SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI

ADAM SMITH (1723-1790)
D I S U S U N OLEH KELOMPOK IV HANDOKO SIMAJUNTAK (7103141053) HENRA PAKPAHAN (7103141054) HOTDIN (7103141055) INDRA RYCOMARCH (7103141060) IVAN LUMBAN TORUAN (7103141061)

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2011

Sekian dan terimakasih. Nopember 2011 Penyusun .KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan anugerah-Nyalah sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ³Sejarah Pemikiran Ekonomi Klasik-Adam Smith´ ini. Hotdin. dan dalam menyususn makalah ini kami menggunakan banyak rujukan baik dari buku-buku yang berhubungan dan juga sumber lain yang kami jeljahi dari dunia internet dengan tujuan kebaikan isi makalah ini. dan Ivan Lumban Toruan menyususn makalah in berdasarkan konsep ekonomi yang telah dikembangkan para ahli ekonomi. Kami kelompok IV kelas A Reguler Pendidikan Ekonomi mata kuliah Sejarah Pemikiran Ekonomi yaitu ³ Handoko Simanjuntak. Akhir kata. semoga makalah ini bermanfaat bagi rekan-rekan mahasiswa dan bagi orang-orang yang menyempatkan waktu untuk membaca makalah ini. Dan terima kasih yang tak terhitung buat dosen kami mata kuliah Sejarah Pemikiran Ekonomi ³ Dr. Medan. Indra Rycomarch. Henra Pakpahan.Si´ yang memberikan tugas bagi kami untuk menyusun maklah tentang Sejarah Pemikiran Ekonomi ini sehingga kami para mahasiswa terdorong untuk lebih menambah pengetahuan kami mengenai Sejarah pemikiran Ekonomi yang kebetulan kami mendapat bahasan Aliran Klasik Adam Smith. Dede Ruslan M. oleh karena itu kami mohon sarannya demi kebaikan dari makalah ini. Kai sadar bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Kami mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan mahasiswa kelas A Reguler Pendidikan Ekonomi Tahun 2010 atas dukungan dan motivasi yang diberikan kepada kami sehingga kami tiada lelah untuk menyelesaikan tugas ini.

2003:6) System ekonomi suatau Negara pada hakekatnya tercipta sebagai konsekuensi logis dalam pemenuhan kebutuhan material individu. para pemikir ekonomi sangat tertarik untu mencoba dan menjelaskan mengapa teori-teori itu berubah melewati waktu dan bagaimana komunitas ilmuwan memilih antara teori-teori persaingan pada fenomena yang sama (Samuelson. Nassau William Senior (1790-1864). System eknomi berfungsi memanajemen barang dan jasa dengan tujuan menciptakan kemakmuran masyarakat. Jean Baptiste Say (1767-1832). Dalam memenuhi kebutuhan material individu.BAB I PENDAHULUAN Persoalan ekonomi sama tuany degan keberadaan manusia sendiri. Hanya saying. tetapi bukti-bukti konkrit paling awal yang bias ditelusuri kebelakang hanya hingga masa Yunani Kuno (Deliarnov. Friedrich von Herman. Dari hasil pemikiran tersebut lahirlah aliran-aliran dalam bidang ekonomi salah satunya aliran klasik Beberapa tokoh ekonomi klasik seperti Adam Smith (1723-1790). melainkan sejalan dengan pemikiran tentang bentuk suatu masyarakat sempurna. Selama tahun 1960-an sampai 1970-an. Para pemikir ekonomi tersebut memiliki konsep tersendiri walaupun satu sama lain memiliki keterkaitan. Pada masa Yunani Kuno sudah ada teori dan pemikiran tentang uang. 2003:11). Karena dia yang melahirkan pemikiran paling awal tentang perekonomian. maka pemikirannya tentang praktek ekonomi banyak dipelajari orang. Dalam perkembangannya banyak bermunculan para pemikir ekonom yang memberikan sumbangsih bagi system pereknomian suatu Negara.Adam Smith . 2003:12). David Ricardo (1772-1823). tetapi pembahasan itu tidak dilakukan secara khusus. walau Plato ada membahas maslah-masalah ekonomi. maka diciptakan system social yaitu system ekonomi yang berada di bawah regulasi pemerintahan suatu Negara. bunga. Bukti tentang itu dapat dilihata dari buku Respublika yang ditulis Plato (427-347 SM) sekitar 400 tahun sebelum Masehi (Deliarnov. Johan Heinrich von Thunen (1780-1850). jasa tenaga kerja manusia dari perbudakan dan perdagangan. Dalam bab selanjutnya kami akan memfokuskan bahasan kami tentang aliran klasik. Thomas Robert Malthus (1766-1834). John Stuart Mill (1806-1873) dan John Elliot Cairnes (1824-1875) memperoleh kehormatan dari Karl Marx (1818-1883).

banyak teori-teori Smith hanya menggambarkan trend sejarah menjauh dari mercantilisme. ada gerakan baru yang menekankan filosofi moral Smith. John Adam Smith menjadi pelopor ilmu ekonomi modern. Adam Smith adalah salah satu pelopor sistem ekonomi Kapitalisme. Karena kapitalisme laissez-faire seringkali dihubungkan dengan keegoisan tak terkontrol. beberapa orang menyangkal hasil kerjanya hanyalah tambahan biasa kepada kerja pemikir seperti David Hume dan Baron de Montesquieu. menuju perdagangan-bebas. perhatiannya bidang logika dan etika. dan telah memiliki pengaruh yang nyata dalam kebijakan pemerintah. Ia sering bertukar pikiran dengan Quesnay dan Turgot dan Voltaire. Sistem ekonomi ini muncul pada abad 18 di Eropa Barat dan pada abad 19 mulai terkenal disana. yang telah berkembang selama beberapa dekade. Ada beberapa kontroversi tentang keaslian Kemakmuran Negara Smith. dan tetap menjadi suatu buku yang paling berpengaruh dan penting dalam bidangnya sekarang ini. . dengan fokus simpati kepada seseorang. Kemakmuran Negara (Wealth of Nations) dan yang lebih kecil pengaruhnya Teori Moral Sentimen.BAB II PEMBAHASAN I. buku ini mengorganisasi pemikiran-pemikiran mereka secara luas. Karyanya yang terkenal adalah buku An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (disingkat The Wealth of Nations) adalah buku pertama yang menggambarkan sejarah perkembangan industri dan perdagangan di Eropa serta dasar-dasar perkembangan perdagangan bebas dankapitalisme. telah menjadi titik awal untuk segala pertahanan atau kritik atau bentuk kapitalisme. SEKILAS TENTANG ADAM SMITH Adam Smith adalah seorang pemikir besar dan ilmuwan kelahiran Kirkaldy Skotlandia tahun 1723. yang kemudian semakin diarahkan kepada masalahmasalah ekonomi. yang terpenting dalam tulisan Marx dan ekonomi manusia. Namun begitu. Dan. guru besar dalam ilmu falsafah di Universitas Edinburgh.

Dalam pemikirannya Adam Smith banyak dipengaruhi oleh beberapa pemikir-pemikir besar sebelumnya. Seperti Francis Hutcheson. Locke dan Steuarts. Stoicisme Romawi (antara lain Cicero. Smith menerima sebuah appointment sebagai Commissioner of Custom. Theory of Moral Sentiments (1759) dan An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (1776) merupakan hasil pemikirannya. Beberapa paham naturalist yang turut mengilhaminya antara lain. Adam Smith adalah akademisi pertama yang menjadi seorang ahli ekonomi. Quesnay dan Mercier de la Riviere (penulis fisiokrat) memberi Smith pandangan tentang pola pikir kaum fisiokrat dan minat serta ketertarikan pada naturalism dan masalah surplus. terbukti pada catatan perkuliahannya antara tahun 17601764 tentang filsuf moral terdapat beberapa poin yang menyinggung masalah ekonomi. Epicureans. Epictetus). Semua itu membuat tiap-tiap organisasi social bertindak untuk menyelaraskan dengan natural order. Teori uang Smith disusun berdasar referensi dari Hume.termasuk juga Smith. Dari Petty dan Steuarts. karirnya tidak jauh berbeda denan ahli-ahli ekonomi lainnya yang hidup pada masa 150 tahun terakhir.II. TEORI PERMINTAAN UANG Pada tahun 1778. Seneca. Adam Smith. Hobbes. Sebagai seorang filsuf moral Smith tertarik pada masalah-masalah ekonomi. Pemikiran Smith memberi kejelasan pada pemikiran-pemikiran sebelumnya. melandasi dasar kecintaan Smith pada natural order. sebagai seorang pemikir memiliki kerangka berpikir yang sistematis dan tertarik pada perilaku manusia (human conduct). sehingga Smith dan ahli ekonomi lainnya disebut sebagai seorang filsuf. Smith meninggal pada tahun 1790. banyak ajran-ajaran ekonomi yang melewati batas dengan pekerjaan sebagai guru di bidang akadenik. Bacon dan Locke. Pada zamannya. Stoicsisme Yunani. Smith belajar tentang public finance. . Paham naturalist yang terdiri dari beberapa kelompok ini memiliki kecenderungan pola pikir yaitu keyakinan atau kepercayaan terhadap natural order yang melekat pada tiap diri manusia. PEMIKIRAN-PEMIKIRAN ADAM SMITH A. dimana pada tahun tersebut merupakan tahun peringatan serta tahun yang bermakna baginya dalam seumur hidupnya.

Ricardo. dan Mill. yang menghasilkannya. dipandu oleh invisible hand dari persaingan. dalam bukunya ini Smith meyakinkan pembacanya bahwa setiap manusia sangat menyukai hidup sebagai warga masarakat. Prinsip Laissez faire. ada beberapa manusia yang irasional). yang secara esensial dibangun oleh Smith serta Malthus. Ketika Smith membuat pembelaannya untuk natural liberty atau lissez faire. dan tidak menyukai hidup ang individualistik dan mementingkan diri sendiri. Pemikiran besar bahwa ada pembatasan untuk legitimasi fungsi pemerintah dia dapat menemukn pada Locke.y Individualisme dan Kebebasan Adam Smith pertama kali menulis buku yang berjudul The Theory of Moral Sentiments pada tahun 1759. Adam Smith memiliki pemikiran bahwa setiap orang secara natural akan saling menghargai (rasional) sehingga dia menganggap manusia adalah makhluk bebas yang dengan sendirinya tahu nilai-nilai kemasyarakatan. Prinsip Laissez faire merupakan pondasi bagi sistem ekonomi klasik. Tanpa adanya peraturan manusia akan saling makan dan menindas yang berlaku adalah hukum rimba. persaingan. Prinsip pembatasan Locke akan membatasi legislasi untuk yang dibuat untuk barang public. dia telah ketinggalan tradisi filosifi politik Locke. barang public membutuhkan laissez faire karena pencarian self-interest. Bagi Smith. sedangkan intervensi pemerintah dalam lingkungan perekonomian akan lebih sering mengganggu daripada menolong . dan teori nilai pekerja adalah fitur berharga yang diajarkan dari sekolah ekonomi beraliran klasik. Pemikiran semacam ini sangat berbahaya karena pada kenyataannya manusia tidak seperti anggapan Adam Smith (rasional. y Laissez-faire Principles Di dalam bukunya Smith yang berjudul Wealth of Nations. kehidupan dalam bernegara tidak akan dapat berjalan dengan sendirinya. Smith yang menghargai sifat natural manusia dan kecewa pada dampak merkantilisme membenci campur tangan pemerintah tetapi tanpa ada campur tangan pemerintah. prinsip Laissez faire menjadi dasar dari sistem ajaran dan menjadi pelabuhan bagi filsuf-filsuf luar negeri yang membentuk suatu bagian esensial.

pada saat itu hanya ada satu macam produks yaitu pertanian. Kata Smith. tingkat produktivitas pekerja dan yang kedua adalah jumlah kegunaan pekerja. pertama.y Labor Theory of Value Kemajuan besar ajaran ekonomi adalah saat Smith melakukan emansipasi terhadap kedua belenggu kaum merkantilis dan physiokrat. Faktor kedua meliputi analisis modal. Dengan pekerjanya menjadi sumber dana yang secara orisinil menyetor tiap-tiap negara µdengan semua keperluan dan kebutuhan hidup yang dikonsumsi setiap tahunnya. Pekerja bukan suatu jumlah homogenitas. Pekerja menurut Smith adalah sumber dari value seluruh komoditi pernyataan ini merupakan kutipan dari salah satu poin pemikiran Ibnu Khaldun tentang pekerja. dengan kata lain produktivitas pekerja terhadap kemakmuran. Smith tetap berbicara mengenai kemakmuran dalam pengertian kegunaan objek material. sedangkan kaum physiokrat menemukannya pada lebih jauh lagi dan beranggapan bahwa kemakmuran yang asli didapat dari pengaruh perdagangan terhadap produksi. Value menurut Smith dapat dibagi dua yaitu value in use dan value in exchange. Teori tentang pekerja Smith merupakan penambahan teori Petty dan Cantillon dengan supply dan demand versi John Locke. kemakmuran sebuah negara akan bergantung pada dua kondisi. Faktor pertama mendorong Smith untuk berdiskusi tentang division of labor. Nilai perdagangan barang ditentukan oleh jumlah pekerja yang menjalankan barang di pasar. Labih dari duaratus tahun para ahli ekonomi mencari sumber kemakmuran. dimana pekerja dipekerjakan. dia menunjuk untuk mengadakan penyelidikan kemakmuran sosial daripada secara tekhnik. . Kaum merkantilis menemukan sumber kemakmuran pada perdagangan internasional. Tahap demi tahap dalam teori nilai pekerja ini memunculkan adanya µreal cost¶ teori nilai. sjak pembedaan tipe pekerja berdasar tingkat hardship an ingenuity. tetapi dengan membuat hasil dari pekerja secara umum. Smith membangun pondasi Petty dan Cantillon yaitu pengaruh final revolution. teori nilai ini mengandung pengertian penderitaan pekerja. seperti apa yang telah dilakukan oleh pendahulu-pendahulu Inggris-nya. uang dan distribusi. µReal value¶ atau µnatural value¶ dari komoditi yang dipertukarkan diukur dalam kandungan apa yang diperintahkan kepada pekerja. Value in use adalah nilai kegunaan barang tersebut sedangkan value in exchange adalah nilai tukar dari barang itu. perdagangan.

di waktu yang lain pengembalian tanah dan modal digambarkan sebagai deduksi dari produk pekerja. yang menjadi sumber kemakmuran dalam bentuk abstrak (nilai pertukaran). Smith memproses untuk menanalisis bagaimana tingkat divisions of labor ditentukan dan disimpulkan bahwa divisions of labor dibatasi dengan extent pasar. paling tidak dalam teori. Setelah memberikan pengetahuannya mengenai perhitungan qualitas dan konsekuensi. Tapi tujuan Smith menjadi propaganda. Ada sesuatu kebingungan dalam satu point Smith mengenai hal ini yaitu tentang sebab dan akibat. Teori nilai pekerja-nya Smith berubah menjadi teori biaya produksi. Smith memproses penyelidikan terhadap penyebabnya. kepada pekerja sebagai elemen sosial. Divisions of labor dijadikan dasar oleh Smith karena meningkatkan produktivitas pekerja. Karena division of labor bergantung pada propensity to exchange. Dia menekankan pengaruh dasar pada [roduktivitas untuk mendemonstrasikan bahwa perdagangan dibebaskan sebagai prasyarat pengembangan kekuatan produktif dan tidak hanya berguna penuh untuk mengadakan kekuatan produksi. y Division of Labor Smith memulai analisisnya dengan division of labor karena dia berharap menemukan dasar transformasi yang tepat dari bentuk konkret pekerja.Campur tangan uang mengubah perkiraan nilai barang tetap jauh dari basis pekerja. Mungkin suatu yang benar jika perdagangan tidak dapat exist tanpa divisions of labor. fitur dari sosial kontemporer yang dikondisikan scara historis. dia dihormati sebagai manusia biasa dan dibuat kedalam penjelasan dasar yang universal. Dalam komunitas ini dapat ditunjukkan keberadaannya. ini tidak benar. Secara logis didemonstrasikan ketika pada suatu organisasi sosial tertentu yang menerapkan divisions of labor tanpa perdagangan. yang memproduksi barang yang tepat (berguna). Smith bersalah karena membuat karakteristik masyarakat pada zamannya untuk segala zaaman. yang Smith hormati sebagai salah satu motiv dasar dari human conduct. divisions of labor memerlukan existensi dari private exchange. . Tanah dan modal muncul menjadi faktor produksi yang dikelola pekerja di satu waktu.

Sesungguhnya harga natural secara fungsional dihubungkan hanya untuk factor pengembalian seperti yang ditunjukkan oleh Smith. y Smith juga memperkenalkan Theor of Value yang berisi tentang nilai yang digunakan dalam pertukaran. TEORI UPAH Bahwa harga natural dihubungkan pada level output merupakan suatu pemikiran yang tidak dipertimbangkan oleh smith. natural price mengubah dengan tingkat natural dari setiap komponennya yaitu upah. measure of value. sedang Smith lebih condong pada tingkat persaingan dan natural liberty dalam pencapaian kepuasan.Smith menjelaskan bahwa dengan divisions of labor kuantitas dan kualitas produksi dapat dicapai dengan lebih baik. Peningkatan kantitas dan kualitas produksi dapat dihasilkan karena tiga alasan. Dengan kenaikkan kelas tuan tanah dan kapitalis pekerja dia harus membagi produknya dengan tuan tanah dan majikan. dan juga ada nominal price dan real price dengan prnsip pekerja berkaitan dengan harga riil komoditas dan uang sebagai harga nominal komoditas. yaitu : y Physiokrat mengenai peningkatan kepuasan. Peningkatan demand untuk labor mungkin meningkatkan upah serta substansi diatas tingkat penghidupan dipandang oleh smith sebagai ³yang paling rendah yang . value of exchange. Majikan biasanya lebih berhasil dalam usahanya daripada buruh tapi kebutuhan buruh dan keluarganya untuk bentuk penghidupan dasar di bawah upah tidak dapat jatuh untuk waktu yang sangat panjang. Upah natural dari labor menurut smith terdiri dari produk labor yang sebelum pemberian tanah dan akumulasi capital semestinya dalam keseluruhan pekerjaannya. Dalam teorinya tidak ada tempat untuk diminishing returns atau factor substitution. y Smith juga menjelaskan mengenai bimetal coin sebagai alat pertukaran. Buruh dan majikan adalah bentuk kombinasi kenaikkan atau penurunan upah. Divisions of labor yang dikemukakan oleh Smith memunculkan sifat individualisme dan menjadikan manusia seolah-olah menjadi mesin yang terprogram terlepas dari adanya efisiensi waktu yang ditimbulkan. Permasalahan yang timbul dari nilai tukar barang adalah adalah value of use. profit. B. Asumsi implicit bahwa yang mendasari pendapatnya adalah semua koefisien biaya konstan dan tetap dari produksi. dan sewa.

´ Kemudian. Jika ketentuan adalah murah dan banyak pekerja mungkin ingin memulai bisnis milik mereka dan pekerja ingin menyewa lebih banyak labor dengan demand labor meningkat dan suplay turun. Tentang hubungan antara upah dan pertumbuhan populasi. smith mengatakan bahwa kemiskinan tidak akan menurunkan pernikahan dan tingkat kelahiran bahkan stimulasi selanjutnya. buruh. dan pekerja menciptakan berbagai jenis bagian yang besar dari setiap masyarakat politik yang besar. Tetapi. Smith mempertimbangkan suatu keuntungan bersih untuk masyarakat: ³pelayan.´ Dalam ajaran smith upah tinggi dihubungkan pada peningkatan/kemajuan produktifitas labor. gagal untuk meningkatkan dan dengan demikian gagal untuk mentimulasi suatu kenaikan demand untuk labor. munculnya dana upah disusun dari surplus pendapatan dan surplus capital pada kelebihan dari personal pemilik dan kebutuhan bisnis. harga tinggi dengan kelangkaan dan kesusahan. Suatu kemajuan dalam posisi ekonomi dari hak pekerja untuk upah yang lebih tinggi. Ketika ketentuan adalah mahal dan langka. kemajuan keadaan bagian terbesar apa yang tidak pernah dianggap sebagai suatu gangguan untuk semuanya. dia menghubungkan harga rendah dari ketentuan dengan kelebihan dan kemakmuran. Suatu upah tinggi merupakan efek peningkatan kesejahteraan dan menyebabkan peningkatan populasi :´untuk mengkomplain hal ini.konsisten dengan kemanusiaan umumnya. dan ditempati dengan baik´ Upah yang rendah merupakan suatu kondisi simpton yang tidak berubah di bawah wagesfund. Tidak ada masyarakat yang dapat dengan pasti maju dan bahagia yang bagian terbesar dari anggota adalah orang miskin dan menyedihkan. dipakai. luas seperti itu mungkin. Pemikiran kurva penawaran backward sloping dari labor adalah tidak secara mutlak ditolak tapi dipertimbangkan dapat diterapkan hanya pada orang minoritas. . tapi itu akan berakibat tidak menyenangkan pada tingkat kelahiran bayi dan anak. harga labor mungkin naik. Walaupun Smith mengesahkan upah tinggi dia tidak senang harga tinggi tidak seperti Physiocras. keluhan yang berlebihan pada kebutuhan efek dan penyebab kesejahteraan publik yang terbesar. Peningkatan pendapatan dan peningkatan capital merupakan prasyarat dari peningkatan upah. demand untuk labor dapat meningkat hanya dalam proporsi peningkatan dari ³ dana yang ditunjukkan untuk membayar upah.´ Jadi. Tetapi ini keadilan disamping harus membagi produk labor milik mereka sebagai dirinya lumayan dimakan.

´ Ketika smith membicarakan harga komoditas dia memasukan sewa tanah sebagai elemen biaya dan kemudian sebagai determinan harga produk. Ini baginya. Dan ketika harga makanan rendah efek peningkatan demand untuk labor pada upah ditandai lagi oleh harga rendah wage-goods yang berlaku. sedangkan dalam teori makroekonomi dari disribusi tanah sebagai suatu keseluruhan yang dipandang sebagai perolehan bukan kegunaan alternative. Untuk lokasi kemajuan tranportasi akan cenderung menyamakan perbedaan lokasi sebaik sewa. Fluktuasi harga ketentuan kemudian mempunyai dua efek pada upah yang satu menandai yang lain. ³secara alami suatu harga monopoli. Smith tidak mengubah bagian ini dalam kritik Hume. Mereka mempengaruhi demand labor dan kemudian upah pada satu arah. fluktuasi harga wage-goods tidak akan gagal untuk mendesak akibat pada upah uang.peristiwa-peristiwa mungkin terjadi bagian lawan. dia tidak menemukan ketidakkonsistenannya.´ suatu penunjukkan yang dijelaskan oleh observasi bahwa ³ini tidak semua proporsion pada apa yang tuan tanah mungkin meletakkan dalam peningkatan tanah atau apa yang dapay dia hasilkan. tapi dalam chapter secara khusus disediakan untuk sewa dia mempertimbangkan suatu sewa tinggi atau rendah efek dari harga produk yang tinggi atau rendah. seluruh atau dalam bagian oleh efek countervailing dari fluktuasi yang sama yaitu dari harga wage-goods menarik upah pada arah yang berlawanan. Variasi harga labor mungkin akan menutup variasi ketentuan harga. . Sewa. Ini mungkin bahwa dalam teori harga microekonominya dia mempertimbangkan kegunaan khusus dari bidang tanah sebagai biaya pengadaan dalam istilah oportunitas alternative. C. lebih lanjutnya diinterpretasikan sebagai suatu perbedaan yang bermacam-macam dengan kedua fertilitas dan lokasi. Seperti yang telah dicatat ketika harga ketentuan tinggi permintaan labor cenderung turun sebagaimana upah jika tendensi upah ini tidak ditandai oleh harga tinggi dari wage-goods. TEORI SEWA Dalam teori sewanya. Kemudian sejak upah uang ditetapkan keduanya oleh permintaan labor dan harga wage-goods. tapi apa yang dapat petani hasilkan untuk diberikan. Ini akan mempunyai efek mengurangi fluktuasi upah uang yang lebih kaku daripada harga ketentuan. Smith bimbang antara jumlah prinsip eksplanatori pada yang di bawah pembayaran sewa. tapi efek pada upah menurunkan kerugian. Dalam teori perkembangan ekonomi smith.

orang akan memerlukan barang-barang keperluan hidupnya sehari-hari.peningkatan pendapat nasional dengn peningktan pemerataan pendapatan penyewaan kelas tuan tanah. Walaupun ia tidak memaparkan Teori Pertumbuhan secara sistematik namun teori yang berkaitan dengan itu kemudian disusun oleh para ahli ekonomi berikutnya. . cenderung untuk memaksimumkan kesejahteraan nasional. tapi untuk kebaikan kita sendiri´. Peningkatan pemerataan kelas tuan tanah dalam pendapatan nasional kemudian mencerminkan kemajuan perdagangan dari sector agrikultur. Dalam melakukan ini setiap individu akan dibimbing oleh ³sesuatu yang tak terlihat ³. ³Bukan demi kebaikan tukang roti kita membeli roti. Adam Smith menyakini berlakunya doktrin ³hukum alam´ dalam persoalan ekonomi. terutama menyangkut masalah pembangunan ekonomi. Ia menganggap setiap orang sebagai hakim yang paling tahu akan kepentingannya itu demi keuntungannya sendiri. TEORI PEMBANGUNAN EKONOMI Adam Smith ahli ekonomi klasik yang dianggap paling terkemuka. Ia adalah penganut paham perdagangan bebas dan peganjur kebijaksanaan ³pasar bebas´ dalam ekonomi. Karyanya yang terkenal. Peningkatan pendapatan nasional akan diingat. diprediksi oleh smith dalam dividion of labor dimana manufaktur lebih rentan daripada agrikultur. Dalam teori Ricardian. Smith pada dasarnya menentang setiap Campur Tangan Pemerintah dalam Industri dan Perniagaan. aalah sebuah buku yang berjudul ³An Inguity Into The Nature and Cause Of The Wealth of Nations´ yang diterbikan 1776. D. kata Smith. Hukum Alam. factor strategic yang menghasilan suatu hasil yang dihasilkan tidak banyak meningkatkn produktivitas dalam manufaktur sebagai diminishing return untuk tanah yang meningkatkan harga agrikultur dan dengan demikian memajukan perdagangan sector agrikultur dari perekonomian dan peningkatan pemerataan ini dari peningkatan nasional. Dalam mengembangkan kepentingan pribadinya itu. Setiap orang jika dibiarkan bebas akan berusaha memaksimalkan kesejahteraan mereka secara Agregrat. Kekuatan yang tak terlihat yaitu pasar persaingan sempurna yang merupakan mekanisme menuju keseimbangan secara otomatis. Peningkatan spesialisasi dan produktivitas dalam sector manufaktur ekonomi akan lebih rendah harga manufaktur dan peningkatan nilai riil dari sewa.

barter dan mempertukarkan suatu barang dengan barang lain. Akan tetapi. 3. pembagian kerja tergantung pada besarnya pasar. Pembagiaan kerja adalah titik permulaan dari Teori Pertumbuhan Smith. cara yang paling cepat adalah dengan menanamkan modal sedemikian rupa sehingga dapat memberikan penghasilan yang paling besar pada seluruh penduduk agar mereka dapat menabung sebanyak-banyaknya.´bagian yg ditabung tiap tahun oleh seseorang dengan segera digunakan sebagai modal´. Tetapi apa yang mengarahkan pada pembagian kerja adalah kecenderungan tertentu pada sifat manusia.´karena pemupukan stok dalam bentuk barang harus lebih dulu dilakukan sebelum pembagian kerja. . Dengan demikian tingkat Investasi akan ditentukan oleh tingkat tabungan dan tabungan sepenuhnya diInvestasikan. Seperti ahli ekonomi modern. Penemuan mesin yg menghemat tenaga. Oleh itu. dengan meningkatnya jumlah penduduk dan fasilitas transportasi terjadi pembagian kerja yg semakin meluas dan peningkatan modal yang semakin besar. Teknologi majulah yg melahirkan pembagian kerja dan perluasan pasar. maka pekerjaan hanya dapat dibagi lebih lanjut secara seimbang. dengan demikian permasalahan pembagian ekonomi secara luas adalah kemampuan manusia untuk lebih banyak menabung dan menanam modal. pemupukan modal harus dilakukan lebih dahulu daripada pembagian kerja. Penyebab terakhir dari kenaikan produktivitas itu bukan berasal dari tenaga kerja tetapi dari modal. Penghematan waktu dalam produksi. Proses Pemupukan Modal. Maka dari itu.Pembagian Kerja. Salah satu pemeo terkenal ³pembagian kerja dibatasi luasnya pasar´ mengandung arti bahwa pembagian kerja bertambah seiring dengan meningkatnya pasar. Modal suatu bangsa meningkat dengan cara yang sama seperti meningkatnya modal perseorangan yaitu dengan jalan memupuk dan menambah secara terus menerus tabungan yang mereka sisihkan dari pendapatan. Sebagaimana dikatakan Smith.yaitu kecenderungan untuk tukar-menukar. yang meningkatkan daya prodiktivitas tenaga kerja. 2. Smith mengannggap pemupukan modal sebagai suatu syarat mutlak bagi pembangunan ekonomi. Ia menghubungkan kenaikan itu dengan: 1.. hanya Kaum Kapitalis dan Tuan tanah yg mampu menabung. Ia menulis. Meningkatkan ketrampilan kerja. jika stok lebih dulu diperbesar´.!!! keyakinan ini didasarkan pada ³Iron Law Wage´. Smith menekankan. perluasan perniagaan dan perdagangan internasional sangat bermanfaat. Oleh karena itu. Tetapi hampir keseluruhan tabungan diperoleh dari penanaman modal atau penyewaan tanah.

persaingan dalam mencari pekerjaan akan menjadi lebih tajam dan upah akan menurun lagi sampai ketingkat kebutuhan hidup minimum. persaingan yg meningkat antar pemilik modal akan menaikan upah dan sebaliknya menurunkan keuntungan. peraingan yang seperti itu pasti akan menghasilkan pengaruh yang sama´. tingkat suku . Angkatan kerja akan menjadi berkurang dan persaingan antar para Kapitalis dalam memperebutkan para pekerja akan cenderung akan meningkatkan upah. Jadi. Ia yakin. Ia berdalih. tingkat upah akan jatuh sampai tingkat yang hanya cukup untuk hidup. dan bila peningkatan yang sama terjadi pada stok di seluruh bidang perdagangan yang dilakukan dalam masyarakat yang sama.Para ahli ekonomi klasik juga menyakini adanya suatu ³cadangan upah´. Tetapi bagaimana perilaku keuntungan selam proses pembangunan? Smith yakin keuntunangan cenderung menurun dengan adanya kemajuan ekonomi. Pada waktu laju pemupukan meningkat. Maka dari itu mereka tidak akan sanggup untuk berkeluarga atau memperbesar anak-anaknya. Smith menulis bahwa dengan adanya peningkatan kemakmuran.????? Menurut Adam Smith. persaingan antar wiraswasta (pengusaha) dalam mendapatkan tenaga kerja yang langka cenderung menawarkan tingkat upah yang tinggi dan karena itu menurunkan keuntungan. Mengapa Para Pemilik modal ³Kapitalis´ menanamkan Modal««. Akan tetapi cadangan upah diperoleh dari tabungan dan digunakan untuk membiayai tenaga kerja melalui investasi. Jadi dengan pertumbuhan stok modal didalam perekonomian. sebagian pekerja akan mengalami kesukaran untuk hidup dibawah standar normal. Seberapa jauh upah naik tergantung pada tingkat pemupukan modal dan tingkat pertumbuhan penduduk. dengan demikian cadangan upah dapat ditingkatkan dg meningkatkan laju investasi netto. Peranan tingkat suku bunga dalam pembangunan ekonomi. Jika pada suatu waktu cadangan keseluruhan menjadi lebih tinggi daripada tingkat kebutuhan hidup minimum. tabungan secara otomatis akn berubah menjadi investasi. dalam arti bahwa upah cenderung menyamai jumlah yang diperlukan bagi kebutuhan hidup minimum para pekerja. Dalam keadaan seperti ini. investsai dilakukan karna pemilik modal mengharapkan untung dan harapan keuntungan dimasa depan bergantung pada iklim investasi pada hari ini dan pada keuntungan nyata. sedangkan dalam periode pemupukan modal yang cepat tingkat upah naik melebihi tingkat kebutuhan hidup tersebut. Smith yakin bahwa dalam kondisi yang Statisioner (tetap). maka tenaga kerja akan meningkat. persaingan mereka secara alamiah cenderung akan menurunkan keuntungan.´apabila stok para pedagang kaya beralih ke bidang perdangan yang sama. kemajuan dan jumlah penduduk.

pembangunan tersebut akan meningkatkan produksi pertanian apabila para petani menggunakan teknik produksi yang canggih. persaingan dalam . Pada sisi lain. Menurut Smith. Alasannya. dan perniagaan. dengan tingkat suku bunga yang rendah para lintah darat terpaksa meminjamkan uangnya dalam jumlah lebih besar untuk mendapatkan lebih banyak bunga dengan maksud mempertahankan standar hidupnya. Tetapi proses ini ada akhirnya. ³sementara masyarakat meraih hasil-hasil yang lebih baik.dan yang tidak akan mungkin mundur. Pada waktu terjadi kenaikan surplus pertanian sebagai akibat pembangunan ekonomi. industri manufaktur. dan akibatnya persediaan modal akan membengkak.). produsen. pembagian kerja. perluasan pasar. Proses Pertumbuhan. Adalah perdagangan bebas dan persaingan. Dalam keadaan seperti ini mereka akan memilih investasi dan menjadi pengusaha. Bagi Smith pembangunan pertanian mendorong peningkatan pekerjaan konstruksi dan perniagaan. ini akan membawa kemajuan pada perniagaan dan berdirinya industri manufaktur. Smith menulis. keadaan buruh miskin menjadi kelompok yang paling bahagia dan nyaman´. para petani. Jadi dengan menurunnya tingkat suku bunga. tetapi bila tingkat suku bunga turun terlalu rendah para lintah darat tidak sanggup untuk meminjamkan uangnya lebih banyak lagi!!. Menurut Smith. merupakan agen kemajuan dan pertumbuhan ekonomi. dalam keadaan yang maju seperti ini . jumlah modal yang dipinjamkan akan meningkat. Jadi walaupun tingkat suku bunga menurun. kemajuan teknik. baik upah buruh maupun keuntungan stok mungkin akan menjadi sangat rendah´. dan pengusaha. Jadi pemupukan modal dan pembangunan ekonomi terjadi karena tampilnya para petani. maka permintaan akan jasa perniagaan dan barang pabrikan akan meningkat pula. Agen Pertumbuhan. akhirnya terdapat pula peningkatan pemupukan modal dan kemajuan ekonomi.bunga akan menurun. dan situasinya lebuh memungkinkan dibandingkan dengan Negara lain yang karna itu tidak dapat maju lebih jauh. yang mendorong mereka memperluas pasar. dalam suatu Negara ³yang telah sanggup memperoleh kemakmuran seperti itu karna sifat tanah dan iklimnya. Apabila timbul kemakmuran sebagai akibat kemajuan di bidang pertanian. kemakmuran itu akan menarik kepemupukan modal. proses pertumbuhan bersifat menggumpal (kumulaitf). kelangkaan sumber daya pada akhirnya memberhentikan pertumbuhan. produsen. yang pada gilirannya memungkinkan pembangunan ekonomi fungsi ketiga agen itu saling berkaitan erat. Didalam Negara kaya seperti ini. dan kenaikan keuntungan secara terus-menerus (semua ini terjadi dalam apa yang disebut Smith ³Situasi Progresif´. dan pengusaha.yang dalam kenyataanya merupakan keadaan yang menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat. meningkatnya jumlah penduduk.

Investsi juga akan menurun dan dengan jalan demikianlah hasil akhir dari Kapitalisme akan berupa suatu keadaan yang Statisioner. Sering pula terjadi bahwa perbaikan dalam cara produksi menyebabkan biaya produksi sangat berkurang. Hal ini dapat diperhatikan dalam ajaran nilai biaya reproduksi dari Carey. Pengorbanan berupa modal dan tenaga inilah yang menjadi nilai dari benda tersebut. Apabila ini tejadi. pemupukan modal berhenti. Orang harus memberikan pengorbanan berupa modal dan tenaga. Carey: teori nilai biaya reproduksi. Karl Marx: teori nilai tenaga rata-rata masyarakat dan teori nilai lebih. penduduk menjadi statisioner. Teori nilai objektif menyelidiki nilai suatu barang dengan barang itu sendiri sebagai objek penelitian. E. penilaian dari pihak produsen. upah berada pada tingkat kehidupan minimal. 3. 2. tidak ada perubahan terhadap pendapatan perkapita. David Ricardo: teori nilai biaya produksi tenaga kerja. karena produsenlah yang menghasilkan barang serta mengetahui seluk-beluk proses produksi barang itu sampai dapat dijual di pasar. apakah barang itu memiliki guna pakai dan guna tukar? Beberapa pelopor teori nilai objektif yaitu: Adam Smith dengan teori nilai biaya produksi. ia akan menurun terus!!. serta produksi dan perekonomian menjadi macet. Bagaimana terjadinya barang itu? apakah barang itu mempunyai guna pakai dan guna tukar? Dalam hal menilai. keuntungan minimum.mencari pekerjaan akan mengurangi upah sampai tingkat hidup minimal dan persaingan antar pengusaha akan menghasilkan keuntungan yang terendah. Teori Adam Smith dikenal dengan nama Teori Nilai Biaya produksi (Cost Value Theory). . terutama nilai tukar. Sebagai dasar dalam penyelidikan teori nilai objektif ialah: 1. Nilai suatu benda menurut teori ini adalah sama dengan nilai yang dipergunakan berupa modal dan tenaga (biaya produksi). produsen mempunyai peranan penting. TEORI NILAI BIAYA PRODUKSI Mazhab Klasiklah yang pertama kali mempelajari soal nilai. Sekali keuntungan menurun. dan David Humme dan John Locke : teori nilai pasar Ajaran Nilai Biaya Produksi (Adam Smith) Untuk membuat suatu benda telah dipergunakan modal dan tenaga. barang yang akan diselidiki.

Namun demikian. Biaya produksi menentukan harga relatif barang. laissez passer. rasa sopan. Dengan . Laissezfair. makin mematangkan gagasannya tentang filsafat ekonomi yang dikembangkannya kemudian. Pemikiran-pemikiran Adam Smith tentang masalah-masalah ekonomi dituangkannya dalam karyanya yang berjudul "An Inquiry into the Nautre and Causes of the Wealth of Nations". ingin merdeka. prinsipil tidak berbeda dengan prinsip masyarakat pisiokrat. Sistem ekonomi yang mengoperasionalkan dasar-dasar itu adalah ekonomi dengan persaingan bebas. monopoli dihapuskan.BAB III KESIMPULAN Pemikiran teori klasik yang dipelopori oleh Adam Smith yang mengatakan bahwa perekonomian ditentukan oleh kekuatan pasar dan diserahkan sepenuhnya pada pasar tanpa adanya campur tangan pemerintah. Proteksi dalam berbagai kegiatan ekonomi ditiadakan. timbul persoalan diamond-water paradox. dan setiap orang tahu apa yang terbaik untuk dirinya dan apa yang sebaiknya dipertukarkan bagi orang lain. tenaga kerja yang keterampilannya berbeda-beda dan modal. Filsafat kaum klasik masyarakat. dengan teori nilai tersebut. Barang mempunyai nilai guna dan nilai tukar. Pemerintah bertugas dalam bidang keamanan yang melindungi rakyatnya. walaupun semula dia menggunakan teori nilai-nilai tenaga kerja. Menurut Smith perilaku manusia mempunyai motif cinta terhadap diri sendiri. kaum klasik mendasarkan diri pada tindakan-tindakan rasional. dan menyiapkan prasarana dan kelembagaan umum. sehingga kekayaan bangsa dapat meningkat.santun. menegakkan keadilan. Pengalamannya. dari sekolah yang dilaluinya. dan bertolak dari suatu metode alamiah. Kebebasan individu dan kemandiriannya akan membawa keserasian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. senang bekerja dan senang untuk saling tukar-menukar. Smith adalah seorang guru besar dalam ilmu filsafat yang kemudian tertarik dengan paham naturalis. Inilah landasan pembahasan teori-teori Adam Smith. Kaum klasik juga memandang ilmu ekonomi dalam arti luas dengan perkataan lain secara normatif. Dasar falsafah adalah bahwa tata susunan masyarakat agar didasarkan atas hukum alam yang secara wajar berlaku dalam dunia nyata. yakni harga alamiah dan harga dasar. Adam Smith telah merintis teori produksi dan distribusi fungsional. Sumber kekayaan bangsa adalah lahan. Perlu pembagian bidang kegiatan dan spesialisasi. simpati. Dalam jangka panjang harga pasar akan cenderung menyamai harga alamiah. maupun dari perkenalan dengan cendekiawan besar pada zamannya (terutama dalam perjalanannya ke Eropa). yang diatur oleh tangan yang tersembunyi. Teori nilai yang digunakan Smith adalah teori biaya produksi. sehingga tercipta dua macam harga.

oleh karena dasar persaingan yang harmoni. oleh karena suasana kerja yang monoton. Dengan anggapan berlaku dana-upah dan lahan lama kelamaan menjadi kurang subur. Namun. Smith berpendapat bahwa pembagian kerja sangat berguna dalam usaha meningkatkan produktivitas. Namun. pembagian kerja juga mempunyai kerugian sosial. dan justru hal ini menjadi tugas ahli-ahli dan pemikir berikutnya untuk memperbaiki.demikian. laba bagi pemilik modal dan sewa untuk tuan lahan. sedangkan tingkat upah menurun. sedang dengan persaingan tingkat laba menurun akhimya kegiatan ekonomi mencapai tahap stationer. timbul persoalan pembagian pendapatan yakni upah untuk pekerja. . Dalam pembahasan telah disinggung kemungkinan tingkat sewa akan meningkat. Pembagian kerja akan mengembangkan spesialisasi. dan mengembangkannya. Pertambahan penduduk berarti meningkatkan tenaga kerja. dan hal ini akan meningkatkan permintaan dan perluasan pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Beberapa pemikiran Smith mengalami ketidaktaatan asas. dalam pembahasan Smith belum terlihat masalah konflik.

com/2011/08/teori-nilai-objektif.wordpress. http://yohanli.html Yohan Naftali. http://wartailmu.blogspot. MPd.DAFTAR PUSTAKA H.co.id/url?sa=t&rct=j&q=teor biaya produksi adam smith&source=web&cd=3&ved=0CCYQFjAC&url=httpFFtaufiqurhmn.com/2007/11/02/sejarah-teori-ekonomi-klasik/ http://www. ST.wordpress.com20 08Ftugas-bapakharsono2.SAIFUL ARIF.ACH.files.google.doc&ei=Es3NTuvfCcjYrQeJnaXUDA&usg=AFQjCNGZMow1ZTbGExSXG1mZTkBSF4N twA&cad=rja .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful