Pengertian Limbah dan Polusi

Sampah (Pengertian Limbah atau Sampah) – Limbah atau sampah yaitu limbah atau kotoran yang dihasilkan karena pembuangan sampah atau zat kimia dari pabrik-pabrik. Limbah atau sampah juga merupakan suatu bahan yang tidak berarti dan tidak berharga, tapi kita tidak mengetahui bahwa limbah juga bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat jika diproses secara baik dan benar. Limbah atau sampah juga bisa berarti sesuatu yang tidak berguna dan dibuang oleh kebanyakan orang, mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak berguna dan jika dibiarkan terlalu lama maka akan menyebabkan penyakit padahal dengan pengolahan sampah secara benar maka bisa menjadikan sampah ini menjadi benda ekonomis. Pengertian Polusi Polusi adalah sejenis gas yang dapat membahayakan yang berasal atau dihasilkan oleh asap-asap baik dari asap kendaraan bermotor maupun asap-asap sisa pembakaran dari pabrik-pabrik tertentu. Jarang sekali kita temui keadaan dijalan yang bersih tanpa adanya polusi dari asap kendaraan bermotor. Polusi juga dapat menimbulkan penyakit, karena didalam polusi itu terkandung virus-virus penyakit yang dapat membahayakan kesehatan kita. Banyak warga yang mengeluh akibat adanya polusi, sampai sekarangpun belum ada cara yang ampuh untuk menangani polusi, karena semakin hari semakin banyak orang yang mengendarai kendaraan berotor sehingga makbanyak pula asap-asap yang dihasilkan dan hal itu akan menyebabkan polusi udara.

botol kaca. minyak goreng bekasdan lain-lain. Limbah Anorganik Limbah ini terdiri atas limbah industri atau limbah pertambangan. virus dan sebagainya. sedangkan limbah air cucian. dan berupa cairan seperti air cucian. Limbah ini mempunyai sifat kimia yang setabil sehingga zat tersebut akan mengendap kedalam tanah. Jika berdasarkan sumbernya limbah dikelompokkan menjadi 3 yaitu: . magnesium klorida yang berasal dari kegiatan pertambangan dan industri. Limbah Organik Limbah ini terdiri atas bahan-bahan yang besifat organik seperti dari kegiatan rumah tangga. baterai bekas. plastik dan lainlain. Adapula limbah anorganik yang berasal dari kegiatan rumah tangga seperti botol plastik. dapat mengandung bibit-bibit penyakit atau pencemar biologis seperti bakteri. zat-zat tersebut adalah : Garam anorganik seperti magnesium sulfat. kaleng dan aluminium. misalnya dari pestisida dan herbisida. tas plastik. Limbah tersebut tergolong (B3) yaitu bahan berbahaya dan beracun. Limbah tersebut ada yang mempunyai daya racun yang tinggi misalnya : sisa obat. Limbah anorganik berasal dari sumber daya alamyang tidak dapat di uraikan dan tidak dapat diperbaharui. Sedangkan limbah rumah tangga dapat berupa padatan seperti kertas. Air limbah industri dapat mengandung berbagai jenis bahan anorganik. serta laut dan selanjutnya akan mempengaruhi organisme yang hidup didalamnya. dasar sungai. 2. Asam anorganik seperti asam sulfat yang berasal dari industri pengolahan biji logam dan bahan bakar fosil. dan air aki. danau. begitu pula dengan pemupukan yang berlebihan. Limbah ini juga bisa dengan mudah diuraikan melalui proses yang alami.Jenis-jenis limbah Jika didasarkan asalnya. kegiatan industri. Limbah pertanian berupa sisa tumpahan atau penyemprotan yang berlebihan. jamur. limbah dikelompokkan menjadi 2 yaitu : 1. limbah kamar mandi.

Limbah Industri Limbah ini dihasilkan atau berasal dari hasil produksi oleh pabrik atau perusahaan tertentu. Kakus) dan secara langsung gas yang dihasilkan oleh limbah pabrik tersebut dikonsumsi dan dipakai oleh masyarakat. Limbah Pabrik Limbah ini bisa dikategorikan sebagai limbah yang berbahaya karena limbah ini mempunyai kadar gasyang beracun. Limbah Rumah Tangga Limbah rumah tangga adalah limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga limbah ini bisa berupa sisa-sisa sayuran seperti wortel. Limbah ini mengandung zat yang berbahaya diantaranya asam anorganik dan senyawa orgaik. penyakit ini terjadi karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan yang tidak tepat 2. bayam. zat-zat tersebut jika masuk ke perairan maka akan menimbulkan pencemaran yang dapat membahayakan makluk hidup pengguna air tersebut misalnya. kardus atau karton. kol. 3. Dampak terhadap kesehatan Dampaknya yaitu dapat menebabkan atau menimbulkan panyakit. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: 1. Penyakit diare dan tikus. bebek dan makluk hidup lainnya termasuk juga manusia Dampak Limbah A. Limbah ini juga memiliki daya racun tinggi jika berasal dari sisa obat dan aki. pada umumnya limbah ini dibuang di sungai-sungai disekitar tempat tinggal masyarakat dan tidak jarang warga masyarakat mempergunakan sungai untuk kegiatan sehari-hari. ikan. slada dan lain-lain bisa juga berupa kertas. 2. Cuci. misalnya MCK(Mandi.1. Penyakit kulit misalnya kudis dan kurap .

3. sehingga menusia akan terkena dampak limbah baik secara langsung maupun tidak langsung. sehingga dapat meresahkan para penduduk. usaha melengkapi kendaraan. Kota-kota ini telah menjalankan berbagai program mulai dari pemberlakuan hari tanpa berkendaraan. botol bekas.B. 2. walaupun efektif tidak mengurangi pencemaran udara dengan cukup cepat dan menyeluruh. seperti angkutan kota. radio tua. Berbagai ikan dapat mati sehingga mungkin lama kelamaan akan punah. skuter. Tidak jarang manusia juga mengkonsumsi atau menggunakan air untuk kegiatan sehari-hari. air lingkungan juga menimbulkan banjir karena banyak orang-orang yang membuang limbah rumah tanggake sungai. Cara ini bisa dilakukan dengan cara membakar limbah-limbah padat misalnya kertas-kertas dengan menggunakan minyak tanah lalu dinyalakan apinya. listrik dan pencairan logam. . ban bekas. Cara menangani limbah a) Pertama dengan cara didaur ulang Dijual kepasar loak atau tukang rongsokan yang biasa lewat di depan rumah – rumah. TV tua dan sepeda yang usang. Dampak terhadap lingkungan Cairan dari limbah – limbah yang masuk ke sungai akan mencemarkan airnya sehingga mengandung virus-virus penyakit. dan mobil dengan perangkat kendali yang canggih. Barang-barang yang dapat dijual antara lain kertas-kertas bekas. sampai pelarangan parkir di kota yang kesemuanya dikenal dengan istilah “upaya pengendalian transportasi”(“transportasi control measures/”TCM”). Dengan cara pembakaran Cara ini adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan karena tidak membutuhkan usaha keras. sehingga pintu air mampet dan pada waktu musim hujan air tidak dapat mengalir dan air naik menggenangi rumah-rumah penduduk. Kelebihan cara membakar ini adalah: 1. b) Cara Menangani Polusi Akibat Kendaraan Bermotor Bagi banyak daerah perkotaan. Dapat juga dijual kepada tetangga kita yang menjadi tukang loak ataupun pemulung. Mudah dan tidak membutuhkan usaha keras Membutuhkan tempat atau lokasi yang cukup kecil Dapat digunakan sebagai sumber energi baik untuk pembangkit uap air panas. Selain mencemari. koran bekas. Cara ini bisa menjadikan limbah atau sampah yang semula bukan apa-apa sehingga bisa menjadi barang yang ekonomisdan bisa menghasilkan uang. majalah bekas.

Kesimpulan Pada dasarnya polusi dan limbah adalah sejenis kotoran yang berasal dari hasil pembuangan dan itu mengakibatkan dampak bagi lingkungan di sekitar tetapi sekarang banyak ditemukan cara atau solusi untuk menangani dampak-dampak yang dihasilkan oleh pousi dan limbah. jalan satu arah dan bermobil patungan atau jalur bus yang terpisah. Larangan Masuk. meskipun demikian pada kenyataannya cara atau solusi tersebut tidak ada hasilnya karena masih banyak asap-asap polusi dan masih banyak pula kita jumpai limbah atau sampah disungaidan didarat yang dapat pula menimbulkan banjir.Banyak TCM dipusatkan pada pengurangan kepadatan lalu lintas. Bus dan taksi diperbolehkan hanya pada beberapa jalan tertentu. sampai metode penggunaan insentif ekonomi. . misalnya ”tarif jalur padat” yang mengharuskan pengemudi membayar jika melalui jalan raya di saat lalu lintas padat. dengan menggunakan sistem yang berkisar dari metode fisik. Larangan ini mengatasi kepadatan lalu lintas dan pencemaran udara yang disebabkan oleh satu juta orang. Pada tahun 1977 Buenos Aires melarang kendaraan pribadi memasuki jalan-jalan pusat keramaian kota pada pukul 10 pagi sampai 7 malam pada hari-hari kerja. seperti lampu lalu lintas yang terkoordinasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful