PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN IDEOLOGI NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latarbelakang Masalah Dalam perjalanan sejarah, eksistensi Pancasila sebagai dasar filsafat Negara RI mengalami brbagai macam interpretasi dan manipulasi politik. Demi kokoh dan tegaknya kekuasaan, mereka berlindung dibalik legitimasi ideologi Negara Pancasila. Disini Pancasila tidak lagi diletakkan sebagai dasar filsafat serta pandangan hidup bangsa dan negara Indonesia, tetapi direduksi, dibatasi dan dimanipulasi demi kepentingan politik penguasa saat itu. Dampak serius dari manipulasi terhadap Pancasila oleh para penguasa dimasa lalu ialah adanya anggapan bahwa Pancasila merupakan label politik Orde Baru. Akibatnya apabila saat ini ada orang berbicara, mengkaji atau mengembangkan pancasila, maka dia dia dianggap akan mengembalikan kewibawaan Orde Baru. Pandangan sinis dan upaya melemahkan peran ideoogi Pancasila tersebut akan berakibat fatal, karena selain melemahkan kepercayaan rakyat terhadap ideology Negara juga mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Berdasar kenyataan tersebut maka gerakan reformasi berusaha mengembalikan kedudukan dan fungsi pancasila sebagai dasra RI. Melalui ketetapan Sidang istimewa MPR tahun 1998 No.XVIII/MPR/1998 MPR mencabut mandat atas kewenangan Presiden untuk membudayakan Pancasila melalui P-4 dan asas tunggal pancasila.

1.2 Permasalahan dan Ruang Lingkup Pemahaman mendalam terhadap latar belakang historis , dan konseptual tentang Pancasila dan UUD 1945 bagi setiap warga negara, merupakan suatu bentuk kewajiban sebelum kita dapat melaksanakan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kewajiban tersebut merupakan konsekuensi formal dan konsekuensi logis dalam kedudukan kita sebagai warga negara. Karena kedudukan pancasila sebagai dasar negara ( filsafat negara ), maka setiap warga negara wajib loyal ( setia ) kepada dasr negaranya.Berdasarkan hal tersebut, masalah yang kan di jelaskan dalam makalah ini adalah sebagai berikut : 1. Bagaimanakah Latar Belakang Historis Lahirnya Pancasila? 2. Bagaimankah Fungsi dan Kedudukan Pancasila? 3. Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara? 4. Bagaimanakah Aktualisasi Pancasila?

1.3 Tujuan Alasan-alasan yang telah dikemukakan pada latarbelakang di atas merupakan faktor pendorong pembuatan makalah ini, yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Nasional mengenai Latar Belakang Historis lahirnya Pancasila, Fungsi Kedudukan Pancasila, dan Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara serta dapat mengetahui bagaimana Aktualisasi Pancasila.

Pada pembukaan sidang pertama. Sehubungan dengan janji Perdana Menteri Jepang Kaiso dalam pidato di bulan September 1944 tentang kemerdekaan Indonesia. yaitu : 1. Kesejahteraan Rakyat Beliau juga menyampaikan usulan tertulis mengenai rancangan UUD RI. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Pada sidang hari ketiga tanggal 31 Mei 19945 Mr. Kebangsaan Persatuan Indonesia 3. Peri Kerakyatan 5.) Negara individualistik yang banyak dianut Eropa dan Amerika. 7 bersama dengan batang tubuh UUD 1945. yaitu : 1. Peri Kebangsaan 2. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 4. Soepomo mengemukakan tentang teori negara. Soekarno menyampaikan rumusan lima prinsip dasar falsafah negara Indonesia. Ketegangan muncul diantara mereka yang mengajukan gagasan negara islam dengan pihak yang memilih negara Indonesia yang bebas dari pengaruh agama. maka pada bulan mei 1945 dibentuk badan penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( BPUPKI ). yaitu: 1. Mr. LATAR BELAKANG HISTORIS LAHIRYA PANCASILA Pancasila adalah dasar filsafat Negara RI yang secara resmi disahkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( PPKI ) pada tanggal 18 agustus 1945 dan tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Dalam pembukaan rancangan UUD tersebut tercantum rumusan lima asas negara.BAB II PEMBAHASAN A. Badan tersebut beranggotakan 62 orang yang diketuai oleh Rajiman Widyodiningrat. Peri Kemanusiaan 3. Muhammad Yamin mengajukan lima prinsip dasar negara. Ketentuan itu diundangkan dalam berita Republik Indonesia Tahun II No. Nasionalisme ( kebangsaan ) 2.Paham Negara Integralistik. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Ir. yaitu: 1. 2). Teori khas dari kaum Marxi. Pada siding hari keempat tanggal 1 Juni 1945. Internasionalisme ( peri kemanusiaan ) . Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Peri Ketuhanan 4. Sebelumnya itu latar terbentuknya Pancasila adalah sebagai pemaparan dibwah ini sehingga sampai terbentuknya Pancasila. 3). Selanjutnya BPUPKI menyelenggarakan sidang yang pertama pada tanggal 29 Mei ± 1 Juni 1945 dan yang kedua tanggal 10-17 Juli 1945.

terutama dari golongan Kristen. Selanjutnya Panitia Kecil membentuk Panitia Sembilan. Dan wakil-wakil rakyat Indonesia bagian Timur merasa sangat berkeberatan terhadap kalimat yang tercantum dalam UUD. Dan diatas kelima dasar inilah kita mendirikan negara Indonesia kekal dan abadi«´ (Pidato lahirnya Pancasila)´ Pidato ³ Lahirnya Pancasila ³Soekarno ternyata tidak mendapat respon positif dari kalangan tokoh-tokoh islam. Persatuan Indonesia 4. Rentetan kejadian di atas membuktikan bahwa para pemimpin saat itu benar-benar menempatkan keutuhan negara dan persatuan bangsa di atas segalanya. Moh. Rumusan Pancasila yang disahkan oleh PPKI tersebut secara konstitusional merupakan rumusan yang sah dan benar sebagai dasar negara RI. Saya senang kepada simbolik. Dharma berarti kewajiban sedang kita membicarakan Dasar. Jari kita lima setangan. Hatta mencoba memberi penjelasan bahwa tidak benar sama sekali ada unsur diskriminasi. Adapun rumusan Pancasila yang terdapat dalam Preambule (Pembukaan) UUD. Simbolik anagka pula. Sila artinya asas atau dasar. Jika diskriminasi tetap diberlakukan. Ketuhanan yang berkebudayaan ³Saudara-2«nama Pantja Dharma tidak tepat disini. Hatta bersama Ir. Walaupun diakui bahwa kalimat tersebut tidak mengikat semua rakyat Indonesia. mereka lebih memilih berdiri di luar dan memisahkan diri dari Republik Indonesia. AA. tetapi karena tertuang dalam UUD negara maka sama dengan mendiskriminasikan golongan minoritas. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari¶at islam bagi pemeluk-pemeluknya 2. mereka menerima penghapusan tujuh kata dalam Pembukaan UUD. Mufakat ( demokrasi ) 4. Rukun islam lima jumlahnya. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Munculnya Piagam Jakarta ternyata mengundang reaksi dan protes dari berbagai pihak. Hasil musyawarah Panitia Sembilan itu kemudian disampaikan kepada BPUPKI untuk mendapat pengesahan. Moh. 1982 ) Tanggal 18 Agustus 1945 sebelum siding Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dimulai. Kemanusiaan yang adil dan beradap 3. Kesejahteraan social 5. Soekarno selaku ketua panitia menemui beberapa tokoh Islam untuk berunding. tetapi urusan itu dengan sungguh-sungguh menyampaikan. yang berbunyi ³Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari¶at Islam bagi pemeluk-pemeluknya´. Setelah melalui pembicaraan yang cukup a lot. Dan hasilnya. misalnya seperti yang tercantum dalam konstitusi RIS ( Republik Indonesia Serikat ) yang berlaku tanggal 29 . Dikatakan bahwa saat merumuskan Pembukaan UUD Mr. Pandawapun lima orangnya«Namanya bukan Pantja Dharma tetapi«namanya ialah Pancasila. Maramis dari golongan Kristen juga tidak berkeberatan dan ikut menandatangani. Kita mempunjai panca indera. Untuk mempertemukan kesepakatan mengenai dasar negara antara islam atau Pancasila kemudian dibentuk Panitia Kecil.3. yang kemudian dikenal sebagai Piagam Jakarta 22 Juni 1945 itu ialah: 1. Namun demikian dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia di masa berikutnya muncul rumusan Pancasila yang lain. baik itu kepentingan pribadi ataupun golongan. asalkan setelah kata ³ Ketuhanan ³ ditambah kalimat ³dengan kewajiban menjalankan suari¶at islam bagi pemeluk-pemeluknya´. akhirnya dari golongan islam menerima usulan Soekarno. jika tuntutan itu tidak dipenuhi mereka akan tetap memisahkan diri ( Hatta. yang tugasnya adalah merumuskan kembali asas dasar negara. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5.

Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Tujuan utama dirumuskannya Pancasila adalah sebagai dasaar negara RI. sebelum disahkan menjadi dasar negara. TAP MPR NO. diharapkan mampu menjadi filter dalam menyerap pengaruh perubahan zaman di era globalisasi ini. Pancasila dalam kedudukannya sebagai ideologi negara. Oleh karena itu fungsi pokok Pancasila adalah sebagai dasar negara. Pancasila sebagai Jati Diri Bangsa Proses terjadinya Pancasila adalah melalui suatu proses kualitas. kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak bangsa Indonesia. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia Pancasila sebagai ideologi merupakan bagian terpenting dari fungsi dan kedudukannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.XX/MPRS/1966. baik sebagai pandangan hidup maupun filsafat hidup bangsa Indonesia. Fungsinya adalah sebagai motor penggerak bagi tindakan dan perbuatan dalam mencapai tujuan.IX/MPR/1978 sebagai sumber dari segala sumber hukum dan sumber tertib Pancasila hakikatnya merupakan suatu pandangn hidup. social. budaya. FUNGSI DAN KEDUDUKAN PANCASILA 1. hankam dan semua proses kehidupan berbangsa dalam rangka pembangunan nasional. Disini Pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur penerintahn negara atau dengan kata lain Pancasila menjadi suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. Persatuan Indonesia 4. Menurut TAP MPRS NO. konsep. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan 5. Pancasila merupakan prinsip dasar dan nilai dasar yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Indonesia. Pancasila ini sekaligus merupakan jati diri bangsa Indonesia. hokum. Keadilan Sosial Dengan adanya Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 dan Indonesia kembali ke UUD 1945. Melaluinya diharapkan bangsa Indonesia dapat melahirkan dan mengembangkan gagasan. ekonomi. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. 3. Maka rumusan Pancasila yang berlaku sah hingga sekarang ialah rumusan sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.Desember 19949 ± 17 Agustus 1950 dan UUD sementara RI tahun 1950. Artinya. Kerakyatan 5. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. yang berlaku rtanggal 17 Agustus 1950 ± 5 Juli 1950 sebagai berikut : 1. teori. 2. Hal ini sesuai dengan dasar yuridis sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Peri Kemanusiaan 3.V/MPR/1973 dan TAP MPR NO. yang mempribadi dalam masyarakat dan merupakan sesuatu living reality. Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia B. dan ide-ide baru tentang kehidupan politik. Pancasila sebagai Ideologi juga menjadi pijakan bagi pengembangan pemikiran-pemikiran baru tentang berbagai kehidupan bangsa. yaitu : 1. Keterbukaan Ideologi pancasila . Kebangsaan 4.

metode. C. Pancasila sebagai Paradigma Reformasi Dimaksudkan untuk menata kehidupan dan berbangsa dan bernegara dalam suatu sistem negara dibawah nilai-nilai Pancasila. ekonomi. b. namun juga membentuk masyarakat menuju cita-cita. Dengan demikian tujuan pembangunan nasional kita adalah untuk mewujudkan peningkatan harkat dan martabat manusia dengan mendasarkan pada nilai-nilai hakikat kodrat manusia. yang selama ini telah direduksi/diselewengkan demi kepentingan kekeuasaan sekelompok orang. Oleh sebab itu. a. Suatu Ideologi negara. terutama terjaminnya HAM. yaitu Ideologi dan kenyataan masyarakat terjadi hubungan dialektis. sehingga berlangsung pengaruh timbal balik yang terwujud dalam interaksi yang disatu pihak memacu Ideologi makin realistis dan dilain pihak mendorong masyarakat makin mendekati bentuk yang ideal. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Dalam aspek pembangunan nasional kita harus mendasarkan pada hakikat nilai-nilai pancasila. aspek sosial dan kehidupan ketuhanannya. 1. Antara keduanya. bukan menghancurkan dan membubarkan bangsa dan negara Indonesia. Melalui kreativitasnya manusia mengembangkan IPTEK untuk mengolah kekayaan alam yang disediakan oleh Tuhan Yang Mha Esa. pembangunan nasional harus meliputi aspek rohani yang mencakup akal. . BERBANGSA DAN BERNEGARA Paradigma merupakan suatu sumber hukum. serta penerapan dalam ilmu pengetahuan. PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN DALAM BERMASYARAKAT. yang itu sangat menentukan sifat. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan politik. serta pertahanan dan keamanan. dan sosial budaya. dengan tujuan demi terjaminnya harkat dan martabat manusia. Dalam hal ini pancasila telah memberikan dasar nilai-nilai bagi pengembangan IPTEK demi kesejahteraan hidup manusia. aspek jasmani. Hakikat pembangunan di bidang pertahanan dan keamanan ( Hankam ) basis moralitasnya adaalah kemanusiaan yang beradab. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan IPTEK IPTEK merupakan suatu hasil kreativitas rohani manusia. Hakikat pembangunan bidang ekonomi didasarkan pada tujuan demi kemanusiaan dan kesejahteraan seluruh bangsa. Hakikat pembangunan bidang politik adalah mendasarkan pada dasar ontologism manusia. merupakan hasil refleksi manusia. 2. rasa dan kehendak. ciri dan karakter ilmu pengetahuan itu sendiri. Hakikatnya adaalah mengembalikan tatanan kenegaraan kearah sumber nilai yang merupakan platform kehidupan bersama bangsa Indonesia. Dengan demikian tujuan esensial IPTEK adalah demi kesejahteraan manusia. berkat kemampuannnya mengadakan distansi ( menjaga jarak ) terhadap dunia kehidupannya. Hakikat pembangunan di bidang sosial budaya didasarkan pada sistem nilai yang sesuai dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki bangsa itu sendiri.terutama ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual. Ideologi mencerminkan cara berfikir masyarakat.

baik dibidang legislative. berbangsa dan bernegara. terutam realisasinya dalam bentuk peraturan perundang-undangan negara Indonesia. tiap warga negara Indonesia. yang pelaksanaan konkritnya tercermin dalam tingkah laku kehidupan sehari-hari. 2. BAB III KESIMPULAN Pancasila sebagai dasar filsafat negara. Aktualisasi Pancasila yang Objektif Adalah pelaksanaan dalam bentuk realisasi dalam setiap aspek penyelenggaraan negara. Aktualisasi Pancasila yang Subjektif Adalah pelaksanaan dalam pribadi perseorangan. serta dalam aspek penyelenggaraan negara. Yang dimaksud dengan Aktualisasi Subjektif dari Pancasila ialah pelaksanaan Pancasila sebagai kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. yang berkaitan dengan tingkah laku semua warga dalam hidup bermasyarakat. AKTUALISASI PANCASILA Permasalahan pokok dalam aktualisasi pancasila ialah bagaimana nilai-nilai pancasila yang bersifat abstrak umum universal itu dijabarkan dalam bentuk norma-norma yang jelas.D. eksekutif dan yudikatif. secara obyektif diangkat dari pandangan hidup dan filsafat hidup bangsa Indonesia yang telah ada dalam sejarah bangsa sendiri. Dan Pancasila . Aktualisasi Pancasila dibedakan menjadi dua macam : 1.

Pancasila dalam kedudukannya sebagai ideologi negara. Pancasila sebagai Ideologi juga menjadi pijakan bagi pengembangan pemikiran-pemikiran baru tentang berbagai kehidupan bangsa.sebelum disahkan menjadi dasar negara. baik sebagai pandangan hidup maupun filsafat hidup bangsa Indonesia.tahun. Keterbukaan Ideologi pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual.multiply.wordpress.com/journal/item/25/pancasila_sebagai_ideologi_terbuka_1 ( diakses pada tanggal 27 Maret 2010 ) . Oleh karena itu fungsi pokok Pancasila adalah sebagai dasar negara. Supriyo. Pancasila sebagai ideologi merupakan bagian terpenting dari fungsi dan kedudukannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.tempat:penerbit http://lppkb. nilai-nilai pancasila sudah ada dalam kehidupan seharihari.com/2009/03/23/pancasila-6/ ( diakses pada tanggal 27 Maret 2010 ) http://mjieschool.edisi. diharapkan mampu menjadi filter dalam menyerap pengaruh perubahan zaman di era globalisasi ini. DAFTAR PUSTAKA Priyanto.judul.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful