ALAT UKUR TELEKOMUNIKASI

KOMPUTASI DIGITAL DAN INTELLIGENT DEVICES

Makalah Disusun untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Alat Ukur dan Pengukuran Telekomunikasi kelas D3-TT-33-02

Disusun Oleh Hellga Afdilah Putri Mega Putriana Isnaini Nur Baity (611090057) (611090069) (611090091)

DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM BANDUNG 2009

Apa bagian Komputasi Digital? 3. c. Mengetahui apa saja pengukuran berbasis Digital. maka dibutuhkan berbagai macam komponen alat ukur yang mendukung. Dalam bidang ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia. bab 1 Pendahuluan. baik dalam segi mutu (kualitatif). Apa prinsip kerja Mesin Cerdas? 4. yaitu: a.sebagai berikut. Seiring dengan berkembangnya teknologi. Dalam pengukuran suatu besaran banyak hal yang dapat dijadikan sebagai acuan.BAB I PENDAHULUAN 1. teknologi informasi berkembang dengan sangat cepat. perlu adanya suatu alat ukur. Hampir semua aspek kehidupan tersentuh oleh teknologi informasi. d. Hal ini perlu diimbangi dengan adanya dukungan dari segi alat untuk mengaplikasikan ilmu. yang terdiri atas tiga bab.3 Tujuan a.2 Rumusan Masalah Adapun rumusan maslah yang kami buat adalah : 1. Memahami prinsip kerja Mesin Cerdas. sudah sangat berkembang terlihat dari banyaknya perguruan tinggi yang memfokuskan diri dalam bidang teknologi. 1. diantaranya adalah ilmu. Mengetahui bagian Komputasi Digital.1 Latar Belakang Dewasa ini. . Mengetahui pengertian komputasi Digital Dan Intelligent Devices. termasuk bidang instrumentasi. perlu adanya suatu standard tertentu. 1. Apa pengertian komputasi Digital Dan Intelligent Devices? 2. b. jumlah (kuantitatif). alat dan sumber daya manusia yang handal. maupun ragamnya (diversivikasi). Bagaimana pengukuran berbasis Digital? 1. Untuk mendapatkan suatu standar tersebut. Untuk mendapatkan suatu alat yang mendukung perkembangan teknologi. 4 Sistematika Penulisan Makalah ini disusun berdasarkan studi pustaka. Instrumentasi modern yang banyak dikembangkan dewasa ini dirancang untuk berfungsi sebagai sebuah sistem pengukuran real-time yang terdistribusi.

Tujuan.sebagai berikut. bab 3 Penutupan.3. Bagian Komputasi Digital. 2.Sistematika Penyusunan.1 Kesimpulan.1. 1.4.1. 2. b. . bab 2 Pembahasan.4. 2. sebagai berikut. 2.Latar belakang. c. 3. Pengertian komputasi Digital Dan Intelligent Devices. Pengukuran berbasis Digital. 1. 1.2.3.Rumasan masalah. Prinsip kerja Mesin Cerdas.1.2.

interferensi akan dihapus oleh filter ke switch analog multi-channel. cepat dalam peralatan rumah tangga. posisi lebih rendah oleh mikrokontroler sebagai sinyal pengukuran dan data dikumpulkan melalui . yang sangat memperluas penerapan instrumen tradisional. Memori 4. oleh MCU dengan cara analog beralih ke saluran strobe sinyal input satu per satu ke dalam amplifier gain diprogram. Selain itu. Prinsip kerja mesin cerdas . fungsi yang kuat. instrumen cerdas juga dapat terdiri dari PC. Sedangkan Intelligent Devices merupakan suatu perangkat nyata yang mampu mengerjakan suatu pekerjaan dalam mendukung tugasnya tanpa membebankan tugas pada mikroprosesor. dll).BAB II ISI 2. instrumen berbasis mikro set awal terkait operasi data dan pengolahan (seperti koreksi nonlinear. atau EPROM (elektrik memori bisa dihapus) mengatur parameter operasi perbandingan. Input/Output 2. keunggulan konsumsi daya rendah. sistem kontrol terdistribusi.2. kontak relay.3. sinyal diperkuat oleh converter / A D menjadi sinyal pulsa yang sesuai ke komputer mikro. dll). Bagian Komputasi Digital Komputer mempunyai 4 bagian : 1. ALU (Unit Aritmatic and Logic) 2. Intelligent instrumen dengan volume kecil. sedangkan MCU hasil usaha disimpan dalam (Flash Memory) chip FlashROM. Sensor mengambil informasi dan parameter pengukuran menjadi sinyal listrik. a. Prinsip kerja Mesin Cerdas Munculnya mesin cerdas. sinyal kontrol yang sesuai output (seperti memicu alarm. 2.1 Pengertian komputasi Digital Dan Intelligent Devices Komputasi Digital adalah Suatu sistem dari komputer untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan (Sistem pengolah informasi). lembaga penelitian dan perusahaan industri telah banyak digunakan. hasil usaha dikonversi ke tampilan data yang sesuai dan pencetakan. Unit Control 3. Menurut hasil perhitungan dan persyaratan kontrol.

tidak hanya untuk pengguna berat pengolahan data dari pembebasan. yang sangat memudahkan pemeliharaan instrumen. dll. pengumpulan data. tetapi juga dapat dijalankan dalam instrumen. pengawas. PC mesin. Sebagai contoh. multimeter digital tradisional hanya dapat mengukur tahanan. preamplifier atau A / D. kesalahan otomatis dengan uji negara. transmisi dan pengolahan. teknologi komputer dan teknologi pengukuran kontrol bersama-sama. Anda dapat mencapai beberapa jenis pengukuran. Sebagai hasil dari sebuah perangkat tunggal pintar chip atau mikro-controller.untuk mencapai otomatisasi penuh proses pengukuran Fitur. memori. sekarang dapat menggunakan solusi perangkat lunak yang sangat fleksibel. Multimeter digital cerdas tidak hanya mampu melakukan pengukuran seperti itu. instrumen cerdas memiliki beberapa fitur berikut: 1) Otomatisasi Instrumen seperti keyboard memindai keseluruhan proses pengukuran. saklar mulai tertutup. tetapi juga efektif meningkatkan akurasi pengukuran instrumen. atau micro-controller untuk mengendalikan operasi. bukan instrumen tradisional di saklar. Dengan pengolahan data. SCM) VLSI chip-chip muncul. Dibandingkan dengan instrumentasi tradisional. 2) self-test Termasuk penyesuaian otomatis nol. paralel dan serial. Kemampuan untuk memiliki dialog manusia-mesin ramah Instrumen Intelligent menggunakan keyboard. membentuk apa yang disebut "Intelligent Pengukuran dan Control System". kalibrasi otomatis. mengintegrasikan CPU. Untuk mikrokontroler utama. timer / counter antarmuka. . permintaan ekstrim. Smart meter dapat secara otomatis mendeteksi lokasi gangguan dan bahkan kegagalan. Self-test ini dapat dijalankan pada peralatan startup. b. arus. yang merupakan salah satu keunggulan utama dari instrumen cerdas.komunikasi serial informasi yang dikirimkan ke komputer host. D / A konverter di sirkuit (yakni. yang merupakan instrumen cerdas. Intelligent Instrumen Fitur Dengan terus mengembangkan teknologi mikroelektronik. c. seleksi range. begitu banyak asli tidak dapat diselesaikan dengan logika perangkat keras atau tidak dapat menyelesaikan masalah. tetapi juga dengan hasil pengukuran. operator hanya dengan mengetik perintah. diagnosis diri dan konversi auto-range. tegangan AC dan DC. seperti nol pergeseran. dan management keseluruhan mesin PC. mengambil rata-rata. dan mencetak tampilan dan sebagainya dengan sebuah chip tunggal. statistik analisis data yang kompleks pengolahan fungsi.

atau agar berkurang dari tegangan masukan ke 0. Umum aparat intelijen dilengkapi dengan GPIB. ataupun sebuah CPU. .4.Pada saat yang sama. sebuah microcontroller. Pengolah data dapat berupa rangkaian digital biasa.yaitu: Pengkondisi sinyal dapat berupa tranduser bila besaran yang mau diukur adalah besaran non listrik. ADC menjadi ciri khas alat ukur digital. Display yang dapat berupa seven segment. melalui pengoperasian layar instrumen. Operasi dengan kemampuan untuk diprogram. RS485 dan antarmuka komunikasi standar. LCD. status pekerjaan dan hasil pengolahan data survei memberitahu operator. microproccesor. RS232C. 2. Macam-macam alat ukur digital: 1) Voltmeter Tipe Tanjak Prinsip kerjanya didasarkan pada pengukuran waktu yang diperkirakan oleh sebuah tegangan tanjak linear agar naik dari level 0 ke level tegangan masukan . atau layar monitor pada komputer. Blok diagram alat ukur digital. Selang waktu ini diukur dengan pencacah selang waktu elektronik dan pencacah diperagakan dalamsejumlah angka pada tabung penunjuk elektronik. dapat dengan mudah PC dan mesin dan peralatan lainnya yang diperlukan untuk pengguna dengan komposisi beberapa fungsi sistem pengukuran otomatis untuk melakukan tugas pengujian yang lebih kompleks. yang berfungsi mengubah level sinyal analog menjadi digital yang diwakili oleh bit-bit. instrumen cerdas. membuat operasi lebih nyaman dan intuitif. Pengukuran berbasis Digital Alat ukur digital merupakan alat ukur yang memperagakan suatu pengukuran dalam bentuk angka diskret sebagai pengganti defleksi jarumpenunjuk pada skala kontinu dalamalat ukur analog.

Penempatan tahanan pada saluran yang ingin diukur arusnya akan menghasilkan suatu jatuh tegangan yang besarnnya berbanding lurus dengan arus yang mengalir. Hanya saja catuan ke impedansi berasal dari internal alat ukur dan memiliki frekuensi tertentu yang telah diketahui. salah satunya dengan menggunakan drop tegangan pada sebuah tahanan. 4) Impedansi Digital Impedansi digital memiliki struktur yang hampir sama dengan Wattmeter digital. 3) Wattmeter Digital Bagian tegangan dan arus hampir sama dengan ada Voltmeter dan Ampermeter. Dari ketiga besaran itu masuk ke pemroses data yang dapat berupa microcontroller. maka diperlukan suatu cara untuk mengubah besaran arus menjadi besaran tegangan agar dapat diproses oleh ADC. Detektor beda fasa dapat dilakukan langsung oleh pemroses data bila ADC yang digunakan memiliki waktu sampling cukup baik dan pemroses data dapat mendeteksinya. 2) Ampermeter Digital Karena ADC tidak dapat merespon besaran arus secara langsung.R Biasanya R dipilih sekecil mungkin untuk menghasilkan efek pembebanan yang sekecil mungkin. . V=I. Disini dilakukan algoritma perhitungan daya sehingga dapat diperoleh nilai daya yang diukur. maka bagian tegangan tidak diperlukan lagi. Bila sumber tegangan yang digunakan memiliki tegangan yang tetap dan diketahui.Gambar Voltmeter Tipe Tanjak. Beberapa cara dapat digunakan. detektor fasa untuk mendeteksi besarnya beda fasa antara tegangan dan arus. karena sama-sama memerlukan besaran arus tegangan dan beda fasa.

.BAB III PENUTUP 3.1 KESIMPULAN Jadi. dengan komputasi Digital dapat memudahkan kita dalam melakukan pengukuran baik dari segi ketelitian maupun pengkoreksian pada terjadi error. Dan dengan intelligent Device berarti lebih efektif dalam meningkatkan akurasi pengukuran instrument serta lebih canggih.

co.google.DAFTAR PUSTAKA http://www.org .id www.com www.wikipedia.fineprint.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful