http://akbarizrahmads.blogspot.com/2011/04/hak-dan-kewajiban-warganegara.

html HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA BERDASARKAN UUD 1945
NAMA : AKBARIZ RAHMAD NPM : 36409918 KELAS : 2ID05

1) Pengertian Hak Hak adalah Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Contohnya: hak mendapatkan pengajaran, hak mendapatkan nilai dari guru dan sebagainya. Adapun Prof. Dr. Notonagoro mendefinisikannya sebagai berikut: “Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.

2) Pengertian Kewajiban Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan (Prof. Dr. Notonagoro). Sedangkan Kewajiban adalah Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Contohnya : melaksanakan tata tertib di sekolah, membayar SPP atau melaksanakan tugas yang diberikan guru dengan sebaik-baiknya dan sebagainya.

3) Pengertian Warga Negara Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah Negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendiri. Adapun pengertian penduduk menurut Kansil adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan, diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu.

Naturalisasi atau pewarganegaraan. yang pasal 1-nya menyebutkan: Warga Negara Republik Indonesia adalah: .B. ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksana stelsel pasif). b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau Ius Soli. masih dibedakan lagi menjadi 2. tetapi tanpa meniadakan yang satu. digunakan 2 kriterium. meskipun orang tuanya bukan warga negara dari negara tersebut. yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif. Di dalam asas ini. Pelaksanaan kedua stelselo ini kita bedakan dalam: . . Berhubungan dengan itu. yaitu: 1. 2. Kedua prinsip kewarganegaraan ini digunakan secara bersama dengan mengutamakan salah satu. adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syarat-syarat tertentu mempunyai kewarganeraan negara lain. seseorang memperoleh kewarganeraannya berdasarkan negara tempat di mana dia dilahirkan.Hak Opsi : ialah hak untuk memiliki kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel aktif). Di dalam asas ini. Konflik antara Ius Soli dan Ius Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan rangkap (bi-patride) atau tidak mempunya kewarganegaraan sama sekali (a-patride). di manapun ia dilahirkan. Berdasarkan kriterium ini. Di indonesia. Kriterium kelahiran. maka untuk menentukan kewarga negaraan seseorang digunakan 2 stelsel kewarganegaraan (di samping kedua asas di atas). (2) Syarat-syarat mengenai kewarganeraan ditetapkan dengan undang-undang.Hak Reputasi. yaitu: a) Kriterium kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut pula Ius Sanguinis. ASAS KEWARGANEGARAAN Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara. siapa-siapa yang menjadi warga negara telah disebutkan di dalam pasal 26 UUD 1945. Pelaksanaan selanjutnya dari pasal 26 UUD 1945 ini diatur dalam UU nomor 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. yaitu: (1) Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. seseorang memperoleh kewarganegaraan suatu negara berdasarkan asas kewarganegaraan orang tuanya.

Orang yang lahir di dalam wilayah RI selama kedua orang tuanya tidak diketahui. jika kedua orang tuanya tidak mempunyai kewarganegaraan atau selama kewarganegaraan kedua orang tuanya tidak diketahui. e) Karena atau sebagai akibat dari perkawinan. seorang warga negara RI. Anak yang lahir dalam 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia. e. j. dengan pengertian bahwa kewarganegaraan karena RI tersebut dimulai sejak adanya hubungan hukum kekeluargaan ini diadakan sebelum orang itu berumur 18 tahun. 62 Tahun 1958 ini dikatakan bahwa kewarganegaraan RI diperoleh: a) Karena kelahiran. i. f. b) Karena pengangkatan c) Karena dikabulkan permohonan. Seseorang yang diketemukan di dalam wilayah RI selama tidak diketahui kedua orang tuanya. b. Orang yang lahir di dalam wilayah RI.a. Orang yang memperoleh kewarganegaraan RI menurut aturan undang-undang ini. c. apabila ia pada waktu itu tidak mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya. Orang yang pada waktu lahirnya ibunya warga negara RI. Orang yang pada waktu lahirnya ibunya warga negara RI. apabila ayah itu pada waktu meninggal dunia warga negara RI. d) Karena pewarganegaraan. Orang yang pada waktu lahirnya mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya. f) Karena turut ayah/ibunya. jika ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan atau selama tidak diketahui kewarganegaraan ayahnya. atau sebelum ia kawin pada usia di bawah umur 18 tahun. h. g. g) Karena pernyataan. Orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan/atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan yang berlaku sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 sudah warga negara Republik Indonesia. d. Selanjutnya di dalam Penjelasan Umum UU No. . Orang yang lahir di dalam wilayah RI yang pada waktu lahirnya tidak mendapat kewarganegaraan ayah atau ibunya itu.

Selanjutnya di dalam Penjelasan Pasal 1 UU Nomor 62 Tahun ini disebutkan: b. bertempat tinggal di Hak Warga Negara Indonesia : . setelah ayah itu mengadakan hubungan hukum kekeluargaan dan apabila hubungan hukum itu baru diadakan setelah anak itu menjadi dewasa. Pengertian kewarganegaraan dapat dibedakan dalam arti : 1) Yuridis dan Sosiologis. c. maka barulah ibunya yang menentukan status anak itu. . Anak baru turut kewarganegaraan ayahnya. Sudah selayaknya keturunan warga negara RI adalah WNI. adalah orang-orang asing yang tinggal dalam negara bersifat sementara sesuai dengan visa • Istilah Kewarganegaraan (citizenship) memiliki arti keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan antara negara dengan warga negara.Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2). C. atau segala hal yang berhubungan dengan warga negara. maka ia tidak turut kewarganegaraan ayahnya. Penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang Indonesia. Menjalankan ius soli supaya orang-orang yang lahir di Indonesia tidak ada yang tanpa kewarganegaraan. Apabila tidak ada hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya atau apabila ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan ataupun (selama) tidak diketahui kewarganegaraannya. Hubungan hukum kekeluargaan antara ibu dan anak selalu mengadakan hukum secara yuridis. .Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. HAK DAN KEWAJIBAN WNRI BERDASARKAN UUD 1945 menurut pasal 26 ayat (2) UUD 1945. Sebagaimana telah diterangkan di atas dalam bab I huruf a yang menentukan status anak ialah ayahnya. • Bukan Penduduk. dan e. d.”(pasal 28A). dan 2) Formil dan Materiil.

Hak atas pengakuan..Hak atas kelangsungan hidup. . hak untuk tidak diperbudak.Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. ilmu pengetahuan dan teknologi. (pasal 28C ayat 1). (pasal 28C ayat 2). . . (pasal 28I ayat 1). seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia.Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat.Wajib menaati hukum dan pemerintahan. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup. dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum.hak beragama. hak untuk tidak disiksa.setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai .Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup. dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. tumbuh. dan Berkembang” .(pasal 28D ayat 1).Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan. Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani. . dan negaranya.Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1). Pasal 28J ayat 1 mengatakan : Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain . jaminan. . Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi : segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. bangsa.Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum. . Kewajiban Warga Negara Indonesia : . perlindungan.

Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.dengan pertimbangan moral. 2. .” HAK DAN KEWAAJIBAN WARGA NEGARA : 1.Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.” . Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 31 UUD 1945. nilai-nilai agama. keamanan. Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negara dan negara pada umumnya berupa peranan (role).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful