RAGAM SPESIES TANAMAN PAKU | metagenesis tumbuhan paku (pteridophyta

)
Copyright ntimntem lies@webmail.umm.ac.id http://ntimntem.student.umm.ac.id/2010/07/29/metagenesis-tumbuhan-paku-pteridophyta/

metagenesis tumbuhan paku (pteridophyta)
TUMBUHAN PAKU (PTERYDOPHYTA)
Tumbuhan paku merupakan tumbuhan berkormus dan berpembuluh yang paling sederhana. Terdapat lapisan pelindung sel (jaket steril) di sekeliling organ reproduksi, sistem transpor internal, hidup di tempat yang lembap. Akar serabut berupa rizoma, ujung akar dilindungi kaliptra. Sel-sel akar membentuk epidermis, korteks, dan silinder pusat (terdapat xilem dan fleom).

Batang tumbuhan paku tidak tampak karena terdapat di dalam tanah berupa rimpang, sangat pendek, ada juga yang dapat mencapai 5 meter seperti pada paku pohon atau paku tiang. Daun ketika masih muda melingkar dan menggulung. Beradasarkan bentuk dan ukurandan susunannya daun tumbuhan paku dibedakan menjadi mikrofil dan makrofil. Mikrofil bentuk kecil atau bersisik, tidak bertangkai, tidak bertulang daun, belum memperlihatkan diferensiasi sel. Makrofil daun besar, bertangkai, bertulang daun, bercabang-cabang, sel telah terdiferensiasi. Berdasarkan fungsinya daun tumbuhan paku dibedakan menjadi tropofil dan sporofil. Tropofil merupakan daun yang khusus untuk asimilasi atau fotosintesis. Sporofil berfungsi untuk menghasilkan spora.

Spora tumbuhan paku dibentuk dalam kotak spora (sporangium). Kumpulan sporangium disebut sorus. Sorus muda sering dilindungi oleh selaput yang disebut indusium. Berdasarkan macam spora yang dihasilkan tumbuhan paku dibedakan menjadi tiga yaitu paku homospora (isospora), paku heterospora dan paku peralihan. Paku homospora menghasilkan satu jenis spora (ex Lycopodium/paku kawat). Paku heterospora menghasilkan dua jenis spora yang berlainan yaitu megaspora (ukuran besar) dan mikrospora (ukuran kecil) (ex Marsilea/semanggi dan Selaginella/paku rane). Paku peralihan merupakan peralihan antara homospora dan heterospora menghasilkan spora pbentuk dan ukurannya sama tetapi berbeda jenis kelamin (ex Equisetum debile/paku ekor kuda).

Tumbuhan paku bereproduksi secara aseksual (vegetatif) dengan stolon yang menghasilkan gemma (tunas). Gemma adalah anakan pada tulang daun atau kaki daun yang mengandung spora. Reproduksi seksual (generatif) melalui pembentukan sel kelamin jantan/spermatozoid (gametangium jantan/anteridium) dan sel kelamin betina/ovum (gametangium betina/arkegonium). Seperti pada lumut tumbuhan paku juga mengalami pergiliran keturunan/metagenesis. Metagenesis tersebut dibedakan antara paku homospora dan heterospora.

page 1 / 3

Psilotophyta mempunyai dua genera (ex Psilotum sp). pengganti akar berupa rizoma diselubungi rambut-rambut yang dikenal rizoid. Lycophyta. Sphenophyta sering disebut paku ekor kuda. tidak memiliki akar dan daun. menghasilkan dua jenis spora (megaspora/gamet betina dan mikrospora/gamet jantan). Metagenesis pada tumbuhan dapat diamati dengan jelas pada tumbuhan tak berbiji (paku dan lumut). daun sejati.id/2010/07/29/metagenesis-tumbuhan-paku-pteridophyta/ Tumbuhan paku dibedakan menjadi empat kelompok yaitu Psilotophyta. Lycopodium sp sporanya dalam sporofit daun khusus untuk reproduksi dan dapat bertahan dalam tanah selama 9 tahun.umm. page 2 / 3 . batang. dapat menghasilkan spora tunggal yang berkembang menjadi gametofit biseksual (memiliki baik organ jantan dan betina). Selaginella sp merupakan tanaman heterospora. Jika gamet jantan membuahi gamet betina. Daunnya besar. Sphenophyta. Pterophyta (paku sejati) umumnya tumbuh di darat pada daerah tropis dan subtropis. Metagenesis Beberapa jenis hewan dan tumbuhan ada yang mengalami proses metagenesis. jenis homospora. yaitu fase kehidupan yang bereproduksi secara seksual dan fase kehidupan yang bereproduksi secara aseksual. Hewan dan tumbuhan yang mengalami metagenesis akan mengalami dua fase kehidupan.RAGAM SPESIES TANAMAN PAKU | metagenesis tumbuhan paku (pteridophyta) Copyright ntimntem lies@webmail. Pletycerium bifurcatum (paku tanduk rusa). Metagenesis adalah proses pergiliran hidup yaitu antara fase seksual dan aseksual. Psilotum sp tersebar luas di daerah tropik dan subtropik. Pada tumbuhan tersebut. maka akan terbentuk zigot. mempunyai ranting dikotom.ac. Lycophyta contohnya Lycopodium sp dan Selaginella sp. pembentukan gamet jantan berlangsung di dalam antheridium dan gamet betina di dalam arkegonium.id http://ntimntem.umm. Asplenium nidus (paku sarang burung). batangnya keras karena dinding sel mengandung silika. Marsilea crenata (semanggi untuk sayuran). Contohnya: Adiantum cuncatum (paku suplir untuk hiasan). dan Pterophyta. Sporangium terdapat pada sporofil (daun penghasil spora).student.ac. mempunyai akar. daun muda menggulung. Contohnya Equisetum debile (paku ekor kuda). bersifat homospora.

ac. metagenesis pada tumbuhan paku [gallery] page 3 / 3 . Beberapa hewan tingkat rendah juga mengalami metagenesis. Spora yang jatuh di tempat yang sesuai akan tumbuh menjadi individu baru yang menghasilkan gamet. contohnya Obelia dan Aurelia.id/2010/07/29/metagenesis-tumbuhan-paku-pteridophyta/ Zigot tumbuh menjadi individu yang menghasilkan spora. Sedangkan tumbuhan paku yang kamu lihat sehari-hari merupakan fase sporofit.umm.student.11(b). maka generasi ini disebut fase generatif (seksual) atau gametofit. Dari gambar itu tampak jelas bahwa ubur-ubur (Aurelia) memiliki dua jenis kehidupan yaitu kehidupan saat menempel (polip) dan kehidupan bergerak bebas (medusa). Pergiliran keturunan antara fase sporofit dan gametofit itulah yang disebut metagenesis. Tumbuhan lumut yang sering kamu jumpai merupakan fase gametofit.RAGAM SPESIES TANAMAN PAKU | metagenesis tumbuhan paku (pteridophyta) Copyright ntimntem lies@webmail. Karena menghasilkan gamet.id http://ntimntem. Perhatikan metagenesis uburubur (Aurelia) pada Gambar 1. Generasi ini disebut fase vegetatif (aseksual) atau sporofit.umm.ac. Demikian seterusnya terjadi pergiliran keturunan antara fase gametofit dan sporofit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful