RAHASIA MEMBUAT ROTI EMPUK ALA BAKERY DAN INFORMASI BUKU TERBARU "Roti ala Bakery

"

Informasi Buku "Roti Ala Bakery" Pengarang: Budi Sutomo Penerbit: Primamedia Pustaka (Gramedia Group) Harga: Rp.20.000 Isi: Buku ini berisi tentang pengetahuan dasar membuat roti, dari mengenal bahan, teknik pembuatan, resep yang sudah diuji coba dan rahasia sukses membuat roti. Di dalam buku ini sengaja dipilihkan resep roti yang populer di bakery sehingga bisa menjadi inspirasi anda untuk berwiraswasta. Informasi dan Pemesanan: 021-5360441

SUKSES MEMBUAT ROTI Hampir semua orang mengenal roti, bahkan bagi keluarga tertentu roti sudah menjadi menu tetap untuk sarapan pagi. Selaian rasanya yang lezat dan mudah di dapat, roti juga mengandung karbohidrat cukup tinggi sehingga bisa menjadi alternatif lain sumber kalori. Sejarah Roti
Kita pasti tidak menyangka, makanan yang terbuat dari tepung terigu, yeast, bahan cair, lemak, gula dan garam, sudah ada semenjak ribuan tahun lalu. Cikal bakal roti berasal dari bangsa Mesir Kuno, tentu saja mereka mengolah dengan bahan dan cara yang masih sederhana, sehingga bentuk dan rasanya juga belum sesempurna sekarang. Seiring dengan perkembangan zaman, bentuk dan citarasa roti semakin beragam. Pada abad pertengahan, evolusi roti telah mencapai puncaknya, terutama di Benua Eropa. Pada saat itu cita rasa roti sudah sama seperti yang kita temukan saat ini, begitu juga dengan bentuk dan variasinya. Makanan empuk bercitarasa lembut ini memang mudah diterima siapa saja. Tetapi pernahkah anda terpikirkan untuk mencoba membuatnya?. Tidak ada salahnya, disaat ada waktu senggang Anda berkreasi untuk membuatnya. Tentu ada kepuasan tersendiri dan sangat menyenangkan jika Anda menyuguhkan roti fresh from the oven hasil karya sendiri buat keluarga tercinta. Sebenarnya roti sangat mudah dibuat asalkan memperhatikan mutu bahan, ketepatan

selama proses fermentasi yeast merubah karbohidrat dan gula menjadi gas karbondioksida (CO2) dan alkohol. bir. tim boga kartini mengupas tuntas seluk beluk pembuatan roti. metode ini dibuat dengan dua tahap. Pertama metode sponge and dough. sedangkan margarin menjadikan roti beraroma lebih ringan. Namun demikian garam dapat meningkatkan citarasa gurih dan membuat jaringan gluten lebih kuat. Bahan Dasar Roti Tepung terigu adalah bahan utama dalam pembuatan roti. tambahkan bread improver. Proses Pembuatan Roti Adonan roti dapat dibuat dengan tiga metode. bervolume kecil dan teksturnya kasar. Pada tahap fermentasi gas yang terbentuk oleh yeast akan tertahan oleh jaringan gluten. memberikan citarasa manis dan proses fermentasi berjalan lebih cepat karena gula adalah sumber makanan bagi yeast. pertama dengan membuat adonan biang. berat. Jenis yeast yang digunakan adalah golongan khamir jenis Saccaromyces Cerevisiae. Garam berperan sebaliknya. Ketiga bahan ini tidak mutlak diperlukan. sari buah-buahan dll) dalam pembuatan roti mempunyai banyak fungsi. Selain itu air juga berfungsi mengontrol kepadatan adonan dan membantu penyebaran bahan-bahan lain agar dapat tercampur rata. Jika anda menginginkan roti bertekstur lebih empuk. Dengan tercampurnya tepung dengan air akan memungkinkan terbentuknya gluten. Gula. dari adonan biang kemudian ditambahkan bahan-bahan lain. Mikroorganisme ber sel satu inilah yang berkerja selama proses fermentasi. Zat inilah yang menjadikan adonan mengembang. Di dalam adonan lemak dapat menahan gas CO2 keluar dari adonan sehingga akan diperoleh volume roti lebih besar. Lemak juga bahan yang sering di tambahkan pada pembuatan roti. Penambahan gula secara tepat akan membuat kerak roti lebih bagus. Kandungan glutennya yang tinggi akan membentuk jaringan elastis selama proses pengadukan. garam dan bread improver. terbentuk serat-serat pada adonan dan aroma harum khas roti. di aduk sampai . Perhatikan di dalam memilih jenis terigu. penggunaan garam yang berlebihan akan menghambat kerja ragi sehingga proses fermentasi berjalan lambat.5 %. Jangan Anda bersepekulasi dengan menambahkan jenis tepung-tepungan yang lain. gunakan air dengan pH normal (air minum) sehingga mendapatkan roti yang maksimal. Roti tidak akan mengembang tanpa menambahkan yeast atau ragi ke dalam adonan. hasilnya adonan roti akan mengembang besar dan empuk teksturnya. Metode ini paling tepat karena semua bahan di campur menjadi satu. teknik pengolahan dan suhu pengovenan. Margarin dan butter adalah pilihanya. Untuk mendapatkan citarasa yang lezat disarankan menggunakan butter. Pada kesempatan ini. Air atau cairan (susu segar. mulai dari bahan dasar sampai metode pembuatan. namun demikian jika ditambahkan sesuai dengan kebutuhan akan menjadikan kualitas roti lebih baik. Bahan ini akan membantu memperbaiki tekstur roti menjadi lebih lembut dan empuk. kalau tidak roti akan padat. Untuk adonan roti. Kedua metode straight dough. diaduk sampai kalis baru difermentasikan. Jenis yang paling tepat adalah tepung terigu jenis hard wheat dengan kandungan gluten di atas 12.timbangan.

volume roti tidak akan maksimal. Suhu yang paling sesuai adalah kisaran 180 – 200 derajat C dengan waktu pemanggangan 20 – 25 menit Jika Anda rajin mencoba dan mengikuti petunjuk resep dengan baik. Kekurangan metode ini. Selamat Berkreasi !.kalis dan di fermentasikan. Terakhir adalah metode no time dough. proses pembuatanya sama seperti metode straight dough namun proses fermentasinya dipersingkat bahkan terkadang tidak difermentasikan. kami yakin Anda akan berhasil dalam membuat roti. Penggunaan suhu oven dalam pembuatan roti juga harus tepat. (Budi Sutomo) . aroma khas roti tidak terbentuk dan memerlukan bread improver lebih banyak sebagai bahan pengembangnya. Seluruh keluarga pasti akan menyambut gembira menikmati lezatnya roti bikinan mama.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful