Permasalahan Budaya di Indonesia

Abstrak Indonesia adalah Negara kepulauan,berbicara masalah budaya ,Indonesia mempunyai berbagai macam suku ras ,adat, dan budaya serta alam lainnya. Indonesia juga kaya akan budaya. Namun seiring dengan perkembangan jaman era globalisasi. Kebudayaan Indonesia mulai luntur. Hal ini dikarenakan semakin berkembangnya teknologi .Dengan demikian pola pikir Indonesia menjadi terpengaruh kehidupan barat atau pola budaya Barat, sehingga mereka melupakan kebudayaannya sendiri.Sebagai usaha untuk menindak lanjuti masalah tersebut,pemerintah seharusnya membekali masyarakat dengan Ilmu pengetahuan Budaya,agar manusia dapat menjadi manusia yang berbudaya dan agar tidak melupakan budayannya sendiri. Kata Kunci : PENDAHULUAN Kebudayaan adalah kompleks keseluruhan dari pengetahuan, keyakinan, kesenian, moral, hokum, adat istiadat & semua kemampuan kebiasaan lain yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat (Sir Edward Tylor). Namun seiring berjalannya waktu dan teknologi semakin canggih, rasa tanggung jawab sudah pudar terhadap budaya. Masyarakat tidak lagi peduli dengan budayanya. Hal ini disebabkan semakin gencarnya media elektronik, khususnya TV yang selalu menayangkan kebudayaan luar. Hal ini dengan mudahnya merusak pola pikir masyarakat khususnya para generasi muda , mereka cenderung melupakan kebudayaan sendiri dan beralih ke budaya luar. Kebudayaan nasional adalah kebudayaan kita bersama yakni kebudayaan yang mempunyai makna bagi kita bangsa Indonesia.maka dari itu kita wajib untuk menjaga dan melestarikannya. Hal ini sebenarnya akan menimbulkan rasa tanggung jawab untuk melestarikan kebudayaan tersebut. Begitu juga halnya dengan pemerintah , pemerintah harus tegas dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia dengan cara membuat peraturan perundang-undangan yang bertujuan untuk melindungi budaya bangsa. Jika perlu pemerintah harus mematenkan budaya yang ada di Indonesia agar tidak jatuh ke tangan Negara lain Kesenian & kebudayaan merupakan dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Kesenian dapat menjadi wajah untuk mempertahankan identitas budaya Indonesia. Faktanya, sekarang ini identitas budaya Indonesia sudah mulai memudar karena arus global, sehingga kondisi yang mengkhawatirkan ini perlu segera diselamatkan. Hal ini semakin diperparah dengan diakuinya budaya Indonesia oleh bangsa lain. Masalah yang sedang marak baru-baru ini sdalah di akuinya lagu daerah yang berasal dari Maluku “ Rasa Sayang-sayange”,serta “Reog Ponorogo” dari Jawa Timur oleh Malaysia. Hal ini disebabkan oleh kurang pedulinya bangsa Indonesia terhadap budayanya. Namun ketika kebudayaan itu di akui oleh bangsa lain, Indonesia mulai bingung. Berita terbaru menyebutkan bahwa kesenian “ Angklung” dari Jawa Barat juga akan dipatenkan oleh Negara tersebut. Lalu dimanakah peran masyarakat dan pemerintah dalam mengatasi hal ini? Perubahan dirasakan oleh hampir semua manusia dalam masyarakat. Perubahan dalam masyarakat tersebut wajar, mengingat manusia memiliki kebutuhan yang tidak terbatas. Kalian akan dapat melihat perubahan itu setelah membandingkan keadaan pada beberapa waktu lalu dengan keadaan sekarang. Perubahan itu dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan, seperti peralatan dan perlengkapan hidup, mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, serta religi/keyakinan. Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian, yang meliputi kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat dan

Masyarakat sekarang lebih memilih makanan-makanan yang berasal dari luar seperti KFC. Budaya lokal adalah identitas bangsa.Akan tetapi akaibat masuknya budaya luar mengakibatkan budaya tersebut berubah. hukum adat istiadat dan setiap kemampuan serta kebiasaan manusia sebagai warga masyarakat. 1. Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Budaya Banyak faktor yang menyebabkan budaya lokal dilupakan dimasa sekarang ini. Walaupun demikian. Kebudayaan mencakup segenap cara berfikir dan bertingkah laku. kepercayaan. budaya lokal harus terus dijaga keaslian maupun kepemilikannya agar tidak dapat diakui oleh negara lain. Pendapat tersebut dikembalikan pada pengertian masyarakat dan kebudayaan.dan lainlain. 1990). Namun demikian dalam prakteknya di lapangan kedua jenis perubahan perubahan tersebut sangat sulit untuk dipisahkan (Soekanto. asalkan budaya tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa. melestarikan.Sekarang berpakaian yang menbuka aurat serasa sudah menjadi kebiasaan yang sudah melekat erat didalam masyarakat kita.steak.lainnya. tidak menutup kemungkinan budaya asing masuk asalkan sesuai dengan kepribadian negara karena suatu negara juga membutuhkan input-input dari negara lain yang akan berpengaruh terhadap perkembangan di negranya. Kekuatan • Keanekaragaman budaya lokal yang ada di Indonesia . menjaga. Masuknya budaya asing ke suatu negara sebenarnya merupakan hal yang wajar. Faktor lain yang menjadi masalah adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peranan budaya lokal.Hal ini mengakibatkan makin langkanya berbagai jenis makanan tradisional. misalnya masuknya budaya asing.Bila hai ini terus terjadi maka tak dapat dihindarkan bahwa anak cucu kita kelak tidak tahu akan jenis-jenis makanan tradisional yang berasal dari daerah asal mereka. moral. Masyarakat adalah sistem hubungan dalam arti hubungan antar organisasi dan bukan hubungan antar sel. Dimasa sekarang ini banyak sekali budaya-budaya kita yang mulai menghilang sedikit demi sedikit. Dan juga supaya budaya asli negara kita tidak diklaim oleg negara lain. mengemukakan bahwa perubahan sosial dan perubahan kebudayaan mempunyai aspek yang sama yaitu keduanya bersangkut paut dengan suatu cara penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan dalam cara suatu masyarakat memenuhi kebutuhannya. kesenian.Dulunya dalam budaya kita sangatlah mementingkan tata cara berpakaian yang sopan dan tertutup.burger. Ruang lingkup perubahan kebudayaan lebih luas dibandingkan perubahan sosial.Berikut beberapa hal yang dapat kita simak dalam rangka melestarikan budaya. Perubahan kebudayaan bertitik tolak dan timbul dari organisasi sosial.Tanpa kita sadari makanan-makanan tersebut juga telah menjadi menu keseharian dalam kehidupan kita. 1960). Tugas utama yang harus dibenahi adalah bagaimana mempertahankan. serta mewarisi budaya lokal dengan sebaik-baiknya agar dapat memperkokoh budaya bangsa yang akan megharumkan nama Indonesia.Sebagai contoh lain jenis-jenis makanan yang kita konsumsi juga mulai terpengaruh budaya luar. Namun pada kenyataannya budaya asing mulai mendominasi sehingga budaya lokal mulai dilupakan.dan praktis. kebudayaan merupakan kompleks yang mencakup pengetahuan.Sebagai contoh budaya dalam tata cara berpakaian. maka perubahan kebudayaan dalah segala perubahan yang mencakup unsur-unsur tersebut. Apabila diambil definisi kebudayaan menurut Taylor dalam Soekanto (1990).Hal ini sangatlah berkaitan erat dngan masuknya budaya-budaya ke dalam budaya kita. Akan tetapi perubahan tersebut tidak mempengaruhi organisasi sosial masyarakatnya.modern. yang timbul karena interaksi yang bersifat komunikatif seperti menyampaikan buah pikiran secara simbolik dan bukan warisan karena keturunan (Davis.Masyarakat menganggap makanan-makanan tersebut higinis. Soemardjan (1982). Sebagai identitas bangsa.

Kelemahan • Kurangnya kesadaran masyarakat Kesadaran masyarakat untuk menjaga budaya lokal sekarang ini masih terbilang minim. Hal ini bukan berarti budaya lokal tidak sesuai dengan perkembangan zaman. tetapi banyak budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Karena adanya saling menghormati antara budaya lokal sehingga dapat bersatu menjadi budaya bangsa yang kokoh. tarian. • Minimnya komunikasi budaya Kemampuan untuk berkomunikasi sangat penting agar tidak terjadi salah pahaman tentang budaya yang dianut. Minimnya komunikasi budaya ini sering menimbulkan perselisihan antarsuku yang akan berdampak turunnya ketahanan budaya bangsa. memperkokoh rasa persatuan Usaha masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal agar dapat memperkokoh budaya bangsa. Kekhasan budaya lokal ini sering kali menarik pandangan negara lain. Namun sekarang ini banyak yang sudah tidak menganggap penting mempelajari budaya lokal. asalkan masih tidak meningalkan cirri khas dari budaya tersebut. Semua itu dapat dijadikan kekuatan untuk dapat memperkokoh ketahanan budaya bangsa dimata Internasional. 2. juga dapat memperkokoh persatuan. Masyarakat lebih memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman. seperti rumah adat. • Kurangnya pembelajaran budaya Pembelajaran tentang budaya. Budaya lokal yang dimiliki Indonesia berbedabeda pada setiap daerah. alat musik. Tiap daerah memiliki ciri khas budayanya. Padahal melalui pembelajaran budaya. kita dapat mengetahui pentingnya budaya lokal dalam membangun budaya bangsa serta bagaiman cara mengadaptasi budaya lokal di tengan perkembangan zaman. • Kekhasan budaya Indonesia Kekhasan budaya lokal yang dimiliki setiap daerah di Indonesia memliki kekuatan tersediri. Terbukti banyaknya turis asing yang mencoba mempelajari budaya Indonesia seperti belajar tarian khas suat daerah atau mencari barang-barang kerajinan untuk dijadikan buah tangan. ataupun adat istiadat yang dianut. Ini membuktikan bahwa budaya bangsa Indonesia memiliki cirri khas yang unik. Riau. Misalnya rumah adat. pakaian adat. budaya lokal harus tetap dijaga serta diwarisi dengan baik agar budaya bangsa tetap kokoh. • Kuatnya budaya bangsa. Budaya lokal juga dapat di sesuaikan dengan perkembangan zaman. Ini dapat dijadikan objek wisata yang akan menghasilkan devisa bagi negara. Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning. • Multikuturalisme Dalam artikelnya. Indonesia akan di pandang sebagai negara yang dapat mempertahankan identitasnya di mata Internasioanal.Indonesia memiliki keanekaragaman budaya lokal yang dapatdijadikan sebagai ke aset yang tidak dapat disamakan dengan budaya lokal negara lain. Peluang • Indonesia dipandang dunia Internasional karena kekuatan budayanya Apabila budaya lokal dapat di jaga dengan baik. pakaian adat. Untuk itu. Dr Junaidi SS . • Kemajuan pariwisata Budaya lokal Indonesia sering kali menarik perhatian para turis mancanegara. Akan tetapi hal ini juga harus diwaspadai karena banyaknya aksi pembajakan budaya yang mungkin terjadi. alat musik. harus ditanamkan sejak dini. ataupun adat istiadat yang dianut. tarian. • Kebudayaan Lokal menjadi sumber ketahanan budaya bangsa Kesatuan budaya lokal yang dimiliki Indonesia merupakan budaya bangsa yang mewakili identitas negara Indonesia. 3.

dan dvd yang berasal dari manca negara pun makin marak kehadirannya di tengah-tengah kita. Misalnya saja khusus dalam bidang hiburan massa atau hiburan yang bersifat masal. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia secara mendasar. Misalnya saja bentuk-bentuk ekspresi kesenian etnis Indonesia. Sementara itu. Misalnya. Dua pilar yang mendukung pemahaman ini adalah pendidikan budaya dan komunikasi antar budaya. Karena seiring perubahan lingkungan alam dan fisik. dari nilai-nilai yang bersifat homogen menuju pluralisme nilai dan norma social merupakan salh satu dampak dari adanya globalisasi. Sekarang ini setiap hari kita bisa menyimak tayangan film di tv yang bermuara dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat. pola piker serta pola hidup masyakrkat juga ikt berubah • Kemajuan Teknologi Meskipun dipandang banyak memberikan banyak manfaat. Dengan parabola masyarakat bisa menyaksikan berbagai tayangan hiburan yang bersifat mendunia yang berasal dari berbagai belahan bumi. Fakta yang demikian memberikan bukti tentang betapa negara-negara penguasa teknologi mutakhir telah berhasil memegang kendali dalam globalisasi budaya khususnya di negara ke tiga. Di saat yang lain dengan teknologi informasi yang semakin canggih seperti saat ini. maka kesenian kita pun mulai bergeser ke arah kesenian yang . Korea. • Masuknya Budaya Asing Masuknya budaya asing menjadi tantangan tersendiri agar budaya lokal tetap terjaga. kesenian-kesenian populer lain yang tersaji melalui kaset. selalu berkaitan erat dengan perilaku ritual masyarakat pertanian. dll melalui stasiun televisi di tanah air. Peristiwa transkultural seperti itu mau tidak mau akan berpengaruh terhadap keberadaan kesenian kita. yang mungkin lebih menarik jika dibandingkan dengan kesenian tradisional kita. Belum lagi siaran tv internasional yang bisa ditangkap melalui parabola yang kini makin banyak dimiliki masyarakat Indonesia. Tantangan • Perubahan lingkungan alam dan fisik Perubahan lingkungan alam dan fisik menjadi tantangan tersendiri bagi suatu negara untuk mempertahankan budaya lokalnya. makna globalisasi itu sudah sedemikian terasa. kemajuan teknologi ternyata menjadi salah satu factor yang menyebabkan ditinggalkannya budaya lokal. Dengan datangnya perubahan sosial yang hadir sebagai akibat proses industrialisasi dan sistem ekonomi pasar. namun hal ini mulai tidak di lupakan oleh masyarakatnya. yakni perubahan dari masyarakat tertutup menjadi masyarakat yang lebih terbuka. sistem sasi (sistem asli masyarakat dalam mengelola sumber daya kelautan/daratan) dikawasan Maluku dan Irian Jaya. peran budaya lokal diperlukan sebagai penyeimbang di tengah perkembangan zaman. Sistem sasi mengatur tata cara sertamusim penangkapan iakn di wilayah adatnya. dan globalisasi informasi. Kebudayaan setiap bangsa cenderung mengarah kepada globalisasi dan menjadi peradaban dunia sehingga melibatkan manusia secara menyeluruh. Kondisi yang demikian mau tidak mau membuat semakin tersisihnya kesenian tradisional Indonesia dari kehidupan masyarakat Indonesia yang sarat akan pemaknaan dalam masyarakat Indonesia. Perubahan budaya dan arus globalisasi mengakibatkan beberapa budaya tersingkirkan Perubahan budaya yang terjadi di dalam masyarakat tradisional. Dalam hal ini. 4. mengatakan bahwa multikulturalisme meberikan peluang bagi kebangkitan etnik dan kudaya lokal Indonesia. Komunikasi dan sarana transportasi internasional telah menghilangkan batas-batas budaya setiap bangsa. kita disuguhi oleh banyak alternatif tawaran hiburan dan informasi yang lebih beragam. Jepang. vcd. baik yang rakyat maupun istana.MHum. Padahal kesenian tradisional kita merupakan bagian dari khasanah kebudayaan nasional yang perlu dijaga kelestariannya.

Selain ketoprak masih ada kesenian lain yang tetap bertahan dan mampu beradaptasi dengan teknologi mutakhir yaitu wayang kulit. Keberanian stasiun televisi Indosiar yang sejak beberapa tahun lalu menayangkan wayang kulit setiap malam minggu cukup sebagai bukti akan besarnya minat masyarakat terhadap salah satu khasanah kebudayaan nasional kita. Untuk melestarikannya. bukan ketoprak panggung. bahkan secara kreatif terus berkembang tanpa harus tertindas proses modernisasi. 1. Wayang orang dan ludruk merupakan contoh kecil dari mulai terdepaknya kesenian tradisional akibat globalisasi. Pemerintah Indonesia akan menominasikan batik Indonesia untuk di kukuhkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda (Intangible Cultural Heritage). 2. ketoprak termasuk kesenian tradisional yang telah terbukti mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Hal ini sangat disayangkan mengingat wayang merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional Indonesia yang sarat dan kaya akan pesan-pesan moral. Bangsa ini harus menghapus baying-bayang yang meresahkan itu agar para perajin batik Indonesia dikemudian hari tidak perlu memberi royalty kepada Negara lain. Bahkan Museum Nasional pun tetap mempertahankan eksistensi dari kesenian tradisonal seperti wayang kulit dengan mengadakan pagelaran wayang kulit tiap beberapa bulan sekali dan pagelaran musik gamelan tiap satu minggu atau satu bulan sekali yang diadakan di aula Kertarajasa. misalnya saja kesenian tradisional “Ketoprak” yang dipopulerkan ke layar kaca oleh kelompok Srimulat. Misalnya saja kesenian tradisional wayang orang Bharata. Kenyataan di atas menunjukkan kesenian ketoprak sesungguhnya memiliki penggemar tersendiri. Sekalipun demikian bukan berarti semua kesenian tradisional mati begitu saja dengan merebaknya globalisasi. Contoh lainnya adalah kesenian Ludruk yang sampai pada tahun 1980-an masih berjaya di Jawa Timur sekarang ini tengah mengalami “mati suri”. menurut saya. terutama ketoprak yang disajikan dalam bentuk siaran televisi. Sekalipun demikian. bukan berarti semua kesenian tradisional kita lenyap begitu saja. Bisa jadi fenomena demikian tidak hanya dialami oleh kesenian Jawa tradisional. Contoh Permasalahan mengenai Budaya Indonesia Ada beberapa budaya dan kuliner yang di klaim negara lain. Pesatnya laju teknologi informasi atau teknologi komunikasi telah menjadi sarana difusi budaya yang ampuh. Dari segi bentuk pementasan atau penyajian. maupun pertunjukan secara langsung. Ada berbagai kesenian yang masih menunjukkan eksistensinya. Batik Sungguh sangat menyakitkan hati bangsa Indonesia atas ulah negeri Jiran yang telah mengakui batik sebagai budayanya.Selain itu juga sangat meresahkan para perrajin Batik Indonesia. Beberapa dalang wayang kulit terkenal seperti Ki Manteb Sudarsono dan Ki Anom Suroto tetap diminati masyarakat.berdimensi komersial. Ada pula kesenian yang mampu beradaptasi dan mentransformasikan diri dengan teknologi komunikasi yang telah menyatu dengan kehidupan masyarakat. Museum Nasional. Kesenian-kesenian yang bersifat ritual mulai tersingkir dan kehilangan fungsinya. Di sisi lain. baik itu kaset rekaman pementasannya. Tari Pendet . ada beberapa seni pertunjukan yang tetap eksis tetapi telah mengalami perubahan fungsi. sekaligus juga alternatif pilihan hiburan yang lebih beragam bagi masyarakat luas. Akibatnya masyarakat tidak tertarik lagi menikmati berbagai seni pertunjukan tradisional yang sebelumnya akrab dengan kehidupan mereka. melainkan juga dalam berbagai ekspresi kesenian tradisional di berbagai tempat di Indonesia. dan merupakan salah satu agen penanaman nilai-nilai moral yang baik. yang terdapat di Gedung Wayang Orang Bharata Jakarta kini tampak sepi seolah-olah tak ada pengunjungnya.

Lagu Rasa Sayange 7. Kabupaten Kepahiang untuk melestarikan habitat flora langka itu. bawang dan aneka bumbu lainnya yang biasanya disebut sebagai (Pemasak). Rendang memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat Minang Sumatra Barat yaitu musyawarah. pola pengklaimannya pun dilakukan melalui momentum formal kenegaraan. Berbagai asset budaya nasional dalam rentang waktu yang tak begiu lama. 10. Masakan khas dari Sumatera Barat. yang berangkat dari 4 bahan pokok. Bunga Raflesia Arnoldy Klaim Malaysia terhadap Bunga Raflesia Arnoldy membangkitkan semangat Kelompok Peduli Puspa Langka Desa Tebat Monok. Reog Ponorogo 6. seperti melalui media promosi “Visit Malaysia Year” yang disrlipkan kebudayaan nasional Indonesia. yaitu: • Dagiang (Daging Sapi). Rendang ini juga di akui oleh Malaysia sebagai salah satu kuliner khas Malaysia. dan campuran dari berbagai bumbu khas Indonesia di antaranya Cabai (lado). Selain daging sapi. merupakan lambang dari keseluruhan masyarakat Minang. 3. Angklung 5. lengkuas..Geram dan marah muncul dari masyarakat Indonesia menyikapi klaim kebudayaan yang dilakukan Malaysia. merupakan lambang dari Niniak Mamak (para pemmpin Suku adat) • Karambia (Kelapa). 8. tegas untuk mengajarkan syarak (agama) • Pemasak (Bumbu). Wayang Kulit 4.telah di klaim Negara Jiran. serai. rendang juga menggunakan kelapa(karambia). ada beberapa Kebudayaan Indonesia lain yang mungkin sudah di Hak Patenkan Malaysia • Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia • Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia • Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia • Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia • Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda • Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda • Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda • Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing • Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia • Lagu Injit-injit Semut dari Kalimantan Barat oleh Pemerintah Malaysia • Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia • . merupakan lambang Cadiak Pandai (Kaum Intelektual) • Lado (Cabai). Indonesia ini sangat digemari di semua kalangan masyarakat baik itu di Indonesia sendiri ataupun di luar negeri. Rendang memiliki posisi terhormat dalam budaya masyarakat Minangkabau. Keris 9. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia • Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia • Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia • Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia • Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis . merupakan lambang Alim Ulama yang pedas. Rendang Padang (Sumatera Barat) Rendang daging adalah masakan tradisional bersantan dengan daging sapi sebagai bahan utamanya.

pada mereka harus bersemayam suatu kesadaran kultural sehingga keberlanjutan negara bangsa Indonesia dapat dipertahankan. manusia dan peradaban. mahasiswa dapat diberi penugasan untuk melihat. sedangkan jalur ekstrakurikuler dapat dilakukan melalui pemanfaatan unit kegiatan mahasiswa (UKM) kesenian dan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan seni dan budaya yang diselenggarakan oleh berbagai pihak untuk pelestarian seni dan budaya daerah. Sebagai intelektual muda yang kelak menjadi pemimpin-pemimpin bangsa. sains teknologi. mustahil mahasiswa dapat menjalankan peran itu dengan baik.Mahasiswa memiliki kedudukan dan peranan penting dalam pelestarian seni dan budaya daerah. . mengapresiasi. dan Masyarakat dan Kebudayaan Pesisir. Beberapa mata kuliah yang secara khusus dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman terhadap seni dan budaya daerah adalah Masyarakat dan Kesenian Indonesia. a. Hal ini didasari oleh asumsi bahwa mahasiswa merupakan anak bangsa yang menjadi penerus kelangsungan kehidupan bermasyarakat. dan bernegara Indonesia. artinya seni dan budaya daerah dijadikan sebagai salah satu substansi atau materi pembelajaran dalam satu mata kuliah atau dijadikan sebagai mata kuliah. Optimalisasi peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah dapat dilakukan melalui dua jalur. Jalur Intrakurikuler dilakukan dengan menjadikan seni dan budaya daerah sebagai substansi mata kuliah. Peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daerah dapat dilakukan melalui jalur intrakurikuler. mendokumentasi. yaitu intrakurikuler dan ekstrakulikuler. dan membahas seni dan budaya daerah. dan Ilmu Budaya Dasar dan Antropologi Budaya bagi mahasiswa program studi ilmu sosial. Jalur Intrakurikuler Untuk mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah diperlukan adanya pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daerah. dan sen. memahami. Pembentukan kesadaran kultural mahasiswa antara lain dapat dilakukan dengan pengoptimalan peran mereka dalam pelestarian seni dan budaya daerah. Tanpa adanya pemahaman yang baik terhadap hal itu. Manusia dan Kebudayaan Indonesia.Kemungkinan yang kedua tampaknya telah diakomodasi dalam kurikulum program studi-program studi yang termasuk dalam rumpun ilmu budaya seperti program studi di lingkungan Fakultas Sastra atau Fakultas Ilmu Budaya.• Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris • Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia • Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika • Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido • Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia • Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda • Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang • Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia • Kain Ulos oleh Malaysia • Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia • Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia Peran mahasiswa dalam kebudayaan Kita sebagai seorang mahasiswa yang aktif dan kreatif tentunya tidak ingin kebudayaan kita menjadi pudar bahkan lenyap karena pengaruh dari budaya-budaya luar. berbangsa. Melalui mata kuliah-mata kuliah itu. Kemungkinan yang pertama dapat dilakukan melalui mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) bagi mahasiswa program studi eksakta. Dalam dua mata kuliah itu terdapat beberapa pokok bahasan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daerah yaitu tentang manusia dan kebudayaan. dan manusia.

hendaknya memelihara seni budaya kita demi masa depan anak cucu. khususnya yang berasal dari program studi Sejarah. Sehubungan dengan hal itu. Untuk itu seharusnya kita bisa lebih tanggap dan peduli lagi terhadap semua kebudayaan yang ada di indonesia ini. Lembaga kemahasiswaan itu merupakan wahana yang sangat strategis untuk upaya-upaya tersebut. Mahasiswa-mahasiswa yang telah mendapatkan pemahaman yang mencukupi terhadap seni dan budaya daerah dapat berkiprah langsung dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya daerah. sebagai generasi muda. karena mereka adalah mahasiswa yang benar-benar berminat dan berbakat dalam bidang seni tradisi. Forum-forum festival seni mahasiswa semacam Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Nasional (Peksiminas) merupakan wahana yang lain untuk pengoptimalan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah. Latihan-latihan secara rutin sebagai salah satu bentuk kegiatan UKM kesenian daerah (Jawa misalnya) yang pada gilirannya akan berujung pada pementasan atau pergelaran merupakan bentuk nyata dari pelestarian seni dan budaya daerah. yang merupakan pewaris budaya bangsa. Jalur Ekstrakurikuler Pembentukan dan pemanfaatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Jawa (Daerah Lainnya) merupakan langkah lain yang dapat ditempuh untuk mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah. Selain itu kita harus memahami arti kebudayaan serta menjadikan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia sebagai sumber kekuatan untuk ketahanan budaya bangsa. Karena kekayaan bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya itu dan tidak pula dimiliki oleh bangsa-bangsa asing.Dengan kegiatan-kegiatan semacam itu pemahaman mahasiswa terhadap seni dan budaya daearah akan meningkat yang juga telah melakukan pelestarian. dalam tiga tahun terakhir sebagian telah membantu merevitalisasi seni budaya yang tumbuh dan berkembang di Semarang.Agar budaya kita tetap terjaga dan tidak diambil oleh bangsa lain. arsitektur Semarang. pimpinan perguruan tinggi perlu mendorong pembentukan UKM Kesenian Daerah. misalnya batik Semarang. Padahal sesungguhnya Budaya Lokal yang kita miliki ini dapat menjadikan kita lebih bernilai dibandingkan bangsa lain karena betapa berharganya nilai – nilai budaya lokal yang ada di negara ini. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya. DAFTAR PUSTAKA . Oleh sebab itu. Kesimpulan Dari Penulisan Makalah ini saya dapat menyimpulkan Bahwa Perubahan Dinamis dan arus Globalisasi yang tinggi menyebabkan Masyarakat kita sebagai bangsa indonesia yang memiliki banyak dan beragam kebudayaan kurang memiliki kesadaran akan pentingnya peranan budaya lokal kita ini dalam memperkokoh ketahanan Budaya Bangsa. Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang merupakan bentuk lain dari KKN di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro telah digunakan untuk berperan serta dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya daerah. Jalur intrakurikuler lainnya yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman bahkan mengoptimalkan peran mahasiswa dalam pelestarian seni dan budaya daerah adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). b. dan membantu mempromosikan perkumpulan Wayang Orang Ngesthi Pandhawa.

Jakarta www.com www.com www.com .yahoo.com/2009/10/23/peran-budaya-lokal-memperkokoh-ketahanan-budayabangsa-2/ http://staff.http://tiuii.detik.wordpress.com www.topix.Harian Kompas.undip.id/sastra/dhanang/2009/07/23/peningkatan-kualitas-pembelajaran-sejarah-dan/ http://rendhi.wordpress.com www.ngeblogs. 25 0ktober 2009.ngeblogs.com/makalah-pengaruh-globalisasi-terhadap-eksistensi-kebudayaandaerah/ Bnj.ac.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful