MAKALAH SISTEM PAKAR

Diajukan untuk memenuhi Ujian Akhir Semester mata kuliah Sistem Pakar Jurusan S1 Teknologi Informatika

Oleh

Eki Hendrawanbrata (020310110) S1 Teknologi Informasi

FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS NASIONAL PASIM BANDUNG 2012

Makalah Sistem Pakar ini bertujuan untuk melengkapi Ujian Akhir Semester dan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan Sistem Pakar. Bandung. sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah tentang Sistem Pakar ini dengan lancar. Dalam Makalah ini menjelaskan Sistem Pakar secara detail dari mulai pengertian sampai tahap pembuatan sisten pakar dan implementasinya untuk dapat bekerja seperti halnya yang dilakukan seorang ahli pakar di bidangnya. Penulis mohon maaf. Mohon bimbingan Ibu selaku dosen penulis agar penulis lebih mengerti banyak tentang hal tersebut. 13 Maret 2012 Eki Hendrawanbrata .Kata Pengantar Alhamdulillah puji syukur kehadirat Alloh SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya untuk penulis.Dengan adanya makalah ini kami berharap dapat menambah wawasan atau pun menambah referensi dalam kaitannya dengan Sistem Pakar. jika terdapat suatu kekurangan karena pengetahuan yang masih kurang.

1.4.Pembaca dapat mengetahui Sistem Pakar secara lebih detail. 2.BAB I PENDAHULUAN 1.Untuk apa system pakar? 1. B a g a i m a n a c a r a k e r j a S ys t e m P a k a r ? 3.Latar Belakang Makalah ini kami buat untuk memenuhi Ujian Akhis Semester Sistem Pakar.Penulis dapat memenuhi tugas. Sistem pakar merupakan cabang dari salah satu mata kuliah kecerdasan buatan.3.2. 3.1. 3.Tujuan Penulisan Dalam Makalah ini terdapat berbagai tujuan antara lain: 1. Dalam kontek yang lebih lanjut system pakar sulit dikembang karenasudah terpaku pada system yang sudah ada.Sebagai referensi dalam kaitannya dengan Sistem Pakar. .kami juga dalam proses membuat Implementasi yang terwujud aplikasi berbentuk desktop atau pun website.Manfaat Penulisan Beberapa manfaat makalah Sistem Pakar ini antara lain: 1.Apa itu System Pakar itu? 2 .Untuk penambah wawasan bagi pembaca.Rumusan Masalah Dari makalah Sistem pakar timbul pertanyaan-pertanyaan: 1. 1. 2.Untuk acuan dalam pelaksanaan implementasi Sistem Pakar.Pembaca dapat menilai isi makalah Sistem Pakar ini.

2 Ciri – Ciri Sistem Pakar Sistem Pakar memiliki ciri – ciri : 1. menjelaskan bahwa sistem pakar adalah sebuah program yangmengkomputerisasikan laporan yang mencoba untuk menirukan proses pemikiran dan pengetahuan dari pakar – pakar dalam menyelesaikan masalah. 2. Dapat memberikan penalaran untuk data yang tidak pasti. 2. menjelaskan bahwa sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang bisa menyamai atau meniru kemampuan seorang pakar.1 Pengertian Sistem Pakar Sistem pakar atau Expert System adalah program yang berisi pengetahuan manusia atau bertingkahlaku seperti manusia expert (manusia pakar) yang pada aplikasinya membantu menyelesaikan masalah – masalah didunia nyata. Fraim Turban (1992). Menurut William Stubblefield dan George F.Dari pengertian diatas.BAB II PEMBAHASAN 2. Terbatas pada domain keahlian tertentu. 2. . maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem pakar adalah suatu aplikasidari kecerdasan tiruan yang dapat menyelesaikan masalah dalam bidang tertentu dan dapat bertindak sebagai penasehat seperti seorang pakar dimana solusi atau jalan keluar yang dihasilkan sistem pakar berkualitas seperti seorang pakar. Menurut E. 3. menjelaskan bahwa sistem pakar adalahsuatu program yang dapat menirukan seorang pakar. Lugger (1993). Menurut Garratano dan Riley (1989). lalu dijadikan pertanyaan – pertanyaan untuk mendapat solusi atau kesimpulan. Berikut ini beberapa pengertian sistem pakar menurut beberapa orang ahli: 1. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan sekumpulan rule atau kaidah yang didapat dari pakar.

Keluarnya bersifat anjuran.3. 7. Memperluas jangkauan dari keahlian seorang pakar. 11. Pengetahuan dan mekanisme penalaran jelas terpisah. Berdasarkan aturan atau rule tertentu.3 Keuntungan Sistem Pakar Sistem Pakar memiliki beberapa keuntungan. Memiliki reliabilitas 2. 6. Sistem pakar tidak 100% bernilai benar. Meningkatkan produktifitas akibat meningkatnya kualitas hasil kerja. 2. 4. 2. 5. 3. Sulit dikembangkan. 6. Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar 10. Menyederhanakan pekerjaan. 4. Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar. . Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal. 8. Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan. Dirancang untuk dapat dikembangkan secara bertahap agar bisa menghasilkan informasi yang lebi baik dan akurat. 2. Membuat orang yang masih awam dapat bekerja seperti layaknya seorang pakar. 7. Merupakan arsip yang terpercaya dari sebuah keahlian. 5. sistem pakar juga memiliki beberapa kelemahan. 9. Hal ini tentu saja erat kaitannya dengan ketersediaan pakar dibidangnya. Menghemat waktu kerja.yaitu : 1. 3.4 Kelemahan Sistem Pakar Disamping memiliki beberapa keuntungan. Bisa melakukan proses secara berulang dan otomatis. Dapat mengemukakan rangkaian alasan – alasan yang diberikan dengan cara yang bisa dipahami. yaitu : 1.

PUFF untuk mengukur fungsi dari paru-paru. komputer. Sistem demikian disebutdengan Sistem Pakar (Expert System). ada yang ahlikimia. Untuk membuat knowledge base perencanasistem harus bekerja sama atau meminta nasehat dari ahli di bidangnya. Orang yang menciptakan sistem pakar disebut dengan knowladge engineer. PROSPECTOR digunakan untuk memberikan nasehat dalam eksplorasi mineral. DENDRAL untuk mengidentifikasikan struktur molekul suatu komposisi kimia dan lain sebagainya. dari XCON sistem yang digunakan perusahaan DEC untuk menggambarkan konfigurasi komputer bagi para langganannya.2. Untuk mengembangkan sistem pakar.6 Konsep Dasar Sistem Pakar Konsep Dasar Sistem Pakar mencakup beberapa persoalan mendasar. harus diciptakan terlebih dahulu suatu knowledge base atau dasar pengetahuan yangdibutuhkan oleh aplikasinya. Sistem pakar yang lainnya diantaranya adalah MYCIN untuk mendiagnosa penyakit infeksi pada darah. Suatu knowledge base terdiri dari kumpulan data tertentu untuk permasalahan yang spesifik danaturan-aturan bagaimana memanipulasi data yang tersimpan tersebut.knowledge base mungkin dapat juga terdiri dari asumsi-asumsi.5 Teori Sistem Pakar Tiap-tiap orang mempunyai keahlian masing-masing yang mungkin satu orang dengan yanglainnya mempunyai keahlian berbeda. Sistem Pakar ini sangat bergunadisebabkan masih langkanya orang yang berkualifikasi dalam bidang tertentu. 2. pendugaan.Komputer dapat diprogram untuk berbuat seperti orang yang ahli dalam bidang tertentu. Berbeda dengan database biasa.pendugaan dan metode-metode heuristic (heuristic merupakan metode pemecahan masalah yang biasanya dilakukan secara trial and error atau secara rule of thumb). Salah satu sistem pakar yang pertama adalah MACYSMA yang digunakan untuk tugas matematika. Sistem ini dapat digunakan untuk bidang yang tertentu sepertimisalnya mendeteksi penyakit. CADUCEUS untuk mendeteksi penyakit. Kepercayaankepercayaan.Komputer yang demikian dapat dijadikan seperti konsultan atau tenaga ahli di bidang tertentu yang dapatmenjawab pertanyaan dan memberikan nasehat-nasehat yang dibutuhkan. dokter dan lain sebagainya. tergantung dari pengetahuannya masing-masing. antara lain : . fisika. menganalisis kimia dan lain sebagainya.

Bagaimana sistem bekerja. dan pengalihan pengetahuan ke user. Pertama. Bagaimana keahlian dapat ditransfer d. pengalaman. b. Keahlian sering dicapai dari pelatihan. Keahlian mencakup pengetahuan eksplisit. Kedua. Pakar adalah orang yang memiliki pengetahuan. Salah satu fitur yang harus dimiliki oleh sistem pakar adalah kemampuan untuk menalar. harus mampu memecahkan persoalan dan mencapai tingkat performa yang secara signifikan ebih baik dari orang kebanyakan.a. misalnya teori yang dipelajari dari buku teks atau kelas. Apa yang dimaksud dengan keahlian.Biasanya pakar manusia mampu melakukan hal berikut : mengenali dan merumuskan persoalan. membaca. membagi-bagi aturan jika diperlukan. memecahkan persoalan dengan cepat dan tepat. menjelaskan solusi tersebut. pakar adalah relatif. Kebanyakansistem pakar generasi pertama menggunakan aturan jika-maka untuk merepresentasikan dan menyimpan pengetahuannya. dan mempraktikkan.representasi pengetahuan (ke komputer). Proses inimembutuhkan 4 aktivitas yaitu : tambahan pengetahuan (dari para ahli atau sumber-sumber lainnya). yaitu: fakta dan prosedur (biasanya berupa aturan). menyusun ulang pengetahuan. Pakar biasamemiliki beberapa konsep umum. Siapa yang disebut pakar. penilaian. inferensi pengetahuan. Pakar padasatu waktu atau satu wilayah mungkin tidak menjadi pakar di waktu atau wilayah lain. dan pengetahuan implisityang diperoleh dari pengalaman. Misalnya.mahasiswa kedokteran mungkin disebut pakar dalam penyakit dibanding petugas administrasi. belajar dari pengalaman. metode khusus.Pengetahuan yang disimpan di komputer disebut sebagai basis pengetahuan. sertakemampuan untuk menerapkan bakat ini dalam memberi nasihat dan memecahkan masalah. Sistem pakar generasi kedua jauh lebih fleksibel dalam mengadopsi banyak representasi pengetahuan dan metode pertimbangan. merupakan tujuan utama dari sistem pakar. Jika keahlian-keahlian sudah . menetapkan relevansiKeahlian adalah pengetahuan ekstensif yang spesifik terhadap tugas yang dimiliki pakar. tetapi bukan pakar di rumah sakit terkemuka.Pengalihan keahlian dari para ahli ke media elektronik seperti komputer untuk kemudiandialihkan lagi pada orang yang bukan ahli. c. Pengembangan sistem pakar dibagi menjadi dua generasi.

Dan setiap sub sistem mempunyaisifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi sistem tertentu dan mempengaruhi proses sistem secarakeseluruhan. Ketiga. Kedua.7 Komponen Sistem Pakar Dalam membangun sistem pakar dipengaruhi oleh beberapa komponen. pendidikan dan pelatihan adalah hal penting tetapi merupakantugas yang sulit. Pertama. Dengan demikian sistem ini dapat menjawab pertanyaan pemakai. Ada 2 teknik yang menjadi dasar untuk pembentukan mesin inferensi.tersimpan sebagai basis pengetahuan dan tersedia program yangmampu mengakses basis data. Forward Chaining Forward Chaining adalah sebuah metode pelacakan kedepan. yaitu : 1. secara dedukatif mesin inferensi memiliki pengetahuan yangrelevan dalam rangka mencapai kesimpulan. pakar di suatu perusahaan/instansi bisa pensiun. keluar. Basis Pengetahuan (Knowledge Base) Knowledge base merupakan inti program dari sistem pakar yang berisi representasi pengetahuanyang didapat dari seorang pakar. atau telah meninggal. Setelah itu diadakan hipotesa untuk memperoleh . Mesin Inferensi ( Interfence Engine ) Mesin inferensi merupakan bagian yang mengandung mekanisme fungsi berpikir dan penalaransistem yang digunakan oleh seorang pakar. dimana diawali dari fakta – faktayang diberikan user kemudian dicari dibasis pengetahuan lalu dicari rule yang sesuai dengan fakta – fakta. Sistem pakar memungkinkan pengetahuan ditransfer lebih mudah dengan biaya lebih rendah. 2. pengetahuan perludidokumentasikan atau dianalisis. maka komputer harus dapat diprogram untuk membuat inferensi. yaitu : a. 2. Komponen ini tersusun dari fakta yang berupa objek dan kaidah atau rule yang merupakan informasi tentang cara bagaimana membangkitkan fakta baru dari fakta yang sudahada.Terdapat beberapa alasan bagi suatu perusahaan untuk mengadopsi sistem pakar. Prosesinferensi ini dikemas dalam bentuk motor inferensi (inference engine). Mesin inferensi memulai pelacakannya dengan kaidah – kaidah dalam basis pengetahuan danmenggunakan fakata – fakta yang ada dalam basis pengetahuan.

Dengan kata lain. lalu dicari rule yang sesuai dengan fakta – fakta yang diberikan untuk menguji kebenaran hipotesa. Dengan kata lain. lalu hipotesa terlebih dahulu. basis data sistem pakar (expert sistem database). Pada bagianinilah dialog antara pemakai dengan sistem pakar terjadi. 2. Pencocokan fakta atau pernyataan dimulai dari bagian sebelah kanan.8 Arsitektur Sistem Pakar Sistem pakar memiliki beberapa komponen utama. dimana sistem pakar akan memberikan pertanyaan dan pemakai akan menjawab. b.kesimpulan. penalaran dimulai dari kesimpulan.lalu hipotesa yang diinginkan. agar suatu program sistem pakar dapat dimanfaatkan oleh pemakaidiperlukan sebuah penghubung yang bertindak sebagai seorang konsultan dengan pemakai. fasilitas akuisisi pengetahuan (knowledge acquisition . Development Engine Development engine merupakan bagian dari sistem pakar yang berfungsi sebagai fasilitas untuk mengembangkan mesin inferensi dan penambahan basis pengetahuan yang dilakukan oleh knowledgeengineer bersama – sama pakar. mampu mengekstraksi penjelasanmengenai pengetahuan dan aturan yang baru dari pengalaman ia bekerja. yaitu antarmuka pengguna (user interface).Pencocokan fakta atau pernyataandimulai dari bagian sebelah kiri. dan untuk menguji kebenaran hipotesa tersebut harus dicari rule yang sesuai. Backward Chaining Backward Chaining adalah suatu teknik pelacakan yang dimulai dari sekumpulan kesimpulan. Pertanyaan akan terus ditampilkan sampai akhirnya didapatsuatu kesimpulan yang sesuai. Knowledge engineer harus memiliki keahlian dalam mengerti bagaimana pakar menerapkan pengetahuan dalam menyelesaikan masalah. lalu fakta yang ada dalam basis pengetahuan. kemudian dengan mempergunakan kaidah – kaidah yang ada akan dicarisejumlah besar kondisi awal fakta – fakta yang mendukung kaidah – kaidah tersebut. b. penalaran dimulai dari fakta terlebih dahulu. Antar Muka Pemakai (User Interface) User interface merupakan bagian sistem pakar yang berfungsi sebagai penghubung antar pemakai(user) dengan sistem pakar. a.

yaitu penjelasan (explanation facility) (Martin dan Oxman.Fasilitas akuisisi pengetahuan merupakan perangkat lunak yang menyediakan fasilitas dialog antara pakar dengan sistem.Arsitektur dasar dari sistem pakar dapat dilihat pada gambar dibawah (Giarrantano dan Riley.Heuristik khusus atau rules.Ada 4 tipe penjelasan yang digunakan dalam sistem pakar.Fakta. Basis data sistem pakar berisi pengetahuan setingkat pakar pada subyek tertentu. b. Meliputi proses pengumpulan. Penjelasan mengenai jejal aturan yang menunjukan status konsultasi. situasi masalah dan teori terkait. pemindahan.Mekanisme inferensi merupakan pernakat lunak yang melakukan penalaran denga menggunaka pengetahuan yang ada untuk menghsilkan kesimpulan atau hasil akhir.1994): Memori kerja dalam arsitektur sistem pakar merupakan bagian dari sistem pakar yang berisi fakta-fakta masalah yang ditemukan dalam suatu sesi. dan menyeleseikan masalah. berisi fakta-fakta tentang suatu masalah yang ditemukandalam proses konsultasi. dan sumber pengetahuan yang lain. 1989): a. majalah. Penjelasan mengenai bagaimana sebuah keputusan diperoleh. Basis data initerdiri dari 2 elemen dasar : a. Pengetahuan ini dapat berasal dari pakar. b. yang bertujuan untuk memperbaiki dan atau mengembangkan basis pengetahuan. 1988). Fasilitas penjelasan berguna dalam memberikan penjelasan kepada pengguna mengapa koputer meminta suatu informasi tertentu dari pengguna dan dasar apa yangdigunakan computer sehingga dapat menyimpulkan suatu kondisi. . Berisi pengetahuan yang dibutuhkan untuk memahami. yaitu (Schnupp. Selain itu ada satu komponen yang hanyaada pada beberapa sistem pakar.mechanism). merumuskan. Dalam komponen ini dilakukan pemodelan proses berpikir manusia. jurnal.Penjelasan mengapa sistem tidak memberikan keputusan seperti yang dikehendaki pengguna. yang langsung menggunakan pengetahuan untuk menyeleseikan masalah khusus. dan mekanisme inferensi (inference mechanism). d. c. Penjelasan mengenai bagaimana sistem menanyakan suatu pertanyaan. Fasilitas akuisisi ini digunakan untuk memasukkan faktafakta dan kaidah-kaidah sesuaidengan perkembangan ilmu.Antarmuka pengguna adalah perangkat yang menyediakan media komunikasi antara pengguna dansistem. dan perubahan dari kemapuan pemecahan msalah seorang pakar atau sumber pengetahuan terdokumentasi ke program komputer.

Menurut Firebaugh (1989) proses akuisisi pengetahuan dibagi ke dalam 6 tahap yaitu : Identifikasi. b. Induksi aturan dari contoh Dalam metode ini system diberi contoh dari suatu masalah yang hasilnya telah diketahui.Menurut Turban (1988). Pekerjaan tersebut direkam. terdapat tiga metode utama dalam akuisisi pengetahuan yaitu : a. dituliskan dan dianalisis. Analisis protocol Dalam metode ini pakar diminta untuk melakukan suatu pekerjaan dan mengungkapkan proses pemikirannya dengan menggunakan kata-kata. yaitu : . c.9 Akuisisi Pengetahuan Akuisisi pengetahuan adalah akumulais. Dalam tahap ini knowledge engineer berusaha menyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan. transfer dan transformasi keahlian dalam menyelesaikanmasalah dari sumber pengetahuan ke dalam program computer.10 Tahapan Pembuatan Sistem Pakar Dalam mengembangkan sistem pakar ada 5 (lima) tahapan yang harus dilakukan menurut SriKusumadewi (2003). Konseptualisasi. Setelahdiberikan beberapa contoh. Wawancara W a w a n c a r a a d a l a h m e t o d e a k u i s i s i ya n g p a l i n g b a n ya k d i g u n a k a n . Pengujian dan Revisi Prototipe 2.Implementasi. Formalisasi. system induksi dapat membuat aturan yang benar untuk kasus contoh. Observasi pada pekerjaan pakar Dalam metode ini pekerjaan dalam bidang tertentu yang dilakukan pakar diobservasi.Akuisisi pengetahuan dilakukan sepanjang proses pembangunan system.2. Selanjutnya aturan dapat digunakan untuk menilai kasus lain yang hasilnya tidak diketahui. d. M e t o d e i n i m e l i b a t k a n pembicaraan dengan pakar secara langsung dalam suatu wawancara.

Tahapan formalisasi : Tahapan formalisasi merupakan tahapan dimana hubungan antara unsur – unsur digambarkan dalam bentuk format yang biasa digunakan dalam sistem pakar. sehingga didapat hasil yang efisien. terdapat 23 jenis penyakit THT yang diberikan notai A. Daftar jenis penyakit THT (Telinga Hidung dan Tenggorokan) beserta gejalagejalanya. B. Tahapan Pengujian : Tahapan pengujian merupakan tahap dimana sistem akan dipakai dan diujikeakuratannya serta kinerja sistemnya. Dari konsep tersebut unsur – unsur yang terlibat akan dirinci dan dikaji hubungan antara unsur serta mekanisme pengendalian yang diperlukan untuk mencapai sebuah solusi yang terbaik. Analisis Jenis Penyakit THT dan gejala-gejalanya. sistem pakar yang terlibat. Tahapan Identifikasi : Tahapan identifikasi merupakan tahapan untuk menganalisa permasalahan yangada. c. d. Ditentukan batasan masalah yang akan dianalisa. C. Pada tabel ini. B.. Tahapan Implementasi : Tahapan implementasi merupakan tahap yang sangat penting karena disinilahsistem program komputer.Wdengan 38 gejala.11 Implementasi Sistem Pakar Dalam berbagai aplikasi system pakar digunakan sebagai sarana untuk mempermudah dalamsuatu analisis sebagai contoh kami sertaka implementasi dalam analisi penyakit THT.a..…W berturut-turut adalah contract ulcers.yang digunakan untuk membangun sistem pakar yang dijelaskan pada paper ini disajikan pada Tabel 1. C. Jenis penyakit A.. Tahap ini jugamenentukan alat pembangunan sistem. teknik inferensi dan struktur data yang digunakan pada sistem pakar. b. e. abses . sumber daya yangdiperlukan dan tujuan yang akan dicapai. Tahapan Konseptualisasi : Tahapan konseptualisasi merupakan tahapan dimana pengetahuan dan pakar menentukan konsep yang kemudian dikembangkan menjadi suatu sistem pakar. pakar yang dibuat akan diterapkan dalam bentuk 2.

neuronitis vestibularis. sinusitis frontalis. sinusitis maksilaris. faringitis. nyeri tenggorokan. Cara pertama adalahdengan membangun sendiri semua komponen di atas.kanker leher dan kepala. tumor syaraf pendengaran. otitis media akut. kanker laring. osteosklerosis. barotitis media. Sebagai contoh. kanker leher metastatik. vertigo postular. dansinusitis sfenoidalis. sedangkan cara kedua adalah . abses peritonsiler. kanker nasofaring. deviasi septum. kanker tonsil. e2gLite Expert System Shell Pengembangan sebuah sistem pakar dapat dilakukan dengan 2 cara. penyakit faringitis (F) mempunyai gejala: demam. laryngitis.parafaringeal. meniere. nyerisaat bicara atau menelan. nyeri leher dan pembengkakan kelenjar getah bening. tonsillitis. Jenis Penyakit THT dan Gejala-gejalanya. sinusitis etmoidalis. Tabel 1.

sehingga lebih cocok untuk system pakar berskala kecil dengan basis pengetahuan yangmengandung kurang dari 100 aturan.Expertise2go. Penggunaan carakedua disebut sebagai membangun sistem pakar dengan shell . Kekurangan kedua. karena suatuapplet Java sangat mudah untuk diikutsertakan di dalam sebuah halaman web sebagai objek grafis.denganmemakai semua komponen yang sudah ada. . E2gLite adalah sebuah shell sistem pakar yang dikembangkan oleh Expertise2Go yang berbasis internet dan dilengkapi applet Java. Kekurangan lainnya berhubungan dengan kompatibilitas browser .com secara gratis. karena e2gLite yang berisi applet Java dan basis pengetahuan dapat didownload ke browser pengguna. Kemudahan akses. adalah basis pengetahuan yang berupa file teks dapat dibaca oleh siapapun karena bersifat publik atau dapat diakses oleh siapapun. Namun demikian e2gLite juga memiliki kekurangan. Kemudahan penggunaan.Microsoft telah mengumumkan pemisahan antara JVM (Java Virtual Machine) dari versiInternet Explorer yang diinstall mulai sistem operasi Windows XP. antara lain waktu startup yang lama. Jika Internet Explorer yang terinstall tidak mempunyai fitur Java. Basis pengetahuan berupa file teks yang berisi fakta dan aturan yangdapat dibuat dengan editor teks dan disimpan sebagai file *. sedangkan pengguna cukupmenggunakan browser umum yang memiliki fitur Java seperti Netscape Navigator dan InternetExplorer. dapat ditambahdengan menginstall Microsoft Virtual Machine Proxy Server. kecuali penggunasecara khusus menginstall JVM.kb. dan dapat disisipkan kedalam sebuah sel dalam tabel HTML untuk memfasilitasi pengaturan halaman secara fleksibel serta integrasi sistem pakar dengan halaman web yang lain. kecuali isi basis pengetahuan.Dengan demikian desain dari basis pengetahuan sistem pakar yang dibuat tidak dapatdijaga kerahasiaannya. E2gLite memberikan kemudahan dalam hal pembangunan sistem pakar serta pelaksanaankonsultasi oleh pengguna. Hal ini akan menyebabkansemua halaman web yang mengandung applet menjadi gagal untuk diakses. E2gLite dapat didownload darihttp://www. Kelebihan e2gLite terletak pada kemudahan aksesdan penggunaannya.

Pengenalan Komputer.Com . IlmuKomputer. Jogianto H. Yogyakarta: Andi Offset.. Konsep Dasar Sistem Pakar. Frank J.M. 2004. Penerbit Andi.Aries . 2005. edisi ke-2. PENGANTAR SISTEM PAKAR .DAFTAR PUSTAKA Muhammad Arhami. Yogyakarta.1995 Syamsuddin. www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful