MATAHARI

Matahari adalah bola raksasa yang terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Matahari termasuk bintang berwarna putih yang berperan sebagai pusat tata surya. Seluruh komponen tata surya termasuk 8 planet dan satelit masing-masing, planet-planet kerdil, asteroid, komet, dan debu angkasa berputar mengelilingi Matahari. Di samping sebagai pusat peredaran, Matahari juga merupakan sumber energi untuk kehidupan yang berkelanjutan. Panas Matahari menghangatkan bumi dan membentuk iklim, sedangkan cahayanya menerangi Bumi serta dipakai oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Tanpa Matahari, tidak akan ada kehidupan di Bumi karena banyak reaksi kimia yang tidak dapat berlangsung. Matahari juga merupakan bintang yang jaraknya paling dekat dengan bumi baik pada gugusan galaksi bima sakti maupun pada galaksi andromeda. Sumber energi matahari berasal dari reaksi fusi hidrogen menjadi helium. Tekanan dan suhu yang sangat tinggi akan mengubah inti hidrogen menjadi helium dan menghasilkan energi yang sangat besar. Kadang kala energi yang dihasilkan pada inti matahari menyembur keluar (ke atmosfer matahari) sejauh ribuan kilometer. Semburan ini disebut angin surya (angin matahari) yang dapat mengacaukan arah kompas dan sistem komunikasi di bumi. Berdasarkan hasil penelitian, setiap 1 cm2 atmosfir bumi rata-rata menerima energi matahari sebesar 2 kalori setiap menit (8,4 joule/menit). Nilai 2 kalori per menit ini selanjutnya disebut konstanta matahari. Bola gas yang sangat panas ini terdiri atas 70 % gas hidrogen, 25 % gas helium, dan 5 % unsur-unsur lain seperti gas oksigen, karbon, neon, besi, nitrogen, silikon, magnesium, nikel, dan belerang (sulfur).
Matahari tidak berbentuk bulat betul. Matahari mempunyai katulistiwa dan kutub karena gerak rotasinya. Garis tengah ekuatorialnya 864.000 mil, sedangkan garis tengah antar kutubnya 43 mil lebih pendek. Matahari merupakan anggota Tata Surya yang paling besar, karena 98% massa Tata Surya terkumpul pada matahari.

Di samping sebagai pusat peredaran, matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya. Matahari terdiri dari inti dan tiga lapisan kulit, masing-masing fotosfer, kromosfer dan korona. Untuk terus bersinar, matahari, yang terdiri dari gas panas menukar zat hidrogen dengan zat helium melalui reaksi fusi nuklir pada kadar 600 juta ton, dengan itu kehilangan empat juta ton massa setiap saat.

KARAKTERISTIK UMUM MATAHARI Ilustrasi di atas merupakan perbandingan ukuran Matahari dengan planet-planet dalam sistem tata surya. Matahari berbentuk bola yang berpijar dengan senyawa penyusun utama berupa gas hidrogen (74%) dan helium (25%) terionisasi. Gambar ini tidak memuat informasi perbandingan jarak. karbon. Teori ini kemudian dibuktikan oleh Galileo Galilei dan pengamat angkasa lainnya. Teori yang kemudian dikenal dengan nama heliosentrisme ini mematahkan teori geosentrisme (bumi sebagai pusat tata surya) yang dikemukakan oleh Ptolemeus dan telah bertahan sejak abad ke dua sebelum masehi. Konsep fusi nuklir yang dikemukakan oleh Subrahmanyan Chandrasekhar dan Hans Bethe pada tahun 1930 akhirnya dapat menjelaskan apa itu Matahari secara tepat. Diameter Matahari adalah 11 kali diameter planet terbesar.Gambar Matahari yang berhasil ditangkap Soft X-Ray Telescope (SXT) yang dibawa satelit Yohkoh ketika sedang mengorbit Nicolaus Copernicus adalah orang pertama yang mengemukakan teori bahwa Matahari adalah pusat peredaran tata surya pada abad 16. nikel. Jupiter. Cahaya Matahari berasal dari hasil reaksi fusi hidrogen menjadi helium. silikon. kalsium. sulfur. Senyawa penyusun lainnya terdiri dari besi. magnesium. . neon. dan kromium. A.

Secara teori hal tersebut berarti bila seseorang memiliki berat 100 kg di Bumi maka bila berjalan di permukaan Matahari beratnya akan terasa seperti 2.6 miliar tahun. Sebagai perbandingan.6 miliar tahun. . Matahari akan berekspansi menjadi bintang raksasa berwarna merah yang dingin dan 'memakan' planet-planet kecil di sekitarnya (mungkin termasuk Bumi) sebelum akhirnya kembali menjadi bintang kerdil berwarna putih kembali. dan gaya gravitasi.000 mil. Berdasarkan penghitungan dengan metode analisis radioaktif. Radiasi Matahari. Matahari tergolong bintang tipe G V. diketahui bahwa batuan bulan. diperoleh massa Matahari sebesar 1. Sementara itu. Angka tersebut sama dengan 333. sebanyak 1.Berdasarkan penghitungan menggunakan Hukum Newton dengan melibatkan nilai kecepatan orbit Bumi.000 kali massa Bumi. meteorit dan batuan Bumi tertua yang pernah ditemukan berusia sekitar 4. cahaya tampak. sampel batuan Matahari belum pernah didapatkan sehingga penghitungan dilakukan secara matematika menggunakan model interior Matahari.85% dari total massa tata surya.392.000 K dan umumnya bertahan selama 10 miliar tahun. Gravitasi Matahari memungkinkannya menarik semua komponen-komponen penyusunnya membentuk suatu bentuk bola sempurna. jarak Matahari. sama dengan 109 kali diameter Bumi.96 juta mil). sinar ultraviolet.3 juta planet seukuran Bumi dapat masuk ke dalam Matahari.5 miliar tahun. Sementara itu.[4][14] Jarak Matahari ke Bumi ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk penyederhanaan hitungan) menjadi 150 juta km. adalah campuran gelombang elektromagnetik yang terdiri dari gelombang inframerah. Gaya gravitasi di Matahari sebanding dengan 28 kali gravitasi di Bumi. oleh karena tata surya diketahui terbentuk sebagai satu kesatuan dalam waktu yang berdekatan maka kini secara umum Matahari dianggap berusia 4. Oleh karena itu. Berdasarkan hasil penghitungan matematika adalah Matahari diperkirakan berusia 5 ± 1.989x1030 kilogram.600. sebelum hidrogen di intinya habis. Matahari menjadi obyek terbesar di tata surya dengan massa mencapai 99. Bila hal tersebut terjadi.000 kilometer atau 865. dengan ciri memiliki suhu permukaan sekitar 6. Matahari diperkirakan berusia sekitar 7 miliar tahun lagi. Matahari merupakan bintang yang paling dekat dengan Bumi. lebih dikenal sebagai cahaya Matahari. Gravitasi Matahari jugalah yang menahan planet-planet yang mengelilinginya tetap berada pada orbit masing-masing. Pengaruh dari gravitasi Matahari masih dapat terasa hingga jarak 2 tahun cahaya. yaitu berjarak rata-rata 149. diameter Matahari adalah 1.000 kilometer (92.800 kg. Namun.

Jarak Matahari Ke Bumi Cara modren yang cermat untuk mengukur jarak bumi kematahari adalah dengan mengukur jarak pelanet terdekat. Misalnya selang waktu tersebut adalah t sekon.000 km.0 x 108 m/s. Jarak bumi – Venus dapat ditentukan dengan mengukur selang waktu yang dibutuhkan oleh gelombang radar dari bumi ke Venus dan oleh Venus dipantulkan kembali ke bumi. Pengukuran Jari . Matahari juga menghasilkan sinar gamma. Tentu saja saat ini belum ada orang yang menghitung secara langsung jarak matahari ke bumi karena sangat panas dan silau. jarak ini disebut satu satuan astronomi (1SA) Jarak kedudukan terdekat matahari ke bumi jaraknya adalah 147 juta km disebut Perihelium (1 januari). namun frekuensinya semakin kecil seiring dengan jaraknya meninggalkan inti. 1. maka jarak Bumi . Oleh karena itu radiasi atau cahaya memerlukan waktu 8 menit untuk sampai ke Bumi.Venus (BV) adalah BV = . jari – jari matahari dapat ditentukan sebagai berikut : r D garis tengah R θ 2θ B . Sedangkat jarang paling jauh matahari ke bumi yakni kurang lebh sekitar 152 juta km disebut Aphelium (1 juli). Venus dengan menggunakan gelombang radar (microwave).600.Jari Matahari Karena jarak bumi – matahari telah diketahui maka dengan mengukur sudut pandang garis tengah matahari dari bumi. dengan c = 3 x108 Maka jarak bumi – matahari adalah 149.Semua gelombang elektromagnetik ini bergerak dengan kecepatan sekitar 3.

000 km (dibulatkan) Jari – jari matahari kira – kira 696. Fsentrifetal = Fgravitasi atau m Sehingga M = =G 2 .jarak bumi – matahari sangat jauh . r adalah jarak bumi matahar.D adalah garis tengah matahari.600. sehingga R=θ r dengan θ dinyatakan dalam radian Dari hasil pengukuran diperoleh bahwa sudut pandang garis tengah matahari dari bumi adalah 0. R adalah jari – jari matahari.5330. dalam radian akan berlaku perssamaan sin θ = tan = θ jari – jari matahari .651 x 10-3rad) (149. dengan v = G maka selanjutnya diperoleh M== 2 = . dan 2θ adalh sudut sudut pandang garis tengah matahari dari bumi. jadi sudut θ sangat kecil. Untuk sudut sudut kecil.5530. sehingga diperoleh: 2θ = 0. maka θ = 0.26650 = Dengan diketahui r = 149. besar gaya sentripetal penyebab gerak bumi mengelilingi matahari sama dengan gaya gravitasi bumi terhadap matahari. Pengukuran Massa Matahari Bumi diaggap mengelilingi matahari dengan orbit berupa lingkaranyang berjari – jari r.600.000 km.000 km dan memasukkan nilai θ pada persamaan di atas akan diperoleh R = (4.000km) = 696.

dan korona sebagai daerah terluar dari Matahari Ilustrasi bagian-bagian Matahari.992 x 1030 kg B. Inti Matahari Inti adalah area terdalam dari Matahari yang memiliki suhu sekitar 15 juta derajat Celcius (27 juta derajat Fahrenheit). dan . STRUKTUR MATAHARI Matahari memiliki enam lapisan yang masing-masing memiliki karakteristik tertentu.496 x1011 G = tetapan umum gravitasi = 6. Suhu dan tekanan yang sedemikian tingginya memungkinkan adanya pemecahan atom-atom menjadi elektron. kromosfer. zona radioaktif. Keenam lapisan tersebut meliputi inti Matahari. fotosfer. proton. dan zona konvektif yang membentuk lapisan dalam (interior). bagian inti berukuran seperempat jarak dari pusat ke permukaan dan 1/64 total volume Matahari. (1) Inti (2) Zona radiatif (3) Zona konvektif (4) Fotosfer (5) Kromosfer (6) Korona (7) Bintik Matahari (8) Granula (9) Prominensa 1.1536 x 107 Dengan memasukkan nilai r. T kedalam persamaan Maka massa matahari sekitar 1.Dengan . M = massa matahari (kg) r = jarak bumi – matahari = 1. G. 67 x10 -11 Nm2 kg-12 T = periode bumi mengelilingi matahari = 365 hari = 3. Kepadatannya adalah sekitar 150 g/cm3. Berdasarkan perbandingan radius/diameter.

pergerakan atom akan terjadi secara konveksi di area sepanjang beberapa ratus kilometer yang tersusun atas sel-sel gas raksasa yang terus bersirkulasi. Saat berada di zona konvektif. Setelah keluar dari zona radiatif. Penurunan suhu tersebut menyebabkan terjadinya perlambatan gerakan atom sehingga pergerakan secara radiasi menjadi kurang efisien lagi. Energi dari inti dalam bentuk radiasi berkumpul di daerah ini sebelum diteruskan ke bagian Matahari yang lebih luar. Peristiwa ini terus berulang menyebabkan adanya pergerakan bolak-balik yang menyebabakan transfer energi seperti yang terjadi saat memanaskan air dalam panci. Suhu dan densitas zona radiatif masih cukup tinggi. 2. atom-atom berenergi dari inti Matahari akan bergerak menuju lapisan lebih luar yang memiliki suhu lebih rendah. Neutron yang tidak bermuatan akan meninggalkan inti menuju bagian Matahari yang lebih luar. Energi dari inti Matahari membutuhkan waktu 170. . namun tidak memungkinkan terjadinya reaksi fusi nuklir. Atom-atom bersuhu tinggi yang baru keluar dari zona radiatif akan bergerak dengan lambat mencapai lapisan terluar zona konvektif yang lebih dingin menyebabakan atom-atom tersebut "jatuh" kembali ke lapisan teratas zona radiatif yang panas yang kemudian kembali naik lagi.000 tahun untuk mencapai zona konvektif. Sementara itu. Suhu zona konvektif adalah sekitar 2 juta derajat Celcius (3. Zona radiatif Zona radiatif adalah daerah yang menyelubungi inti Matahari. Energi tersebut dibawa keluar dari Matahari melalui radiasi. Kepadatan zona radiatif adalah sekitar 20 g/cm3 dengan suhu dari bagian dalam ke luar antara 7 juta hingga 2 juta derajat Celcius. 3. Energi hasil reaksi termonuklir di inti berupa sinar gamma dan neutrino memberi tenaga sangat besar sekaligus menghasilkan seluruh energi panas dan cahaya yang diterima di Bumi.neutron. Materi energi akan mencapai bagian atas zona konvektif dalam waktu beberapa minggu. zona konvektif dikenal juga dengan nama zona pendidihan (the boiling zone).5 juta derajat Fahrenheit). Oleh sebab itu. Inti Matahari adalah tempat berlangsungnya reaksi fusi nuklir helium menjadi hidrogen. Zona konvektif Zona konvektif adalah lapisan di mana suhu mulai menurun. energi panas di dalam inti menyebabkan pergerakan elektron dan proton sangat cepat dan bertabrakan satu dengan yang lain menyebabkan reaksi fusi nuklir (sering juga disebut termonuklir).

000 derajat Fahrenheit). 5. korona terlihat membentuk mahkota cahaya berwarna putih di sekeliling Matahari.4. Saat gerhana total terjadi. Namun saat terjadi gerhana Matahari total. di mana bulan menutupi fotosfer. Energi tersebut diobservasi sebagai sinar Matahari di Bumi. Warna dari kromosfer biasanya tidak terlihat karena tertutup cahaya yang begitu terang yang dihasilkan fotosfer. Lapisan korona memiliki suhu yang lebih tinggi dari bagian dalam Matahari dengan rata-rata 2 juta derajat Fahrenheit. 8 menit setelah meninggalkan Matahari. Kromosfer Kromosfer adalah lapisan di atas fotosfer.500 derajat Celcius (10. PERGERAKAN MATAHARI . Fotosfer Fotosfer atau permukaan Matahari meliputi wilayah setebal 500 kilometer dengan suhu sekitar 5. Sebagian besar radiasi Matahari yang dilepaskan keluar berasal dari fotosfer. Warna merah tersebut disebabkan oleh tingginya kandungan helium di sana 6. Lapisan ini berwarna putih. bagian kromosfer akan terlihat sebagai bingkai berwarna merah di sekeliling Matahari. Korona Korona merupakan lapisan terluar dari Matahari. namun hanya dapat dilihat saat terjadi gerhana karena cahaya yang dipancarkan tidak sekuat bagian Matahari yang lebih dalam. namun di beberapa bagian bisa mencapai suhu 5 juta derajat Fahrenheit C.

Prominensa disebut juga sebagai filamen Matahari karena meskipun julurannya sangat terang bila dilihat di angkasa yang .Ilustrasi rotasi Matahari. CIRI KHAS MATAHARI Berikut ini adalah beberapa ciri khas yang dimiliki oleh Matahari: 1. • Matahari dan keseluruhan isi tata surya bergerak di orbitnya mengelilingi galaksi Bimasakti. berupa bagian Matahari menyerupai lidah api yang sangat besar dan terang yang mencuat keluar dari bagian permukaan serta seringkali berbentuk loop (putaran). Gerakan rotasi ini pertama kali diketahui melalui pengamatan terhadap perubahan posisi bintik Matahari.[25] Matahari bukanlah bola padat. D. Terdapat perubahan posisi bintik Matahari selama terjadi pergerakan. Kecepatan rata-rata pergerakan ini adalah 828. Prominensa (lidah api Matahari) Prominensa adalah salah satu ciri khas Matahari. melainkan bola gas. Sumber perbedaan waktu rotasi Matahari tersebut masih diteliti. sedangkan zona konvektif dan fotosfer juga berotasi bersama namun dengan kecepatan yang berbeda. yaitu sebagai berikut : • Matahari berotasi pada sumbunya dengan selama sekitar 27 hari untuk mencapai satu kali putaran. Sumbu rotasi Matahari miring sejauh 7. sehingga Matahari tidak berotasi dengan kecepatan yang seragam.000 km/jam sehingga diperkirakan akan membutuhkan waktu 230 juta tahun untuk mencapai satu putaran sempurna mengelilingi galaksi. Ahli astronomi mengemukakan bahwa rotasi bagian interior Matahari tidak sama dengan bagian permukaannya. Matahari mempunyai dua macam pergerakan.25° dari sumbu orbit Bumi sehingga kutub utara Matahari akan lebih terlihat di bulan September sementara kutub selatan Matahari lebih terlihat di bulan Maret.000 tahun cahaya dari pusat galaksi Bimasakti. Matahari terletak sejauh 28. Bagian inti dan zona radiatif berotasi bersamaan. Bagian ekuatorial (tengah) memakan waktu rotasi sekitar 24 hari sedangkan bagian kutubnya berotasi selama sekitar 31 hari.

Sama seperti korona. Prominensa terjadi di lapisan fotosfer Matahari dan bergerak keluar menuju korona Matahari. Plasma prominensa bergerak di sepanjang medan magnet Matahari. Prominensa terbesar yang pernah ditangkap oleh SOHO (Solar and Heliospheric Observatory) diestimasi berukuran panjang 350 ribu km. namun tidak lebih terang dari keseluruhan Matahari itu sendiri. Bintik Matahari Bintik Matahari terlihat seperti noda kehitaman di permukaan Matahari . yaitu antara 20 ribu m/s hingga 3. material yang dikeluarkan menjadi bagian dari struktur magnetik yang sangat besar disebut semburan massa korona (coronnal mass ejection/ CME).2 juta km/s. Pergerakan semburan korona tersebut terjadi pada kecepatan yang sangat tinggi. Bila erupsi semburan massa korona mengarah ke Bumi. Para ahli masih terus meneliti bagaimana dan mengapa prominensa dapat terjadi. Pergerakan tersebut juga menyebabkan peningkatan suhu hingga puluhan juta derajat dalam waktu singkat. Prominensa berisi materi dengan massa mencapai 100 miliar kg.gelap. Erupsi dapat terjadi ketika struktur prominesa menjadi tidak stabil sehingga akan pecah dan mengeluarkan plasmanya. prominensa terbentuk dari plasma namun memiliki suhu yang lebih dingin. Prominensa hanya dapat dilihat dari Bumi dengan bantuan teleskop dan filter. Ketika terjadi erupsi. Suatu prominensa yang stabil dapat bertahan di korona hingga berbulan-bulan lamanya dan ukurannya terus membesar setiap hari. akan terjadi interaksi dengan medan magnet Bumi dan mengakibatkan terjadinya badai geomagnetik yang berpotensi mengganggu jaringan komunikasi dan listrik. 2.

Pada kenyataannya. Plasma Matahari yang meningkat suhunya hingga jutaan Kelvin beserta partikel-partikel lainnya berakselerasi mendekati kecepatan . Angin Matahari yang umum terjadi memiliki kecepatan 750 km/s dan berasal dari lubang korona di atmosfer Matahari. Bintik Matahari tercipta saat garis medan magnet Matahari menembus bagian fotosfer. namun proses pergerakannya keluar medan gravitasi Matahari pada kecepatan yang begitu tinggi belum dimengerti secara sempurna. Oleh karena emisi cahaya juga dipengaruhi oleh suhu maka bagian bintik Matahari umbra hanya mengemisikan 1/6 kali cahaya bila dibandingkan permukaan Matahari pada ukuran yang sama. 4. Kecepatan angin surya terbagi dua. Beberapa bukti adanya angin surya yang dapat dirasakan atau dilihat dari Bumi adalah badai geomagnetik berenergi tinggi yang merusak satelit dan sistem listrik. Partikelpartikel tersebut memiliki energi yang tinggi. Angin Matahari Angin Matahari terbentuk aliran konstan dari partikel-partikel yang dikeluarkan oleh bagian atas atomosfer Matahari.Bintik Matahari adalaah granula-granula cembung kecil yang ditemukan di bagian fotosfer Matahari dengan jumlah yang tak terhitung. 3.200 °C sedangkan di daerah penumbra adalah 3. ukuran dan bentuk medan magnet Bumi juga ditentukan oleh kekuatan dan kecepatan angin surya yang melintas. yang bergerak ke seluruh tata surya. Kecepatan ini juga bertambah secara eksponensial seiring jaraknya dari Matahari. yang dikelilingi oleh daerah yang lebih terang disebut penumbra. Badai Matahari Badai Matahari terjadi ketika ada pelepasan seketika energi magnetik yang terbentuk di atmosfer Matahari.500 °C. Angin Matahari dapat membahayakan kehidupan di Bumi bila tidak terdapat medan magnet Bumi yang melindungi dari radiasi. Ukuran bintik Matahari dapat lebih besar daripada Bumi. dan partikel menyerupai ekor panjang pada komet yang selalu menjauhi Matahari akibat hembusan angin surya. Suhu di daerah umbra adalah sekitar 2. aurora di Kutub Utara atau Kutub Selatan. yaitu angin cepat yang mencapai 400 km/s dan angin cepat yang mencapai lebih dari 500 km/s. Warna bintik Matahari terlihat lebih gelap karena suhunya yang jauh lebih rendah dari fotosfer. Bintik Matahari memiliki daerah yang gelap bernama umbra.

. mengamati badai Matahari yang terlihat sebagai cahaya putih besar di sekeliling Matahari. Dua peneliti. pesawat ulang alik. Ketika Matahari aktif dan memiliki banyak bintik. Badai Matahari memberikan risiko radiasi yang sangat besar terhadap satelit. Total energi yang dilepaskan setara dengan jutaan bom hidrogen berukuran 100 megaton.cahaya. Badai Matahari seringkali terjadi bersamaan dengan luapan massa korona. Jumlah dan kekuatan badai Matahari bervariasi. Carrington dan Richard Hodgson yang sedang mengobservasi bintik Matahari melalui teleskop di tempat terpisah. badai Matahari lebih sering terjadi. Badai Matahari yang pertama kali tercatat dalam pustaka astronomi adalah pada tanggal 1 September 1859. astronot. Richard C. Kejadian ini disebut Carrington Event dan menyebabkan lumpuhnya jaringan telegraf transatlantik antara Amerika dan Eropa. dan terutama sistem telekomunikasi Bumi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful