Pemanfaatan Energi Biomassa sebagai Biofuel : Konsep Sinergi dengan Ketahanan Pangan

Makalah
diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Konversi Energi

Disusun
Nama: Teguh Prakosa W NIM: 1003077

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG 2010

Energi yang telah membimbing dan memberikan kuliah demi Bandung. Jurusan Pendidikan Teknik Mesin konsentrasi Produksi dan Perancangan Terima kasih disampaikan kepada Bapak Dedi Supriadi selaku dosen mata kuliah Konversi lancarnya tugas ini. Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penyusunan tugas ini dapat diselesaikan.KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Desember 2011 Penulis . Tugas ini disusun untuk diajukan sebagai tugas mata kuliah Konversi Energi dengan judul “Pemanfaatan Energi Biomassa sebagai Biofuel :Konsep di Universitas Pendidikan Sinergi dengan Ketahanan Pangan” Indonesia. agar dapat memenuhi tugas mata kuliah Konversi Energi. Demikianlah tugas ini disusun semoga bermanfaat.

Jika kita berbicara biomassa. Selain itu pemerintah juga telah memberikan perhatian serius untuk pengembangan bahan bakar nabati (biofuel) ini dengan menerbitkan Instruksi Presiden No 1 Tahun 2006 tanggal 25 Januari 2006 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai bahan bakar lain. Melihat kondisi tersebut. limbah dan residu pertanian. Untuk memenuhi kebutuhan BBM tersebut. maka akan meliputi juga hewan. pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional untuk mengembangkan sumber energi alternatif sebagai pengganti BBM. sisa-sisa binatang dan bagian tumbuhan yang dapat dimakan (edible). Padahal dengan pertambahan jumlah penduduk meningkat pula kebutuhan akan sarana transportasi dan aktivitas industri yang berakibat pada peningkatan kebutuhan dan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Oleh karenanya. Oleh karena itu eksplorasi dan eksploitasi terhadap sumbersumber alternatif saat ini menjadi sebuah kebutuhan. Sejak lima tahun terakhir Indonesia mengalami penurunan produksi minyak nasional akibat menurunnya secara alamiah cadangan minyak pada sumur-sumur produksi. industri dan limbah rumah tangga. pemerintah mengimpor sebagian BBM.Pendahuluan Menipisnya cadangan bahan bakar fosil dan meningkatnya populasi manusia sangat kontradiktif dengan kebutuhan energi bagi kelangsungan hidup manusia beserta aktivitas ekonomi dan sosialnya. kehutanan. Walaupun kebijakan tersebut menekankan penggunaan batu bara dan gas sebagai pengganti BBM. tetapi juga menetapkan sumber daya yang dapat diperbaharui seperti bahan bakar nabati sebagai alternatif pengganti BBM. Biomassa adalah bagian yang dapat didegradasi secara biologis dari produk. Saat ini melalui kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. pemerintah sedang gencar memasyaratkan penggunaan biofuel untuk penghematan energi dan penyelamatan lingkungan. jika akan memanfaatkan .

Indonesia memiliki banyak jenis tanaman yang berpotensi menjadi energi bahan bakar alternatif. misalnya jagung. Sebagai contoh. Biomassa mengandung energi tersimpan dalam jumlah cukup banyak Kenyataannya. energi dalam makanan akan terbakar. dll. Dari latar belakang itulah kini mulai digali banyak kemungkinan pemanfaatan biomassa sebagai sumber bahan bakar nabati (biofuel). ketela pohon. dan ubi-ubian yang lain : sebagai sumber bahan bakar alternatif pengganti premium. jagung. srikaya. Menurut hasil riset Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). sagu. biomassa merupakan salah satu alternatif. Pada saat kita bergerak. Apa yang harus dilakukan ? Energi Biomassa Berbicara tentang sumber energi. antara lain : Kelapa sawit. ubi jalar. kelapa sawit. biodiesel. . sirsak. bioetanol bahkan biopower (untuk listrik). singkong. kelapa. tubuh kita mampu mengubah energi yang tersimpan di dalam makanan menjadi energi atau tenaga untuk tumbuh dan berkembang.biomassa sebagai sumber energi kadang-kadang harus berhadapan dengan sumber bahan pangan juga. banyak tumbuhan yang diharapkan dapat menjadi bahan baku pembuatan biofuel ternyata diperlukan untuk bahan pangan. Dari bahan bakar nabati dapat dikembangkan biokerosene (minyak tanah). pada saat kita makan. bahkan ketika kita berpikir pun. jarak pagar. Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar untuk menghasilkan biofuel mengingat begitu besarnya sumber daya hayati yang ada baik di darat maupun di perairan. Dalam hal seperti ini kemudian muncul kekhawatiran akan kekurangan bahan pangan jika biofuel akan dikembangkan. kapuk : sebagai sumber bahan bakar alternatif pengganti solar (minyak diesel) Tebu. jambu mete.

900-37.700 Saccharum officinarum (tebu) 2. a.300-18.800-2. Beberapa diantara tumbuhan penghasil energi dengan potensi produksi minyak dalam liter per hektar dan ekivalen energi yang dihasilkan adalah sebagai berikut : Tabel 1.000 Jatropha curcas (jarak pagar) 2. Biodiesel Biodiesel merupakan bahan bakar dari minyak nabati yang memiliki sifat menyerupai minyak diesel atau solar.450 Ricinus communis (jarak kepyar) 1.- Nyamplung. algae.800-26. Jenis Tumbuhan Penghasil Energi Jenis Tumbuhan Produksi Minyak (Liter Ekivalen Energi (kWh per Ha) 33. pesawat terbang dan kereta api).020 Sumber : Business Week edisi 15 Maret 2006 Biomassa adalah satu-satunya sumber energi terbarukan yang dapat diubah menjadi bahan bakar cair .400 17. minyak bakar atau bensin penerbangan.000 Manihot esculenta (ubi kayu) 1. bus. Di antara jenis biofuel yang banyak dikenal adalah biogas. biodiesel dan bioethanol.biofuel – untuk keperluan transportasi (mobil. azolla : kemungkinan besar dapat dijadikan sebagai sumber pengganti kerosene.600-4.200-2.800 Aleurites fordii (biji kemiri) 1.700 19.000 11. Bahan bakar ini ramah lingkungan karena menghasilkan emisi gas buang yang jauh lebih baik dibandingkan dengan .100-2.900 6.500 16. truk.600 per Ha) Elaeis guineensis (kelapa sawit) 3.000-25.

dan dapat terurai (biodegradabe) sehingga tidak menghasilkan racun (non toxic). memiliki cetane number yang lebih tinggi sehingga pembakaran lebih sempurna (clear burning). Menambah pelumasan mesin yang lebih baik daripada solar sehingga akan memperpanjang umur pemakaian mesin 5. Angka Cetane tinggi (>50). sehingga Biodiesel lebih aman dari bahaya kebakaran pada saat disimpan maupun pada saat didistribusikan dari pada solar. Tidak mengandung sulfur dan benzene yang mempunyai sifat karsinogen. jarak pagar (Crude Jatropha Oil/CJO). Keuanggulan biodiesel diantaranya : 1. 2. bilangan asap (smoke number) yang rendah.diesel/solar. memiliki sifat pelumasan terhadap piston mesin. Menurut hasil penelitian BBPT.10% volume biodiesel kedalam solar biodiesel membutuhkan bahan baku minyak nabati yang dapat dihasilkan dari tanaman yang mengandung asam lemak seperti kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO). Semakin tinggi bilangan Cetane. yaitu bebas sulfur. semakin cepat pembakaran semakin baik efisiensi termodinamisnya. Titik kilat (flash point) tinggi. biodiesel bisa langsung digunakan 100% sebagai bahan bakar pada mesin diesel tanpa memodifikasi mesin dieselnya atau dalam bentuk campuran dengan solar pada berbagai konsentrasi mulai dari 5%. yakni angka yang menunjukan ukuran baik tidaknya kualitas Solar berdasarkan sifaf kecepatan bakar dalm ruang bakar mesin. yakni temperatur terendah yang dapat menyebabkan uap Biodiesel menyala. . serta dapat diuraikan secara alami 4. sirsak. Mengurangi asap hitam dari gas asap buang mesin diesel secara signifikan walaupun penambahan hanya 5% . 3. kelapa (Crude Coconut Oil/CCO). Dapat dengan mudah dicampur dengan solar biasa dalam berbagai komposisi dan tidak memerlukan modifikasi mesin apapun 6.

1. hingga menjadi sebesar 4. Produsen-produsen lain merencanakan juga akan beroperasi pada 2008 sehingga kapasitas produksi akan mencapai sekitar 400 ribu kiloliter per tahun. terdapat alternatif gasohol yang merupakan campuran antara bensin dan bioetanol. Bioetanol Bioetanol (C2H5OH) adalah cairan biokimia dari proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat menggunakan bantuan mikroorganisme.7 juta kiloliter pada tahun 2025 untuk mengganti 5% konsumsi solar yang membutuhkan 1.32 triliun. Tanaman jarak pagar juga prospektif sebagai bahan baku biodiesel mengingat tanaman ini dapat tumbuh di lahan kritis dan karakteristik minyaknya yang sesuai untuk biodiesel. mengingat produksi CPO Indonesia cukup besar dan meningkat tiap tahunnya. Adapun manfaat pemakaian gasohol di Indonesia yaitu : . Sementara kemampuan produksi biodiesel pada tahun 2006 baru 110 ribu kiloliter per tahun. Indonesia sangat kaya akan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel. Kelapa sawit merupakan salah satu sumber bahan baku minyak nabati yang prospektif dikembangkan sebagai bahan baku biodiesel di Indonesia. Cetak biru (blueprint) Pengelolaan Energi Nasional mentargetkan produksi biodiesel sebesar 0. Bioetanol merupakan bahan bakar dari minyak nabati yang memiliki sifat menyerupai minyak premium. b. 9 triliun.srikaya.34 juta hektar kebun sawit dan 45 unit pengolahan berkapasitas 100 ribu ton per tahun dengan investasi mencapai Rp. total kebutuhan biodiesel saat ini mencapai 4. Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pertanian.72 juta kiloliter pada tahun 2010 untuk menggantikan 2% konsumsi solar yang membutuhkan 200 ribu hektar kebun sawit dan 25 unit pengolahan berkapasitas 30 ribu ton per tahun dengan nilai investasi sebesar Rp. dll. kapuk. Pada tahun 2007 kemampuan produksi diperkirakan mencapai 200 ribu kiloliter per tahun.12 juta kiloliter per tahun. Untuk pengganti premium.

Adapun konversi biomasa sebagian tanaman tersebut menjadi bioethanol adalah • • seperti pada tabel dibawah ini.000 120-160 90 Tetes 1.000 150-200 125 Jagung 1. Untuk pengembangan bioetanol diperlukan bahan baku diantaranya : • Nira bergula (sukrosa): nira tebu. mengurangi kecenderungan pemanasan global dan pencemaran udara (bahan bakar ramah lingkungan) dan berpotensi mendorong ekspor komoditi baru. cantel. bagas. nira nipah. nira aren. garut. menguatkan security of supply bahan bakar. nira kelapa. nira sorgum manis. ubi jalar.5 : 1 8:1 2. Bahan berselulosa (lignoselulosa):kayu. mengurangi impor BBM. batang pisang. sari-buah mete Bahan berpati : tepung-tepung sorgum biji. berpotensi mengurangi ketimpangan pendapatan antar individu dan antar daerah. ganyong.000 500 250 Sumber data : Balai Besar Teknologi Pati-BPPT.000 250-300 166.000 600-700 400 Sagu 1. dll.memperbesar basis sumber daya bahan bakar cair. umbi dahlia. sagu.5 : 1 12 : 1 4:1 (Liter) Ubi kayu 1.6 Ubi jalar 1. suweg.2006 Pemanfaatan Bioetanol : . singkong/ gaplek. Tabel 2 Konversi biomasa menjadi bioethanol Biomasa (kg) Kandungan gula (Kg) Jumlah hasil bioethanol Biomasa : Bioethanol 6. meningkatkan kemampuan nasional dalam teknologi pertanian dan industri. nira siwalan. jerami. jagung. meningkatkan kesempatan kerja.

Energi gas bio didominasi gas metan (60% . Dalam waktu tertentu gas bio akan terbentuk yang selanjutnya dapat digunakan sebagai sumber energi. Pengurangan gas metan secara lokal ini dapat berperan positif dalam upaya penyelesaian permasalahan global. Pada prinsipnya. hanya dengan memasukkan substrat (kotoran ternak) ke dalam digester yang anaerob. dengan pemanfaatan biodigester dapat mengurangi emisi gas metan (CH4) yang dihasilkan pada dekomposisi bahan organik yang diproduksi dari . Selain itu. Gas metan termasuk gas rumah kaca (greenhouse gas). Penggunaan biodigester dapat membantu pengembangan sistem pertanian dengan mendaur ulang kotoran ternak untuk memproduksi gas bio dan diperoleh hasil samping (by-product) berupa pupuk organik. digunakan dalam bentuk neat 100% (B100) atau diblending dengan premium (EXX) • Gasohol s/d E10 bisa digunakan langsung pada mobil bensin biasa (tanpa mengharuskan mesin dimodifikasi). pembuatan gas bio sangat sederhana.• Sebagai bahan bakar substitusi BBM pada motor berbahan bakar bensin. karbondioksida (40% . Etanol mengandung 35% oksigen sehingga meningkatkan efisiensi pembakaran. c. misalnya untuk kompor gas atau listrik. Pengujian pada kendaraan roda empat di laboratorium BPPT menunjukkan bahwa tingkat emisi karbon dan hidrokarbon Gasohol E-10 yang merupakan campuran bensin dan etanol 10% lebih rendah dibandingkan dengan premium dan pertamax. bersama dengan gas karbon dioksida (CO2) memberikan efek rumah kaca yang menyebabkan terjadinya fenomena pemanasan global. Pengujian karakteristik unjuk kerja yaitu daya dan torsi menunjukkan bahwa etanol 10% identik atau cenderung lebih baik daripada pertamax.70%). Biogas Biogas dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik dengan bantuan bakteri anaerob pada lingkungan tanpa oksigen bebas.30%) dan beberapa gas lain dalam jumlah lebih kecil.

belum adanya aturan hukum yang jelas dalam industri ini dan standar penggunaan bahan-bahan untuk biodiesel dan bioetanol menyulitkan masyarakat dan produsen biodiesel dan bioetanol untuk memperoleh pembiayaan dan menjalankan bisnisnya. sehingga upaya ini dapat diusulkan sebagai bagian dari program Tantangan ke Depan : Biofuel vs Ketahanan Pangan Untuk pengembangan biofuel. Selain itu. Potensi kotoran sapi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan gas bio sebenarnya cukup besar. biomassa sebenarnya relatif melimpah di Indonesia dan masyarakat dapat memanfaatkannya secara langsung. Kurangnya jaringan distribusi dan infrastruktur menyulitkan pemasaran biodiesel dan bioetanol di pasar domestik. Umumnya para peternak membuang kotoran sapi tersebut ke sungai atau langsung menjualnya ke pengepul dengan harga sangat murah. karena kotoran sapi tidak dibiarkan terdekomposisi secara terbuka melainkan difermentasi menjadi energi gas bio. banyak hal harus dipertimbangkan antara lain : 1. Padahal dari kotoran sapi saja dapat diperoleh produk-produk sampingan (by-product) yang cukup banyak.sektor pertanian dan peternakan. Sebagai contoh pupuk organik cair yang diperoleh dari urine mengandung auksin cukup tinggi sehingga baik untuk pupuk sumber zat tumbuh. selain itu dari limbah jeroan sapi dapat juga dihasilkan aktivator sebagai alternatif sumber dekomposer. Serum darah sapi dari tempat-tempat pemotongan hewan dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. keterbatasan lahan dan keterbatasan pasar atau penggunanya. Dibandingkan dengan minyak bumi dan gas yang ketersediaannya terbatas dan pengelolaannya dikuasai oleh pihak-pihak yang sangat terbatas. Bahkan selama ini telah menimbulkan masalah pencemaran dan kesehatan lingkungan. namun belum banyak dimanfaatkan. (efek rumah kaca). . Permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan teknologi.

Sebagai konsekuensi. 2. Meskipun tanaman jarak sangat potensial dikembangkan sebagai energi terbarukan dengan harga murah. Adanya hambatan sosial dalam pengembangan beberapa komoditas tanaman sumber energi. sebagian besar biodiesel dan bioetanol yang diproduksi di Indonesia sekarang digunakan untuk pasar ekspor. 3. tapi belum semua pihak menyadari potensi tersebut. Berbagai lahan marjinal yang . dapat ditanam di lahan kritis. peningkatan kualitas kultur teknis hingga pengelolaan pasca panen. Terkait dengan isu ketahanan pangan (food security). dan dapat meningkatkan pendapatan petani. b. Oleh karena itu untuk penanaman diusahakan agar jangan sampai menggeser peruntukan tanaman pangan. Beberapa tanaman sumber energi. harus segera ditangani untuk membangun rasa saling percaya antara petani jarak dengan pengusaha sebagai pengolah biji jarak. jagung dan jambu mete. misalnya tanaman jarak. Perusahaan-perusahaan besar yang bergerak dibidang pertanian dan perkebunan diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi usaha budi daya ini karena besarnya biaya budidaya dan pengembangan. pupuk maupun obat-obatan. 4. cantel. bibit. yang harus dilakukan adalah : a. Dibutuhkan motor penggerak dan modal yang besar untuk membiayai budi daya bahan baku baik dari segi pengadaan lahan. Meningkatkan produktivitas lahan melalui program intensifikasi yang meliputi pemilihan bibit. sehingga tidak ada lagi kekhawatiran akan kekurangan bahan pangan. misalnya jarak. Meningkatkan produksi melalui ekstensifikasi atau perluasan lahan dengan memanfaatkan lahan-lahan kritis / marjinal. merupakan tanaman yang cukup tahan kering dan mampu beradaptasi pada lingkungan yang kurang menguntungkan. Melalui aktivitas diharapkan produktivitas tanaman meningkat signifikan.

nyamplung. PUSPER (Pusat Studi Pengelolaan Energi Regional).dapat dimanfaatkan antara lain : lahan pantai. sedang dan akan dilakukan antara lain : Bidang Audit energi Penelitian & Pengembangan Audit energi untuk berbagai stakeholders Pelatihan audit energi bagi staf dan mahasiswa Fakultas Teknik Survei potensi dan lokasi untuk MHPP (Micro Hidro Power Plant) - Hasil (s/d saat ini) Hasil energi perkantoran perorangan . Perlu segera dilakukan diversifikasi untuk menemukan jenis-jenis tumbuhan baru penghasil energi. widuri. Fakultas Pertanian. Road Map Penelitian dan Pengembangan Energi di UMY Penelitian dan pengembangan bidang energi di UMY sudah dimulai tahun 2000 di Fakultas Teknik. c. Melalui kerjasama dengan berbagai pihak. kerandang.Peta potensi untuk pengembangan energi (termasuk MHPP) : CAREPI Belum signifikan audit industri. Beberapa tumbuhan yang sedang diteliti dan dikembangkan di Indonesia antara lain : jambu mete. dan - Pengembangan lanjutan Sertifikasi auditor energi Micro Hydro Power - .Pengembangan stasiun MHPP Hydro Power - Belum signifikan Pemanfaatan generator berbasis air dan air laut untuk produksi bio-kerosene dan bio-premium Pengujian bahan Wind energy - Pengembangan windmill - Berhasil - . atau lahan berkemiringan curam. bantaran sungai. tanah karst. algae dan masih banyak lagi. kacang-kacangan. penelitian dan pengembangan yang telah.

Belum signifikan Bioethanol - Sakarifikasi ketela pohon. karakterisasi dan multiplikasi dekomposer dari berbagai sumber - Identifikasi. air. algae.Bidang Penelitian & Pengembangan di lahan pantai Bugel KP dan pantai Samas Bantul - Hasil (s/d saat ini) menghidupkan generator Peralatan rusak karena korosi dan sedimentasi garam - Pengembangan lanjutan baku Pengujian pelapis logam anti karat Pengujian generator untuk menaikkan air pengairan .Pengujian solar cell untuk generator pembangkit listrik Pemurnian etanol Pengujian kualitas Solar energi Belum signifikan .kerandang. dll) Pengujian bio-avtur berbasis bio-kerosene dan bioetanol Pengujian limbah lain biogas untuk produksi Bio-avtur (bensin penerbangan) Biogas Pengujian bio-avtur berbasis bio-kerosene Teknologi proses produksi biogas dari berbagai limbah (waste) Kualitas bio-avtur yang dihasilkan Biogas skala rumah tangga Reaktor biogas portable Isolat bakteri dan dekomposer Pupuk organik padat Pupuk jamur By-product - Pengujian reaktor biogas Isolasi. buahbuahan - Nira Syrup - - Scaling produksi Produksi dan pengujian mesin up - Fermentasi bahan baku dengan yeast Biodiesel Pengujian bahan baku Belum signifikan pemroses Pengujian bahan baku (kelapa. sayuran.deter minasi dan scaling up produksi isolat dekomposer - Pemanfaatan dekomposer untuk digesti - Pemanfaatan . ubi-ubian yang lain. ubi jalar.

hingga mengembangkan produk-produk samping (by-product) sangat diperlukan. Hal ini dimaksudkan agar pemanfaatan sumberdaya tidak sia-sia dan agar lebih tepat sasaran. Ketiga. Hal ini dimaksudkan agar kelangsungan produksi dapat terjaga. Oleh karena itu. dll) Hasil (s/d saat ini) organik cair Pengembangan lanjutan limbah (tapioka. mengembangkan teknologi produksi. diperlukan keterlibatan perusahaan-perusahaan besar di bidang pertanian dan perkebunan untuk menjadi pelopor dalam usaha budidaya tanaman penghasil biodiesel dan bioetanol serta menjadi motor untuk menggerakkan perusahaanperusahaan skala kecil-menengah melalui bantuan dana dan manajemen. Selain itu juga untuk mengantisipasi keterbatasan dan kontinuitas pasokan bahan baku. sisa sayuran dan buahbuahan) untuk produksi aktivator dan ZPT Penutup Untuk dapat melakukan diversifikasi energi dalam hal ini pengembangan bahan bakar nabati dibutuhkan beberapa hal : Pertama. mengeksplorasi sumbersumber bahan baku. diperlukan keterlibatan pengusaha dan pihak swasta dalam menerapkan dan mengembangkan industri pengolahan biodiesel dan bioetanol pada skala pabrik. penelitian dan pengembangan bidang energi di Indonesia masih belum memenuhi kebutuhan untuk pengembangan produksi skala industri. Kedua. . selai. sirup. terutama karena teknologi pengolahan bahan baku menjadi produk biodiesel dan bioetanol dapat menjamin tertampungnya produk hasil panen dari petani. Nata de Pina. keterlibatan peneliti untuk mengembangkan bahan baku.Bidang Penelitian & Pengembangan limbah pada proses produksi bioetanol dan pupuk Pemanfaatan limbah untuk produksi bahan pangan (Nata de Cassava.

Arsana.Keempat. Daftar Pustaka : Amaru. Universitas`Padjadjaran. Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penerapan Teknologi XVII..Y. M. . I. Fakultas Pertanian. pemerintah perlu mengeluarkan standar mutu penggunaan bahan-bahan untuk biodiesel dan bioetanol. dan insentif bagi produsen dan pengguna biodiesel. Kh. jaminan pasokan bahan baku dan distribusi produk biodiesel. D. Bali Post. dan I.M. Pemanfaatan biogas sebagai energi alternatif. Teknologi ”digester”gas bio skala rumah tangga. 10 Juli 2005. 2005. Bandung. Kamelia. Abimayu. 2004. Yunita-Sari.

Aktivitas Proses Dekomposisi Berbagai Bahan Organik Dengan Aktivator Alami dan Buatan. 2003. Higa. Erika. Pengomposan Bahan Organik Jerami Padi dengan Isolat Jamur dari Kotoran Gajah . Kajian Pengaruh Macam Aktivator Alami dan Buatan Terhadap Kualitas dan Kecepatan Pengomposan Limbah Padat Kelapa Sawit. A. Yogyakarta... Fakultas Pertanian UMY (tidak dipublikasikan) Nike-Triwahyuningsih. Supriyadi. Skripsi Fakultas Pertanian UMY. D. Khoiriyah. Senin. 1996. 133p Nike-Triwahyuningsih. Wididana.. Okinawa. Seminar Nasional Penerapan Teknologi Pertanian Organik. Pertanian Akrab Lingkungan Kyunsei dengan Teknologi EM4. T. University of The Ryukyus.) Setiawan.N. 2005.E. Japan. 2006a. Tasikmalaya. 1992. Dewi. A. Isolasi dan Karakterisasi Mikrobia Pendegradasi dari Kotoran Gajah sebagai Sumber Inokulum untuk Pengolahan Sampah. Dahuri. kotoran kerbau sumber energi alternatif. Zymogenic and Synthetic Soil Crop. 2006b. D. 2002. Tiara-Putri dan S. Sampah organik. Fakultas Pertanian UMY (tidak dipublikasikan. G. dan SS.H.1-16 . Nurhasyahna. 02 Juni 2003. Media Indonesia..Astuti. p. Nike-Triwahyuningsih. dan Wibisono. P.I. D. Makalah Seminar Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful