Administrasi Keuangan

A.

Pengertian Administrasi Keuangan Penyelenggaraan kegiatan pendidikan memerlukan adanya dana. Pemimpin pendidikan perlu mengetahui dan mempelajari peraturan-peraturan yang berlaku mengenai penggunaan, pertanggung jawaban, cara-cara penyimpanan, pembukuan dan banyak lagi aspek yang lainnya mengenai keuangan. Tetapi sebelum itu kita harus mengetahui pengertian dari administrasi.

1. Arti Administrasi Menurut Etimologi Menurut asal katanya, administrasi berasal dari bahasa latin administrate yang berarti melayani, membantu, dan memenuhi. Dari perkataan itu terbentuk kata benda administratio dan kata sifat administrativus yang kemudian masuk ke dalam bahasa Inggris administration. Perkataan itu selanjutnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi administrasi. 2. Administrasi dalam Arti Sempit Dalam pengertian ini, administrasi diambil dari istilah Belanda yaitu administratie yang berarti setiap penyusunan keterangan-keterangan secara sistematis dan pencatatannya secara tertulis dengan maksud untuk memperoleh suatu ikhtisar mengenai keteranganketerangan itu dalam keseluruhannya dan dalam hubungannya satu sama lain.

3. Administrasi dalam Arti Luas Mengenai hal ini ada banyak pendapat yang mengemukakan pengertian administrasi dalam arti luas, tapi disini kami hanya akan menulis sebagian saja.

Perputaran tahun anggaran disebut budget cyclus. Prosesnya sebagai berikut: 1. Untuk mencapai tingkat efisiensi yang maksimal dalam penyediaan dan penggunaan keuangan bagi kegiatan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah ditempuh proses penyusun anggaran. Anggaran adalah suatu rencana keuangan yang disusun untuk penyelenggaraan suatu kegiatan dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan keuangan adalah merupakan hasil dari suatu proses pencatatan.Administrasi adalah segenap proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerja sama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu. Administrasi keuangan dalam arti sempit. yaitu kebijakan dalam pengadaan dan penggunaan keuangan untuk mewujudkan kegiatan organisasi kerja yang berupa kegiatan keuangan. b. yaitu segala pencatatan masuk dan keluarnya keuangan untuk membiayai suatu kegiatan organisasi kerja yang berupa tata usaha atau tata pembukuan keuangan. Jadi administrasi keuangan dapat dilihat dalam dalam dua pengertian: a. Administrasi keuangan menurut arti luas. yang merupakan suatu ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan. Maka dapat disimpulkan Administrasi keuangan adalah sebagai tata penyelenggaraaan keuangan dalam pelaksanaan anggaran belanja Negara. Adapun administrasi secara arti luas yang kami fahami adalah proses kerja sama antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan. Fase Perencanaan perencanaan. biasanya untuk satu tahun. pengaturan pertanggungjawaban dan pengawasan .

2. pemeriksaan keuangan dan dilakukan pemeriksaan pelaksanaan kegiatan oleh aparat yang berwenang.a) Usulan anggaran dari semua lembaga kependidikan dihimpun oleh instansi induknya dalam bentuk Daftar Usulan Proyek (DUP) yang diperuntukan dalam kegiatan yang bersifat pembangunan dan Daftar Usulan Kegiatan (DUK) untuk membiayaan yang bersifat rutin. Setelah kegiatan dilaksanakan dapat dilakukan penagihan kepada Negara sesuai dengan dana yang tersedia. Fase Pelaksanaan a) Kegiatan harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam SKO dan dilaksanakan baik oleh instansi yang bersangkutan maupun melalui pihak ketiga. Dana yang digunakan untuk kegiatan pendidikan tidak hanya . b) Kegiatan bendaharawan dalam administrasi keuangan dalam arti sempit (tata usaha keuangan) diwujudkan berupa penerimaan. c) RAPBN disampaikan kepada DPR untuk dimusyawarahkan dan disahkan dengan peraturan daerah. sedangkan dalam penyusunan RAPBN panitia anggaran eksekutif. mengelurkan uang dan membuat suatu pertanggungjawaban. Pimpinan suatu intansi atau lembaga pendidikan berkewajiban mengeluarkan kebijakan (policy) yang sesuai dengan ketentuan. b) Penyusun RAPBN semua DUP dari Departemen dihimpun oleh Direktorat Anggaran Departemen Keuangan. Bentuk pemeriksaan tersebut meliputi: Pemeriksaan sebelum uang digunakan. 3. Fase Pertanggungjawaban a) Bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan. c) Pemeriksaan pada bendaharawan berarti juga pemeriksaan kepada atasan atau pimpinan proyek yang menjadi atasannya dalam kegiatan pembangunan. penyimpanan dan pertanggung jawaban. membukuan. b) Pemeriksaan dilakukan terhadap bendaharawan yang bertugas menerima. menyimpan. pemeriksaan setelah uang digunakan.

administrasi keuangan ini ada ditangan urusan administrasi sedangkan bendaharawan ditunjuk sesuai dengan peraturan yang berlaku. India. Administrasi keuangan meliputi kegiatan perencanaan. BP3 bertugas ikut serta dalam memberikan bantuan untuk memperlancar. laporan dan pertanggungjawaban dana yang dialokasikan untuk menyelenggarakan pendidikan. diantaranya melalui SPP (sumbangan pembinaan pendidikan) dan BP3 (badan pembantu penyelenggara pendidikan). Dalam administrasi keuangan ada pemisahan tugas dan biasanya dikelola oleh bendaharawan yang melakukan pembukuan sesuai dengan aturan yang berlaku. Negate seperti Malaisya. SPP berasal dari siswa berupa iuran rutin yang dibebankan kepada murid dalam suata jangka waktu tertentu (biasanya tiap bulan). pemerintah Indonesia masih memprioritaskan pendidikan dasar dalam . Para pengurus BP3 adalah masyarakat di lingkungan tempat menyelenggarakan pendidikan. Program wajib belajar yang terdiri dari pendidikan tingkat dasar dan menengah pertama dimaksudkan untuk menjangkau anak usia 7-15 tahun. tapi juga berasal dari lembaga atau intansi penyelenggara pendidikan. Dalam kerangka pembiayayaan sector pendidikan.dari APBN dan APBD. 2. Pendidikan dasar merupakan pendidikan formaltahap awal yang mendapatkan prioritas utama diberbagai Negara maju maupun Negara berkembang. mempercepat dan meningkatkan keberhasilan usaha pembangunan termasuk dalam hal ini masyarakat. BP3 merupakan organisasi dari para pencinta pendidikan dan orang tua siswa. Strategi Pembiayaan Pendidikan Wajib belajar di Indonesia baru mencapai tingkat dasar wajib belajar Sembilan tahun. pencatatan. Indonesia hamper sama dengan Philipina dan Thailan dalam prosentasi pembiayaan pendidikan dasar yaitu sekitar 50% untuk dana recurrent. Anak. Pendidikan dasar merupakan tahap awal yang baik dalam upaya pembentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia. penggunaan.anak pada kelompok usia tersebut diwajibkan belajar minimal sampai tingkat SLTP. Jepang. dan Singapura menekankan pendidikan berdasar dengan prosentasi rata-rata 30% untuk dana recurrent. Sumber keuangan lainnya selain dari APBN/APBD dan SPP/BP3 dapat di peroleh dari masyarakat.

Singapurna. Penggunaan bangunan anggaran pembangunaan lainnya adalah untuk perbaikan gedung. 1990) pembiayaan pengembangan sumber daya manusia rata-rata sekitar 20% terhadap anggaran total APBN dengan kecenderungan yang tidak tentu dalam persentasenya. pembiayaan pendidikan meskipun terus meningkat secara absolute tetapi peningkatan ini tidak diikuti secara konsisten menurut presentasi pengeluaran untuk pendidikan terhadap biaya APBN total. Menurut Hidayat Syarief (Bappenas. diantaranya sebagai berikut: a. Pembuatan fasilitas belajar mengajar. Pengawasan umum. Penentuan pengeluaran biaya pendidikan disekolah melibatkan pertimbangan pada setiap kategori anggaran belanja Negara. para pembantu administrative. Anggaran pendidikan terutama digunakan untuk anggaran rutin seperti gaji guru. . kategori ini meliputi gaji guru dan pengeluaran bagi buku-buku pelajaran. Pengajaran. biasanya kategori ini mencapai 70-75% dari keseluruhan anggaran belanja negara. Untuk Negara maju seperti Korea. serta biaya perlengkepan kantor dan pembekalan. alat-alat perlengkapan yang diperlukan dalam pengajaran. alokasi pembiayaan pendidikan diatas 50% peningkatan terjadi setiap tahun tetapi presentase anggaran pendidikan terhadap sekor SDM cenderung. Upaya pembiayaan ini ditunjukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. secara absolute anggaran mengalami kenaikan. Peningkatan mengantisipasi dicoba diterapkan tahun krisis 1999/2000 menjadi 10% untuk dunia pendidikan.pembiayayaan pendidikan dasar selama ini. Seperti Negara-negara lain Indonesia memandang perlunya pendidikan dasar sebagai landasan utama pendidikan masyarakat Indonesia. Gaji para administrator. b. Anggaran pembangunan banyak digunakan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan terutama untuk biaya operasional. dalam kategori ini termasuk sumber-sumber keuangan yang ditetapkan bagi pelaksanaan tugas-tugas administrative dan manajerial. dan Taiwan. dampak terhadap Pembobotan ini jauh lebih kecil dibandingkan Negara-negara lain yang menyangga biaya pendidikan lebih dari 15%. Secara presentase biaya pendidikan menurun dimulai tahun 1997/1998 dari 12% menjadi 9% tahun berikutnya.

SMPU diterbitkan oleh KPKN b. f. dan halaman sekolah. buku kas harian. Pemeliharaan Gedung. buku daftar gaji. buku pemeriksaan. Operasi. Dalam pengamanan keuangan perlu diperhatikan: ( 1 ) Penyediaan Brankas untuk penyimpanan dan surat berharga. pengeluaran yang berkenaan dengan pelayanan-pelayanan kesehatan. bimbingan. Pengeluaran tetap dan perkiraan pendapatan. ( 2 ) tindakan preventif pada waktu pengambilan uang di bank. a. dan perpustakaan. yang berisi rincian biaya bagi sekolah yang terinci menurut jenis pengeluaran atau mata anggaran. Perlengkapan yang diperlukan dalam menyelenggarakan administrasi keuangan di sekolah adalah antara lain: 1) Kutipan Daftar Isian Kegiatan ( DIK ). e. Tujuan Administrasi Keuangan . pemeliharaan gedung. 3) Buku pembantu atau buku harian. dan gaji personil pemeliharaan gedung. Dalam penyelenggaraan administrasi keuangan di sekolah diperlukan berbagai macam buku sebagai perangkap pendukung administrasi keuangan. d. Buku-buku tersebut meliputi: buku kas umum. untuk mencatat pengeluaran dan penerimaan yang dilakukan setiap hari. listrik. sewa gedung dan tanah.c. dan buku iuran BP 3. air. buku uang serba-serbi. Pelaksanaan pembukuan keuangan harus berpegang pada ketentuan yang berlaku. penggantian dan perbaikan perlengkapan. Pelayanan Bantuan. Pembayaran SPMU harus melalui bendaharawan dan dibukukan dalam buku kas umum. biaya telepon. buku tabungan. 4) Buku kas umum 5) Daftar penerimaan gaji dan kas lembur. 2) Buku SMPU ( Surat Perintah Membayar Uang ). B.

seperti belanja pegawai. kebocoran atau penyimpangan penggunaan dana d. penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan secara efisien b. pembinaan kesiswaan dan kebutuhan rumah tangga 6) Penganggaran 7) Pemanfaat Dana 8) Pembukuan 1. perencanaan sangat dibutuhkan sekali. terjaminnya akuntabilitas perkembangan sekolah C. baik pembangunan fisik ( penambahan fasilitas ) maupun nonfisik ( pendidikan dan latihan pegawai ) b) alokasi kegiatan rutin. Prinsip pembukuan meliputi: . terjaminnya kelangsungan hidup dan perkembangan sekolah c. Komponen Administrasi Keuangan Komponen administrasi keuangan meliputi. kegiatan belajar mengajar. Diantaranya: 1) perencanaan jangka pendek 2) perencanaan jangka menengah 3) perencanaan jangka panjang 4) Sumber Keuangan 5) Pengalokasian Alokasi tersebut terdiri atas : a) alokasi pembangunan. karena dengan adanya perencanaan kegiatan suatu lembaga akan berjalan lancar.Tujuan administrasi keuangan sekolah adalah untuk mewujudkan a. Kegiatan Perencanaan Dalam administrasi keuangan. tercegahnya kekeliruan. kegiatan sebagai berikut ini a.

mengevaluasi. pemasukan dan pengeluaran keuangan tercatat secara tertib. buku bank f. dan mengendalikan kegiatan di bidang administrasi keuangan. disertai dengan bukti tertulis sesuai aturan yang berlaku b. Pemeriksaan dan Pengawas h. Jenis pembukuan terdiri atas: a. pembukuan dilakukan secara terbuka 2. buku pembantu lainnya sesuai dengan kebutuhan g. . buku kas umum b.a. buku kas harian d. buku surat perintah membayar uang / giro e.mengoordinasikan. pencatatan siap diberikan setiap saat c. Pertanggungjawaban dan Pelaporan Bagian Administrasi Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Bagian yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Asisten Administrasi dalam merumuskan kebijakan. membina. buku per mata anggaran c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful