EKSTRAKSI VAKUM Ekstraksi vakum adalah tindakan obstetrik operatif untuk melahirkan kepala janin dengan menggunakan “mangkuk

hampa udara” yang ditempelkan pada kulit kepala janin dari seorang parturien yang masih memiliki tenaga meneran. Indikasi Konvensional :  Mempersingkat Kala II pada keadaan ibu tidak boleh meneran terlalu lama pada kala II akibat kondisi obstetri tertentu ( pre eklampsia berat, anemia, diabetes mellitus, eklampsia)  Kondisi obstetri tertentu ( riwayat SC, Kala II memanjang, Maternal distress pada kala II)  Gawat janin pada kala II dengan syarat perjalanan persalinan normal, fasilitas sectio caesaria sudah siap. Kontraindikasi Absolute :     Disproporsi sepalo-pelvik Operator tidak dapat mengenalidenominator dengan baik Operator tidak kompeten untuk melakukan ekstraksi vakum Kelainan letak ( presentasi muka, letak dahi, presentasi lintang, presentasi sungsang)

Kontaindikasi relatif :  Paska pengambilan sediaan darah dari kulit kepala janin.  Prematuritas < 36 minggu.  IUFD karena tidak terbentuk kaput. Pada janin maserasi, kranium sangat lunak sehingga pemasangan mangkuk menjadi sulit  Kelainan kongenital janin yang menyangkut kranium (anensephalus)

SYARAT EKSTRAKSI VAKUM 1. 2. 3. 4. 5. Janin diperkiraan dapat lahir pervaginam Pembukaan sekurang-kurangnya 7 cm ( idealnya adalah diatas lengkap ) Penurunan kepala > station 0 (( idealnya setinggi Hodge III+) Selaput ketuban negatif Harus ada kekuatan meneran ibu dan kontraksi uterus (HIS)

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful