NALISIS KOMPONEN MAKNA DAN MEDAN MAKNA DALAM BAHASA INDONESIA

Oleh Alfian 2150407005 Sastra Univ. Analisis : Rokhmansyah Indonesia, Negeri Komponen S1 Semarang Makna

Komponen makna adalah sering disebut dengan komponen semantik mengajarkan bahwa setiap kata atau unsur leksikalnya terdiri atas satu atau beberapa unsur yang bersama-sama membentuk makna kata atau makna unsur leksikal tersebut. Komponen makna ini dapat dianalisis, dibutir, atau disebutkan satu per satu, berdasarkan pengertian-pengertian yang dimilikinya (Chaer, 2003: 318). Analisis komponen makna biasanya dilakukan dengan teknik analisis biner (Chaer, 2003: 323). Analisis komponen makna ini dapat dimanfaatkan untuk mencari perbedaan dari bentuk-bentuk yang bersinonim. Selain itu dapat pula digunakan untuk membuat prediksi makna-makna gramatikal afiksasi, reduplikasi, dan komposisi dalam bahasa indonesia (Chaer, 2003: 320-323). Dalam analisis ini diambil beberapa kata yang akan dianalisis menurut komponen maknanya. Kata yang dianalisis antara lain kata pria dan wanita, serta kata melempar dan menendang. Analisis Medan Makna

Menurut Chaer (2003: 315-316), medan makna atau semantic domain atau semantik field merupakan seperangkat unsur leksikal yang maknanya saling berhubungan karena menggambarkan bagian dari bidang kebudayaan atau realitas dalam alam semesta tertentu. Katakata atau leksem-leksem yang mengelompok dalam satu medan makna, bedasarkan sifat hubungan semantisnya dapat dibedakan atas kelompok medan kolokasi dan medan set. Medan kolokasi menunjukkan hubungan sintagmatik sedangkan medan set menunjukkan hubungan paradigmatik. Daftar Pustaka

Chaer, Abdul. 1990. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta. ________. 2003. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta. Parera, J.D. 2004. Teori Semantik, Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit Erlangga. Pateda, Mansoer. 2001. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta. untuk download file ini, silakan masuk keHalaman Downloa

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful