AMPUNILAH MEREKA

Pdt. Ny. Nancy Nisahpih-Rehatta Ketika berada di atas kayu salib, Yesus mengucapkan 7 perkataan yang bermakna sangat dalam. Selama minggu sengsara ini, kita akan merenungkan satu persatu perkataan itu. 1. ”Ya Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tau apa yang mereka perbuat” (Luk 23:34). Kata ampunilah (Yun:kharizomai), bermakna melakukan atau menerima karena anugerah. Dengan kata lain, pengampunan itu membutuhkan ketulusan dan kerendahan hati baik yang memberi maupun yang menerima, dan bukan karena paksaan. Tanpa hal itu, maka pengampunan tidak akan terjadi. Karena itu dasar pengampunan bagi orang kristen, adalah penyaliban dan kematian Kristus. Kalimat yang disampaikan Yesus dalam bentuk doa kepada BapaNya, merupakan penyataan kasih di tengah-tengah kasih. Yesus memohonkan ampun bagi mereka yang menyiksa dan memaku diriNya, yang mengejek, yang mencambuk. Ia memohonkan ampun bagi mereka yang penyakitnya pernah disembuhkanNya, yang pernah ditolongNya dari kerasukan setan, yang dibangkitkan, yang dihiburkanNya. Ia memohon ampun bagi mereka yang hadir maupun yang tidak hadir pada saat Ia disalibkan, ”Ya Bapa, ampunilah mereka ....” Inilah penyataan cinta di atas segala cinta. Dalam permohonan ampun itu seluruh kasih Yesus terhadap umat manusia tercurah. Ia yang tidak bersalah, harus menanggung semua kesalahan kita. Bercermin pada permohonan ampun Yesus, bagaimanakah kita selayaknya menyikapi konflik yang sedang kita hadapi berkaitan dengan sakit hati, dendam, kemarahan dan ketidak adilan ? Masalah pengampunan seringkali dikaitkan dengan perasaan. Bagaimana mungkin saya mengampuni, kalau dampak perbuatan orang itu menghancurkan hidup bahkan mungkin masa depanku dan keluargaku ? Sebenarnya, pengampunan terhadap sesama, terkait erat dengan relasi kita dengan Tuhan. Dalam doa Bapa Kami, Yesus mengajarkan,”...ampunilah kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami” (Mat.6:12). Dengan kata lain Yesus katakan, sebelum engkau datang memohon ampun pada Tuhan, berdamai dulu dengan orang yang punya masalah denganmu. Pengampunan tidak boleh bergantung pada perasaan. Pengampunan berkait dengan kehendak/kemauan. Mau atau tidak mau mengampuni ! Waspadalah seringkali karena kekerasan hati untuk mengampuni, berkat dalam hidup kitapun terhambat. Anda tidak menginginkan hal itu terjadi kan ? Ampunilah. Pengampunan berarti melupakan. Melupakan kesalahannya, melupakan sakit hati, melupakan semua yang buruk, untuk hidup ke depan yang lebih damai. Dendam akan menghilangkan kedamaian dan kebahagiaan. Berpautlah pada Kristus yang sudah menanggung segalanya di atas salib, untuk kita semua.

HARI INI JUGA ENGKAU BERSAMA AKU

Pdt. Ny. Nancy Nisahpih-Rehatta Perkataan kedua ketika Yesus berada di atas salib : 2. ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di dalam Firrdaus” (Lukas 23:35-43) Ketika seseorang melakukan prestasi yang membanggakan, dan dirasakan bisa menguntungkan jika dekat dengannya sehingga kemudian menjadi figur panutan banyak orang,, tidaklah mengherankan kalau orang tersebut bagaikan mawar yang diminati lebah. Semua orang berada disekitarnya untuk menarik perhatiannya. Sebaliknya kalau seseorang dianggap bermasalah maka tidaklah mengherankan pula, kalau ia dihindari, dilecehkan bahkan difitnah dengan berbagai isyu tak sedap. Yesus mengalaminya !! Ketika kehadiranNya dirasakan bisa membawa keuntungan, Ia dikelilingi banyak orang karena mujizat2 penyembuhan dan terapi counseling yang dilakukanNya. Ia bahkan diagungkan dengan teriakan Hosana! Hosana! Tetapi ketika sudah berada di atas salib, dan dianggap berdekatan denganNya hanya berujung pada masalah, Ia dihindari bahkan dilecehkan para pemimpin (ay.35), diolok-olokkan para prajurit (ay.36). Mulai dari orang terpandang sampai orang ’kecil’ menghindariNya. Juga penjahat yang ada di sisiNya menghujat keAllahanNya (ay.39). Bahkan orang-orang yang paling dekat denganNya – para murid – khawatir berdekatan denganNya. Tetapi diantara reaksi negatif seperti itu, sangatlah mengejutkan ketika ada yang berpihak padaNya, dengan mengakui bahwa hukuman yang mereka terima sebagai penjahat, adalah konsekuensi dari kesalahan mereka. Sedangkan Yesus tidak mempunyai kesalahan. Karena itu sebenarnya penyalibanNya adalah sebuah kekeliruan besar. Penjahat itu bukan hanya berpihak pada Yesus, tetapi ia bahkan mengakui keAllahNya dengan memohon agar Yesus mengingatnya jika kembali sebagai Raja (ay.40-42). Jika berada pada posisi Yesus, mampukah kita setenang Yesus ketika menghadapi penghinaan, pelecehan dan penyangkalan seperti itu? Yang dilakukan orang yang paling dekat denganNya (Petrus) sampai orang yang untuk mereka, Ia mau menjalani jalan penderitaan, penyaliban dan kematian? Tidakkah kita akan mengalami rasa kekecewaan yang menghancurkan hati? Jika berada pada posisi terjepit, teraniaya dan dalam kondisi kritis, mampukah kita seperti si penjahat yang menempatkan posisi kebenaran dan keadilan di atas pementingan dirinya sendiri? Bahwa yang benar haruslah benar dan yang salah haruslah salah. Sekalipun konsekuensinya kitalah yang harus menanggung akibat dari prinsip itu. Bahwa kitapun harus mengalami penghukuman sebagai dampak kesalahan yang kita lakukan. Dan tidak berkelit agar tidak perlu menjalani penghukuman? Apapun yang akan kita tanggung, selama pandangan mata iman kita kepada Yesus Kristus Sang Juruselamat. Dan mengutamakan kebenaran dan keadilan di atas segalanya. Maka Yesus Kristus akan membimbing dan menguatkan kita. Dan anda akan mendengar bisikanNya yang penuh kasih,

tetapi heran.INILAH IBUMU” Pdt. mabuk. Suatu hari anak ini mencuri di rumah seorang pembesar dan tertangkap. Ia senang berjudi. Si anak sudah pasrah menunggu hukumannya. Itulah cinta seorang ibu. . Sudah lewat 5 menit dari pukul 6 pagi. sehingga tidak berbunyi ketika tali lonceng ditarik. Rasa sakit ketika anaknya memperlakukannya dengan kasar. Ia berkata kepada ibunya. Tidak lama kemudian seluruh rakyat menyaksikan orang yang memanjat untuk melihat sumber darah itu.. . . lonceng gereja tidak berdentang. Tiba-tiba. mencuri dan melakukan berbagai tindak kriminal lainnya.”Ibu inilah anakmu!” Kemudian kataNya kepada muridNya. tepat ketika lonceng gereja berdentang pukul 6 pagi. Hukuman itu akan dilaksanakan pada keesokan pagi. ijinkan ia menggantikan anaknya yang sangat dikasihinya untuk menanggung kesalahan sang anak. Semua orang dapat menyalahkan si anak. Air matanya yang menetes bagi anaknya seakan berupaya mencuci semua kesalahan. ”IBU INILAH ANAKMU. Nancy Nisahpih-Rehatta Perkataan ketiga ketika Yesus melihat ibunya. menggotong ibu si anak yang kepalanya pecah bersimbah darah. dan murid yang dikasihiNya di sampingnya. anak ini makin terperosok dalam kehancuran.. Rupanya si ibu memanjat dan memeluk bandul lonceng. tidak pernah bertahan lama. algojo sudah siap pada tempatnya. Ia menghadap raja untuk meminta keringanan hukuman. tetapi tidak terdengar suara dentangnya. Ny. Anak ini selalu mencemaskan hati ibunya karena tabiatnya yang sangat buruk. Si ibu menangis dengan sedih dan memohon agar Tuhan mengampuni anaknya. dari tali penarik lonceng. Ia kembali berdoa dan memohon pada Tuhan. Sebab air mata seorang ibu yang menetes juga menghapus rasa sakit di hatinya. penderitaan dan kesakitan anaknya. dosa. tetapi raja tidak mengabulkannya. maka pengadilan memutuskan anak ini dihukum pancung. Namun semakin lama. Alkisah di sebuah desa hidup seorang ibu dengan anak lelaki satu-satunya.Darimana asal darah itu? Beberapa orang diutus untuk melihat ke atas.. ia akan menggantikan anaknya menanggung semua kesakitan dan kesengsaraan yang dialaminya. Tetapi akibatnya kepalanya menghantam lonceng tersebut berkali-kali hingga pecah .”Aku berkata kepadamu. Keluar masuk penjara ia jalani berkali-kali. ia telah menarik tali pemukul lonceng. tetapi bagi seorang ibu anaknya adalah permata hati yang tidak pernah salah dan butuh perlindungan. mengalir dengan deras darah segar. Seperti apapun dan bagaimanapun kondisi anaknya.. Esok paginya rakyat datang berbondong-bondong. sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus”. sehingga setiap hari ibunya selalu meratapinya. Si petugas juga heran. di lapangan di depan rakyat desa. Karena sudah berkali-kali mencuri serta melakukan tindakan kriminal. . Doanya senantiasa memohon agar Tuhan merubah anaknya sebelum ia meninggal dunia. Berita itu segera sampai ke telinga ibunya. ”Inilah ibumu!” (Yohanes 19:26-27). Seandainya mungkin. seorang ibu akan berdiri di sisinya.

bukan dari Yesus). Allah memalingkan wajahNya dari dosa manusia. dijaga. mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Adalah pertanyaan sekaligus ungkapan rasa sakit dan kekecewaan yang mendalam. Hati dan perasaanNya hancur. semuanya menjauh!! Ia memahami konsekuensi dan resiko yang harus ditanggungNya itu.. takut kita minta pertolongan. Orang-orang yang ketika Ia melayani ada di sekitarNya. lahir dan bathin. pada orang yang dipercayaiNya. dengan beragam alasan : takut terkait dengan kasus kita. Kalau perlu menjerit.. tetapi sepertinya Tuhan ’tidak peduli’. dilindungi. Yesus memposisikan diriNya sebagai ’umat’ yang berada dalam penderitaan yang teramat sangat. Tetapi ketika dengan mata imanNya.Th. Ny. Nancy Nisahpih-Rehatta. menjeritlah dengan keras! Setelah itu tentukan pilihan. Orang-orang yang dekat dengan kita menjauh. Dalam keadaan paling menderita. Ia merasa Allah BapaNyapun memalingkan wajah daripadaNya (walaupun sebenarnya. Ia mewakili kita. Dalam keadaan seperti yang Yesus alami. Ia diam saja. putus asa dan kehilangan harapan akan memilih jalan seperti itu. M. Allahku. Sebab itulah perasaan kita ketika mengalami pergumulan yang berat.Yesus memahami hal itu. Dengan kata lain Yesus mengatakan. punya . tau bahwa kita tidak membawa keuntungan apa-apa bagi mereka lagi. dalam kalimat ini Yesus tidak menyebut Bapa. Pada saat itu. Secara fisik Ia mengalami penyiksaan yang tidak berperi kemanusiaan. rindu pada khotbahNya.. tapi jalan ini harus Aku lalui. Tidak heran keputusan seperti yang diambil ibu Mercy di Malang yang mengakhiri hidupnya bersama keempat anaknya bisa terjadi. LAMASABAKHTANI?” Pdt. ELI. Perkataan keempat Yesus di atas kayu salib. Seringkali kita harus menghadapinya sendirian. mengapa Engkau meninggalkan Aku ?” (Matius 27:46). ketika kita berdoa dan berdoa.. ”Eli.. 2 Penjahat yang disalibkan bersama denganNya saja. karena tau ibunya menderita melihat anaknya tersiksa di salib. Aku merasakan kesedihan dan rasa sakitmu. berlomba-lomba minta disembuhkan olehNya. khawatir piring nasi mereka terancam. Perhatikan saudaraku. ”Inilah ibumu”. khawatir keluarga mereka terganggu. Aku anakmu dan engkau ibuKu. pada sesama dan pada orang yang paling dekat denganNya sempurna adanya. Ia katakan. tidak mengalami penyiksaan fisik sehebat diriNya.. Sebenarnya baik Yesus maupun kita. bahkan murid-muridNya yang selama 3 tahun begitu dekat denganNya. Orang yang kehilangan kekuatan imannya.” Kepada murid yang dikasihiNya. Tetapi Allahku. ”Ibu inilah anakmu”. dihibur. Perkataan Yesus bukanlah ungkapan keputus asaan melainkan ungkapan kesedihan yang teramat dalam. Kita perlu mengeluarkan kesesakan yang membebani hati kita. Seperti apakah kasih anda pada orang-orang yang dekat di hati? ” ELI. ”Sampai kapanpun. lamasabakhtani?” Artinya: ”Allahku. Eli. Secara psikis Ia merasa terkucilkan. Allahku. merupakan pernyataan kasihNya. Kalimat. Perasaan sakit itu lebih menghancurkan lagi. Ia menitipkan ibuNya untuk dikasihi. menanti-nantikan kehadiranNya. kasihNya pada Allah Bapa. kita merasa begitu dekat denganNya. dll.” Allahku. ’rebutan’ dekat denganNya.

sadarilah! Ada saatnya kita menghadapi pergumulan yang berat seorang diri. dan tubuh adalah jahat sepenuhnya. TubuhNya hanya ilusi mata. Yang sesuai dengan kehendak Allah. Lalu mengapa kita masih berkeluh kesah tanpa henti? Hidup terlalu berharga untuk diisi dengan omelan dan keluhan. Ia benar-benar menderita dan merasakan haus. .!” (Fil 4:4). sebenarnya Yesus tidak pernah menderita di kayu salib. Kalau Yesus mengajak kita mengikutiNya dengan memikul kuk . Itu cara aliran Gnostik menerima Yesus sebagai Tuhan. Perkataan kelima Yesus di atas kayu salib "Sesudah itu karena Yesus tahu bahwa segala sesuatu telah selesai. Itulah yang dinyatakan Yesus.. Maka baik Yesus maupun Paulus tidak bermaksud melecehkan/mengecilkan persoalan hidup kita. Itu berarti. adalah dalam rangka menghadapi aliran Gnostik tersebut.. berkatalah Ia – sudah genaplah yang apa tertulis dalam Kitab Suci -: ”Aku haus !” (Yohanes 19:28). Padahal dengan pemahaman seperti itu. Kalau seturut kehendak Allah. Dan kalau Paulus mengajak kita untuk ”Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! . maka salah satu kebutuhanNya adalah minum. tidak ada jejak yang ditinggalkanNya. M. Itulah Yesus adanya. serta menggantinya dengan sukacita kemenangan. Jadi kalau Yesus berjalan di atas pasir... sudah diambil alih oleh Yesus ketika berada di kayu salib. Mereka mengatakan demikian karena tau bahwa Yesus Kristus sudah melewati yang paling berat dan mengambil alih semua yang memberatkan kita. Salah satu ajarannya adalah: Roh itu baik adanya. mungkin awalnya kita puas. atau seturut kehendak kita. Semua yang harus kita tanggung. ”Aku haus !” . agar dapat menjadikan umat sebagai anak-anakNya...dan jangan mengeluh ! . Salah satu alasan Yohanes menulis Injil ini.. mungkin jawaban yang didapatkan akan jauh berbeda dari harapan.. Itu sebabnya dalam bagian ini. Tidak ada perjuangan bersama Yesus yang berujung pada kesiasiaan. Sama seperti manusia biasa yang setelah belasan jam disiksa. Yohanes menekankan tentang penderitaan sesungguh-sungguhnya dari Yesus. ” AKU HAUS!” Pdt.. tanpa makan dan minum sedikitpun. Karena itu Allah adalah Roh murni dan tidak mungkin punya tubuh. tetapi ada saatnya kita akhirnya kecewa. Kalau seturut kehendak kita. terkuras energi dan mengalami kesakitan yang teramat sangat. Tetapi jangan menyerah! Lihatlah itu sebagai kesempatan untuk bertumbuh dalam iman dan ujian untuk masuk Kerajaan Sorga.Th. Ada sebuah aliran di kalangan filsafat yang namanya aliran Gnostik. Ny. Sebab Allah harus hadir sebagai manusia biasa. mereka sebenarnya menghancurkan rencana Allah.pilihan bebas. Hanya ada 2 pilihan. tanpa keluhan apalagi penolakan. Nancy Nisahpih-Rehatta... Tetapi pasti yang terbaik..karena kuk yang dipasangkan pada kita itu enak (Mat 11:30). Penderitaan yang paling menyakitkan dan menakutkanpun sudah dijalaniNya dalam kesendirian. Karena itu saudaraku..

Dan ketika ia meneriakkan. Kalau tidak melakukannya dengan sukacita. Itulah cara kita menunjukkan penghargaan dan rasa terima kasih kita. tanpa cacat. belajarlah untuk berserah diri pada Tuhan. ”Sudah selesai !” dalam bahasa aslinya bermakna: finish. Bagaimana anda melakukannya?” Jawab Harry. dipakaikan mahkota berduri. anda melakukannya dengan sukacita. Seorang profesor diundang sebagai pembicara disebuah basis militer. Menolong orang yang butuh arah karena belum pernah datang ke kota itu. ”Saya belajar hidup ketika melangkah. kebahagiaan seseorang bukan ditentukan oleh berapa lama seseorang hidup. menjadi bagian yang harus ditanggungNya. Perkataan keenam Yesus di kayu salib. ”Aku haus !”. Nancy Nisahpih-Rehatta. tetapi apa yang dilakukannya ketika ia hidup”. Ny. . Dengan beriman menjalani penderitaan. Sesudah itu kita jalani hidup dengan tetap tersenyum. berjuang memperkenalkan konsep keselamatan serta berbuat demi keselamatan tersebut. Menurut saya. saya pasti mati menginjak ranjau. ”Sudah selesai ” (Yohanes 19:30a). konsekuensi: dihina. Saudaraku. Sisanya Dia yang akan tanggung bagi kita. Ia lakukan semua itu dengan segala ketulusan dan kasih. kita sudah membagikan minum pada Yesus yang berkata. ia tersenyum lebar. disiksa. Ketika menjemputnya di bandara.. Ia membantu seorang ibu tua yang kopernya jatuh. ”SUDAH SELESAI. genap seperti yang difirmankan. anda akan mati. ketika berjalan keluar. setelah saling memperkenalkan diri. Kalau salah memilih langkah.!” Pdt. anda akan mati karena tegang dan takut”.Th. Banyak hal yang dilakukannya. mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. ”Wah. atas apa yang dialami Kristus di atas kayu salib. dikhianati. anda tidak pernah lelah ya? Dan setiap kali anda menolong orang. Walaupun demi Keselamatan umat percaya. Berapa usia anda saat ini saudaraku? Apa yang sudah anda lakukan disepanjang waktu-waktu yang Tuhan anugerahkan dan percayakan pada anda selama ini? Siapa diantara kita yang tau batas umur kita? Jangan sampai terlambat! Kalau hidup yang anda jalani saat ini bergelimang pesta pora. setiap langkah yang saya lakukan adalah sebuah dunia baru. Saya harus membersihkan ranjau. disalibkan. Tetapi Ia telah melakukan karya besar. Karena itu. Kalau tidak aktif bergerak. ”Saya belajar di medan perang. Dan setiap kali ketika kembali ke sisi sang Profesor.Ia hanya hidup selama 33 setengah tahun sebagai manusia di dalam dunia. Berdoa mohon Tuhan mengambil alih beban yang terlalu berat tersebut. Karena Tuhan tau ukuran beban yang paling tepat menurut kekuatan kita. Ia sangat takjub melihat Harry. M. kehidupan Yesus adalah kehidupan yang tanpa lelah. Mengangkat seorang anak kecil yang ingin melihat sebuah pesawat yang parkir. selesai dengan sempurna. Sehingga kematianNya dimasuki tanpa penyesalan dan penuh kepuasan. Disana ia berjumpa dengan seorang bernama Harry.. setelah diberi minum anggur asam.Kalau saat ini beban hidup kita dirasakan sedemikian berat. Harry seringkali menghilang.

Dan Aku menyerahkan diriKu pada kehendak dan kuasaMu”. Dan sesuatu itu pasti yang baik. Bagaimana dengan anda?? Apakah anda masih mencari siapa yang patut anda percayai? Apakah hati anda masih diliputi keraguan untuk berserah diri padaNya? Jangan salah !! Ketika anda berpikir untuk memilih antara Allah dan lainnya. KepercayaanNya luar biasa. Dimana dampaknya manusia hidup dalam keraguan. ”Ya Bapa. bahwa Allah Bapa-lah . Ia yakin Keselamatan yang datang dari Allah Bapa akan segera menjangkau kehidupan seluruh umat manusia. Tidak jarang manusia menjadi putus asa. percabulan. zinah. siapkah anda mengatakan hal yang sama dengan Yesus. menyenangkan hadiratMu. Yesus mengatakan. Nancy Nisahpih-Rehatta. pengkhianatan. Ketika menjalankan kehidupan. dimana setelahnya Ia mati adalah. Yesus sudah menyelesaikan tugas yang diberikan Allah Bapa kepadaNya dengan sempurna. Merupakan sebuah penyerahan diri. Yesus melakukan itu pada Allah bapa di surga. ketakutan.kemunafikan. Perkataan terakhir yang diucapkan Yesus. Lalu apa yang menguatkan setiap orang? Harapan. perjudian dan lain sebagainya. hanya dilakukan orang-orang yang yakin/sangat percaya bahwa seseorang/sesuatu tersebut mampu berbuat hal-hal baik yang tidak pernah dipikirkannya sekalipun. karena kalau sudah mati. ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu ” (Lukas 23:44-47). Harapan membuat seseorang tidak pernah berhenti berjuang. Yesus memiliki kepastian yang dibarengi dengan harapan. egoisme. Setelahnya Ia berserah diri pada Sang Pemilik pekerjaan tersebut. tidak selesai-selesai bahkan menambah tekanan pikiran dan perasaan. Kepastian imanNya tidak tergoyahkan. lalu dalam waktu yang tidak terduga kematian menghampiri anda. Dengan kata lain. Belajarlah pada Yesus.”Karena Aku percaya tugas yang Engkau berikan ini sangat penting. M. putus asa dan pesimisme. Sekarang tugas itu sudah selesai. Apalagi kalau persoalan yang datang bertubi-tubi. anda sudah meragukanNya.Th. Ke Dalam Tanganmu Kuserahkan Nyawaku ” Pdt. Dan sekarang aku siap mempertanggung jawabkan semua di hadapanMu? Ataukah ketika kematian menghampiri anda. kita tidak dapat berbuat apa-apa. Dan sebelum ia menjemputnya. ”Sudah selesai !” ?? Bahwa hidupku diisi dengan hal-hal yang memuliakan namaMu. Menyerahkan nyawa pada diri seseorang/sesuatu. berserah diri dan kemudian dalam keyakinan serta kepastian. Dan Ia menyalakan api harapanNya pada umat manusia agar dengan sukacita mereka mau datang padaNya. yang didasari kepercayaan total. anda akan berteriak ketakutan dan menghindarinya ?? ”Ya Bapa. Ny. kebingungan. asal percaya padaNya. karena itu jalan sengsarapun Aku lalui. manusia seringkali diliputi kecemasan. Harapan membuat orang dengan berani melanjutkan hidup. Kita tau bahwa hidup itu sangat berharga. menjadi berkat bagi banyak orang.

SELAMAT P A S K A H !!! Perkataan pertama . sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus. kai {dan} eipen {Dia berkata} autô {kepadanya} ho iêsous {Yesus} amên {Amin} legô {Aku berkata} soi {kepadamu} sêmeron {hari ini} met {bersama} emou {Aku} esê {engkau akan ada} en {di dalam} tô paradeisô {Firdaus} Perkataan ketiga .ucapan keselamatan * Lukas 23:43 LAI TB.' Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. But Rebbe Melech HaMoshiach was saying. ampunilah mereka. Kata Yesus kepadanya: 'Aku berkata kepadamu. και ειπεν αυτω ο ιησους αμην λεγω σοι σημερον μετ εμου εση εν τω παραδεισω Translit Interlinear. Melech HaMoshiach said to him. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya. and cast lots. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. And Rebbe. "Omein I say to you. Then said Jesus. Father.ucapan pengampunan * Lukas 23:34 LAI TB. forgive them. sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." And dividing up his garments. And they parted his raiment. ο δε ιησους ελεγεν πατερ αφες αυτοις ου γαρ οιδασιν τι ποιουσιν διαμεριζομενοι δε τα ιματια αυτου εβαλον κληρον Translit Interlinear. hayom with me you will be in Gan-Eden. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. "Abba. for they know not what they do.ucapan kasih * Yohanes 19:26 LAI TB.' KJV." TR. KJV. Hidup dan mati Yesus adalah milik Allah Bapa. for they have no da'as of what they are doing. yaitu nyawaNya. Verily I say unto thee. Yesus berkata: 'Ya Bapa. VAPPILU GORAL. To day shalt thou be with me in paradise. ho de {dan} iêsous {Yesus} elegen {Dia berkata} pater {wahai Bapa} aphes {ampunilah Engkau} autois {kepada mereka} ou {tidak} gar {karena} oidasin {mereka sudah mengetahui} ti {apa} poiousin {mereka berbuat} diamerizomenoi {membagi-bagi} de {dan} ta himatia {jubah} autou {-Nya} ebalon {mereka melempar} klêron {undi} Perkataan kedua .yang paling layak menerima milikNya yang paling berharga. TR. And Jesus said unto him. grant selicha to them. berkatalah Ia .

eita {kemudian} legei {Dia berkata} tô mathêtê {kepada murid} idou {lihatlah engkau} hê mêtêr {ibu} sou {-mu} kai {dan} ap {dari} ekeinês {itu} tês hôras {jam} elaben {ia menerima} autên {-nya} ho mathêtês {murid} eis {ke dalam} ta idia {miliknya} Perkataan keempat . lema sabachthani! that is. why hast thou forsaken me?" TR. Eli. Melech HaMoshiach says to the talmid haahuv. ιησους ουν ιδων την μητερα και τον μαθητην παρεστωτα ον ηγαπα λεγει τη μητρι αυτου γυναι ιδου ο υιος σου Translit Interlinear. KJV. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli. inilah. Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: 'Inilah ibumu!' Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.ucapan penderitaan rohani * Matius 27:46 LAI TB. Eli. Behold thy mother! And from that hour that disciple took her unto his own home. Woman. says to his Em. ειτα λεγει τω μαθητη ιδου η μητηρ σου και απ εκεινης της ωρας ελαβεν αυτην ο μαθητης εις τα ιδια Translit Interlinear. behold thy son! The Orthodox Jewish Brit Chadasha. he saith unto his mother. And about the ninth hour Jesus cried with a loud voice. "My G-d. περι δε την εννατην ωραν ανεβοησεν ο ιησους φωνη μεγαλη λεγων ηλι ηλι λαμα σαβαχθανι τουτ εστιν θεε μου θεε μου ινατι με εγκατελιπες Translit Interlinear. Then Rebbe. Rebbe. peri {sekitar} de {dan} tên ennatên {kesembilan} hôran {jam} aneboêsen {Dia berseru} ho iêsous {Yesus} phônê {dengan suara} megalê {yang nyaring} legôn {berkata} êli {Eli} êli {Eli} lama {Lama} sabakhthani {Sabakhtani} tout {yang} estin {adalah} thee {wahai Allah} mou {-Ku} thee {wahai Allah} mou {-Ku} hinati {mengapa} me {-Ku} egkatelipes {Engkau meninggalkan}" . The Orthodox Jewish Brit Chadasha. saying. When Jesus therefore saw his mother. Eli. Allah-Ku. therefore. iêsous {Yesus} oun {oleh karena itu} idôn {melihat} tên mêtera {ibu} kai {dan} ton mathêtên {murid} parestôta {berdiri} hon {yang} êgapa {Dia mengasihi} legei {Dia berkata} tê mêtri {kepada ibu} autou {-Nya} gunai {wahai perempuan} idou {lihatlah engkau} ho huios {anak} sou {-mu} * Yohanes 19:27 LI TB. my God. my G-d. lama sabachthani? that is to say. And about the ninth hour. Melech HaMoshiach cried out with a kol gadol. saying "Eli. "Isha. Eli. TR.kepada ibu-Nya: 'Ibu. mengapa Engkau meninggalkan Aku?' KJV. having seen his Em and the talmid haahuv having stood by. anakmu!' KJV. "Hinei. Then saith he to the disciple. why hast thou forsaken me? The Orthodox Jewish Brit Chadasha. hinei your ben!" TR. Rebbe. Emmecha! " And from that sha'ah the talmid took her into his own bais. My God. lama sabakhtani?' Artinya: Allah-Ku. whom he loved. and the disciple standing by. Melech HaMoshiach.

berkatalah Ia-supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci-:'Aku haus!' KJV. having had da'as that already everything has become shleimah. meta {sesudah} touto {ini} eidôs {mengetahui} ho iêsous {Yesus} hoti {bahwa} panta {segala sesuatu} êdê {sudah} tetelestai {ia sudah selesai} hina {supaya} teleiôthê {ia dipenuhi} hê graphê {tulisan} legei {Dia berkata} dipsô {Aku haus} Perkataan keenam . yang berarti: Allahku. Sesudah itu. Melech HaMoshiach received the vinegar. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu. he said. After this. Melech HaMoshiach. And at the ninth hour. Melech HaMoshiach gave up his . and gave up the ghost. when Rebbe. Allahku. Eloi lamah sabachthani? " which means. After this. being translated. "Ani tzameh" TR. Eloi. Rebbe. kai {dan} tê hôra {jam} tê ennatê {kesembilan} eboêsen {Dia berseru} ho iêsous {Yesus} phônê {dengan suara} megalê {yang nyaring} legôn {berkata} elôi {Eloi} elôi {Eloi} lamma {Lama} sabakhthani {Sabakhtani} ho {yang} estin {ia adalah} methermêneuomenon {diterjemahkan} ho theos {Allah} mou {-Ku} ho theos {Allah} mou {-Ku} eis {untuk} ti {apa} me {-Ku} egkatelipes {Engkau meninggalkan}" Perkataan kelima . Jesus knowing that all things were now accomplished. Eloi. says. When Jesus therefore had received the vinegar. KJV. why hast thou forsaken me? The Orthodox Jewish Brit Chadasha. that the scripture might be fulfilled. It is finished: and he bowed his head. Rebbe. lama sabakhtani?'. Therefore. my G-d.' Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. My God. μετα τουτο ειδως ο ιησους οτι παντα ηδη τετελεσται ινα τελειωθη η γραφη λεγει διψω Translit Interlinear.* Markus 15:34 LAI TB. karena Yesus tahu. Eloi. berkatalah Ia: 'Sudah selesai. my God. saying. bahwa segala sesuatu telah selesai. Melech HaMoshiach cried out in a kol gadol. And at the ninth hour Jesus cried with a loud voice. και τη ωρα τη εννατη εβοησεν ο ιησους φωνη μεγαλη λεγων ελωι ελωι λαμμα σαβαχθανι ο εστιν μεθερμηνευομενον ο θεος μου ο θεος μου εις τι με εγκατελιπες Translit Interlinear. saith. lama sabachthani? which is. he said. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. that the Kitvei Hakodesh may be fulfilled. mengapa Engkau meninggalkan Aku?' KJV. "ELI ELI LAMAH AZAVTANI? ("My G-d. why have you forsaken me?") TR. being interpreted. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. "Nishlam!" and having bowed his rosh. "Eloi.ucapan penderitaan jasmani * Yohanes 19:28 LAI TB.ucapan kemenangan * Yohanes 19:30 LAI TB. Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eloi. Rebbe. I thirst.

kai {dan} phônêsas {berseru} phônê {dengan suara} megalê {yang nyaring} ho iêsous {Yesus} eipen {Dia berkata} pater {wahai Bapa} eis {ke dalam} kheiras {tangan} sou {Mu} parathêsomai {Aku akan menyerahkan} to pneuma {Roh} mou {-Ku} kai {dan} tauta {ini} eipôn {berkata} exepneusen {Dia menyerahkan Roh}" Perkataan pertama s/d ketiga diucapkan oleh Yesus Kristus antara jam 09:00 hingga tengah hari sekitar jam 12:00 kemudian gelap gulita selama tiga jam hingga jam 15:00 baru disusul empat perkataan terakhir. Melech HaMoshiach breathed out his last. TR. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. Sementara . ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku. And this having said.' Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. οτε ουν ελαβεν το οξος ο ιησους ειπεν τετελεσται και κλινας την κεφαλην παρεδωκεν το πνευμα Translit Interlinear. And having cried out with a kol gadol. he gave up the ghost. Siapakah YESUS saat itu? Ia adalah Anak Allah yang mengenakan kemanusiaan kita secara utuh. hote {sesudah} oun {oleh karena itu} elaben {Dia menerima} to oxos {anggur asam} ho iêsous {Yesus} eipen {Dia berkata} tetelestai {sudah selesai} kai {dan} klinas {menunduk} tên kephalên {kepala} paredôken {Dia menyerahkan} to pneuma {Roh} Perkataan terakhir . And when Jesus had cried with a loud voice. ampunilah mereka. sebelum tubuh-Nya yang sakit itu dinaikkan ke kayu salib. Ia juga letih. bahwa paku-paku besar akan segera menembus daging tangan-Nya. into thy hands I commend my spirit: and having said thus. Rebbe Melech HaMoshiach said. B'YADCHA AFKED RUCHI". KJV.” (Lukas 23:34) Ketika berdoa di Taman Getsemani. Father. * Lukas 23:46 LAI TB. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: 'Ya Bapa. murid-Nya tidak mampu turut berdoa. keletihan itu barulah permulaan dari kesakitan yang berkepanjangan yang harus ditanggung-Nya. bahkan lebih letih dari pada para murid. "Abba. Mereka tertidur karena letih. sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. και φωνησας φωνη μεγαλη ο ιησους ειπεν πατερ εις χειρας σου παραθησομαι το πνευμα μου και ταυτα ειπων εξεπνευσεν Translit Interlinear.ucapan penyerahan. Sumber : Yohannes/ Biblika TUJUH UCAPAN YESUS DI KAYU SALIB UCAPAN PERTAMA “Ya Bapa. YESUS tahu.neshamah. Rebbe. he said. Ternyata. TR.

Tuhan YESUS menyadari bahwa relasi-Nya dengan Bapa-Nya sama sekali tidak terpengaruh. ampunilah mereka. serta terpelihara tidaknya relasi dengan Allah ditengah situasi terburuk sekalipun yang melanda hidupnya. Inilah ucapan yang mengungkapkan cinta di atas segala cinta yang tak akan pernah berubah dan tiada duanya.tergantung antara langit dan bumi. apa maksud ucapan YESUS? Orang-orang yang menyiksa dan membunuh YESUS menyadari apa yang mereka perbuat. Cinta-Nya Yang Tak Tergoyahkan Bagi Musuh-Musuh-Nya Sampai di kayu salib. tetapi sesungguhnya tidak menyadari sebab perbuatan mereka dan akibatnya. Sungguh cinta yang sangat mengherankan dan tak tergoyahkan. Kehausan mendorong YESUS untuk segera meminumnya. Inilah dasar permohonan YESUS kepada Bapa-Nya untuk mengampuni mereka. sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. YESUS berkata. terganggu. Waktu itu pasti terasa berjalan sangat lamban bagi YESUS. Pada saat yang paling menyengsarakan dalam hidup-Nya itu. YESUS menolak untuk menjalani penderitaan yang maha dahsyat dalam keadaan dibius. betapapun mengerikan. bersekutu dengan Bapa dan ketaatan kepada kehendak Bapa ialah rahasia kemenangan iman sejati. Mereka menyadari bahwa . Namun setelah mengecapnya. kecuali YESUS. bahkan di tengah-tengah kebiadaban mereka yang paling keji! 2. mengurangi rasa sakit. dan mempercepat kematian. YESUS mengawali ucapan-Nya dengan menyapa Bapa ditengah situasi tersebut. Jadi. Bagaimana YESUS bisa mengetahui bahwa penderitaan dan kematian di kayu salib ialah kehendak Bapa-Nya? Jawabannya hanya satu. ucap YESUS. apalagi terguncang oleh pengalaman yang sangat menyengsarakan tersebut. untuk mematikan syaraf secara perlahanlahan. Tidak ada seorang pun yang mau berkorban bagi orang yang jahat. tidak akan pernah melampaui penderitaan yang dialami oleh YESUS bagi kita. Setidaknya ada tiga hal yang ditunjukkan dalam diri YESUS melalui ucapan ini. 1. YESUS tetap taat kepada kehendak Bapa-Nya dan cinta kasih ilahi kepada mereka yang memusuhi dan membunuh-Nya. Ia menolaknya (Mrk 15:23). Kenyataan ini membedakan YESUS dari manusia lainnya yang seringkali berkata. sebelum penyaliban berlangsung. “Kalau Engkau benar-benar Allah dan peduli kepada saya. “Ya Bapa. “Ampunilah mereka”. YESUS tidak memohon agar Allah menghukum mereka. Mendadak dihadapan-Nya. tampak secawan anggur ditawarkan. Sungguh suatu keajaiban yang terjadi di Golgota saat itu ialah kenyataan bahwa Allah tidak mengirimkan api dari langit atau mendatangkan pasukan malaikat untuk membinasakan orang-orang yang terlibat dalam penyaliban YESUS. bukalah jalan bagi saya”! Disini kita berjumpa dengan rahasia kemenangan iman sejati yang dinyatakan dengan kenyataan taat tidaknya seseorang kepada kehendak Allah. Tetapi apakah mereka benar tidak tahu apa yang mereka perbuat? Bukankah mereka 100% sadar. Padahal minuman itu ialah minuman yang biasa diberikan sebelum penyaliban. YESUS rela secara sadar menanggung siksaan yang paling mengerikan bagi kita semua. yaitu senantiasa bersekutu dengan Bapa-Nya. Penderitaan kita. seluruh berat tubuh-Nya hanya bertumpu pada kedua tangan dan kedua kaki-Nya yang dipakukan. Dan kesakitan yang sangat dahsyat pasti akan dirasakan-Nya. untuk menggantikan kita semua menerima hukuman ilahi atas dosa. Itu karena YESUS memohon. ketika terlibat dalam penyiksaan dan pembunuhan atas YESUS? Kalau begitu. masih dipraktekkan-Nya. Daging dibagian itu akan robek. Ucapan ini menunjukkan keagungan jiwa-Nya. Dari mulut bibir-Nya. Pengertian-Nya Yang Tak Tergoyahkan Akan Kondisi Dasariah Manusia “Sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. keluar doa syafaat yang sangat manis bagi mereka yang menyalibkan-Nya. YESUS tidak mau meminumnya (Mat 27:34b).

Firman tersebut menyentak batinnya. tetapi tidak menyadari siapa YESUS sesungguhnya. Pengertian mereka sudah lama sekali digelapkan oleh dosa. dan sejak saat itu ia melihat diri dan hidupnya dalam terang kebenaran. ia teringat akan kekejiannya dan menyadari bahwa ia sangat berdosa dan pantas dihukum. Arti salib bagi sang penjahat ialah keadilan ditegakkan atas semua perbuatan jahat yang dilakukan. Betapa indahnya ucapan ini . Sementara tubuhnya tersiksa di kayu salib. Karena sesungguhnya manusialah yang memutuskan secara sadar untuk diperbudak oleh dosa. UCAPAN KEDUA “Aku berkata kepadamu. sesungguhnya hari ini juga engkau bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus”. apabila Engkau datang sebagai Raja” (Luk 23:40-41. ya Bapa. ia berkata. serta dibalik kematian menanti kerajaan. ia berkata kepada YESUS.yang mereka siksa dan bunuh bernama YESUS.” (Lukas 23:43) Ucapan YESUS yang kedua di kayu salib merupakan tanggapan terhadap ucapan salah seorang penjahat yang turut disalibkan dengan-Nya. Kapan YESUS akan masuk ke dalam kerajaan atau kemuliaan-Nya tidak diketatahuinya. ingatlah akan aku. Kenyataan menakjubkan yang pertama dalam diri sang penjahat ialah kesadaran akan keberdosaannya dan hukuman ilahi yang menantinya. Kita tidak dapat memastikan. Yang dimohonnya hanyalah agar YESUS mengingatnya. sang penjahat menyadari bahwa hukuman yang dijatuhkan oleh hakim dunia bukanlah akhir dari segalanya.42). ingatlah akan aku. kita berjumpa dengan tiga kenyataan menakjubkan dalam diri seorang manusia yang paling gelap hidupnya. ingatlah akan aku. sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum. dengan secara sadar berbuat dosa. Perhatikan baik-baik. Hal ini bisa terjadi karena firman yang diucapkan pertama oleh KRISTUS (Ya Bapa. Yang pasti. ia berharap YESUS mengingat dan mengasihaninya. apabila Engkau datang sebagai Raja”. ampunilah mereka. karena mereka hanya korban dosa”. Ia yakin akan kemesiasan YESUS. juga tidak kepada Allah. Tetapi kata-katanya menunjukkan kesadarannya bahwa kematian bukanlah akhir segalanya bagi YESUS. Kepada temannya yang menghujat YESUS yang tersalib. “YESUS. Selanjutnya. YESUS berkata. YESUS memiliki pengertian. Dan anggota tubuh mereka sudah lama sekali digunakan oleh dosa sebagai senjata kejahatan. Ia tidak minta diselamatkan. Arti permintaannya ialah penyerahan dirinya kepada belas kasihan Allah! Kenyataan ketiga dalam diri sang penjahat ialah keyakinannya akan kemesiasan YESUS. sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat) telah menerima hati dan pikirannya. Ia tidak layak diselamatkan. “YESUS. apabila Engkau datang sebagai Raja” (Lukas 23:42). Terjemahan yang lebih tepat ialah: “… apabila Engkau masuk ke dalam kerajaan-Mu”. Lebih dari pada itu. yaitu hukuman dari Allah sang Hakim Agung. sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita. Namun tidak berarti “mereka tidak berdosa”. “Kasihanilah mereka. Betapa mengharukan ucapan ini! Di dalamnya. tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah”. “Aku berkata kepadamu. YESUS akan tiba pada saat itu. sejauh mana sang penjahat mengerti pribadi dan karya YESUS. dan ketika saat itu tiba. sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-samadengan aku di dalam Firdaus. Kepada YESUS ia berkata. “Tidakkah engkau takut. Ada hukuman lain yang menantinya di balik kematian. Ia berkata. Ia tidak meminta YESUS untuk menyelamatkannya karena ia menyadari sepenuhnya bahwa ia tidak layak memintanya. Janji YESUS Menanggapi permintaan sang penjahat. Kenyataan kedua dalam diri sang penjahat ialah kesadaran tentang kebutuhan mutlaknya akan belas kasihan ilahi. ”YESUS.

inilah. UCAPAN KETIGA “. serta mau dan berani menaati setiap kehendak-Nya.” Sebenarnya. anakmu”! Lalu kepada murid-Nya: “Inilah ibumu”! Dalam terjemahan versi LAI. tetapi “wanita” dalam ucapan-Nya untuk menunjukkan bahwa hubungan utama antara Maria dan diri-Nya bukanlah hubungan antara ibu dan anak. isteri Klopas dan Maria Magdalena” (Yoh 19:25). YESUS memberikan kepadanya jauh melebihi apa yang dimintanya. yaitu: “Murid-murid-Nya. yaitu “murid-Nya” (Grika: to matete). ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada. mengapa dari semua murid YESUS hanya ada seorang murid yang mau dan berani berdiri disamping salib YESUS? Jawabannya terletak pada sebutan “murid yang dikasihi-Nya”. bukan hanya itu arti ucapan YESUS. mengapa tanggapan sang murid terhadap ucapan tersebut demikian positif dan langsung? Karena ia mencintai YESUS. ia juga harus mengasihi saudaranya” (1Yoh 4:21). kita menjumpai bentuk jamak. tetapi YESUS meberikan kepadanya tempat yang istimewa di dalam Firdaus. anakmu!” … “Inilah ibumu!” (Yoh 19:26-27) Ucapan YESUS yang ketiga di kayu salib dialamatkan pertama-tama kepada ibu-Nya: “Ibu. Bagaimana dengan kita? Apakah saat ini kita sedang mengikuti kehendak Tuhan atau sedang mengikuti kemauan sendiri? Apakah kita sedang berdiri di samping Tuhan atau di samping berhala? Arti sesungguhnya dari ucapan “Wanita. yang sangat dicintaiNya. Maria. yang berada dimana YESUS berada. Alkitab mencatat tanggapan sang murid: “Dan sejak saat itu. lama sabakthani?” . 21:20)? Karena ia menyadari. inilah. bentuk tunggal yang digunakan disini. sang penjahat pasti menangis karena sangat terharu. tetapi pada sang murid yang berdiri di samping salib YESUS. Dia adalah Tuhan yang kekal! Ketiga. di kayu salib YESUS menunjukkan kemuliaan-Nya kepada sang murid. segala ucapan dan perintah-Nya harus diikuti dan ditaati secara penuh dan mutlak. berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya. juga hadir di dekat salib-Nya. dan menghayati betapa besar cinta YESUS kepadanya. Dan terlebih lagi ketika YESUS melihat salah seorang muridNya. sang murid juga menerima-Nya sebagai Tuhan yang berdaulat penuh atas diri dan hidupnya. anakmu!” … “Inilah ibumu!” ialah tindakan YESUS mempercayakan perawatan ibunya kepada sang murid. Kehendak YESUS bagi murid-murid-Nya tidak pernah berubah. anakmu”! Terjemahan yang lebih tepat ialah: “Wanita (Yungunai). mengenal. Perhatikan baik-baik. Jadi. “Dekat salib YESUS. Kedua. Dan itu berarti ia juga mencintai Bunda Maria yang dicintai YESUS. Ucapan Keempat “Eloi. tetapi antara ciptaan dan Pencipta. Dengan demikian. yang akan menyaksikan kemuliaan-Nya sebagai Tuhan yang kekal. Alkitab berkata.bagi sang penjahat. Ia cuma minta diingat. Tetapi. Pertama. Ketika mendengar ucapan YESUS tersebut. apa yang sebenarnya mau YESUS ajarkan kepada sang murid melalui ucapan-Nya? Di dalam Yohanes 17:24 berkata hanya mereka yang benar-benar mengikuti YESUS. Bukan hanya itu. inilah. Perhatian YESUS dalam bagian ini tertuju bukan terutama pada Maria ibu-Nya. Dalam terang kenyataan ini. YESUS menyebut Maria bukan “ibu”. murid itu membawanya ke rumahnya” (ay 27b). Mengapa ia selalu disebut atau menyebut dirinya sendiri “murid yang dikasihi-Nya” (Yoh 13:23. inilah. “Barangsiapa mengasihi Allah. Eloi. karena tanggapan yang mengikuti peristiwa ini ialah tanggapan dari sang murid. “Barangsiapa melayani Aku. Alkitab berkata. kita bisa mengajukan tiga pertanyaan. di situ pun pelayan-Ku akan berada” (Yoh 12:26).

Ucapan Kelima. dan dapat mengenal kasih itu. yaitu cinta kasih ilahi yang suci bagi umat manusia yang berdosa. Karena Alkitab berkata. Bukan cuma . sehingga ia hanya dapat berdoa bagi umat Allah disegala abad dan tempat. kegelapan yang terjadi. “supaya dapat memahami. Sampai akhirnya keluar ucapan keempat dari YESUS yang menanggung hukuman Allah atas segala dosa dan kejahatan manusia. Tinggal anugerah yang tersedia. Apa arti peristiwa yang sangat ganjil tersebut? Amos 8:9 berkata. ketika YESUS disalibkan ialah tanda tentang hukuman Allah atas dosa. YESUS tahu bahwa segala sesuatu telah selesai. Kegelapan itu merupakan tanggapan ilahi atas segala kekejaman yang diperbuat oleh manusia yang menghina salib dan segala sengsara yang ditanggung oleh YESUS. Keenam. maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai” (Ibr 2:18). kegelapan meliputi seluruh daerah itu. Penebusan Yang Tuntas Dalam ucapan YESUS yang keempat di kayu salib.(Mrk 15:34. Alkitab berkata. mampu menjadi Penolong yang bersimpati dan berempati secara sempurna terhadap penderitaan umat-Nya. Aku tidak akan meninggalkanmu (karena Aku pernah meninggalkan KRISTUS bagimu). Penghiburan Yang Tuntas YESUS yang pernah menyelami penderitaan sampai titik yang paling ekstrim. anak-Ku. “Allahku. kita berjumpa dengan penebusan YESUS yang tuntas atas kita. eloi.30 : Luk 23:46) Saat yang Penuh Kesadaran Saat YESUS mengucapkan ketiga ucapan-Nya yang terakhir di kayu salib ialah saat yang penuh kesadaran. kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga” (Markus 15:33). betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih KRISTUS. “Pada jam dua belas. sekalipun ia melampaui segala pengetahuan” (Efesus 3:18-19). Aku akan membuat matahari terbenam di siang hari dan membuat bumi gelap pada hari cerah”. “Barangsiapa tidak menghormati Anak. sementara menjalani seluruh penderitaan-Nya di kayu salib. The heart of the cross. & Ketujuh “Aku haus!” “Sudah selesai” “Bapa ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku” (Yoh 19:28. Selama tiga jam. demikianlah Firman Tuhan Allah. ”Pada hari itu akan terjadi. Cinta kasih yang membuat seorang Rasul Paulus pun tidak mampu mengerti dan menjelaskan secara tuntas. Ucapan ini mengikuti sebuah peristiwa ajaib. kita akan menyadari bahwa dalam ucapan yang menyesakkan itu. Mat 27:46) “Eloi. Sebuah tanda tanya besar muncul dalam pikiran orang-orang yang hadir disekitar salib. yang mengutus DIa” (Yoh 5:23). terkandung ucapan Allah yang menyejukkan: “Anak-Ku. Mengapa YESUS mau menanggung hukuman ilahi atas segala dosa dan kejahatan manusia? Disini kita berjumpa dengan jantung salib. Sebuah kesadaran yang luar biasa dalam diri YESUS. termasuk dosa dan kejahatan yang mereka perbuat terhadap diri-Nya di Golgota. Jadi. Allahku. 3. 1.” 2. “Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan. Tidak ada satu dosa pun yang tertinggal. mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Hal ini merupakan sebuah seruan yang menyayat hati. lama sabakthani ?” Artinya. Cinta Kasih Yang Tuntas Jika kita mengerti ucapan YESUS yang keempat. ia juga tidak menghormati Bapa.

“Aku haus!”. saat dimana hukuman ilahi atas segala dosa dan kejahatan umat manusia telah ditimpakan secara penuh pada diri-Nya. ucapan tersebut bersumber dari keyakinan-Nya bahwa melalui kematian. sehingga Ia harus berteriak. Penyelesaian Tugas-Nya Yang Tuntas Ucapan YESUS yang keenam di kayu salib ialah: “Tetelestai” (Yoh 19:30). bahwa Ia telah menyelesaikan seluruh tugas kemesiasan–Nya. dan dengan demikian menegaskan kembali kesadaran-Nya yang penuh tentang identitas-Nya sebagai sang Mesias Rajani yang Allah janjikan. Dan ternyata. Ia juga mengajarkan bahwa hidup pada hakekatnya ialah pengabdian kepada Allah sang Pemberi hidup. Bahkan ketika kehausan yang menyiksa-Nya sudah mencapai titik klimaks. Akhir Hidup YESUS yang Sangat Gemilang Jauh sebelum menjalani penderitaan di kayu salib. 3. Apakah Tuhan Yesus membutuhkan air untuk menghilangkan rasa hausNya ketika Ia disalibkan? Perkataan Tuhan Yesus yang kelima. Ketaatan-Nya Yang Tuntas Ketaatan YESUS kepada kehendak Bapa sangat menakjubkan. Lebih dari pada itu. “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya” (Yoh 4:34). Hanya saja. Karena itu. Ia akan datang kepada Bapa. seperti yang tertulis di dalam Yohanes 4:34. Ia menegaskan. bagi mereka yang percaya kepada KRISTUS. serta saat dimana kematian-Nya akan segera tiba. YESUS berkata. dalam ucapan-Nya tersebut. yaitu melakukan kehendak Bapa. Ini merupakan sebuah pekik kemenangan. Artinya. Disini YESUS mengutip Mazmur 31:6. Dengan demikian. selaras penuh dengan kehendak bapa-Nya. tetapi sebenarnya tidak). 2. sumber : Majalah Vision Edisi II. “sudah selesai”. Tuhan Yesus tidak bermaksud meminta . Ia menyadari sepenuhnya. Ketiga ucapan tersebut menjawab apakah pada akhirnya Ia berhasil menyelesaikan pekerjaan-Nya? 1. YESUS mengucapkan ucapan terakhir-Nya di kayu salib: “Ya Bapa. ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku”. ucapan itu sendiri diucapkan dengan semangat mentaati kehendak Bapa-Nya. Bahwa Ia sudah menerima secara penuh hukuman ilahi atas segala dosa dan kejahatan umat manusia. bahwa seluruh penderitaan-Nya di kayu salib ialah konsekuensi langsung dan mutlak dari pemenuhan tugas kemesiasan-Nya. sementara sekarat.kesadaran bahwa masa penderitaan-Nya sudah berakhir dan saat kematian-Nya sudah dekat. jika pemazmur menyerahkan nyawanya kepada Allah dalam konteks kehidupan. Dengan berkata demikian. maka YESUS dihadapan kematian. makanan-Nya tetap sama. Psalm 21 Successful Community Pontianak (artikel rangkuman dari buku 7 kata di kayu salib) Yesus adalah Air Hidup. dan dengan demikian menunjukkan hubungan-Nya yang sangat erat dengan BapaNya. tidak ada satu dosa pun tersisa untuk dihukum oleh Allah. YESUS menambahkan alamat kepada Allah sebagai Bapa. Bahwa setiap langkahNya sampai saat itu. "Aku haus" (Yohanes 19:28) adalah suatu paradoks (sesuatu yang kelihatannya berlawanan. sampai di akhir hidup-Nya. Juga.

Namun bahkan dalam penderitaan dan kehausan-Nya Juruselamat kita mengingat Kitab Suci dan menggenapinya. Diterjemahkan oleh: Dr. upah dosa bagi seluruh dunia. Jr. Tuhan Yesus adalah Air Hidup yang memuaskan dahaga rohani kita. Eddy Peter Purwanto Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Malam. Setelah minum dari sumber Air Hidup ini (Yohanes 4:14). banyak orang yang mengalami kehausan secara rohani. beberapa saat sebelum kematian-Nya. tetapi menyatakan kebenaran. Namun selanjutnya." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya” (Yohanes 19:30). L. Mereka mencari berbagai alternatif. lidahku melekat pada langit-langit mulutku. berkatalah Ia: "Sudah selesai. Tentang haus ini sebelumnya sudah dinubuatkan dalam Mazmur 22:15. [FW] TETELESTAI! SUDAH SELESAI! (TETELESTAI! IT IS FINISHED!) Oleh: Dr. Yesus tergantung di kayu Salib. Ia berseru.” Mulut-Nya kering. “Aku haus!” Bahkan di dalam kematian-Nya. Pada permulaan hari itu Ia telah diberi minum anggur asam campur empedu dan Ia menolaknya. dan dalam debu maut Kauletakkan aku. bahwa Juruselamat kita tidak mengharapkan air ketika berada di atas kayu Salib… Ia tahu bahwa Ia akan diberikan anggur asam bercampur empedu yang bertujuan untuk membuat Dia lebih . Semua itu dilalui-Nya saat demi saat. 29 Oktober 2006 di Baptist Tabernacle of Los Angeles “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu. Dialah yang memulihkan dan mengubahkan hidup kita yang bobrok karena dosa. Lidah-Nya melekat pada langit-langit mulut-Nya. dan Kitab Suci yang harus digenapi. Tuhan Yesus adalah Air Hidup. John R. Hymers. “Kekuatanku kering seperti beling. sehingga Ia berseru. tetapi tidak ada yang dapat benar-benar memuaskan. Kehausan adalah ekspresi kemanusiaan-Nya yang sejati. Keletihan tubuh-Nya sudah mencapai puncak. Pada masa kini. Ini adalah rasa haus yang sangat mengerikan. Rice berkata. “Aku haus. Dia mengalami kehausan supaya kita memperoleh kepuasan. Luka-Nya perih. Ia tidak membutuhkan pertolongan manusia untuk memuaskan dahaga-Nya. Hanya Dia yang dapat menggenapi nubuat ini sebagai bagian dari kesengsaraan-Nya. Tentu saja kita tahu. Darah mengalir selama enam jam saat Ia tergantung di kayu salib. R.air. Kita semua harus tahu bahwa Ia menanggung di dalam tubuh-Nya sendiri penderitaan yang disebabkan oleh penghukuman. Dia lapar dan haus. kita tidak akan haus lagi selamalamanya. Kehidupan rohani yang memuaskan hanya bisa kita peroleh bila kita datang kepada Sumber Air Hidup itu.” Dr. Yesus tidak menuruti kehendakNya sendiri melainkan kehendak Bapa. Kehausan adalah bagian dari penderitaan yang harus Ia tanggung. Kesengsaraan yang diderita-Nya secara fisik menggenapi nubuat dalam Mazmur 22:16 (lidahku melekat pada langit-langit mulutku). Tuhan Yesus mengatakan hal itu kepada perempuan Samaria yang akhirnya diselamatkan karena menerima Dia sebagai Air hidup.

I. Sword of the Lord Publishers. p. karena Yesus tahu. pada waktu Ia berkata. Marilah kita bersukacita karena rasa haus kudus dari Yesus telah membeli kita sehingga kita memiliki hak untuk minum dan tidak akan pernah haus lagi (John R.” Namun apa yang Kristus maksudkan di sini? Saya berpikir paling tidak ada lima hal yang berhubungan dengan kata “selesai” pada saat Kristus “menyerahkan” roh-Nya dan mati di kayu Salib. baik dalam Taurat maupun Kitab Para Nabi. Ia menderita menggantikan saya yang seharusnya menerima penderitaan itu.” Spurgeon berkata. Kata itu adalah “tetelestai” – “sudah selesai. untuk membakar mulut-Nya dan meretakkan bibir-Nya… rasa haus Tuhan Yesus di atas kayu Salib sebenarnya adalah rasa haus kita. telah digenapi di dalam Dia… Dan tak satupun nubuatan. bahwa segala sesuatu telah selesai.tersiksa lagi. karena Yesus tahu. itu diterjemahkan dalam versi kita [KJV] “accomplished. “Sudah selesai. “Sesudah itu.” Ini membawa kita kepada maksud perkataanNya menjadi sangat jelas. Kata Yunani yang dipakai di sini sama. kita memiliki kata di dalam bahasa Yunani. bahwa seluruh Kitab Suci sekarang telah digenapi. . The Son of God: A Verse-by-Verse Commentary on the Gospel According to John. berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:’Aku haus!’” Dan setelah itu Ia berkata. seluruh nubuatan Perjanjian Lama berhubungan dengan kematian-Nya sudah selesai. Yaitu “tetelestai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya” (Yohanes 19:30). Penderitaan-Nya adalah untuk menggantikan penderitaan yang seharusnya saya terima….D. bahwa segala sesuatu telah selesai. atau di Samaria. Spurgeon. Kata Yunani [untuk “nyawa” dalam Alkitab bahasa Indonesia] ini seharusnya diterjemahkan “roh” (Strong #4151). “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu. Dan kemudian. yang sekarang belum digenapi [terpenuhi dan sudah selesai] di dalam Kristus Yesus (C. Perhatikan kata “selesai” di sini. 1986 reprint. 1976. Pilgrim Publications. Yesus memberikan roh-Nya dan kemudian mati. berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:"Aku haus!” (Yohanes 19:28). “It Is Finished. berkatalah Ia: "Sudah selesai. “Sudah selesai. Rice. 377-378). Dalam ayat 28. “Sudah selesai” Tiga kata dalam bahasa Inggris ini [it is finished atau dua kata dalam bahasa Indonesia ini] diterjemahkan dari satu kata dalam teks Bahasa Yunani.” namun seharusnya – “Sesudah itu.” The Metropolitan Tabernacle Pulpit. vol. VII.” Seluruh Kitab dari awal sampai akhir. atau di Yudea. Dalam ayat dua puluh delapan kita membaca. D. H.. Namun saya ingin Anda memperhatikan hal terakhir yang Kristus ucapkan ini. pp. entah yang mereka terima di Babilonia. Pertama. 586).

The Scofield Study Bible berkata bahwa ini adalah “Janji pertama tentang sang Penebus… ayat ini merupakan permulaan dari rangkaian referensi tentang janji-janji dan nubuatan-nubuatan yang berhubungan dengan Kristus yang telah digenapi…. Itu sudah selesai. Allah pernah berkata kepada Setan. Itu juga sudah selesai ketika Yesus mati di kayu Salib.” (Yesaya 53:4-6). “proto evangelium. “Sudah selesai. “Sudah selesai. yang menubuatkan tentang perkataan Yesus sebelum kematian-Nya. “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini. note on Genesis 3:15). dipukul dan ditindas Allah. tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Atau kata-kata dalam Mazmur yang sama ini yang mengatakan. masing-masing kita mengambil jalannya sendiri. antara keturunanmu dan keturunannya. keturunannya akan meremukkan kepalamu. penyakit kitalah yang ditanggungnya. yang di antaranya berkata. telah digenapi atau selesai. Itu juga sudah selesai. dan engkau akan meremukkan tumitnya” (Kejadian 3:15). setelah Ia bangkit secara fisikal dari antara orang mati.Dalam khotbah singkat ini. Allahku. dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita. padahal kita mengira dia kena tulah.” Sebagai contoh.” (The Scofield Study Bible. . “Sudah selesai” Atau lagi.” penekanan tentang Injil untuk pertama kalinya. “Mereka menusuk tangan dan kakiku”(Mazmur 22:16). dia diremukkan oleh karena kejahatan kita. Kita sekalian sesat seperti domba. “Allahku. yang diberikan pada permulaan sejarah. Atau bukalah pasal yang agung dari Yesaya 53. dan kesengsaraan kita yang dipikulnya. Itu adalah nubuatan pertama yang telah digenapi ketika Kristus berkata. ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya. mengapa Engkau meninggalkan aku? (Mazmur 22:1). “Tetapi sesungguhnya. lihat Mazmur 22. saya hanya dapat memberikan beberapa nubuatan Perjanjian Lama yang telah digenapi ketika Kristus berkata. dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Atau perhatikan perkataan-perkataan Yesus sendiri.

di dalam Dia kita menemukan bahwa segala sesuatu telah diselesaikan [digenapi]. kapan korban ini akan berakhir? Kapan ini akan selesai? Akankah ini berakhir?” Dan kemudian dengarkan Kristus di atas kayu Salib berseru.” Lihatlah Harun dan para imam besar dan orang-orang Lewi. dan lihatlah dia dalam keingin-tahuannya. Dari zaman Nuh.” II.” Spurgeon berkomentar. Kedua.. “Sudah selesai. “Salib Kristus dan Anak Allah yang berinkarnasi.“Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?" Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci [Perjanjian Lama]. “Sudah selesai.”” (Lukas 24:26-27). Penantian Abraham telah tiba.” Sudah selesai! Sudah selesai! Setiap lembu jantan muda dan anak domba yang dikorbankan oleh umat Allah di bawah Perjanjian Lama telah berakhir dalam kematian Kristus. ketika ia memandang Tuhan yang menyatakan Kristus di dalam pribadi Ishak di Gunung Muria. bahwa jika ada kaum intelektual yang paling tersohor dari sepanjang masa dapat menetapkan diri mereka sendiri untuk menyelesaikan masalah ini. lihatlah asap yang mengepul dari mezbah dan korban pencurahan darah. Semua itu telah diselesaikan di dalam Kristus Yesus. ketika Ia berseru. dengan cara lain untuk… nubuatan-nubuatan ini. mereka tidak akan dapat melakukannya… sampai seseorang tampil dan memproklamirkan. berakhir dan menjadi jelas. Yakub. Seluruh type dan typical nubuatan dalam Perjanjian Lama sudah selesai. ibid. Selanjutnya saya berkata dengan terus terang. . yang mana Allah telah menuliskan semua itu [dalam Kitab Suci Perjanjian Lama]. setiap pagi dan malam mempersembahkan anak domba sebagai korban dan berkata. Abraham. Kristus mengatakan kepada mereka bahwa segala sesuatu yang telah dikatakan oleh Musa dan “semua nabi-nabi” telah tergenapi dan diselesaikan di dalam Dia! “Sudah selesai. “Tuhan. pp. 586-587). Segala kemuliaan hanya bagi nama-Nya! “Sudah selesai” – segala sesuatu [yang ada dalam nubuatan] sudah disimpulkan [dan disempurnakan] di dalam Dia [Tuhan Yesus]! (C. mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi. Ishak.” maka semuanya menjadi jelas… Juruselamat kita yang agung! Di dalam Dia kita menemukan segala sesuatu telah diselesaikan… yang Allah telah firmankan dalam Perjanjian Lama melalui para nabi. dan lihatlah bahwa semua itu telah digenapi ketika Kristus berseru. H. “Sudah selesai. Spurgeon.

Ia membayar hutang-hutang kita terhadap Taurat. Namun Kristus telah mentaati Taurat Tuhan dengan sempurna di tempat orang-orang yang percaya kepada Dia. Kristus telah menebus kita sekali untuk selamanya. seluruh ketaatan terhadap hukum Allah telah diselesaikan dalam Kristus yang disalibkan. supaya kita dibenarkan karena iman” (Galatia 3:24). “Tetelestai! Sudah selesai!” IV. dan dikenakan kebenaran-Nya! Anda bebas dari “kutuk hukum Taurat” melalui apa yang Kristus telah lakukan bagi Anda di kayu Salib. oleh kebenaran-Nya yang sempurna. Itu bukanlah tujuan dari pemberian Taurat Allah. 1838-1876). dengan itu Ia menutupi orang percaya. Yesus telah mencurahkan darah-Nya. Bebas dari hukum Taurat. karena tak seorangpun di bumi ini akan melihat Allah. anda disucikan dari dosa. Sekali lagi. karena Taurat tidak pernah dimaksudkan untuk menyelamatkan manusia dengan ketaatannya terhadap Taurat. Alkitab berkata. Dosa telah membinasakan Kristus. Kristus. dan mempercantik dia dengan mengimputasikan kebenaran. Tidak. Ketaatan sempurna Kristus terhadap hukum Allah telah selesai. Ketika Anda datang kepada Kristus. Seperti lagu pujian ini mengatakan. bahwa hukum Taurat harus dipelihara atau dilakukan secara sempurna. Itu diperlukan bagi manusia untuk diselamatkan. ketika Yesus berkata. namun dengan pembinasaan itu. seluruh kuasa Setan dan dosa telah selesai bagi umat Allah di kayu Salib. Bliss. Ketiga. “Sudah selesai. Tidak ada yang dapat menyatakan ketaatan Kristus terhadap Taurat secara lengkap selain ketundukan-Nya kepada Allah melalui kematian-Nya di kayu Salib.” Kristus masuk ke dalam kemenangan atas peperangan melawan Setan dan dosa. Selanjutnya itu tidak perlu lagi manusia untuk mentaati seluruh hukum Taurat Allah untuk dapat diselamatkan. Oh betapa bahagianya. Kempat.“Tetelestai! Sudah selesai!” III. menggantikan kita di kayu Salib. (“Once For All” by Philip P. Kristus telah membinasakan dosa – dan Setan! . Kutuk hukum Taurat telah dikalahkan. membeli kebenaran kita di kayu Salib itu. dan di sana ada pengampunan. Kristus secara sempurna telah mentaati Taurat Allah di kayu salib. kecuali ia menjadi sempurna dalam kebenaran. “Hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang. ia tidak dapat diselamatkan dengan memelihara hukum-hukum Allah ini dengan sempurna.

seluruh keadilan Allah telah dipuaskan atas nama umat-Nya ketika Kristus mati di kayu Salib. Ketika Kristus berseru. Charles Wesley dapat memuji. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman. Ia telah mengalahkan mereka ketika Ia mati di atas kayu Salib! “Tetelestai! Sudah selesai!” Selanjutnya.” Ia berkata Setan dan pengikutnya.” Ia telah mengalahkan atau menaklukkan dosa dan Setan – dan Ia juga telah membianasakan maut bagi orang-orang yang percaya kepada Dia. .… untuk membebaskan orang-orang yang tertindas” (Lukas 4:18-19) Dan itu persis seperti apa yang Kristus akan lakukan bagi Anda – jika Anda mau datang kepada Dia dan menghempaskan diri Anda sendiri di bawah kaki-Nya. “Tetelestai! Sudah selesai!” V. Kuasa dosa binasa. Yesus berkata. “Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya. “Tetelestai! Sudah selesai!” Datanglah kepada Kristus melalui iman dan Ia akan membebaskan Anda dari perbudakan Setan dan dosa! Semua yang dibutuhkanNya untuk membebaskan Anda telah diselesaikan di kayu Salib. Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini. Dia membebaskan para tawanan. bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus” (Roma 3:24-26). dalam darahNya. “Sudah selsai. “Biarkanlah umatku pergi! Engkau sudah terlalu lama memperbudak mereka!” Di rumah ibadat di Nazaret. Kelima. dan percaya kepada Dia dengan segenap hati Anda – karena Kristus memiliki kuasa penuh atas Setan dan dosa. “Sudah selesai. “Roh Tuhan ada pada-Ku… untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan. Darah-Nya dapat menyucikan dosa. supaya nyata.Ketika Kristus berkata. “Sudah selesai. Ketika Kristus berkata.” Ia telah memperdamaikan antara Allah dan manusia – karena keadilan Allah telah dipuaskan dengan kematian Kristus di kayu Salib itu. (“O For a Thousand Tongues” by Charles Wesley. karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. Keadilan Allah telah dipuaskan untuk orang percaya ketika Yesus berkata. Darah-Nya selamatkan daku. 1707-1788).

Yesus. Jika Ia telah memberikan kerelaan kepada Anda. “Aku mau. 592).” Kembalilah kepada Kristus. Mari kita berdiri dan menyanyikan lagu ini dengan segenap hati kita. H. Marilah kita berdiri dan menyanyikan lagu terakhir dalam lembaran di tangan Anda. (C. p. apakah engkau mau memiliki Kristus atau [tidak]? “Ah. Wahyu 22:17). aku datang. Spurgeon. ibid.. dib’rikan harta penuh. Ambilah lembar pujian Anda dan marilah kita menyanyikannya dengan segenap kekuatan kita. Miskin.” Ia tidak menginginkan yang layak. . ku datang … Dulu sakit.“Sudah selesai. Anda tidak lagi diperhitungkan sebagai orang yang bersalah dalam pemandangan Allah ketika Anda percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. “Sudah selesai. pada pagi ini. karena Ia telah berkata.” Semua yang Kristus inginkan dari Anda hanyalah kesediaan Anda [karena Ia berkata] “Barangsiapa yang mau datang” (band. Yesus. seluruh karya keselamatan Anda telah lengkap atau selesai]. Orang berdosa yang lemah. namun aku tidak layak. “Sudah selesai. kini sembuh. “Sudah selesai.” Ketika Anda percaya di dalam Yesus melalui iman keadilan dan penghukum Allah tidak bergayut lagi di atas Anda. Ia akan menyambut Anda yang mau datang.” Seluruh kemungkinan penghukuman atas dosa Anda telah pergi. “Tetelestai! Itu sudah selesai! “Tetelestai! Itu sudah selesai!” “Tetelestai! Itu sudah selesai!” Segala sesuatu yang diperlukan bagi keselamatan Anda sudah diselesaikan oleh Kristus di atas kayu Salib! Tinggal apa yang harus Anda lakukan? Spurgeon berkata.. padamu. Kini hidupku girang tentram. pada pagi ini.” kata seseorang. “Ah!” Anda berkata. “tetapi Anda tidak memaksudkan itu adalah saya bukan?” Namun itu lah yang saya maksudkan [karena semuanya ini telah diselesaikan. Itu semua telah dibayar lunas oleh Kristus di atas kayu Salib. Dari kongkongan malam kelam. Tuhan. dan saya berharap Anda mau mendengarkan Dia dan datang kepada Dia dan memperoleh keselamatan sekarang juga. Anda boleh [datang] dan percaya di dalam Kristus.

Seluruh keadilan Allah telah dipuaskan atas nama umat-Nya ketika Kristus mati di kayu Salib. Lukas 4:18. L. Yohanes 19:30. 1819-1904/Terjemahan Nanyian Pujian No. III. V. (AKHIR KHOTBAH) Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr. Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Seluruh ketaatan terhadap hukum Allah telah diselesaikan dalam Kristus yang disalibkan. Yesus. sekarang patuh. IV." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya” (Yohanes 19:30).sttip.. Hymers setiap minggu di Internet di www." Diterjemahkan oleh: Dr. Roma 3:24-26.com Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. II. GARIS BESAR KHOTBAH TETELESTAI! SUDAH SELESAI! Oleh: Dr.realconversion. Chan: Yohanes 19:16-30. Mazmur 22:1. Galatia 3:24. berkatalah Ia: "Sudah selesai. band. Yesaya 53:4-6. Kejaidan 3:15. Jr. (Mazmur 22:15) I. Benjamin Kincaid Griffith: “Once For All” (by Philip P. Seluruh type dan typical nubuatan dalam Perjanjian Lama sudah selesai. “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu. R. Klik on "Sermon Manuscripts. Lukas 24:26-27. 1838-1876). Eddy Peter Purwanto @ http://www. 131). Yohanes 19:28. Bliss. Kreighton L. Sleeper. . padamu ku datang (“Jesus.Dari sesat. Seluruh kuasa Setan dan dosa telah selesai bagi umat Allah di kayu Salib. Seluruh nubuatan Perjanjian Lama berhubungan dengan kematian-Nya sudah selesai. Hymers. Wahyu 22:17.com. I Come” by William T. 16. berakhir dan menjadi jelas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful