HUTANG INDONESIA

Posisi utang luar negeri Indonesia
Sejak krisis ekonomi tahun 1997, Indonesia terus menerus dibelit oleh utang. Kurang lebih separuh dari anggaran negaranya adalah untuk pembayaran utang.

Jumlah dan asal utang Indonesia
Utang luar negeri Indonesia lebih didominasi oleh utang swasta. Berdasarkan data di Bank Indonesia, posisi utang luar negeri pada Maret 2006 tercatat US$ 134 miliar, pada Juni 2006 tercatat US$ 129 miliar dan Desember 2006 tercatat US$ 125,25 miliar. Sedangkan untuk utang swasta tercatat meningkat dari US$ 50,05 miliar pada September 2006 menjadi US$ 51,13 miliar pada Desember 2006. Negara-negara donor bagi Indonesia adalah: 1. 2. 3. 4. 5. Jepang merupakan kreditur terbesar dengan USD 15,58 miliar. Bank Pembangunan Asia (ADB) sebesar USS 9,106 miliar. Bank Dunia (World Bank) sebesar USD 8,103 miliar. Jerman dengan USD 3,809 miliar, Amerika Serikat USD 3,545 miliar Pihak lain, baik bilateral maupun multilateral sebesar USD 16,388 miliar.

Pembayaran utang
utang luar negeri pemerintah memakan porsi anggaran negara (APBN) yang terbesar dalam satu dekade terakhir. Jumlah pembayaran pokok dan bunga utang hampir dua kali lipat anggaran pembangunan, dan memakan lebih dari separuh penerimaan pajak. Pembayaran cicilan utang sudah mengambil porsi 52% dari total penerimaan pajak yang dibayarkan rakyat sebesar Rp 219,4 triliun. Jumlah utang negara Indonesia kepada sejumlah negara asing (negara donor)di luar negeri pada posisi finansial 2006, mengalami penurunan sejak 2004 lalu sehingga utang luar negeri Indonesia kini 'tinggal' USD 125.258 juta atau sekitar Rp1250 triliun lebih. Pada tahun 2006, pemerintah Indonesia melakukan pelunasan utang kepada IMF. Pelunasan sebesar 3,181,742,918 dolar AS merupakan sisa pinjaman yang seharusnya jatuh tempo pada akhir 2010. Ada tiga alasan yang dikemukakan atas pembayaran utang tersebut, adalah meningkatnya suku bunga pinjaman IMF sejak kuartal ketiga 2005 dari 4,3 persen menjadi 4,58 persen; kemampuan Bank Indonesia (BI) membayar cicilan utang kepada IMF; dan masalah cadangan devisa dan kemampuan kita (Indonesia) untuk menciptakan ketahanan.

Angka kemiskinan dan pengangguran
Sejak krisis, angka kemiskinan dan pengangguran masih tinggi. Berdasar data Badan Pusat Statistik Nasional Indonesia (BPS) bahwa 17,7 persen atau 39 juta penduduk Indonesia tergolong kategori penduduk miskin. Pengangguran sebanyak 10,4 persen. Diantara 100 juta angkatan kerja menganggur, 10,5 juta pengangguran terbuka.

58 miliar. Indonesia tinggal satu takik lagi menuju peringkat utang tertinggi yang biasa disebut investment grade atau peringkat investasi. CHF374 juta.58 miliar dan utang jangja panjang sebesar USD152.9. GBP891 juta.45 miliar. Peningkatan peringkat tersebut penting artinya bagi Indonesia karena akan berdampak pada turunnya biaya penerbitan surat utang. Angka-angka tersebut cukup menjanjikan bagi peningkatan perekonomian. isu yang sama akan berdampak positif terhadap penerbit obligasi terbesar di Indonesia. Nilai tersebut naik 17.38 persen yang membuat ekspektasi inflasi tahun 2006 kembali satu digit dibawah 8 persen. "Memang secara nominal utang Indonesia ada kenaikan namun jika melihat rasio debt to GDP kita terus menurun." ungkap Senior Economic Analyst Investor Relations Unit International Directorate BI Elsya Chani selepas Acara BI Bareng Media di Press Room BI.200 per USD.32 persen. Total Utang Negara Januari.635 miliar. utang ini juga dikontribusikan dari utang pemerintah sebesar USD93. Itu artinya. Kenaikan ini menunjukkan bahwa peringkat terhadap adanya peluang gagal bayar atas obligasi dari Indonesia berada di posisi stabil. yaitu sebesar Rp. Utang Indonesia USD178.9 miliar dan dari swasta sebesar USD75.041 miliar. Selain itu.Perbaikan ekonomi makro Adanya perbaikan ekonomi makro ditandai dengan: • • • Rendahnya angka inflasi pada September 2006 yang hanya mencapai 0. . dari bank sentral sebesar USD8. Sedangkan per Februari 2010 sudah mencapai 27. "Utang tersebut dikontribusikan dari utang jangka pendek sebesar USD25. Itu didukung oleh peningkatan yang berkelanjutan pada pengelolaan keuangan publik di Indonesia. Fitch Ratings. "Hal ini berarti rasio utang Indonesia terhadap pendapatan semakin turun.2 miliar. Pemeringkatan ini merefleksikan bahwa Indonesia sudah mulai pulih dari tekanan krisis keuangan global yang sangat parah pada tahun 2008-2009. Pembayaran utang yang berimbang (balance of payment) yang membaik Nilai tukar rupiah yang cukup stabil.6 persen.08 persen.223 miliar.457 miliar. Peringkat utang Indonesia meningkat dari level BB menjadi BB plus menurut lembaga keuangan pemeringkat internasional. Jakarta. SDR6.041 Miliar Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah utang Indonesia hingga Januari 2010 mencapai USD178. Jumat(16/4/2010).862 miliar. Padahal pada 2004 masih 56. EUR8.773 triliun dan lainnya sebesar USD2. JPY35. Per 2009. rasio Debt to GDP Indonesia mencapai 28. karena ongkos penerbitan surat berharga negara (SBN) dalam bentuk imbal hasil dan kupon akan semakin ringan. Rp18. yakni pemerintah. Peringkat yang dinaikkan menjadi BB plus adalah level untuk surat utang global (diterbitkan dalam valuta asing) dan yang berdenominasi rupiah. Itu artinya.85 miliar. Demikian dikatakan Ai Ling Ngiam selaku Direktur Tim Pemeringkat.5 persen dari periode sama tahun lalu sebesar USD151." tambahnya." pungkasnya. Sedangkan posisi utang tersebut menurut jenis mata uang adalah USD104.699 miliar.

Bahkan." kata Sri Mulyani di Jakarta. "Terhadap ekspektasi surat utang Indonesia karena APBN masih dianggap relatif baik. kinerja bonds kita terhadap 5-10 tahun yieldnya menunjukkan pembaikan yang cukup signifikan. Selasa 9 Februari 2010. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dalam 5-10 tahun terakhir. ekspektasi atas utang Indonesia menguat signifikan. .493 Juta Dollar US = 1649 Triliun Rupiah ( Dollar = Rp 9400 ) Jadi Grand Total Semua Utang Indonesia adalah sekitar = Rp 1000 T + Rp 1649 T = Rp 2649 T (Dua Ribu Enam Ratus Empat Puluh Sembilan Triliun Rupiah). Bahkan tingkat utang Indonesia semakin membaik meski krisis utang Eropa sedang terjadi. baik utang luar negeri maupun dalam negeri. Menteri keuangan menjelaskan bahwa utang Indonesia tak mengkhawatirkan Pemerintah memastikan tidak ada masalah dengan utang.• Total Utang dalam Negeri dalam Bentuk Surat Berharga (Sekuritas) = 1000 Triliun Lebih. • Total Utang LN = 175.

dan Portugal.Sri Mulyani juga yakin dari sisi rencana penerbitan surat utang Indonesia tahun ini. perkembangan rasio utang terhadap PDB dan rasio bunga utang terhadap total utang negara selama empat tahun terakhir berada dalam tren menurun. "Kelima karena berkurangnya sumber pembiayaan APBN dari non-utang. kurs dolar atas euro menguat dari US$1. Para investor melihat harga minyak sudah sedemikian rendah dalam beberapa pekan terakhir sehingga mereka melakukan aksi borong. Jakarta. Pasalnya pada dua tahun lalu. terangnya. saat menanggapi pandangan fraksi Partai Persatuan Pembangunan dan Gerindra terkait jumlah utang luar negeri dan bunga utang luar negeri yang terus meningkat. Tapi komposisi melemahnya dolar ini. Menteri Keuangan mengatakan lima alas an Pendorong kenaikan nominal utang Pemerintah mengungkapkan sedikitnya ada lima alasan yang mendorong kenaikan nilai nominal utang dari tahun ke tahun. yang dipandang lebih aman.3682. lanjutnya.3585 pada Jumat pekan lalu menjadi US$1. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. kapasitas market yang tersedia diyakini masih bisa menyerap. kebijakankebijakan ekonomi pemerintah berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi yang baik dengan tambahan utang yang terkendali." papar Menkeu. Selasa (2/2/2010). namun kenaikan harga tersendat oleh kekhawatiran investor atas krisis utang di Eropa.6 Juta pada tahun 2008. Sri menjelaskan. Dalam kasus krisis utang Eropa. semua orang menganggap euro adalah mata uang yang paling terpercaya karena dia ditopang oleh suatu kawasan yang sehat. sama hal nya dengan Amerika Serikat yang merupakan salah satu sumber utang terbesar Indonesia menghapuskan utang Indonesia sebesar USD 30 juta untuk jangka waktu delapan tahun pada tahun 2009. perubahan nilai tukar rupiah yang membuat perubahan nilai nominal utang luar negeri dalam rupiah. "Kami akan lihat pengaruhnya akan kelihatan dari nilai tukar. Pada perdagangan Senin. pemerintah masih akan terus melihat penguatan euro terhadap dolar. Jerman yang merupakan salah satu pemberi utang ke Indonesia mengurangi utang Indonesia sebesar 50 juta euro atau setara dengan USD 72. Harga minyak diperkirakan rentan untuk kembali turun. Penambahan utang. banyak negara-negara terutama di Eropa barat ekonominya mulai merosot. Saat ini harga minyak mentah di bursa New York semakin mendekat ke level US$ 72/barel. Ini. Spanyol. para investor minyak turut prihatin atas krisis utang di sejumlah negara Eropa. Pasalnya. kenaikan nominal utang disebabkan adanya defisit APBN setiap tahun lalu kebutuhan pelunasan (refinancing) utang lama. yaitu Yunani. Tapi nyatanya sekarang. akan dikombinasikan dengan yen yang juga ikut mempengaruhi. menunjukan. misalnya privatisasi BUMN dan penjualan aset program restrukturisasi. . juga terkait pengeluaran pembiayaan untuk pendanaan risiko fiskal dan partisipasi pemerintah dalam menunjang program pembangunan infrastruktur. Kesulitan negara-negara dalam mengatasi besarnya defisit anggaran membuat banyak investor masih mengalihkan investasi mereka dari komoditas dan saham ke perdagangan dolar. "Saya tidak melihat ada persoalan yang mengkhawatirkan. Dalam rapat paripurna di Gedung DPR. Dia melanjutkan. Itulah sebabnya kurs dolar mencapai rekor tertinggi dalam delapan bulan terakhir atas euro." kata dia." kata dia.

Ilustrasi ketiga. masyarakat kita kembali dibingungkan oleh informasi mengenai utang luar negeri yang disebut-sebut tertinggi sepanjang sejarah.dan long-term local currency tetap di BB+. “ setiap bayi yang lahir dan berkewarganegaraan Indonesia kini sudah harus menanggung utang sebesar tujuh juta rupiah ” Penjelasan: Awal April 2009 menjelang pesta demokrasi Indonesia lalu. keuntungan pelaku bisnis secara tidak langsung. Sovereign Analyst Utama S&P untuk Indonesia Agost Benard. ketika sumber pendapatan dari dalam negeri mengalami masalah akibat keadaan ekonomi yang buruk. mengatakan bahwa faktor utama peningkatan rating ini adalah rasio utang pemerintah yang secara bertahap terus membaik. "Outlook untuk kedua rating ini ditetapkan positif. Namun. Sering kali keuntungan secara komersial dari investasi semacam ini kecil. maupun keadaan perekonomian secara keseluruhan biasanya besar. mau tak mau saya harus utang ke orang lain. Review Hutang Indonesia Ada beberapa ilustrasi yang saya dapatkan: Ilustrasi Pertama. Indonesia tinggal dua notch lagi menuju investment grade. Utang memang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara ketika ekonominya melambat. dalam keterangan tertulisnya. Dengan peningkatan rating ini. sekedar untuk menutup defisit anggaran belanja rumah tangga saya." demikian dikatakan Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Dyah NK Makhijani."Peningkatan cadangan devisa yang menunjang penurunan tingkat kerentanan terhadap shock dan istorikal pengelolaan kebijakan fiskal yang berhati-hati. syukur-syukur bisa untuk modal menambah penghasilan keluarga saya. Hampir seluruh negara di dunia saat ini mempunyai utang. di Jakarta. dan outlook positif menunjukkan bahwa besar kemungkinan Indonesia untuk memperoleh peningkatan rating lagi dalam satu tahun ke depan.Peringkat Utang Indonesia Naik Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) menaikkan long-term foreign currency rating (peringkat utang) Indonesia menjadi BB dari semula BB. maupun untuk membangun proyek infrastruktur besar dimana swasta sulit diharapkan keterlibatannya. Saya memiliki warisan harta yang cukup besar. dampak realisasi investasi terhadap kesejahteraan masyarakat." ujar Bernard alam siaran persnya. namun penghasilan saya tidak sanggup menanggung beban keluarga yang sangat banyak dan cukup dinamis. ketika mengalami resesi. Ilustrasi Kedua. Dan sumpah saya adalah tidak akan menjual harta warisan yang sangat bernilai itu hanya untuk menutup defisit keuangan keluarga saya tersebut. lanjut dia. Berdasarkan . menutup kekurangan pembiayaan anggaran.

Seperti dikatakan calon presiden yang juga ketua TIB Rizal Ramli waktu itu. Di sini saya tidak akan membicarakan nominal jumlah utangnya. Ujung-ujungnya. atau berlipat sepuluh kali lipat. apalagi untuk memberi makan rakyatnya. posisi jumlah utang luar negeri RI per Februari 2009 mencapai Rp 1.667 triliun atau setara dengan 65. Berdasarkan rasio utang luar negeri terhadap PDB.org) Sebenarnya beberapa negara juga menerbitkan surat utang untuk membiayai kegiatan negaranya. dan pada tahun 2009 lalu. Begitu juga pemerintah Australia pun menerbitkan utang untuk membiayai keterlibatannya pada Perang Dunia Pertama dan Kedua.275 triliun pada Desember 2003 menjadi Rp 1. bahwa dalam lima tahun terakhir jumlah utang Indonesia meningkat sebesar 31 persen dari Rp 1. karena jika data itu yang jadi patokan sama saja saya berpikir sebagai berikut : data 1: masyarakat di kota A berpenghasilan rata-rata Rp 10 juta per bulan data 2: masyarakat di kota B berpenghasilan rata-rata Rp 1 juta per bulan kesimpulan : penghasilan rata-rata kedua kota itu sebesar Rp 5. Dan PDB adalah indikator yang tepat untuk mengukur besaran aktivitas perekonomian yang ikut distimulus. Karena utang luar negeri suatu negara dibutuhkan salah satunya untuk mengatasi masalah defisit anggaran negara maupun untuk menstimulus perekonomian. Bisa dibayangkan. Pada saat yang bersamaan. terkesan perhitungan utang per kapita dan nominal utang kita meningkat.667 triliun pada bulan Januari 2009 atau naik kurang lebih sebesar Rp 392 triliun. (www.234 triliun pada tahun 2000. Namun perlu dingat pengukuran yang sering digunakan untuk menganalisis utang luar negeri adalah membandingkannya dengan Produk Domestik Bruto (PDB).cdt31. Dari sekitar 88 % pada tahun 2000. posisi utang Indonesia selama sepuluh tahun terakhir ini tercatat turun tajam. ketika pecah Perang Dunia Kedua. Pengukuran rasio utang terhadap PDB merupakan normal practice yang umum digunakan dalam analisa ekonomi secara internasional.8 juta per orang per tahun menjadi Rp 7. beban utang meningkat dari Rp 5. TIB lalu meminta pemerintah. kenaikan utang Indonesia yang signifikan terjadi setelah krisis moneter 1997/1998 lalu. mereka menerbitkan surat utang dalam jumlah yang sangat besar untuk membiayai pasukannya dalam medan perang. Sebagai masyarakat tentu kita harus mampu melihat secara kritis. Sekedar catatan. dalam hal ini Presiden mencabut iklan partainya yang mengklaim berhasil menurunkan utang Indonesia. lalu turun menjadi 56 % pada tahun 2004. Kenaikan ini terjadi dalam rangka untuk membiayai BLBI dan menyelamatkan perbankan nasional.perhitungan yang dilakukan oleh ekonom Tim Indonesia Bangkit (TIB). Utang pemerintah AS mengalami kenaikan dari 59 milyar dollar pada tahun 1940 menjadi sekitar 260 milyar dollar setelah perang tersebut usai. Utang negara ini naik dari sekitar Rp 129 triliun pada tahun 1996 menjadi sekitar Rp 1. salah satunya oleh utang tersebut.7 juta per orang per tahun. rasio tersebut semakin turun hingga sekitar 32 persen. Selain itu.72 juta dolar AS. membuat utang luar negeri kita berlipat-lipat dalam waktu singkat. Dalam hal utang tersebut. Dengan kata lain beban masyarakat menjadi lebih besar karena pertambahan beban utang. pelemahan rupiah terhadap dollar AS sebagai standar kurs utang waktu itu. .5 juta per bulan (11 juta/2). dalam perhitungan secara beban utang per kapita. Pemerintah Amerika Serikat misalnya. untuk sekedar biaya perang saja mereka rela utang dalam jumlah besar.

Rasio utang Indonesia terus turun. Untuk rasio utang negara Indonesia terhadap PDB-nya silahkan lihat grafik-grafik di bawah : Rasio utang pemerintah terhadap PDB Keterangan : Pada tahun 2000. sudah dapat dipastikan dosen saya akan memberi nilai E. “Keberhasilan pemerintah menurunkan rasio utang pada 2009 menjadi 30 persen. diharapkan tahun-tahun ke depan akan seperti itu trendnya. konteks langsung berubah. tapi jika dihadapkan pada data statistik.226. Saya yakin Rizal Ramli yang pernah menjabat Menteri Keuangan era Presiden Abdurrahman Wahid sangat paham akan hal itu. tidak sesuai parameter ilmu statistika. dari tahun 2000 yang mencapai 89 persen.8 persen. karena itu data palsu. tercapai seiring kenaikan nilai tukar rupiah. utang Pemerintah mencapai Rp 1. namun karena momennya pas menjelang pemilu 2009.”kata Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Lukita Dinarsyah Tuwo di Jakarta baru-baru ini.8 miliar pada waktu itu) atau sekitar 96 % dari PDB. yaitu perhitungan rasio utang terhadap PDB suatu negara. melampaui target yang ditetapkan 31.Secara matematis perhitungan tersebut memang benar. Rasio utang pemerintah tahun 2009 turun menjadi 30 persen. jadi tidak bisa dipertanggungjawabkan. . Hingga tahun 2009 rasio itu turun hingga mencapai 30 % dari PDB. sewaktu proses rekapitalisasi perbankan rampung. adakah upaya penggiringan opini publik? Saya tidak perlu menjawabnya. Saya akan mengulas nominal utang tersebut berdasar normal practice yang dijadikan patokan ekonomi internasional saja. Lucunya.1 triliun (setara USD 60. data tentang nominal hutang itu dikutip media massa tanpa penjelasan.

302.302.29 triliun (47%) Tahun 2006: Rp 1.15 triliun (67%) Tahun 2003: Rp 1. Dilihat dari ukuran ini.2 miliar.com/read/2010/01/04/20/290523/rasio-utang-indonesia-terus-turun Secara ringkas begini perkembangannya : • • • • • • • • • • • • Tahun 2000: Rp 1.234. Namun secara rasio terhadap produk domestik bruto (PDB). Secara berturut-turut. Dibandingkan dengan negara tetangga pun. utang terus menurun.389.Sementara itu. Salah satu ukuran ekonomi yang sering digunakan adalah rasio utang terhadap PDB.69 triliun (30%) Oktober 2009 : Rp 1602. utang pemerintah mengalami penurunan.54 triliun (30%) Bandingkan dengan rasio utang negara lain terhadap PDB-nya. tahun 2007 Rp1.618.604.utang Indonesia meningkat dari tahun ke tahun.16 triliun (39 %).389.41 triliun (35 %) dan pada 2008 Rp1.okezone.78 miliar.313. Secara teoritis. semakin mampu suatu negara untuk membayar utangnya. dan semakin aman berinvestasi di negara tersebut. Sumber : http://economy.50 triliun (57%) Tahun 2005: Rp 1. keadaan utang Indonesia untuk saat ini masih cukup baik. misalnya.273. Kemampuan maupun kemauan sering kali dilihat dari beberapa variabel makro ekonomi. Pada 2005 utang pemerintah tercatat sebesar Rp1. .29 triliun (47 %). negara-negara Eropa bersepakat bahwa rasio utang maksimal yang dapat diterima adalah 60 % dari PDB. Secara jumlah.18 triliun (77%) Tahun 2002: Rp 1.636.636. Semakin kecil rasio ini.225. keadaan utang kita masih lebih baik.6 miliar. tidak ada batasan yang pasti untuk mengatakan rasio utang suatu negara sudah mencapai level yang membahayakan atau tidak. rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir Oktober 2009 adalah utang bilateral USD42. utang multilateral USD20.74 triliun (33%) September 2009 : Rp 1. utang pemerintah pusat sejak tahun 2005 berikut rasio utang terhadap PDB menunjukkan perkembangan positif.41 triliun (35%) Tahun 2008: Rp 1.dan utang komersial USD2.04 triliun (61%) Tahun 2004: Rp 1.28 triliun (89%) Tahun 2001: Rp 1.74 triliun (33 %).299.313.16 triliun (39%) Tahun 2007: Rp 1. tahun 2006 Rp1. Rasio utang terhadap PDB Malaysia.19 triliun (30%) November 2009 : Rp 1. Akan tetapi. Tercatat.232.

jika Zimbabwe dan Jepang berada di posisi satu dan dua untuk ukuran rasio utang terhadap PDB-nya dengan rasio 241.10 %. negara-negara di Eropa membatasi rasio defisit anggaran maksimum terhadap PDB pada angka 3 %. keadaan utang negara-negara maju saat ini banyak yang melewati batas prinsip kehati-hatian. rasio defisit terhadap PDB Indonesia masih berada pada kisaran 2.2 % pada tahun 2009 lalu.go. Rasio utang terhadap PDB Indonsia dalam beberapa tahun terakhir ini senantiasa berada di bawah 3 %.go. (diolah dari berbagai sumber yang dapat dipertanggungjawabkan) . akuntabilitas kinerja pengelolaan utang membaik dari segi Sistem Pengendalian Internal (SPI) dan kepatuhan terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku. Sebelumnya Central Intellegence Agency (CIA) merilis daftar Public Debt. secara teoritis tidak ada patokan jangka pendek yang pasti untuk menentukan keadaan fiskal (anggaran) yang aman untuk suatu negara.40 %. Ukuran lain yang sering digunakan untuk menilai kesinambungan fiskal suatu negara (sekaligus kemampuan membayar utangnya) adalah rasio defisit terhadap PDB. misalnya dalam indicator rasio utang terhadap PDB.0 %. Untuk Thailand rasio ini diperkirakan akan berada pada level 39. silahkan berkunjung ke situs resmi Badan Pusat Statistik (bps.20 % dan 170. silahkan berkunjung ke situs resmi Departemen Keuangan (depkeu. Namun. Jadi. misalnya mencapai 217. Jika ingin mengetahui variable atau parameter apa saja tentang metodologi statistik.9 % pada tahun 2009 lalu. dan pembayaran pokok surat berharga negara (BA-097) adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sebaliknya.diperkirakan akan berada pada level 41. Pada tahun 2009 lalu. Keadaan fiskal Indonesia dilihat dari ukuran ini pun cukup baik. Catatan : • • • • • • Sejak 2008.6 %. pembayaran cicilan pokok utang luar negeri (BA-096). dengan stimulus fiskal yang besar. Indonesia berada jauh di bawah.id) Jika ingin mengetahui variable ekonomi dan pergerakannya. Rasio utang terhadap PDB Jepang. Country Comparison. dari ukuran rasio ini utang Indonesia masih dalam keadaan yang amat aman.5 %. Pengelolaan APBN dan utang Indonesia relatif lebih baik dibandingkan dengan negara lain. yaitu peringkat 73 dengan rasio hanya 30. Sekali lagi. PDB per kapita dan rasio utang terhadap Penerimaan Negara. opini BPK terhadap Laporan Keuangan seluruh bagian anggaran (BA) terkait Pengelolaan Utang yang terdiri pembayaran biaya utang (BA-061).id) Apakah anda masih mau diombang-ambingkan opini? Silahkan berkunjung ke rumah nurani kita. Sedangkan AS mencapai 87. Menurut BPK.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful