ARTI DRAMA 1. 2. 3. Drama berarti perbuatan, tindakan.

Berasal dari bahasa Yunani ―draomai" yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya. Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama

Dalam bahasa Belanda, drama adalah toneel, yang kemudian oleh PKG Mangkunegara VII dibuat istilah Sandiwara. ARTI TEATER 1. 2. 3. Secara etimologis : Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium. Dalam arti luas : Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak Dalam arti sempit : Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media : Percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb.

AKTING YANG BAIK Akting tidak hanya berupa dialog saja, tetapi juga berupa gerak. Dialog yang baik ialah dialog yang : 1. 2. 3. 4. terdengar (volume baik) jelas (artikulasi baik) dimengerti (lafal benar) menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)

Gerak yang balk ialah gerak yang : 1. 2. 3. 4. terlihat (blocking baik) jelas (tidak ragu-ragu, meyakinkan) dimengerti (sesuai dengan hukum gerak dalam kehidupan) menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)

Penjelasan : · · Volume suara yang baik ialah suara yang dapat terdengar sampai jauh Artikulasi yang baik ialah pengucapan yang jelas. Setiap suku kata terucap dengan jelas dan terang meskipun diucapkan dengan cepat sekali. Jangan terjadi kata-kata yang diucapkan menjadi tumpang tindih. Lafal yang benar pengucapan kata yang sesuai dengan hukum pengucapan bahasa yang dipakai . Misalnya berani yang berarti "tidak takut" harus diucapkan berani bukan ber-ani. Menghayati atau menjiwai berarti tekanan atau lagu ucapan harus dapat menimbulkan kesan yang sesuai dengan tuntutan peran dalam naskah Blocking ialah penempatan pemain di panggung, diusahakan antara pemain yang satu dengan yang lainnya tidak saling menutupi sehingga penonton tidak dapat melihat pemain yang ditutupi.

·

· ·

Pemain lebih baik terlihat sebagian besar bagian depan tubuh daripada terlihat sebagian besar belakang tubuh. Hal ini dapat diatur dengan patokan sebagai berikut : · · Kalau berdiri menghadap ke kanan, maka kaki kanan sebaiknya berada didepan. Kalau berdiri menghadap ke kiri, maka kaki kiri sebaiknya berada didepan.

Harus diatur pula balance para pemain di panggung. Jangan sampai seluruh pemain mengelompok di satu tempat. Dalam hal mengatur balance, komposisinya: · · · · · · Bagian kanan lebih berat daripada kiri Bagian depan lebih berat daripada belakang Yang tinggi lebih berat daripada yang rendah Yang lebar lebih berat daripada yang sempit Yang terang lebih berat daripada yang gelap Menghadap lebih berat daripada yang membelakangi

Komposisi diatur tidak hanya bertujuan untuk enak dilihat tetapi juga untuk mewarnai sesuai adegan yang berlangsung 1. Jelas, tidak ragu-ragu, meyakinkan, mempunyai pengertian bahwa gerak yang dilakukan jangan setengah-setengah bahkan jangan sampai berlebihan. Kalau ragu-ragu terkesan kaku sedangkan kalau berlebihan terkesan over acting Dimengerti, berarti apa yang kita wujudkan dalam bentuk gerak tidak menyimpang dari hukum gerak dalam kehidupan. Misalnya bila mengangkat barang yang berat dengan tangan kanan, maka tubuh kita akan miring ke kiri, dsb. Menghayati berarti gerak-gerak anggota tubuh maupun gerak wajah harus sesuai tuntutan peran dalam naskah, termasuk pula bentuk dan usia.

2.

3.

Selanjutnya akan dibahas secara rinci tentang dasar latihan teater.

BAB I MEDITASI dan KONSENTRASI

MEDITASI Secara umum meditasi artinya adalah menenangkan pikiran. Dalam teater dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk menenangkan dan mengosongkan pikiran dengan tujuan untuk memperoleh kestabilan diri. Tujuan Meditasi :

1.

Mengosongkan pikiran.

Kita mencoba mengosongkan pikiran kita, dengan jalan membuang segala sesuatu yang ada dalam pikiran kita, tentang berbagai masalah baik itu masalah keluarga, sekolah, pribadi dan sebagainya. Kita singkirkan semua itu dari otak kita agar pikiran kita bebas dari segala beban dan ikatan. 2. Meditasi sebagai jembatan.

Disini alam latihan kita sebut sebagai alam "semu", karena segala sesuatu yang kita kerjakan dalam latihan adalah semu, tidak pernah kita kerjakan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi setiap gerak kita akan berbeda dengan kelakuan kita sehari-hari. Untuk itulah kita memerlukan suatu jembatan yang akan membawa kita dari alam kehidupan kita sehari-hari ke alam latihan. Cara meditasi : 1. 2. 3. Posisi tubuh tidak terikat, dalam arti tidak dipaksakan. Tetapi yang biasa dilakukan adalah dengan duduk bersila, badan usahakan tegak. Cara ini dimaksudkan untuk memberi bidang/ruangan pada rongga tubuh sebelah dalam. Atur pernapasan dengan baik, hirup udara pelan-pelan dan keluarkan juga dengan perlahan. Rasakan seluruh gerak peredaran udara yang masuk dan keluar dalam tubuh kita. Kosongkan pikiran kita, kemudian rasakan suasana yang ada disekeliling kita dengan segala perasaan. Kita akan merasakan suasana yang hening, tenang, bisu, diam tak bergerak. Kita menyuruh syaraf kita untuk lelap, kemudian kita siap untuk berkonsentrasi.

Catatan : Pada suatu saat mungkin kita kehilangan rangsangan untuk berlatih, seolah-olah timbul kelesuan dalam setiap gerak dan ucapan. Hal ini sering terjadi akibat diri terlalu lelah atau terlalu banyak pikiran. Jika hal ini tidak diatasi dan kita paksakan untuk berlatih, maka akan sia-sia belaka. Cara untuk mengatasi adalah dengan MEDITASI. Meditasi juga perlu dilakukan bila kita akan bermain di panggung, agar kita dapat mengkonsentrasikan diri kita dengan peran yang hendak kita bawakan. KONSENTRASI Konsentrasi secara umum berarti "pemusatan". Dalam teater kita mengartikannya dengan pemusatan pikiran terhadap alam latihan atau peran-peran yang akan kita bawakan agar kita tidak terganggu dengan pikiran-pikiran lain, sehingga kita dapat menjiwai segala sesuatu yang kita kerjakan. Cara konsentrasi : 1. 2. Kita harus melakukan dahulu meditasi. Kita kosongkan dulu pikiran kita, dengan cara-cara yang sudah ditentukan. Kita kerjakan sesempurna mungkin agar pikiran kita benar-benar kosong dan siap berkonsentrasi. Setelah pikiran kita kosong, mulailah memasuki otak kita dengan satu unsur pikiran. Rasakan bahwa saat ini sedang latihan, kita memasuki alam semu yang tidak kita dapati dalam kehidupan sehari-hari. Jangan memikirkan yang lain, selain bahwa kita saat ini sedang latihan teater.

Catatan : Pada saat kita akan membawakan suatu peran, misalnya sebagai ayah, nenek, gadis pemalu dan sebagainya, baik itu dalam latihan atau pementasan, konsentrasikan pikiran kita pada hal tersebut. Jangan sekali-kali memikirkan yang lain. BAB II VOKAL dan PERNAPASAN

Di kalangan orang-orang teater pernapasan dada biasanya tidak dipergunakan karena disamping daya tampung atau kapasitas dada untuk Udara sangat sedikit. karena tidak banyak mengganggu gerak dan daya tampungnya lebih banyak dibandingkan dada. karena bahu menjadi kaku. Pernapasan perut dipergunakan oleh sebagian dramawan. baik dalam latihan ataupun dalam pementasan. Ø Pernapasan diafragma Pernapasan diafragma ialah jika pada waktu kita mengambil udara. Hat ini dapat kita rasakan dengan mengembangnya perut. maka janganlah beralih ke bentuk pernapasan yang lain. Menurut perkembangan akhir-akhir ini. sehingga udara yang kita serap sangat banyak (maksimum). tetapi mengutamakan vokal. Dalam keadaan demikian tubuh kita gerakkan turun sampai batas maksimurn bawah. lalu naik lagi ke posisi semula. juga dapat mengganggu gerak/acting kita. Latihan-latihan pernapasan : · Pertama kita menyerap udara sebanyak mungkin. kemudian keluarkan lewat mulut dengan mendesis. Oleh karena itu ia harus melatih pernapasan/alat-alat pernapasannya serta mempergunakannya secara tepat agar dapat diperoleh hasil yang maksimum. Cara berikutnya adalah menarik napas dalam-dalam. Ø Pernapasan perut Dinamakan pernapasan perut jika udara yang kita hisap kita masukkan ke dalam perut sehingga perut kita menggelembung. Di sini kita sudah mulai menyinggung vokal. Cara kedua adalah menarik napas dan mengeluarkannya kembali dengan cepat. barulah napas kita keluarkan kembali.PERNAPASAN Seorang artis panggung. banyak orang-orang teater yang mempergunakan pernapasan diafragma. baik itu dramawan ataupun penyanyi. Setelah sampai di bawah. Kemudian masukkan ke dalam dada. kemudian turunkan ke perut. Ø Pernapasan lengkap Pada pernapasan lengkap kita mempergunakan dada dan perut untuk menyimpan udara. bahkan bagian belakang tubuh di sebelah atas pinggul kita juga turut mengembang. pinggang. VOKAL . Pernapasan lengkap dipergunakan oleh sebagian artis panggung yang biasanya tidak terlalu mengutamakan acting. maka diafragma kita mengembang. ataupun cara-cara lain. menggumam. karena tidak banyak mengganggu gerak dan daya tampungnya lebih banyak dibandingkan dengan pernapasan perut. sampai di situ napas kita tahan. maka untuk memperoleh suara yang baik ia memerlukan pernapasan yang baik pula. Ada empat macam pernapasan yang biasa dipergunakan : Ø Pernapasan dada Pada pernapasan dada kita menyerap udara kemudian kita masukkan ke rongga dada sehingga dada kita membusung. · · Catatan : Bila sudah menentukan pernapasan apa yang akan kita pakai.

tenggorokan kita sudah agak longgar dan selaput suara (larink) sudah menjadi elastis. sebab apabila dipaksakan akan dapat merusak alat-alat suara kita. berteriak sambil berialan. yang dilakukan untuk melatih vokal. yaitu : Tariklah napas. lantas keluarkan lewat mulut sambil menghentakan suara "wah…‖ dengan energi suara. di tepi sungai. misalnya di gunung. berputar-putar dan berbagai variasi lainnnya. ―iao-iau-iae-aie-aio-aiu-oui-oua-uei-uia-. Bersuara. "oa-oi-oe-ou". hanya nada (tinggi rendah suara) diubah-ubah naik turun (dalam satu tarikan napas) Keluarkan vokal ―a…. bergulung-gulung. Sama dengan latihan kedua."ssss……. Sebabnya adalah karena lendir-lendir di tenggorokan terkikis. antara lain : · · · · · · · · · Catatan : Apabila suara kita menjadi serak karena latihan-latihan tadi. ―ai-ao-au-ae-". janganlah takut.‖ sampai batas napas yang terakhir. Tersampaikan misi (pesan) dari dialog yang diucapkan. kemudian keluarkan vokal "aaaaa……. Sama dengan latihan di atas. hanya keluarkan dengan suara mendesis. Hal ini biasa terjadi apabila kita baru pertama kali melakukan. berlari.. disamping untuk menghayati karunia Tuhan. .a……‖ secara terputus-putus. janganlah terlalu memaksa alat-alat suara untuk bersuara keras. jongkok. Tariklah napas. Latihan ini biasanya dilakukan di alam terbuka. Tidak monoton. Banyak cara. bila kita bersuara keras.‖ dan sebagainya. Lakukan ini berulang kali. di dekat air terjun dan sebagainya.. maka perlu dilakukan latihan-latihan vokal.. maka dia harus mernpunyai dasar vokal yang baik pula. "Baik‖ di sini diartikan sebagai : · · · · Dapat terdengar (dalam jangkauan penonton. berbicara. Tetapi bila kita sudah terbiasa..Untuk menjadi seorang pemain drama yang baik. Berteriaklah sekuat-kuatnya sampai ke tingkat histeris. Untuk mempunyai vokal yang baik ini. Di sana kita mencoba mengalahkan suara-suara di sekitar kita.. Berlatihlah dalam batas-batas yang wajar. lantas keluarkan lewat mulut sambil menggumam "mmm…mmm…‖ (suara keluar lewat hidung). Pada pengertian artikulasi ini dapat ditemukan beberapa sebab yang mongakibatkan terjadinya artikulasi yang kurang/tidak benar. Nada suara jangan berubah. ARTIKULASI Yang dimaksud dengan artikulasi pada teater adalah pengucapan kata melalui mulut agar terdengar dengan baik dan benar serta jelas. Dan ingat. yang paling belakang).. Jelas (artikulasi/pengucapan yang tepat). Maka suara yang serak tersebut akam menghilang dengan sendirinya. Keluarkan suara vokal ―a-i-u-e-o". sampai penonton. sehingga telinga pendengar/penonton dapat mengerti pada kata-kata yang diucapkan." Hirup udara banyak-banyak.

"Kenapa ?‖ atau "Tidak !" dan sebagainya. Karena itu diperlukan suatu ketrampilan dalam memenggal kata pada sebuah dialog. dan sebagainya. Gestikulasi harus dilakukan sebab kata-kata yang pertama dengan kata berikutnya dalam sebuah dialog dapat memiliki maksud yang berbeda. Gestikulasi tidak disebut pemenggalan kalimat karena dalam dialog satu kata dengan satu kalimat kadang-kadang memiliki arti yang sama. Jadi seperti halnya artikulasi. Artikulasi jelek disebabkan karena belum terbiasa pada dialog. yaitu : 1. dan sebagainya. misalnya ‗r‘. sengau.. rendah. melainkan terjadi sewaktu-waktu. . Hal ini sering terjadi pada pengucapan naskah/dialog. besar. gestikulasi pun merupakan bagian dari dialog. Pergi!". Misalnya kata "Pergi !!!!‖ dengan kalimat "Angkat kaki dari sini !!!". Juga dalam drama bisa saja terjadi sebuah dialog yang berbentuk "Lalu ?‖ . dsb Membaca kalimat dengan berbagai variasi seperti di atas. gugup.Ø Cacat artikulasi alam : cacat artikulasi ini dialami oleh orang yang berbicara gagap atau orang yang sulit mengucapkan salah satu konsonon. Misalnya "Tuan kelewatan". datar dan membosankan. dan sebagainya. Dalam tatanan intonasi. Ø Misalnya: o o Kehormatan menjadi kormatan Menyambung menjadi mengambung. bagian kata atau dialog.. kecil. terdapat tiga macam. maka akan terasa monoton. Juga ucapkanlah dengan berbisik. Perhatikan juga bentuk mulut. Ucapkan setiap huruf dengan nada-nada tinggi.. naik. Misalnya: "Tuan kelewatan. Yang dimaksud intonasi di sini adalah tekanan-tekanan yang diberikan pada kata. INTONASI Seandainya pada dialog yang kita ucapkan. ―Pergi…. Artikulasi jelek ini bukan disebabkan karena cacat artikulasi. Variasikan dengan pengucapan lambat. perhatikan bentuk mulut pada setiap pengucapan.‖ (mendapat tekanan). dsb.. Ø Artikulasi tak tentu : hal ini terjadi karena pengucapan kata/dialog terlalu cepat. seolah-olah kata demi kata berdempetan tanpa adanya jarak sama sekali. Hal ini dilakukan agar lebih lancar dalam memberikan tekanan pada kata. (mendapat tekanan). turun. cepat.. Tekanan Dinamik (keras-lemah) Ucapkanlah dialog pada naskah dengan melakukan penekanan-penekanan pada setiap kata yang memerlukan penekanan. Misainya saya pada kalimat "Saya membeli pensil ini" Perhatikan bahwa setiap tekanan memiliki arti yang berbeda. · · GESTIKULASI Gestikulasi adalah suatu cara untuk memenggal kata dan memberi tekanan pada kata atau kalimat pada sebuah dialog.. hanya saja fungsinya yang berbeda. Antara "Tuan kelewatan" dan "Pergi" harus dilakukan pemenggalan karena antara keduanya memiliki maksud yang berbeda. Untuk mendapatkan artikulasi yang baik maka kita harus melakukan latihan · Mengucapkan alfabet dengan benar. pengucapan terlalu cepat. kita tidak menggunakan intonasi.

Pak. Untuk latihannya cobalah membaca naskah dengan tempo yang berbeda-beda. Paiman : Sungguh. 1.a….e…. Yang dimaksud di sini adalah membaca/mengucapkan dialog dengan Suara yang naik turun dan berubah-ubah. menjual) Saya membeli PENSIL ini.. bukan. mengintip orang mandi di kali sambil motret. Misalnya saja seorang kakek. Anu…. Tekanan Tempo Tekanan tempo adalah memperlambat atau mempercepat pengucapan. Selain mengenai dasar-dasar vokal di atas. Jadi jelaslah bahwa untuk membawakan suatu dialog dengan baik. akan sangat jelas perbedaan warna suaranya. dsb. bukan orang lain) Saya MEMBELI pensil ini. Demikian pula usia sangat mempengaruhi warna suara. akan berbeda warna suaranya dengan seorang anak muda. Mengenai penghayatan ini akan diterangkan dalam bagian tersendiri. Saya takut. Pak…. pakaiannya bagus. (Membeli. harus memperhatikan juga warna suara. Pak.itu. (Saya.1. sudah lama tidak ada orang kota yang masuk. Sebagai latihan dapat dicoba merubah-rubah warna suara dengan menirukan warna suara seorang tua. anak kecil.a…. Pak.. Pak Gondo : . mungkin dia orang kota. hei ! (sambil mencengkeram Paiman). Untuk latihan cobalah membaca naskah berikut ini dengan menggunakan dasar-dasar vokal seperti di atas. (Pensil. artinya tidak mengucapkan seperti biasanya. Goblog ! Kenapa Takut ? Kenapa tidak kau kumpulkan orang-orangmu untuk mengusirnya ? Pak Gondo : (kepada Paiman) Kau lebih-lebih Goblog ! Kau membohongi saya ! Kau tadi lapor apa ?! Sudah tidak ada orang kota yang masuk ke daerah kita. WARNA SUARA Hampir setiap orang memiliki warna suara yang berbeda. (Si Dul masuk tergopoh-gopoh) Dul Paiman : : Aduh Pak…. pengemis. bukan buku tulis) Tekanan. SAYA membeli pensil ini.ada orang bawa koper. gestikulasi dan intonasi. (membentak sambil mendorong) Diam Kamu ! (kepada si Dul) Di mana dia sekarang ? Dul : Di sana Pak. Apalagi antara laki-laki dengan perempuan. Seorang ibu akan berbeda warna suaranya dengan anak gadisnya. Lambat atau cepat silih berganti. Tekanan ini sering dipergunakan untuk lebih mempertegas apa yang kita maksudkan.e….Nada (tinggi) Cobalah mengucapkan kalimat/dialog dengan memakai nada/aksen. Jadi yang dimaksud dengan tekanan nada ialah tekanan tentang tinggi rendahnya suatu kata. dalam sebuah dialog diperlukan juga adanya suatu penghayatan. maka selain harus memperhatikan artikulasi. Pak….

Ingat. Putar bahu kanan ke arah depan. belakang. Pertama satu-persatu terlebih dahulu. lalu angkat kaki kanan dengan tumpuan pada kaki kiri. Jaga jangan sampai jatuh. Dengan memakai rasa kita perhatikan seluruh tubuh kita. putar tangan keseluruhan. Demikian pula sebaliknya. Begitu seterusnya dan lakukan berkali-kali. Pertama sekali mari kita perhatikan dan rasakan dengan segenap panca indera yana kita punyai. sedangkan bahu kiri diputar ke arah belakang. maka terlebih dahulu kita harus mengenal tentang olah tubuh. Dalam latihan dasar teater. baru bersama-sama. Dengan berolah tubuh kita akan. mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Rentangkan tangan kemudian putar pergelangan tangan. kita juga harus mengenal dengan baik bermacam-macam gerak Latihan-latihan mengenai gerak ini harus diperhatikan secara khusus oleh seseorang yang berkecimpung dalam bidang teater. luwes dan supaya tidak ada bagian-bagian tubuh kita yang kaku selama latihan-latihan nanti. Ambil posisi berdiri yang sempurna. kemudian ke kiri. Putar pinggang ke kiri. mendapat keadaaan atau kondisi tubuh yang maksimal. pelan-pelan dan rasakan ! Putar bahu ke arah depan berkali-kali. Sekarang mari kita menggerakkan tubuh kita. putar batas siku. seperti orang mengantuk. baru kemudian bahu kiri dan kanan diputar serentak. 2. Putar kepala pelan-pelan dan rasakan lekukan-lekukan di leher. juga ke arah belakang. Ingat kepala/leher dalam keadaan lemas. . Kerjakan juga pada kaki kiri sesuai dengan cara di atas. Sebagai pembuka dan penutup olah tubuh ini. Juga sebaliknya. Kemudian jatuhkan ke belakanq. Lakukan berkali-kali.BAB III GERAK OLAH TUBUH Sebelum kita melangkah lebih jauh untuk mempelajari seluk beluk gerak. depan. putar seluruh kaki kanan. pertama tangan kanan dahulu. kemudian tangan kiri. Banyak gerak yang dapat dilakukan manusia. kanan. ke kanan. Jatuhkan kepala ke depan. putar lutut kanan. Selain itu olah tubuh juga mempunyai tujuan melatih atau melemaskan otot-otot kita supaya elastis. yang mana semuanya itu merupakan rakhmat Tuhan yarig diberikan kepada kita. Olah tubuh (bisa juga dikatakan senam). - - - Macam-Macam Gerak : Setiap orang memerlukan gerak dalam hidupnya. tentang segala rakhmat yang dianugerahkan kepada kita. mulai dari muka. Pelaksanaan olah tubuh : 1. ke kiri. lakukan iari-lari di tempat dan meloncat-loncat. lentur. sangat perlu dilakukan sebelum kita mengadakan latihan atau pementasan. Kemudian putar pergelangan kaki kanan. ke belakang dan ke kanan.

dsb. adalah gerak-gerak besar yang kita lakukan.Pada dasarnya gerak dapat dibaqi menjadi dua. 3. Gerak yang dipakai dalam teater (gerak teaterikal) ada bermacam-macam. Hal ini harus benar-benar diperhatikan dan harus diyakini benar-benar oleh seorang pemain apa maksud dan maknanya ia melakukan gerakan yang demikian itu. Cara berjalan disini bisa bermacam-macam. gembira. Setiap gerakan yang kita lakukan harus mempunyai arti. 1. Gerak non teaterikal Gerak non teaterikal adalah gerak kita dalam kehidupan sehari-hari. sewaktu kita sedang belajar/membaca. dsb. yaitu 1. Misalnya : sewaktu kita sedang mendengar alunan musik. Latihan mengenai gerak-gerak dasar ini kita bagi menjadi tiga bagian. atau yanq lebih dikenal lagi dengan ekspresi. Di sini kita diperbolehkan bergerak mulai dari bawah sampai diatas kepala. Gerak teaterikal Gerak teaterikal adalah gerak yang dipakai dalam teater. yaitu : 1. Movement. Gerak ini timbul karena pengaruh dari dalam/emosi. yaitu gerak yang lahir dari keinginan bergerak yang sesuai dengan apa yang dituntut dalam naskah. Gerak ini tidak hanya terbatas pada berjalan saja. Gerak Kasar Gerak kasar adalah gerak dari seluruh/sebagian anggota tubuh kita. Gerak dasar tengah : posisi kita saat ini dalam keadaan setengah berdiri. kaki kita digigit nyamuk. adalah gerak perpindahan tubuh dari tempat yang satu ke tempat yang lain. berbeda pula dengan cara berjalan orang yang sedang mabuk. Gerak ini timbul karena adanya pengaruh baik dari luar maupun dari dalam. motif dan dasar. yaitu : · Gerak dasar bawah : posisinya dalam keadaan duduk bersila. tetapi dapat juga berupa berlari. secara garis besar dapat kita bagi menjadi dua. secara tak sadar kita menggerak-gerakkan tangan atau kaki mengikuti irama musik. bergulung-gulung. Secara refleks tangan kita akan memukul kaki yang tergigit nyamuk tanpa kehilangan konsentrasi kita pada belajar. kita mengenal latihan ―gerak-gerak dasar‖. jongkok. dsb. mengambil gelas. 2. sedih. Dalam latihan gerak. Business. Cara berjalan orang tua akan berbeda dengan cara berjalan seorang anak kecil. yaitu gerak halus dan gerak kasar. 1. Gerak ini adalah gerak yang kita lakukan secara sadar. melompat. 2. dsb. adalah cara berjalan. Gerak Halus Gerak halus adalah gerak pada raut muka kita atau perubahan mimik. Gerak yang terjadi setelah mendapat perintah dari diri/otak kita Untuk melakukan sesuatu. Guide. tanpa terpikirkan (refleks). 1. Gestures. Jadi gerak teaterikal hanya tercipta pada waktu memainkan naskah drama. adalah gerak-gerak kecil yang kita lakukan tanpa penuh kesadaran Gerak ini kita lakukan secara spontan. · . misalnya saja menulis. Di sini kita hanya boleh bergerak sebebasnya mulai dari tempat kita berpijak sampai pada batas kepala kita. Gerak kasar masih dapat dibagi menjadi empat bagian. misalnya marah.

Latihan ini berguna sekali bagi kita pada waktu acting. indah dan artistik. dan sebagainya. suatu kelompok yang terdiri dari beberapa orang melakukan gerakan yang sama seperti dilakukan oleh pemimpin kelompok tersebut. bergulung-gulung. persis seperti apa yang dilakukan temannya. membentuk lingkaran. hanya waktu berhadapan mata kedua orang tadi saling tatap.· Gerak dasar atas : di sini kita boleh bergerak sebebas-bebasnya tanpa ada batas. dua orang berdiri berhadap-hadapan satu sama lain. seolah-olah sedang berdiri didepan cermin. atau juga bisa dengan memutar-mutar kepala. Latihan ini dilakukan bergantian. Dapat juga sebelum dijatuhkan lengan / tangan tersebut diputar-putar terlebih dahulu. Latihan melenturkan tubuh. sehingga akan terbentuk gerakan yang artistik. Latihan cermin. jongkok. Latihan gerak dan tatap mata. Kemudian seorang lagi membantu mengangkat tangan temannya. Setelah sampai atas dijatuhkan. melompat. BAB IV . Selama melakukan gerakan. Salah seorang lalu membuat gerakan dan yang lain menirukannya. memutarmutar tubuh. maka sekarang kita mencoba untuk memadukan antara vokal dan gerak. Latihan gerak bersama. seseorang berdiri dalam keadaan lemas. Latihan gerak mengalir. Banyak bentuk-bentuk latihan yang dapat dilakukan. 1. 1. seolah kedua pasang mata sudah saling mengerti apa yang akan digerakkan nanti. Dalam melakukan gerak-gerak dasar diatas kita dituntut untuk berimprovisasi / menciptakan gerak-gerak yang bebas. tangan kita jangan sampai terlepas dari tangan teman kita. GERAK DAN VOKAL Setelah kita berlatih tentang vokal dan gerak secara terpisah. Latihan-latihan gerak yang lain : 1. Kemudian salah seorang mulai melakukan gerakan ( menggerakkan tangan atau tubuh ) dan yang lain mengikuti gerakan tangan orang yang menggandeng tangannya. Tujuannya adalah agar vokal dan gerak kita selalu serasi. 1. agar gerak kita tidak terlalu banyak berpengaruh pada vokal. 1. antara lain mengucapkan kalimat yang panjang sambil berlari-lari. sama dengan latihan cermin. suatu kelompok yang terdiri beberapa orang saling bergandengan tangan. yang berdiri didepan mereka. Latihan ini dilakukan dengan memejamkan mata dan konsentrasi.

Rabalah dinding. atau tanah yang baru disiram hujan. dimana setiap benda memiliki nada / suara yang berlainan. Sementara itu seseorang mengetuk-ngetuk sesuatu pada beberapa macam benda. Bentuk-bentuk latihan yang dapat dilakukan. ¨ 1. bus. langit-langit. pakaian. Konsentrasi hanya pada titik tersebut. Lakukan latihan ini dengan mata terpejam. Rasakan dengan menjilat. Ciumlah tangan. sambil memejamkan mata. Juga sifatnya halus atau kasar dan coba juga mengenali bentuknya. pejamkan mata. kaki. Misalnya bau keringat orang yang lewat didepan kita. rasakan dan hayati benar-benar bagaimana baunya. meja. atau benda-benda lain. . juga pakaian kita. bibir. ¨ 1. Duduklah ditepi jalan yang ramai. bagaimana bentuk gigi. Dalam teater kita juga harus menggunakan indera kita dengan baik agar dapat memainkan suatu peran dengan baik pula. tentu saja harus dilatih. bau parfum. Usahakan menatap titik tersebut tanpa berkedip. bagaimana rasa dari sebuah kancing baju.dsb. misalnya suara truk. 1. dsb. Hitunglah berapa kali ketukan pada benda yang sudah ditentukan. sepeda motor. dsb. Mata Duduk bersila sambil menatap suatu titik di dinding. selama mungkin. Rasakan dan kenalilah tubuh kita itu. dingin atau panas. Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menggunakan panca indera kita tersebut. kaki. kepala dan seluruh tubuh kita. batang pensil. sapu tangan. suara sepatu diatas trotoar. asap rokok. baik secara bersama-sama ataupun sendiri-sendiri. asap knalpot. Cobalah untuk mengenali suara apa saja yang masuk ke telinga. kemudian cobalah untuk mengenali bau apa yang ada disekitar kita. lantai. Hal ini sangat perlu dalam teater untuk membantu kita dalam membentuk ekspresi. Telinga ¨ Duduk bersila. Hidung ¨ Duduk ditepi jalan sambil memejamkan mata. Supaya alat-alat indera kita dapat bekerja semaksimal mungkin. suara tawa seseorang diatas sepeda motor. antara lain : 1. Kulit ¨ ¨ Rabalah tangan. tangan yang berkeringat. cari perbedaan antara setiap tubuh. 1.dsb. dan jika bisa seluruh tubuh kita. Lidah ¨ ¨ Rabalah dengan lidah bagaimana bentuk mulut kita. Perhatikanlah bagaimana rasanya.PENGGUNAAN PANCAINDERA DALAM TEATER Manusia yang normal dikaruniai Tuhan dengan lima panca indera secara utuh.

Untuk memperdalam mengenai karakteristik. Bagaimana tingkah lakunya. mimpi. kita tidak hanya memerankan jabatannya. dsb.BAB V KARAKTERISASI Karakterisasi adalah suatu usaha untuk menampilkan karakter atau watak dari tokoh yang diperankan. dirasakan. dsb. maka agaknya perlu juga kita mempelajari observasi. Dengan demikian kita akan menjadi tokoh yang kita ingini. adalah orang-orang yang berkarakter. apa yang dilihat. ataukah hanya sekedar kelakuan yang dibuat-buat. anak kecil. Misalnya : Tokoh (A) … jabatan (lurah) … watak (licik. cara hidupnya. kita akan mengetahui wujud dari tokoh itu. dapat memakai musik pengiring. sopan santun dikampung. . ketika dimarahi guru. kemudian salah satu memberi perintah kepada temannya untuk bertindak / berlaku sebagai tokoh dari apa yang diceritakan. Untuk membantu memberi suasana. imajinasi dan emosi. tetapi juga wataknya. jujur. ilusi. Dengan demikian penampilannya akan menjadi sempurna karena ia tidak hanya menjadi figur dari seorang tokoh saja. pergaulannya. alim. Nah. pura-pura. Untuk itu marilah kita kenali satu persatu. pengecut) Tokoh (B) … jabatan (jongos) … watak (baik hati. Suatu misal. pemabuk. orang buta. Cara-cara melatihnya antara lain :    Menyampaikan data-data tentang suatu kecelakaan. Setelah kita mengenal segala sesuatu tentang tokoh tersebut. tingkah lakunya. cara bicaranya. Tokoh-tokoh dalam drama. Bercerita tentang perjalanan keliling pulau Jawa. berdiri dan berkonsentrasi. dsb. kita dapat peran menjadi seorang pengemis. kakek. Kejadian itu dapat berupa pengalaman. kemungkinan-kemungkinan. atau pengecut. Setelah itu baru kita menirukannya. Agar kita dapat memainkan tokoh yang berkarakter seperti yang dituntut naskah. OBSERVASI Observasi adalah suatu metode untuk mempelajari / mengamati seorang tokoh. kita menyadari bahwa untuk memerankan suatu tokoh. Menyampaikan pendapat tentang lingkungan hidup. ILUSI Ilusi adalah bayangan atas suatu peristiwa yang akan terjadi maupun yang telah terjadi. baik yang dialami sendiri maupun yang tidak. hasil observasi. pemberani. dsb. ramalan. maka kita harus terlebih dahulu mengenal watak dari tokoh tersebut. melainkan juga memiliki watak dari tokoh tersebut. ramah. kebiasaannya. kebakaran. kita harus mengenal secara lengkap bagaimana sifat-sifatnya. dsb. Apakah dia seorang yang licik. dsb. ataupun angan-angan. (yang dimaksud dengan gerak-gerak dasar disini adalah cirri-ciri khas) Dua orang atau lebih. mengalah) Untuk melatih karakteristik dapat dipakai cara sebagai berikut :   Dengan menirukan gerak-gerak dasar yang biasa dilakukan oleh pengemis. Demikianlah. dsb. Jadi seorang pemain drama yang baik harus bisa menampilkan karakter dari tokoh yang diperankannya dengan tepat.

Berangan-angan bahwa kelak akan terjadi perang antar planet. serta apa titik tolak dan inti dari naskah. niat. Hayati dulu musiknya baru mulailah membaca. dalam naskah OBSESI. burung. roman muka (ekspresi). Yang dibicarakan tokoh diatas sebenarnya hanya khayalan saja. Emosi dapat berupa perasaan sedih. pahit. benar-benar dialami sang pelaku. Perempuan berkaca mata gelap. PENGHAYATAN Penghayatan adalah mengamati serta mempelajari isi dari naskah untuk diterpakan tubuh kita. keadaannya. marah. gugup. Perhatikan topi dan tas hitam yang dipakainya. tetapi pemain harus menganggap bahwa roh suci benar-benar ada. pernapasan. dsb. Kemampuan untuk berimajinasi benar-benar diuji bilamana kita sedang memainkan sebuah pantomim. baik itu bentuknya. terjadi dialog antara pemimpin koor dengan roh suci. Telah disebutkan bahwa obyek imajinasi adalah benda atau sesuatu yang dibendakan. Menganggap atau memperlakukan sebuah benda lain dari yang sebenarnya. Hal inilah yang harus kita terapkan dengan baik jika kita akan memainkan sebuah naskah drama. . Dalam contoh lain dapat kita lihat pada sebuah naskah yang didalamnya terdapat sebuah dialog. Niat disini timbul setelah emosi itu terjadi. dsb. Sebagai latihan dapat dipakai cara-cara sebagai berikut :     Sebutkan sebanyak mungkin benda-benda yang terlintas di otak kita. Sebagai latihan cobalah membaca sebuah naskah / dialog dengan diiringi musik sebagai pembantu pemberi suasana. seorang pemain harus dapat mengendalikan dan menguasai emosinya. Kalau ilusi obyeknya adalah peristiwa. maka imajinasi obyeknya benda atau sesuatu yang dibendakan. Hal ini penting untuk memberikan warna bagi tokoh yang diperankan dan untuk menunjang karakter tokoh tersebut. yaitu tingkah laku. dsb. menganggap sebuah batu adalah suatu barang yang sangat lucu. pengucapan dialog. Sebagai contoh. polisi. dewa. dsb. Jadi disini kita sudah mendapat gambaran tentang akting dari tokoh yang akan kita perankan. Rasa-rasanya aku pernah melihat tas dan topi itu dipakai Nyonya Lisa beberapa saat sebelum terjadi pembunuhan‖. ukurannya. Cara-cara yang dipergunakan dalam penghayatan adalah :    Pelajari naskah secara keseluruhan. coba perhatikan perempuan berkaca mata gelap didepan toko itu. Melakukan gerak serta dialog yang terdapat dalam naskah. Misalnya pada waktu kita berperan sebagai Pak Usman yang berprofesi sebagai polisi. Roh suci disini hanya terdengar suaranya. dan bertas hitam tidak terlihat atau tidak tampak dalam pentas. sifatnya. Dalam drama. Emosi juga sangat mempengaruhi tubuh. Juga diatas pentas. penonton akan melihat bahwa apa yang ditampilkan tampak benar-benar terjadi walaupun sesungguhnya tidak terlihat. maka saat itu kita tidak lagi berperan sebagai diri kita sendiri melainkan menjadi Pak Usman yang berprofesi sebagai polisi. IMAJINASI Imajinasi adalah suatu cara untuk menganggap sesuatu yang tidak ada menjadi seolah-olah ada. bertopi. Menganggap sesuatu benda memiliki sifat yang berbeda-beda. dsb. sebagai berikut : ― Hei letnan. artis. dsb. Jangan sampai menyebutkan sebuah benda lebih dari satu kali. kasar. bingung. Misalnya sebuah pensil rasanya menjadi asin. supaya dapat mengetahui apa yang dikehendaki oleh naskah. EMOSI Emosi dapat diartikan sebagai ungkapan perasaan.  Menyampaikan keinginan untuk menjadi raja. Sehingga dengan memandang batu tersebut kita jadi tertawa terpingkal-pingkal. benci. dingin. Sebutkan sebuah benda yang tidak ada disekitar kita kemudian bayangkan dan sebutkan bentuk benda itu. letaknya. misalnya setelah marah maka tinbul niat untuk memukul. termasuk disini segala sifat dan keadaannya. problema apa yang ditonjolkan. manis kemudian berubah menjadi benda yang panas. Tujuannya adalah agar kita tidak hanya selalu menggantungkan diri pada benda-benda yang kongkrit. warna. Contohnya. dsb.

. Seimbang Seimbang berarti kedudukan pemain. Jadi semua bagian panggung harus terwakili oleh pemain atau benda-benda yang ada di panggung. Kecuali kalau memang dikehendaki oleh naskah. Semua penempatan dan gerak yang harus dilakukan harus saling menunjang dan tidak saling menutupi. Utuh Utuh berarti blocking yang ditampilkan hendaknya merupakan suatu kesatuan. Penjelasan lebih lanjut mengenai keseimbangan panggung ini akan disampaikan pada bagian mengenai ―Komposisi Pentas ―.Memiliki titik pusat Memiliki titik pusat artinya setiap penampilan harus memiliki titik pusat perhatian. Hal ini penting artinya untuk memperkuat peranan lakon dan mempermudah penonton untuk melihat dimana sebenarnya titik pusat dari adegan yang sedang berlangsung. Disamping itu setiap penempatan juga harus memiliki motivasi dan harus beralasan. sehingga mengakibatkan adanya kesan berat sebelah. KOMPOSISI PENTAS . Misalnya sama-sama berdiri. .Wajar Wajar artinya setiap penempatan pemain ataupun benda-benda haruslah tampak wajar. melainkan membentuk komposisi-komposisi baru sehingga penonton tidak jenuh. Keadaan seorang pemain jangan sama dengan kedudukan pemain lainnya. dsb. termasuk juga benda-benda yang ada diatas panggung (setting) tidak mengelompok di satu tempat.Bervariasi Bervariasi artinya bahwa kedudukan pemain tidak disuatu tempat saja. oleh karena itu pada waktu bermain kita harus selalu mengontrol tubuh kita agar tidak merusak blocking. Ada juga naskah yang menuntut adanya gerak-gerak yang seragam diantara para pemainnya. Yang dimaksud dengan blocking yang baik adalah blocking tersebut harus seimbang. bahkan kadang-kadang juga sutradara atau naskah itu sendiri sama sekali meninggalkan prinsip-prinsip blocking.BAB VI BLOCKING Yang dimaksud dengan blocking adalah kedudukan tubuh pada saat diatas pentas. sama-sama jongkok. Antara pemain juga jangan saling mengacau sehingga akan mengaburkan dimana sebenarnya letak titik perhatian. utuh. blocking yang baik sangat diperlukan. Dalam drama kontemporer kadang-kadang naskah tidak menuntut blocking yang sempurna. bervariasi dan memiliki titik pusat perhatian serta wajar. Dalam permainan drama. menghadap ke arah yang sama. . tidak dibuat-buat.

Oleh karena itu jangan menempatkan diri atau benda yang kadar kekuatannya tinggi pada bagian yang kuat.Komposis pentas adalah pembagian pentas menurut bagian-bagian yang tertentu. naskah tersebut tidak akan berubah mutunya. 1. jangan terlalu dibuat-buat. Sebuah naskah yang baik harus memiliki tema. Bagian depan lebih kuat daripada bagian belakang. Lakon Dalam cerita drama lakon merupakan unsur yang paling aktif yang menjadi penggerak cerita. dimana setiap bagian pentas mempunyai arti tersendiri. Berikut ini adalah skema komposisi pentas. Biasanya ada 3 dimensi yang ditentukan yaitu : v Dimensi fisiologi . BAB VII NASKAH Setelah kita mengenal berbagai macam dasar yang diperlukan untuk bermain drama. Sebaliknya sebuah atau beberapa drama yang dipentaskan berdasarkan naskah yang sama dapat berbeda mutunya. 1. serta tempat dimana dimainkan naskah tersebut. agar dapat berfungsi sebagai penggerak cerita yang baik. akhirnya sampailah kita pada naskah. pemain / lakon dan plot atau rangka cerita. kondisi. Dari tema inilah kemudian ditentukan lakon-lakonnya. Carilah tempat-tempat yang sesuai agar blocking kelihatan seimbang. Tema Tema adalah rumusan inti sari cerita yang dipergunakan dalam menentukan arah dan tujuan cerita. Komposisi pentas ini dibuat untuk membantu blocking. Bagian kanan lebih kuat daripada bagian kiri. Hal ini tergantung pada penggarapan dan situasi. Sebuah naskah walaupun telah dimainkan berkali-kali. dalam bentuk yang berbeda-beda.oleh karena itu seorang lakon haruslah memiliki karakter. Disamping itu dalam naskah akan ditentukan dimensi-dimensi sang lakon. ciri-ciri badani . Naskah disini diartikan sebagai bentuk tertulis dari suatu drama. 7 4 1 8 5 2 9 6 3 PENONTON Kadar kekuatan pentas dapat dilihat pada urutan nomornya. Walaupun demikian harus tetap dalam batas-batas yang wajar.

plot drama dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu : § Pemaparan (eksposisi) Bagian pertama dari suatu pementasan drama adalah pemaparan atau eksposisi. Kepada penonton disajikan sketsa cerita sehingga penonton dapat meraba dari mana cerita ini dimulai. dll. dengan tingkat kecerdasannya. agama. v Dimensi sosiologi . tingkat kecerdasan. Dalam drama para lakon harus berbicara dan apa yang diutarakan mesti sesuai dengan perannya. peranan dalam masyarakat. keadaan tubuh.usia. Konflik merupakan kekuatan penggerak drama. pendidikannya. dsb. pendidikan. § Klimaks dan krisis Klimaks dibangun melewati krisis demi krisis. Plot adalah suatu keseluruhan peristiwa didalam naskah. Krisis adalah puncak plot dalam adegan. dan membukakan fakta. sifat. menjelaskan perihal tokoh. Pada bagian ini diceritakan mengenai tempat. v Dimensi psikologis . waktu dan segala situasi dari para pelakunya. menggerakkan plot maju. timpang. § Penyelesaian (denouement) Drama terdiri dari sekian adegan. pekerjaan. Jadi eksposisi berfungsi sebagai pengantar cerita. Dialog berfungsi untuk mengemukakan persoalan. kehidupan pribadi. latar belakang kejiwaan temperamen. § Dialog Dialog berisikan kata-kata. dimana didalamnya terdapat krisis-krisis yang memunculkan beberapa klimaks.dll. § Komplikasi awal atau konflik awal Kalau pada bagian pertama tadi situasi cerita masih dalam keadaan seimbang maka pada bagian ini mulai timbul suatu perselisihan atau komplikasi. Plot Plot adalah alur atau kerangka cerita. 1. jenis kelamin. maka lakon yang akan kita perankan akan menjadi tokoh yang kaku. Konflik adalah satu komplikasi yang bergerak dalam suatu klimaks. pandangan hidup. Satu klimaks terbesar dibagian akhir selanjutnya diikuti adegan penyelesaian. bahkan cenderung menjadi tokoh yang mati. dll. sikap dan kelakuan. kecakapan. Apabila kita mengabaikan salah satu saja dari ketiga dimensi diatas. hobby. cirri-ciri muka. Secara garis besar. keahlian dalam bidang tertentu. latar belakang kemasyarakatan status sosial. mentalitas. Sumber: UKM Teater Mimpi Institut Sains Terapan dan Teknologi Surabaya (iSTTS) .

melindunginya dari moncong senapan dan paruh gagak. Dalam kisahnya mengangkat polemik antara tokoh Homo dan Psiko seputar fantasi dan kenyataan yang sering kita agung-agungkan. itulah simbol yang diisyaratkan teater kampus di Sumsel yang tetap eksis hingga kini. Ketua UKM Teater GABI‘91 Unsri. teater di balik teater. Terpisah. silakan duduk. minta tando tangan bae saro. red) masih jarang dijumpai. '08 11:01 AM untuk semuanya JAKABARING – Pentas teater yang digagas kelompok Teori Drama Universitas PGRI Palembang dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-62 yang mementaskan ―Laskar Godlob‖ karya Danarto. (3/8) yang memanggungkan karya kelompok sendiri berjudul ―Wajah‖. Mari minum…kuenya dimakan. tapi mati di tangan ayahnya sendiri. red) ngomongke. ―Inilah keramahan dunia Timur…Ayo. Panggung realis minimalis dengan sedikit sentuhan surealis. Tepakso kami ngais-ngais dulu. pentas drama ini merupakan ruang apresiasi bagi para pelajar dan mahasiswa. dan umum. kami nak nyambut proklamasi di panggung teater. 3—4 Agustus 2007. katonyo kami nak swadana. tidak ada yang nyata. Pentas perdana yang dilakukan secara swadana oleh mahasiswa Pend Bahasa Indonesia FKIP Universitas PGRI Palembang ini bertambah semarak dengan kehadiran UKM Teater GABI‘91 Universitas Sriwijaya. mahasiswa. Jumat. kemudian membunuhnya agar kelak dapat dijadikan sebagai pahlawan. berhasil menyedot ratusan penonton dari kalangan pelajar. UKM Teater GABI‘ 91 Unsri memindahkan proses latihan teater ke atas panggung dalam lakon ―Wajah‖ karya M Yunus. (*) . mako pacak ado bukti.‖ tuturnya. Dekan FKIP Universitas PGRI Drs H Syarwani Ahmad. ―Saya salut pada adik-adik atas keberaniannya membuat pementasan teater. seniman yang juga anggota Komite Teater Dewan Kesenian Palembang mengatakan. ‖ tutur Romai. Bah! Dongeng melulu. seakan memberi ruang penonton untuk menafsir sendiri makna profetik yang disimbolkan dalam peperangan. Kisah ―Laskar Godlob‖ yang dipentaskan Teori Drama Universitas PGRI Palembang bermula orang tua menarik mundur anaknya dari medan perang. sosok perempuan memprotes suaminya dan para penguasa bahwa anaknya itu bukanlah pahlawan. Jumat-Sabtu. Sementara Teater Puncak yang tampil kemarin (4/8) dengan mengusung lakon ―Pertarungan‖ karya Wolfman Kowitz. karena di sini (Palembang. Peran di balik peran. keberanian mahasiswa menyiapkan pertunjukan itu sebenarnya yang memberikan ruang tersendiri bagi perkembangan teater sebelum masuk pada wilayah estetika.Foto: Teater Puncak Palembang Kata kunci: metode terapan 6 komentar Dari Teori hingga Pementasan Drama Proklamasi di Panggung Teater Feb 6. kegiatan tersebut sebagai ajang kreativitas seni yang disuguhkan mahasiswa terhadap keadaan yang hangat dibicarakan masyarakat. Teater Puncak pun tak ketiggalan dengan dua pemain. Menjelang proses pengukuhan. masuk. Minimnya respons lembaga pendidikan terhadap kegiatan tertentu. Berejolah. Dalam penggarapan kisahnya.‖ kilahnya sebelum pentas dimulai. Efvhan Fajrullah. dalam sambutannya hanya menekankan teknis acara. Surono dan Ag Lilik N yang menampilkan naskah ―Pertarungan‖ karya Wolfman Kowitz.. Ai mak itu lah galo ruponyo wong tu amun nak maju. ―Hal–hal bersifat teknis seperti sound system harus diperhatikan. Irama musik klasik yang dipoles nada dari dawai biola menambah satir suasana panggung. ―Bapak yang di kampus (Universitas PGRI. di Graha Budaya Jakabaring. boro-boro nak danai. kehidupan di balik kehidupan.‖ ungkap Halley.‖ Sementara itu. ―Di samping itu. Halley Kawistoro di sela-sela acara mengatakan. mahasiswa semester 4 Pend Bahasa Indonesia FKIP Univ PGRI yang tidak mau proses mereka disepelekan. tidak menyurutkan semangat mahasiswa tersebut untuk menggiring penonton ke gedung pertunjukan.

00—17. Unsri. Namun sebanyak 1. sebagai kontribusi kecil menyemarakkan Visit Musi 2008. kata Liza. di antaranya SMPN 4. Selain itu. masalah yang mencolok adalah pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) beserta adegan-adegan konflik lainnya. ―Sang‖ (Toton Da‘i Permana). ―Pementasan ini merupakan hasil karya mahasiswa sendiri dalam mengimplementasikan materi pelajaran yang didapat di bangku kuliah untuk dipentaskan di panggung dan disaksikan penonton. pada rapat koordinasi (rakor) panitia. Pecak dak langsung. Ketua Jurusan Dra Yenny Puspita MPd. kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi seni bagi masyarakat. pukul 14. ―Diharapkan dari pementasan ini. Inilah yang diangkat salah satu kelompok yang digawangi Dedi Damhudi selaku sutradara kelas 5C. kegiatan ini merupakan pentas akbar yang digagas mahasiswanya.‖ papar Yenny tak kuasa menahan senyum. ketua panitia dengan senyum bersambut. serta ―Kasarung‖ (W Hermana HMT). menampilkan enam lakon.00 WIB. Semuanya dinilai dalam pelaksanaan ujian semester mata kuliah pementasan drama dan teater. ―Patung‖ dan ―Kursi‖ (Anwar Putra Bayu). teriakan histeris. kami pengen (mahasiswa. Sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang hangat diperbincangkan banyak kalangan. dosen pementasan drama dan teater. ―SND bisa jadi ajang peningkatan kreativitas dan apresiasi seni. Kamis—Sabtu (31/1—2/2). yaitu: ―Atas Nama Bawah‖ dan ―Baby‖ karya Efvhan Fajrullah. dalam menggarap ―Kursi‖ yang diadopsi dari karya Anwar Putra Bayu. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari yang berakhir Sabtu (2/2). Dalam mengekspresikan penguasaan panggung. Pemahaman alur cerita memang dikuasai para pemain. wakil sutradara. dibantu Dwi Apriyadi. ―Baru kali kedua mahasiswa kita (JPBS. yaitu ―Atas Nama Bawah‖ dan ―Baby‖ karya Efvhan Fajrullah. Universitas PGRI Palembang. Senin (28/1) lalu. Jurusan Bahasa dan Seni. SMA Tunas Bangsa.400 penonton tetap saja larut dalam apresiasi pementasan tersebut. serta ―Kasarung‖ (W Hermana HMT). ―Patung‖ dan ―Kursi‖ (Anwar Putra Bayu).‖ ujar Liza Murnivianti SPd.Geliat mahasiswa berkesenian kembali bakal menundang senyum penonton drama pentas di metropolis. ―Sang‖ (Toton Dai Permana). red) melok pulo meramike Visit Musi. red) oleh penonton yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Dalam pementasan drama ini.‖ ujar komedian kampus itu dengan improvisasi menawarkan tiket masuk seharga Rp3 ribu untuk 1 orang sekali pertunjukan. hingga tertawa pun membahana dalam gedung pertunjukan tersebut. lakon yang akan dipentaskan. tambah Singgih. namun ada beberapa lakon yang masih sulit dimengerti (absurd. di Graha Budaya Jakabaring. jingok bae tiket pentas kami ado gambar Ampera. Lakon ini mengisahkan perebutan kursi jabatan para calon pemimpin. . mengutarakan. semuanya adalah mahasiswa semester lima berasal dari enam kelas. Sementara. red) melakukan pentas drama di luar kampus dan disaksikan oleh publik. Kamis (31/1) hingga Sabtu (2/2) menggelar pentas Semarak Nuansa Drama 2005 (SND ‘05) di Graha Budaya Jakabaring. muncul bakat-bakat yang terpendam sehingga ada regenerasi terutama bidang seni. karakter dan alur cerita serta penjiwaan dapat meletupkan emosi dan ekspresi penonton. enam pertunjukan bertajuk Semarak Nuansa Drama (SND) akan digelar mahasiswa semester lima Prodi Pend Bahasa dan Sastra Indonesia Jurusan Pend Bahasa dan Seni (JPBS) FKIP Universitas PGRI Palembang. didampingi Kaprodi Dra Hj Siti Rukiah MPd. SMAN 15. Senada dikatakan Singgih Harun. dan lainnya.SND Undang Senyum Penonton PALEMBANG . Pasalnya. Tegang.Untuk kali kedua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. (*) Berani Pentas Teater di Luar Kampus PALEMBANG . Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).‖ harap Liza.

Drama juga dari kata yunanai 'dran' yang berarti berbuat. ARTI TEATER Ada yang mengartikan sebagai ―gedung pertunjukan‖. reog. Secara etimologi (asal kata). drama haruslah melahirkan kehendak dengan action. Didasarkan pada naskah yang tertulis (hasil seni sastra) dengan atau tanpa musik. ―Secara keseluruhan isi cerita. Akhirnya. kita ingin memberikan gambaran bahwa menjadi pemimpin itu tidak mudah. Misalnya wayang orang. bertindak. Alasannya. Dengan demikian maka kata teater selalu mengandung arti pertunjukan/tontonan. tidak perlu menggunakan kekerasan fisik dan cara culas lainnya. ada yang mengartikan sebagai ―panggung‖ (stage). Mereka sendiri merasa tidak berhasil dengan amanah tugas yang diembannya sehingga banyak rakyat kecil yang dirugikan. banyak cobaan dan rintangan yang harus dihadapi. teater adalah gedung pertunjukan (auditorium).Teater berasal dari kata yunanikuno "theatron" yang secara harfiah berarti gedung/tempat pertunjukan. sang pemimpin mencopot sendiri jabatannya. kursi jabatan pemimpin menjadi kosong. action (segala yang terlihat di pentas) yang menimbulkan perhatian. berlaku. dan saling tendang sehingga suasana terlihat gaduh dan mencekam. disaksikan oleh orang banyak. situasi. saling pukul. Saling cekcok. drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak (life presented in action). dalam persaingan menuju pucuk pimpinan. Arti kedua. memiliki arti yang sama. lenong. Selain itu. tapi berbeda uangkapannya. Karakter iringan musik pun ikut larut dengan suasana. Jadi drama bisa berarti perbuatan atau tindakan. banyak rakyat kecil yang masih susah dan perlu diperhatikan. Dengan kata lain. ludruk. Dalam arti luas teater adalah kisah hidup dah kehidupan manusia yang dipertunjukkan di depan orang banyak. Yang penting adalah pemikiran logis dan menyejahterakan masyarakat. tidak mudah untuk jadi pemimpin. Akhirnya. APA PERBEDAAN DRAMA DENGAN TEATER Teater dan drama.Tokoh-tokoh dalam lakon itu. Para pemimpin pun merasa jenuh dan berat dalam memegang tampuk jabatan.‖ simpul Dedi diamini Dwi. dulmuluk. tutur Dwi. '07 3:13 PM untuk semuanya TEORI DAN TEKNIK TEATER BEBERAPA PENGERTIAN Kata drama berasal dari bahasa Yunani draomai yang berarti berbuat. Menurut Ferdinand Brunetierre. dengan media. menurut Moulton. percakapan dan laku. ARTI DRAMA Arti pertama dari drama adalah kualitas komunikasi. dan ketegangan pada para pendengar. dengan atau tanpa dekor (layer). berlaku atau beracting. Dalam arti sempit teater adalah kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan dalam pentas. saling jegal dengan ikon tarik-menarik kursi. drama adalah kesenian melukiskan sifat manusia dengan gerak. Arti ketiga drama adalah cerita konflik manusia dalam bentuk dialog yang diproyeksikan pada pentas dengan menggunakan percakapan dan action dihadapan penonton (audience). kehebatan (axciting). Menurut Balthazar Vallhagen. Drama . gerak. Bahkan menilai dirinya gagal dalam menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin. (*) Kata kunci: press release tidak ada komentar Workshop Keaktoran Sep 30.

penataan set.cenderung memiliki pengertian ke seni sastra. . setiap organ tubuh memiliki fungsi sendiri. Bunyi. Teater ibarat laboratorium kehidupan itu sendiri. Tubuh. di mana segala macam orang dengan segala macam fungsinya tergabung dalam suatu koordinasi yang rapi. Kesimpulan teater tercipta karena adanya drama.Urusan Publikasi . 3. set.). Sebagai contoh seorang urusan pendanaan.Penata setting . TEATER SEBAGAI ORGANISASI Proses Teater merupakan sebuah proses organisasi (bentuk kerja kolektif. Didalam seni sastra. musik dan unsur-unsur lain). rias dan kostum. sebagai unsur penunjang ( bunyi benda.Urusan Dokumentasi . bunyi-bunyian. ia harus memikirkan seberapa besar dana yang dibuhtuhkan? Dari mana dana itu didapatkan.Keungan Produksi / Bendahara . 5. Gerak.Sekretaris Produksi .Urusan Kesejahteraan . Dari rumusan diatas dapt ditarik kesimpulan bahwa unsur-unsur teater menurut urutannya adalah sebabagai berikut : 1.Perias / Make Uper .fiksi dan narasi ). atau layaknya seperti sebuah negara. bunyi dan rupa yang dijalin dalam cerita pergulatan kehidupan manusia. property dan lain-lain).Property Master . Berikut ini contoh elemen dari sebuah grup teater dalam mengadakan sebuah produksi.Sutradara .Penata Cahaya . WORKSHOP KEAKTORAN ------------------------------- . Jikalau kita memandang elemen dalam grup teater. Suara. Teater bukanlah tempat untuk melarikan diri ataupun untuk mencari perlindungan‖. sebagai unsur penunjang ( kata/untuk acuan pemeran) 4.Urusan Ticketing atau karcis .Pimpinan Produksi .Urusan Perlengkapan . Lakon sebagai unsur penjalin ( cerita.dan juga mencakup juga pengertian sampai batas-batas yang sentimentil). sebagai unsur penunjang. drama setaraf dengan jenis puisi.Penata Kostum . ada kesamaan dengan elemen dalam tubuh kita sendiri. manusia sebagai unsur utama ( pemeran/pelaku/pemain) 2. Teater merupakan sebuah tindak budaya. (akting pemain.efek dan musik). Apalagi peristiwa atau cerita tentang manusia kemudian diangkat kesuatu pentas sebagai suatau bentuk pertunjukan maka menjadi suatu peristiwa Teater.Art Director / Pimpinan Artistik .Penata Musik Setiap elemen memiliki tugas sendiri-sendiri dan sudah seharusnya untuk bertanggungjawab penuh atas tugas itu (secara profesional). prosa/esai.non cerita. seperti hal nya diri manusia itu sendiri. baik organisasi penyelenggaraannya (panitia produksi) maupun segi seni-seninya (penyutradaraan.Urusan Pendanaan . Rupa sebagai unsur penunjang ( cahaya. Keberhasilan suatu pertunjukan teater dapat juga sebagai keberhasilan suatu seni organisasi. Begitupula seorang Sutradara yang bertanggung jawab atas pola permainan panggung. cahaya. RUMUSAN TEATER Teater adalah salah satu bentuk kegiatan manusia yang secara sadar menggunakan tubuhnya sebagai unsur utama untuk menyatakan dirinya yang diwujutkan dalam suatu karya seni suara.Stage Manager . Drama juga berarti suatu kejadian atau peristiwa tentang manusia. seperti yang diungkapkan Peter Brook ―Teater akan menjadi tempat yang indah bagi orang-orang yang mabuk dan kesepian. 6.Penata Cahaya . permainan. tetapi saling berhubungan dan tergabung dalam fungsi yang sempurna.

Gesture Gesture adalah impuls (rangsangan). di atas panggung. Pertanyaan tersebut dilanjutkannya pula dengan Apa yang harus aku lakukan dengan kedua kakiku. konsentrasi. kita akan memaksimalkan delikan mata. Relaksasi bukan berarti berada dalam keadaan pasif (santai) tetapi keadaan dimana semua kekangan yang ada di tubuh terlepas. Meskipun bermacam gerakan sudah bagus. Melatih kelenturan tubuh. gesture. Banyak aktor pemula selalu gagal dalam menampilkan segi kesempurnaan Artistik. 3. Mimik merupakan sebuah ekspresi. Relaksasi adalah hal yang sangat penting bagi semua performer.. namun kalau di Indonesia sangat mungkin berangkat dari pencak silat atau tari daerahnya masing-masing seperti kebanyakan aktor cirebon dengan masres (sejenis teater tradisional cirebon) yang banyak menguasai tari topengnya. agar mencapai kepekaan respons terhadap segala sesuatu. TUBUH 1. mencapai dunia luar dalam bentuk yang bermacam-macam. melainkan keadaan yang cukup aktif dan positif. sehingga permainannya akan terasa hambar. postur. Langkah awal untuk menjadi seorang aktor yang cakap adalah sadar dan mampu menggunakan tubuhnya dengan efisien. infleksi nada. dalam keadaan rileks. dan lain-lain akan terpancar lewat mata. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh aktor adalah kebutuhan untuk relaksasi. Olah tubuh bisa dilakukan dengan berbagai pendekatan pada balet. Baik itu di dalam kelas. sebelum menghadapi latihan-latihan lainnya. 5. Dalam media ini. secara berkesinambungan. pipi. Gestikulasi Bahasa tubuh adalah media komunikasi antar manusia yang menggunakan isyarat tubuh. memulai dari organ yang paling atas. kepekaan. 4. . Ekspresi Kemampuan Ekspresi merupakan pelajaran pertama untuk seorang aktor. dimana ia berusaha untuk mengenal dirinya sendiri. gerak. Sunda dan banyak tempat yang berangkat dari tradisinya dan kemudian dikembangkan pada tujuan pemeranan. menjadi titik sentral yang akan dilatih. Relaksasi bukanlah keadaan menta dan fisik yang tidak aktif. Untuk mencapai relaksasi atau mencapai kondisi kontrol mental maupun fisik diatas panggung. kerutan dahi. konsentrasi adalah tujuan utama.A. rahang. Olah Mimik Perangkat wajah dan sekitarnya. Aktor pemula biasanya tidak dapat dengan mudah merespons sebuah perintah untuk relak. Bahkan cukup universal untuk disampaikan kepada binatang sekalipun. akan kurang meyakinkan ketika ekspresi matanya kosong dan berimbas pada dialog yang akan kurang meyakinkan penonton. Segala sesuatu yang mengalihkan perhatian ataupun yang mencampuri konsentrasi seorang aktor atas sebuah karakter. karena pada waktu puncak klimaks selalu diserang oleh kekakuan. posisi dan perangkat inderanya. Ekspresi sangatlah menentukan permainan seorang aktor. gerakan mulut. aktor akan menunggu dengan tenang dan sadar dalam mengambil tempat dan melakukan akting. Kemampuan ekspresi menuntut teknik-teknik penguasaan tubuh seperti relaksasi. Relaksasi Realaksasi adalah hal pertama yang haru dilakukan dengan cara menerima keberadaan dirinya. kita akan memahami bahasa universal tubuh manusia dalam aksi maupun reaksi di kehidupan sehari-hari. Ini memungkinkan seorang aktor untuk mengekspresikan dirinya saat masih didalam kontrol faktor-faktor lain yang bekerja melawan cara pemeranan karakter yang baik. leher kepala. dan mata merupakan pusat ekspresi. hal ini disebabkan berkaitan dengan aspek-aspek fisik kepekaan dan emosi akting ketika berada dihadapan penonton. ketetapan tubuh. Ada korelasi yang sangat dekat antara pikiran dan tubuh. Si aktor akan berusaha meraih ke dalam dirinya dan menciptakan perasaan-perasaan yang dimilikinya. dalam latihan. dan diksi pun kena. bisa mungkin keluar dalam bentuk kata-kata atau bunyi). Tangisan. yang katanya Apa yang kau lakukan dengan kedua tanganku. cenderung dapat merusak relaksasi. Dengan kata lain. Dalam olah mimik ini. adalah cara-cara berkomunikasi yang lebih universal dari pada bahasa yang kita mengerti. mengalami ketegangan urat. suara telah jadi jaminan. Bowskill daalam bukunya menyatakan ―Stage and Stage Craft‖. Perasaan marah. Kita menggunakan cara-cara non linguistik ini untuk mengekspresikan ide-ide sebagai pendukung berbicara. maupun paska produksi. juga tentu di Bali. 2. Olah Tubuh Warming-Up atau pemanasan sebaiknya menjadi dasar dalam pelajaran acting. Latihan ini ditempuh untuk mencapai kesiapan secara fisik. cinta. Seorang aktor harus dapat mengontrol tubuhnya setiap saat dengan pengertian atas tubuh dan alasan bagi perilakunya. hingga yang paling bawah. 6. postur dan infleksi (perubahan nada suara. Jadi. perasaan atau reaksi yang menimbulkan energi dari dalam diri yang selanjutnya mengalir keluar. relaksasi adalah hal yang penting dalam upaya mencapai tujuan utama dari seorang performer. kreativitas dan kepunahan diri (pikiran-perasaan-tubuh yang seimbang) seorang aktor harus terpusat pada pikirannya.

senantiasa merasakan kehangatan udara di dalam tubuh dan dinginnya udara yang kita hisap tersebut. senam. . tari-tari. Ketimpangan akan menghasilkan ketimpangan. simpanlah tangan di pundak untuk merasakan dorongan napas pada diafragma. latihan menempatkan suara diksi. dari cabang-cabang beladiri seperti pencak silat. Berlatih pernapasan banyak ragam dan caranya. tata rias. karena kedudukan suara dalam hal ini hanyalah merupakan salah satu alat ekspresi dan totalitas diri kita sebagai seorang pemain (aktor).Berbaring rata di lantai dan bernapaslah pada posisi tersebut. berbagai jenis latihan bernapas. Hingga gerakkan dapat tercipta dengan gerakan artistic. . Latihan pernapasan bisa dilakukan dengan berbagai cara. baik yang menyangkut kegiatan indrawi. jadi pernapasan yang berlangsung alami adalah citra dari rileks itu sendiri. karena pernapasan diafragma akan memudahkan kita dalam mengendalikan dan mengatur penggunaan pernapasan. bibir. rasakan seluruh pergelangan kaki terlepas. . . Untuk mengendurkan ketegangan urat ada bermacam cara latihan. perasaan. Olah tubuh sebaiknya dilakukan sau jam setengah setiap hari. apabila hal ini menimpa organ suara maka seorang yang mampunyai suara baik menjadi parau bahkan bisa kehilangan suara. pelupuk mata seluruhnya rileks. Namun ada beberapa catatan penting yang harus dilakukan untuk tujuan pernapasan dalam pemeranan (acting).Kekejangan ini memberikan pengaruh buruk pada emosi bagi pemeran yang sedang menghayati perannya. Latihan 2 . yaitu: Latihan 1. pantomim. karate. Biarkan wajah kita terasa berat pada tulang tulang wajah. Tari Klasik. dalam dua tahun terus menerus. biarkan pipi. . jika menimpa tangannya akan menjadi kaku. Pernapasan ini sangat baik dalam usaha menghimpun ―tanaga dalam‖ yang mengolah vibrasi.Pada saat udara masuk ke dalam tubuh dan terhisap oleh mulut atau hidung. Pengertian ‗penguasaan diti secara utuh‘ menuntut suatu keseimbangan seluruh aspek serta alat-alatnya. biarkan otot-otot seluruh tubuh dan kepala sampai rahang di samping telinga kita rileks hingga gigi kita tidak terkunci juga lidah tidaklah lengket pada bagian atas mulut. Ulangi itu terus menerus dengan intens.Tariklah napas secara mendalam tanpa paksaan. engsel-engsel lututpun terisi udara biarkanlah tulang paha kita rileks sehingga daging dan otot-otot menjadi satu dengan tulang-tulang. rasakan daya beratnya. Main anggar. B. rahang menjadi seperti jatuh demikian juga dengan lidah yang tidak saling menyentuh. pikiran atau yang bisa disebut segi-segi dalam dari seni acting. rasakan rasa lega yang mendalam di dalam tubuh lalu hayatilah udara turun keperut dengan emosi yang selalu terjaga (konsentrasi). Bayangkan sendi-sendi pinggang dan tuang paha berisi udara sehingga seluruh tubuh tidak lagi memberatkan kaki. jika kekejangan itu menyerang kaki maka orang itu berjalan seakan lumpuh. atau berenang sekalipun. subjeknya: Senam irama. ketegangan otot ini justru melindungi bagian lemah badan kita yakni ulu hati. pusatkan pikiran kea rah telapak kaki kita. untuk memperoleh aktor yang enak dipandang mata. masuk ke pusat dan keluar kembali.Berbaring dilantai. hanya bagian inilah yang tegang. rileks bukan berarti tidak ada control terhadap tubuh namun control sering kali membuat kita justru menjadi tegang. SUARA Penguasaan suara dalam seni acting pada dasarnya adalah penguasaan diri secara utuh.Rasakan tubuh kita di lantai melorot rileks tariklah napas secara penuh untuk merasakan sensasi-sensasi yang terjadi pada tubuh kita saat di lantai akibat pernapasan yang alami itu. . sebab tidak mengakibatkan ketegangan pada peralatan pernapasandan peralatan suara dan juga mempunyai cukup daya untuk pembentukan volume suara. dengan melalui latihan gerak. Biarkan otot punggung dan perut kita meleleh seperti air. Pernapasan Diafragma Otot-otot akan berkembang dan menegang ketika kita menghisap napas. Bayangkan seluruh nadi terisi udara. ke ujung-ujung jari. Kemudian otot-otot samping bagian punggung pun ikut pula mengembang lalu mengempis saat napas dihembuskan kembali. biarkan punggung rileks dan tidak usah memaksakan tulang punggung menjadi rata. maupun yang menyangkut segi-segi luarnya seperti tubuh dan suara. Pernapasan melalui diafragma inilah yang dirasakan paling menguntukan dalam berolah vocal. bernyanyi. Posisi diafragma adalah diantara rongga dada dan rongga perut. Keuntungan lain yang diperoleh adalah pada saat ita menahan napas otot-otot diafragma tersebut tegang.Waspadai bahwa ditengah kediaman tubuh kita yang rileks itu akan tidak terelakan sebuah kondisi yang mudah untuk jatuh apabila napas keluar dan masuk dari tubuh. . rasakan tubuh betul-betul rileks. dan dapat lahir dari inter akting (gerakan dalam).Pada saat merasakan udara yang masuk kedalam tubuh ksenantiasa melakukan penghayatan pada udara tersebut.

pppp.. 4. menurut MAURIZE ZOLOTOV merupakan bagian dari isyarat ataupun symbol. . putus asa.bbb-. Tahap ketiga Pada tahap ini lakukan laatihan dengan menahan napas sambil berjalan. dengan menahan beberapa saat lalu di hembuskan dengan melalui teriakan. Tahap Kedua. lagu (gaya) berata.b----. keluarkan melalui mulut.ppp-. memberi kualitas kejelasan suara dari sebuah kata yang diucapkan.pppp-ppppp bbbbb ppppp 2.bbb---bbbb. kemudian hembuskan sambil mengeluarkan suara. Latihan olah vokal melalui latihan speech (ucapan) 1.Ulangi dorongan kausalitas tersebut dengan latihan yang intensif.p-----pp---. hisap lah udara sebanyak-banyaknya lalu tahan. Sebaliknya dapat dilakukan dengan sebaliknya. Ini dilakukan berulang-berulang. Diksi Ucapan. kedudukan social. biarkan seluruhnya bergerak secara alami dan teratur Olah Vokal Vokal (Suara) dan Speech (ucapan) amatlah penting di dalam sebuah pementasan sebuah drama.Hal yang paling penting adalah menghindari ketegangan-ketegangan. lalu tahan salurkan ke rongga Dada.bb----bbb-. Melengkapi variasi.bbbb-- . Menyalurkan kata-kata drama kepada penonton. Memuat informasi tentang sifat dan perasaaan – pemeranan missal : Tentang umur. Tahap Pertama Pada tahap pertama pada latihan olah vokal .p----. 3. berlari ini dilakukan berulang kali. kemarahan.bbbb.bb---.pp---. p----. Hisap udara melalui melalui dada salurkan ke Rongga dada hisap udara melalui perut. Diksi.pp----ppp-. Latih aga dapat membedakan dengan jelas membedakan antara huruf-huruf p dengan b.b-----bb---. 2. kegembiraan. b----. t dengan d. Tahap keempat. selalu merasakan bahwa saat latihan kita adalah bagian alam semesta ini. Memberi arti-arti khusus pada kata-kata tertentu melalui odulasi suara. menentukan suara yang harus dipergunakan. lafal. jabatan. menurutnya ada kalimat Emosional untuk menyatakan perasaan dan ada pula kata-kata yang dapat digunakan sebagai senjata mencapai kekuatan. 5. emosi terjaga. apabila tahap sudah dapat dilakukan bisa dilakukan dengan memainkan variasi pernapasan. Cobalah : 1. Bernapas di dalam air. k dengan g. Menurut Henning Nelms tentang speech ada lima : 1.ppp---pppp. Mengendalikan perasaan penonton.

Tidak usah lama. lalu beralih pada yang lain. sebab pembangunan cenderung untuk meninggi begitu cepat hingga ucapan ketiga. pemeran dituntut untuk dapat menjadi perwujudan watakwatak yang nyata. Vokal sebagai salah satu media pengungkapan ekspresi aktor. Bagi Masa Depan Teater) Kemampuan Vokal bagi seorang aktor adalah syarat utama agar bisa memainkan peran dengan baik. jarak. Latihan pernapasan kita menjadi stabil dan efektif dalam menunjang pembentukan suara. teknik pernapasan adalah sesuatu yang penting karena merupakan sumber tenaga penggerak atau penggetar pita suara kita. Untuk memperoleh hal itu maka gerazkan bibir sebanyak mungkin. Maka satu penanjakan agi sudah tidak mungkin. maka dari permulaan dibangunlah : (1) volume. Tempo sangatlah penting artinya. usia tokoh dan lainnya. Demikian berulangulang dilakukan. Lemaskan badan selemas-lemasnya. (Eka Gandra. setelah betul-betul lemas aturlah napas seenak mungkin. atau membangun dalam dua atau tiga unsure sekaligus. Informasi tentang alur cerita. Ia juga mampu menampilkan variasi-variasi suara dengan baik seolah berbicara seperti kebiasaan sehari-hari. (3) variasi. kecepatan. Jika aktor tekun melatih perangkat suaranya lewat latihan yang benar dan teratur. duduk atau tidur terlentang. dipergunakan. Coba pula pada huruf-huruf yang lain dengan cara yang sama. dia akan lebih mudah dalam memainkan perannya. Belajarlah memberi tekanan pada suatu kata dengan memberi sedikit jeda sebelum dan sesudahnya. karakter tokoh. melatih organ suara merupakan hal yang paling pokok. Misalnya mengucapkan kata dengan lemah dalam saaatu kalimat yang nyaring. Tapi menuntut latihan. lambat tanpa bersuara. Aktifkan gerakan bibir. 3. emosi. merupakan media penyampai informasi melalui dialog. (Eka Gandra. Perubahan dalam pikiran dapat diperlihatkan dengan jeda atau dengan perubahan tiba-tia pada nada serta volumenya. Dan hendaknya tersampaikan secara jelas melalui keterampilan pemeran dalam menyampaikan dialog. Bagi Masa Depan Teater) Dilakukan dengan sikap berdiri. kondisi. Akan sangat efektif bila dilakukan secara rutin tiap pagi atau sore. dilokalisir dengan baik sesuai dengan kebutuhan peran. Sesudah itu dengan bersuara. 4. Suatu kata dapat diberi tekanan dengan mengubah tempo dan volumenya. Tekanan Tekanan dicapai dengan kontras. (4) jarak. Bagaimana produksi suara kita. Kehilangan kandungan makna yang akan disampaikan Kebiasaan bicara cepat itu bisa dihilangkan dengan berlatih membiasakan ucapan-ucapan lambat. 2. hingga semua dapat jelas terbedakan. Ini mungkin efektif. Pencapaian dalam materi ini adalah menciptakan aktor dengan perangkat vokalnya yang efektif dan elastis sehingga mampu menyesuaikan takaran volume suaranya dengan kondisi apapun. (2) intensitas emosi. Biasanya baik membangun dengan satu unsure. dan sebagainya dari kata terakhir pemain sebelumnya. maka tiap pemain berkata pada saatu titik tinggi dalam volume. Mula – mula mengucapkan serentetan kata atau atau kalimat hanya dengan gerakan bibir saja. Membangun satu unsure dari keempat unsure di atas secara teknis amatlah sulit. Gerakan bibir merupakan sesuatu yang amat penting bagi pengucapan yang jelas.bbbbb ppppp bbbbb (tanda garis hubung merupakan ketukan jarak) Ulang-ulangilah latihan ini. Melalui vokal seorang aktor harus mampu menggali kedalaman karakter tokoh dan nuansa dramatic shingga mampu menggugah imajinasi dan empatik penonton. memuncak. Dalam olah vocal. Tarik napas perlahan . Kata dapat diberi tekanan dengan merendahkan volume. Memuncak Bila dua pemain atau lebih harus bersama-sama membangun satu reka-rekaan yang disebut topping. Saja. Olah Vokal Sebagai media ucap dalam berakting. setting peristiwa. Cukup barang sepuluh atau lima belas menit saja. Bentuk Ucapan Suatu ucapan Panjang atau pendek umumnya membangun klimaks. Tempo yang terlalu cepat hanya memberi kesan suara ribut. tetapi tanpa kehilangan kesan teaterikal. Dengan laku vocal.

Agar ada variasi dan tidak membosankan. tempelkan ujung lidah pada gigi serri bawah lalu doronglah lidah keluar.Langit-langit Terdiri dari langit-langit keras dan langit-langit lunak. bibir membuat bulatan dan jangan lupa tarik bibir kearah depan tetap diperhatikan. merupakan bagian penting dalam pembentukan suara maupun pengucapan.Doronglah rahang bawah ke muka lalu buka ke bawah lalu tarik kea rah dalam/ leher lalu tutup mulut. dibutuhkan kelenturan alat-alat pengucapan.Ucapkan dalam satu helaan napas hitung berapa pengulangan bunyi: wawawawawawawawa. Trerrrrrrrrrrrr. langit-langit berperan juga sebagai dinding resonator pada rongga mulut. berulang-ulang. tepat dan jelas. Latihan: . Pada bentuk bunyi I. bibir seolah pada posisi menguap membentuk lonjong maksimal. Lakukan latihan-latihan seperti ini: . Pada latihan pertama biarlah dulu pada nada yang tetap kemudian coba dalam nada-nada yang lain. otot bibir berulang membentuk bunyi U-A-U-I-U-A-O-E. . dorong ke muka kembali dan lakukan seterusnya berulangulang semakin cepat.Menjulurkan dan menarik ke atas => bawah.Lidah Lidah sangat berperan dalam membentuk bunyi huruf-huruf mati seperti C-D-L-N-R-S-T dan lainnya. Lakukan dengan diiringi latihan dan pernapasan. menjadi MU-BA-PU-MI-BU-PA-MO-BE berulang-ulang dari lambat ke sedang dan cepat. e. kemudian tahan kembali dalam tempo yang tetap sama => kemudian tarik dan seterusnya berulang-ulang. yayayayayayayayayaya . o pada saat menghembuskan napas. Pada bentuk O. Pengucapan Untuk dapat berartikulasi dengan baik. Latihan ini hendaknya dilakukan setiap hari. Artikulasi yang baik. Berlatih dengan menyuarakan a. kemudian tahan kembali dalam tempo yang sama dengan menarik napas. . .Rahang Membantu pembentukan rongga mulut.Tempelkan ujung pada gigi seriates lalu dorong lidah keluar. rahang rapat. . Lidah yang lincah akan dapat menentukan pembentukan lafal yang baik.Gerakan rahang bawah ke kanan dan kiri. lakukan berulang-ulang. Usahakan agar setiap napas yang keluar benar –benar memproduksi suara sehingga tidak ―over‖. yang lebih rendah atau lebih tinggi. Pada saat menyuarakan huruf u bibir dibentuk mengkerucut tarik semaksimal mungkin kedepan. i. Pada bunyi A. Alat-alat tersebut antara lain: . Selain itu. . Latihan dengan membentuk mulut dengan ruang gerak yang maksimal.Bibir Sangat berperan dalam membentuk huruf-huruf hiduo dan huruf M-B-P.Tutup dan buka mulut selebar mungkin. percepatan temponya semakin cepat dan cepat lagi.Menjulurkan dan menaril lidah berulang-ulang . Latihan lidah: . gerakan tubuh anda seperti seorang pesilat dengan gerakan dasar yang mudah saja. u. akan dapat dicapai dengan menempatkan posisi yang wajar tetapi dengan penggunaan tenaga efektif dan terkontrol. . Lakukan latihan dengan menyuarakan gabungan huruf mati dengan huruf diatas. Lakukan latihan ini berulang-ulang mulai dengan tempo membentuk lambing-lambang bunyi. bibir seolah ditarik pipi ke samping sehingga mulut nampak pipih. semakin lama tempo hitungan diperlambat sesuai dengan kemampuan yang dicapai.sekali (lima detik) lalu tahan => himpun napas pada diafragma dalam tempo yang sama dengan waktu menarik napas => hembuskan perlahan sama seperti menarik napas.Buat lingkaran dengan rahang arah bergantian ke kanan dan ke kiri. . . Latihan-latihan dimaksud untuk mencapai tingkat kelenturan sehingga lidah tidak saja lemas dan lincah tetapi juga mempunyai kemampuan seseorang yang mengalami kesulitan dalam membentuk bunyi R dan T. samping kanan => kiri dan kemudian menjulurkannya untuk membuat gerakan berupa lingkaran.Tutup mulut lalu bunyikan Bberrrrrrrrrrrrrrr.

Latihan 2 : .. Pembentukan Suara Napas yang keluar melalui Trachea sesampainya pada larynx akan menggetarkan pita suara.Tariklah napas dan keluarkan seperti suara jenis unggas (bayangkan menjadi burung. Misalnya ke rongga resonator dada. .Mengatur atau mengolah tempo pengucapan. . rongga hidung atau rongga dada. ayam. Saat melakukan ini dapat dirasakan langit-langit bergerak ke atas dan ke bawah.Tariklah napas dan keluarkan seperti suara angina itu sendiri.Cobalah kata-kata apa saja dari mulut. rasakan efek napas tersebut pada langit-langit atas mulut. NG. .Menaikkan dan menurunkan volume suara. .Cobalah baca beberapa teks lakukan dengan alami dan bertahap lewat vibrasi yang volumenya di tambah. kemudian lakukan seolah anda mengucapkan bunyi M. mulut atau hidung. baik rongga mulut. barulah kita mencoba dengan membaca dialog.Tariklah napas dan keluarkan dengan suara seperti seolah sedang berbisik. rasakan bagaimana kandungan napas dan suara yang keluar.Seluruh latihan ini dilakukan secara alami dan intens. tekan langit-langit ke atas dank ke bawah pula.Tutup mulut dalam keadaan rapat. Namun demikian suara tersebut baru akan terdengar baik bilamana terlah beresonansi pada salah satu resonator. B.Tariklah napas dan keluarkan dengan teks dan seolah suara itu menyerupai angina. Latihan 3 : .Mengatur atau mengolah warna dan texture suara. seperti: . tetapi kalau rongga mulut ditarik melebar kesamping maka suara yang diproduksi akan terdengar ‗cempreng‘. Misalnya. kalau bentuk rongga mulut bulat maka suara yang diproduksinya akan bulat pula. Latihan 1: . . Seorang aktor juga harus bisa mengolah beberapa warna vokal sesuai tuntutan scenario. ajah. N. bebek.Tariklah napas dan keluarkan seperti angina.Tariklah napas dan keluarkan seperti suara binatang berkaki empat (bayangkan harimau.Setelah seluruhnya peralatan pernapasan dan peralatan pengucapan kita latih dengan baik.Meninggikan dan merendahkan frekwensi nada bicara. dank arena getaran itu timbulah suara.Seluruh latihan ini dilakukan secara alami dan intens. . Bacalah dengan volume yang sedang dan rasakann pula dorongan napas diafragma. .Cobalah berdialog improvisasi aa saja keluar dari mulut. . . Seorang aktor harus lebih menekankan pemberian karakter pada suaranya. anjing.Tutup mulut berbuatlah seakan-akan anda sedang berkumur. lidah dan pembentukannya. . Mengolah texture dan warna suara yang sesuai dengan peran yang dimainkannya. . dan lain sebagainya). K. kucing dan lain sebainya). buka rahang bawah tetapi bibir tetap rapat. . dan lainnya. arahkan pembentukan suara ke resonator yang dirasakan paling tepat. . D.

Kata-kata disuarakan kembali dengan mantap. Grotowski akan menyetop setiap kali ia melihat ada murid sedang berpikir dalam latihan. Dalam acara ini percakapan dilangsungkan dengan lantai. Melalui echo langit-langit menjadi kawann berdialog yang akan mengambil bentuk pertanyaan maupun jawaban (selama latihan Grotowski memimpin murid-muridnya dengan aba-aba tangan. Grotowski menempatkan satu orang di tengah-tengah. dinding dan ruang disampingnya) Grotowski tidak membiarkan aktor beristirahat sebentarpun. Tidak satu bagianpun yang terlewat dari perhatian Grotowski. Suara kepala (menghadap kelangit-langit). punggung. Selanjutnya. Stimulasi atas Suara Setiap aktor memilih teks dan ia bebas untuk membacanya. . memang ada perubahan yang dapat dicatat yakni dalam orientasi dan objek latihan yang merupakan hasil kerja beberapa tahun sebelumnya. pada tahun 1966. Mereka tidak boleh bersuara. Latihan ini dilakukan secara serempak. Penonton dalam hal ini adalah mereka yang tidak ambil bagian aktif dalam latihan. the small of the back (menghadap ke dinding di samping aktor). 2. Ketika aktor sedang membaca. dia menununjuk empat orang. Latihan-latihan Vokal Untuk memulainya. Kedudukan badan: ―seperti seekor sapi gemuk‖ Catatan: Grotowski menekankan bahwa selama latihan pikiran harus dikosongkan. sekali-sekali meraba dada. Mereka yang tidak biasa dengan metode tersebut hendaknya menerima impresi ini. dan mereka harus ―tidak terlihat dan tidak terdengar‖ oleh murid-murid. Kepala jangan terkulai kebelakang sehingga menyebabkan laring tertutup. Sementara itu Grotowski berjalan keliling diantara mereka.Lakukan observasi suara manusia dan tirulah laku perannya (how old I am: rasakan sensasi-sensasi usia yang ditiru pada teknik suara). dia memulai pelajaranya dengan semboyan: ―Inti teater adalah aktor. perbuatan-perbuatannya. bagian lumbar (menghadap kelantai. Kemudian suara ditempatkan di perut. Ryszard Cieslak. Grotowski membuat beberapa tanda tentang sikap yang disesuaikan dengan kerja seseorang. baik aktor maupun penonton. Dengan membandingkan latihan-latihan tahun 1959-1962. menyanyikannya atau bahkan dengan teks itu ia boleh berteriak.Cobalah acting dengan teks. Ia minta keterangan yang mutlak kepada siapa saja yang hadir dalam ruangan. Suara perut (menghadap kelantai) Suara keluar dari kedua belah bahu(menghadap langit-langit tepat diatas aktor). Skema pelajarannya dan pelbagai macam latihan adalah didasari atas pengalaman secara metodik menuju kepada teknik-teknik aktor dan kehadirannya secara fisik di atas panggung. Berikut ini catatan-catatan yang dibuat oleh Frans Marajinen dari ―Institut des Arts Spectaculaires‖ (INSAS) di Brussell selama kursus yang diadakan oleh Jerzy Grotowsky dan sahabatnya.Hindari ketegangan-ketegangan. Suara dada (diproyeksi di depan aktor) 5. Suara Mulut (seakan berbicara pada udara di hadapannya) 3. Setelah latihan ini selesai. ia berkeliling membaca stimulasi dan ―mremas‖ bagian tertentu badan murid. Suara asli masuk dan keluar melalui dada.. mengelilingi ruangan). Grotowsky menjelaskan bahwa hubungan antar penonton dan aktor adalah penting. 4. Di sinilah bukti bahwa echo adalah jawaban. sehingga melepaskan impuls-impuls yang terbawa oleh suara. secara berurutan: 1. Murid-murid membaca teks tanpa berpikir dan tanpa pause. . Dengan dasar pemikiran ini. kepala atau perut si murid ketika ketika ia sedang membaca. dimulailah percakapan dengan tembok. . Yang lain kembali ketempat duduknya masing-masing untuk melihat perkembangan teman-temannya. dan apa yang dapat ia capai‖. tapi secepatnya orang akan memahami apabila ia telah menghadiri beberapa latihan dan melihat hasil yang dicapai. Suara latihan diperlihatkan. Aktor membaca semuanya dengan suara yang secara berangsur-angsur ditambah volumenya. langit-langit seakan-akan tengkorak bagian depanlah yang sedang berbicara. Dalam pengantarnya. Ketawa haruslah ditahan pada bagian permulaan latihan nampak seperti permainan sirkus. Seluruh badan merespons terhadap echo . juga secara improvisasi. Suara occipital (menghadap langit-langit tepat di atas aktor).

perut dan dada. terlentang di atas lantai. kata-kata tidak timbul secara mudah. Grotowski menganggap bahwa ―vokal relaxation‖ adalah sangat penting . Simulasi vokal keluar dari resonator-resonator yang berbeda 2. istirahat secara penuh. Cara pendidikan Grotowski yang keras nampak dalam kenyataannya bahwa murid-murid mengalami kesulitan menahan latihan. 1. murid-murid tetap terlentang di atas lantai untuk beberapa saat. Sungguh menakjubkan bagaimana Cieslak pemain utama dan teman dekat Grotowski selalu memberikan contoh dan melihat banyak latihan serta mengikuti perkembangan muridmurid dengan penuh latihan. (Catatan: Hasilnya sunggu luar biasa. dan mempertahankan terus seperti itu adalah penting sekali dalam latihan ini. Sekarang semua perasaan malu-malu menjadi lenyap. 3. Itu bukanlah sekedar meraung. Suara perut (menghadap kelantai . Mereka tidak memperhatikan penonton yang mana hal itu merupakan suatu yang luar biasa dalam keseluruhan proses latihan. Ia memainkan seekor macan yang sedang menyerang mangsanya. lebih dekat …teks…teriak… saya adalah seekor macan. Kami mendapatkan keadaan itu karena banyak wajah-wajah murid yang nampak surprise. Murid-murid (mangsanya) bereaksi. Suara Mulut (seakan berbicara pada udara di hadapannya) 4. Grotowski ikut serta dalam latihan ini. Suara dada (diproyeksi di depan aktor) 6. terlentang diri. Suara occipital (menghadap langit-langit tepat di atas aktor). Suatu latihan relaxation terdiri dari improvisasi percakapan dengan tembok. dinding dan lantai sebagai alternatip suara kepala. Sungguh hebat bagaimana murid-muridnya kemudian mengikuti latihan ini. bukan kau…. 5. Seluruh tubuh harus diikutsertakan walau hanya untuk latihan vokal saja. Latihan “Macan” Latihan ini untuk membuat si aktor secara penuh tampil dan dalam waktu yang bersamaan. meraung seperti macan. Setelah kira-kira lima menit. Akhirnya suara ke luar dari occiput yang sementara adalah Grotowski memperoleh hasil yang luar biasa dengan improvisasi kata ini pada nada yang lebih tinggi. Grotowski berpesan agar mereka melonggarkan perut dan mendorong resonator yang terletak di perut. Grotowski : ―Sini. Tiba-tiba Grotowski menginterupsilatihan (tidak disadari beberapa murid dalam hal ini menunjukan bahwa mereka benar-benar secara total adalah jelas dimaksudkan untuk ―mengistirahatkan‖ organ-organ suara. Kekurangannya hanyalah karena belum terbiasa dengan teks. sepenuhnya bebas dari tensi. Latihan “La-La” Latihan dimulai dengan berjalan keliling serta menyanyikan ―la-la‖ kemudian Grotowski merebahkan diri. Saya akan menelan kau….Ritme latihan sangan cepat. Grotowski memulai lagi dengan serangkaian latihan-latihan sama seperti yang diberikan kepada murid yang pertama. atas petunjuk Grotowski. Suara kepala (menghadap kelangit-langit). Organ-organ ini suara belum terbiasa digunakan dengan cara iin. Bahkan setelah pelajaran pertama suara murid-murid bisa mencapai intonasi yang sebelumnya tidak pernah mereka sangka dapat mereka miliki). Latihan “Kingkong” Inti dari latihan ini adalah mengulang-ulang ucapan kata ―King‖ pada nada yang sangat tinggi dan tempo yang sangt cepat. terutama bagi mereka yang berlatih untuk pertama kalinya. dan memang dalam improvisasi. Setelah latihan ini. Lalu ―la-la‖ di ulang dengan menghadap ke langit-langit. menyusun suara parau dalam acting. Murid harus secara tetap menyadari bahwa echo harus selalu ditangkap. dengan seluruh rentetan variasi dari nada rendah ke nada tinggi. Suaranya haruslah didasarkan pada teks.‖ Dalam hal ini ia mendorong murid-murid untuk memasuki permainan secara penuh. murid-murid mencapai skala vokal yang tinggi dan nampak bagi mereka sebagai sesuatu yang baru.

adalah memberi focus kepada energi yang sudah dimiliki oleh si aktor. Jika tidak. lebih mudah dan kerja kreatif mereka akan lebih kaya. menghayati suatu kehidupa yang sejati atau imajiner. Usaha memfokuskan energi itu adalah usaha menyerahkan diri sepenuhnya kepada aksi dramatis sesuai tuntutan naskah. the lumber region (menghadap lantai. the small of the back (menghadap dinding disamping aktor) c. Kehidupan abstrak ini perhatian dalam diri kita. Ia harus memandang sebuah objek. lebih halus dan lebih dalam. Seorang aktor harus juga seorang pengamat. Jika mereka dapat melakukan ini. Tapi kita tidak bisa memaksakan pada seseorang sesuatu yang tidak dimilikinya. maka seluruh metode kreatifnya akan ternyata mengembang dan tidak punya hubungan dengan kehidupan. Umumnya orang tidak tahu bagaimana caranya mengamati tarikna wajah. JIWA Jiwa Proses pertama transformasi atau penjiwaan terhdap peran. bukan saja dalam memainkan peran di atas pentas atau sebuah film. Dengan keseluruhan dirinya ia harus memusatkan pikirannya pada segala yang menarik perhatiannya . tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Persiapan seorang aktor Seorang aktor harus punya pusat perhatian (konsentrasi) dan bahwa pusat ini seyogyanya tidak berada di tengah tempat latihan. aktor harus belajar melihat. Ada tanda-tanda kemajuan yang nampak kalau dibandingkan dengan yang sebelumnya. Mereka tidak bisa secara aktif memahami kebenaran kehidupan secara kompleks dan juga tidak sanggup mendengar kan sedemikian rupa. hanya daya yang dimilikinya saja yang bisa ia kembangkan. makin sanggup ia memusatkan perhatian. Tapi ia tidak mudah untuk dimanfaatkan. kepekaan si aktor dapat mengalir bebas menuju satu titik atau bentuk tertentu. sehingga dalam konsentrasi. terlebih dahulu anda harus belajar bagaimana caranya memandang dan melihat bendabenda di area set. bukan lain. Jelas sekali sebelum anda sanggup menetapkan titik perhatian yang sedang dan yang jauh. Aktor yang berada di area set. Dia harus mengendalikan dirinya menuju satu tujuan tertentu. sepasang bahu (menghadap kelangit-langit di samping aktor) b. C. Makin menarik pusat perhatian. kehidupan ini akan jauh lebih baik. tapi betul-betul dengan mata yang tajam. Grotowski tidak ragu-ragu mempelajari dari pengalaman tentang kebutuhan murid-murid sehingga memungkinkan penyerahan diri mereka secara penuh dalam latihan. Kebiasaan itu akan mencerdaskan jiwa mereka dan melahirkan perasaan yang akan . nuanasa-nuansa c. pitch Tiba – tiba grotowski kembali kepembicaraan teks secara normal/ biasa Macan Ekspresi suara dalam bentuk ruangan macan. Bagaimana cara untuk mencapai ini? Pertama. Latihan vokal sekarang dibarengi dengan gerak mengendap-endap.Suara-suara yang keluar dari: a. dimana ia mampu menentukan pilihanpilihan aksi selaras dengan keyakinannya terhadap tokohnya. karena ia sangat rapuh. hingga mereka dapat memahami apa yang mereka dengar. jumpalitan dan mencakar-cakar. sorotan mata seseorang dan nada suara untuk dapat memahami pikiran lawan bicara mereka. menyimak dan mendengarkan sesuatu yang indah. Intonasi b. Konsentrasi Pengertian : konsentrasi secara harfiah berarti memfokus. dinding dan ruangan di sampingnya) Latihan Berikutnya Meong kucing dengan daya penyampaian yang paling luas dari: a.

bukanlah hal yang mudah untuk menangkap apa yang terkandung dalam diri orang lain. Keanggunan seekor kucing adalah salah satu contoh dari karakter binatang. Jadi. Jika kita memilih suatu tindakan atau perbuatan jangan menggunakan perasaan dan bathin anda. hanya terbayang dalam tarikan wajah. Aksi dan Emosi Pengertian: Emosi adalah segala aktivitas yang mengekspresikan kondisi disini dan sekarang dari organisme manusia dan ditujukan ke arah duniannya di luar. Begitu banyak pengalaman batin ini yang tidak bisa dilihat secara inderawi oleh mata. objek dan segala situasi yang menambah kedalaman tingkat kepekaan seorang aktor. semuanya ini merupakan kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi. hubungan langsunga dapat terjadi antara aktor dan penonton. Seorang aktor harus menggunakan kekuatan observasi untuk tujuan-tujuan sebagai berikut: 1. Hubungan ini dapat diperoleh hanya kontak batin. Ketika mengamati orang-orang aktor seharusnya membuat catatan-catatan ini bisa menjadi dasar karakter yang akan ditemukannyadimasa dating. penggambaran artistic dari realita dunia actual kedalam dunia imajinasi. Dalamus keadaan bagaimanapun adalah mustahil untuk melakukan sesuatu yang secara langsung diarahkan untuk mencetuskan suatu perasaan demi perasaan itu sendiri. Tapi sungguhpun begitu. ntuk menstimulasi kreatifitas imajinasi. Motivasi Pengertian :Peran apapun yang anda mainkan harus memiliki tujuan dan motivasi. . Untuk memperoleh hubungan antara aktor dan tokoh yang digambarkan. Ambil sekuntum bunga kecil atau selembar kelopak bunga dan cobalah utarakan dengan katapkata tentang seluk beluk. mendengar. Untuk menggabungkan beberapa kualita yang dapat dipelajari saat mengamati bintang. Jangan mencoba memperlihatkan aksi cemburu atau menyatakan cinta. Penonton merasakan apa yang diperankan oleh sang aktor. Kekuatan suskes dari pengamatan (observasi) adalah gabungan antara empati dan perhatian intelektual. lalu anda mulai menelaah bahan emosional yang hidup yang paling diperlukan dan dijadikan landasan bagi kreativitas selanjutnya. maka anda tidk akan memperoleh apapun. menyentuh. Makna-makna seperti itu melekat pada pola perilaku yang mengenali dan mampu memanfaatkan aspek perilaku ini secaraefektif. Aktor tidak menciptakan emosi karena emosi akan muncul dengan sendririnya lantaran keterlibatannya dalam memainkan peran sesuai dengan naskah. Ini artinya seorang aktor harus mengembangkan sesitifitas pada indera: melihat. dan merasakan. Ini dapat membantu saat dibutuhkan untuk menciptakan sebuah karakter lengkap dalam sebuah struktur permainan. Tips: Anda harus mampu bermain sesuai dengan pengkhayatan anda sendiri terhadap tokoh.meninggalkan jejak-jejak yang dalam pada ingatan emosi mereka. Setelah melalui proses kreatif ini. Tentang masyarakat. Kalau hal ini tidak diindahkan. Jika hal ini bisa dicapai. ―Emosi timbul secara otomatis‖ dan terikat dengan aksi yang dihasilkan dari konfrontasi manusia dengan dunianya. Penggambaran nafsu yang palsu. Sebagai contoh. Seorang aktor dituntut untuk dapat memerankan setiap kegiatan disetiap situasi. Semua perasaan itu adalah akibat dari sesuatu yang terjadi sebelumnya. perasaan (feelings). indera (senses). Tiap karakterpun harus terindividualisasikan dengan hal yang berkenaan pada perilaku. tempat. saat seorang teman kehilangan seseorang yang dicintainya. Sebagai tambahan. Mengenal dan mengingat suatu perasan dalam aktifitas keseharian adalah sangat penting. respons empatinya adalah kita ikut merasakan penderitaannya. tiap karakter yang diperankan seharusnya mempunyai perilaku yang umum seperti yang ada di tengah masyarakat. Sekali sebuah karakter mendarah daging dalam diri sang aktor. Karena biasanya orang tidak selalu membukakan pintu hatinya dan membiarkan kita melihat mereka dan baimana mereka sebenarnya. Hanya kedangkalan saja. 3. Untuk mempelajari karakter manusia dalam berjalan. Kesan-kesan yang diperoleh dari hubungan langsung dan pribadi dengan orang lainnya. aktor harus bisa mengontrol kecenderungan bahasa non – verbalnya yang mungkin saja tidak cocok dengan karakter yang diperankannya. mencium. Perilaku luar sebuah rancangan harus ditempatkan semata-mata melalui bagian luar karakternyasaja dari harus memiliki arti yang mendalam. berbicara dan duduk yang nantinya dapat ditiru saat berada di atas panggung. Observasi dan Empati Observasi atau mengamati berarti tanggap akan hal apa saja yang terjadi dalam kehidupan. Cobalah ingat kejadian sebelumnya itu dalam-dalam dan hasilnya akan datang sendiri. Terakhir. yang menggunakan gerakan-gerakan konvensional. tekstur. anda harus mendekatkan pada sumber-sumber yang dekat dengan perasaan dan batin kita sendiri. gesture. semata hanya untuk kepentingan perasaan itu aja. suara dan cara kita bicara dan menggerakan tangan. warna dan sifat-sifatnya secara detail. dan pengamatan (observation) bergabung menjadi suatu mata rantai sebagai alat pembentuk sebuah karakter. Untuk mengamati secara benar seseorang harus dapat meraksan dan mengkatagorikan inderanya. mata.U 2.

Apa yang paling mudah untuk merangsang perasaanmu. Awalnya datang gerakan dari dalam. Mainkanlah dan anda akan menciptakan kehidupan baru.org) cipta bermakna: pengareping rasa. Setelah ini bisa disatukan dalam pikiran dan imajinasi. padahal sebetulnya anda harus membujukny. baik dalam pengertian spiritual dan fisik. tanah dan air. Lalu. kualitas. aktifitas yang intens sangatlah penting. bagaimana) yang anda ajukan sendiri tatkala ia mendorong kesanggupannya untuk menemukan sesuatu yang baru guna membuat gambaran yang lebih jelas dari sebuah kehidupan pura-pura.jawapalace. Bahan ini menjadi bagian dari diri kita. anda memaksa imajinasi anda. Imajinasi: Imajinasi adalah suatu cara bagi seorang aktor untuk mendekati pikiran dan perasaan karakte yang akan dimainkan sehingga dia dapat menempatkan dirinya dalam situasi si karakter. proses kreatif ini dipimpin oleh imajinasinya. karsa ( kehendak ) dan pakarti ( tindakan ) selalu aktif selama orang itu masih hidup. 2. Seni acting menghendaki supaya seluruh harkat seorang aktor terlibat secara aktif. sambil menjaga supaya kita tetap berada dalam batas-batas lakon itu. ………………vvv………………… CIPTA TUNGGAL (Referensi lain tentang olah sukma atau meditasi . menyadari hal-hal dalam permainannya yang sebelumnya tidak disadari sama sekali. dan yang berguna untuk diri sendiri atau syukur -syukur pada orang lain. yan tidak pernah ada. sekedar intermezzo. Di setiap identifikasi dengan karakter tokohnya. Kesalahan yang ketiga adalah pikiran anda pasif. sedangkan fantasi membuat hal-hal yang tidak ada. rasa takut dan gembira anda. Sebelum sutradara memberikan pengarahan dan latihan. angin. Imajinasi menciptakan hal-hal yang mungkin ada atau mungkin terjadi. konsestrasikan cipta untuk sabar. Dorongan ini akan mengutarakan dirinya sendiri dalam aksi si tokoh imajiner yang telah ditempatkan di tengah-tengah permainan lakon. Dalam imajinasi. kita memasukan pikiran kita dalam karakter toloh kehidupannya. kepada peran yang ia mainkan. Mengembangkan imajinasinya Pertama-tama coba ceritakan tentang kehidupan sehari-hari terhadap pengalaman yang paling sensitive. Pakarti bisa berupa tindakan fisik maupun non fisik.maka kita akan merasakan dorongan dan rangsangan dari dalam. Karena itu. Imaji-imaji bain ini akan menciptakan suasana yang sesuai dan mencetuskan emosi. paparkan beberapa sifat khas. si aktor harus melihat pengalaman hidupnya dan pengalaman hidup yang paling relevan untuk ditransver ke pengalaman hidup yang dimiliki si karakter. anda coba merenung tanpa suatu objek yang menarik bagimu. Jika anda mengetahui betul seluk beluk sifat-sifat anda sendiri maka bagi anda tidak akan sulit untuk mengadaptasikannya ke dalam keadaan imajiner. Tapi siapa tahu. Kita akan dibawa kedunia bawah-sadar. nasehat itu berasal dari cipta atau rasa yang muncul dari dalam. 3. kemudian gerakan luar. emosi kita jujur dan sebagai hasil kita memperoleh aktivitas yang betul-betul produktif. Untuk memelihara kesehatan raga. anda harus memiliki catatan mengenai gambaran tokoh dan tempat yang akan dijadikan area latihan. pakarti non fisik misalnya seseorang bisa membantu memecahkan atau menyelesaikan masalah orang lain dengan memberinya nasehat. Dibalik kata-kata. Kadang-kadang ia tidak perlu melakukan semua usaha intelektual dan disadari ini. antara lain bisa dilakukan : . Anda harus bisa menjawab (kapan. baik secara fisik maupun secara intelektual. 1. Jadi Cipta Tunggal bisa diartikan sebagai konsentrasi cipta. tunggal artinya satu atau difokuskan ke satu obyek. Lalu kita filter melalui diri kita sediri seluruh bahan yang kita peroleh dari pengarang dn sutradara. Cipta. kenapa. orang itu harus selalu sabar. baik bathin maupun lahir. Lalu anda harus memiliki suatu gasi gambaran yang batin yang kuat. barulah anda bisa menciptakan dunia baru dan mulai memainkannya dengan penuh motivasi dan rasa kebenaran artistic. Metode ini merupakan proses imajinasi dimana di aktor melakukan identifikasi dengan karakter tokohnya. orang itu bisa makarti dengan baik apabila kehendak dari jiwa dan panca indera serasi lahir dan batin. perhatian. suatu hari kesemuanya itu mungkin ada. semuanya berjalin dengan implikasi sebuah lakon. supaya ia menyerahkan dirinya. Untuk bisa mempraktekkan tersebut diatas. Ingatlah bahwa jiwa dan raga selalu dipengaruhi oleh kekuatan api. dimana. Si aktor harus mampu menyelidiki asal mula dirinya sendiri untuk dapat tulus dan jujur pada realita eksistensi dirinya yang baru. Anda harus merasakan tantangan untuk berbuat. cukup dibaca aja) (diambildari www. yang khas yang anda miliki. Sebuah pendekatan secara sadar dan dengan akal pada imajinasi seringkali menghasilkan suatu perasaan hidup palsu yang tak berdarah. Imajinasinya mungkin bekerja secara intuitif. Pertama. karena imajinasi yang tidak punya substansi. Bagi seorang aktor. Sangatlah diharapkan seseorang itu hanya menghasilkan cipta yang baik sehingga dia juga mempunyai karsa dan pakarti/tumindak yang baik. Ini merupakan rangsangan ―dunia bawah-sadar yang kreatif ‖yang paling pokok adalah anda telah memainkan dunia bawah sadar kreatif melalui teknik yang disadari.

Karsa akan terpenuhi apabila nasehat-nasehat diatas dituruti dengan benar. siang dan malam sebelum tidur. duduk bersila dengan rilek. letak titik tersebut sejajar dengan mata. 6. Minumlah segelas air dingin dipagi hari. Jagalah tubuh selalu bersih dan sehat. Tenangkan badan (hening) dengan cipta yang jernih dan tentram ( hening ) Bila cipta bisa dipusatkan dan difokuskan kearah satu sasaran itu bagus. e. fokuskan pandangan kepada pucuk hidung. lakukan sebagai berikut : Tarik Napas Tahan Napas Keluarkan Napas Jumlah 10 detik 10 detik 10 detik 30 detik minggu I : 3 kali 15 detik 10 detik 15 detik 40 detik minggu II : 3 kali 20 detik 10 detik 20 detik 50 detik minggu III : 3 kali 26 detik 08 detik 26 detik 60 detik minggu IV : 3 kali 9. artinya cipta mulai mempunyai kekuatan sehingga bisa dipakai untuk mengatur satu kehendak. seminggu sekali atau dua kali sudah cukup. Tarik napas. bersikaplah sabar. Tarik Napas Tahan Napas Keluarkan Napas Jumlah 4 detik 8 detik 4 detik 16 detik minggu I : 7 kali 10 detik 7 detik 10 detik 27 detik minggu II : 7 kali 10 detik 10 detik 10 detik 30 detik minggu III & IV : 7 kali 20 detik 20 detik 20 detik 60 detik minggu V : 7 kali 10. paling bagus tengah malam ditempat atau kamar yang bersih. Untuk memperkuat otak tariklah napas dengan lobang hidung sebelah kiri dengan cara menutup hidung sebelah kiri dengan cara menutup lobang hidung sebelah kanan dengan jari. c. sehingga mampu mendukung latihan olah napas dan konsentrasi. Konsumsilah lebih banyak sayur-sayuran dan buah-buahan dan sedikit daging. mandilah secara teratur di negeri tropis sehari dua kali. air segar ini bagus untuk syarat dan bagian-bagian tubuh yang lain yang telah melaksanakan makarti. jarak mata dari titik tersebut kira-kira tujuh puluh lima sentimeter. praktekkan samadi pada waktu malam hari. Kontrol panca indera. 4. b. pusatkan cipta kontrol panca indera. lalu tahan napas selanjutnya keluarkan napas melalui lobang hidung sebelah kanan. Kendalikanlah kehendak atau nafsu. d. narima dan eling. Lakukan latihan pernapasan dua kali sehari. tahan napas. cipta dan pikiran jernih ditujukan kepada titik tersebut. maka itu menjadi vegetarian ( tidak makan daging ) adalah langkah yang positif. 5. perlu diketahui daging yang berasal dari binatang yang disembilah dan memasuki raga itu bisa berpengaruh kurang baik. Pertama-tama akan dirasakan sesuatu yang damai dan apabila telah sampai saatnya orang akan bisa berada berada dalam posisi hubungan harmonis antara kawula dan Gusti ALLAH 11. Cobalah lakukan sebagai berikut : . Buatlah satu titik atau biru ditembok atau dinding ( . Jangan memikirkan yang lain. Janganlah terlalu banyak bersenggama. dengan menutup lobang hidung sebelah kiri dengan jari. 8. Lakuakan olah raga ringan ( senam ) secara teratur supaya badan tetap sehat. lakukan itu dengan santai. pada pagi hari sebelum mandi demikian juga pada sore hari sebelum mandi tarik napas dengan tenang dalam posisi yang enak. Jangan merokok terlalu banyak. Berlatihlah supaya cipta menjadi lebih kuat.a. konsentrasikan cipta lalu dengarkan suara napas. konsentrasikan cipta. ) duduklah bersila dilantai menghadap ke tembok. 7. dan keluarkan napas dengan tenang dan santai. kontrol panca indera. Hisaplah kedalam badan Sari Trimurti pada hari sebelum matahari terbit dimana udara masih bersih. tutuplah sembilan lobang dari raga. pandanglah titik itu tanpa berkedip untuk beberapa saat.

Tapa hati. Jernihkan pikiran dan rasa selama satu. Dengan sadar memusatkan cipta kepada dzat yang agung selama seratus empat puluh detik. Menghormati orang lain tanpa memandang jenis kelamin. Tapa hidung. kedudukan. tidak mengeluh dan sabar pada saat menderita d. Kakang kawah. setia tidak bohong. bersifat luhur berpikiran jernih g. selalu yakin orang yang kehilangan keyakinan atas kepercayaan diri adalah seperti pusaka yang kehilangan yoninya atau kekuatannya 15. dia keluar dari gua garba ibu sebelum kamu. b. tidak ragu-ragu b. Tapa nafsu. kepercayaan dan agama. Mereka memang ditugaskan oleh kekausaan alam untuk selalu dengan setia membantu. berketetapan hati a. Tapa mata. selama orang itu hidup didunia. Artinya kalau kamu berbuat baik kepada orang lain. c. dua atau tiga jam ( semampunya) 12. mengurangi tidur artinya jangan mengejar pamrih. 16.a. Lupakan segalanya selama dua belas detik b. mengurangi minum artinya jangan menyalahkan orang lain d. Tapa alat seksual. Tapa hidup. Tapa telinga. rendah hati melaksanakan hanya hal yang baik b. itu juga baik buat kamu. mengurangi nafsu artinya jangan menuruti kehendak jelek. suku. semua manusia itu sama : saya adalah kamu ( tat twan asi ). Tujuh macam tapa raga. Tapa bibir. Tapa rasa. bangsa. . bersyukur tidak mencurigai orang lain melakukan hal yang jahat c. Tapa tangan. mengurangi jalan artinya jangan membuat kesalahan 13. tempatnya di timur warnanya putih. mereka tidak tidak punya badan jasmani. jangan mencuri artinya jangan mudah memukul orang f. tidak mencampuri urusan orang e. Tujuh macam tapa jiwa yang perlu dilakukan a. Tapa raga. tetapi ada baik dan kamu juga harus mempunyai hubungan yang serasi dengan mereka yaitu : a. yang perlu dilakukan a. Tapa kaki. saudara tua kawah. tenang dan kuat dalam panalongso f. waspada dan eling 14. mengurangi makan artinya jangan membicarakan kejelekan orang lain e. c. Sedulur papat kalimo pancer Orang Jawa tradisional percaya eksistensi dari sedulur papat (saudara empat) yang selalu menyertai seseorang dimana saja dan kapan saja. Tapa cahaya. Tapa jiwa. mengurangi bercinta dan jangan berzinah g. kalau kamu melukai orang lain itu juga melukai dirimu sendiri. tidak iri kepada sukses orang lain.

sampai kamu merasa bahwa apa yang kamu kerjakan itu adalah sesuatu yang memang harus kamu kerjakan. menyembah kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berarti juga menghormati dan memujaNYA. kamu akan merasa yakin pada waktu bersamadi. Merekalah yang disebut sedulur papat kalimo pancer. a. Mereka berlima itu dilahirkan melalui ibu. Biasakanlah melakukan hal ini. kamu bisa meminta bantuan Mar dan Marti hanya sesudah kamu melaksankan tapa brata ( laku spiritul yang sungguh-sungguh ) 17. adik ari-ari. seperti diketahui badan hanyalah mengikuti perintah batin dan kehendak. Ada guru laku yang mengatakan bahwa seseorang itu tidak diperkenankan melakukan pujabrata. Mulai hari ini. Kehendahmu jernih. pelajarilah ilmu luhur yang berguna untuk diri sendiri dan orang lain. tidur pada waktu sudah mengantuk. kamu merasa seolah-olah sepi tidak ingat apapun. ini adalah sembah batin yang tidak melibatkan lahir. Ini hanya bisa dilaksanakan dengan keteguhan hati sehingga hasilnya akan terlihat. pancer kelima itulah badan jasmani kamu. c Sembah jiwa Sembah jiwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. darah yang keluar dari gua garba ibu sewaktu melahirkan. yang dihasilkan karena perjuangan ibu saat melahirkan bayi. Sembah raga Ini adalah tapa dari badan jasmani. Cahaya itu adalah pramana kamu sendiri. Puser. mandi. Getih. Selain sedulur papat diatas. dengan rasa yang mendalam menggunakan jiwa suksma yang telah kamu temui pada waktu pada heneng. yang lain adalah Kalima Pancer. dia dikeluarkan dari gua garba ibu sesudah kamu. Secara mistis Mar dan Marti ini warnanya putih dan kuning. ditempat yang sesuai. berbentuk udara. istilah lainnya ialah Pujabrata. ( empat jurusan yang kelima ada ditengah ). Makanlah makanan yang tidak berlebihan dan tidur secukupnya saja: makan pada waktu lapar. Kita akan mengerti dengan sempurna atas kenyataan hidup dan keberadaan semua mahluk melalui olah samadi atau memahami Sangkan Paraning Dumadi. Tingkatkan sembah. kamu dan cahaya itu saling melindungi. c. kontrollah nafsumu dan taklukan keserakahan. Sembah rasa artinya sejati ( rasa sejati ) 1 Kita bisa mengerti dengan sempurna untuk apa kita diciptkan dan selanjutnya apakah tujuan hidupmu. merasa gembira tanpa batas. Apabila kamu melihat cahaya yang sangat tenang tetapi tidak menyilaukan itu pertanda kamu sudah mulai membuka dunia kenyataan. pusar yang dipotong sesudah kelahiranmu. Kamu harus selalu mengerjakan hal-hal yang baik dan benar. sebelum melewati tapabrata. Konsentrasikan rasa kamu 3. kamu lupa tetapi jiwa tetap eling ( sadar ) itulah situasi heneng dan hening dan sekaligus eling kesadaran dari rasa sejati. Kamu harus melatih pikiranmu kepada kenyataan sejati kawula mengenal Gusti. laksanakan dengan santai saja 4. Berlatih cipta sebagai berikut : 1. Sementara orang menyebut mereka keblat papat lima tengah. b. seolah-olah badan astral dan mental tidak berfungsi. sedangkan Marti adalah udara yang merupakan rasa ibu sesudah selamat melahirkan si jabang bayi. Dengan begitu rasa kamu akan menjadi tajam dan kamu akan mulai melihat kenyataan. tempatnya di selatan warnanya merah d. Badan itu maunya menyenag-nyenangkan diri.b. 2. Jangan memaksa ragamu. mereka ada karena kamu ada. hening dan eling. fokuskan kepada itu 5. tempatnya di barat warnanya kuning. tempatnya di utara warnanya hitam. usahakan supaya badan menuruti kehendak cipta yaitu dengan jalan: bangun pagi hari. hubungan harmonis . Sembah cipta 1. 2. d. mereka itu adalah Mar dan Marti. 2. jangan malas lalau sebagai manusia normal bekerjalah. Adi ari-ari. dan sama sekali tidak menjadi beban Kini kamu berada dijalan yang menuju ke kenyataan sejati. akukan dengan teratur ditengah. Mar adalah udara. minum pada waktu haus.

supaya l. Akan lebih megesankan lagi apabila pemeran jocosta muncul.S Rendra ). Ada adegan pesta pora di Istana. sedang negara dalam bencana. Reso : baik. Mari kamu ! bicara Jagabaya : Hamba memimpin pasukan pengawal istana hari ini. dengan tergesa-gesa ). Ia datang dari Tegal Wurung membawa surat panji tumbal untuk Sri baginda. Muncul Jagabaya membawa surat Panji Tumbal ayang diserahkan kepada raja tua. Jagabaya : ( Melangkah beberapa langkah menuju arah ke-arah Raja Tua. sedang ia sendiri selesai bicara langsung melompat ke punggung kuda. barang kali juga ia munculo pertama kali seorang diri diatas pentas seorang iri seorang diri di atas pentas sebagai pembuka.yang mulia. yaitu teknik seorang pemain untuk pertama kalinya tampil di atas pentas dalam satu sandiwara satu babak atau satu adegan.. dengan setengah berlari sambil berseru Jocosta : Bencan ! Bencana ! . hamba menghadap Untuk mempersenbahklan surat ( menunggu beberapa saat reaksi Raja Tua ) Didalam naskah ― OIDIPUS REX ― ( Sopholes ) adanya adegan Ratu Jocosta yang keluar dari istana denga tergesa-gesa untuk memisah pertengkaran oidpus dengan creon sambil berseru : Jocosta : Bencana ! Bencana ! kenapa para pangeran bersenketa. barang kali ia muncul tepat waktu layar di buka. tidak terpisahkan.antara kawula dan Gusti layaknya seperti manisnya madu dan madunya. Jagabaya : yang mulia. dan setelah mohon maaf karena ia sendiri di buru oleh urusan maha gawat lalu melaju di telan debu. hamba menghadap untuk mempersembahkan surat.ebih memberi pendalaman watak permainan maka peranan tersebut harus dapat menyesuaikan alur irama permainan yang sedang – brjalan. jaga baya terburu-buru dating menghadap Raja membawa surat PanjiTumbal. Nyinau ngilmu kedah ngertos ilmunipun Ilmu bebukanipun sarana pikir Ngilmu lelabetan kalian laku Olehipun sampurna kedah kekalih Menawi sampun lajeng kagunaknya Adamel uruping sasamya Samodraning guna agesang PENGANTAR AKTING DASAR Teknik elementer ---------------------------------Teknik Muncul Seorang aktor Pemeran Muncul pertama kali bahasa inggris di sebut dengan –TEKNIK OF ENTRANCE . Raja Tua : Reso bawa dia kemari. Ketika di dalam naskah ― PANEMBAHAN RESO ― ( W. Barang kali kemunculannya tatkala pemain-pemain yang lain sudah berada duluan di atas pentas dalam satu adegan. Tekinik muncul ini penting karena ia lakukan dalam keadaan kesan ( Imprese) menerbitkan ke inginan tahuan penonton kepada sang pemain. Raja Tua : bawa kemari surat itu. bagaiman ia melakukan aktifitas penonton akan lebih dapat menikmati dalam bermain. Seorang pasukan menggebu dengan kuda. Jagabaya : Yang mulia.

Pada kalimat ― Gayanya itu ―. Perrtama dengan tekanan DINAMIK Kedua dengan tekanan NADA Ketiga dengan tekanan TEMPO. Tekana nada lebih mencerminkan ISI PERASAAN – dari pada pikiran. Tekan Dinamik Tekanan keras dalam pengucapan. bisa sekaligus pujian). jika di ucapkan dengan cara tertentu. ( tempo di gunakan dengan lambat ) ― senang benar saya menerima suratnya ―. Bisa mengandung bermacam-macam pengertian. ( bisa merupakan arti pertanyaan dan bisa pula. Pada sebuah kalimat: ― Apa ―. sedang negara dalam bencan. dapat menjadi dari orang yang mengucapkan. bergantung dari ucapan ). Di dalam suasan SEDIH tempo pengucapan akan LAMBAT. Dan bisa pula berupa teguran. Ada tiga macam cara memberikan tekanan pada isi kalimat. sepperti juga halnya tekanaan tempo sangat berarti apabila ia di pergunakan untuk menjelaskan ISI PIKIRAN. ― saya akan pergi kekantor ( bukan ke rumah ) ― siapa wanita tadi ( bukan laki-laki ) ― saya yang mengatakan ( bukannya dia ) Tekanan Nada Tekan tinggi rendahnya dalam pengucapan suatu kata. Tekanan Tempo Tekan lambat dan cepat nya mengucapkan sebuah kata dalam kalimat. dalam berbicara biasanya orang akan menekan kata-kata yang di anggap penting.( lalu berhenti sekejap dua kejap sambil memandang tajam pada oidipus dan creon sanbil maju ke tengah-tengah di antara oidipus dan creon sambil mengucapkan sisa kalimat ) klenapa para pangeran bersengketa. ― saya muak sekali mendengar kata-katanya ―. Pada suasana genbira tempo pengucapan akan CEPAt. ― Gila ― ( bisa berarti makian. Teknik memberi isi Sebuah kalimat akan tersa mempunyai kesan apabila di beri isi atupun tekanan. . dalam istilah bahasa inggris di namakan:THE TECHNIQUE OF PHRASING.

Tak mungkin aku menganggap pekawinan pribadi lebih penting dari urusan kepemimpinan negara. mengagguk-anggukan kepala. LAMBAYAN TANGAN. Perobahan-perobahan air muka dapat mencerminkan perkembangan emosi si pemeran TEKHNIK MEMBERI PUNCAK . dapat di lakukan dengan beberapa gerakan. Dengan air muka. 2. dan SIKAP. Menaikkan tempo suara dalam berdialog. Menaikkan tinggi suara.‖Jangan lagi menyebut nama Indadid. dari belakang ke depan. Menaikkan volume suara. GENGGAMAN TELAPAK TANGAN. Jadi selama anda adil dan bijaksana‖. Tangan terkulai menjadi teracung. pemeranan dapat melakukan pegembangan dengan melalui melambaikan tangan. kecepatan tempo suara. Yang di maksud Gerak. Berpindah dari kiri ke kanan.( tempo di gunakan dengan cepat ) teknik me. saripah. Dengan cara berpaling. Dll. dia mengguna-gunaai suntil iparku. menghentakan kaki. ―Aku putramu creon. ―Aku putramu creon. Jasmani : 1. 3. Lima purnama yang lalu di Bukit Selasih. 4. BAHU dkk. Menaikkan kecepatan tempo suara. dari nada rendah terus naik ke nada tinggi. pernyataan perasaan dan oikiran melalui gerakan JARI. mengembangkan jari. mengurangi volume tinggi nada. jongkok menjadi berdiri. Dari kleseluruhan semua anggouta badan. 2. aku akan patuh dan setia. AIR MUKA. apabila terjadi anti klimak.beri Isi yang lainnya dengan mempergunakan ANGGOUTA BADAN dan BADAN. (Memalingkan kepala kearah creon. Dengan melakukan gerakan anggauta badan. Pengucapan : 1. Duduk menjadi jongkok. kau adalah istriku (Kalimat ini walaupun oleh si pemeran mengucapkan sambil duduk. 3. Tanpa melakukan perobahan tempat. Dengan cara berpindah tempat. Pengguna angguta badan – dan badan ini bisa menjadi GERAK. Jadi selama adil dan bijaksana. telapakj tangan. ialah gerakan anggouta badan. Teknik pengembangan Teknik pengembangan dapat di capai dengan menggunakan melalui pengucapan dan jasmani. Memalingkan kepala. Sikap berbaring menjadi duduk. mengepal tinju.) 5. dari bawah ke atas. Lain kali janganlah lupa.‖ Kalimat-kalimat tersebut dapat di sisi dengan tindakan-tindakan.) aku akan patuh dan setia (sekejab memberikan jeda. Tempo kaliamat dapat di cepatkan. lalu memalingkan tubuh) Tak mungkin aku menganggap perkawinan pribadi lebih penting dari urusan kepemimpinan negara. tubuh (torso) serta badan. Ia sudah sirna dari masa lajang u. 4. Menaikkan tingkat posisi Posisi jasmani. Dan sudah berulang egkau lupa. Mengurangi volume tinggi kecepatan tempo suara. Jari-jarilah yang piling pokok di gunakan. Kepala menunduk menjadi tengadah.

sehingga gambaran tiap perincian watak dapat menurun sesuai dengan aturrannya dan pada tindakan yang terkuat hubungan pula pada atak yang terkuat pula. Dengan teknik bermain bersama 4. ―Rang Garda seorang mucikari. atau suara-suara yang terjadi dengan teratur.Puncak ialah ujung tanjakan pengembangan. . Kesdua : Kumpulkanlah watak sifat sang peran. Pemeranan yang memainkan! Rang Garda harus menahan kegugupannyaa sebelum klimak di kota lama. Ia menyembunyikan diri. TEMPO PERMAINAN Merupakan cepat atau lambatnya permainan. Ketujuh : Dimana diperhitungkan Teknik pengucapan untuk memberikan tekanan daaan penonjolan pada watak tersebut. demikian pula dengan kegembiraannya yang tidak terlalu tinggi 2. Dengan menahan INTENSITAS EMOSI. Emosi baru dapat di capai pada tingkat puncak dalam memainkan adegan kejengkelan dan Kemarahan sang pemain harus dapat menahan. Kumpulkan tindakan-tindakan pokok yang harus di lakukan oleh peran yang bersaangkutan. Kelima : Ciptakanlah gerakan-gerakan air muka. lalu yang mana yang harus ditonjolkan Ketiga : Carilah pada naskah Ucapan-ucapan yang meskipun tersirat dapat ditimbulkan maksudnya. MENCIPTAKAN PERAN Melalui pendekatan imajinatif (spontan daan otomatis) dan terperinci (mengumpulkan keterangan-keterangan) Caranya adalah: Pertama . sekarang ia menghadapi sangseng yang ia takuti. Kedelapan : Rancangkanlah garis permainan yang sedemikian rupa. lalu hubungkan dengan tindakan-tinddakan pokok yang harus di kerjakan. Keempat : Carilah pada naskah hal-hal yang mana sifat sifat tersebut untuk dapat kesempatan di tonjolkan. Dengan Penempatan pemain TIMING Yang dimaksud dengan timing adalah ketepatan hubungan gerakan jasmani yang berlangsung sekejab dengan kata atau kalimat yang diucapkan. Dibawah ini 4 (empat) cara membina puncak. TAKARAN PERAN DALAM PEMERANAN Sebagai seorang pemain haruslah mempunyai kejelian dalam memillih atau menapsiran pada warna naskah. Dari kota-kekota lain. IRAMA PERMAINAN Merupakan gelombang yang naik turun. Ia tidak bisa menghindar lagi. sikap dan langkah yang bisa menyatkan WATAK-WATAK yang termaksud di atas. Dengan menahan reaksi terhadap perkembangan ALUR. yang selama beberapa purnama selalu merongrong hidupnya. longgar kencangnya gerakan. 3. perkembangan adegan-adegan yang memuncak (klimak). dia tahu sedang dikejar-kejar oleh Matt Dilon. Keenam : CIPTAKANLAH TIMING yang tepat agar gerakan tersebut sinkron. tetapi mat dilon selalu menguntitnya. Akhirnya dikota lama Matt Dilon memergokinya di sebuah warung puja sera. 1. TEKNIK PENONJOLAN Upaya memilah bagian mana yang perlu ditonjolkan senjata teknisnya adalah SUARA PENGUCAPAN dan JASMANI nya.

yan lahir dari jiwa terdalam ier akting).RESPONSS Respons sangat penting (yang datangnya dr rasa spontan. . Pertama respons dengan tanggapan-tanggapan cerita Kedua respons pada tanggapan lingkungan Ketiga Tanggapan kepada teman-teman bermain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful