Tugas Kalkulus

Diferensial
Jefnica Juliana F. Kasim 11 312 680 Kelas : E / I Dosen : Dra. F. M. Najoan, MSi

Sistem Bilangan Real b. Integral d.Kalkulus Diferensial DIFERENSIAL  Penjelasan secara umum Kalkulus Diferensial a. Fungsi Limit c. Soal-soal 2 .

Di fisika. Persamaan-persamaan yang melibatkan turunan disebut persamaan 3 . dan turunan dari kecepatan terhadap waktu adalah percepatan. turunan dapat memberikan strategi yang paling baik untuk perusahaan yang sedang bersaing. turunan dari perpindahan benda terhadap waktu adalah kecepatan benda. Dengan menerapkan teori permainan. turunan menentukan cara paling efisien dalam memindahkan bahan dan mendesain pabrik. Kalkulus diferensial adalah dalam matematika yang mempelajari salah satu nilai cabang kalkulus bagaimana suatu fungsi berubah menurut perubahan input nilainya. turunan suatu fungsi pada sebuah titik menentukan pendekatan linear terbaik fungsi pada titik tersebut. Teorema dasar kalkulus menyatakan bahwa pendiferensialan adalah proses keterbalikan dari pengintegralan. Turunan dari suatu fungsi pada titik tertentu menjelaskan sifat-sifat fungsi yang mendekati nilai input. Turunan mempunyai aplikasi dalam semua bidang kuantitatif.Kalkulus Diferensial Penjelasan Secara Umum Kalkulus Diferensial. Untuk fungsi yang bernilai real dengan variabel real tunggal. Proses pencarian turunan disebut pendiferensialan (differentiation). Secara umum. Hukum bahwa turunan gerak benda kedua sama Newton menyatakan dari momentum suatu dengan gaya yang diberikan kepada benda. Dalam riset operasi. Laju reaksi dari reaksi kimia juga merupakan turunan. turunan pada sebuah titik sama dengan kemiringan dari garis singgung grafik fungsi pada titik tersebut. Topik utama dalam pembelajaran kalkulus diferensial adalah turunan. Turunan sering digunakan untuk mencari titik ekstremum dari sebuah fungsi.

sepertianalisis kompleks. Sifat-sifat ini biasanya diambil sebagai definisi dari turunan. mdisebut sebagai kemiringan dengan rumus: di mana simbol Δ (delta) memiliki arti "perubahan nilai". Ini adalah grafik fungsi dari garis lurus. Turunan dan perampatannya (generalization) sering muncul dalam berbagai bidang matematika. Dalam kasus ini. Turunan dari f pada titik x adalah pendekatan yang paling baik terhadap gagasan kemiringan f pada titik x. analisis fungsional. Fungsi nonlinear tidak memiliki nilai kemiringan yang pasti. dari f di dekat titik x. turunan dari f menentukan pendekatan linear paling dekat. Diikuti pula Δy = m Δx. Bersama dengan nilai f di x. Namun. dan bahkan aljabar abstrak. yaitu y = f(x). y = f(x) = m x + c. Rumus ini benar adanya karena y + Δy = f(x + Δx) = m (x + Δx) + c = m x + c + m Δx = y + mΔx. di mana m dan c adalah bilangan real yang tergantung pada garis mana grafik tersebut ditentukan. Salah satu dari jenis fungsi yang paling sederhana adalah fungsi linear. Turunan Misalkan x dan y adalah bilangan real di mana y adalah fungsi dari x. 4 . hal-hal di atas hanya berlaku kepada fungsi linear. geometri diferensial. atau disebut linearisasi.Kalkulus Diferensial diferensial dan sangat penting dalam mendeskripsikan fenomena alam. biasanya ditandai dengan f'(x) atau dy/dx.

5 . Jika x dan y adalah vektor. Dengan mengambil pendekatan linear yang paling dekat di satu arah menentukan sebuah turunan parsial. Garis singgung pada (x.Kalkulus Diferensial Sebuah istilah yang saling berhubungan dekat dengan turunan adalah diferensial fungsi. Turunan total ini adalah transformasi linear. biasanya ditandai dengan ∂y/∂x. ini secara konsep sama dengan mengambil garis singgung ke semua arah secara bersamaan. turunan dari f pada x adalah kemiringan dari garis singgung grafik f' di titik x. Karena sumber dan target dari f berdimensi satu. dan ia menentukan hiperbidang yang paling mendekati grafik dari f. Hiperbidang ini disebut sebagai hiperbidang oskulasi. maka pendekatan linear yang paling mendekati grafik ftergantung pada bagaimana f berubah di beberapa arah secara bersamaan. turunan dari f adalah bilangan real. f(x)) Bilamana x dan y adalah variabel real. Linearisasi dari f ke semua arah secara bersamaan disebut sebagai turunan total.

Kalkulus Diferensial A. | | = -N jika N adalah bilangan negatif. bilangan pecahan biasa. .14. Himpunan Bilangan Real terdiri dari bilangan-bilangan : 1. Titik-titik dan disebut titik selang terbuka  Selang Tak Berhingga (Infinite Interval) selang tertutup 6 ..  Bilangan Irasional tidak merupakan hasil bagi bilangan bulat.. antara dan disebut selang terbuka. =3. bilangan nol. Irasional. yaitu bilangan desimal yang tidak ada akhir seperti √ =1. Sistem Bilangan Real.  Nilai Mutlak | | = N jika N adalah 0 atau bilangan positif. 2. Contoh : | |=| |= | |=| | | |= |= |= jika jika  Selang Berhingga (Finite Interval) Himpunan semua bilangan sehingga dapat di tulis seperti ujung selang. bilangan bulat negatif. yaitu bilangan bulat positif.4142 ... Rasional.

3. =  = =  = =  = = =. Contoh : yang memenuhi disebut selang  Relasi Hubungan antara 2 buah objek atau lebih.Kalkulus Diferensial Himpunan semua bilangan tak berhingga.  Penyelesaian : B. Contoh : A : {1.5} B:{ }  Hubungan Relasi dan Fungsi : Soal !  Diketahui  Ditanya : : = =.4.2. =. Limit Fungsi 7 .

yaitu Integral tak tentu. Simbol dari Integral itu sendiri. yaitu Integral tentu. Limit jumlah. yang dicari = ? Kita dapat mencari .Kalkulus Diferensial      hasilnya tak tentu = hasilnya tak tentu *cat : k = sembarang bilangan… C. Integral Kebalikan dari diferensial (turunan). = Misalnya: = dan jika didiferensial (diturunkan) menjadi maka kejadian masih menyatakkan salah satu fungsi ini dapat ditulis sebagai berikut : = Jika Misalnya: = = dengan cara mengintegrasi. yaitu ∫ dan selalu diikuti dengan jika yang diIntegral itu fungsi dari . 8 . Sebagai dikatakan diatas bahwa integral itu adalah kebalikkan dari diferensial.

. 9 . . dimana adalah jika didiferensial menjadi ∫ Hal ini dengan cara ilmu pasti dapat ditulis dengan singkat = ? jawab dapat juga ditulis dari . karena ... dimana berarti diferensial  Rumus Integral  ∫  ∫  ∫ = = ∫ =∫ ∫ ∫ .Kalkulus Diferensial Jika diintegral maka jawabannya bilangan konstan.

= = 3. Soal-Soal 1. 5. = = = = = 2. = √ √ √ √ √ √ √ √ √ (√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ )(√ √ ) √ √ √ 2 10 . 4.Kalkulus Diferensial D.

( ) ( ) ( )( ) 11 .  = = 9.  = = = 8. Misalkan u = y= . = = 7.Kalkulus Diferensial = 6.

∫ = = 13.Kalkulus Diferensial . ∫ ( =∫ = = 12. ∫ = = 14. ∫ =∫ =∫ 12 ) ∫ ∫ . =3 10. . ∫ = = 11.

∫ √ mis U = du = 3dx . ∫ =∫ =∫ =∫ = 17.  ∫√ ∫√ = ∫ = = 18. ∫ √ mis : u = 2-3x 13 .Kalkulus Diferensial = 15. ∫ =∫ =∫ = 16.

∫ ==- 14 .Kalkulus Diferensial du = -3 du  ∫√ ∫√ =.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful