Interpretasi Radiografik Karies

Purbo Seputro drg.
Skill’s Lab Blok 5 RADIOLOGI KEDOKTERAN GIGI 2 ( RKG 2 )
PROGRAM STUDI KEDOKTERAN GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Karies bukal, lingual / palatal

 

Karena adanya superimposisi dengan densitas struktur gigi yg masih normal, karies bukal, lingual/palatal sulit dideteksi secara radiografis Karies berukuran kecil : tampak berupa radiolusensi membulat/oval Karies berukuran besar : radiolusensi elips 1/2 lingkaran. Bila radiolusensi karies tumpang tindih dg kamar pulpa  seperti mengenai pulpa

Karies bukal. lingual / palatal .

.

Karies Akar (cemental caries)     Lokasi : di cervical gigi Hanya melibatkan akar gigi  tidak melibatkan email Resesi gingiva dan kehilangan tulang marginal  akar gigi terbuka Tampak berupa radiolusensi berbentuk creater (cekungan) di bawah CEJ .

Karies Akar (cemental caries) .

Terlihat jelas bila berada di mesio-gingival.Karies Sekunder (rekuren)     Lokasi : di sekitar restorasi Radiolusensi di sekitar/ di sepanjang atau di bawah tumpatan Perluasan karies dapat tertutup restorasi radiopak. tepi oklusal . disto-gingival.

Karies Sekunder (rekuren) .

Karies Rampan    Karies lanjut dan berat yang mengenai beberapa gigi geligi Radiolusensi menyeluruh. Radiolusensi dapat tampak mengelilingi leher gigi . terutama di servikal gigi.

Karies Rampan .

Gambaran radiografik mirip karies  Bahan restorasi radiolusen  tumpatan komposit.silikat.glass ionomer dll.  perbedaannya dengan karies : tepi restorasi jelas dan rata .

Segitiga radiolusen Terlihat di semua gigi yang tampak di radiograf Sering di daerah premolar. Dibatasi oleh email/restorasi & puncak tlg alveolar. .Cervical Burn Out   Radiolusensi mirip karies servikal atau karies sekunder Gambaran radiografik yang khas : Di daerah leher gigi.

.

Cervical Burn Out .

Mach band effects     Terjadi akibat gambaran yang keseluruhannya lebih hitam.berbatasan dengan gambaran yang keseluruhannya lebih putih (misalnya daerah DEJ) Mengakibatkan gambaran yang lebih radiolusen tampak lebih hitam (dentin tampak lebih radiolusen pada daerah yang berbatasan dgn DEJ) Secara radiografis dapat menyerupai karies Terutama terlihat pada radiograf dengan kontras tinggi .

Keterbatasan Pemeriksaan Radiografis untuk interpretasi karies Overlapping (efek 2 dimensi) : Lokasi  di bukal / di lingual  sulit dibedakan Perluasan dalam arah bukal  sulit ditentukan Jarak karies dengan tanduk pulpa Karies dini  kepadatan email menutupi dekalsifikasi. Karies rekuren  tertutup restorasi .

Kesalahan sudut pemotretan  karies tampak lebih meluas ke arah dentin .

.

.

.

Selamat Belajar .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.