil tetap menghargai perbedaan-perbedaan yang ada. dan tak ada satu pun agama yang berhak mengklaim diri ―uniqueness of truth and salvation‖ (sebagai satu-satunya kebenaran atau satu-satunya jalan menuju keselamatan). dan secara bertepatan merupakan respon yang beragam terhadap Sang Wujud atau Sang Paripurna dari dalam pranata kultural manusia yang bervariasi. (Nadi. yang membuka diri terhadap keyakinan-keyakinan berbeda tersebut. semua agama secara relatif adalah sama. Anis Malik Thoha menuliskan. dan dengan demikian. karena pada hakekatnya semuanya itu tidak lain hanyalah merupakan bentuk-bentuk respons manusia yang berbeda terhadap sebuah realitas transenden yang satu dan sama. saya berpendapat bahwa pluralisme agama bukan sinkretisme agama yang punya tendensi ke arah relativisme yang mengarah pada penyamaan dan pembenaran semua agama. seorang teolog dan filosof Kristen Kontemporer. so far as human observation can tell. Pluralisme tidak bicara tentang kebenaran. Semua tradisi atau agama yang ada di dunia ini adalah sama validnya. dan bahwa transformasi wujud manusia dari pemusatan-diri menuju pemusatanHakikat terjadi secara nyata hingga pada batas yang sama. memberikan definisi pluralisme agama sebagai berikut: Pluralism is the view that the great world faiths embody different perceptions and conceptions of. ―Mereka yang concern dengan pluralisme yang benar tidak pernah merelatifkan ajaran agama masing-masing. 03. Direktur Eksekutif International Center for Islam and Pluralism (ICIP) menulis: ‖Karenanya. artinya kenyataan bahwa dalam satu masyarakat dan negara hidup orang dan kelompok orang dengan keyakinan agama yang berbeda. serta yang melibatkan diri secara aktif di dalam sebuah proses dialog di dalamnya. Yasraf Amir Piliang bekometar pluralisme adalah kecenderungan atau pandangan yang menghargai kemajemukan (pluralitas).‖ Juga dikatakannya. dengan kata lain Hick ingin menegaskan bahwa semua agama sejatinya merupakan tampilan-tampilan dari realitas yang satu. Dalam bukunya Tren Pluralisme Agama. menurut John Hick.Anis Malik Thoha. Pluralisme sama sekali tidak menuntut agar semua–keyakinan itu dianggap benar. Bagi Syafii Anwar. Dr. 2007) . Mereka tentu mempercayai kebenaran agamanya sendiri. and correspondingly different responses to.‖ Ringkasnya. Melainkan pluralisme itu sikap keterbukaan. Pluralisme mengimplikasikan pembentukan iman secara kuat pada seseorang sementara pada saat yang sama mempelajari dan menghargai jalan orang yang memiliki keyakinan lain. adalah pandangan bahwa agama-agama besar memiliki persepsi dan konsepsi tentang. and that within each of them the transformation of human existence from self-centredness to Reality centredness is manifestly taking place ¬ and taking place. Pluralisme. dalam makalah ―Menengarai Implikasi Faham Pluralisme Agama‖ menjelaskan bahwa Professor John Hick. Franz Magnis Suseno menuturkan pluralisme: suatu implikasi dari sikap toleran: kesediaan untuk menerima dengan baik kenyataan pluralitas agama-agama. th.‖ (Majalah AL-WASATHIYYAH Edisi No 11/2008) Karen Armstrong menilai pluralisme bisa menjadi jawaban atas agama di abad ke-21.

Seorang relativis akan berasumsi hal-hal yang menyangkut kebenaran atau nilai ditentukan oleh pandangan hidup serta kerangka berfikir seseorang atau masyarakat. Petama. Dengan kata lain. 2006. pluralisme tidak semata menunjuan pada kenyataan tentang adanya kemajemukan. Kota ini adlah cosmopolitan. Dalam hal ini pluralisme agama berarti bahwa ‖semua pandangan moral dari masing-masing agama bersifat relatif dan sah‖.23) Alwi Shihab pluralisme harus dibedakan dari. kategori sosial. plualisme harus dibedakan dengan kosmpolitanisme. yang dimaksudkan adalah pluralisme agama dalam kategori teologi-filosofi ini. dan al-Hajj: 17). sesuai dengan konfogurasi budaya. aborsi. konsep pluralisme tidak dapat disamakan dengan elativisme. Rektor UIN Sunan Kali Jaga berpendapat Pluralisme agama adalah kenyataan otentik kehidupan dan tiap orang selalu munyikapi kenyataan ini menurut pandanganya sendiri-sendiri. ras. sama-sama benar dan sama-sama menyelamatkan‖. (Islam Inklusif. SE. agama dan tradisi yang melatarbelakanginya. dll. Ambil misal kota New York. Ketiga. yakni menciptakan suatu agama baru dengan memadukan unsure-unsur tertentu atau sebagian komponen ajaran dari beberapa agama untuk dijadikan bagian integral dari agama baru tersebut. kita harus belajar untuk toleran dan bahkan menghormati iman atau kepercayaan dari penganut agama lainnya. keanekaragaman (pluralitas) agama. misalnya terhadap isu pernikahan. Pluralisme (agama) bisa dipahami dalam minimum tiga kategori. kategori etika atau moral. al-Maidah: 69.2001:41-42) . termasuk keanekaragaman paham keagamaan dalam tubuh internal umat beragama adalah kenyataan historis yang tidak dapat disangkal siapapun. setiap kali kita menyebut pluralisme agama. Kosmopolitanisme menunjukan kepada suatu realita di mana aneka ragam agama. Jalaluddin Rahmat. bangsa hidup berdampingan di suatu lokasi. Kedua. Pertama. pluralisme agama adalah bahwa tiap pemluk agama dituntut bukan saja mengakui keberadaan dan hak agama lain. kita didorong untuk tidak menghakimi penganut agama lain yang memiliki pandangan moral berbeda. hanya jalannya yang berbeda-beda. Ketiga. hukuman gantung. pluralisme agama berarti ‖semua agama berhak untuk ada dan hidup‖. kategori teologi-filosofi. bukan faham penyamarataan yang menjelaskan semua kelompok agama benar. hari akhir. Secara sederhana berarti ‖agama-agama pada hakekatnya setara. atau semua kelompok agama sama. dan beramal saleh (alBaqarah: 62. Ia ingin memperlihatkan bahwa pluralisme. Di kota ini terdapat agama Yahudi. Hindu. berdasarkan dasar teologis Alquran. tapi terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaan guna tercipanya kerukunan. berinteraksi tanpa konflik atau asimilasi (pembauran/pembiasan). (Jalaludin Rahmat. pluralisme agama bukanlah singkretis. Selanjutnya. muslim. Kedua. Dalam pengertian ini. Di indonesia. Namun yang dimaksud adalah keterlibatan aktif terhadap kenyataan kemajemukan tersebut. Budha. dalam tulisan ini. dalam kebinekaan. Semua agama menuju pada Allah. eutanasia. Ada ayat-ayat yang menegaskan bahawa semua golongan agama akan selamat selama mereka beriman kepada Allah. Kristen. Keempat. (Aba Du Wahid. Pluralis sendiri menurut wikipedia dapat diartikan Suatu kerangka interaksi yg mana setiap kelompok menampilkan rasa hormat dan toleran satu sama lain. Secara sosial.Menurut Amin Abdullah. Mungkin kalimat yang lebih umum adalah ‖banyak jalan menuju Roma‖. Jika kita menganut pluralisme agama dalam nuansa etis. 2004:VIII) Dimata Bejo. bahkan orang-orang tanpa agama selakipun.

Karena perbedaan adalah rahmat. Ihwal keragaman agama. 1995. adalah mengenai pemikiran dan tindakannya tentang pluralisme atau keberagaman .Keharusan Diakui atau tidak Indonesia merupakan negara majamuk. Gus Dur optimistis keberagaman akan membawa kemaslahatan bangsa. Sabtu mengatakan. Ethic of interest memandangnya sebatas pilihan. Yaitu sistem nilai yang memandang secara positif-optimis dan menerimanya sebagai pangkal tolak untk melakukan upaya konstruktif dalam bingkai karya-karya kemanusiaan yang membawa kebaikan dan kemaslahatan. Pola pikir ini menentang pereduksian nilai-nilai luhur agama. pemahaman yang didasarkan kesadaran kemajemukan secara sosial-budaya-religi yang tidak mungkin ditolak inilah yang oleh Cak Nur disebut sebagai pluralisme. bukan memecah bangsa. Gus Dur menghargai pluralisme nonindifferent yang mengakui dan menghormati keberagaman agama. Kiranya. daripada hanya penganugerahan gelar pahlawan nasional semata. apalagi meleburkan satu agama dengan agama lainnya. Peneliti The Wahid Institute Dr Rumadi di Serang. dan musyawarah—untuk menghadirkan pluralisme sebagai agen pemaslahatan bangsa. Direktur Eksekutif Reformed Center for Religion & Society Bagi Gus Dur. ada satu hal yang paling konsisiten dilaksanakan oleh Gus Dur sejak ia masih menjadi mahasiswa hingga akhir hayatnya. Menolak kemajemukan sama halnya mengingkari pemberian Ilahi. Pola pikir yang mengarah pada sinkretisme agama ini tidak menghargai keunikan beragama. keberagaman adalah rahmat yang telah digariskan Allah. Saat John Rawls melihat kemajemukan sebatas fakta. [Ibn Ghifarie] Pemikiran-pemikiran KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengenai nilai-nilai pluralisme harus dilanjutkan dalam upaya memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 3/1). Gus Dur memahaminya sebagai keharusan seperti ditulis Benyamin F Intan. Pluralisme keagamaan mengandung pandangan bahwa bentuk-bentuk yang berbeda dan bahkan bertentangan dengan keyakinan maupun perilaku keagaman. Perbedaan merupakan kodrat manusia. Gus Dur berpesan sebelum meninggal ‖Saya ingin di kuburan saya ada tulisan: Di sinilah dikubur seorang pluralis‖ (Kompas. Pasalnya. keadilan. Persoalan pluralisme muncul ketika suatu tradisi tertentu mendominasi masyarakat. Gus Dur cenderung memandang perbedaan dalam perspektif. menafikan legitimasi aliran yang lain dan menganggapnya sebagai fenomena sektarian. meminjam istilah Wolfgang Huber. pluralisme normatif mengharuskan Gus Dur menolak pluralisme indifferent. melestarikan sekaligus memperjuangkan kebebasan beragama merupakan penghargaan terbesar baginya. (Kompas. ethic of dignity daripada ethic of interest. paham relativisme yang menganggap semua agama sama. Pluralisme merupakan kesadaran tentang koeksistensi yang absah dari sistem keagamaan. 7/1) Ingat. Ethic of dignity melihat perbedaan sebagai pemberian.52-67 ) Dengan demikian. Gus Dur menandaskan perlunya tiga nilai universal—kebebasan. harus dapat hidup berdampingan. (Nurcholis Madjid. Ia menegaskan saat diwawancarai untuk penyusunan disertasi penulis di Boston College. pemikiran. kehidupan sosial dan tindakan-tindakan yang dihakimi tidak kompatibel. Hans Kung menyebutnya pluralisme ‖murahan‖ tanpa diferensiasi dan tanpa identitas.

khusus ajaran Islam sebagai rahmatan lilalamin. "Kita tidak perlu mencari sosok atau figur mirip Gus Dur karena tidak akan menemukan. tanpa membedakan asal usul agama dan ras. Menurut Rumadi. semua agama dipandang oleh Gus Dur sebagai pemersatu ideologi nasional bagi NKRI." kata Rumadi dalam diskusi "Membumikan Pemikiran Gus Dur di Ranah Banten" di Kota Serang. meskipun harus berlawanan arus dengan banyak orang. Namun bagaimana kita melanjutkan pemikiran-pemikiran beliau terutama mengenai nilai pluralisme. tidak semua orang Islam memiliki pemahaman agama yang sama tentang pluralisme tersebut." kata Amas Tajudin. Apalagi jika dibandingkan dengan Gus Dur. pluralisme dalam prespektif Gus Dur ada dua hal yakni. ormas pemuda dan perwakilan agama lain. gus dur. agama atau golongan.(*) Editor: Aditia Maruli COPYRIGHT © 2010 Biografi Gus Dur…Bapak DemokrasiPluralisme Desember 30. Gus Dur juga bukan seorang ulama atau kyai yang hanya faham tentang ilmu agama karena ia juga adalah seorang yang sangat rasional terhadap ilmu-ilmu sosial. "Namun permasalahannya. 2009 tags: Abdurrahman Wahid. NU. Gus Dur adalah sosok orang yang mampu menjaga tali silaturahim dengan semua tanpa pandang ras.serta membela kaum minoritas. presiden indonesia oleh nusantaraku . Sementara menurut Ketua Pengurus Cabang NU Kota Serang KH Amas Tajudin. satu hal yang tidak dimiliki orang lain pada Gus Dur adalah keberaniannya dalam mempertahankan apa yang ia yakini kebenarannya. Diskusi bertema "Membumikan Pemikiran Gus Dur di Bumi Banten" tersebut diselenggarakan Pengurus Wilayah Ansor Provinsi Banten bekerjasama dengan Forum Diskusi Wartawan Harian (FDWH) Banten. Kemudian. Ia mengatakan. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah perwakilan ormas Islam. sejatinya penganut Islam harus mampu melindungi keyakinan dan keberagaman kepada siapapun. Ahmadiyah.

Berdasarkan silsilah keluarga. Bisri Syansuri. Gus Dur mengaku memiliki darah Tionghoa yakni dari keturunan Tan Kim Han yang menikah dengan Tan A Lok. Ibunya. Ny. pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Hasyim Asyari.H. Ayah Gus Dur. K. pada 7 September 1940. Selain Gus Dur. pendiri Kesultanan Demak. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara dari keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Tan A Lok dan Tan Eng Hwa merupakan anak .H. Bapak Demokrasi-Pluralis Presiden Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau dikenal sebagai Gus Dur lahir di Jombang. Kakek dari ayahnya adalah K.Biografi Singkat. saudara kandung Raden Patah (Tan Eng Hwa). sementara kakek dari pihak ibu. adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Jawa Timur. K. Sholehah. adiknya Gus Dur juga merupakan sosok tokoh nasional.H. Wahid Hasyim. Hj. terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan.

Gus Dur masih merasa sulit hidup hanya dari satu sumber pencaharian dan ia bekerja untuk mendapatkan pendapatan tambahan dengan menjual kacang dan mengantarkan es untuk digunakan pada bisnis Es Lilin istrinya (Barton. Seorang tokoh bangsa yang berani berbicara apa adanya atas nama keadilan dan kebenaran dalam kemajemukan hidup di nusantara. Selama hidupnya. sebagai akibatnya kondisi kesehatan dan penglihatan Presiden RI ke-4 ini memburuk. Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) pada 1971. LKiS. Selain karena stroke. Bahkan dia dituduh terlalu liberal dalam pikiran tentang keagamaan. Gus Dur diserang stroke dan berhasil diselamatkan oleh tim dokter. Gus Dur sempat kuliah di Universitas Al Azhar di Kairo-Mesir (tidak selesai) selama 2 tahun dan melanjutkan studinya di Universitas Baghdad-Irak. Meninggalnya Gus Dur pada 30 Desember 2009 ini membuat kita kehilangan sosok guru bangsa. Gus Dur terus mengabdikan diri untuk masyarakat dan bangsa meski harus duduk di kursi roda. puteri Tiongkok yang merupakan selir Raden Brawijaya V (Suara Merdeka. Selesai masa studinya. Dengan popularitas itu. Kendati sudah menjadi partisan. membuat dia harus pulang-pergi antara Jakarta dan Jombang. diduga masalah kesehatannya juga disebabkan faktor keturunan yang disebabkan hubungan darah yang erat diantara orangtuanya. ia mendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar. Gus Dur terpanggil untuk berkeliling pesantren dan madrasah di seluruh Jawa. Seperti sosoknya sebelum menjabat presiden. pada saat yang sama mengembangkan pesantren. sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan anggota sekitar 38 juta orang. Gus Dur lahir dan besar di tengah suasana keislaman tradisional yang mewataki NU. dalam kapasitasnya sebagai deklarator dan Ketua Dewan Syuro PKB. Namun. Sikap itu diperlihatkan ketika menjadi Presiden dia tanpa ragu mengembalikan tentara ke barak dan memisahkan polisi dari tentara. 22 Maret 2004). Dalam keterbatasan fisik dan kesehatnnya. Gus Dur terjun dalam dunia jurnalistik sebagai kaum ‗cendekiawan‘ muslim yang progresif yang berjiwa sosial demokrat. Artikelnya diterima dengan baik dan ia mulai mengembangkan reputasi sebagai komentator sosial. Pada masa Orde Baru. Biografi Gus Dur. Meski ia pernah menjadi Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU). Karir KH Abdurrahman Wahid terus merangkak dan menjadi penulis nuntuk majalah Tempo dan koran Kompas.2002.dari Putri Campa. Namun ia bukanlah orang . Gus Dur kembali ke kehidupannya semula. Hal ini disebabkan pada saat itu. Gus Dur pun pulang ke Indonesia dan bergabung dengan Lembaga Penelitian. tempat Wahid tinggal bersama keluarganya. Gus Dur pasang badan melawan dwi fungsi ABRI. ketika militer sangat ditakuti. Itu terwujud dalam pikiran dan tindakannya hampir dalam sisi dimensi eksistensinya. Meskipun memiliki karir yang sukses pada saat itu. Gus Dur mengabdikan dirinya demi bangsa. Setelah tidak lagi menjabat presiden. pesantren berusaha mendapatkan pendanaan dari pemerintah dengan cara mengadopsi kurikulum pemerintah. ia berupaya kembali muncul sebagai Bapak Bangsa. Hal ini dilakukan demi menjaga agar nilai-nilai tradisional pesantren tidak tergerus. Pada masa yang sama. tetapi di kepalanya berkobar pemikiran modern. halaman 108) Sakit Bukan Menjadi Penghalang Mengabdi Pada Januari 1998.

Gus Dur dikenal kritis terhadap pemerintahan Soeharto. Gus Dur menominasikan dirinya untuk masa jabatan ketiga. Padahal ia adalah seorang ulama yang oleh sebagian jamaahnya malah sudah dianggap sebagai seorang wali. seperti Habibie dan Harmoko berkampanye melawan terpilihnya kembali Gus Dur. Reputasi ini sangat menonjol di tahun-tahun akhir era Orde Baru. Ia seorang tokoh muslim yang berjiwa kebangsaan. Pada minggu-minggu sebelum Munas. memerintahkan polisi untuk mengembalikan bus berisi anggota NU ketika mereka tiba di Jakarta. Namun. Pada Maret 1992. Gus Dur didaulat sebagai Ketua Umum NU. Pada Musyawarah Nasional 1984. Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga dapat menandingi sekolah sekular. Gus Dur terjun mengurus Nahdlatul Ulama (NU) setelah tiga kali ditawarin oleh kakeknya. Akan tetapi. Ia seorang negarawan. meskipun akan berseberangan dengan banyak orang. Selama masa ini. Soeharto ingin agar Wahid tidak terpilih. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang. Ketika musyawarah nasional diadakan. Dalam beberapa tahun. Setelah acara. Terdapat juga usaha menyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. ―Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Namun. Gus Dur memulai aliansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Soeharto menghalangi acara tersebut. Begitu menonjolnya peran ini sehingga ia malah dituduh lebih dekat dengan kelompok minoritas daripada komunitas mayoritas Muslim sendiri. Selama masa jabatan pertamanya. Gus Dur berencana mengadakan Musyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan mengulang pernyataan dukungan NU terhadap Pancasila. Gus Dur muncul sebagai tokoh yang sarat kontroversi. orang tidak pernah tanya apa agamamu‖ -Gus Dur.000 orang. Menjelang Munas 1994. Karir Organisasi NU Pada awal 1980-an. Gus Dur berhasil mereformasi tubuh NU sehingga membuat namanya semakin populer di kalangan NU. Menjadi Presiden RI ke-4 . pendukung Soeharto. Tak jarang ia menentang siapa saja bahkan massa pendukungnya sendiri dalam menyatakan suatu kebenaran.(diungkap kembali oleh Hermawi Taslim) Dalam komitmennya yang penuh terhadap Indonesia yang plural. acara itu dihadiri oleh 200. adil dan toleran. Pembelaannya kepada kelompok minoritas dirasakan sebagai suatu hal yang berani. Wahid merencanakan acara itu dihadiri oleh paling sedikit satu juta anggota NU. Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwa NU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka. Megawati yang menggunakan nama ayahnya memiliki popularitas yang besar dan berencana tetap menekan rezim Soeharto. Gus Dur tetap terpilih sebagai ketua NU untuk masa jabatan ketiga. Ia berani berbicara dan berkata yang sesuai dengan pemikirannya yang ia anggap benar. Mendengar hal itu. Selama memimpin organisasi massa NU.yang sektarian. tempat pemilihan dijaga ketat oleh ABRI dalam tindakan intimidasi. Ia dikenal sebagai sosok pembela yang benar. Apakah itu kelompok minoritas atau mayoritas.

Beberapa saat kemudian. Selama kunjungannya. MPR kembali berkumpul dan mulai memilih presiden baru. Pada 19 Oktober 1999. Konflik meletus dibeberapa daerah dan ancaman separatis semakin nyata. Tetapi sebagai seorang republik. pendukung Megawati mengamuk dan Gus Dur menyadari bahwa Megawati harus terpilih sebagai wakil presiden. Pengabdian Sebagai Presiden RI ke-4 Pasca kejatuhan rezim Orde Baru pada 1998. Indonesia mengalami ancaman disintegrasi kedaulatan negara. Setelah meyakinkan jendral Wiranto untuk tidak ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan membuat PKB mendukung Megawati. Presiden Abdurrahman Wahid berhasil meyakinkan pemimpin-pemimpin Papua bahwa ia mendorong penggunaan nama Papua. saya diwajibkan untuk menjaga .Pada Juni 1999. Gus Dur memberikan opsi referendum otonomi dan bukan kemerdekaan seperti referendum Timor Timur. MPR menolak pidato pertanggungjawaban Habibie dan ia mundur dari pemilihan presiden. Megawati ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan mengalahkan Hamzah Haz dari PPP. Megawati memperkirakan akan memenangkan pemilihan presiden pada Sidang Umum MPR. Pada 20 Oktober 1999. Amien Rais membentuk Poros Tengah. Akbar Tanjung. dilakukan Gus Dur pada 30 Desember 1999 dengan mengunjungi ibukota Irian Jaya. partai PKB ikut serta dalam arena pemilu legislatif. Menghadapi hal itu. Namun. sehingga membentuk aliansi dengan PKB. Tidak senang karena calon mereka gagal memenangkan pemilihan. Gus Dur pun berhasil meyakinkan Megawati untuk ikut serta. Netralisasi Irian Jaya. PDI-P tidak memiliki mayoritas penuh. Pendekatan yang lebih lembut terhadap Aceh dilakukan Gus Dur dengan mengurangi jumlah personel militer di Negeri Serambi Mekkah tersebut. Gus Dur melakukan pendekatan yang lunak terhadap daerah-daerah yang berkecamuk. Poros Tengah mulai menominasikan Gus Dur sebagai kandidat ketiga pada pemilihan presiden dan komitmen PKB terhadap PDI-P mulai berubah. koalisi partai-partai Muslim. Sebagai seorang Demokrat saya tidak bisa menghalangi keinginan rakyat Aceh untuk menentukan nasib sendiri. Terhadap Aceh. Abdurrahman Wahid kemudian terpilih sebagai Presiden Indonesia ke-4 dengan 373 suara. Pada 21 Oktober 1999. PKB memenangkan 12% suara dengan PDI-P memenangkan 33% suara. ketua Golkar dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan Golkar akan mendukung Gus Dur. Dengan kemenangan partainya. Pada Juli. sedangkan Megawati hanya 313 suara.

Jika diselisik. tapi suara itu tak jarang malah menjadi kemudi arus perjalanan sosial. kebenaran itu memang seringkali tampak radikal dan mengundang kontroversi. .keutuhan Negara kesatuan Republik Presiden Abdurrahman Wahid dalam wawancara dengan Radio Netherland Indonesia. Bahkan. untuk pertama kalinya tercipta Jeda Kemanusiaan. Pada pemerintahan Gus Durlah. Padahal. Tindakan ini diikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa. ia tak gentar mengungkapkan sesuatu yang diyakininya benar kendati banyak orang sulit memahami dan bahkan menentangnya. Dia menjadi inspirator pemuka agama-agama untuk melihat kemajemukan suku. Gus Dur disebut sebagai pionir dalam mereformasi militer agar keluar dari ruang politik. Dalam kapasitas dan ‗ambisi‘-nya.000 hingga 800. pemikiran-pemikiran Gus Dur sudah terlalu jauh melampui zaman. Pjs Menteri Sekretaris Negara. Dialah tokoh nasional yang berani membela orang Tionghoa untuk mendapat hak yang sama sebagai warga negara. Bagi sebagian orang.000 jiwa) dalam gerakan pembersihan PKI oleh pemerintahan Orde Baru. Benar… Gus Dur lah menjadi pemimpin yang meletak fondasi perdamaian Aceh. Hal ini tidak lepas dari jasa Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari libur opsional yang kemudian diperjuangkan menjadi Hari Libur Nasional. pembicaraan dengan GAM sesuatu yang tabu. Selain berani membela hak minoritas etnis Tionghoa. pembicaraan damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Indonesia menjadi terbuka. agama dan ras di Indonesia sebagian bagian dari kekayaan bangsa yang harus dipelihara dan disatukan sebagai kekuatan pembangunan bangsa yang besar. Gus Dur juga merupakan pemimpin tertinggi Indonesia pertama yang menyatakan permintaan maaf kepada para keluarga PKI yang mati dan disiksa (antara 500. apalagi jika sampai mengakomodasi tuntutan kemerdekaan. Saat sejumlah tokoh nasional mengecam pendekatannya untuk Aceh. Dalam hal ini. orang-orang baru mulai menyadari pentingnya semangat pluralisme dalam membangun bangsa yang beragam di saat ini. Dia memang seorang yang tak gentar menyatakan sesuatu yang diyakininya benar. Kendati pendapatnya tidak selalu benar — untuk menyebut seringkali tidak benar menurut pandangan pihak lain — adalah suatu hal yang sulit dibantah bahwa banyak pendapatnya yang mengarahkan arus perjalanan bangsa pada rel yang benar sesuai dengan tujuan bangsa dalam Pembukaan UUD 1945. Kendati suaranya sering mengundang kontroversi. Dibidang pluralisme. Ketika ia berbicara pluralisme diawal diawal reformasi. Dan atas jasa Gus Dur pula akhirnya pemerintah mengesahkan Kongfucu sebagai agama resmi ke6 di Indonesia. beberapa tokoh Tionghoa Semarang memberikan penghargaan KH Abdurrahman Wahid sebagai ―Bapak Tionghoa‖. Ketika menjadi Presiden RI ke-4. Bahkan dia juga tak gentar menyatakan sesuatu yang berbeda dengan pendapat banyak orang. Pada tanggal 10 Maret 2004. Presiden Abdurrahman Wahid sering melontarkan pendapat kontroversial. Gus Dur memang seorang tokoh pahlawan anti diskriminasi. secara rahasia. Gus Dur mengirim Bondan Gunawan. sebelumnya. menemui Panglima GAM Abdullah Syafii di pedalaman Pidie. politik dan budaya ke depan. Gus Dur tetap memilih menempuh cara-cara penyelesaian yang lebih simpatik: mengajak tokoh GAM duduk satu meja untuk membahas penyelesaian Aceh secara damai. Di masa Gus Dur pula. Selain usaha perdamaaian dalam wadah NKRI. Gus Dur menjadi Bapak ―Tionghoa‖ Indonesia. sehingga peluang perdamaian seperti ditutup rapat.

Belum satu bulan menjabat presiden. Selama menjadi Presiden RI itu. Pada waktu yang sama. (2) mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dengan mempercepat pemilu dalam waktu satu tahun. Gus Dur kemudian mengumumkan pemberlakuan dekrit yang berisi (1) pembubaran MPR/DPR. . Gus Dur juga dituduh menyimpan uang $2 juta untuk dirinya sendiri. Malah sering seperti berlawanan dengan suara kelompoknya sendiri. Pada bulan Mei 2000. yang baru saja memilihnya itu. Itulah akhir perjalanan Gus Dur menjadi Presiden selama 20 bulan. sepetinya jabatan itu tak mampu mengeremnya untuk menyatakan sesuatu. Sehingga saat ia menjabat presiden.000 tentara di Jakarta dan juga menurunkan tank yang menunjuk ke arah Istana Negara sebagai bentuk penunjukan kekuatan. Juga bahkan ketika ia menjabat presiden. Amien Rais menyatakan bahwa Sidang Istimewa MPR akan dimajukan pada 23 Juli. Di hadapan sidang lembaga legislatif. TNI menurunkan 40. Gus Dur sudah mencetuskan pendapat yang memerahkan kuping sebagian besar anggota DPR. ia melupakan jabatan politis yang empuk itu demi sesuatu yang diyakininya benar. Meskipun uang berhasil dikembalikan. BULOG melaporkan bahwa $4 juta menghilang dari persediaan kas Bulog.Dan apabila kita meniliki pada pemikirannya. setidaknya Gus Dur telah membantu memimpin bangsa untuk berjalan menuju proses reformasi yang lebih baik. Gus Dur gagal mempertanggungjawabkan dana tersebut. dan (3) membekukan Partai Golkar sebagai bentuk perlawanan terhadap Sidang Istimewa MPR. Gus Dur mendapat kritik karena seringnya melakukan kunjungan ke luar negeri sehingga dijuliki ―Presiden Pewisata―. musuh Gus Dur menuduhnya terlibat dalam skandal ini. Pada 20 Juli. Ia berani berdiri di depan untuk kepentingan orang lain atau golongan lain yang diyakninya benar. Namun dekrit tersebut tidak memperoleh dukungan dan pada 23 Juli. MPR secara resmi memberhentikan Gus Dur dan menggantikannya dengan Megawati Sukarnoputri. Dua skandal ―Buloggate‖ dan ―Brunaigate‖ menjadi senjata bagi para musuh politik Gus Dur untuk menjatuhkan jabatan kepresidenannya. Pemikiran dan kebijakannya yang tetap mempertahankan NKRI dalam wadah kemajukan berdemokrasi sesuai dengan UUD 1945 dan Pancasila merupakan jasa yang tidak terlupakan. muncul dua skandal yang menimpa Presiden Gus Dur yaitu skandal Buloggate dan Bruneigate. yang anggotanya segaligus sebagai anggota MPR. Pada tahun 2000. Uang itu merupakan sumbangan dari Sultan Brunei untuk membantu di Aceh. maka akan kita dapatkan bahwa sebagian besar pendapatnya jauh dari interes politik pribadi atau kelompoknya. Gus Dur menyebut para anggota legislatif itu seperti anak Taman Kanak-Kanak. banyak orang menganggapnya aneh karena sering kali melontarkan pernyataan yang mengundang kontroversi. Tukang pijit pribadi Gus Dur mengklaim bahwa ia dikirim oleh Gus Dur ke Bulog untuk mengambil uang. Selama 20 bulan memimpin. Skandal ini disebut skandal Bruneigate. Namun. Sepertinya.

From this we might think that the religious struggle for peace is simple … but it is not.(source) Mantan Ketua DPP PKB.    Pertama : Akan selalu berpihak pada yang lemah. Kedua : Anti-diskriminasi dalam bentuk apa pun. Dia bahkan mempersiapkan pasukan sendiri bila harus berhadapan melawan kekerasan yang dipicu agama. Tak berlebihan kiranya bila negara dan rakyat Indonesia memberikan penghargaan setinggitingginya atas darma dan baktinya. Hermawi Taslim yang selama 10 tahun terakhir turut bersama Gus Dur dalam segala aktivitasnya mengungkapkan tiga prinsip dalam hidup Gus Dur yang selalu ia sampaikan kepada orang-orang terdekatnya. Ketiga : Tidak pernah membenci orang. -KH Abdurrahman Wahid. Ketika radikalisme agama sedang kencang-kencangnya bertiup. Dia juga pejuang yang tidak mengenal hambatan.Hal-Hal Positif dari Gus Dur All religions insist on peace. Gus Dur menantangnya dengan berani. The deep problem is that people use religion wrongly in pursuit of victory and triumph. sekalipun disakiti. Layaknya kiranya Gus Dur mendapat penghargaan sebagai Bapak Pluralisme dan Demokratisasi di Indonesia. . Gus Dur dalam pemerintahannya telah menghapus praktik diskriminasi di Indonesia. This sad fact then leads to conflict with people who have different beliefs. Gus Dur merupakan salah tokoh bangsa yang berjuang paling depan melawan radikalisme agama. Gus Dur menentang semua kekerasan yang mengatasnamakan agama.

pada pukul 18. Bangkok. perdamaian dan demokrasi dari berbagai lembaga pendidikan diantaranya :           Doktor Kehormatan dari Jawaharlal Nehru University. terutama gangguan ginjal. Korea Selatan (2003) Penghargaan-penghargaan lain :     Penghargaan Dakwah Islam dari pemerintah Mesir (1991) Penghargaan Magsaysay dari Pemerintah Filipina atas usahanya mengembangkan hubungan antar-agama di Indonesia (1993) Bapak Tionghoa Indonesia (2004) Pejuang Kebebasan Pers Selamat Jalan Gus Dur Gus Dur wafat pada hari Rabu. Tokyo. Belanda (2000) Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik. yang dideritanya sejak lama. Israel (2003) Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Konkuk University. Gus Dur di makamkan di Jombang Jawa Timur Selamat jalan Gus Dur. Paris. Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakarta ia sempat dirawat di Jombang seusai mengadakan perjalanan di Jawa Timur. Bangkok. Perancis (2000) Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Thammasat University. Thailand (2000) Doktor Kehormatan dari Chulalongkorn University. Jasa-jasamu dalam perjuangan Demokrasi dan Solidaritas antar umat beragama di Indonesia tidak akan kami lupakan.gusdur. dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Sorborne University.net —-kompas — 3 Prinsip Hidup Gus DurBaca Juga : Kumpulan Anekdot. 30 Desember 2009. Terima kasih atas pengabdian dan sumbangsihnya bagi rakyat dan bangsa ini. Referensi utama : wikipedia —. Korea Selatan (2003) Doktor Kehormatan dari Sun Moon University. Sebelum wafat ia harus menjalani hemodialisis (cuci darah) rutin.45 akibat berbagai komplikasi penyakit. Gus Dur banyak memperoleh gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dibidang humanitarian. Seoul.Doktor kehormatan dan Penghargaan Lain Dikancah internasional. pluralisme. Ilmu Ekonomi dan Manajemen. di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Seoul. Jakarta. 30 Desember 2009 dan turut berbela sungkawa. Thailand (2000) Doktor Kehormatan dari Soka Gakkai University. India (2000) Doktor Kehormatan dari Twente University. Thailand (2000) Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology. Semoga amal-jasa-ibadahnya mendapat tempat yang ‗agung‘. Salam hormat ech-wan. Bangkok. Jepang (2002) Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Netanya University. Joke dan Humor Ala Gus Dur .

beradab. Di satu pihak dapat dikategorikan sebagai bangsa yang lembut dan santun yang penuh kepatuhan terhadap pemimpinnya. sehingga menjadi beringas dan kadang-kadang tidak bermoral. selama kurun waktu 54 tahun bangsa yang besar ini hanya dipimpin oleh 2 orang presiden. Namun pada tataran relitas sungguh sangat ironis. terhitung lamanya kemerdekaan sudah mencapai 57 tahun.Pendahuluan Sangat luar biasa perhelatan politik di Indonesia. Piranti primer untuk mendukung upaya tersebut adalah menegakan demokratisasi di segala bidang kehidupan. Timbulnya dua latar di atas dapat menggambarkan bahwa kondisi umum bangsa dalam tatanan kehidupan kebangsaan mencerminkan bangsa yang mudah untuk digiring dalam sebuah frame atau kerangka kehidupan kebangsaan di bawah satu komando yang dinamis dan “seolah-olah” dapat mengayomi kebutuhan masyarakat secara umum. Upaya untuk mengembalikan watak dasar ini. Substansi persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini adalah bagaimana mengembalikan citra dan watak dasar bangsa yang santun. tidak bisa dilakukan secara serta merta oleh seluruh komponen masyarakat tanpa didukung oleh piranti kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang baik. dengan melahirkan 3 orang presiden. ketika dihadapkan pada suksesi kepemimpinan. dengan dibarengi penegakkan supremasi hukum dan menjalankan good governance dan clean government. . Presiden yang pertama medapat julukan the founding father dengan memimpin bangsa selama 22 tahun dan presiden kedua yang mendapat anugran bapak pembangunan yang memimpin bangsa selama 32 tahun. pada akhir-akhir ini bangsa Indonesia identik dengan bangsa yang mudah terpropokasi. Kondisi semacam ini mencerminkan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang memiliki karakter tersendiri dalam mengurusi persoalan kehidupan bangsanya. Sisa priodisasi kepemimpinan nasional selama 3 tahun terakhir dilakukan tiga kali suksesi kepemimpinan. Hal ini terbukti dengan langgengnya 2 orang presiden pertama dan kedua dalam memegang tapuk kepemimpinan. bila dirata-ratakan priodisasi pemerintahan selam lima tahun. maka menurut logika sehat akan terjadi suksesi kepemimpinan dengan melahirkan minimalnya 11 pemimpin nasional alias presiden. Sejak berdirinya republik tahun 1945 sampai saat ini. Namun di sisi lain. dan penuh dinamika kehidupan yang heterogenitas dengan dibarengi oleh watak toleransi dan sikap egalitarian.

Masa transisi Habibie patut dijadikan acuan bagi pemimpin-pemimpin Indonesia selanjutnya. Namun demikian. telah dimulai semenjak tumbangnya rezim orde baru dengan diteruskan oleh seorang pemimpin yang genius yaitu B. dengan serta merta telah melahirkan bentuk aliansi-aliansi strategis dalam wacana politik kebangsaan. ada yang melihatnya sebagai sebuah rekonstruksi pemerintahan ke depan ada juga yang melihatnya sebagai “gula-gula politik” pemerintahan SBY. karena pada saat inilah transfer kehidupan kenegaraan yang dulu dikungkung oleh pemerintahan otoriter ke kehidupan yang relatif demokratis. Menjamurnya Parpol menjelang Pemilu. Namun dibalik susksesnya menghantarkan masa transisi demokrasi. dengan membuka kran demokrasi dan membawa panji-panji kebebasan untuk mengekspersikan pendapat bagi setiap warga bangsa. Skandal itu sesungguhnya lebih dipicu oleh adanya “tim pembisik” presiden yang melulu mencari keuntungan material dibalik otoritas yang dimiliki sang presiden. Habibie dapat mengendalikan keadaan bangsa relatif tenang dan mengantarkan Pemilu dengan aman dan lancar. sebagai starting point untuk melaksanakan program pemerintahannya ke depan. Salah satu pilar demokrasi yang sangat fundmental yakni kebebasan berpendapat dan berserikat/berkumpul yang selama 32 tahun dipetieskan oleh rezim Soeharto dan rakyat tidak dapat menikmatinya bahkan mimpi untuk itu pun dilarang. kritik dari berbagai kalangan yang peduli akan nasib bangsa yang bersifat konstruktif untuk . kemudian digantikan oleh wakilnya yaitu Megawati Soekarnoputri. Pemilu presiden telah usai. akan tetapi karena ulah para pembantunya yang seringkali menodai nilai demokrasi yang tengah disemaikan. Terbukanya kran kebebasan berpendapat dan berserikat. karena dalam situasi politik dan ekonomi yang kacau. Gerbang demokratisasi dalam beberapa aspek kehidupan bangsa diperkuat lagi ketika Abudrrahman Wahid alias Gus Dur menjabat sebagai Presiden RI keempat setelah Habibie. Pencalonan Gus Dur Sebagai Antisipasi Krisis Kehidupan Bangsa Munculnya kepemimpinan “transisi” di bawah komando Habibie nampaknya benar-benar telah membuka tabir demokrasi. SBY mencanangkan program 100 hari masa pemerintahan. sebagaimana kita ketahui bahwa pasangan Susilo Bambang Yudhoyoo (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) akhirnya keluar sebagai pemenang dan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk masa bakti 2004 – 2009.Awal dari kesadaran akan pentingnya implementasi piranti primer kenegaraan itu. Kelincahan Gus Dur untuk mengelola sebuah negara dengan mengedepankan panji demokrasi. Pencanangan 100 hari pemerintahan SBY mengundang pro dan kontra di kalangan masyarakat. Dalam gebrakan awalnya. perlu mendapat catatan khusus bahwa masa pemerintahan Gus Dur merupakan sebuah masa transisi demokrasi di Indonesia. dalam waktu sekejap dapat didobrak oleh soerang Habibie yang notabene “ahli waris” rezim Soeharto sendiri. Megawati telah mampu melakukan pengawalan terhadap suksesnya Pemilu Presiden secara langsung oleh rakyat Indonesia yang pertama kalinya sejak republik ini berdiri. Tumbangnya Gus Dur atas dasar impeachment parlemen itu. Kepemimpinan Megawati lebih memuluskan jalannya proses demokratisasi yang telah dirintis oleh dua orang peresiden sebelumnya –Habiebie dan Gus Dur. Gus Dur selalu membuka wacana demokrasi dalam berbagai momentum yang secara edukatif berimplikasi pada penyadaran akan hak sebagai warga bangsa.J Habibie. akhirnya kandas juga ketika sang democrat itu terjebak dalam persoalan skandal bulog gate sebesar 40 milyar rupiah dan brunai gate sebesar 2 juta US dollar. Mega tidak mampu untuk bertahan sebagai Presiden pada Pemilu Presiden secara langsung. Hal ini bukan saja karena sikap Mega yang selama ini apatis dalam merespon fenomena kebangsaan yang ada.

Misalnya ada yang bertekad akan datang ke Jakarta untuk mengepung Senayan saat SU-MPR. bukan tidak mungkin akan terjadi perpecahan karena siapapun yang terpilih akan memancin reaksi penolakan. Ada yang masih ragu dan menganggap pencalonan Gus Dur hanya menuver untuk mendulang suara yang nantinya akan dialihkan kepada Megawati. Gus Dur melihat tantangan terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia yang membutuhkan pemikiran jernih. Jika keadaan ini dibiarkan. masyarakat wilayah timur Indonesia terutama dari Sulawesi. menjadi bukti bahwa mayoritas rakyat Indoensia sangat merindukan dan mendambakan alam kebebasan. Terdapat beberapa argumentasi dari Gus Dur untuk menerima pencalonan dirinya. Melihat realitas semacam ini Gus Dur merasa terpanggil untuk menyelesaikan dan manjawab masalah secara lansung. Dengan demikian benturan masa dapat dihindarkan. Tafsiran-tafsiran itu mencerminkan ketidakyakinan atas apa yang telah terjadi meski Gus Dur menyatakan diri siap dan menerima pencalonan dirinya. Berlarut-larutnya perdebatan membahas tata tertib dan aturan yang bisa mengamankan kepentingan masing-msaing kelompok. menerima pencalonan dirinya. Hal-hal semacam ini tidak terlihat selama SU-MPR berlangsung.perjalanan bangsa ke depan dalam bentuk dialog-dialog interaktif. kemudian Gus Dur menerimanya secara terbuka. Untuk mengawal proses demokratisasi inilah agar kehidupan kenegaraan menjadi lebih baik. Dalam rangka meneguhkan posisinya sebagai “guru bangsa” dia perlu tampil kedepan menjadi Presiden. Dengan pencalonan dari Fraksi Reformasi secara formal ini. Di sinilah perlunya ada pengkondisian agar kristalisasi masa tersebut tidak mengeras tetapi justru mencair. Kedua. Dalam upaya mencairkan kristalisasi dan idiologisasi masa kepada kandidat Presiden ini. serta munculnya gerakan-gerakan yang bertameng ‘moralitas’ dengan mengatasnamakan demi rakyat Indonesia. maka Gus Dur yang dianggap mampu untuk menjembatani kebuntuan dan mengakomodasi kedua kepentingan di atas. Ada pula yang menganggap bahwa poros tengah tuidak serius untuk mencalonkan Gus Dur. komitmen tinggi. Berbagai tafsir muncul untuk mencari makna di balik pencalonan tersebut. maka Gus Dur menjadi pilihan alternatif untuk dicalonkan menjadi Presiden. Pertama. untuk mencairkan ketegangan di masyarakat akibat adanya kristalisasi dan idiologisasi kubu pendukung calon-calon presiden yang telah ada. Gerakan Pemuda Ka’bah. semua itu kehilangan relevansinya ketika Fraksi Reformasi menyampaikan pencalonan Gus Dur secara formal. dan sikap arif dalam melihat dan memahami persoalan. ketika kandidat-kandidat lain terjebak pada pusaran persoalan . meskipun jauh sebelum itu dia secara terbuka mendukung Megawati untuk menjadi Presiden. Pencalonan Gus Dur menjadi Presiden RI keempat mengejutkan banyak pihak. ini hanya sekadar manuver untuk menarik perhatian ketika pamor mereka mulai redup. dan sebagainya siap mati demi mempertahankan Habibie. langkah strategis. Fanatisme terhadap kandidat Presiden Megawati ini mendapat reaksi balik dari pendukung kandidat Presiden Habibie dengan ancaman yang senada. Namun. sehingga kelompok garis Islam mengantisipasinya lewat pencalonan Yusril Ihza Mahendra. semntara pembahasan mengenai hal-hal yang bersifat mendasar terkait dengan nasib bangsa justru tidak terlihat menjadi fokus perdebatan. Lebih ekstrimlagi tersiar issue akan terjadi kerusuhan masal jika Megawati tidak terpilih menjadi Presiden. Misalkan dari Front Pembela Islam.

Hal ini yang semestinya dipahami oleh Gus Dur sebagai Presiden terpilih ketika itu. Pada masa transisi kebijakan-kibijakan pemerintah harus dapat mengakomodasi kepentingan status quo dan kepentingan reformasi di sisi lain. Pencalonan Gus Dur ini lebih mencerminkan adanya kondisi darurat kehidupan kebangsaan daripada sebuah langkah politis merebut kekuasaan. sehingga balance of power dapat terwujud yang akan berimplikasi pada pemantapan dukungan terhadap eksisrensi pemerintahan dari semua lini. Harapan Versus Tindakan Pemerintahan Gus Dur Berbagai harapan terhadap duet antara Gus Dur dan Megawati dalam mengendalikan bangsa ini banyak yang memprediksikan dapat membawa keluar bangsa ini dari multi krisis yang tengah melanda dan menyakitkan kehidupan rakyat. Dan semua anasir yang tergabung dalam kabinat Gus Dur secara serempak mendukung dan menyatakan sanggup untuk memikul bersama demi kepentingan bangsa. mengajari para pemimpin bangsa dalam menjaga keutuhan bangsa. maka kemenangan Gus Dur dalam perhelatan perebutan kursi Presiden ketika itu semata-mata dianggap dapat menetralisir berbagai benturan kepentingan yang sedang bermain. namun dalam menjalankan agenda reformasi terutama dalam dataran teknis pemerintah harus melakukannya secara gradual. pencalonan Gus Dur merupakan upaya melawan kepentingan dan kekauatan lain yang mencoba bermain dalam kancah perpolitikan Indonesia melalui elit-elit politik. masukan dari semua lini yang menjadi “lawan politik” pemerintah harus menjadi pertimbangan dan masukan utama. namun momentumnya kurang tepat karena adanya ketercabikan kondisi bangsa di tengah krisis ekonomi yang melanda. pada tahap-tahap awal perjalanan pemerintahan Gus Dur dibuktikan dengan sikap akomodatif yang tercermin dari terbentuknya kabinet yang berasal dari berbagai kelompok kepentingan dan mewakili semua anasir kebangsaan yang ada. Di samping itu. Kalau kondisi semacam ini dipahami oleh semua pihak. Harapan ini. Walaupun garda reformasi muatannya lebih dominan ketimbang status quo. Eksistensi pemerintahan Gus Dur ini disadarai dan dipahami oleh semua elemen bangsa berada di tengah-tengah pusaran transisi demokrasi. Di sinilah letak urgensi pencalonan Gus Dur yang lebih menekankan untuk mengantispasi krisis kehidupan bangsa yang ada. tetapi kekuatan lain yang lebih besar yang ada di balik kedua kandidat tersebut. Dengan cara seperti ini Gus Dur merasa dapat mengawal proses perjalanan bangsa secara langsung. Juga adanya keinginan untuk mencabut Tap MPR-RI tentang larangan terhadap partai komunis.yangn makin pelik dan rumit. Dengan kata lain. Di samping itu juga untuk membangkitkan semangat kebersamaan dan memelihara kepentingan bersama bangsa Indonesia yang saat ini terancam perpecahan. Dalam kondisi emergency inilah sesungguhnya dibutuhkan pemimpin yang dapat membangun kesadaran semua warga bangsa untuk tetap bersatu dan bersama menghadapi tantangan. Alih-alih demi kepentingan reformasi. Dari argumentasi di atas dapat dipahami bahwa rivalitas Gus Dur dalam perebutan kursi Presiden saat itu sebenarnya bukan Megawati atau Habibie. kebijakan awal pemerintahan Gus Dur telah melukai sebagian warga bangsa yaitu dengan membubarkan Departemen Sosial dan Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga. terlebih pemilihan Gus Dur menjadi Presiden semata-mata atas dukungan simatik bukan kepentingan politik. Bila dilihat dari semangat reformasi dan demokratisasi terutama terkait dengan masalah . Sekalipun tujuannya baik yaitu untuk menciptakan efesiensi di tubuh pemerintaham.

Kondisi semacam ini di mata rakyat Indonesia bukan mendapat simpati akan tetapi keheranan dan kemuidan muncul ketidaksempatian rakyat terhadap sosok Gus Dur sebagai pemimpin yang harismatik. Seperti menuntut mundur Wiranto ketika Gus Dur berada di luar negeri.kebebasan berpendapat dan berserikat hal ini dapat dibenarkan. Mulai dari lontaran manuver politiknya di luar negeri inilah. Pada perjalanan berikutnya. sehingga perjalanan kabinet Gus Dur tidak kondusif dan tidak efektif. gaya politik Presiden Gus Dur berubah dari gaya politik kompromi menjadi gaya politik konflik. akan tetapi banyak kendala yang menjadi aral yang dapat menyandung perjalanan pemerintahan bahkan mungkin dapat memberhentikannya di tengah jalan. buka didasarkan pada kepentingan politik sesaat apalagi kepentingan pihak-pihak pembisik yang memiliki interest individu. PKB. Di sinilah awal mulanya keterakan hubungan antara pemerintahan Gus Dur dengan TNI. tidak lebih banyak mendengar pendukungnya dulu akan tetapi lebih mengedepankan arogansi dirinya sebagaimana sikap Gus Dur ketika berada di daerah “feriferi” sebagai tokoh yang vokal dan pengkritik. Dikarenakan dukungan dalam negeri terhadap pemerintahan Gus Dur dipandang mulai melemah. juga tidak menghormati lembaga tertinggi negara yaitu MPR RI yang dalam UUD 1945 telah digariskan sebagai pemberi dan pencabut mandat bagi Presiden. Hal yang paling signifikan dari “ulah” Gus Dur sikap membawa diri. untuk mendapat simpati dari para keluarga yang tergabung dalam PKI. Banyak anggapan bahwa hal ini kepentingan Gus Dur semata. dan PDI-P sudah tidak solid lagi. Lebih parah lagi. ketika Gus Dur mencoba mengobok-obok Polri lewat pemecatannya terhadap Kapolri Bimantoro dengan mendudukan Khaerudin menjabat sebagai Kapolri. Hal ini tentunya berimplikasi pada implementasi perjalanan sebuah roda pemerintahan yang semestinya menggelinding secara mulus. maka Gus Dur melakukan manuver politiknya di luar negeri melalui bangunan opini yang seolah faktual dan titik singgung urgensinya sangat tepat. Wiranto terlibat dalam pembumihangusan Timor Timur pasca jajak pendapat. Sehingga dalam menjalankan roda pemerintahan. namun dari segi konsensus nasional berdaasrkan fakta sejarah yang sudah mengkristal hal ini akan menjadi problem tersendiri. Hal ini dalam spekulasi politik Gus Dur akan dapat memperkuat posisi Gus Dur di tengah gencarnya manuver politik dari pihak lawan-lawannya. Oleh karena itu. baik pada kalangan Polri dan TNI maupun poros tengah. teknologi. maupun lingkungan strategis yang melingkupinya. sehingga dapat menjatuhkan dia dari singgasana Presiden adalah ketika dia memaksakan untuk mengeluarkan dekrit Presiden yang kemudian menjadi maklumat Presiden yang isinya adalah membekukan MPR/DPR RI. tidak didasarkan pada prinsip kelayakan. karena bukannya dukungan yang didapatkan Gus Dur melainkan semakin renggangnya hubungan antara Gus Dur dengan pihak Polri dan TNI. Terpilihnya Gus Dur. perencanaan program pemerintah harus didasarkan pada objektifitas dan realitas kehidupan bangsa yang ada. Ini terbukti bahwa untuk menjatuhkan lawan-lawan politiknya diciptakan manajemen konflik dan konflik itu dihembusjkan di tingkat level internasional. dengan alasan bahwa menurut rekoemndasi KPP HAM. Gus Dur lebih sering bongkar pasang kabinetnya. Namun spekulasinya meleset. Sikap seperti ini yang tidak saja bertentangan dengan UUD 1945 sebagai landasan formal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. kemungkinan besar tidak terlibat dalam money pilitic akan tetapi atas dasar kesadaran akan kepentingan bangsa.§ Perencanaan program pemerintahan semacam ini. Arogansi . baik layak secara ekonomis. Namun amanah ini nampaknya tidak dipahami secara mendalam dan diabaikan oleh Gus Dur.

namun pada kenyataannya Gus Dur sendiri terlibat dalam kasus KKN yakni kasus atau skandal Bulog yang dikenal dengan Bulog-Gate dengan menghabiskan uang negara sebesar 40 milyar rupiah. wacana yang ingin dibangun pada pemerintahan Gus Dur yang orang pun akan percaya bahwa Gus Dur akan mampu memberantas KKN. Pertama. Terlebih Gus Dur sangat direpotkan oleh para pembisiknya yang mempunyai kepentingan individual dan sesaat untuk mengumpulkan materi disaat Gus Dur memimpin. Gus Dur terlalu percaya dengan teman-teman dekatnya yang diistilahkan dengan “pembisik” yang ingin memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan limpahan materi atau posisi-posisi tertentu. seperti bantuan Sultan Brunai Darussalam sebesar 2 juta US Dollar. Mulai dari sinilah. ternyata dalam tindakan kepemerintahannya tidak mampu melakukan apa yang diharapkan itu. Ketiga. Gus Dur merasa bahwa terpilihnya dia sebagai Presiden sebagai perwujudan persetujuan semua komponen bangsa terhadap dirinya untuk mengatasi krisis kenegaraan yang tengah melanda. Antara harapan masyarakat akan kejujuran dan ketulusan Gus Dur sebagai orang yang dilahirkan dan dibesarkan dari kalangan agama dengan sikap dan tindakannya selama menjabat Presiden ternyata sangat bertolak belakang. paling tidak dapat mempertahankan kabinatnya yang terdiri dari bergabagi multi kepentingan. Di sini terlihat bahwa harapan terhadap pemerintahan Gus Dur yang akan mampu membawa keluar kondisi krisis bangsa dengan didukung oleh sebagaian besar komponen bangsa. kemudian disambut dengan SI-MPR yang berdasarkan fakta-fakta perjalanan kepemerintahan Gus Dur yang tidak dapat membawa kehidupan negara menjadi lebih baik. Pada umumnya tradisi pesanteren yang ada sangat dominan untuk tunduk dan patuh terhadap . baik melalui lembaga politik formal maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. Gus Dur tidak dapat menjaga hubungan baik dengan para pendukungnya. Kedua. sebagai pemerintahan koalisi semestinya Gus Dur mempertahankan koalisi yang telah terbangun dengan memperhatikan partai-partai pendukungnya. bahkan dapat menimbulkan permasalhan dan keresahan di tengah masyarakat dengan statemen-statemen yang terus dilontarkan yang berbau kontroversi. perjalanan pemerintahan Gus Dur tidak mempunyai visi dan arahan yang jelas akan dibawa ke mana bangsa ini. disebabkan oleh beberapa hal yang mendasar. Yang paling urgen tentunya. Di sini terlihat bahwa sikap dan tindakan Gus Dur sebelum menjabat Presiden yang dikenal sebagai seorang yang memperjuangkan demokrasi juga Good Governance dan Clean Government. Di samping itu.Gus Dur ini. Secara faktual banyak orang kaya baru (OKB) yang nota bene dekat dengan Gus Dur dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. juga membuat jarak dengan komponen bangsa lainnya seperti TNI dan Polri. sehingga apapun tindakannya tentu akan direspon secara positif oleh seluruh komponen bangsa yang ada. secara sosiologis disebabkan oleh keberadaan Gus Dur yang dilahirkan di lingkungan Pesantren atau Kiyai tradisional yang oleh sebagaian besar masyarakatnya selalu dipatuhi dan dihormati pendapat atau tindakannya. Di samping skandal-skandal lainnya. Munculnya ketiga faktor yang mendominasi sikap dan tindakan Gus Dur tersebut. Namun yang dilakukan Gus Dur adalah mengabaikan bahkan memusuhi partai-partai yang mendukungnya dengan jalan melakukan reshuffle kabinet yang notabene partai pendukungnya. Analisis Keterpurukan pemerintahan Gus Dur yang jatuh sangat dramatis dan mengecewakan. ternyata setelah menjabat Presiden sikap dan tindakan Gus Dur justru tidak mencerminkan itu.

“Percaturan Politik di Indonesia. Padahal kunci utama manajerial adalah bagaimana mengelola sesuatu itu bisa efesien dan efektif. Ramage. 2002. ke-1 I. akan tetapi diokelola oleh teman dekatnya.23 Juli 2001) memerintah. 1998. Irawan. Setiap Jumat Selalu Dekat dengan Rakyat . sekalipun sanggahan atau kritik itu bersifat konstruktif. Fakta lain memperlihatkan. sehingga perencanaan yang dituangkan dalam kebijakankebijakan pemerintahannya tidak bisa tepat dan efisien. Sang murid atau santri tidak boleh melakukan sanggahan apalagi kritik. kepemimpinan Gus Dur sebagai Presiden RI banyak memunculkan kontroversi baik dalam kaitan dengan kebijakan politik dalam negeri maupun luar negeri. Di sini sangat jelas bahwa di satu sisi Gus Dur sebagai orang yang sangat cerdas. ke-1 M.Polri. Jakarta: GEMA INSANI. Cet. berpengetahuan luas. maupun dalam kebijakannya dengan TNI . “Indonesia di Tengah Transisi. Bisa diperhatikan manakala dia muncul untuk melakukan dialog. namun di sisi lain Gus Dur tidak memiliki kemampuan manajerial yang baik.B. Nipan Abdul Hakim dan Muhammad Zakki. “Amien Rais Sang Demokrat”.28/07/2001 Kedaulatan Rakyat http://www. Islam.kr. sekalipun dalam alam yang telah berubah pendapat Kiyainya itu salah. Cet.).id/ SELAMA 21 bulan (20 Oktober 1999 . dan propokatif. Sukidin. 2001. Cet. ke-1 Muhammad Najib dan Kuat Sukardiyanto. “Perencanaan dan Strategi Pembangunan”. Cet. Jogjakarta: MATABANGSA. Ini sama halnya dengan manajemen pesantren bahwa seluruh lingkup pekerjaan yang ditangani adalah hak pimpinan untuk mengelolanya.co.pendapat Kiyainya. Aspek-Aspek Sosial Reformasi dan Krisis”. Cet. Surabaya: LEPKISS. berpergaulan luas. dan Ideologi Toleransi”. karena hal itu dianggap tidak etis dan akan “kualat”. Jember: Jember University Press. orator. sehingga watak atau karakter dasar pesantren selalu menyertainya. tanpa ada sistem yang baku yang dijadikan sebagai pegangan untuk menjadi alat kontrol kinerja kepemimpinannya. di samping sikapnya yang arogan walaupun penuh canda atau guyon juga suka melecehkan keberadaan atau status orang lain. BAHAN BACAAN Chris Manning dan Peter Van Diermen (Ed. ketika bantuan dari Sultan Brunai diterima oleh dia yang telah menjabat sebagai Presiden bantuan tersebut tidak dimasukan dalam keuangan negara. “Gus Dur Sang Penakluk ‘Tanpa Ngasorake’”. 2000. upayanya memberantas KKN. ke-1 Douglas E. Aneka kontroversi itulah yang kemudian dipercaya memunculkan serangkaian konflik . 2000. Demokrasi. Basrowi. ke-1 21 BULAN PEMERINTAHAN PRESIDEN ABDURRAHMAN WAHID (1). Berdasarkan lingkungan seperti itulah Gus Dur lahir. Yogyakarta: LKiS. kabinet.

tentu saja mendapat perlawanan sengit dari Golkar dan militer dengan menjadikan DPR dan MPR sebagai alat untuk menjatuhkan pemerintahan Gus Dur. Warga masyarakat dapat bertanya mengenai masalah apa saja kepada Gus Dur. menurut Ketua Dewan Pengurus Forum LSM DIY. sebagaimana selalu tersaksikan setiap selesai salat Jumat. Pengakuan dari luar negeri pun tetap ada terhadap Gus Dur. termasuk langkah-langkah beraninya menyeret para tersangka pelaku korupsi. seperti yang selalu tersaksikan dalam serangkaian tanya jawab Soeharto dengan masyarakat dalam berbagai kesempatan. dan pengadilan kejahatan terhadap HAM oleh militer. Martinus Ujianto. _Kami mengharapkan semua pihak akan bekerjasama untuk menjaga perdamaian. tidak sedikit langkah Gus Dur yang signifikan dan positif serta memberikan warna maupun nuansa baru bagi iklim berdemokrasi. yang pada masa pemerintahan Orde Baru tidak pernah dijumpai. Upaya-upaya tersebut. Namun demikian bukan berarti tidak ada langkah-langkah dan kebijakan Gus Dur yang bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. _Bapak Presiden yang terhormat_. baik yang menyangkut tempat duduk maupun penyebutan namanya. Benturan demi benturan dengan lembaga legislatif ini berpuncak pada digelarnya SI MPR 21-26 Juli 2001 yang berakhir dengan _jatuhnya_ Presiden keempat RI itu dari kursi kepresidenan. mendukung konstitusi dan mengupayakan rekonsiliasi nasional. Jarang penanya mengawali pertanyaannya dengan kata-kata. masa pemerintahan Gus Dur juga memunculkan suasana baru dalam kaitan dengan tingkat intensitas berkomunikasi dan berdialognya dengan presiden. bersaksi bahwa pemerintahan Gus Dur sebenarnya setapak lebih maju dalam menjalankan agenda reformasi. dalam membawa Indonesia melewati masa transisinya menuju ke arah demokrasi. Pengakuan itu antara lain datang dari Presiden Amerika Serikat George W Bush yang menyatakan bangsa Indonesia dalam menghadapi krisis kepemimpinan berdasarkan konstitusi dan undang-undang telah menunjukkan komitmennya terhadap kekuasaan hukum dan demokrasi. Bukan hanya dalam bentuk kemunculan Gus Dur beberapa kali di layar televisi dalam acara wawancara khusus maupun dialog interaktif _ suatu wacana baru. pengadilan Golkar. Artinya. *** BAGI masyarakat awam. Khususnya dalam membawa Indonesia melewati masa transisi dan memberikan warna baru dalam kehidupan berdemokrasi. Banyak pihak mengakui.internal dalam pemerintahannya. maupun konflik eksternal yang secara langsung membenturkannya berhadap-hadapan dengan DPR. Bahkan antara keduanya hampir tidak ada jarak. dialog langsung dengan anggota masyarakat yang dibangun Gus Dur bersifat spontan. Kami menghargai kinerja Presiden Wahid selama dua tahun terakhir ini. berupa pengadilan terhadap para koruptor. atau _Bapak Presiden yang kami muliakan_. Berbeda dengan Soeharto. tidak pernah ada skenario sebelumnya baik dalam kaitan dengan siapa-siapa yang boleh bertanya maupun materi pertanyaan. Namun juga dialog langsung dengan masyarakat._ katanya. misalnya. Forum LSM DIY. .

dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. atau wacana. lemparan isu dengan mengharapkan tanggapan dari masyarakat luas. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil atau "Sang Penakluk". 7 September 1940 dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. masyarakatlah yang berhak menentukannya. Hj. KH. (Rsv/No)-a Kyai Haji Abdurrahman Wahid. Gus Dur _ tanpa terbersit rasa takut. Israel. Mereka merasa lega setelah mendapat jawaban langsung dari presiden. Belakangan. Kakek dari ayahnya. Ayah Gus Dur. pemikir. Sholehah. gagasan. Jawa Timur. KH Bisri Syansuri. Pada kesempatan itulah kebanyakan penanya berkesempatan mengkonfirmasikan suatu masalah atau bahkan isu yang muncul. Dalam berbagai kesempatan Gus Dur secara gigih mempertahankan kehendaknya itu dengan dalih tidak pada tempatnya negara melarang suatu ajaran (isme) _ karena diterima atau ditolaknya suatu ajaran. dari keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas muslim Jawa Timur. adalah pendiri Nahdlatul Ulama (NU). serta protes sejumlah besar negara Arab _ Menlu Alwi Shihab menyatakan pemerintah berkeputusan menundanya. Hasyim Asyari. TETAPI tidak jarang Gus Dur menggunakan forum dialog Jumat itu untuk mengemukakan suatu keputusan. Tidak terbilang lagi masjid di berbagai daerah yang pernah menjadi ajang dialog langsung Gus Dur dengan masyarakat. Setelah menunai kecaman dari berbagai kalangan di dalam negeri karena keinginan itu dinilai bertentangan dengan Mukaddimah UUD 1945. Gus Dur menurunkan status kehendaknya itu menjadi wacana ketika sejumlah fraksi mengancam akan membawa permasalahan tersebut ke Sidang Tahunan MPR Agustus 2000. Ada kalanya gagasan atau wacana itu sengaja dilemparkan dalam kerangka proof ballon. Demikian pula dengan keinginan pemerintah untuk membuka hubungan dagang secara langsung dengan negara Zionis. Guru bangsa. Ibunya. adalah pengajar pesantren. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Gus Dur kembali ke Jombang dan . kehendak Gus Dur mencabut Tap No XXV/MPRS/1966 tentang pembubaran PKI yang juga dinyatakan sebagai partai terlarang di seluruh wilayah RI. dan pemimpin politik ini menggantikan BJ Habibie sebagai Presiden RI setelah dipilih MPR hasil Pemilu 1999. "Gus" adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada anak kiai. sementara kakek dari pihak ibu. cendekiawan. reformis. KH Wahid Hasyim. Setelah deklarasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Contohnya.Para penanya justru merasa lebih senang memulai dengan menyebut nama panggilan akrabnya. Atau merupakan suatu kebijakan yang akan dijalankan _ tetapi kemudian _diturunkan statusnya_ menjadi wacana setelah mendapat reaksi keras dan bertubi-tubi dari masyarakat luas. terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama pada 1949. akrab dipanggil Gus Dur lahir di Jombang. Dia menjabat Presiden RI dari 20 Oktober 1999 hingga Sidang Istimewa MPR 2001.

Wahid menerima beasiswa dari Departemen Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar. guna belajar di Universitas Leiden. namun tidak menyelesaikannya karena kekritisan pikirannya. Pada 1957. ayahnya meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. majalah. Gus Dur lalu pergi ke Jerman dan Prancis sebelum kembali ke Indonesia pada 1971. tetapi bukan karena persoalan intelektual. Abdurrahman Wahid meneruskan karirnya sebagai jurnalis. Gus Dur bisa menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970. Mesir. Ibunya lalu mengirimnya ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan. Pada April 1953. Artikelnya diterima baik dan mulai mengembangkan reputasi sebagai komentator sosial. Dengan popularitas itu. menulis untuk Tempo dan Kompas. Akhir 1949. Gus Dur juga menjadi wartawan Horizon dan Majalah Budaya Jaya. dia pindah ke Jakarta setelah ayahnya ditunjuk sebagai Menteri Agama. Pendidikannya berlanjut pada 1954 di Sekolah Menengah Pertama dan tidak naik kelas. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat. setelah lulus SMP. Gus Dur juga diajarkan membaca buku non Islam. LP3ES mendirikan majalah Prisma di mana Gus Dur menjadi salah satu kontributor utamanya dan sering berkeliling pesantren dan madrasah di seluruh Jawa. dan koran oleh ayahnya untuk memperluas pengetahuannya. ia mendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar. Pada 1959.tetap berada di sana selama perang kemerdekaan Indonesia melawan Belanda. Dia belajar di Jakarta. dia pindah ke Magelang untuk belajar di Pesantren Tegalrejo. Pada 1963. Dia kemudian batal belajar luar negeri dan lebih memilih mengembangkan pesantren. Gus Dur lalu belajar di Universitas Baghdad. organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat. Gus Dur pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang dan mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai guru dan kepala madrasah. Saat inilah dia memprihatinkan kondisi pesantren karena nilai-nilai tradisional pesantren semakin luntur akibat perubahan dan kemiskinan pesantren yang ia lihat. Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES). menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun). tetapi kecewa karena pendidikannya di Baghdad kurang diakui di sini. Gus Dur kembali ke Jakarta dan bergabung dengan Lembaga Penelitian. masuk ke SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. . Meskipun awalnya lalai. Dia pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya. Kairo.

Namun. Namun. Pada 1987. Bisri Syansuri. Pada 1974. Terpilihnya Gus Dur dilihat positif oleh Suharto. pada 6 Mei 1982. dia bergabung di Universitas Hasyim Asyari sebagai dekan Fakultas Praktik dan Kepercayaan Islam. Pada Musyawarah Nasional NU 1984. syariat Islam dan misiologi. Untuk lebih menghidupkan kembali NU. Gus Dur dinominasikan sebagai ketua PBNU dan dia menerimanya dengan syarat mendapat wewenang penuh untuk memilih pengurus yang akan bekerja di bawahnya. Reformasi NU NU membentuk Tim Tujuh (termasuk Gus Dur) untuk mengerjakan isu reformasi dan membantu menghidupkan kembali NU. Gus Dur lalu menyimpulkan NU harus menerima Pancasila sebagai Ideologi Negara. Gus Dur mendapat pekerjaan tambahan di Jombang sebagai guru di Pesantren Tambakberas. Dari Juni 1983 hingga Oktober 1983. Karena mengambil pekerjaan ini. Abdurrahman Wahid mendapat pengalaman politik pertamanya pada pemilihan umum legislatif 1982. saat berkampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP). para pejabat tinggi NU bertemu dengan Ketua NU Idham Chalid dan memintanya mengundurkan diri. Gus Dur menyebut pilihan Idham untuk mundur tidak konstitusionil. Gus Dur juga memilih pindah dari Jombang ke Jakarta. Gus Dur menambah pekerjaannya dengan menjadi Guru Kitab Al Hikam. Soeharto dipilih kembali sebagai presiden untuk masa jabatan keempat oleh MPR dan mulai mengambil langkah menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara.sehingga dia harus pulang-pergi Jakarta dan Jombang. Gus Dur menjadi bagian dari kelompok yang ditugaskan untuk menyiapkan respon NU terhadap isu ini. membujuknya. gabungan empat partai Islam termasuk NU. Gus Dur akhirnya menerima setelah kakeknya. dia mengundurkan diri dari PPP dan partai politik agar NU fokus pada masalah sosial. Gus Dur mengimbau Idham tidak mundur. dia mempertahankan dukungan kepada rezim tersebut dengan mengkritik PPP dalam . Penerimaan Wahid terhadap Pancasila bersamaan dengan citra moderatnya menjadikannya disukai pemerintah. Pada 1983. dengan mengajar subyek tambahan seperti pedagogi. Ia lalu diminta berperan aktif menjalankan NU dan ditolaknya. Satu tahun kemudian. Pada 1977. Pada 2 Mei 1982.

Pada 1991. Ini merenggangkan hubungannya dengan pemerintah dan Suharto. Namun. diantaranya proyek Waduk Kedung Ombo yang didanai Bank Dunia. Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dibentuk untuk menarik hati intelektual muslim di bawah dukungan Soeharto dan diketuai BJ Habibie. Soeharto. Kali ini Soeharto menentangnya.pemilihan umum legislatif 1987 dan memperkuat Partai Golkar. Soeharto menghalangi acara tersebut dengan memerintahkan polisi mengusir bus berisi anggota NU begitu tiba di Jakarta. Ia menjadi anggota MPR dari Golkar. yang terlibat dalam pertempuran politik dengan ABRI. berkampanye melawan terpilihnya kembali Gus Dur. Gus Dur menasehati Megawati untuk berhati-hati. Pada Maret 1992. tapi ditolaknya karena dianggap sektarian dan hanya membuat Soeharto kian kuat. Gus Dur melawan ICMI dengan membentuk Forum Demokrasi. tapi Megawati mengacuhkannya sampai dia harus . berusaha menarik simpati Muslim. Gus Dur memulai aliansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Meskipun disukai rezim. Bahkan pada 1991. Saat itu. Menjelang Musyawarah Nasional 1994. Megawati yang popularitasnya tinggi berencana tetap menekan Soeharto. Gus Dur fokus mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga menandingi sekolah sekular. Gus Dur tetap terpilih sebagai ketua NU priode berikutnya. Gus Dur menominasikan diri untuk masa jabatan ketiga. Gus Dur acap mengkritik pemerintah. selain usaha menyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. seperti Habibie dan Harmoko. adil dan toleran. organisasi terdiri dari 45 intelektual dari berbagai komunitas religius dan sosial. Pada Desember 1990. Gus Dur berencana mengadakan Musyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan merencanakan acara itu dihadiri paling sedikit satu juta anggota NU. Gus Dur terpilih kembali untuk masa jabatan kedua Ketua PBNU pada Musyawarah Nasional 1989. Selama masa jabatan pertamanya. Ketika musyawarah nasional diadakan. beberapa anggota ICMI meminta Gus Dur bergabung. Selama masa ini. Para pendukung Soeharto. tempat pemilihan dijaga ketat ABRI. Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwa NU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka.

Baru pada Juli 1998 Gus Dur menanggapi ide itu karena mendirikan partai politik adalah satusatunya cara untuk melawan Golkar dalam pemilihan umum.membayar mahal ketika pada Juli 1996 markasnya diambilalih pendukung Ketua PDI dukungan pemerintah. Amien. namun terkena stroke pada Januari 1998. Pemilu April 1999. Abdurrahman Wahid terpilih sebagai Presiden Indonesia ke-4 dengan 373 suara. Pada November 1996. Pada 20 Oktober 1999. komunitas NU meminta Gus Dur membentuk partai politik baru. pemerintahan Gus Dur mulai bernegosiasi dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). pemerintah menandatangani nota kesepahaman dengan GAM. Semasa pemerintahannya. sedangkan Megawati hanya 313 suara. Gus Dur membubarkan Departemen Penerangan dan Departemen Sosial serta menjadi pemimpin pertama yang memberikan Aceh referendum untuk menentukan otonomi dan bukan kemerdekaan seperti di Timor Timur. Pada 7 Februari 1999. Soeharto kemudian mundur pada 21 Mei 1998. PKB resmi menyatakan Gus Dur sebagai kandidat presidennya. Gus Dur dan Soeharto bertemu pertama kalinya sejak pemilihan kembali Gus Dur sebagai ketua NU. anggota ICMI yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Wakil Presiden Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto. Gus Dur didorong melakukan gerakan reformasi dengan Megawati dan Amien. dipanggil Soeharto yang memberikan konsep Komite Reformasi usulannya. yang merupakan oposisi Soeharto paling kritis saat itu. Gus Dur mengunjungi Jayapura dan berhasil meyakinkan pemimpinpemimpin Papua bahwa ia mendorong penggunaan nama Papua. dan pada Juni 1998. Partai itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Salah satu dampak jatuhnya Soeharto adalah lahirnya partai politik baru. tidak menyukai pandangan moderat Gus Dur terhadap Soeharto. Gus Dur dan delapan orang itu menolak bergabung dengan Komite Reformasi. bersama delapan pemimpin komunitas Muslim. Juli 1997 merupakan awal krisis moneter dimana Soeharto mulai kehilangan kendali atas situasi itu. Namun. Soerjadi. PKB memenangkan 12% suara dengan PDIP memenangkan 33% suara. Gus Dur. Dua bulan kemudian. Desember tahun itu juga dia bertemu dengan Amien Rais. MPR kembali mulai memilih presiden baru. XXIX/MPR/1966 yang melarang Marxisme-Leninisme . Pada 19 Mei 1998. Pada Maret 2000. Pada 30 Desember 1999. Gus Dur juga mengusulkan agar TAP MPRS No.

Penghargaan Pada 1993. Gus Dur wafat. penghargaan cukup prestisius untuk kategori kepemimpinan sosial.45 akibat berbagai komplikasi penyakit. yang kemudian menjatuhkannya. terutama dalam soal pencabutan subsidi BBM. yaitu skandal Buloggate dan Bruneigate. Di Pilpres putaran dua antara pasangan Yudhoyono-Kalla dengan Megawati-Muzadi. Agustus 2005. Gus Dur golput. Pada Pemilu April 2004. Gus Dur. Wiranto. diantarnya jantung dan gangguan ginjal yang dideritanya sejak lama. Anita Hayatunnufus. Zanubba Ariffah Chafsoh (Yenny). sementara dia juga menjadi tokoh pertama yang mereformasi militer dan mengeluarkan militer dari ruang sosial-politik. Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari libur opsional. di Rumah Sakit Cipto Mangunkosumo. Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakarta ia sempat dirawat di Surabaya usai mengadakan perjalanan di Jawa Timur. Gus Dur lalu mendukung Solahuddin yang merupakan pasangan Wiranto. Wiranto dan Solahuddin kalah dalam pemilu. Gus Dur menerima Ramon Magsaysay Award. Pada 5 Juli 2004. Ia juga berusaha membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Pada Januari 2001. Gus Dur gagal melewati pemeriksaan medis dan KPU menolak memasukannya sebagai kandidat. hari Rabu. Muncul dua skandal pada tahun 2000.6% suara dan memilih Wahid sebagai calon presiden. Kehidupan pribadi Gus Dur menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat orang anak: Alissa Qotrunnada. Akbar Tanjung dan Megawati mengkritik kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. PKB memperoleh 10. .dicabut. Namun. Pada 23 Juli 2001. dan Inayah Wulandari. Sebelum wafat dia harus menjalani cuci darah rutin. 30 Desember 2009. pukul 18. Jakarta. Yenny aktif berpolitik di PKB dan saat ini adalah Direktur The Wahid Institute. MPR secara resmi memakzulkan Gus Dur dan menggantikannya dengan Megawati Soekarnoputri. Tindakan ini diikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa. dalam Koalisi Nusantara Bangkit Bersatu bersama Try Sutrisno.

dan demokrasi di Indonesia.Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Konkuk University. Belanda (2000) . Bangkok. Gang Lombok. Tokyo. semangat keberagaman. sebuah yayasan yang bergerak di bidang penegakan HAM karena dianggap sebagai salah satu tokoh yang peduli persoalan HAM.Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik. Bangkok. Dia juga memperoleh penghargaan dari Universitas Temple dan namanya diabadikan sebagai nama kelompok studi Abdurrahman Wahid Chair of Islamic Study. Gus Dur memperoleh banyak gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dari berbagai lebaga pendidikan. Seoul.Doktor Kehormatan dari Sun Moon University. Pada 11 Agustus 2006. Perancis (2000) .Doktor Kehormatan dari Chulalongkorn University. yaitu: . Thailand (2000) .Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Thammasat University. pada 10 Maret 2004. Seoul. visi. Abdurrahman Wahid atau yang sering kita sebut dengan Gus Dur dimulai dari sidang umum MPR yang diselenggarakan pada tanggal 1-21 Oktober 1999 yang menghasilkan agenda sebagai berikut : .Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Netanya University. Ia mendapat penghargaan dari Simon Wiethemthal Center. Korea Selatan (2003) .H. dan komitmen dalam memperjuangkan kebebasan berekpresi. Gadis Arivia dan Gus Dur mendapatkan Tasrif Award-AJI sebagai Pejuang Kebebasan Pers 2006.Doktor Kehormatan dari Twente University. India (2000) Masa pemerintahan K. Bangkok. Thailand (2000) .Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology. Paris. Gus Dur dan Gadis dinilai memiliki semangat.Dia ditahbiskan sebagai "Bapak Tionghoa" oleh beberapa tokoh Tionghoa Semarang di Kelenteng Tay Kak Sie. Israel (2003) . Thailand (2000) . Korea Selatan (2003) .Doktor Kehormatan dari Soka Gakkai University. Gus Dur memperoleh penghargaan dari Mebal Valor yang berkantor di Los Angeles karena Wahid dinilai memiliki keberanian membela kaum minoritas. Ilmu Ekonomi dan Manajemen. Jepang (2002) . dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Sorborne University.Doktor Kehormatan dari Jawaharlal Nehru University. persamaan hak.

Karena takut suara islam terpecah menjadi dua pada Gus Dur dan dirinya. tanggal 20 Oktober 1999.H Abdurrahman Wahid). namun pada detik . berisi tugas – tugas yang akan dijalankan antara lain sebagai berikut : a) Peningkatan pendapatan rakyat. c) Mempertahankan keutuhan bangsa dan Negara. Dari hasil sidang istimewa tersebut. Pembacaan pidato pertanggungjawaban Presiden B. absen 9. Pemilihan presiden RI yang baru. Pemilihan wakil presiden dimenangkan Megawati Soekarnoputri. Pada pemerintahan Gusdur. Sebab. Dengan demikian B. dengan calonnya Megawati Soekarnoputri dan Hamzah Haz. masyarakat mulai mengalami kebingungan dan kebimbangan mengenai benar tidaknya suatu hal. b) Menegakkan keadilan dan mendatangkan kemakmuran. 2. yang menerima 322. K. Ketika itu Gusdur memberikan kebebasan pada rakyat untuk berpendapat dan memberikan kesempatan kepada kaum minoritas di Indonesia. 3.J Habibie tidak dapat maju mencalonkan diri menjadi Presiden RI selanjutnya. dapat disimpulakan bahwa Gus Dur menjadi Presiden RI ke-4 dengan Megawati Soekarnoputri sebagai wakilnya yang sah untuk masa bakti 1999-2004. Mengangkat Amien Rais sebagai ketua MPR dan Akbar Tanjung sebagai ketua DPR untuk periode 1999-2004.H Abdurrahman Wahid terpilih menjadi Presiden RI ke-4. Dari hasil pemilihan Presiden yang dilaksanakan secara votting. Suara yang menolak 355. Pidato pertanggung jawaban tersebut ditolak oleh segenap anggota dengan menggunakan votting. 4. dan tidak sah 4.detik terakhir Yusril Ihza Mahendra mengundurkan diri. PKB (K. Pada tanggal 21 Oktober 1999 dilaksanakan pemilihan wakil Presiden. . beliau membentuk kabinet yg disebut Kabinet Persatuan Nasional. dan dari Bulan Bintang (Yusril Ihza Mahendra). Calon yang maju dari PDIP (Megawati Soekarnoputri). sehingga bisa dipastikan Megawati akan menjadi presiden RI yang ke-4. Namun karena hal tersebut.J Habibie. Pidato pertama Gus Dur setelah terpilih sebagai Presiden.1. pemerintah sendiri juga tidak pernah tegas dalam memberikan pernyataan terhadap suatu masalah.

. Sri Adiningsih. TNI Sudrajat yang diganti dengan Marsekal Muda TNI Graito dari TNI AU. masalah jaringan pengaman social (JPS). penegakan HAM. pemulihan ekonomi. Bambang Subianto Gus Dur saat menjalankan pemerintahan mengalami banyak persoalan. mempertahankan kurs Rupiah. kinerja BUMN.H Abdurrahman Wahid – Megawati membentuk Kabinet Persatuan Nasional (KPN) yang dilantik pada tanggal 28 Oktober 1999. penegakan hukum. Emil Salim  Wakil : Subiyakto Cakrawerdaya  Sekertaris : Dr. Belum tuntas mengatasi persoalan ORBA.menteri Kabinet Persatuan Nasional yang terlibat KKN.H Abdurrahman wahid. karena itu adalah warisan dari Pemerintahan Orde Baru. Ketidakharmonisan itu muncul ketika presiden mengizinkan dibentuknya Komisi Penyelidik Pelanggaran (KPP) HAM untuk menyelidiki para jendral termasuk Wiranto dalam kasus pelanggaran HAM di Timor Timur. Sudrajat bahwa Presiden bukan Panglima Tinggi TNI. pengendalian inflasi. Sri Mulyani Indrawati  Anggota : Anggito Abimanyu. d) Mengeluarkan pengumuman tentang adanya menteri . c) Pemberhentian Wiranto sebagai Menkopolkam yang dilatarbelakangi hubungan yang tidak harmonis antara Wiranto dan Presiden K.Pasangan K. masalah Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Pemberhentian tersebut dilatarbelakangi oleh pernyataan Mayjen. Salah satu permasalahan yang sangat menonjol adalah masalah KKN. Kemudian pada tanggal 13 Februari 2000 presiden mengeluarkan perintah untuk menonaktifkan Wiranto dari jabatan Menkopolkam. Presiden juga membentuk Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dengan tujuan untuk memperbaiki ekonomi yang belum pulih akibat krisis yang berkepanjangan dengan susunan sebagai berikut:  Ketua : Prof. pemerintahan Gus Dur dihadapkan pada persoalan – persoalan kebijakannya yang dinilai banyak kalangan sangat controversial. b) Pemberhentian Kapuspen Hankam Mayjen. Adapun kebijakan – kebijakan tersebut antara lain : a) Pemberhentian Kapolri Jendral (pol.) Roesmanhadi yang dinilai tidak mampu mengantisipasi terjadinya pembakaran sekolah Kristen STT Doulos.

Kasus ini melibatkan Yanatera (Yayasan Bina Sejahtera) Bulog yang dikelola oleh mantan Wakabulog Sapuan. dan hal ini membuat rakyat Aceh kecewa hingga dibentuklah Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Dalam suasana sikap pro dan kontra masyarakat atas kepemimpinan presiden K. tetapi penggunaannya harus melalui keppres (keputusan presiden). dana nonbudgeter itu ada. . Bulog Gate Kasus Buloggate begitu terkenal karena sering kali menjerat petinggi-petingggi negara. Presiden menanyakan dana nonbudgeter Bulog dan kemungkinan pengunaannya. Namun hal ini dibantah oleh pemerintah Karena bila diadakan jajak pendapat. Sapuan akhirnya divonis 2 tahun penjara dan terbuksi bersalah menggelapkan dana non bujeter Bulog sebesar 35 milyar rupiah. maka kemungkinan besar raykat aceh akan memilih untuk merdeka. untuk memilih merdeka atau bergabung dengan RI. Sapuan mengatakan. f) Pada akhir 1999 presiden menyetujui nama Papua sebagai ganti Irian Jaya dan menyetujui pengibaran Bendera Bintang Kejora sebagai bendera Papua. Lalu Gus Dur mengurungkan niatnya.e) Gus Dur juga ingin mengadakan referendum Aceh. Kasus-kasus yang melibatkan nama Badan Urusan Logistik (Bulog) serta jajaran pimpinannya sejak lama sudah mengemuka. Dalam pertemuan itu. yaitu adanya pertemuan antara Presiden dan Sapuan (Wakil Kepala Bulog) di Istana. Keterlibatan Gus Dur baru terungkap sebatas itu.H Abdurrahman Wahid muncul kasus Bulog Gate dan Brunei Gate. Keterlibatan Presiden Gus Dur sendiri baru terungkap secara terbatas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful